RABU, 23 juni 2021 LANGGANAN: RP.100.000,-
|ECERAN: RP.5000,- 12 HALAMAN
|Perekat Rakyat Sulteng
Jadwal Grup F:
Portugal vs Prancis
UEFA Belum Berniat Geser Stadion Wembley dari Final
INFO Berlangganan Koran & Iklan
0852 8251 1266 (0451) 4012 445
www.sultengraya.com
► Baca | JADWAL | Hal. 7
► Baca | BMKG | Hal. 7
► Baca
| DANA STIMULAN | Hal. 7
► Baca | UEFA | Hal. 7
Gubernur Sulteng Minta Bupati Donggala Segera Salurkan Dana Stimulan
"Dana stimulan untuk ru- mah rusak berat, ringan dan sedang itu sudah disalurkan kepada masing-masing pe- merintah kabupaten/kota yang terdampak bencana, 28 September 2018, saya akan meminta tentang re- alisasi dana simulan dari pemerintah kabupaten dan kota," ucap Gubernur Sul- teng Rusdi Mastura, di Kota Palu, Selasa.
Permintaan Gubernur Sulteng Rusdi Mastura ter- tuang dalam surat Gubernur Sulteng nomor 360/526/
Pusdatina tentang perce- patan rehabilitasi dampak bencana alam di Padagimo, yang ditujukan untuk Bupa- ti Donggala Kasman Lassa.
Surat Gubernur itu berisi- kan tentang empat poin pen- ting. Pertama, sesuai dengan aspirasi masyarakat Desa
Loli bersaudara bahwa yang terdampak be- lum menerima hak-haknya se- bagai masya- rakat terdam- pak bencana.
K e d u a , a s p i r a s i masyara- kat Loli b e r s - a u d a r a t i d a k b e r s e - dia di- relokasi, t e t a p i masyarakat mengharap- kan diberikan dana stimulan rumah rusak.
SULTENG RAYA - Gubernur Sulawesi Tengah Rusdi Mastura meminta Bupati Donggala Kasman Lassa segera menyalur- kan dana stimulan untuk warga di Desa Loli Pesua, Loli Dondo dan Loli Tasiburi yang rumahnya rusak berat, sedang dan ringan terdampak gempa dan tsunami, 28 September 2018.
BMKG: Sulteng Masih Berpotensi Hujan
Hingga Juli 2021
SULTENG RAYA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan diprakirakan Pro- vinsi Sulawesi Tengah masih berpotensi hujan hingga Bulan Juli 2021.
"Analisis BMKG, pada pertengahan Juni hingga Juli mendatang masih banyak potensi hujan terjadi di Sul- teng," kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Mutiara Sis Al-Jufri Palu Nur Alim yang dihubungi di Palu, Selasa.
Karakteristik cuaca di Palu dan sekitarnya masuk kategori iklim non zoom tidak seperti cuaca pada umumnya yang berlaku di Indonesia, karena sulit penentuan musim kemarau dan musim penghujan.
Secara umum, musim hujan baru berlaku pada Bu- lan Oktober hingga Februari, namun saat ini Sulteng kurang lebih sepekan terakhir intens diguyur hujan ringan hingga lebat.
Menurut BMKG, biasanya hujan intensif dengan intensitas ringan hingga lebat terjadi pada pertengahan Juni-Juli, meskipun belum berada di musim hujan pada umumnya dan musim hujan diprakirakan pada Oktober hingga Februari.
"Bila merujuk pada pengalaman tahun-tahun sebe- lumnya, justru di dua bulan ini sering terjadi bencana banjir dan tanah longsor, karena posisi tanah belum stabil pada lereng-lereng gunung," ujar Alim.
Olehnya, BMKG mengimbau warga agar mewaspa- dai daerah aliran sungai (DAS) dan kawasan lereng, terutama di wilayah-wilayah yang sering mengalami atau memiliki riwayat banjir bandang dan tanah long- sor, khususnya wilayah Kabupaten Sigi dan Parigi Moutong.
ILUSTRASI - Banjir yang menggenangi permukiman warga di Bungku Utara, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah. FOTO:
ANTARA/HO-MICHAIL-DOKUMEN BPBD MORUT
Kini Warga Menui Kepulauan Bisa Nikmati Jalanan Aspal
GAMBAR jalanan yang telah teraspal di Kecamatan Menui Kepulauan, Kabupaten Morowali. FOTO: ISTIMEWA
SULTENG RAYA – Su- dah puluhan tahun, warga yang mendiami Menui Ke- pulauan, Kabupaten Moro- wali belum pernah merasa- kan mulusnya jalan aspal.
Selama ini, jalan di wilayah tersebut masih berupa jala- nan kasar dan berbatu-batu.
Seorang pengguna media sosial atas nama Ramdhan Dhinejhad membagikan
foto-foto jalan yang telah di aspal di pulau tersebut.
Melalui unggahannya, Ramdhan yang bukan war- ga asli dari pulau tersebut mengaku terharu akhirnya warga di pulau tersebut bisa menikmati jalanan as- pal. Hal itu baginya adalah penantian warga sejak lama.
SULTENG RAYA - De- wan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali terus mendukung Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menggenjot sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor Izin Mem-
pekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA).
Hal itu diungkapkan Ketua Komisi II DPRD Mo- rowali, Iriane Ilyas, Selasa (22/6/2021).
DPRD Morowali Dukung Pemda
Genjot IMTA
Bupati Parmout Imbau Masyarakat Tidak Rusak Mangrove
JEMBATAN KAYU menuju kediaman pribadi Bupati Parmout Samsurizal Tombolotutu di pantai Lolaro Tinombo yang dikelilingi mangrove. FOTO: ASLAN LAEHO
SULTENG RAYA - Bu- pati Parigi Moutong (Par- mout), H Samsurizal Tom- bolotutu mengimbau ma- syarakat agar tidak merusak tanaman mangrove.
"Saya imbau masyarakat untuk tidak merusak atau menebang pohon mangro- ve, karena itu sama halnya merusak alam,"ujar Sam- surizal di Pantai Lolaro Tinombo baru baru ini.
Samsurizal mengungkap-
kan, selama ini masih ada orang yang berani mene- bang pohon mangrove, pa- dahal itu merupakan tana- man yang harus dilestarikan demi kehidupan keragaman biota laut dan untuk kehidu- pan anak cucu kelak.
Berkaitan adanya pene- bangan pohon mangrove yang terjadi di wilayah Kecamatan Tinombo, Bu- SULTENG RAYA - Juara dunia 2018 Prancis
dan juara UEFA Nations League 2019 Portugal bakal bertemu dalam laga pemungkas Grup F Euro 2020 (Euro 2021). Berikut ini jadwal Portugal vs Prancis di Euro 2020.
PEMAIN timnas Portugal, Cristiano Ronaldo saat melawan tim- nas Jerman di Euro 2020 (Euro 2021). FOTO: AP/MATTHIAS HANGST
SULTENG RAYA - Persatuan Asosiasi Sepak- bola Eropa (UEFA) menyatakan sampai saat ini mereka tidak berencana memindahkan arena pertandingan semi final dan final Euro 2020 (Euro UEFA menyatakan belum berencana memindahkan arena pertandingan semi fi nal dan fi nal Euro 2020 (Euro 2021) dari Stadion Wembley, London, Inggris.FOTO: POOL VIA REUTERS/
CATHERINE IVILL
► Baca | BUPATI PARMOUT | Hal. 7
► Baca | DPRD MOROWALI | Hal. 7
► Baca | JALANAN ASPAL | Hal. 7
Rusdy Mastura dan Ma’mun Amir
warta sulteng
2 RABU, 23 JUNI 2021 SULTENG RAYA
Cv. Risky Pratama
Menerima Carteran / Perorangan Rental Car
Tujuan Palu Ke Luwuk, Toli-Toli, Gorontalo, Manado, Morowali, Makassar, Kendari.Contact Person
0813-3333-9550/ 0823-4586-9955 Jl. Kelinci – Depan Penginapan/
Guest House Paradise
ORENNA
L
TRAVEL AGENT & EXPEDITIONUntuk yang berlangganan rental MOBIL LORENNA akan mendapatkan FREE MINERAL WATER & SNACK 7x Keberangkatan Palu-Tolis gratis 1 tiket Toko Sempurna Baru
Jl. Syarif Mansur No.111 Tolitoli
Telp/WA: 0812 3333 2318 Cabang Palu:
Jl. Juanda No. 78 Telp: 0813 4124 2003 WA : 0852 3255 2003
Kepuasan & Kenyamanan Anda Prioritas Utama Kami
TUKANG
AHLI GIGI
EXPRESS
H. Sudirman H. Abd. Rahman
* Pasang Gigi Satu Set * Cuci Gigi (Scaling)
* Tambal Gigi Hitam Jadi Putih * Format Gigi & Ratakan
* Gigi Rusak Tanpa Cabut Boleh Pasang * Sambung Gigi Patah
* Service Gigi/Lem Gigi * Tambal Gigi Leser Jl. Tombolotutu No. 60 Kav.7
(Samping kanan Apotik DIFHAS dekat lampu merah) Kota Palu Buka CABANG
Jl. Sungai Lariang N0.40 Palu Barat
Contak Person
0852 4987 2786 (0451) 4768081 SULTENG RAYA – Un-
tuk mengantisipasi tindak kejahatan (begal) khususnya di malam hari, Polres Palu
mengimbau kepada seluruh warga agar menghindari jalan sepi dan minim lampu penerangan.
