• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA NOMOR 283/PER-DJPB/2021 TENTANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA NOMOR 283/PER-DJPB/2021 TENTANG"

Copied!
46
0
0

Teks penuh

(1)

Paraf

PERATURAN

DIREKTUR JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA NOMOR 283/PER-DJPB/2021

TENTANG

PETUNJUK TEKNIS PEMBANGUNAN KAMPUNG PERIKANAN BUDIDAYA BANDENG DI KABUPATEN GRESIK

TAHUN ANGGARAN 2022

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DIREKTUR JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA

Kasubdit P

Menimbang : a. bahwa telah ditetapkan Kabupaten Gresik sebagai lokasi kampung perikanan budidaya bandeng melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 64 Tahun 2021 tentang Kampung Perikanan Budidaya, perlu adanya pembangunan kampung perikanan budidaya bandeng di Kabupaten Gresik Tahun Anggaran 2022;

b. bahwa sebagai tindak lanjut dari Pasal 15 Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2/PERMEN- KP/2021 tentang Penyaluran Bantuan Pemerintah di Kementerian Kelautan dan Perikanan, perlu disusun petunjuk teknis pembangunan kampung perikanan budidaya bandeng di Kabupaten Gresik Tahun Anggaran 2022;

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan b, perlu menetapkan Peraturan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya tentang Petunjuk Teknis Pembangunan Kampung Perikanan Budidaya Bandeng di Kabupaten Gresik Tahun Anggaran 2022;

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA

JALAN MEDAN MERDEKA TIMUR NOMOR 16 JAKARTA 10110 KOTAK POS 4130 JKP 10041

TELEPON (021) 3519070 (LACAK), FAKSIMILE (021) 3514772 LAMAN www.kkp.go.id

(2)

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 118, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4433) sebagaimana telah diubah dengan Undang- Undang Nomor 45 Tahun 2009 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 154, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5073);

2. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudi Daya Ikan, dan Petambak Garam (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5870);

3. Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2017 tentang Pembudidayaan Ikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 166);

4. Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2015 tentang Kementerian Kelautan dan Perikanan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 111), sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2015 tentang Kementerian Kelautan dan Perikanan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 5);

5. Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 33), sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 63);

6. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168/PMK.05/2015 tentang Mekanisme Pelaksanaan Anggaran Bantuan Pemerintah pada Kementerian Negara/Lembaga (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 1340),

(3)

sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 173/PMK.05/2016 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 168/PMK.05/2015 tentang Mekanisme Pelaksanaan Anggaran Bantuan Pemerintah pada Kementerian Negara/Lembaga (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 1746);

7. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 48/PERMEN-KP/2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan;

8. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 62/PERMEN-KP/2020 tentang Pembentukan Produk Hukum di Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 1665);

9. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 67/PERMEN-KP/2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Perikanan Budidaya (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 1688), sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 32 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 67/PERMEN-KP/2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Perikanan Budidaya (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 967);

10. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2/PERMEN-KP/2021 tentang Penyaluran Bantuan Pemerintah di Kementerian Kelautan dan Perikanan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 20).

11. Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 64 Tahun 2021 tentang Kampung Perikanan Budidaya;

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA TENTANG PETUNJUK TEKNIS PEMBANGUNAN KAMPUNG PERIKANAN BUDIDAYA BANDENG DI KABUPATEN GRESIK TAHUN ANGGARAN 2022.

(4)

Pasal 1

Petunjuk Teknis Pembangunan Kampung Perikanan Budidaya Bandeng di Kabupaten Gresik Tahun Anggaran 2022 dipergunakan sebagai acuan dalam rangka melaksanakan pembangunan kampung perikanan budidaya bandeng di Kabupaten Gresik.

Pasal 2

Petunjuk teknis Pembangunan Kampung Perikanan Budidaya Bandeng Di Kabupaten Gresik Tahun Anggaran 2022 sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 tercantum dalam Lampiran I dan II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Direktur Jenderal ini.

Pasal 3

Peraturan Direktur Jenderal ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta

pada tanggal 1 November 2021

DIREKTUR JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA,

ttd.

TB.HAERU RAHAYU

Salinan sesuai dengan aslinya

Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya,

Gemi Triastutik

(5)

LAMPIRAN I

PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA

NOMOR 283/PER-DJPB/2021 TENTANG

PETUNJUK TEKNIS PEMBANGUNAN KAMPUNG PERIKANAN BUDIDAYA BANDENG DI KABUPATEN GRESIK TAHUN ANGGARAN 2022

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pengembangan kawasan perikanan budidaya dengan nilai ekonomi yang tinggi menjadi sasaran Kementerian Kelautan dan Perikanan terutama terhadap komoditas berbasis kearifan lokal. Komoditas perikanan ini memiliki potensi ekonomi yang tinggi karena memiliki nilai jual dan pasar yang baik, bahkan di beberapa daerah turut mempengaruhi tingkat inflasi di daerah tersebut. Pembangunan kawasan dalam bentuk kampung bandeng ini didesain sebagai satu zona ekonomi terpadu yang turut melibatkan masyarakat pembudidaya sehingga dapat berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat di daerah maupun nasional.

Kegiatan pengembangan Kampung Bandeng adalah satu dari tiga program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia pada periode tahun 2021-2024. Pengembangan kampung ini ditargetkan turut serta dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi masyarakat harian, mengurangi stunting, dan meningkatkan perekonomian.

Agar implementasi pelaksanaan kegiatan tersebut dapat berjalan secara efektif dan optimal sesuai dengan target, maka perlu disusun Petunjuk Teknis Pembangunan Kampung Perikanan Budidaya Bandeng di Kabupaten Gresik Tahun Anggaran 2022.

B. Tujuan

1. Pembangunan Kampung Perikanan Budidaya Bandeng

Tujuan pelaksanaan pembangunan kampung perikanan budidaya bandeng di Kabupaten Gresik ini adalah untuk:

(6)

a. mendukung peningkatan produksi bandeng;

b. meningkatkan kapasitas kelembagaan Pokdakan; dan c. mendorong skala usaha pembudidaya bandeng.

Sasaran pembangunan kampung perikanan budidaya bandeng di Kabupaten Gresik ini adalah kawasan budidaya dan kelompok pembudidaya ikan bandeng di Kabupaten Gresik.

Indikator keberhasilan pembangunan kampung perikanan budidaya bandeng di Kabupaten Gresik ini adalah terwujudnya pembangunan kampung perikanan budidaya bandeng dan meningkatnya produksi dan produktivitas bandeng di Kabupaten Gresik.

2. Bantuan Pemerintah Kampung Perikanan Budidaya

Tujuan pemberian bantuan pemerintah kampung perikanan budidaya bandeng di Kabupaten Gresik adalah tersalurkannya bantuan sarana prasarana perbenihan 2 paket, excavator 1 unit, kincir air 125 unit, pompa air 25 unit, mesin pakan terapung dan bahan baku pakan 2 unit, serta peralatan laboratorium kesehatan ikan dan lingkungan 1 unit.

Sasaran dari kegiatan ini adalah kelompok pembudidaya ikan bandeng yang memenuhi persyaratan.

Indikator keberhasilan pelaksanaan kegiatan adalah tersalurkannya bantuan sarana dan prasarana di Kabupaten Gresik.

C. Pengertian

Dalam Petunjuk Teknis ini, yang dimaksud dengan:

1. Kampung Perikanan Budidaya adalah suatu kawasan yang berbasis komoditas unggulan dan/atau komoditas lokal dengan menyinergikan berbagai potensi untuk mendorong berkembangnya usaha pembudidayaan ikan yang berdaya saing dan berkelanjutan, menjaga kelestarian sumber daya ikan, serta digerakkan oleh masyakarat, sehingga mampu menjamin produksi yang berkelanjutan dan terjadwal.

2. Bantuan Pemerintah adalah bantuan yang tidak memenuhi kriteria bantuan sosial yang diberikan oleh Pemerintah kepada perseorangan, kelompok masyarakat, atau lembaga pemerintah/non pemerintah.

3. Kelompok Masyarakat adalah kumpulan orang yang terorganisasi yang mempunyai pengurus dan aturan-aturan dalam organisasi kelompok

(7)

yang secara langsung melakukan kegiatan dalam suatu usaha bersama di bidang kelautan dan perikanan.

4. Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya adalah unit kerja eselon I pada Kementerian Kelautan dan Perikanan yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan di bidang pengelolaan perikanan budidaya.

5. Direktorat Perbenihan adalah unit kerja eselon II pada Direktorat Jenderal yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan program peningkatan perbenihan ikan air tawar, ikan air payau, dan ikan laut.

6. Direktorat Produksi dan Usaha Budidaya adalah unit kerja eselon II pada Direktorat Jenderal yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan program peningkatan produksi dan usaha budidaya.

7. Direktorat Pakan dan Obat Ikan adalah unit kerja eselon II pada Direktorat Jenderal yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan program pengelolaan pakan dan obat ikan.

8. Direktorat Kawasan dan Kesehatan Ikan adalah unit kerja eselon II pada Direktorat Jenderal yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan program pengelolaan kawasan dan kesehatan ikan.

9. Dinas Provinsi adalah satuan kerja perangkat daerah di Provinsi yang membidangi urusan kelautan dan perikanan.

10. Dinas Kabupaten/Kota adalah satuan kerja daerah di Kabupaten/Kota yang membidangi urusan kelautan dan perikanan.

11. Penyuluh Perikanan adalah Penyuluh Perikanan Pegawai Aparatur Sipil Negara dan Penyuluh Perikanan Bantu.

12. Tim Pelaksana adalah tim yang bertugas melaksanakan pelaksanaan penyaluran Bantuan Pemerintah di tingkat pusat/unit pelaksana teknis yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Perikanan Budidaya/Kepala Balai Unit Pelaksana Teknis.

13. Pembudi Daya Ikan adalah orang yang mata pencahariannya melakukan pembudidayaan ikan.

(8)

BAB II

KAMPUNG PERIKANAN BUDIDAYA BANDENG

A. Konsepsi Kampung Perikanan Budidaya

Konsep pembangunan kampung perikanan budidaya adalah membangun kawasan perikanan budidaya terpadu berbasis komoditas unggulan dan komoditas kearifan lokal suatu wilayah yang dilaksanakan dengan menyinergikan berbagai potensi untuk mendorong berkembangnya sistem dan usaha perikanan budidaya yang berdaya saing dan berkelanjutan, serta digerakkan oleh masyarakat sehingga mampu menjamin produksi yang berkelanjutan dan terjadwal.

Kampung Perikanan Budidaya diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan pembudidaya ikan dalam rangka pengentasan kemiskinan.

Selain itu pengembangan kampung perikanan budidaya tidak hanya untuk menyokong pertumbuhan ekonomi masyarakat, tapi juga untuk menjaga komoditas perikanan lokal dari eksploitasi berlebih dan kepunahan.

Tujuan pembangunan kampung perikanan budidaya ini adalah mewujudkan kegiatan pembangunan Kampung Perikanan Budidaya yang terhubung dengan sarana budidaya dan prasarana pendukung, Pelaku Usaha, dan mekanisme pasar, meningkatkan produksi perikanan budidaya, meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan Pembudi Daya Ikan, dan meningkatkan partisipasi masyarakat lokal.

B. Kegiatan di Kampung Perikanan Budidaya Bandeng

Untuk tercapainya tujuan pembangunan kampung perikanan budidaya bandeng maka dilakukan beberapa kegiatan di tahun anggaran 2022 sebagai berikut:

1. penyaluran bantuan sarana dan prasarana budidaya bandeng kepada Pembudidaya Ikan di Kabupaten Gresik, meliputi sarana prasarana perbenihan, excavator, kincir air, pompa air, mesin pakan terapung dan bahan baku pakan, serta peralatan laboratorium kesehatan ikan dan lingkungan; dan

2. pembinaan dan pendampingan teknis perikanan budidaya.

C. Kampung Bandeng

Keputusan Menteri Kelautan Nomor 64 Tahun 2021 tentang Kampung Perikanan Budidaya, telah menetapkan Kabupaten Gresik sebagai lokasi

(9)

pembangunan kampung perikanan budidaya dengan komoditas bandeng.

Pemilihan Kabupaten Gresik sebagai Kampung Perikanan Budidaya Bandeng tidak terlepas dari analisis data statistik yang menyatakan bahwa Kabupaten Gresik merupakan salah satu penyumbang atau produsen ikan bandeng di Indonesia. Volume produksi Ikan Bandeng pada tahun 2020 tercatat sebesar 87.119 ton dari total produksi Perikanan Budidaya sebesar 138.578 ton atau mencapai 62,87%. Adapun total luas Tambak di Kabupaten Gresik ± 28.000 ha, dimana Gresik menyumbang 40% dari total luas hamparan tambak di Jawa Timur.

Klasterisasi berbasis komoditas unggulan seperti bandeng akan lebih efektif dalam mempercepat pergerakan ekonomi lokal dan daerah. Apalagi, kawasan ini pada awalnya tumbuh atas inisiatif swadaya dari masyarakat secara mandiri. Oleh karena itu, dalam memenuhi peluang pasar ke depan, pencanangan kampung ikan bandeng ini menjadi langkah strategis, dari sisi teknis dan ekonomi bandeng memiliki berbagai keunggulan.

Pemilihan komoditas ikan unggulan lokal menjadi penting sebagai penggerak ekonomi suatu wilayah melalui peningkatan usaha perikanan.

Teknologi budidaya bandeng di Gresik masih sangat sederhana, pembudidaya masih mengandalkan pakan alami. Selain itu, lokasi budidaya masih terpencar dan merupakan unit usaha skala kecil yang belum terintegrasi. Untuk itu perlu dibangun kawasan terpadu dengan melibatkan seluruh sektor terkait untuk pengembangan teknologi dan peningkatan kapasitas lembaga sehingga dapat menjadi kekuatan ekonomi bagi masyarakat pembudidaya dan sekitarnya.

D. Pengelolaan/Kelembagaan Kampung Perikanan Budidaya Bandeng 1. Pembudidaya

Kegiatan budidaya dilakukan oleh masyarakat di lahan miliknya atau di lahan milik Pemerintah.

2. Manajemen Kampung Perikanan Budidaya

Pengelola: kerjasama kelompok masyarakat dan pemerintah (manajemen kolaborasi)

3. Kegiatan Hulu dan Hilir Pendukung

a) Unit pembenihan dan pabrik pakan dapat dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT)/Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD)/

Badan Layanan Umum (BLU)/Masyarakat;

b) Unit pengolahan (processing) kegiatannya dilaksanakan secara professional;

(10)

c) Penerapan sertifikasi mutu (Quality Assurance) dan pengembangan laboratoriun uji dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT); dan d) Kemitraan Usaha.

Pembangunan kampung bandeng harus mendapat dukungan dari berbagai aspek, antara lain:

1. partisipasi masyarakat yang ada di kawasan kampung bandeng; dan 2. pelayanan dan bantuan teknis dari pemerintah melalui

pengembangan sarana prasarana produksi yang dihasilkan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di lokasi kampung bandeng.

Melalui pembangunan kampung-kampung perikanan budidaya yang sesuai potensinya diharapkan akan tercipta lapangan pekerjaan, peningkatan pendapatan masyarakat dan berdampak baik langsung maupun tidak langsung terhadap pereknomian regional daerah.

(11)

BAB III

PEMBERI, BENTUK, RINCIAN JUMLAH, PERSYARATAN PENERIMA, TATA KELOLA DAN PENYALURAN BANTUAN PEMERINTAH

A. Pemberi Bantuan

Pemberi Bantuan Pemerintah kampung perikanan budidaya bandeng tahun anggaran 2022 adalah satuan kerja:

1. Direktorat Perbenihan;

2. Direktorat Kawasan dan Kesehatan Ikan;

3. Direktorat Produksi dan Usaha Budidaya;

4. Direktorat Pakan dan Obat Ikan; dan

5. Balai Pemeriksaan Penyakit Ikan dan Lingkungan Serang.

B. Bentuk dan Rincian Jumlah Bantuan

Jenis Bantuan Pemerintah yang diberikan dalam bentuk barang yaitu bantuan sarana dan prasarana, diuraikan sebagaimana tercantum pada Tabel 1.

