• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERAN MASJID SEBAGAI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM NONFORMAL BAGI MASYARAKAT MUSLIM PEDAN Peran Masjid Sebagai Lembaga Pendidikan Islam Nonformal Bagi Masyarakat Muslim Pedan (Studi Di Masjid Al-Jalal Gatak, Kedungan, Pedan, Klaten Tahun 2016).

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PERAN MASJID SEBAGAI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM NONFORMAL BAGI MASYARAKAT MUSLIM PEDAN Peran Masjid Sebagai Lembaga Pendidikan Islam Nonformal Bagi Masyarakat Muslim Pedan (Studi Di Masjid Al-Jalal Gatak, Kedungan, Pedan, Klaten Tahun 2016)."

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

i

PERAN MASJID SEBAGAI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM

NONFORMAL BAGI MASYARAKAT MUSLIM PEDAN

(Studi Di Masjid Al-Jalal Gatak, Kedungan, Pedan, Klaten Tahun 2016)

SKRIPSI

Diajukan kepada Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta untuk Memenuhi Salah Satu Syarat guna

Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Islam (S.Pd.I.)

Oleh:

Nafis Luthfatul Janah NIM : G000120035 NIRM : 12/X/02.2.1/0264

FAKULTAS AGAMA ISLAM

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

(2)

NOTA DINAS PEMBIMBING

Lampiran : - Surakarta, 16 Mei 2016

Hal : Naskah Skripsi

Kepada Yth:

Dekan Fakultas Agama Islam

Universitas Muhamamdiyah Surakarta Di Tempat

Assalamu’alaikum wr.wb.

Setelah kami teliti dan mengadakan perbaikan, bersama ini kami kirimkan naskah saudari :

Nama : Nafis Luthfatul Janah NIM : G000120035

NIRM : 12/X/02.2.1/0264 Fakulatas : Agama Islam

Prodi : Pendidikan Agama Islam

Judul : Peran Masjid Sebagai Lembaga Pendidikan Islam Nonformal Bagi Masyarakat Muslim Pedan (Studi Di Masjid Al-Jalal Gatak, Kedungan, Pedan, Klaten Tahun 2016).

Dengan ini kami harap agar skripsi mahasiswi tersebuut dapat dengan segera dimunaqosahkan. Demikian harap menjadi maklum.

Wassalamu’alaikum wr.wb.

Pembimbing

(3)

iii

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

FAKULTAS AGAMA ISLAM

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA

Jl. A. Yani Tromol Pos. I Pabelan Kartasura Telp (0271) 717417, 719483 Fax 715448 Surakarta 57102

PENGESAHAN

Skripsi berjudul : Peran Masjid Sebagai Lembaga Pendidikan Islam Nonformal Bagi Masyarakat Muslim Pedan (Studi Di Masjid Al-Jalal Gatak, Kedungan, Pedan, Klaten Tahun 2016)

Penyusun : Nafis Luthfatul Janah

NIM : G000120035

NIMR : 12/X/02.2.1/0264

Fakultas : Agama Islam

Program Studi : Pendidikan Agama Islam

Tanggal Ujian : 30 Mei 2016

Telah dapat diterima sebagai salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Pendiikan Islam (S.Pd.I)

Surakarta, 06 Juni 2016 Dekan FAI

(Dr. M. Abdul Fattah Santoso, M.Ag.)

Penguji I Penguji II

(Drs. Marpuji Ali, M. Si) (Drs. Saifuddin Zuhri, M.Ag)

Penguji III

(4)

PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI

Saya yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : Nafis Luthfatul Janah NIM : G000120035

NIRM : 12/X/02.2.1/0264 Fakulatas : Agama Islam

Program Studi : Pendidikan Agama Islam

Menyatakan bahwa naskah skripsi yang saya serahkan ini benar-benar hasil penelitian/karya sendiri, kecuali pada bagian-bagian tertentu yang telah di rujuk sumbernya.

Surakarta, 25 Mei 2016 Penulis

(5)

v HALAMAN MOTTO























Artinya: “Di rumah-rumah yang di sana telah diperintahkan Allah untuk

memuliakan dan menyebut nama-Nya, di sana bertasbih (menyucikan) nama-Nya pada waktu pagi dan petang. Orang yang tidak dilalaikan oleh perdagangan dan jual-beli dari mengingat Allah, melaksanakan salat, dan menunaikan zakat. Mereka takut kepada hari ketika hati dan pengelihatan

menjadi guncang (hari kiamat).”