Kapolres Palu, AKBP Riza Faisal melalui Paur Humas Polres Palu, Aipda I Kadek Aruna mengatakan, jalan
ANTISIPASI TINDAK KEJAHATAN
Warga Palu
Diimbau Hindari
Jalan Sepi
SULTENG RAYA - Setiap prajurit TNI berkewajiban melatih diri untuk menem- bak. Hal itu untuk menjaga kemampuan prajurit agar menembak dengan baik.
Sepertu yang dilakukan oleh prajurit Yonif 714/Sin- tuwu Maroso (SM), setiap tahunnya menjadwalkan dengan program latihan menembak. Latihan men- embak bertujuan untuk mel- indungi diri dan menjaga keamanan.
Danyonif 714/ SM, Letkol.
Inf. C. Rusmanto yang dite- mui di lokasi mengatakan, latihan menembak ini meru- pakan salah satu kewajiban setiap prajurit demi menjaga kemampuan prajurit agar da-
pat menembak dengan baik.
Dirinya juga menyebut- kan, kegiatan latihan men- embak dilaksanakan di Desa Tongku, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-Una (Touna), Selasa (22/6/2021).
"Guna memelihara dan meningkatkan keterampilan dan kemampuan menem- bak, Yonif 714/Sintuwu Maroso melaksanakan la- tihan menembak Sniper (Senjata Penembak Runduk) dan Machine Gun (Senjata Kelompok)," kata Danyonif 714/SM, Letkol. Inf. C. Rus- manto, Selasa (22/6/2021).
Menurutnya, kegiatan menembak senjata kelom- pok ini merupakan salah satu pembinaan latihan
FOTO: IST
yang minim penerangan juga menjadi tempat favorit pelaku kejahatan melancar- kan aksinya. "Karena tindak kejahatan selalu terjadi di tempat gelap dan sepi,"
ujarnya.
Ia menambahkan, sejauh ini Polres Palu selalu beru-
paya memberantas tindakan kejahatan bahkan prema- nisme. Patroli pun selalu dilakukan setiap hari selama 24 jam.
Aipda I Kadek berharap, pihak terkait dapat mengak- tifkan kembali lampu jalan yang mati. Ia meminta juga
seluruh orang tua untuk me- mantau aktivitas anaknya baik di rumah maupun di luar rumah.
"Mari kita bersama-sama berantas premanisme teru- tama begal," harapnya.
Kadek menambahkan, pelaku kejahatan rata-rata
adalah pengguna narkoba.
Pelaku juga didominasi oleh remaja.
"Habis kita tes urin, ban- yak yang positif. Rata-rata masih remaja umur 20 tahun ke atas bahkan ada yang 18 tahun," kata Aipda I Kadek, Selasa (22/6/2021). */YAT
SULTENG RAYA - Tim Resmob Polres Palu bersa- ma dengan Tim Scorpion Jatanras Dit Reskrimum Polda Sulteng menang- kap dua pelaku tindak pidana Pencurian den- gan kekerasan (begal) di Jalan Kelor, Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Senin (21/6/2021) malam.
Kedua pelaku begal ter- sebut inisial (R) dan (MN), keduanya juga melakukan pencurian di enam tempat kejadian perkara
(TKP) ber- beda, se- dangkan p e l a k u l a i n n y a M A d a n AF meru- pakan pena- dah.
Dalam melakukan aksi- nya pelaku tak segan me- lukai korbannya.
" P e n a n g k a p a n t e r - hadap pelaku berdasar- kan Laporan Polisi Nomor LP.B/606/VI/2021/Sul- teng/Resort Palu Tanggal 21 Juni 2021 tentang Tindak pidana pencurian dengan kekerasan," kata Kapolres Palu, AKBP Riza Faisal, Selasa (22/6/2021).
Riza mengatakan, pe- nangkapan berawal dari la- poran Pengaduan tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Cu-
ras) di Jalan Tombo- lotutu, Kelurahan
Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.
"Menerima laporan, tim Resmob kemu-
dian mendatangi TKP dan me-
lakukan pe- nyelidikan terhadap p e l a k u pencuri- an ter- sebut,"
k a t a Riza.
Riza m e n - g a t a - kan, dari hasil pe- nyelidikan
tim Resmob mendapat-
kan informasi bahwa ba- rang bukti berupa Handp- hone merk Vivo Y53 warna Gold tersebut digunakan/
dipakai oleh AF berdomi- sili di Huntap Budha Suci Kelurahan Tondo, Kecama- tan Palu Timur, Kota Palu.
Mendapatkan info terse- but kata Riza, tim kemudi- an bergerak mengamankan AF beserta barang bukti berupa HP Vivo Y53 war- na Gold. Keterangan AF, bahwa HP tersebut dibeli dari AK (DPO) melalui pe- rantara MA seharga Rp400 ribu di indekos yang ber- tempat di Jalan Kelor, Kota Palu.
“Berdasarkan keteran- gan tersebut, tim Resmob bergerak dan melakukan penggerebekan di tempat yang dimaksud, namun pelaku AK (DPO) tidak berada di tempat tersebut.
Dari hasil penggrebekan tersebut, tim berhasil men- gamankan beberapa orang yang sementara meminum minuman keras dianta- ranya yakni R dan MR,”
jelasnya.
Lanjutnya, dari hasil in- terogasi terhadap R dan MN membenarkan ikut ser- ta bersama-sama dengan AK (DPO) dan A (DPO) melakukan pencurian den- gan kekerasan yang terjadi di Jalan Tombolotutu, Ke- camatan Palu Timur, Kota Palu. */YAT
Polisi Tangkap Dua
Pelaku Begal di Palu Prajurit Yonif 714/SM Gelar Latihan Menembak
yang bertujuan agar kete- rampilan dan kemampuan yang dimiliki oleh prajurit Yonif 714/SM dapat terpe- lihara secara optimal.
"Sehingga diperlukan su- atu pembinaan latihan yang terarah dan benar sehingga mencapai tujuan latihan secara berdaya guna dan berhasil guna untuk mendu- kung tugas pokok satuan,"
jelas Rusmanto.
Lanjutnya, latihan men- embak juga tetap mene- rapkan protokol kesehatan,
para prajurit Yonif 714/SM dengan kelompok lintas datar ini menembak mengu- nakan senjata mesin ringan, otomatis dan jenis SPR.
"Latihan menembak sen- jata kelompok Lintar (Lin- tas datar) ini, Prajurit Yonif 714/SM menembakkan be- berapa senjata diantara- nya Senjata Senjata Mesin Ringan (SMR), Senjata Oto- matis (SO) Minimi serta latihan menembak senjata Bakduk menggunakan sen- jata (SPR)," sebutnya. SYM
SULTENG RAYA - Tim Opsnal Satuan Reskrim Polsek Palu Selatan berhasil menangkap pelaku pemba- cokan inisial R (22) terhadap korbannya yang merupakan anak panti asuhan di Palu yang diketahui bernama Moh. Ansar (16).
Penangkapan terhadap R berdasarkan Laporan Polisi:
Nomor: LP-B /149/VI/Res- Palu/Sek-Palsel, tanggal 21 Juni 2021 tentang tindak pidana penganiayaan.
Kapolres Palu, AKBP Riza Faisal melalui Kapolsek Palu Selatan, AKP Mus- nita Muhtar mengatakan, penangkapan terhadap pe- laku, setelah tim opsnal mendapatkan informasi keberadaannya.
"Unit Opsnal Polsek Palu Selatan langsung menuju
ke Jalan Bayam, Kecamatan Palu Barat tepatnya di kos- kosan pelaku," kata Musnita di Palu, Senin (21/6/2021).
Setelah sampai di tempat tersebut kata Musnita, unit opsnal langsung melakukan penangkapan serta memba- wa pelaku ke Mapolsek Palu Selatan untuk dilakukan pemeriksaan dan dimintai keterangan lebih lanjut.