Tabel 1. Bentuk dan Jumlah Bantuan Pemerintah

No. Bentuk bantuan Jumlah Pemberi Bantuan 1. Sarana Prasarana Perbenihan 2 paket Direktorat Perbenihan 2. Excavator 1 unit Direktorat Kawasan dan

Kesehatan Ikan

3. Kincir air 125 unit Direktorat Kawasan dan Kesehatan Ikan

4. Pompa air 25 unit Direktorat Produksi dan Usaha Budidaya

5. Mesin pakan terapung dan

bahan baku pakan 2 unit Direktorat Pakan dan Obat Ikan

6. Peralatan laboratorium kesehatan ikan dan lingkungan

1 unit Balai Pemeriksaan Penyakit Ikan dan Lingkungan Serang

Spesifikasi Bantuan Pemerintah:

1. Bantuan Sarana Prasarana Perbenihan.

Bentuk bantuan sebagaimana tercantum pada Tabel 2.

Tabel 2. Bentuk bantuan sarana prasarana perbenihan

No. Bentuk Bantuan Volume Satuan

1. Benih 2.500.000 ekor

(12)

No. Bentuk Bantuan Volume Satuan

2. Pipa PVC 5 lonjor

3. Pipa Spiral 5 lonjor

4. Bambu 50 lonjor

5. Jasa Pembuatan dan instalasi

sumur bor 5 unit

6. Waring hitam 3 roll

7. Waring hijau 3 roll

8. Plastik panen 5 roll

9. Tabung Oksigen 2 unit

10. Ember 20 pcs

11. Seser Besar 5 pcs

12. Seser kecil 5 pcs

2. Bantuan Excavator

Bentuk bantuan berupa barang yaitu excavator. Spesifikasi excavator adalah excavator standar. Untuk jenis excavator yang akan diadakan disesuaikan dengan pagu anggaran Tahun 2022.

3. Bantuan Kincir Air

Bentuk bantuan berupa barang yaitu kincir beserta kelengkapannya yaitu kabel, kontaktor/motor starter dan box panel.

Gambar 1. Kincir Air

4. Bantuan pompa air

Bentuk bantuan berupa barang yaitu pompa air. Untuk jenis pompa air yang akan diadakan disesuaikan dengan pagu anggaran Tahun 2022

Gambar 2. Pompa Air

(13)

5. Bantuan mesin pakan terapung dan bahan baku pakan ikan Rincian jumlah bantuan sebagaimana tercantum pada Tabel 3.

Tabel 3. Rincian Jumlah Bantuan Pemerintah (Per Paket)

No. Jenis Bantuan Rincian

1. Bahan Baku Pakan Ikan *)

a. tepung ikan (kg) 450 (empat ratus lima puluh) b. bungkil kedelai (kg) 500 (lima ratus)

c. vitamin premiks (kg) 5 (lima) d. minyak ikan (kg) 5 (lima) 2. Mesin pembuat Pakan Ikan

a. mesin penepung (unit) 1 (satu) b. mesin pencetak pakan

tenggelam atau apung (unit)

1 (satu)

Catatan :

*) Bahan baku lain yang digunakan dalam formulasi pembuatan pakan disediakan oleh penerima bantuan.

Spesifikasi Bantuan Pemerintah sebagai berikut:

1. Bahan Baku Pakan Ikan

Bahan Baku Pakan Ikan yang diserahkan kepada penerima bantuan terdiri dari :

a. tepung ikan, dengan spesifikasi sesuai SNI 2715:2013:

1) kadar protein minimal 50% (lima puluh persen);

2) kadar abu maksimal 30% (tiga puluh persen);

3) kadar air maksimal 12% (dua belas persen);

4) berbau khas tepung ikan; dan 5) tidak berjamur/busuk.

b. bungkil kedelai, dengan spesifikasi sesuai SNI 4227:2013:

1) kadar protein minimal 42% (empat puluh dua persen);

2) kadar air maksimal 13% (tiga belas persen); dan 3) tidak berjamur/busuk.

c. vitamin premiks dengan spesifikasi yaitu teregistrasi di Kementerian Kelautan dan Perikanan.

d. minyak ikan dengan spesifikasi yaitu teregistrasi di Kementerian Kelautan dan Perikanan.

(14)

Toleransi hasil pengujian analisis proksimat Bahan Baku Pakan Ikan yang diperbolehkan adalah ± 2% (kurang lebih dua persen). Nilai toleransi ini didasarkan pada perbedaan metode pengujian, teknisi laboratorium, dan peralatan yang dapat menyebabkan perbedaan hasil pengujian.

2. Mesin pembuat Pakan Ikan

Mesin pembuat Pakan Ikan yang menjadi Bantuan Pemerintah terdiri dari:

a. Mesin Penepung:

Spesifikasi mesin penepung dengan kapasitas minimal 200 kg/jam (dua ratus kilogram per jam) dan menggunakan mesin penggerak mesin diesel.

b. Mesin Pencetak Pakan Tenggelam:

Spesifikasi mesin pencetak pakan tenggelam dengan kapasitas minimal 100 kg/jam (seratus kilogram per jam) untuk mata cetak 3 mm (tiga milimeter) atau minimal 200 kg/jam (dua ratus kilogram per jam) untuk mata cetak 5 mm (lima milimeter) dan menggunakan mesin penggerak mesin diesel.

c. Mesin Pencetak Pakan Apung:

Spesifikasi mesin pencetak pakan apung dengan kapasitas minimal 30 kg/jam (tiga puluh kilogram per jam) untuk mata cetak 2 mm (dua milimeter) dan minimal 50 kg/jam (lima puluh kilogram per jam) untuk mata cetak 3 mm (tiga milimeter) dan menggunakan mesin penggerak mesin diesel.

Gambar 3. Mesin pakan dan bahan baku pakan

(15)

6. Peralatan laboratorium kesehatan ikan dan lingkungan

Bentuk bantuan berupa barang meliputi peralatan kualitas air. Untuk peralatan kualitas air yang akan diadakan disesuaikan dengan pagu anggaran Tahun 2022

C. Persyaratan Penerima Bantuan Pemerintah

Penerima Bantuan Pemerintah Kampung Perikanan Budidaya Bandeng Tahun Anggaran 2022 diberikan kepada Pembudidaya Ikan yang tergabung dalam Kelompok Masyarakat dan memenuhi persyaratan:

1. Persyaratan Administrasi:

a. terdaftar di laman satu data;

b. berbadan hukum atau terdaftar di Dinas Kabupaten/Kota;

c. tidak menerima bantuan sejenis pada tahun yang sama dari Kementerian lain dibuktikan dengan surat pernyataan yang ditandatangani oleh calon penerima dan diketahui oleh penyuluh/kepala desa/Dinas Kabupaten/Kota;

d. calon penerima bantuan bukan Kepala Desa, Perangkat Desa/Kelurahan, Aparatur Sipil Negara, pegawai BUMN/BUMD/TNI/POLRI, anggota legislatif, dan Penyuluh Perikanan;

e. ketua kelompok penerima bantuan menandatangani surat pernyataan bermaterai;

f. bersedia melaporkan kegiatan secara periodik;

g. bersedia menerapkan prinsip Cara Pembenihan Ikan yang Baik (CPIB) dan/atau Cara Budidaya Ikan yang baik (CBIB); dan

h. ketua/pemilik unit pembenihan penerima bantuan bersedia menandatangani Berita Acara Serah Terima (BAST) barang dari Kuasa Pengguna Barang (KPB).

2. Persyaratan Teknis:

a. ketua atau anggota kelompok memiliki sarana komunikasi;

b. sudah atau pernah melakukan kegiatan usaha budidaya (pembenihan/pembesaran) ikan;

c. memiliki lahan untuk kegiatan budidaya yang sesuai dengan rencana tata ruang dan/atau rencana zonasi;

d. lahan bebas konflik; dan

e. lokasi bebas banjir dan cemaran.

(16)

D. Tata Kelola Bantuan Pemerintah 1. Organisasi

Organisasi pelaksana Bantuan Pemerintah Kampung Perikanan Budidaya Bandeng Tahun Anggaran 2022 sebagai berikut:

a. Kuasa Pengguna Anggaran:

1) Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, mempunyai tugas:

a) menetapkan petunjuk teknis pembangunan kampung perikanan budidaya bandeng di Gresik tahun anggaran 2022;

b) menetapkan langkah-langkah strategis dalam rangka optimalisasi pelaksanaan program kegiatan; dan

c) mengesahkan penerima Bantuan Pemerintah.

