• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pelaksanaan Penyelidikan dan Penyidikan Tindak Pidana Narkoba (Studi Kasus BNN Sul-Sel) - Repositori UIN Alauddin Makassar

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "Pelaksanaan Penyelidikan dan Penyidikan Tindak Pidana Narkoba (Studi Kasus BNN Sul-Sel) - Repositori UIN Alauddin Makassar"

Copied!
81
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Dalam ketentuan sebagaimana diatur dalm Pasal 1 angka (2) Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) diatas, menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan penyidikan adalah

Selain kewenangan penyidikan kepada penyidik sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), juga terdapat penyidik lain menurut undang-undang

1) Undang-Undang No.81 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana. Dalam Bab IV, Penyidikan dan Penuntutan terdapat dalam Pasal. Pengadilan Tindak Pidana Korupsi ini

Hasil penelitian di simpulkan bahwa kewenangan BNNP untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan diatur dalam Pasal 71 dan Pasal 75 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang

Penyelidikan adalah serangkaian tindakan penyelidik untuk mencari dan menemukan suatu peristiwa yang diduga sebagai tindak pidana guna menentukan dapat atau

Pasal 1 butir 2 (Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana) KUHAP diuraikan bahwa :“penyidikan adalah serangkaian tindakan penyidik dalam hal dan menurut cara yang

Tindakan pidana penyalahgunaan narkotika terhadap orang lain diatur dalam ketentuan pidana Pasal 116 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika adalah : 1 Setiap orang

Di dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana selanjutnya disebut KUHAP pengertian penyelidik dan penyelidikan telah dilakukan yaitu: didalam Pasal 1 Angka 4 yang berbunyi penyelidik