“Penganiayaan/pemba- cokan terhadap Moh. Ansar terjadi saat ia berjalan dari rumah ibu panti asuhan di Pengawu, kembali ke panti asuhan Nurul Huda. Akibat pembacokan itu kaki paha kanan Moh. Ansar tersayat dan mengalami pendara- han. Korban lalu menjalani perawatan medis di ruang IGD Rumah Sakit (RS) Anu- tapura Palu,” jelasnya. */YAT
Pelaku Pembacokan Anak Panti Asuhan di
Palu Ditangkap Polisi
PARA Prajurit Yonif 714/Sintuwu Maroso sedang mengikuti latihan menembak, Selasa (22/6/2021). FOTO: DOK YONIF 714/SM
AKBP RIZA FAISAL
Dr. Ali Supriadi, MM
Wakil Rektor 2 Dr. Ir. Syaifuddin Nasrun MP
Wakil Rektor 3
warta pendidikan SULTENG RAYA
3
RABU, 23 JUNI 2021
SULTENG RAYA- Pe- nerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran Baru 2021/2022 di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 14 Palu lebih fl ek- sibel demi mempermudah orang tua calon peserta didik baru, di tengah pan- demi Covid-19.
Kepala SMPN 14 Palu, Harlina mengatakan, seka- lipun saat ini belum dibuka secara resmi PPDB, namun jika sudah ada orang tua ca- lon peserta didik baru yang datang bertanya, panitia sudah langsung memberi- kan formulir dan mencatat nama calon peserta didik baru tersebut. Sekalipun pembukaan secara resmi PPDB Tahun Ajaran Baru 2021/2022 serentak nanti tanggal 1 Juli 2021.
Hal itu dilakukan agar orang tua calon peserta di- dik baru tidak perlu bolak balik ke sekolah di masa pandemi ini, sepanjang itu kata kepsek masuk dalam zonasi SMPN 14 Palu.
“Kita harus bisa memberi-
kan kemudahan, sepanjang itu masuk dalam zonasi kami, SMPN 14 Palu,”jelas kepsek. Selasa (22/6/2021).
Lebih jauh kata kepsek, SMPN 14 Palu juga ber- harap bisa diberi kesem- patan membuka dua sif jika nantinya peminat di sekolah ini lebih banyak dari tahun sebelumnya, sambil menunggu proses pembangunan 11 ruang kelas baru yang saat ini ten- gah berproses. Mengingat saat ini hanya empat ruang kelas yang siap, karena 11 kelas lainnya masih tahap pembangunan me- lalui bantuan luar negeri.
“Biasanya kalau bantuan luar negeri itu lebih cepat proses pembangunannya, karena dananya sudah siap,”ujar Harlina.
Sebagaimana regulasi yang ada kata kepsek, per- sentasi PPDB untuk zonasi 50 persen, 15 persen afi r- masi, 5 persen mutasi, dan 30 persen untuk prestasi.
Semua jalur tersebut terbu- ka bagi SMPN 14 Palu. ENG
PARA peserta didik SMPN 14 Palu mengikuti ujian semester berbasis komputer. FOTO: IST
PPDB SMPN 14 Palu Lebih Fleksibel
PENYERAHAN sertifi kat kepada peserta workshop Pencegahan Penyebaran Pemberantasan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) oleh Kepala BNN Kota Palu, AKBP.Dr. Baharuddin,SE., M.Si yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Palu, Selasa (22/6/2021). FOTO: IST
BNN Kota-Disdikbud Palu Bangun Sinergitas Wujudkan Sekolah Bersinar
SULTENG RAYA- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palu bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Palu, bersinergi untuk menekan angka penyebaran narkoba di lingkungan sekolah menuju sekolah Bersih dari Narkoba (Bersinar), melalui workshop Pencegahan Penyebaran Pemberantasan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Palu, Selasa (22/6/2021).
Workshop kali ini mengundang sebanyak 30 kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri dan Swasta yang ada di Kota Palu, serta menghadirkan sejumlah narasumber seperti Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Ansyar Sutiadi S.Sos., M.Si, Kaban Kesbangpol Kota Palu Abidin SIP, Akademisi dan Praktisi Kesehatan dari Untad dr.
Ketut Suarayasa M.Kes, Dr. Dasman Lamasiara SPD., M.Pd, dan pihak Kepolisian AKBP P Hasi- buan S.Sos., SH.MH.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala BNN Kota Palu, AKBP Dr. Baharuddin SE.,M.Si. Saat ditemui mengatakan, sinergitas tersebut penting dibangun untuk mewujudkan Sekolah Bersih dari Narkoba (Bersinar), dan pada akhirnya nanti menyentuh masyarakat secara umum, Kota Palu Bersinar sebagaimana impian dari Walikota Palu, Hadiyanto Rasyid.
Dalam pertemuan kata kaban, para kepala se- kolah diberikan pengetahuan tentang bagaimana menciptakan sekolah Bersinar dan berkomitmen untuk mewujudkannya di lingkungan sekolahnya masing-masing.
Sehubungan dengan itu, Kadisdikbud Kota Palu, Ansyar Sutiadi mengatakan sinergi yang dilakukan oleh BNN bersama Disdikbud, telah dilakukan melalui langkah-langkah terkait pence- gahan peredaran narkoba di lingkungan sekolah diantaranya, membentuk satuan tugas (satgas) anti narkoba di sekolah-sekolah yang menjadi piloting, melakukan penguatan kapasitas, penyusunan pro- gram kerja, serta melakukan test urin secara acak kepada para peserta didik di berbagai sekolah.
“Tentunya Disdikbud bersama BNN berkomit- men untuk menekan angka penyebaran narkoba di Kota Palu, terutama di lingkungan Pendidikan, melalui beberapa upayah salah satunya workshop untuk penguatan kapasitas, dan juga kami telah melakukan berbagai upayah melalui satgas anti narkoba yang sudah kami bentuk dan penyusunan program kerjanya, dan masih banyak lagi kede- pannya akan kita lakukan,” kata kadis.
Untuk itu, melalui langkah-langkah yang telah dilakukan tersebut, Kadis berharap pihak sekolah melalui satgas yang telah dibentuk dapat men- jalankan tugas dengan baik dalam mencegah dan menekan angka penyebaran narkoba di lingkun- gan sekolah, bahkan di Kota Palu.
Mengingat kata kadis, posisi Sulteng khususnya Kota Palu menduduki peringkat keempat tertinggi dari seluruh provinsi yang ada, dalam hal penye- baran narkoba. “Tentunya kami harapkan para satgas dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, untuk menyelamatkan masa depan anak bangsa,”
ucap Kadis.JAN/ENG
Program vaksinasi terse- but terbuka untuk Masy- arakat Umum, mulai dari Lansia, Pelayan Publik Muhammadiyah, Civitas Akademika Unismuh (ma- hasiswa, dosen, dan staf Unismuh Palu), serta lintas agama.
Program Vaksinasi ter- sebut gratis, dan pendafta- ran dibuka sampai Tanggal 30 Juni 2021 Pukul 18.00 Wita. Pelaksanaan Vaksi- nasi akan dilaksanakan di Klinik PKU Muhamma- diyah Palu Jl. Jabal Nur No.5 Palu, pada tanggal 5-6 Juli 2021. Bagi masyarakat yang berminat dapat men- daftar di Link : https://
bit.ly/vaksincovid-19um- palu. Atau menghubungi Sudirman (081342936654) dan dr. Dewi Purnama Sari (085241199822).
Rektor Unismuh Palu, Dr.
Rajindra, SE., MM dihubun- gi mengatakan, Muhamma-
Rajindra
MCCC-Unismuh Palu Buka Layanan Vaksinasi untuk Masyarakat Umum
SULTENG RAYA- Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bekerjasama dengan Universi- tas Muhammadiyah (Unismuh) Palu membuka layanan Vaksinasi Covid-19 dengan jumlah kuota perserta yang tersedia saat ini sebanyak 2.000 orang.
diyah sejak awal mendu- kung langkah-langkah pe- merintah dalam penanganan pandemi Covid-19. Dukun- gan tersebut diwujudkan dalam berbagai langkah seperti pembentukan Pusat Komando COVID-19 untuk mendukung pengobatan di rumah sakit, menyebarlu-
askan pedoman kegiatan keagamaan yang didukung oleh sains dan menyediakan paket air, sanitasi dan ke- bersihan (WASH), makanan dan dukungan keuangan kepada yang paling rentan dan terlantar, terkini adalah pelaksanaan vaksinasi.
Katanya, Pandemi Co-
vid-19 yang sudah berlangs- ung satu tahun lebih, kini memasuki babak baru yai- tu proses vaksinasi warga masyarakat untuk memben- tuk kekebalan komunitas.
Dengan kekebalan komu- nitas tersebut diharapkan dapat menghambat laju penyebaran Covid-19 bah-
kan menurunkan tingkat penularannya.
“Ini sebagai bentuk du- kungan Muhammadiyah dan Unismuh Palu terhadap program vaksinasi yang di- canangkan oleh pemerintah, pemerintah tidak bisa ber- jalan sendiri, sebagaimana diketahui, Muhammadiyah
selalu hadir membantu masyarakat tanpa harus melihat latar belakangnya, karena selalu mengede- pankan kemanusiaan,”ujar rektor.