2) Balai Pemeriksaan Penyakit Ikan dan Lingkungan Serang, mempunyai tugas:

a) menetapkan langkah-langkah strategis dalam rangka optimalisasi pelaksanaan program kegiatan; dan

b) mengesahkan penerima Bantuan Pemerintah.

b. Pejabat Pembuat Komitmen, mempunyai tugas:

1) mengusulkan Tim Pelaksana ke Kuasa Pengguna Anggaran (KPA);

2) menetapkan calon penerima Bantuan Pemerintah; dan 3) melakukan pelaksanaan pengadaan barang/jasa.

c. Tim Pelaksana, mempunyai tugas:

1) mengoordinasikan pelaksanaan kegiatan agar dapat terlaksana secara efektif, efisien, dan tepat sasaran;

2) melakukan koordinasi dan sosialisasi kegiatan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota;

3) melakukan identifikasi dan/atau verifikasi calon penerima bantuan (formulir 8);

4) mempersiapkan kelengkapan dokumen kegiatan; dan

5) melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan penyaluran bantuan.

d. Balai Perikanan Budidaya Air Payau Situbondo dan Balai Pemeriksaan Penyakit Ikan dan Lingkungan Serang, mempunyai tugas:

1) mengoordinasikan pelaksanaan kegiatan agar dapat terlaksana secara efektif, efisien, dan tepat sasaran;

(17)

2) melakukan koordinasi dan sosialisasi kegiatan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota;

3) melakukan identifikasi dan/atau verifikasi calon penerima bantuan (formulir 8);

4) mempersiapkan kelengkapan dokumen kegiatan;

5) melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan penyaluran bantuan; dan

6) memberikan pendampingan, bimbingan teknis, dan manajemen usaha perikanan budidaya kepada penerima bantuan.

e. Dinas Provinsi, mempunyai tugas:

1) membantu proses identifikasi dan kelancaran penyaluran bantuan ke kelompok;

2) merekapitulasi laporan pemanfaatan bantuan yang diterima kelompok; dan

3) melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan bantuan.

f. Dinas Kabupaten/Kota, mempunyai tugas:

1) melakukan sosialisasi, pembinaan, monitoring, dan evaluasi pelaksanaan kegiatan;

2) melakukan identifikasi dan/atau membantu verifikasi dokumen administrasi dan rekapitulasi data calon penerima bantuan;

3) menerima dan meneruskan usulan yang diterima kepada Direktur Jenderal dan ditembuskan kepada Dinas Provinsi (Formulir 5);

4) menandatangani surat pernyataan komitmen pelaksanaan bantuan (Formulir 7); dan

5) menyampaikan laporan pemanfaatan bantuan kepada Direktur Jenderal cq. Direktur Produksi dan Usaha Budidaya dan ditembuskan Dinas Provinsi.

g. Penyuluh, mempunyai tugas:

1) membantu dan mendampingi calon penerima Bantuan Pemerintah dalam penyusunan dokumen administrasi untuk memperoleh bantuan;

2) membantu penerima Bantuan Pemerintah membuat laporan pemanfaatan bantuan; dan

3) membuat dan menyampaikan laporan kepada Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan ditembuskan kepada Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya.

(18)

h. Kelompok Pembudidaya sebagai penerima Bantuan Pemerintah, mempunyai tugas:

1) mengajukan proposal bantuan (Formulir 1 dan Formulir 2);

2) menyediakan biaya operasional budidaya ikan;

3) menandatangani pernyataan kesanggupan (Formulir 6);

4) mengikuti bimbingan, pembinaan, dan pendampingan teknologi;

dan

5) menyampaikan laporan pemanfaatan Bantuan kepada Dinas Kabupaten/Kota setiap 6 (enam) bulan sekali (Formulir 14).

E. Penyaluran Bantuan Pemerintah Kampung Perikanan Budidaya Bandeng 1. Sumber Pembiayaan

Sumber pembiayaan untuk kegiatan Bantuan Pemerintah Kampung Perikanan Budidaya Bandeng Tahun Anggaran 2022 ini Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya - Kementerian Kelautan dan Perikanan;

dan

2. Penetapan dan Penyaluran Bantuan Pemerintah Kampung Bandeng Mekanisme penetapan dan penyaluran Bantuan Pemerintah sebagaimana tercantum pada Gambar 4.

Gambar 4. Mekanisme Penetapan dan Penyaluran Bantuan Pemerintah Keterangan diagram:

1a : Pemohon mengajukan permohonan bantuan secara elektronik melalui laman www.satudata.kkp.go.id kepada Satuan Kerja Pemberi Bantuan.

1b : Dalam hal, calon Penerima Bantuan tidak mampu mengakses laman tersebut, mekanisme pemberian Bantuan Pemerintah dapat dilakukan secara non elektronik dengan cara menyampaikan

Calon atau Penerima Bantuan Pemerintah

(19)

proposal bantuan secara langsung kepada Direktur Jenderal Perikanan Budidaya dan/atau Unit Pelaksana Teknis (UPT) DJPB atau Dinas Kabupaten/Kota.

1c : Proposal bantuan yang disampaikan melalui Dinas Kabupaten/Kota diteruskan kepada Direktur Jenderal Perikanan Budidaya dan/atau Unit Pelaksana Teknis (UPT) DJPB serta ditembuskan Dinas Provinsi.

1d : Direktur Jenderal Perikanan Budidaya dan/atau Unit Pelaksana Teknis (UPT) DJPB menugaskan Tim Pelaksana melakukan identifikasi dan verifikasi calon penerima dan calon lokasi bantuan yang diusulkan yang dituangkan ke Berita Acara Hasil Identifikasi (sesuai formulir 3 dan formulir 8);

1e : Hasil identifikasi diinput data ke dalam laman www.satudata.kkp.go.id melalui operator yang ditugaskan.

2 : Tim Pelaksana menyampaikan hasil verifikasi calon penerima Bantuan Pemerintah yang memenuhi kriteria kepada PPK yang dituangkan ke Berita Acara Hasil Identifikasi (sesuai formulir 3 dan formulir 8), untuk selanjutnya ditetapkan sebagai penerima Bantuan Pemerintah oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan disahkan oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

3 : Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) melakukan kontrak pengadaan bantuan sarana dan prasarana budidaya bandeng dengan penyedia.

4a : Penyedia melaksanakan pengadaan barang sesuai kontrak dan menyalurkan bantuan langsung kepada penerima Bantuan Pemerintah.

4b : Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menyerahkan hasil pekerjaan kepada Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

4c : Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) menyerahkan hasil pekerjaan kepada Kuasa Pengguna Barang (KPB).

4d : Kuasa Pengguna Barang (KPB) menyerahkan Bantuan Pemerintah kepada penerima Bantuan Pemerintah.

(20)

BAB IV

PERTANGGUNGJAWABAN BANTUAN PEMERINTAH, KETENTUAN PERPAJAKAN, SANKSI, MONITORING EVALUASI, DAN PELAPORAN

A. Pertanggungjawaban Bantuan Pemerintah

Bantuan Pemerintah Kampung Perikanan Budidaya Bandeng merupakan kegiatan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya dalam rangka mendukung peningkatan produksi Bandeng di Indonesia. Bentuk pertanggungjawaban dan pelaporan pelaksanaan serta kelengkapan syarat penerima bantuan yang harus didokumentasikan oleh pelaksana kegiatan adalah:

1. usulan permohonan dari calon penerima bantuan;

2. kuesioner dan Berita Acara Identifikasi/Verifikasi persyaratan calon penerima bantuan;

3. Surat Pernyataan Kelompok Penerima Bantuan (Formulir 6);

4. Surat Pernyataan Kepala Dinas Kabupaten/Kota (Formulir 7);

5. kuesioner identifikasi, Berita Acara Identifikasi, dan Berita acara verifikasi calon penerima bantuan (Formulir 3, Formulir 4, dan Formulir 8);

6. Keputusan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tentang Penetapan Penerima Bantuan Pemerintah Kampung Bandeng;

7. dalam rangka penilaian hasil pekerjaan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dapat menugaskan tim pelaksana (Formulir 9);

8. serah terima Bantuan Pemerintah Kampung Bandeng, dilakukan dengan tahapan seperti berikut:

a. serah terima dari Penyedia kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) (Formulir 10);

b. serah terima dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kepada Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) (Formulir 11);

c. serah terima dari Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) kepada Kuasa Pengguna Barang (KPB) (Formulir 12); dan

d. serah terima dari Kuasa Pengguna Barang (KPB) kepada Penerima Bantuan (Formulir 13).

