• Tidak ada hasil yang ditemukan

Semester: 1. Contact hours: 2 CU x 50 minutes = 100 =1.6 hours per week

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Semester: 1. Contact hours: 2 CU x 50 minutes = 100 =1.6 hours per week"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

Modul/Course Title : Pengantar Pendidikan Modul/Course

code : SPB60001

Student Workload:

79,3 hours

Credits (sks/ECTS) 2/3

Semester:

1

Frequency:

Setiap

semester ganjil

Duration:

1 semester 1 Type of course:

Compulsory coursework

Contact hours:

2 CU x 50 minutes = 100

=1.6 hours per week

Independent Study:

2 CU x 120 minutes = 240 minutes = 4 hours

Class Size:

33 Students

2 Prerequisites for participant:

3 Course Description:

Mata kuliah ini mengkaji konsep-konsep dasar yang tercakup ke dalam teori dan praksis pendidikan secara garis besar yang diperkenalkan bagi mahasiswa calon guru. Mata kuliah ini dimaksudkan untuk membekali mahasiswa dengan berbagai: (1) pengetahuan, yang meliputi hakikat manusia dan pendidikan, hubungan antara pendidikan dan proses belajar/pembelajaran, tujuan pendidikan, subjek pendidikan, objek pendidikan, lingkungan pendidikan, sarana- prasarana pendidikan, pandangan tokoh-tokoh pendidikan dunia dan Indonesia, (2) sikap sikap murah hati dan cinta anak didik, memiliki suara hati yang didasari nilai moral, dan (3) keterampilan analisis kritis terhadap persoalan-persoalan pendidikan dalam konteks pendidikan di Indonesia.Pembelajaran dilakukan dengan pendekatan komunikatif, kolaboratif dengan metode pembelajaran Team Based Learning.

.

Intended Learning Outcomes (ILO)

ILOs 4: Menguasai teori pedagogi yang mencakup psikologi pendidikan, metodologi, media, evaluasi pembelajaran Bahasa Jepang yang dapat diapliksikan dalam pendidikan bahasa Jepang sebagai bahasa asing

Courses Learning Outcomes (CLO)

1. Mampu memahami landasan filosofis dan ilmiah penyelenggaraan pendidikan bagi manusia.

2. Mampu menjelaskan hakikat pendidikan dan tujuan pendidikan.

3. Mampu mengidentifikasi subjek, objek, sarana prasarana, dan pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan pendidikan.

4. Mampu elakukan analisis dan tanggapan kritis terhadap pandangan tokoh-tokoh pendidikan dunia dan Indonesia.

5. Menganalisis masalah-masalah aktual pendidikan di Indonesia Course content:

Pertemuan 1-2: Manusia dan Pendidikan

1. Fenomena pendidikan dalam hidup manusia

2. Hakikat manusia dan pentingnya pendidikan bagi manusia.

3. Landasan filosofis dan ilmiah penyelenggaraan pendidikan sekolah.

4. Fungsi individual dan fungsi sosial pendidikan bagi kehidupan manusia.

Pertemuan 3-4: Hakikat Pendidikan dan Pembelajaran

1. Hakikat pendidikan berdasar filsafat pendidikan, Driyarkara . 2. Hubungan antara pendidikan dengan:

(2)

3. Proses belajar dan proses pembelajaran,

4. Pengajaran (mengajar), pelatihan (melatih), dan pembimbingan/pembinaan (membimbing/ membina).

Pertemuan 5-7 : Tujuan Pendidikan, Subjek Pendidikan , Objek, Lingkungan Pendidikan, dan sarana prasarana Pendidikan

Tujuan pendidikan:

1. Tujuan umum 2. Tujuan khusus A. Subjek pendidikan:

1. Subjek didik 2. Subjek pendidik B. Objek Pendidikan

C. Lingkungan pendidikan:

1. Pendidikan informal 2. Pendidikan formal 3. Pendidikan nonformal D. Sarana-prasarana Pendidikan Pertemuan 8: UTS (Ujian Tengah Semester)

Pertemuan 9-12: Belajar dari Tokoh-tokoh Pendidikan Tentang Implementasi Pendidikan 1) Implementasi konsep pendidikan menurut Driyarkara (pendidikan sebagai humanisasi), 2) Implementasi konsep pendidikan menurut Paulo Freire (pendidikan sebagai wahana

pembebasan),

3) Implementasi konsep pendidikan menurut Ki Hadjar Dewantara (pendidikan sebagai pengembangan kodrat alam),