Namun rektor mengin- gatkan, meskipun vaksinasi sudah berjalan, protokol kesehatan ketat dengan me-
nerapkan 5M (Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air menga- lir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membata- si mobilisasi dan interaksi) harus selalu dijalankan, ka- rena situasi terkini pandemi Covid-19 tren penularannya kembali naik. ENG
WARTA UMUM
4 RABU, 23 JUNI 2021 SULTENG RAYA
“Insya Allah di awal Juli secara serentak dari tanggal 1 sampai 6 Juli, kemudi- an pengumuman tanggal 12 Juli, dan pendaftaran kembali dilakukan 13-15 Juli, dan pada 16 Juli kami sudah melakukan Pengena- lan Lingkungan Sekolah (PLS),”ujar kepsek. Ahad, (19/6/2021).
Katanya, PPDBnya akan dilaksanakan secara tatap muka, dengan ketentuan penerapan Protokol Kese- hatan yang ketat. “Kami mengimbau para pendaftar yang akan ke sekolah untuk melakukan pendaftaran, agar wajib menggunakan masker, mencuci tangan, dan tetap menjaga jarak,”
kata kepsek.
Sehubungan dengan itu, Kepsek menjelaskan bah- wa pelaksanaan PPDB saat ini, masih berbasis zonasi, sesuai dengan peraturan Kemendikbud, selanjutnya Kepsek mengatakan untuk Abul Rasyid
PPDB di SMPN 15 Secara Luring, Kepsek Imbau
Pendaftar Patuhi Prokes
SULTENG RAYA- Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMPN 15 Palu, akan dilaksa- nakan secara Luring atau tatap muka, pada 1-6 Juli mendatang, Kepsek SMPN 15 Palu, Abdul Rasyid, M.Pd., mengimbau kepada para pendaftar agar tetap memperhatikan dan mematuhi protokol kesehatan (prokes), saat akan melakukan pendaftaran di sekolah.
SMPN 15 Palu memiliki empat wilayah zonasi yakni Besusu Barat, Ujuna, Kam- pung Baru, dan Talise, den- gan kuota sebanyak 11 kelas.
“Masih sama seperti tahun sebelumnya, berbasis zonasi, dan basis zonasinya juga sudah ditetapkan kami memiliki empat wilayah zo- nasi yang akan menjadi pri- oritas kita nantinya, tahun sebelumnya juga kita selalu menyediakan sebanyak 11 Ruang kelas, masing-masing akan diisi oleh 32 peserta di- dik, sehingga kuotanya kita akan terima sebanyak 352 calon Peserta Didik baru,”
ucap Kepsek.
Untuk itu, Kepsek ber- harap agar PPDB yang di- laksanakan secara luring dapat terlaksana dengan baik, dan para pendaftar baik orangtua maupun pe- serta didik dapat mematuhi prokes yang ada, selain itu dirinya juga berharap pada PPDB tahun ini sekolahnya dapat mencapai target kuota sebanyak 11 rombongan belajar (rombel)
“Insya Allah kami ha- rapkan berjalan lancar, dan semoga tahun ini bisa ter- penuhi semua kuotanya, selama ini memang belum terpenuhi karena kita me- miliki beberapa wilayah zonasi yang beririsan den- gan sekolah lain, minimal 8 rombel bisa terisi untuk,”
ucapnya.JAN
SULTENG RAYA - Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 111 Tahun Anggaran 2021 sudah dimulai sejak pra TMMD, hal itu dilakukan mengingat banyaknya pe- kerjaan yang harus disele-
saikan dalam kurun waktu selama 30 hari, sehingga sedari awal harus sudah dikerjakan sebelum dibuka secara resmi, agar dapat selesai tepat 30 hari sejak dibuka. Dansatgas TMMD Letkol Inf Rooy Chandra Sihombing mengata-
kan, kesuksesan TMMD merupakan bagian dari Bela Negara. Menurutnya, TMMD nerupakan wujud dari bela Negara secara non fisik. Dimana ber- peran aktif dalam mema- jukan bangsa dan negara, baik melalui pendidikan,
moral, sosial maupun peningkatan kesejahteraan orang-orang yang menyus- un bangsa tersebut.
“Ini adalah bagian dari bela bangsa, sehingga har- us sukses,” ujar Letkol Inf Rooy Chandra Sihombing, Selasa (22/6/2021).*/ENG TAMPAK sejumlah warga mendengar arahan dari Dansatgas TMMD Letkol Inf Rooy Chandra Sihombing. FOTO: DOK TMMD
Menyukseskan TMMD Bagian dari Bela Negara
S U L T E N G R A Y A - Dalam hidup bermasyara- kat, tentu bermacam-ma- cam keberagaman, karena sifat dan kebutuhan antara manusia satu dengan yang lainnya pasti berbeda-beda, sehingga perlu diselaras- kan untuk mencapai satu tujuan.
D e n g a n d a t a n g n y a TMMD ini, wargapun ternyata menyambut baik karena mereka yakin den-
gan adanya pelaksanaan program TMMD di desa- nya akan membawa kema- juan minimal sama dengan desa-desa lain yang sudah maju.
TMMD ke-111 Kodim 0212/TS mengambil tema
“TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri” den- gan lokasi di Desa Si- uhom,Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapsel memasuki hari kedelapan.
Para Satgas TMMD ke 111 Kodim 0212/TS kerja bakti di Gereja GBPK di Dusun Tangga Batu, Desa Siuhom, Senin (21/6/2021), canda tawa anak-anak pun jadi penyemangat kerja bakti bersihkan Gereja.
Keceriaan anak-anak membaur dengan peserta kerja bakti bersihkan Ge- reja Dukuh Tangga batu, Desa Siuhom, Kabupaten Tapsel.*/ENG
TAMPAK anak-anak ikut berbaur dengan para satgas dan masyarakat, saat tengah kerja bakti mem- bersihkan gereja. FOTO: DOK TMMD
Tawa Anak-anak Jadi
Penyemangat Satgas TMMD
S U L T E N G R A Y A - Meskipun Pandemi Co- vid-19 belum menunjukkan penurunan di Indonesia pada khususnya, namun tidak menghalangi niat yang tulus dari para ang- gota Satgas TMMD ke-111 Kodim 0212/TS yang ber-
tugas dalam melaksanakan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 111 Tahun Ang- garan 2021.
Mereka tanpa pamrih be- kerja mewujudkan impian warga, dengan harapan kedepan setelah selesainya
kegiatan TMMD, ekonomi warga setempat semakin meningkat, dibandingkan dengan sebelumnya.
Dansatgas TMMD Let- kol Inf Rooy Chandra Si- hombing, S.I.P mengatakan, program yang dilakukan harus bersentuhan langsung
dengan warga, hal tersebut merupakan bagian dari pen- juangan menyejahterakan masyarakat. “Semuanya didapatkan dari sifat rela berkorban dan bertanggung dengan setiap pekerjaan,”u- jar Letkol Inf Rooy Chandra Sihombing. */ENG
DANSATGAS TMMD Letkol Inf Rooy Chandra Sihombing, S.I.P, saat memberikan pengarahan. FOTO: DOK TMMD
Satgas TMMD Tapsel, Rela Berkorban Demi Kesejahteraan Masyarakat
SULTENG RAYA – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) telah ter- bukti dalam pelaksanaan- nya memberikan manfaat bagi masyarakat di daerah pedesaan.
Dengan adanya kegiatan tersebut, masyarakat dapat menikmati meningkatkan infrastruktur desa yang berimbas pada ekonomi masyarakat desa. Dansat- gas TMMD Tapsel, Letkol Inf Rooy Chandra Sihom- bing mengatakan, semua bisa tercapai jika dikerja- kan secara bersama-sama antara warga desa dengan anggota TNI.
TMMD Hadir Memberi Manfaat untuk Masyarakat Desa Siuhom
“Berpikir, bersikap serta berbuat yang terbaik demi bangsa dan negara Indone- sia,”kata Rooy.
“Sebagai warga Desa
Siuhom harus memberikan yang terbaik khususnya pada Desa yang saat ini masih melaksanakan TMMD untuk menyuk-
seskan dan berpartisipasi di dalamnya. Kegiatan tersebut sudah termasuk bela Negara,”pungkasnya.
*/ENG
OPINI RABU, 23 JUNI 2021 5 SULTENG RAYA
PAYA peningkatan skill tenaga keja di Tanah Air terus dilakukan. Berbagai program digelar baik berupa program reguler yang dilaksakanan pemerintah maupun program baru bekerja sama dengan pihak swasta.