9. alur pertanggungjawaban penggunaan dana bantuan sebagaimana tercantum pada Gambar 5.

(21)

Gambar 5. Alur Pertanggungjawaban Penggunaan Dana Bantuan

B. Ketentuan Perpajakan

Seluruh biaya untuk kegiatan bantuan sepenuhnya berasal dari APBN Tahun Anggaran 2022. Ketentuan perpajakan yang digunakan ini sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dalam pelaksanaan anggaran APBN.

C. Sanksi

Apabila berdasarkan pemantauan, evaluasi, dan/atau pemeriksaan oleh pejabat yang berwenang dalam pelaksanaan kegiatan penyaluran Bantuan Pemerintah ini, ditemukan bahwa penerima Bantuan Pemerintah terbukti sah melakukan kekeliruan atau kesalahan, antara lain:

1. tidak memanfaatkan dan mengelola bantuan secara maksimal sesuai usulannya, dalam jangka waktu 1 (satu) tahun setelah diserahterimakan;

2. menyalahgunakan pemanfaatan bantuan yang diterima yang bertentangan dengan ketentuan yang telah ditetapkan;

3. menghilangkan bantuan yang telah diterima dengan tidak dapat membuktikan Berita Acara Kehilangan oleh Kepolisian; dan/atau

4. memindahtangankan bantuan kepada orang lain tanpa persetujuan pemberian bantuan.

Maka penerima Bantuan dikenakan sanksi sebagai berikut:

1. akan diberikan sanksi berupa surat teguran;

2. apabila penerima bantuan tidak menindaklanjuti surat teguran tersebut, maka akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan yang berlaku; dan

3. tidak diikutsertakan kembali dalam program sejenis yang dikelola lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan.

(22)

D. Monitoring dan Evaluasi

Monitoring dan evaluasi pemanfaatan Bantuan Pemerintah dilaksanakan selama 3 (tiga) tahun, dalam jangka waktu tahun anggaran 2022 sampai dengan tahun anggaran 2024. Monitoring dan evaluasi dilakukan dengan sampling kepada penerima bantuan, paling sedikit terhadap:

1. kesesuaian antara pelaksanaan penyaluran bantuan dengan petunjuk teknis yang telah ditetapkan;

2. kesesuaian antara target capaian dengan realisasi; dan

3. pemanfaatan bantuan yang diterima oleh penerima bantuan; dan 4. kesesuaian tujuan, dan operasional Bantuan Pemerintah.

E. Pelaporan

Laporan pemanfaatan Bantuan Pemerintah Kampung Perikanan Budidaya Bandeng Tahun Anggaran 2022 (Formulir 14) dilakukan secara berjenjang dari penerima bantuan kepada Dinas Kabupaten/Kota, Dinas Provinsi untuk disampaikan kepada Direktur Jenderal Perikanan Budidaya dengan alamat:

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan Gedung Mina Bahari IV Lantai 8

Jalan Medan Merdeka Timur Nomor 16, Jakarta Pusat

(23)

BAB V PENUTUP

Pelaksanaan pembangunan dan Bantuan Pemerintah di Kampung Perikanan Budidaya Bandeng diharapkan keberhasilannya dengan komitmen dan peran aktif bersama antara penerima bantuan, Dinas Provinsi, Dinas Kabupaten/Kota, dan Penyuluh Perikanan.

DIREKTUR JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA,

ttd.

TB. HAERU RAHAYU

Salinan sesuai dengan aslinya

Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya,

Gemi Triastutik

(24)

LAMPIRAN II

PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA

NOMOR 283/PER-DJPB/2021 TENTANG

PETUNJUK TEKNIS PEMBANGUNAN KAMPUNG PERIKANAN BUDIDAYA BANDENG DI KABUPATEN GRESIK TAHUN ANGGARAN 2022

DAFTAR FORMULIR

BANTUAN PEMERINTAH KAMPUNG PERIKANAN BUDIDAYA BANDENG DI KABUPATEN GRESIK TAHUN ANGGARAN 2022

NO. DAFTAR LAMPIRAN

1. Formulir 1 Surat Pengantar Proposal Bantuan 2. Formulir 2 Outline Proposal Bantuan

3. Formulir 3 Checklist Identifikasi Calon Penerima dan Calon Lokasi 4. Formulir 4 Berita Acara Hasil Identifikasi

5. Formulir 5 Surat Pengantar Hasil Identifikasi Calon Penerima dan Usulan Dinas

6. Formulir 6 Surat Pernyataan Kesanggupan dari Calon Penerima Bantuan

7. Formulir 7 Surat Pernyataan Komitmen Kepala Dinas Kabupaten/Kota

8. Formulir 8 Berita Acara Hasil Verifikasi Tim Pelaksana dan Lampiran BA

9. Formulir 9 Berita Acara Pemeriksaan Hasil Pekerjaan 10. Formulir 10 Berita Acara Serah Terima Penyedia ke PPK 11. Formulir 11 Berita Acara Serah Terima PPK ke KPA 12. Formulir 12 Berita Acara Serah Terima KPA ke KPB

13. Formulir 13 Berita Acara Serah Terima KPB ke Penerima Bantuan 14. Formulir 14 Laporan Pemanfaatan Bantuan Pemerintah

DIREKTUR JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA, ttd.

TB. HAERU RAHAYU

Salinan sesuai dengan aslinya

Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya,

Gemi Triastutik

(25)

Formulir 1

Surat Pengantar Proposal Bantuan

KOP KELOMPOK

Nomor : ………..

Perihal : Permohonan Bantuan Lampiran : (jumlah) Berkas

Yth. Direktur Jenderal Perikanan Budidaya cq. Direktur Produksi dan Usaha Budidaya Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan Gedung Mina Bahari IV, Lantai 5

Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat

Sehubungan dengan persyaratan calon penerima bantuan pemerintah

………., bersama ini kami sampaikan permohonan bantuan

………..….. Tahun 2022 (proposal terlampir).

Demikian disampaikan, atas perhatian Bapak kami ucapkan terima kasih.

..., ... 20..

Ketua Kelompok

………

stempel dan tanda tangan (...)

Tembusan:

*Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/kota ...

(26)

Formulir 2

Outline Proposal Bantuan

I. PENDAHULUAN

Minimal memuat latar belakang, tujuan, dan sasaran permohonan bantuan.

II. PROFIL ORGANISASI CALON PENERIMA BANTUAN PEMERINTAH

Minimal memuat nama organisasi, alamat organisasi (jalan, desa/kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, kode pos), penetapan organisasi atau badan hukum organisasi, struktur organisasi, pengurus organisasi, jumlah anggota binaan.

1. Nama Kelompok : …...

2. Pengurus

a. Ketua : …...

b. Sekretaris : …...

c. Bendahara : …...

3. Alamat : Jalan, Kampung, RT/RW Desa : …...

Kecamatan : …...

Kab/Kota : …...

Provinsi : …...

4. Alamat e-mail : …...

5. No Telp/Hp : …...

6. No & Tgl Pendirian/Pengukuhan diisi no & tgl pendirian/pengukuhan kelompok (oleh : Lurah/Kepala Desa/Camat/Kepala

Dinas/Bupati/Walikota dan/atau badan hukum) 7. Keanggotaan : …... Orang

1. …...

2. …...

3. …...

4. …...

5. …...

6. …...

7. …... dst 8. Titik koordinat lokasi usaha per anggota

1. …...

2. …...

3. …...

4. …...

5. …...

6. …...

7. …... dst

III. USAHA PEMBUDIDAYAAN IKAN YANG SEDANG DILAKUKAN

Memuat luas lahan yang dibudidayakan, komoditas yang dibudidayakan, pengelola usaha pembudidayaan ikan.

IV. USULAN BANTUAN PEMERINTAH

Jenis dan jumlah bantuan yang diusulkan (Contoh : Pompa air ….. unit) Ketua

3 x 4

(27)

V. RENCANA PEMANFAATAN BANTUAN

Memuat deskripsi rencana pemanfaatan bantuan (sesuai permohonan) VI. RENCANA PENGEMBANGAN USAHA

Memuat luas lahan yang akan dikembangkan, pengelola usaha pembudidayaan ikan ke depan, pasar, mitra usaha, dan pengembangan lainnya.