(QS. An-Nur/ 24: 36-37)1

1

Endang Hendra, dkk. Al-Quran Cordoba (Bandung : Cordoba Internasional Indonesia,

(6)

PERSEMBAHAN

Penulis persembahkan karya sederhana ini kepada :

1. (Alm) Ayahanda Sumarno yang telah memberi teladan dan melimpahkan kasih sayang semasa hidupnya.

2. Ibunda Poninten yang dengan doa dan kasih sayang, kesabaran, nasehat dan selalu memberikan yang terbaik bagi penulis.

3. Abangku Nanang Qodri Fitriyanto yang mampu menggantikan peran ayah dan selalu memberi motivasi penulis.

4. Mbah Kakung Suradi dan Mbah Putri Sumi yang dengan tulus hati merawat dan menyayangi penulis sejak kecil hingga sekarang.

5. Noviana Astuti, Fitriani Nur Rohmah, Leny Fitriana, Kustina Mardikawati, Umi Nadhifah, Suprihatin, Ita Nur Jannah, Latifah Nuraini, dan Rohmi Lestari yang menjadi teman baik selama berjuang bersama menuntut ilmu.

(7)

vii

PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB-LATIN

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama Menteri Agama RI dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 158/1987 dan 0543b/U/1987, tanggal 22 Januari 1988.

1. Konsonan Tunggal Huruf

Arab

Nama Huruf Latin Keterangan

ا

Alif Tidak

dilambangkan

Tidak dilambangkan

ba‟ B Be

ta‟ T Te

ث

sa‟ Ṡ Es (dengan titik diatas)

ج

Jim J Je

ح

ḥa‟ ḥ Ha (dengan titik dibawah)

kha‟ Kh Ka dan Ha

د

Dal D De

Żal Ż Zet (dengan titik diatas)

ر

ra‟ R Er

Zai Z Zet

Sin S Es

Syin Sy Es dan Ye

ṣād ṣ Es (dengan titik di bawah)

ض

ḍaḍ ḍ De (dengan titik di bawah)

ط

ṭa‟ ṭ Te (dengan titik dibawah)

ẓa‟ ẓ Zet (dengan titik dibawah)

ع

„ain „ Koma terbalik ke atas

Gain G Ge

ف

fa‟ F Ef

Qāf Q Qi

Kāf K Ka

Lam L El

(8)

Nun N En

و

Wawu W We

ha‟ H Ha

ء

Hamzah ΄ Apostrof

ya‟ Y Ye

2. Konsonan rangkap karena Syaddah ditulis rangkap

3. Ta‟ marbūṭah

a. Bila dimatikan ditulis h

ه

Ditulis Hibah

ي ج

Ditulis Jizyah

(ketentuan ini tidak diberlakukan terhadap kata- kata Arab yang sudah terserap ke dalam bahasa Indonesia, seperti shalat, zakat, dan sebagainya, kecuali bila dikehendaki lafal aslinya). Bila diikuti dengan kata sandang

“al” serta bacaan keduaitu terpisah, maka ditulis dengan “h”.

b. Bila ta‟ marbȗmah hidup atau dengan harakat fathah,kasrah, dan dammah

ditulis “t”

4. Vokal Pendek

5. Vokal Panjang

ع

Ditulis „iddah

ا ا ك

آ

ء يلو

Ditulis Karāmah al-auliyā‟

لا ك

Ditulis zakātul fiṭri

ِ

Kasrah Ditulis I

ِ

fatḥah Ditulis A

ِ

ḍammah Ditulis U

fatḥah + alif contoh:

ي ه

ج

Ditulis ā jāhiliyah fatḥah + alif layyinnah contoh:

ي

Ditulis ā yasʻā

kasrah + ya‟mati contoh :

ي ك

Ditulis ī karīm
(9)

ix 6. Vokal Rangkap

7. Huruf Sandang “ ا”

Kata sandang “ ا” ditransliterasikan dengan “al” diikuti dengan tanda penghubung “-ˮ baik ketika bertemu dengan huruf qamariyyah maupun huruf syamsiyyah. Contoh:

8. Huruf Kapital

Meskipun tulisan Arab tidak mengenal huruf kapital, tetapi dalam transliterasi huruf kapital digunakan untuk awal kalimat, nama diri, dan sebagainya seperti ketentuan EYD. Awal kata sandang pada nama diri tidak ditulis dengan huruf capital; contoh:

fatḥah + ya‟ mati contoh:

يب

Ditulis ai → bainakum

fatḥah + wāwu mati contoh:

و ل

Ditulis au → qaulun

لا

Ditulis al-qalamu

ال

Ditulis al-syamsu
(10)