Di antara program peningkatan keterampilan yang realatif baru adalah Kartu Prakerja . Meski di awa-awal kehadirannya pada Maret tahun lalu sempat menuai kontroversi karena dianggap hanya menguntungkan sebagian kecil perusahana penyedia layanan pelatihan yang terlibat, pogram ini terbukti cukup diterima masyarakat.
Buktinya, hingga kini Kartu Prakerja telah mema- suki gelombang ke-17 yang pendaftarannya dibuka akhir pekan lalu. Pada periode kali ini, program Kartu Prakerja mengalokasikan kuota sebanyak 44.000 peserta. Berbagai pelatihan ditawarkan mulai dari keterampilan di bidang jasa tata rias, pemasaran digital, teknik membuat aneka makanan, hingga pelatihan manajemen bisnis.
Program Kartu Prakerja sedianya merupakan salah satu cara untuk mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Lebih dari itu, Kartu Prakerja menambahkan instrumen lain berupa manfaat perlindungan sosial berupa bantuan uang tunai bagi peserta guna meringankan beban rakyat Indonesia akibat pandemi Covid-19.
Manfaat nyata program tersebut diharapkan dapat dirasakan oleh para penerimanya, khususnya dalam menjaga daya beli di tengah upaya pemulihan eko- nomi akibat dampak Covid-19.
Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari pada sebuah diskusi di Jakarta baru-baru ini mengungkapkan, sepanjang 2020 lalu, Kartu Prakerja menjangkau 5,5 juta penerima dengan menyerap Rp20 triliun angga- ran yang diamanatkan. Sementara itu, pada kuartal I/2021, manfaat Program Kartu Prakerja dirasakan oleh 2,77 juta peserta baru.
Tahun ini, kata Denni, anggaran Kartu Prakerja mencapai Rp10 triliun di mana penyerapannya sudah mencapai 98%. Menurutnya, program ini merupakan solusi konkret bagi masyarakat karena insentif yang diberikan mencapai Rp2,4 juta untuk setiap peserta.
Selain program Kartu Prakerja, upaya meningkat- kan keterampilan bagi masyarakat sebenarnya telah dilakukan sejak lama oleh Pemerintah. Antara lain melalui Balai Latihan Kerja (BLK) yang dikelola oleh Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Keberadaan BLK ini sangat membantu para lulusan sekolah yang ingin menambah keterempilan sebelum memasuki dunia kerja yang sesungguhnya. Melalui BLK ini pula, biasanya perusahaan-perusahaan mencari talenta-talenta baru sekaligus menyebarkan informasi lowongan pekerjaan yang sedang dibuka.
Tak ingin ketinggalan, BLK yang biasanya iden- tik dengan pelatihan-pelatihan sektor manufaktur, atau jasa kini tampil beda. Tak melulu mengajarkan keterampilan mengelas, instalasi listrik, fesyen, atau yang lainnya. Kini ilmu yang didapatkan di BLK lebih beragam.
Adalah BLK Komunitas yang digagas sejak tiga tahun silam yang kini menjadi jalan baru bagi pen- gembangan kualitas SDM di Tanah Air. Merujuk pada keberadaannya, BLK Komunitas adalah suatu unit atau fasilitas pelatihan vokasi yang didirikan di lembaga keagamaan seperti pondok pesantren, seminari, dhammasekha, pasraman, dan komunitas lainnya.
BLK Komunitas keberadaanya tidak seperti BLK konvensional yang langsung di kelola Dinas-Di- nas Ketenagakerjaan Provinsi. Di BLK Komunitas, penyelenggara yang berkerja dengan Kemnaker bisa menyelenggarakan pelatihan kompetensi/keahlian guna memberikan keterampilan kerja kepada ko- munitas masyarakat di sektiar lembaga, sesuai den- gan kebutuhan dunia kerja atau mendorong untuk berwirausaha.
Terkait keberadaan BLK Komunitas ini, Menaker Ida Fauziyah mengungkapkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menjaga, mengembangkan, dan meningkatkan kompetensi SDM di Indonesia melalui pelatihan yang diselenggarakan di BLK dan BLK Komunitas.
Menurut Ida, Kemnaker akan terus meningkatkan peran dan mutu BLK Komunitas serta menjamin manfaat dan keberlanjutannya dengan menyelang- garakan pelatihan-pelatihan sesuai kebutuhan pasar kerja lokal, tanggap peluang dan potensi, kreatif dan inovatif. Tidak lupa, pada program ini juga diharap- kan dapat memperbanyak jejaring kerja sama dengan sektor industri.
Dengan kehadiran lembaga-lembaga pemberi pelatihan ini, kita berharap ke depan akan muncul bakat-bakat baru yang bisa mengisi pasar tenaga ker- ja. Kesiapan para lulusannya pun diharapkan tidak hanya bisa bekerja di perusahaan, tetapi bisa men- ciptakan pelang usaha sendiri dan dapat membuka lowongan kerja untuk orang lain.***(Sumber:SindoNews.Com)
U
PENERBIT:
PT. Trimedia Sulteng Mandiri
No. Rek. Bank Sulteng, An. PT. Trimedia Sulteng Mandiri Acc. 0010107770011
Rek. Bank Mandiri, No. 151-00-1205223-6 An. PT. TRIMEDIA SULTENG MANDIRI
PERWAKILAN JAKARTA: Jl. Tebet Timur IV F No. 6 Jakarta Selatan (Ahmad Averus Toana, Sudarsono, Syafi i, Agung Ramadhan)
PERCETAKAN: TRIMEDIA GROUP (Isi di luar tanggung jawab percetakan)
WARTAWAN HARIAN
SULTENG RAYA
,DIBEKALI KARTU PERS/SURAT TUGAS
DAN NAMANYA TERCANTUM DALAM
BOX REDAKSI
PENDIRI/PIMPINAN UMUM: Tri Putra Toana. DEWAN MANAJEMEN TRIMEDIA : Tri Putra Toana, Temu Sutrisno, Mahmud Matangara.
PIMPINAN PERUSAHAAN: Suyanto. PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNG JAWAB: Irwan.
REDAKTUR: Amiluddin, Andi Nurhidayat, Hangga Nugracha. STAF REDAKSI: Irwan, Andi Hidayat, Amiludin, Hangga Nugracha, Rafi q, Rahmat Kuniawan, Nindhya Shinta Dewi, Jane Lestari Parabak, Ruth Damayanti. SEKRETARIS REDAKSI: Rahmawati. LITBANG: A. Madukelleng.
BIRO DONGGALA: Wahid Agus, Andika Pratama, Situr Wijaya. BIRO SIGI: Feri Fadli. BIRO PARMOUT: Aslan Laeho. BIRO TOUNA: Budi.
BIRO POSO: Syamsuyadi. BIRO BALUT: Subianto. BIRO MOROWALI: Bambang Sumantri. BIRO MOROWALI UTARA: Ivan Tagora. BIRO TOLITOLI: Rustam.
BIRO BANGKEP: Pariaman Tambunan (Kepala Biro) Rizal Saenong (Pemasaran). BIRO BANGGAI: Pariaman T, Reynold Sitorus.
DESIGN & ARTISTIC: Azwar Anas (Manajer), Feryanto, Wiwis. PEMASARAN/SIRKULASI: Wanto, Zainuddin Ladoe. PERIKLANAN: Helmy Jatmika (Manajer), Ruth.
KEUANGAN: Ratmin. EMAIL: [email protected] TARIF IKLAN: Warna (FC) Rp. 45.000/mmk. Hitam Putih (BW) Rp.30.000/mmk.
ALAMAT REDAKSI: Jl. Rusa No. 36 TLP: 0451 4012 445 ALAMAT PERCETAKAN: Jl. Rusa No.36 Palu.
Kartu Prakerja Vs Balai Latihan Kerja
Biopolitik dan Ihwal Identitas
TENTU saja berbeda antara identitas politik (political identity) dengan politik identitas (political of identity). Yang pertama merujuk pada keadaan subjek pada sebuah komunitas politik, dengan beralaskan identitas untuk menegaskan jati diri dan memperjuangkan kepentingan bersama yang diyakininya bisa membawa perbaikan bagi publik.
EMENTARA itu, politik identitas sebagaimana di- tulis Agnes Heller adalah gerakan politik yang perhatian uta- manya diacukan pada perbe- daan sebagai suatu kategori politik. Perbedaan sebagai garis penegas untuk mem- buat blok yang berhadapan satu dengan lainnya. Pa- kar politik dari Universitas Duke, Donald L Morowitz (1999), menjelaskan politik identitas ialah pemberian distingsi untuk menentukan siapa yang akan disertakan dan siapa yang akan ditolak.