VII. PENUTUP

Lampiran-Lampiran:

1. Fotocopy surat penetapan organisasi dan/atau berbadan hukum;

2. Fotocopy KTP pengurus dan anggota;

3. Dokumentasi kegiatan usaha pembudidayaan yang sudah dilakukan;

4. Foto lahan/wadah budidaya;

5. Rencana Kegiatan;

6. Metode Pelaksanaan Kegiatan;

7. AD/ART;

8. Bukti registrasi terdaftar di laman satudata.kkp.go.id 9. Hal-hal lain yang terkait

(28)

Formulir 3

Checklist Identifikasi Calon Penerima dan Calon Lokasi

CHECKLIST IDENTIFIKASI CALON PENERIMA DAN CALON LOKASI BANTUAN PEMERINTAH KAMPUNG PERIKANAN BUDIDAYA BANDENG Tim Pelaksana :

Nama Calon Penerima : Lokasi Usaha

- Desa : - Kecamatan : - Kabupaten/Kota : - Provinsi : Tanggal Identifikasi :

Komoditas :

No. Persyaratan Kesesuaian

Kondisi Existing/Keterangan Ya Tidak

I Administrasi

1 Terdaftar di laman satu data.

2 Berbadan hukum atau telah terdaftar di Dinas

Kabupaten/Kota

3 Tidak menerima bantuan sejenis pada tahun yang sama dibuktikan dengan surat pernyataan yang

ditandatangani oleh calon penerima dan diketahui oleh penyuluh/kepala desa/Dinas Kabupaten/Kota

4 Calon penerima Bantuan bukan Kepala Desa, Perangkat

Desa/Kelurahan, Aparatur Sipil Negara, pegawai

BUMN/BUMD/TNI/POLRI, Anggota Legislatif, dan Penyuluh Perikanan

5 Bersedia menjual produksi benih yang dihasilkan (jika ada) untuk memenuhi kebutuhan benih di wilayah sekitarnya 6 Ketua Kelompok penerima

bantuan menandatangani surat pernyataan bermaterai

7 Bersedia melaporkan kegiatan secara periodik

(29)

No. Persyaratan Kesesuaian

Kondisi Existing/Keterangan Ya Tidak

8 Bersedia menerapkan prinsip CPIB dan/atau CBIB.

9 Ketua kelompok penerima bantuan bersedia

menandatangani Berita Acara Serah Terima (BAST) barang dari Kuasa Pengguna Barang (KPB).

II Teknis

1 Ketua kelompok atau anggota kelompok memiliki sarana komunikasi

2 Sedang atau pernah melakukan kegiatan usaha di bidang

pembenihan dan/atau pembesaran ikan

3 Memiliki lahan untuk kegiatan budidaya, baik pembenihan maupun pembesaran.

4 Lahan bebas konflik.

5 Lokasi bebas banjir dan cemaran.

1 Kesimpulan :

2 Usulan/Rekomendasi :

..., ...……….. 20…

TIM PELAKSANA

No Nama/ Jabatan Tanda tangan

1 ... 1 ...

2 ... 2 ...

3 ... 3 ...

(30)

Formulir 4

Berita Acara Hasil Identifikasi

KOP DINAS KABUPATEN/KOTA Berita Acara Hasil Identifikasi

Calon Penerima Bantuan Pemerintah Kampung Perikanan Budidaya Bandeng Nomor : ...………….……….

Pada hari ini ... tanggal ………... bulan …...….... tahun 20…, yang bertandatangan di bawah ini:

1. ……… : Tim Pelaksana Bantuan Pemerintah Kampung Perikanan Budidaya Bandeng Kabupaten/Kota

………

2. ……… : Penyuluh Bantuan Bantuan Pemerintah Kampung Kampung Perikanan Budidaya Bandeng Kabupaten/Kota ………

Berdasarkan ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2/PERMEN-KP/2021 tentang Penyaluran Bantuan Pemerintah di Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 20), dalam rangka Penyaluran bantuan sesuai Petunjuk Teknis Pembangunan Kampung Perikanan Budidaya Bandeng Tahun Anggaran 2022, kami Tim Pelaksana Bantuan Pemerintah Kampung Perikanan Budidaya Bandeng untuk Pokdakan Kabupaten/Kota ...

telah melakukan identifikasi kelayakan lokasi pembudidaya dan kelompok calon penerima Bantuan Pemerintah Kampung Perikanan Budidaya Bandeng Bandeng sebagaimana terlampir, serta telah melakukan identifikasi terhadap kelengkapan dan keabsahan data dan informasi yang disampaikan kelompok.

Demikian Berita Acara hasil identifikasi ini dibuat dengan sebenarnya dan ditandatangani pada hari dan tanggal tersebut diatas untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Mengetahui, Tim Pelaksana

Kabupaten

(………..) NIP. ………

(PPB/Penyuluh PNS)

(………..)

(31)

Formulir 5

Surat Pengantar Hasil Identifikasi Calon Penerima dan Usulan Dinas

KOP DINAS KABUPATEN/KOTA

Nomor : ………..

Perihal : Surat Pengantar Hasil Identifikasi dan Usulan Calon Penerima Bantuan Pemerintah Kampung Perikanan Budidaya Bandeng Lampiran: (jumlah) Berkas

Yth. Direktur Jenderal Perikanan Budidaya cq. Direktur Produksi dan Usaha Budidaya Gedung Mina Bahari IV, Lantai 5

Jl. Medan Merdeka Timur No. 16 Jakarta Pusat

Sesuai surat usulan kelompok berikut dan hasil identifikasi bantuan pemerintah Kampung Bandeng, bersama ini kami sampaikan surat pengantar usulan calon penerima Bantuan Pemerintah Kampung Perikanan Budidaya Bandeng sebagai berikut:

No

Nama Calon Penerima

Alamat Nama Ketua

Keterangan

(nomor badan hukum/nomor tanda daftar di dinas) 1.

2.

dst

Demikian usulan ini disampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.

..., ...20…

Kepala Dinas ………..

Kabupaten/Kota...

stempel dan tanda tangan (………) NIP.

Tembusan:

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi ………

(32)

Formulir 6

Surat Pernyataan Kesanggupan Calon Penerima

SURAT PERNYATAAN KESANGGUPAN KELOMPOK CALON PENERIMA BANTUAN PEMERINTAH KAMPUNG PERIKANAN BUDIDAYA BANDENG Yang bertandatangan dibawah ini:

Nama : ...

Kelompok/Lembaga/UPR : ...

Jabatan : Ketua Kelompok ...

Alamat : ...

Dalam rangka pelaksanaan Bantuan Pemerintah Kampung Perikanan Budidaya Bandeng, dengan ini menyatakan:

1. Tidak menerima bantuan yang sejenis dari Kementerian lain pada tahun 2022;

2. Lahan usaha perikanan budidaya yang kami miliki merupakan benar milik sendiri/sewa minimal 1 tahun (*);

3. Kelompok kami telah terdaftar di Dinas setempat;

4. Siap mengikuti prinsip – prinsip CPIB dan/atau CBIB;

5. Bukan Kepala Desa, Perangkat Desa/Kelurahan, Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMN/BUMD/TNI/POLRI, Anggota Legislatif, dan Penyuluh Perikanan;

6. Sedang atau pernah melakukan kegiatan usaha di bidang budidaya ikan minimal 1 (satu) tahun;

7. Siap menerima Bantuan Pemerintah (sarana dan prasarana budidaya bandeng) dan bertanggungjawab dalam pemanfaatan bantuan yang diterima sesuai peruntukannya;

8. Bertanggung jawab penuh terhadap barang setelah diserahterimakan dan melaporkan hasil pemanfaatan bantuan;

9. Siap memberikan keterangan yang benar terhadap aparat pengawas internal maupun eksternal; dan

10. Siap untuk melengkapi berkas administrasi yang dibutuhkan dan menandatanganinya.

Demikian surat pernyataan kami, untuk dapat dipergunakan sebagai pertimbangan untuk mendapatkan Bantuan Pemerintah (sarana dan prasarana budidaya bandeng)

..., ... ... 20…

Ketua Kelompok

(………..)