ABSTRAK

Dalam pendidikan Islam, disyaratkan adanya suatu lingkungan pendidikan agar tercapainya tujuan pendidikan. Terdapat tiga lingkungan pendidikan utama, yaitu keluarga, sekolah, dan masyarakat. Masjid merupakan salah satu sarana pendidikan nonformal bagi masyarakat Islam. Keberadaan masjid Al-Jalal sebagai salah satu pusat kegiatan masyarakat muslim di Kecamatan Pedan setidaknya mampu memberikan warna tersendiri salah satunya di bidang pendidikan Islam. Masjid ini dikelola oleh takmir masjid dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pedan yang digunakan sebagai pusat dakwah amar maʻrūf nahī munkar di Pedan. Serta sebagai pusat kegiatan masyarakat muslim di Kecamatan Pedan.

Berdasarkan latar belakang tersebut, maka rumusan masalah dalam

penelitian ini adalah “Apakah peran Masjid Al-Jalal Pedan sebagai lembaga pendidikan Islam nonformal bagi masyarakat muslim Pedan?”. Dengan demikian tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran Masjid Al-Jalal Pedan sebagai lembaga pendidikan Islam nonformal bagi masyarakat muslim Pedan. Adapun manfaat dari penelitian ini adalah sebagai sumbangan pemikiran tentang bagaimana peran masjid sebagai lembaga pendidikan Islam nonformal. Selain itu, dapat memberi rangsangan bagi penelitian selanjutnya. Sehingga proses pengkajian akan terus berlangsung dan memperoleh hasil yang maksimal. Jenis penelitian ini adalah penelitian kasus dan penelitian lapangan (case study and field

research), dengan pendekatan kualitiatif. Data penelitian diperoleh dengan

metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun metode analisis data bersifat induktif yaitu mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Secara keseluruhan takmir masjid dan PCM mampu berperan menjadikan masjid Al-Jalal sebagai lembaga pendidikan Islam nonformal dengan mengejawentahkan nilai-nilai Islam yang tercermin dalam kegiatan-kegiatan yang diselenggarakannya. 2) Peran takmir masjid dengan menyelenggarakan pendidikan Islam nonformal utamanya untuk memenuhi kebutuhan mental-spiritual umat yang meliputi: a) Menyelenggarakan tahsin bagi umat. b) Pengajian khusus takmir setiap malam Sabtu Wage bagi takmir masjid c) TPA Baitul Jalal bagi anak-anak guna mencetak generasi Islam masa depan. 3) Sedang peran PCM Pedan menyelenggarakan pendidikan Islam nonformal yang meliputi : Pengajian Ahad Pagi, Pengajian Sehat Jasmani dan Rohani, Pengajian menjelang buka puasa, peran masjid di bidang sosial meliputi donor darah, khitan massal dan bakti sosial. Peran PCM melengkapi peran takmir masjid jadi, tidak hanya tertuju pada mental-spiritual namun juga menambahkan kebutuhan fisik-material serta

sosial-environmental bagi jamaah sehingga tercipta pendidikan nonformal yang mampu

mencukupi kebutuhan masyarakat muslim Pedan. Sehingga antara takmir dan PCM saling melengkapi dalam melayani masyarakat.

(11)

xi ABSTRACT

In Islamic education entails an educational environment in order to achieve educational goals. There are three main educational environments, they are family, school, and community. The mosque was one means of non-formal education for the people of Islam. The existence of Al-Jalal mosque as a Muslim community center in the District Pedan at least is able to provide its own color, especially one in the field of Islamic education. The mosque is managed by management mosque and Leader of Muhammadiyah Branch (LMB) Pedan, used as a center of da‟wah amar ma’ruf nahi munkar as well as a Muslim community center in the Pedan District.

Based on this background, the formulation of the problem in this research is "What is the role of Al-Jalal mosque at Pedan as non-formal Islamic education institution for Pedan Muslim communities?". Therefore the purpose of this study is to describe the role of Al-Jalal mosque at Pedan as non-formal Islamic education institution for Pedan Muslim communities. The benefits of this research are to contribute ideas on how the role of the mosque as Islamic non-formal educational institutions. In addition, it can provide a stimulus for further research. So that the review process will continue and gain maximum results. This research was a case study and field research, with qualitative approach. Data are obtained by interview, observation, and documantation. The method of data analysis is inductive consisting of data reduction, data presentation, and conclusion.

Based on the result of the research, it can be concluded that: 1) Both Mosques Management and LMB are able to make the Al-Jalal mosque as a nonformal educational institutions implementing the Islamic values in its activities. 2) The role Mosques Management with implementing main non-formal educational primarily to meet the needs of mental-spiritual people which includes: a) Holding tahsin to the people. b) Special recitation Mosques Management every Saturday Wage night c) PAE Baitul Jalal to achieving future generations of Muslims. 3) Average LMB Pedan role of non-formal Islamic education includes: recitation Sunday morning, recitation physical and spiritual health, recitation toward of break fasting, the role of the mosque in the social field includes blood donation, mass circumcision and social events. LMB role complementing the role of the Mosques Management so, not only focused on the mental-spiritual but also adds physical needs and socio-environmental material to the pilgrims so as to creating non-formal educational that was able to meet the needs of the Muslim community Pedan. So between Mosques Management and LMB are complementary in serving the public.

(12)

KATA PENGANTAR

Syukur alhamdulillah kita panjatkan ke hadirat Allah swt yang telah

memberikan rahmat dan hidayah-Nya berupa iman dan Islam, salawat serta salam

senantiasa kita ucapkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw yang telah

menuntun kita ke jalan yang benar.

Atas Rahmat dan karunia Allah swt penulis dapat menyelesaikan skripsi

yang berjudul “PERAN MASJID SEBAGAI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM

NONFORMAL BAGI MASYARAKAT MUSLIM PEDAN (Studi di Masjid

Al-Jalal Gatak, Kedungan, Pedan, Klaten tahun 2016)”.

Pendidikan Islam yang ada di lingkungan masyarakat umumnya bersifat

nonformal. Sarana pendidikan Islam dari kaum muslim yang telah melembaga

pada masa permulaan Islam adalah kuttab (surau), madrasah (sekolah), dan

masjid. Penulis berharap, penelitian ini akan memberikan kontribusi bagi takmir

masjid, Persyarikatan Muhammadiyah dan pembaca tentang peran masjid sebagai

lembaga pendidikan Islam nonformal untuk masyarakat muslim. Peran Masjid

Al-Jalal Gatak, Kedungan, Pedan sebagai lembaga pendidikan Islam nonformal sudah

dijalankan dengan baik terlihat dengan banyaknya kegiatan yang diselenggarakan

oleh takmir masjid dan PCM Muhammadiyah secara berkesinambungan mampu

dilaksanakan dengan baik.

Dalam penulisan ini, penulis menyadari akan peran dari berbagai pihak

sehingga terselesaikannya skripsi ini. Untuk itu penulis mengucapkan terimakasih

(13)

xiii

1. Bapak Drs. M.A Fattah Santoso, M.Ag selaku Dekan Fakultas Agama

Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta.

2. Bapak Drs. Marpuji Ali, M.Si selaku pembimbing sehingga penulis dapat

menyelesaikan skripsi ini.

3. Seluruh staff dan karyawan civitas akademik Fakultas Agama Islam

Universitas Muhamamdiyah Surakarta yang telah membantu penulis

dalam menyelesaikan prosedur-prosedur akademik.

4. Seluruh staff Perpustakaan UMS yang telah memberikan layanan

kepustakaan dengan segala kemudahannya.

5. Bapak Drs. Suyanto, M.Pd.I dan Bapak Darsana, MS. yang telah memberi

ijin pada penulis untuk melakukan penelitian.

6. Bapak Istanto, S.Pd.I, M.Pd yang telah membimbing dan memberikan

pengarahan sehingga penulisan skripai ini dapat terselesaikan.

Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini masih memiliki banyak

kekurangan, oleh karena ini penulis mengharap kritik dan saran yang membangun

demi penyempurnaan skripsi ini. Semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi

penulis pribadi, pembaca dan pihak-pihak yang membutuhkan.

Surakarta, 25 Mei 2016

Penulis,

(14)

DAFTAR ISI

Hlm.

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN NOTA DINAS PEMBIMBING ... ii

HALAMAN PENGESAHAN ... iii

HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN ... iv

HALAMAN MOTTO ... v

HALAMAN PERSEMBAHAN ... vi

HALAMAN TRANSLITERASI ... vii

HALAMAN ABSTRAK ... x

KATA PENGANTAR ... xii

DAFTAR ISI ... xiv

DAFTAR TABEL ... xvi

DAFTAR LAMPIRAN ... xvii

DAFTAR GAMBAR ... xviii

BAB I : PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Rumusan Masalah ... 2

C. Tujuan Penelitian ... 3

D. Manfaat Penelitian ... 3

BAB II : LANDASAN TEORI ... 4

A. Tinjauan Pustaka ... 4

B. Tinjauan Teoritik ... 5

1. Peran Masjid ... 5

a. Pengertian Masjid ... 5

b. Peran Masjid ... 7

2. Lembaga Pendidikan Islam Nonformal ... 8

a. Pengertian Pendidikan Islam Nonformal ... 8

b. Jenis-Jenis Lembaga Pendidikan Islam Nonformal 12

BAB III : METODE PENELITIAN ... 15

A. Jenis dan Metode Penelitian ... 15

B. Tempat dan Subyek Penelitian ... 15

C. Metode Pengumpulan Data ... 16

1. Wawancara ... 16

2. Observasi ... 16

3. Dokumentasi ... 17

(15)

xv

BAB IV : DESKRIPSI DATA ... 18

A. Gambaran Umum Masjid Al-Jalal Pedan ... 18

1. Sejarah Singkat Masjid Al-Jalal Pedan ... 18

2. Letak Geografis Masjid ... 19

3. Visi dan Misi ... 19

a. Visi ... 19

b. Misi ... 19

4. Struktur Organisasi Takmir Masjid ... 20

5. Sarana dan Prasarana ... 21

B. Peran Masjid Al Jalal sebagai Lembaga Pendidikan Islam Nonformal ... 21

1. Peran Takmir Masjid Al-Jalal ... 22

2. Peran PCM Pedan ... 24

3. Realitas Masyarakat Gatak, Kedungan, Pedan ... 27

BAB V : ANALISIS DATA ... 28

A. Peran Takmir Masjid dalam Mengelola Masjid Al-Jalal sebagai Lembaga Pendidikan Islam Nonformal ... 29

B. Peran PCM dalam Mengelola Masjid Al-Jalal sebagai Lembaga Pendidikan Islam Nonformal ... 30

BAB VI : PENUTUP ... 38

A. Kesimpulan ... 38

B. Saran ... 39

(16)

DAFTAR TABEL

(17)

xvii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1 Masjid Al-Jalal Gatak, Kedungan Pedan, 51.

Gambar 2 Kantor PCM Pedan, 51.

Gambar 3 Wawancara dengan Ketua Takmir Masjid Al-Jalal, 52.

Gambar 4 Wawancara dengan Ketua PCM Pedan, 52.

Gambar 5 Pengajian Menjelang Buka Puasa, 53.

Gambar 6 Kegiatan Donor Darah, 53.

Gambar 7 Pengajian Sehat Jasmani dan Rohani Didahului Jalan Sehat, 54.

Gambar 8 Pengajian Ahad Pagi, 54.

Gambar 9 Suasana TPA Baitul Jalal, 55.

Gambar 10 Santri TPA mendapat Juara 3 Lomba CCI Sekecamatan Pedan, 55.

Gambar 11 Pengobatan Gratis, 56.

(18)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Permohonan Pembimbing, 41.

Lampiran 2 Permohonan Ijin Riset kepada Tamir Masjid, 42.

Lampiran 3 Permohonan Ijin Riset kepada Ketua PCM Pedan, 43.

Lampiran 4 Surat Keterangan Riset dari Takmir Masjid, 44.

Lampiran 5 Surat Keterangan Riset dari PCM Pedan, 45.

Lampiran 6 Berita Acara Konsultasi Skripsi Pembimbing, 46.

Lampiran 7 Struktur Organisasi Takmir Masjid, 47.

Lampiran 8 Sarana dan Prasana, 48.

Lampiran 9 Kurikulum TPA Baitul Jalal, 50.

Lampiran 10 Dokumentasi, 51.

Lampiran 11 Pedoman Wawancara, 57.

Lampiran 12 Hasil Wawancara, 58.

Referensi

Dokumen terkait

Proses analisis data meliputi pengumpulan data (data collection ), reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (conclusion

(data reduction) , penyajian data (data display) , dan penarikan kesimpulan (conclusion / verification). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi lingkungan

Metode pengumpulan data menggunakan metode interview (wawancara), metode observasi, metode dokumentasi. Implementasi pendidikan karakter dalam resimen mahasiswa tercermin

Adapun teknik pengola- han dan analisis data melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data (display data), dan penarikan kesimpulan (verifikasi data). Adapun

Langkah-langkah analisis datanya yaitu reduksi data, display data (penyajian data) dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Strategi dakwah Keluarga

Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: metode observasi, interview (wawancara) dan dokumentasi. Adapun metode analisis yang penulis gunakan dalam penelitian

akan menggunakan tiga metode dalam pengumpulan data yaitu: observasi,.. wawancara,

Adapun teknik pengola- han dan analisis data melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data (display data), dan penarikan kesimpulan (verifikasi data). Adapun