4) Implementasi konsep pendidikan menurut Howard Gardner (pendidikan sebagai pengembangan berbagai potensi kecerdasan),

5) Implementasi konsep pendidikan menurut Daniel Goleman (pendidikan sebagai pengembangan kecerdasan emosional),

6) Implementasi konsep pendidikan menurut Danah Zohar (pendidikan sebagai pengembangan kecerdasan spiritual),

7) Implementasi konsep pendidikan menurut Michele Borba (pendidikan sebagai pengembangan kecerdasan moral,

8) Implementasi konsep pendidikan menurut Pavlov & Skinner (pendidikan sbg pembentukan perilaku),

9) Implementasi konsep pendidikan menurut Piaget & Vygotsky (pendidikan sbg pengembangan kemampuan mengkonstruksi pengetahuan),

10) Implementasi konsep pendidikan menurut John Dewey (pendidikan sbg pengembangan sikap demokratis) dll.

Pertemuan 13-15 : MASALAH-MASALAH AKTUAL PENDIDIKAN DI INDONESIA 1) Inventarisasi/identifikasi masalah aktual pendidikan di Indonesia

2) Analisis kritis masalah aktual pendidikan di Indonesia.

5 Teaching Methods:

Lectures, discussion, Team Based Learning.

6 Assesment methods:

1. Kehadiran dan partisipasi kelas. Penilaian ini diambil dari kehadiran dan partisipasi mahasiswa melalui tanya jawab dan diskusi mulai pertemuan 1—15.

(3)

2. Tugas terstruktur. Penilaian diambil dari tugas-tugas mahasiswa mulai pertemuan 1—15.

3. Ujian Tengah Semester. Ujian Tengah Semester dilaksanakan pada pertemuan 8 dalam bentuk tes tulis. Materi ujian diambil dari materi pertemuan 1—7.

4. Ujian Akhir Semester.

5.

Assessment summary

Assessment Task Task Type Due Weighting

Attendance and Class Participation

Throughout the course 10%

Tugas terstruktur 1 Summative Meeting 1—7 15%

Tugas terstruktur 2 Summative Meeting 9—15 15%

Mid Term Test Summative Meeting 8 30%

Final Test Formative Meeting 16 30%

TOTAL 100%

7 This module/course is used in the following study programmme/s as well: No 8 Responsibility for module/course: Ulfah Sutiyarti, M.Pd

9 Other information:

Driyarkara, N. (1991). Driyarkarta tentang Pendidikan. Yogyakarta: Kanisius.

--- . (1980). Driyarkara tentang Manusia: Kumpulan Karangan. Yogyakarta:

Kanisius.

Dewantara, K. H. (1961). Bagian Pertama: Pendidikan. Yogyakarta: Taman Siswa.

Dewey, J. (2004). Democracy and Education. Mineola: Dover.

Drost, J, SJ. (2005). Dari KBK Sampai MBS. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.

Freire, P. (1985). Pendidikan Kaum Tertindas. Jakarta: LP3ES.

Froebel, F. (2005). The Education Of Man. New York: Dover Publications.

Gardner, H. (2003). Multiple Intelligences, Kecerdasan Majemuk, Teori dalam Praktek. Batam Centre: Interaksara.

Goleman, D. (2006). Emotional Intelligence, Kecerdasan Emosional, Mengapa EI Lebih Penting daripada IQ. Jakarta: Gramedia.

Herbart, J. F. (1893). The Science Of Education. Boston: D.C. Heath & Co.

Lillard, A. S. (2005). Montessori, The Science Behind The Genius. Oxford: Oxford University Press.

Montessori, M. (2002). The Montessori Method. New York: Dover Publications.

Sastrapratedja, M, SJ. (2001). Pendidikan Sebagai Humanisasi. Yogyakarta: Penerbitan Universitas Sanata Dharma.

Suparno, P. (2001). Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget. Yogyakarta: Kanisius.

Supratiknya, A. (2002). Service Learning, Belajar dari Konteks Kehidupan Masyarakat:

Paradigma Embelajaran Berbasis Problem, mempertemukan Jean Piaget dan Lev Vygotsky. Yogyakarta: USD.

Tanlain, W. (1989). Dasar-dasar Ilmu Pendidikan. Jakarta: PT Gramedia.

Zohar, Danah & Marshall, I. (2000). SQ: Memanfaatkan Kecerdasan Spiritual dalam Berpikir Integralistik dan Holistik untuk Memaknai Kehidupan, Bandung: Penerbit Mizan.

Appendices:

1. Task Guidelines and Rubrics

Appendix Task Guidelines and Rubrics 1

(4)

UNIVERSITAS BRAWIJAYA FACULTY OF CUURAL STUDIES JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA BAHASA JEPANG

STUDENT TASK GUIDELINE MATA KULIAH Pengantar Pendidikan

KODE SPB60001 sks 2 SEMESTER 1

DOSEN PENGAMPU

Ulfah Sutiyarti, M.Pd TASK FORM

Mind map

COURSE LEARNING OUTCOME

1. Mampu memahami landasan filosofis dan ilmiah penyelenggaraan pendidikan bagi manusia.

2. Mampu menjelaskan hakikat pendidikan dan tujuan pendidikan.

3. Mampu mengidentifikasi subjek, objek, sarana prasarana, dan pemanfaatan teknologi dalam penyelenggaraan pendidikan.

4. Mampu elakukan analisis dan tanggapan kritis terhadap pandangan tokoh-tokoh pendidikan dunia dan Indonesia.

5. Menganalisis masalah-masalah aktual pendidikan di Indonesia DESCRIPTION

Mahasiswa diberi tugas membuat peta konsep terkait materi di setiap pertemuan METHOD OF COMPLETION

1. Mahasiswa membuat peta konsep 1 halaman dengan menggunakan aplikasi atau secara manual 2. Peta konsep dilengkapi dengan referensi.

3. Tugas di Peta di Google Classroom dengan format PDF atau JPEG.

OUTCOMES

a. Object : mind map

b. Outcome: mahasiswa mampu memahami dan membuat peta konsep terkait materi yang di setiap pertemuan INDICATORS, CRITERIA, AND PERCENTAGE OF GRADING

ASPECT DESCRIPTOR Skor Pencapaian Kinerja

1 2 3 4

Ketepatan waktu Apakah mahasiswa mengumpulkan tugas sesuai dengan waktu yang telah ditentukan ?

Ketepatan mengorelasikan hubungan antarkonsep

Apakah mahasiswa dapat menghubungkan antara konsep yang satu dengan konsep yang lain?

Ketepatan menjelaskan konsep

Apakah isi peta konsep mudah dipahami?

TIMES

Meeting 1,2,3,4,5,6,9,10,11,12,13,14

(5)

OTHERS : - REFERENCES

Driyarkara, N. (1991). Driyarkarta tentang Pendidikan. Yogyakarta: Kanisius.

--- . (1980). Driyarkara tentang Manusia: Kumpulan Karangan. Yogyakarta: Kanisius.

Dewantara, K. H. (1961). Bagian Pertama: Pendidikan. Yogyakarta: Taman Siswa.

Dewey, J. (2004). Democracy and Education. Mineola: Dover.

Drost, J, SJ. (2005). Dari KBK Sampai MBS. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.

Freire, P. (1985). Pendidikan Kaum Tertindas. Jakarta: LP3ES.

Froebel, F. (2005). The Education Of Man. New York: Dover Publications.

Gardner, H. (2003). Multiple Intelligences, Kecerdasan Majemuk, Teori dalam Praktek. Batam Centre: Interaksara.

Goleman, D. (2006). Emotional Intelligence, Kecerdasan Emosional, Mengapa EI Lebih Penting daripada IQ.

Jakarta: Gramedia.

Herbart, J. F. (1893). The Science Of Education. Boston: D.C. Heath & Co.

Lillard, A. S. (2005). Montessori, The Science Behind The Genius. Oxford: Oxford University Press.

Montessori, M. (2002). The Montessori Method. New York: Dover Publications.

Sastrapratedja, M, SJ. (2001). Pendidikan Sebagai Humanisasi. Yogyakarta: Penerbitan Universitas Sanata Dharma.

Suparno, P. (2001). Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget. Yogyakarta: Kanisius.

Supratiknya, A. (2002). Service Learning, Belajar dari Konteks Kehidupan Masyarakat: Paradigma Embelajaran Berbasis Problem, mempertemukan Jean Piaget dan Lev Vygotsky. Yogyakarta: USD.

Tanlain, W. (1989). Dasar-dasar Ilmu Pendidikan. Jakarta: PT Gramedia.

Zohar, Danah & Marshall, I. (2000). SQ: Memanfaatkan Kecerdasan Spiritual dalam Berpikir Integralistik dan Holistik untuk Memaknai Kehidupan, Bandung: Penerbit Mizan.

(6)

Appendix Task Guidelines and Rubrics 2

UNIVERSITAS BRAWIJAYA FACULTY OF CUURAL STUDIES JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA BAHASA JEPANG

STUDENT TASK GUIDELINE MATA KULIAH Pengantar Pendidikan

KODE SPB60001 sks 2 SEMESTER 4

DOSEN PENGAMPU

Ulfah Sutiyarti, M.Pd TASK FORM

Presentasi

COURSE LEARNING OUTCOME

Mahasiswa mampu mengidentifikasi dan menganalisis materi yang terdapat pada masing-masing pertemuan yang kemudian dipresentasikan di kelas secara berkelompok.

.

DESCRIPTION

Mahasiswa diberi tugas untuk mengidentifikasi dan menganalisis materi yang terdapat pada masing-masing pertemuan yang kemudian dipresentasikan di kelas secara berkelompok.

.

METHOD OF COMPLETION

1. Pembentukan kelompok presentasi berdasar pada jumlah pertemuan

2. Maing-masing kelompok mengidentifikasi dan menganalisis materi yang menjadi tanggungjawabnya.

3. Mempresentasikan hasil identifikasi dan analisis materi 4. Diskusi

5. Simpulan OUTCOMES

a. Object : makalah presentasi yang dibuat berdasar pada materi.

b. Outcome: mahasiswa mampu menyusun makalah presentasi berdasar pada materi yang kemudian dipresentasikan di kelas secara berkelompok

INDICATORS, CRITERIA, AND PERCENTAGE OF GRADING

ASPECT DESCRIPTOR Skor Pencapaian Kinerja

1 2 3 4

Komunikasi Apakah mahasiswa mampu memaparkan dengan baik hasil identifikasi dan analisis tiap-tiap materi pertemuan yang kemudian dipresentasikan di kelas secara

berkelompok

Materi Apakah mahasiswa mampu memahami materi yang menjadi topik yang dipresentasikan di kelas secara berkelompok

Menjawab pertanyaan Apakah mahasiswa mampu menjawab pertanyaan Penggunaan media atau Apakah mahasiswa menggunakan media yang

(7)

alat bantu bervariasi untuk dapat memperjelas materi yang dipaparkan?

TIMES

Meeting 1,2,3,4,5,6,9,10,11,12,13,14 OTHERS : -

REFERENCES

1. Driyarkara, N. (1991). Driyarkarta tentang Pendidikan. Yogyakarta: Kanisius.

2. --- . (1980). Driyarkara tentang Manusia: Kumpulan Karangan. Yogyakarta: Kanisius.

3. Dewantara, K. H. (1961). Bagian Pertama: Pendidikan. Yogyakarta: Taman Siswa.

4. Dewey, J. (2004). Democracy and Education. Mineola: Dover.

5. Drost, J, SJ. (2005). Dari KBK Sampai MBS. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.

6. Freire, P. (1985). Pendidikan Kaum Tertindas. Jakarta: LP3ES.

7. Froebel, F. (2005). The Education Of Man. New York: Dover Publications.

8. Gardner, H. (2003). Multiple Intelligences, Kecerdasan Majemuk, Teori dalam Praktek. Batam Centre:

Interaksara.

9. Goleman, D. (2006). Emotional Intelligence, Kecerdasan Emosional, Mengapa EI Lebih Penting daripada IQ.

Jakarta: Gramedia.

10. Herbart, J. F. (1893). The Science Of Education. Boston: D.C. Heath & Co.

11. Lillard, A. S. (2005). Montessori, The Science Behind The Genius. Oxford: Oxford University Press.

12. Montessori, M. (2002). The Montessori Method. New York: Dover Publications.

13. Sastrapratedja, M, SJ. (2001). Pendidikan Sebagai Humanisasi. Yogyakarta: Penerbitan Universitas Sanata Dharma.

14. Suparno, P. (2001). Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget. Yogyakarta: Kanisius.

15. Supratiknya, A. (2002). Service Learning, Belajar dari Konteks Kehidupan Masyarakat: Paradigma Embelajaran Berbasis Problem, mempertemukan Jean Piaget dan Lev Vygotsky. Yogyakarta: USD.

16. Tanlain, W. (1989). Dasar-dasar Ilmu Pendidikan. Jakarta: PT Gramedia.

17. Zohar, Danah & Marshall, I. (2000). SQ: Memanfaatkan Kecerdasan Spiritual dalam Berpikir Integralistik dan Holistik untuk Memaknai Kehidupan, Bandung: Penerbit Mizan.

(8)
(9)

Appendix Task Guidelines and Rubrics 3

UNIVERSITAS BRAWIJAYA FACULTY OF CUURAL STUDIES JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA BAHASA JEPANG

STUDENT TASK GUIDELINE MATA KULIAH Pengantar Pendidikan

KODE SPB60001 sks 2 SEMESTER 1

DOSEN PENGAMPU

Ulfah Sutiyarti, M.Pd TASK FORM

Mid Term Test

COURSE LEARNING OUTCOME Memahami materi pertemuan 2—7

DESCRIPTION

Mid Term Test dilaksanakan secara lisan.

METHOD OF COMPLETION

1. Mahasiswa mengerjakan mid term test dalam bentuk tes tulis secara individu.

2. Bentuk soal pilihan ganda

3. Mid term test dilaksanakan dengan menggunakan g-form 4. Waktu mengerjakan kuis adalah 90 menit.

OUTCOMES

a. Object : teks tulis

b. Outcome: mahasiswa mampu menyelesaikan test dengan materi pertemuan 2-7 INDICATORS, CRITERIA, AND PERCENTAGE OF GRADING

Nilai kuis didapat dari jumlah jawaban benar berbanding dengan jumlah soal TIMES

Meeting 8 OTHERS : -

REFERENCES

1. Driyarkara, N. (1991). Driyarkarta tentang Pendidikan. Yogyakarta: Kanisius.

2. --- . (1980). Driyarkara tentang Manusia: Kumpulan Karangan. Yogyakarta: Kanisius.

3. Dewantara, K. H. (1961). Bagian Pertama: Pendidikan. Yogyakarta: Taman Siswa.

4. Dewey, J. (2004). Democracy and Education. Mineola: Dover.

5. Drost, J, SJ. (2005). Dari KBK Sampai MBS. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.

(10)

6. Freire, P. (1985). Pendidikan Kaum Tertindas. Jakarta: LP3ES.

7. Froebel, F. (2005). The Education Of Man. New York: Dover Publications.

8. Gardner, H. (2003). Multiple Intelligences, Kecerdasan Majemuk, Teori dalam Praktek. Batam Centre:

Interaksara.

9. Goleman, D. (2006). Emotional Intelligence, Kecerdasan Emosional, Mengapa EI Lebih Penting daripada IQ.

Jakarta: Gramedia.

10. Herbart, J. F. (1893). The Science Of Education. Boston: D.C. Heath & Co.

11. Lillard, A. S. (2005). Montessori, The Science Behind The Genius. Oxford: Oxford University Press.

12. Montessori, M. (2002). The Montessori Method. New York: Dover Publications.

13. Sastrapratedja, M, SJ. (2001). Pendidikan Sebagai Humanisasi. Yogyakarta: Penerbitan Universitas Sanata Dharma.

14. Suparno, P. (2001). Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget. Yogyakarta: Kanisius.

15. Supratiknya, A. (2002). Service Learning, Belajar dari Konteks Kehidupan Masyarakat: Paradigma Embelajaran Berbasis Problem, mempertemukan Jean Piaget dan Lev Vygotsky. Yogyakarta: USD.

16. Tanlain, W. (1989). Dasar-dasar Ilmu Pendidikan. Jakarta: PT Gramedia.

17. Zohar, Danah & Marshall, I. (2000). SQ: Memanfaatkan Kecerdasan Spiritual dalam Berpikir Integralistik dan Holistik untuk Memaknai Kehidupan, Bandung: Penerbit Mizan.

(11)

Appendix Task Guidelines and Rubrics 4

UNIVERSITAS BRAWIJAYA FACULTY OF CUURAL STUDIES JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA BAHASA JEPANG

STUDENT TASK GUIDELINE MATA KULIAH PengantarPendidikan

KODE SPB60001 sks 2 SEMESTER 4

DOSEN PENGAMPU

Ulfah Sutiyarti, M.Pd TASK FORM

Final Test

COURSE LEARNING OUTCOME

Mahasiswa mampu mengidentifikasi dan meresume Jurnal yang berkaitan dengan materi mata kuliah Pengantar Pendidikan

DESCRIPTION

Mahasiswa mengidentifikasi Jurnal yang berkaitan dengan materi-materi Pendidikan dilanjutkan dengan mereview dan kemudian disusun sebagai makalah dan dijadikan sebagai tugas akhir mata kuliah Pengantar Pendidikan.

METHOD OF COMPLETION

1. Mahasiswa mengidentifikasi Jurnal yang berkaitan dengan materi-materi Pendidikan

2. Mahasiswa mereview Jurnal yang telah dipilih kemudian disusun sebagai makalah dan dijadikan sebagai tugas akhir mata kuliah Pengantar Pendidikan

OUTCOMES

a. Object : makalah

b. Outcome: mahasiswa mampu mengidentifikasi dan mereview jurnal dan kemudian disusun sebagai tugas akhir mata kuliah

INDICATORS, CRITERIA, AND PERCENTAGE OF GRADING Nilai berdasar pada ketepatan memilih dan mereview Jurnal

TIMES Meeting 16 OTHERS : -

REFERENCES

1. Driyarkara, N. (1991). Driyarkarta tentang Pendidikan. Yogyakarta: Kanisius.

2. --- . (1980). Driyarkara tentang Manusia: Kumpulan Karangan. Yogyakarta: Kanisius.

3. Dewantara, K. H. (1961). Bagian Pertama: Pendidikan. Yogyakarta: Taman Siswa.

4. Dewey, J. (2004). Democracy and Education. Mineola: Dover.

(12)

5. Drost, J, SJ. (2005). Dari KBK Sampai MBS. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.

6. Freire, P. (1985). Pendidikan Kaum Tertindas. Jakarta: LP3ES.

7. Froebel, F. (2005). The Education Of Man. New York: Dover Publications.

8. Gardner, H. (2003). Multiple Intelligences, Kecerdasan Majemuk, Teori dalam Praktek. Batam Centre:

Interaksara.

9. Goleman, D. (2006). Emotional Intelligence, Kecerdasan Emosional, Mengapa EI Lebih Penting daripada IQ.

Jakarta: Gramedia.

10. Herbart, J. F. (1893). The Science Of Education. Boston: D.C. Heath & Co.

11. Lillard, A. S. (2005). Montessori, The Science Behind The Genius. Oxford: Oxford University Press.

12. Montessori, M. (2002). The Montessori Method. New York: Dover Publications.

13. Sastrapratedja, M, SJ. (2001). Pendidikan Sebagai Humanisasi. Yogyakarta: Penerbitan Universitas Sanata Dharma.

14. Suparno, P. (2001). Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget. Yogyakarta: Kanisius.

15. Supratiknya, A. (2002). Service Learning, Belajar dari Konteks Kehidupan Masyarakat: Paradigma Embelajaran Berbasis Problem, mempertemukan Jean Piaget dan Lev Vygotsky. Yogyakarta: USD.

16. Tanlain, W. (1989). Dasar-dasar Ilmu Pendidikan. Jakarta: PT Gramedia.

17. Zohar, Danah & Marshall, I. (2000). SQ: Memanfaatkan Kecerdasan Spiritual dalam Berpikir Integralistik dan Holistik untuk Memaknai Kehidupan, Bandung: Penerbit Mizan.

Referensi

Dokumen terkait

Dengan konsep berbeda yang ditawarkan oleh perusahaan tentunya membuat setiap perusahaan merancang setiap strategi yang akan dilaksanakan, tentunya hal tersebut dilatar belakangi

Sebuah skripsi yang diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Pendidikan pada Fakultas Pendidikan Matematika dan. Ilmu

Hipotesis yang terdukung adalah hipotesis pertama yaitu tekanan untuk memenuhi tujuan dan sasaran berpengaruh negatif terhadap kepuasan kerja karyawan PT Semen Indonesia,

Sementara untuk tujuan makalah ini adalah merancang Sinkronisasi dan CS pada audio watermarking, menganalisis kualitas audio yang sudah disisipkan watermark dibandingkan

jika hasilnya berbeda nyata, maka akan dilakukan analisis uji lanjut untuk nilai tengah dengan metode Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5 %.

Pada hari ini R a b u tanggal Dua puluh enam bulan Agustus tahun Dua ribu lima belas, kami selaku Kelompok Kerja Badan Layanan Pengadaan (BLP) Pekerjaan Konstruksi

subordinasi adalah sebuah hubungan yang tidak hanya terjadi antarnegara atau. antaretnis, tetapi terjadi pula dalam sebuah Negara atau dalam suatu

Sesuai dengan tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui interpretasi khalayak tentang pemberitaan kasus kekerasan seksual yang menimpa murid-murid di TK JIS yang