Keterangan : (*) : Coret salah satu

Meterai 10000/6000x2

(33)

Formulir 7

Surat Pernyataan Komitmen Kepala Dinas Kabupaten/Kota

KOP DINAS KABUPATEN/KOTA

SURAT PERNYATAAN KOMITMEN

Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama : ...

NIP : ...

Jabatan : Kepala Dinas …………..

Kabupaten/Kota ………...

Alamat : ...

Dalam rangka pemanfaatan Bantuan Pemerintah Kampung Perikanan Budidaya Bandeng di Kabupaten/Kota ………..…, dengan ini kami berkomitmen:

1. melakukan identifikasi calon penerima bantuan;

2. meneruskan proposal dan hasil identifikasi yang diterima kepada Direktur Jenderal Perikanan Budidaya dan ditembuskan kepada Dinas Provinsi;

3. melakukan pembinaan monitoring dan evaluasi terhadap pemanfaatan bantuan yang telah disalurkan;

4. melaporkan pemanfaatan dan pemeliharaan Bantuan Pemerintah (sarana dan prasarana budidaya bandeng) kepada Direktur Jenderal cq. Direktur Produksi dan Usaha Budidaya setiap 6 (enam) bulan sekali dan ditembuskan kepada Dinas Provinsi; dan

5. melaporkan kepada Direktur Produksi dan Usaha Budidaya apabila penerima bantuan tidak memenuhi kewajiban.

Demikian Surat Pernyataan Komitmen ini dibuat untuk dapat dipertanggungjawabkan.

..., ...20…

Kepala Dinas Kabupaten/Kota...

Stempel basah dan tanda tangan (...)

NIP.

Meterai 10000/6000x2

(34)

Formulir 8

Berita Acara Hasil Verifikasi Tim Pelaksana dan Lampiran Berita Acara

Berita Acara Verifikasi Dokumen Calon Penerima Bantuan Pemerintah

Nomor : ...……….

Pada hari ini...tanggal……… bulan...…….. tahun 20…

yang bertandatangan di bawah ini :

1. ……… : Tim Pelaksana Bantuan Pemerintah Kampung Perikanan Budidaya Bandeng 2. ……… : Tim Pelaksana Bantuan Pemerintah

Kampung Perikanan Budidaya Bandeng Kabupaten/Kota …….………

Berdasarkan ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No. 02/PERMEN-KP/2021 tentang Penyaluran Bantuan Pemerintah di Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Peraturan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Nomor: ..../PER-DJPB/2021 tanggal ... tentang Petunjuk Teknis Pembangunan Kampung Perikanan Budidaya Bandeng Tahun Anggaran 2022, kami Tim Pelaksana Pusat telah melakukan verifikasi dokumen kelompok calon penerima Bantuan Pemerintah (sarana dan prasarana budidaya bandeng) sebagaimana terlampir.

Demikian Berita Acara Verifikasi dokumen administrasi ini dibuat dan ditandatangani pada hari dan tanggal tersebut di atas untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Tim Pelaksana

{………) NIP. ……….

Tim Pelaksana

Kab./Kota ...

(………..) NIP. ………...…………

(35)

Lampiran Berita Acara Verifikasi Dokumen Calon Penerima Bantuan Nomor : ………

Tanggal : ………

Kelompok : ……….

Alamat/Lokasi : ……….

No. Daftar Dokumen Hasil Pemeriksaan* Keterangan 1. Formulir 1 Surat Pengantar

Proposal Bantuan

Sesuai / Belum sesuai 2. Formulir 2 Outline Proposal

Bantuan Sesuai / Belum sesuai 3. Formulir 3 Checklist Identifikasi

Calon Penerima dan Calon Lokasi

Sesuai / Belum sesuai

4. Formulir 4 Berita Acara Hasil

Identifikasi Sesuai / Belum sesuai 5. Formulir 5 Surat Pengantar Hasil

Identifikasi Calon Penerima Bantuan dan Usulan Calon

Penerima Bantuan dari Dinas

Sesuai / Belum sesuai

6. Formulir 6 Surat Pernyataan Kesanggupan dari Calon Penerima Bantuan

Sesuai / Belum sesuai

7. Formulir 7 Surat Pernyataan Komitmen Dinas Kabupaten/Kota

Sesuai / Belum sesuai

8. Formulir 8 Berita Acara Verifikasi

Dokumen Sesuai / Belum sesuai

*) Coret yang tidak perlu Tim Pelaksana

{………) NIP. ……….

Tim Pelaksana Kabupaten/Kota ...

(………..) NIP. ………...…………

(36)

Formulir 9

Berita Acara Pemeriksaan Hasil Pekerjaan

KOP DJPB

BERITA ACARA PEMERIKSAAN HASIL PEKERJAAN BANTUAN ………

di KABUPATEN ……… PROVINSI ………

Nomor………

Pada hari ini ……….. tanggal ……... bulan ……….. tahun 20…, berdasarkan ketentuan sebagaimana diatur dalam Keputusan Pejabat Pembuat Komitmen Direktorat Produksi dan Usaha Budidaya Nomor.

………. tanggal ………. tentang Penerima Bantuan Pemerintah pada Kampung Perikanan Budidaya Bandeng telah dilakukan pemeriksaan terhadap Bantuan Pemerintah (sarana dan prasarana budidaya bandeng) pada Kelompok ……… dengan hasil sebagaimana terlampir.

Demikian Berita Acara Pemeriksaan Hasil Pekerjaan Bantuan Pemerintah pada Kampung Perikanan Budidaya Bandeng ini dibuat dan ditandatangani pada hari dan tanggal tersebut di atas untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Tim Pelaksana

(……….) NIP. ………

(37)

Lampiran

Berita acara Pemeriksaan Hasil Pekerjaan Bantuan Sarana dan Prasarana Budidaya Bandeng Kabupaten ……… Provinsi

………

Nomor : ………

Tanggal : ………

DAFTAR BARANG/JASA YANG DIPERIKSA

No Uraian Kontrak Hasil Keterangan

Tim Pelaksana

(……….) NIP. ………..

(38)

Formulir 10

Berita Acara Serah Terima Penyedia ke PPK

KOP PERUSAHAAN

BERITA ACARA SERAH TERIMA BANTUAN ………..

KABUPATEN ……… PROVINSI ………

Nomor………

Pada hari ini ……….. tanggal ……... bulan ……….. tahun 20…., kami yang bertindak di bawah ini:

Nama : ...

Jabatan : ...

Nama Perusahaan : ...

yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA

Nama : ...

NIP : ...

Jabatan : PPK Satker Direktorat Produksi dan Usaha Budidaya yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA

Dengan ini menyatakan sebagai berikut :

1. PIHAK PERTAMA menyerahkan hasil pengadaan bantuan pemerintah dari Direktorat Produksi dan Usaha Budidaya berupa barang/jasa kepada PIHAK KEDUA, sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Berita Acara ini;

2. PIHAK KEDUA telah memeriksa dan menerima dengan baik hasil penyerahan barang/jasa dari PIHAK PERTAMA; dan

3. PIHAK KEDUA akan melakukan proses administrasi selanjutnya yaitu penyerah terimaan barang/jasa tersebut kepada penerima bantuan pemerintah sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.

Demikian Berita Acara Serah Terima hasil pekerjaan Bantuan Pemerintah ini dibuat dan ditandatangani oleh kedua belah pihak dengan sebenarnya untuk digunakan sebagaimana mestinya.

PIHAK PERTAMA PT/CV……….

...

Direktur

PIHAK KEDUA

PPK Direktorat Produksi dan Usaha Budidaya

………

NIP. ………..

(39)

LAMPIRAN BERITA ACARA SERAH TERIMA Berita Acara Serah Terima Bantuan Pemerintah di Kabupaten ………… Provinsi

……….

Nomor : ……….

Tanggal : ……….

DAFTAR BARANG/JASA YANG DISERAHTERIMAKAN

No Uraian Volume Harga Satuan

(Rp) Harga perolehan (Rp)

PIHAK PERTAMA PT/CV……….

...

Direktur

PIHAK KEDUA

PPK Direktorat Produksi dan Usaha Budidaya

………

NIP. ………..

(40)

Formulir 11

Berita Acara Serah Terima PPK ke KPA

KOP DJPB

BERITA ACARA SERAH TERIMA BANTUAN ………..