Politik identitas sebagai siasat untuk mengentalkan garis kawan dan lawan, sia- pa yang menjadi bagian dariku dan mana yang men- jadi kelompokmu. Cressida Heyes (2007) mendefinisi- kan politik identitas sebagai penandaan aktivitas politik dalam pengertian yang lebih luas dan teorisasi terhadap ditemukannya pengalaman ketidakadilan yang diala- mi anggota-anggota dari kelompok-kelompok sosial tertentu. Politik identitas dianggap penting untuk se- makin mengokohkan 'kea- kuan' sekaligus menisbahkan bahwa 'orang lain' tidak pen- ting karena tidak terhubung dengan 'keaslian', 'bukan pribumi', 'tidak seagama',
dan lain sebagainya. Poli- tik identitas menjadi jalan efektif dalam memobilisasi besar-besaran mereka yang dipandang sehaluan demi meraih keuntungan politik dan ekonomi.
Sering kali dijadikan se- bagai pemanipulasi kesada- ran dalam meraup politik elektoral. Parsudi Suparlan memaknai politik identitas harus dilekatkan pada kon- sep identitas itu sendiri, atau disebut juga sebagai jati diri.
Menurutnya, identitas atau jati diri adalah pengakuan terhadap seorang individu atau suatu kelompok terten- tu yang dikaitkan dengan serangkaian ciri-ciri tertentu yang menjadi satu kesatuan menyeluruh yang menan- dainya masuk satu kelom- pok atau golongan tertentu (2004).
MENIMBA IDENTITAS Dari mana identitas itu berasal? Minimal tiga pintu masuk yang menjadi su- mur identitas yang dilekat- kan pada politik. Pertama, diperoleh secara alamiah begitu saja dan langsung me- nempel pada seseorang atau sebuah kelompok (primor- dialisme). Kedua, identitas yang dibentuk secara sosial dan sengaja dikonstruksi untuk sebuah kepentingan (konstruktivisme).
S
Ketiga, identitas yang di-rekayasa dijadikan sebagai alat kekuasaan untuk me- langgengkan motif para elite (instrumentalisme). Dalam konteks lebih luas 'identitas' itu, biasanya dibelah dalam dua kategori utama. Per- tama, identitas sosial dan kedua, identitas politik. Iden- titas sosial meliputi identitas keagamaan, kelas, ras, etnik, gender, dan seksualitas, se- dangkan identitas politik meliputi nasionalitas dan kewarganegaraan.
AGAMA DAN NASIONA- LISME
Dalam latar keindone- siaan, sejak Indonesia di- rumuskan terutama oleh BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Kemerdekaan Indonesia/Dokuritsu Junbii Chosakai) sampai hari ini, identitas yang sering kali mengharu biru dan terus me- lakuan kontestasi, negosiasi, dan terkadang konfrontasi ialah identitas keagaman dan nasionalisme. Sebuah kate- gori yang tidak sepenuhnya menggambarkan realitas, tetapi selalu tampil ke per- mukaan, tentu saja, dengan banyak kepentingan di bela- kangnya.
Dialektika kelahiran Pan- casila mulai 1 Juni 1945, 22 Juni 1945 yang melahirkan
Piagam Jakarta, sampai ke- mudian disahkan PPKI (Ko- mite Persiapan Kemerdekaan Indonesia), pada 18 Agustus 1945, mencerminkan upa- ya bagaimana para pendiri bangsa itu melakukan per- cakapan yang panjang dalam upaya menempatkan secara tepat agama pada ruang pu- blik kenegaraan, di satu sisi, dan di sisi lain bagaimana nasionalisme yang menjadi roh kebangsaan tidak kemu- dian menganulir keberadaan agama.
Saya kira, disepakatinya Pancasila sebagai falsafah negara harus dibaca sebagai jalan tengah untuk menjem- batani antara kutub identitas agama dan identitas nasio- nalisme. Atau, dalam istilah Bung Karno “…nasionalisme di dalam kelebaran dan kelu- asannya, mengasih tempat cinta pada lain bangsa, seba- gai lebar dan luasnya udara, yang mengasih tempat pada segenap sesuatu, yang perlu untuk hidupnya, segala hal yang hidup … nasionalisme yang membuat kita menjadi
‘perkakasnya Tuhan’ dan membuat kita menjadi ‘hi- dup dalam roh’ …” Soekarno menempatkan agama (Islam) pada kedalaman sumur spi- ritualisme (api) dan nasio- nalisme sebagai alas negara tidak semestinya mengurus salah satu agama saja, se- bagaimana agama menjadi tidak tepat kalau sampai me- lakukan intervensi terhadap urusan profan negara.
Kata Bung Karno, “. . . Agama itu perlu dimerdeka- kan dari asuhannya supaya menjadi subur. Kalau Islam terancam bahaya pengar- uhnya di atas rakyat Turki, maka itu bukanlah karena tidak diurus pemerintah, tetapi justru diurus oleh pemerintah. Umat Islam terikat kaki-tangannya den- gan rantai kepada politiknya pemerintahan. Hal ini adalah suatu halangan besar sekali
buat kesuburan Islam di Turki, dan bukan saja di Turki, tetapi di mana-mana saja, karena pemerintah cam- pur tangan di dalam urusan agama, di situ menjadikan ia satu halangan besar yang tak dapat dienyahkan.”
UNTUK KEBAIKAN BER- SAMA
Tentu, baik identitas sosial atau pun identitas politik dibangkitkan kembali bukan untuk menciptakan biopo- litik yang ekslusif. Namun, justru sebaliknya, politik identitas itu harus digeser menjadi identitas politik yang produktif dan men- garah ke upaya perwuju- dan masyarakat sipil yang berkeadaban. Keragaman agama, budaya, dan etnik menjadi alasan utama untuk memperkaya keindonesiaan yang heterogen. Suku, aga- ma, rasa, dan antargolongan (SARA) sebagai fakta sosial yang semestinya menjadi akar yang kian mengukuh- kan kenusantaraan. Politik identitas tidak berbahaya selama semua berangkat dari semangat integrasi bangsa dan menguatkan sendi-sendi bernegara, dengan Pancasila hadir sebagai ideologi yang menjadi titik temu, titik tum- pu, dan titik tujunya.
Menjadi menarik hasil te- muan riset Founding Fathers House (FFH) dan Surabaya Survey Center (SSC) bahwa mayoritas publik tidak setuju menjadikan isu SARA seba- gai amunisi dalam kontestasi politik pilkada, pilgub, dan pilpres. Sebuah temuan yang kian menegaskan masyara- kat yang semakin dewasa dalam melihat peristiwa poli- tik lengkap dengan dinamika yang mengitarinya.***(Sumber:- Media Indonesia)
Penulis adalah Rektor IAILM Suryalaya Tasikma- laya dan Ketua Lakpesdam PWNU Jawa Barat
Asep Salahudin
Otsus Papua, Mau ke Mana?
STATUS otonomi khusus bagi Papua telah berjalan 20 tahun. Namun, tujuan utama dari pemberlakuan otonomi khusus, yaitu me- ningkatkan kesejahteraan, mewujudkan rasa keadilan, dan memenuhi hak asasi manusia, itu belumlah tercapai. Itu tampak dari 28 kabupaten di Papua, 22 kabupaten masuk kategori tertinggal.
E M E N T A R A itu, di Papua Barat, dari 12 kabupaten, 8 ka- bupaten masih daerah tertinggal. Jumlah penduduk miskin tetap di atas 20% dari populasi. Di sisi lain, indeks pemban- gunan manusia (IPM) di kabupaten-kabupaten Pa- pua dan Papua Barat dalam 20 tahun ini tidak pernah mencapai angka 70. Jika di rata-rata, IPM antarkabupa- ten hanya berkisar di angka 50. Bahkan, ada kabupaten dengan IPM sedikit di atas angka 30.
Jumlah guru juga san- gat kurang. Dibutuhkan hampir 19 ribu guru un- tuk meningkat rasio guru dengan anak usia sekolah yang ada. Sementara itu, peristiwa kekerasan terus terjadi. Setelah pembunuhan terhadap 20 pekerja konst- ruksi jembatan di Ndunga, Desember 2018, yang diduga dilakukan kelompok bersen- jata sampai kini kekerasan terus berlanjut. Selama 2020 sampai pertengahan 2021 sekurang-kurangnya telah jatuh korban jiwa 40 orang, terdiri dari warga biasa, apa- rat negara, serta kelompok bersenjata. Terbunuhnya Pendeta Yeremia Zanam- bani atau Brigjen I Gusti Putu Danny N ialah realitas kerasnya. Akibat dari belum
tercapainya ketiga tujuan utama itu, konflik politik terus mencuat.
Bahkan, pecah ke dalam laga senjata. Korban jiwa dan benda telah berjatuhan dengan jumlahnya yang tidak sedikit. Korban bisa berasal dari rakyat biasa, kelompok pemegang sen- jata, dan aparatur negara.
Dalam situasi seperti itu, pemerintah mengambil dua kebijakan yang mendasar, yaitu merevisi UU Otonomi Khusus bagi Papua dan mengumumkan kelom- pok-kelompok perlawanan di Papua ialah teroris. Akan- kah kedua langkah itu bisa sejalan dan berhasil? Seper- tinya sulit. Hal itu tampak dari tidak signifikannya upaya pemerintah dalam merevisi UU Otsus. Jika ba- caan perintah bahwa perma- salahan-permasalahan yang kini muncul di Papua akibat dari kurang memadainya UU Otsus, revisinya harus bersifat mayor, bukan mi- nor. Sayangnya, revisi yang kini direncanakan pemerin- tah dan DPR masih terlalu minor, yaitu hanya merevisi kelanjutan pemberian dana otsus dan prosedur peme- karan provinsi.
Dana otsus yang pada 2021 ini akan menyusut menjadi 1%, yang semula 2% dari DAU nasional, kini hendak direvisi pemerintah
S
waktu, UU Otsus hasil revisi perlu memasukkan norma yang memberikan kewe- nangan kepada kabupaten, dalam kerangka otonomi khusus. Sejalan dengan itu, penguatan dan peningkatan kapasitas pemerintahan ka- bupaten di Papua dan Papua Barat harus ditingkatkan.
Langkah-langkah itu semua sejalan dengan upaya untuk memenuhi HAM dalam rumpun permenungan dan perlindungan hak sosial ekonomi, sosial dan budaya sebagai mana amanat dari UU No 11/2005.
MINIMALKAN KEKE- RASAN
Kekerasan ialah realitas sosial yang nyata di Papua.
Korbannya sudah banyak.
Revisi UU Otsus Papua sekarang ini ketika diimple- mentasikan harus mampu meminimalkan kekerasan sesegera mungkin. Dengan kata lain, jika selama 20 tahun UU Otsus telah ber- jalan belum mampu menjadi instrumen untuk menghen- tikan kekerasan, hasil revisi harus bisa menghentikan kekerasan. Tidak diperlukan 20 tahun lagi untuk meng- hentikan kekerasan-keke- rasan. Semua pihak perlu menunjukkan komitmen pada tujuan dari UU Otsus Papua itu, yaitu menghen- tikan kekerasan. Tanpa komitmen yang kuat dari semua unsur kenegaraan, upaya revisi kali ini akan terjerembap pada kubangan masalah yang sama. Oleh karena itu, membuka ruang komunikasi dengan semua komponen masyarakat Pa- pua dibutuhkan saat ini supaya ada rasa memiliki dari berbagai kalangan di Papua dan Jakarta atas UU Otsus hasil revisi tersebut.
Semoga.***(Sumber:Media Indonesia)
Penulis adalah Ketua Tim Papua dan Wakil Ketua Komnas HAM
dan DPR menjadi 2,25%
dari DAU nasional dan ber- laku 20 tahun ke depan.
Dari 2,25% itu, dalam UU hasil revisi akan diatur 1%
ditansfer langsung ke pro- vinsi, sementara 1,25% akan dikelola dan dikendalikan pemerintah. Sementara itu, mengenai prosedur peme- karan provinsi, pemerintah memasukkan kewenangan pemekaran ada di tangan pemerintah, selain dengan persetujuan DPR Papua dan Majelis Rakyat Papua.
Artinya, jika revisi berjalan mulus, pemerintah bisa me- mekarkan provinsi di Papua berdasarkan pertimbangan strategis pemerintah sendiri.
Dengan menilik dua renca- na pokok revisi UU Otsus Papua yang disodorkan pemerintah ke DPR, seca- ra tidak langsung tampak pemerintah berniat mem- perbesar kewenangan dan memperlebar jangkauannya.
DUA FOKUS
Dari perspektif hak asas manusia, agar revisi UU Otsus mampu menjawab permasalahan yang lebih nyata, ada dua fokus yang perlu diambil DPR dari usul-usul pemerintah ter- sebut. Fokus pertama, pada upaya mentransformasikan konflik menjadi keadaan perdamaian. Hal itu senapas dengan tujuan fi losofi s otsus (asimetris otonomi). Lang- kahnya ialah memperbarui norma-norma penyelesai- an pelanggaran hak asasi manusia dan memastikan proses pelembagaannya.
Untuk langkah ini, pem- bentukan komisi pengung- kapan kebenaran pelang- garan HAM di masa lalu, pendirian pengadilan HAM di Papua, dan pembentukan perwakilan Komnas HAM di setiap provinsi. Di lain sisi, dalam rangka men- transformasikan konflik, instrumen politik juga perlu dilembagakan menjadi lebih
jelas dan operasional. Seper- ti penguatan dan pemberian kewenangan yang lebih jelas serta terukur kepada Majelis Rakyat Papua. Selain itu memastikan bahwa parpol lokal yang diamanatkan UU Otsus sejak 2001, dalam revisi saat ini, perlu ada ke- pastian tata cara pembentu- kannya. Dengan adanya ke- pastian, aktor-aktor politik bisa menempuh jalan partai lokal itu untuk menyalur- kan aspirasi politiknya via pemilu. Hal-hal itu dalam kacamata HAM bisa dikata- kan sebagai langkah-lang- kah untuk melindungi dan memenuhi hak-hal sipil dan politik di Papua.
Langkah itu pun sejalan dengan UU No 12/2005 ten- tang Hak-Hak Sipil dan Poli- tik. Fokus kedua, mengarah ke pemenuhan hak-hak so- sial, ekonomi, dan budaya, sebagaimana dimaksud UU No 12/2005. Melalui per- spektif itu, penggunaan dan pengelolaan dana otsus yang akan menjadi 2,25%
harus diarahkan ke bebe- rapa tujuan perioritas dan agenda strategis. Hal itu guna memastikan adanya jaminan keberpihakan, pem- berdayaan, dan perlindun- gan bagi orang asli Papua.
Tujuan-tujuan itu ialah mengatasi malanutrisi dan stunting pada anak-anak.
Peningkatan pelayanan bagi ibu hamil, melahirkan, dan menyusui. Perbaikan dan penambahan sarana dan prasarana pendidikan dasar dan menengah, serta pen- ambahan guru. Perbaikan dan penambahan tenaga kesehatan, obat-obatan, dan fasilitas kesehatan yang menjangkau orang asli Pa- pua. Program dari tujuan itu harus menyasar kabupa- ten-kabupaten di pedalaman yang konsentrasi penduduk orang asli Papua-nya terba- nyak.
Agar tujuan itu bisa ber- jalan tepat sasaran dan tepat Amiruddin al-Rahab
RABU, 23 JUNI 2021
6 WARTA SULTENG SULTENG RAYA
Kedatangan mereka untuk menagih janji Pemerintah Daerah (Pemda) setempat agar mengalirkan air bersih ke daerah mereka.
Salah seorang warga Ku- lolu, Kalbi menjelaskan, Dusun Kulolu terletak di pesisir pantai dan dihuni sebanyak 140 kepala ke- luarga (KK). Masyarakat mulai tinggal di wilayah tersebut sejak tahun 1961 hingga sekarang, tetapi sam- pai sekarang belum juga ada perhatian pemerintah untuk mengalirkan air bersih di dusun tersebut.
Untuk memperoleh air
bersih, masyarakat harus menempuh jarak sejauh tiga kilometer atau dengan me- mesan air seharga Rp50 ribu rupiah per 1.000 liternya.
Padahal, Dusun Kulolu su- dah 60 tahun dihuni masy- arakat, mirisnya sampai sekarang masih sulit untuk mendapatkan air bersih.
Lanjutnya, kedatangan warga untuk meminta pe- merintah daerah agar mem- berikan hak mereka sebagai warga Negera Indonesia, sebagaimana yang tertuang pada Undang-Undang No- mor 17 tentang sumber daya air bersih, pasal 5 sampai
SALAH seorang warga Kulolu, Kalbi menyampaikan aspirasinya dihadapan sejumlah pegawai Dinas PU Donggala, Selasa (22/6/2021). FOTO: IST
Warga Kulolu Tagih Janji Pemda Salurkan Air Bersih
SULTENG RAYA – Puluhan warga Dusun Kulolo, Kelurahan Ganti, Kecamatan Bana- wa, Kabupaten Donggala, kembali meng- gelar aksi massa dengan mendatangi Dinas Pengerjaan Umum (PU) Kabupaten Dongga- la, Selasa (22/6/2021).
8 bahwa negara menjamin hak rakyat atas air guna me- menuhi kebutuhan pokok, minimal sehari-hari bagi kehidupan yang sehat dan bersih dengan jumlah yang cukup, kualitasnya baik, aman serta terjaga keber- langsungannya.
“Sudah 61 tahun kami me- rasakan penderitaan sulit- nya mendapatkan air bersih.
Padahal UU Nomor 17 su- dah sangat jelas menegaskan bahwa negara menjamin hak air bersih atas rakyat. Kami sudah bosan dijanji, sebe- lumnya kami juga sudah melakukan aksi yang sama pada tanggal 22 April 2021 lalu, tapi kami juga hanya mendapat janji-janji,” ucap- nya, Selasa (22/6/2021).
Sementara, Sekretaris Dinas Pengerjaan Umum Donggala, Reynold men- jelaskan, pihaknya sudah meninjau langsung Dusun Kulolu. Berdasarkan hasil tinjauan tim teknis ternyata
yang menjadi persoalan di Dusun Kulolu adalah pompa air. “Jadi kami su- dah turun lapangan, per- soalannya terletak daripada pompa air, dan kita sudah bersepakat untuk mengang- garkannya di bulan Agustus pada pembahasan anggaran perubahan. Karena, masa- lah ini muncul ketika DPA sudah terbit, jadi kita ber- sepakat kita terbitkan di
DPA perubahan, jadi tinggal menunggu waktu saja,”
ucapnya.
Berdasarkan estimasi dari tim teknis kata dia, butuh anggaran sekitar Rp500 juta untuk mengadakan me- sin pompa air. Olehnya, ia meminta agar masyarakat bersabar karena pembiayaan tersebut akan dimasukkan pada pembahasan anggaran nantinya. ADK
SULTENG RAYA – Fraksi Partai Demokrat DPRD Morowali mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) setem- pat untuk segera menunaikan janji Rp200 juta tiap desa.
Pasalnya, menjelang tiga tahun pemerintahan TA- HAJUD berjalan, program ini belum juga terealisasi, padahal program itu telah dinantikan masyarakat sejak tahun pertama usai Taslim-Najamudin (TAHAJUD) dilantik.
Program tersebut sebenarnya diharapkan mampu menyelamatkan pelaku UMKM di tengah badai pandemi COVID-19. "Dibutuhkan keseriusan pemerintah untuk segera merealisasikan janji terkait program ini, jika ti- dak segera direalisasikan dikhawatirkan bakal semakin memperparah sirkulasi ekonomi masyarakat kecil," ujar Wakil Ketua I DPRD Morowali, Syarifudin Hafi d kepada Sulteng Raya, Selasa (22/6/2021).
Sebagai partai yang konsen memperjuangkan hak-hak dasar rakyat lanjut Syarifudin, Demokrat Morowali terus mengawal hal itu. "Olehnya itu, pada rapat paripurna penyampaian nota keuangan pertanggungjawaban APBD yang dilaksanakan pada tanggal 15 Juni 2021 baru-baru ini, Fraksi Demokrat dengan tegas mendesak pemerintah untuk segera merealisasikan program ini, sehingga tidak ada kesan mengulur-ulur janji politik, apalagi di masa pandemi seperti saat ini," tegasnya. BMG
Demokrat Desak Pemda Morowali Tunaikan Janji
Rp200 Juta Tiap Desa
SULTENG RAYA – Ketua DPRD Kabupaten Dong- gala, Takwin menskorsing sidang paripurna interpe- lasi soal Teknologi Tepat Guna (TTG) hingga 25 Juni 2021 mendatang. Skorsing sidang dilakukan karena Bupati Donggala, Kasman Lassa mangkir (tidak hadir) dalam sidang paripurna yang dilaksanakan pada Selasa (22/6/2021) kemarin.
Ketua DPRD Dongga- la, Takwin menjelaskan, Bupati Donggala tidak bisa menghadiri paripurna ka- rena sedang menghadiri kegiatan lain, serta sedang mempersiapkan jawaban-ja- waban yang disampaikan oleh DPRD Donggala.
“Saudara Bupati Dong- gala pada kesempatan kali ini tidak bisa menghadiri paripurna dikarenakan ma- sih mempersiapkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh DPRD Kabupaten Donggala,” kata Takwin. Untuk itu, ber- dasarkan saran dan masu- kan dari fraksi-fraksi yang ada di DPRD Kabupaten
Donggala, maka rapat pari- purna interpelasi diskrosing sampai pada Jumat 25 Juni 2021 mendatang. Olehnya, pihaknya meminta agar sekretariat DPRD bisa segera menyurat ke Bupati agar bisa menghadiri paripurna.
“Setelah ini saya minta ke- pada sekretariat tidak adala- gi urusan menyampaikan ke Pemda, tetapi kita sebagai lembaga menyurat secara resmi tidak usah lobi-me- lobi, karena selama ini juga saudara Bupati Donggala dalam mengambil kepu- tusan juga tidak meminta persetujuan dengan DPRD,”
ucapnya.
Sementara, Ketua Fraksi Nasdem DPRD Donggala, Moh Taufi k menyayangkan, sikap bupati yang tidak hadir dalam paripurna ter- sebut. Padahal, penggunaan hak interpelasi DPRD diatur dalam udang-undang.
“Olehnya seharusnya bupati lebih memprioritas- kan untuk hadir di paripur- na ini, karena ada perintah undang-undang didalam- nya,” ucapnya. ADK
SULTENG RAYA - Ka- wasan industri PT Indo- nesia Morowali Industrial Park (IMIP) mendapat kun- jungan rombongan Lem- baga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lem- hannas RI) dalam rangka studi lapangan isu strategis nasional (SLISN) PPRA LXII tahun 2021, Selasa (22/6/2021).
Kunjungan tersebut ber- kaitan dengan posisi ka- wasan industri PT IMIP yang masuk dalam prospek program objek vital nasio- nal (Obvitnas).
Gubernur Lemhannas RI, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo yang diwakili Ma- yjen TNI Fajar Setyawan mengatakan, studi lapan- gan isu strategis nasional yang dilakukan oleh para peserta PPRA LXII tahun 2021 ini merupakan pe- ningkatan kapasitas para kader pemimpin-pemim- pin nasional terhadap isu- isu strategis nasional.
Apalagi kata Mayjen TNI Fajar Setyawan, posisi ka- wasan industri PT IMIP sebagai Obvitnas tentunya sangat menunjang program ini. "Kehadiran peserta PPRA LXII tahun 2021 di PT IMIP ini, sebagai bentuk peningkatan pemahaman terhadap isu-isu strategis nasional yang sangat dibu- tuhkan oleh para kader, se- hingga para kader memiliki kemampuan berpikir yang komprehensif, holistik dan integral, terhadap isu-isu strategis yang berkembang dan prospek objek vital na- sional, potensi budaya dan produk unggulan daerah dalam rangka membantu pembangunan nasional,"
katanya saat melakukan audiensi bersama dengan manajemen PT IMIP, di ruang meeting kantor PT IMIP.
Ditambahkannya, para peserta juga akan menggali beragam informasi yang berkaitan manfaat dan se- berapa besar dukungan iklim investasi di kawasan industri PT IMIP terhadap pembangunan di Moro- wali, dan seberapa besar pengaruh iklim investasi di kawasan industri PT IMIP atas peningkatan ekonomi masyarakat dan daerah
di Morowali dan Indo- nesia secara luas. "Kami berharap, manajemen PT IMIP yang hadir hari ini memberikan gambaran kepada kami tentang pen- garuh iklim investasi di kawasan industri PT IMIP atas peningkatan ekonomi masyarakat dan daerah tentunya," jelas Mayjen TNI Fajar Setyawan.
Di tempat yang sama, Direktur Operasional PT IMIP, Irsan Widjaja men- gatakan, para investor yang telah mempercayakan in- vestasi mereka kepada kawasan industri ini, ten- tunya juga berharap ada sebuah jaminan keamanan dari pemerintah agar mere- ka bisa nyaman berinvesta- si di daerah ini.
Peran ini kata dia, tentu saja diharapkan semua pi- hak dapat terlibat termasuk di dalamnya lembaga ne- gara seperti Lemhannas RI ini. "Pada prinsipnya kita sebagai entrepreneur ber- harap hal-hal yang berkai- tan dengan iklim investasi bisa mendapat kajian yang lebih kompleks dari lem- baga negara, kami punya kendala apa, ada persoalan apa, sebenarnya tidak lain tidak bukan supaya kami ini aman dan nyaman be- rinvestasi, bekerja untuk daerah dan negara ini,"
ujarnya. Perlu diketahui kata Irsan Widjaja, kebera- daan investasi di kawasan industri PT IMIP ini, ba- nyak memberikan efek domino bagi kemajuan dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Morowali, dan Indonesia secara kompleks.
"Bukan hanya menyangkut pendapatan pajak daer- ah dan pendapatan pajak negara semata, ekonomi masyarakat sekitar juga ikut meningkat dengan keberadaan puluhan ribu orang yang bekerja di ka- wasan industri ini," te- gasnya. Usai melakukan audiensi, para rombongan studi lapangan isu strategis nasional (SLISN) PPRA LXII tahun 2021, kemudi- an melakukan kunjungan lapangan untuk melihat secara langsung rantai produksi yang terjadi di kawasan industri PT IMIP.
BMG
FOTO: IST