KABUPATEN ……… PROVINSI ………

Nomor………

Pada hari ini ……….. tanggal ……... bulan ……….. tahun 20…, kami yang bertindak di bawah ini:

Nama : ...

NIP : ...

Jabatan : PPK Direktorat Produksi dan Usaha Budidaya yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA

Nama : ...

NIP : ...

Jabatan : KPA Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA

Dengan ini menyatakan sebagai berikut :

1. PIHAK PERTAMA menyerahkan hasil pengadaan bantuan pemerintah dari Direktorat Produksi dan Usaha Budidaya berupa barang/jasa kepada PIHAK KEDUA, sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Berita Acara ini;

2. PIHAK KEDUA telah memeriksa dan menerima dengan baik hasil penyerahan barang/jasa dari PIHAK PERTAMA; dan

3. PIHAK KEDUA akan melakukan proses administrasi selanjutnya yaitu penyerah terimaan barang/jasa tersebut kepada penerima bantuan pemerintah melalui Kuasa Pengguna Barang (KPB) Ditjen Perikanan Budidaya sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.

Demikian Berita Acara Serah Terima hasil pekerjaan Bantuan Pemerintah ini dibuat dan ditandatangani oleh kedua belah pihak dengan sebenarnya untuk digunakan sebagaimana mestinya.

PIHAK PERTAMA

PPK Direktorat Produksi dan Usaha Budidaya

………

NIP. ………..

PIHAK KEDUA

Kuasa Pengguna Anggaran Ditjen. Perikanan Budidaya

Meterai

………

NIP. ………..

(41)

LAMPIRAN BERITA ACARA SERAH TERIMA Berita Acara Serah Terima Bantuan Sarana Dan Prasarana Budidaya Bandeng Kabupaten…..Provinsi ……….

Nomor : ……….

Tanggal : ……….

DAFTAR BARANG/JASA YANG DISERAHTERIMAKAN

No Uraian Volume Harga Satuan

(Rp) Harga perolehan (Rp)

PIHAK PERTAMA

PPK Direktorat Produksi dan Usaha Budidaya

………

NIP. ………..

PIHAK KEDUA

Kuasa Pengguna Anggaran Ditjen. Perikanan Budidaya

………

NIP. ………..

(42)

Formulir 12

Berita Acara Serah Terima KPA ke KPB

KOP DJPB

BERITA ACARA SERAH TERIMA

BANTUAN ………

KABUPATEN ……… PROVINSI ………

Nomor………

Pada hari ini ……….. tanggal ……... bulan ……….. tahun 20…, kami yang bertindak di bawah ini:

Nama : ...

NIP : ...

Jabatan : KPA Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA

Nama : ...

NIP : ...

Jabatan : KPB Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA

Dengan ini menyatakan sebagai berikut :

1. PIHAK PERTAMA menyerahkan hasil pengadaan bantuan pemerintah dari Direktorat Produksi dan Usaha Budidaya berupa barang/jasa kepada PIHAK KEDUA, sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Berita Acara ini;

2. PIHAK KEDUA telah memeriksa dan menerima dengan baik hasil penyerahan barang/jasa dari PIHAK PERTAMA; dan

3. PIHAK KEDUA akan melakukan proses administrasi selanjutnya yaitu penyerah terimaan barang/jasa tersebut kepada penerima bantuan pemerintah sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.

Demikian Berita Acara Serah Terima hasil pekerjaan Bantuan Pemerintah ini dibuat dan ditandatangani oleh kedua belah pihak dengan sebenarnya untuk digunakan sebagaimana mestinya.

PIHAK PERTAMA Kuasa Pengguna Anggaran Ditjen. Perikanan Budidaya

………

NIP. ………..

PIHAK KEDUA Kuasa Pengguna Barang Ditjen. Perikanan Budidaya

Meterai Rp. 6000

………

NIP. ………..

(43)

LAMPIRAN BERITA ACARA SERAH TERIMA Berita Acara Serah Terima Bantuan Sarana Dan Prasarana Budidaya Bandeng Kabupaten…. Provinsi ……….

Nomor : ……….

Tanggal : ……….

DAFTAR BARANG/JASA YANG DISERAHTERIMAKAN

No Uraian Volume Harga Satuan

(Rp) Harga perolehan (Rp)

PIHAK PERTAMA Kuasa Pengguna Anggaran Ditjen. Perikanan Budidaya

………

NIP. ………..

PIHAK KEDUA Kuasa Pengguna Barang Ditjen. Perikanan Budidaya

………

NIP. ………..

(44)

Formulir 13

Berita Acara Serah Terima KPB ke Penerima Bantuan

KOP DJPB

BERITA ACARA SERAH TERIMA BANTUAN ……….

KABUPATEN ……… PROVINSI ………

Nomor………

Pada hari ini ……….. tanggal ……... bulan ……….. tahun 20…, kami yang bertindak di bawah ini:

Nama : ...

NIP : ...

Jabatan : KPB Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA

Nama : ...

NIP : ...

Jabatan : ...

yang selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA

Dengan ini menyatakan sebagai berikut :

1. PIHAK PERTAMA menyerahkan hasil pengadaan bantuan pemerintah dari Satuan Kerja Direktorat Produksi dan Usaha Budidaya berupa barang/jasa kepada PIHAK KEDUA, sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Berita Acara ini;

2. PIHAK KEDUA telah memeriksa dan menerima dengan baik hasil penyerahan barang/jasa dari PIHAK PERTAMA; dan

3. PIHAK KEDUA akan melakukan proses administrasi selanjutnya yaitu penyerah terimaan barang/jasa tersebut kepada penerima bantuan pemerintah sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku.

Demikian Berita Acara Serah Terima hasil pekerjaan Bantuan Pemerintah ini dibuat dan ditandatangani oleh kedua belah pihak dengan sebenarnya untuk digunakan sebagaimana mestinya.

PIHAK KEDUA Kuasa Pengguna Barang Ditjen. Perikanan Budidaya

………

NIP. ………..

19581202 198603 1 011

PIHAK KEDUA

Penerima Bantuan Pemerintah Ketua ...

Meterai Rp. 10.000

...

(45)

LAMPIRAN BERITA ACARA SERAH TERIMA Berita Acara Serah Terima Bantuan Sarana Dan Prasarana Budidaya Bandeng Kabupaten

………… Provinsi ……….

Nomor : ……….

Tanggal : ……….

DAFTAR BARANG/JASA YANG DISERAHTERIMAKAN

No Uraian Volume Harga Satuan

(Rp) Harga Perolehan (Rp)

PIHAK KEDUA Kuasa Pengguna Barang Ditjen. Perikanan Budidaya

………

NIP. ………..

19581202 198603 1 011

PIHAK KEDUA

Penerima Bantuan Pemerintah Ketua ...

...

(46)

Formulir 14

Laporan Pemanfaatan Bantuan Pemerintah

Kelompok : ...

Ketua/Pemilik :

...

RT/RW : ...

Desa/Kelurahan : ...

Kecamatan : ...

Kabupaten/Kota : ...

Provinsi : ...

Bulan Volume Produksi

(ekor)

Nilai Produksi

(Rp.) Keterangan

Ketua Kelompok Penerima Bantuan

(………) Lampiran:

Foto-foto pemanfaatan Bantuan

Gambar

Tabel 1. Bentuk dan Jumlah Bantuan Pemerintah
Gambar 1. Kincir Air
Tabel 3. Rincian Jumlah Bantuan Pemerintah (Per Paket)
Gambar 3. Mesin pakan dan bahan baku pakan
+3

Referensi

Dokumen terkait

Beberapa ketentuan dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 34/PERMEN-KP/2016 tentang Tanda Pengenal di Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (Berita

1. Dasar Hukum Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2021 tentang tentang Penyaluran Bantuan Pemerintah di Lingkungan Kementerian Kelautan dan

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2015 tentang Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 23/PERMEN-KP/2015

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2015 tentang Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 48/PERMEN-KP/2020 tentang

Peraturan Menteri Kelautan Perikanan Nomor PER.25/PERMEN-KP/2012 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan di Lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan

Tidak menerima bantuan sejenis dari instansi pemerintah pada tahun yang sama dibuktikan dengan surat keterangan dari dinas yang membidangi kelautan dan perikanan

Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan tentang Kampung Perikanan

Peraturan Menteri ini membahas tentang penyaluran bantuan pemerintah di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik