ANALISIS SOAL UJIAN SEMESTER I BIDANG STUDI IPA KELAS VIII SMPN 2 RANAH BATAHAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016
ARTIKEL
LIDIA FITRI NIM. 09010257
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (STKIP) PGRI SUMATERA BARAT
PADANG 2016
ANALISIS SOAL UJIAN SEMESTER I BIDANG STUDI IPA KELAS VIII SMPN 2 RANAH BATAHAN TAHUN PELAJARAN 2015/2016
Lidia Fitri, Vivi Fitriani, dan Diana Susanti
Program Studi Pendidikan Biologi Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Sumatera Barat
Email : [email protected]
ABSTRACT
This research is motivated by the poor results of the semester exam students are still many under KKM predetermined school is 75. The low value of students due to questions that tested the students have not been analyzed so it is not known whether the science exam questions used in schools are valid. Manufacture of test students' work carried out by the results of consultation principals (MKKS). This study aimed to obtain information on a matter of good grain granular form of validity, reliability, level of difficulty, distinguishing features and effectiveness of the options in the 1st semester class VIII SMPN 2 Ranah Batahan in the academic year 2015/2016.
This research is a descriptive study. The population in this study were all students clas VIII who took the exam first semester of science subjects in the academic year 2015/2016. The data were processed using the formula of validity, reliability, level of difficulty, distinguishing features and effectiveness of options. The analysis showed that the validity of the matter is the 0.90 value lies between the criterion validity correlation coefficient of 1.00 to 0.80 samapai including high category. While the question of reliability is 0.60 reliability is located anatara value of 0.60 to 0.79, so the test were high, while the yield measurement analysis about the level of difficulty of 40 there are 19 including difficult matter, a matter of considerable 15, 6 matter too easy. While distinguishing criteria ugly as many as 27 questions, about being as many as eight, well as much as 19 splendidly 0 matter. While the effectiveness of the option key to effective, while the effectiveness of humbug ineffective.
Keyword : Analisis Soal
PENDAHULUAN
Kegiatan evaluasi mempunyai peranan penting dalam pendidikan begitu pula dalam proses pembelajaran. Melalui evaluasi dapat diketahui hasil dan efektifitas proses pembelajaran yang telah dilaksanakan, serta dari hasil tersebut dapat ditentukan tindak lanjut yang akan dilakukan. Hasil belajar menjadi sarana utama dalam meningkatkan mutu pendidikan yang tercermin dari hasil belajar siswa menjadi ukuran pembelajaran di sekolah.
Salah satu cara untuk melakukan evaluasi adalah dengan diadakannya tes berupa soal essay maupun soal objektif.
Berdasarkan wawancara penulis dengan Ibu Ermanaida guru bidang studi biologi di SMPN 2 Ranah Batahan pada tanggal 2 November 2015, proses pembelajaran di sekolah ini belum terlaksana dengan optimal, masih banyak
kendala yang ditemukan dalam pembelajaran biologi seperti pembelajaran masih terpusat pada guru. Sedangkan siswa pasif menerima materi, serta kurangnya minat siswa dalam belajar sehingga berdampak pada nilai siswa melakukan evaluasi berupa tes untuk mengukur kemampuan siswa. Salah satu jenis tes yang dilakukan untuk mengukur kemampuan pengetahuan siswa adalah tes pilihan ganda.
Pembuatan soal tes belajar siswa dilaksanakan berdasarkan hasil Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS). Soal dibuat oleh guru mata pelajaran biologi yang terpilih menjadi tim pembuat soal, dimana setiap sekolah mengutus satu guru biologi berdasarkan ketentuan oleh Dinas Pendidikan Pasaman Barat. Sehingga soal yang dihasilkan merupakan tes hasil belajar bersama yang diharapkan mampu menjadi alat ukur yang baik. Namun kendala yang
terjadi yaitu soal ujian dianggap terlalu sulit, dan siswa kesulitan dalam memahami soal, sehingga berdampak pada nilai ujian semester siswa yang tergolong rendah.
Faktor yang menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa adalah karena minat belajar kurang dan soal ujian semester belum pernah dianalisis sehingga nilai siswa tidak mencapai kriteria ketuntasan minimum (KKM). KKM yang ditetapkan guru mata pelajaran IPA adalah 75. Hasil ujian semester IPA siswa kelas VIII.1 (37,81), VIII.2 (39,91), VIII.3 (37,98), VIII.4 (42,26), VIII.5 (43,56), VIII.6 (42,5) Rendahnya nilai nilai rata-rata hasil evaluasi siswa pada tahap ujian semester ini karena soal yang diujikan kepada siswa belum dianalisis sehingga belum diketahui apakah perangkat soal sudah memenuhi standar soal yang baik atau belum. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana tingkat validitas, reliabilitas, indeks kesukaran, daya pembeda dan efektifitas option soal ujian semester
II mata pelajaran IPA kelas VIII SMPN 2 Ranah Batahan tahun pelajaran 2015/2016. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang butiran-butiran soal yang baik berupa validitas empiris, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda dan efektifitas option pada soal ujian Semester II mata pelajaran IPA kelas VIII SMPN 2 tahun pelajaran 2015/2016.
METODE PENELITIAN
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dimana peneliti mendeskripsikan data sebagaimana adanya.
Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2016 di SMP N 2 Ranah batahan.
Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII yang mengikuti ujian semeter I pada mata pelajaran IPA di SMP N 2 Ranah Batahan pada tahun pelajran 2015/2016.
Tabel 1.Distribusi Populasi dan Sampel Siswa Kelas VIII SMPN 2 Ranah BatahanTahun Pelajaran 2015/2016
Sumber:Guru IPA SMPN 2 Ranah batahan.
Berdasarkan jumlah populasi yang ada, maka sampel yang diambil sejumlah 25% secara random untuk semua kelas. Hal ini sesuai dengan persyaratan yang dikemukakan oleh Arikunto (2006:134) yaitu apabila subjeknya kurang dari 100 lebih baik diambil semuanya, tetapi jika subjek besar, dapat diambil antara 10-15%
atau 20-25% atau lebih.
Jenis data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari lembaran jawaban peserta tes dan kunci jawaban yang dipakai dalam ujian mata pelajaran IPA Kelas VIII semester I SMP N 2 Ranah Batahan. Sumber data adalah lembaran jawaban ujian semester I siswa kelas VIII SMP N 2 Ranah Batahan.
Rumus analisis data dengan mencari validitas, reliabilitas, daya pembeda, indeks kesukaran dan efektivitas option maka digunakan rumus dari Arikunto (2012).
HASIL DAN PEMBAHASAN
Berdasarkan analisis soal ujian yang sudah dilakukan secara keseluruhan dari 40 soal ujian semester I IPA kelas VIII SMP N 2 Ranah Batahan tahun pelajaran 2015/2016 diperoleh hasil berdasarkan uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda dan efektifitas option.
1. Validitas
Hasil analisis menunjukkan validitas soal adalah 0,90 nilai validitasnya terletak antara kriteri koefisien korelasi 0,80 sampai 1,00 sehingga tes termasuk kategori sangat tinggi.
2. Reliabilitas
Hasil analisis menunjukkan bahwa reliabilitas soal adalah 0,60 nilai reliabilitasnya terletak antara 0,60 sampai 0,79 sehingga tes termasuk kategori tinggi.
3. Indeks kesukaran
Kelas Populasi (siswa)
Sampel (siswa)
1 VIII.1 29 7
2 VIII.2 30 8
3 VIII.3 31 8
4 VIII.4 29 7
Jumlah 119 30
Hasil pengukuran tingkat kesukaran soal dari 40 soal terdapat 19 soal termasuk soal terlalu sukar, 15 soal termasuk soal cukup, dan 6 soal termasuk soal terlalu mudah.
Tabel 2. Hasil analisis Tingkat Kesukaran Soal Ujian IPA Semester I kelas VIII SMPN2 Ranah Batahan
Kriteria Soal
Nomor Soal Jumla h
Perse ntase Terlalu
sukar
3, 4, 7, 8, 9, 13, 14, 15, 16, 18, 19, 20, 21, 23, 24, 26, 32, 36, 40
19 37,5%
Cukup 1, 2, 6, 10, 11, 17, 22, 25, 27, 28, 29, 30, 31, 35, 37
15 47,5%
Terlalu mudah
5, 12, 33, 34, 38, 39
6 15%
4. Daya Pembeda
Hasil analisis menunjukan daya pembeda soal untuk kriteria jelek sebanyak 31 soal, sedang sebanyak 8 soal, baik sebanyak 19 soal, baik sekali 0 soal dan jelek sekali sebanyak 4 soal.
Tabel 3. Hasil Analisis Daya Pembeda Soal Ujian IPA Semester II Kelas VIII SMPN 2 Ranah Batahan
Kriteria Soal
Nomor Soal Jumla h
Perse ntase Jelek 1, 2, 3, 4, 5, 6,
7, 8, 9, 10, 11, 12, 13,15,16 ,17,19 , 20, 22, 24, 25, 27, 29, 30, 31, 32, 33, 36, 37, 38, 39, 40
31 67,5%
Sedang 14, 18, 21, 23, 26, 28, 34, 35
8 20%
Baik 19 1 2,5%
Baik sekali
- 0 0%
5. Efektifitas Option
Hasil analisis menunjukan bahwa efektifitas option kunci efektif, sedangkan efektifitas pengecoh tidak efektif. Hasil analisis efektifitas option
soal ujian IPA dapat dilihat pada Tsabel 4 dan Lampiran 8
Tabel 4. Hasil Efektifitas Option Soal Ujian IPA Semester II Kelas VIII SMPN 2
Ranah Batahan Jawaban
Obtion
Nomor Soal Jumlah Kunci
efektif
1, 2, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 15, 17, 18, 19, 20, 22, 23, 25, 26, 27, 28, 29, 30, 31, 33, 34, 35, 36, 38, 39, 40
33
Kunci tidak efektif
3, 14, 16, 21, 24, 32, 37,
7 Pengecoh
efektif
- -
Pengecoh tidak efektif
- -
Berdasarkan hasil analisis dan pengolahan data soal ujian semester I IPA kelas VIII SMP N 2 Ranah Batahan tahun pelajaran 2015/2016, pembahasan meliputi validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda dan efektivitas option.
1. Validitas
Berdasarkan hasil analisis, rata-rata hasil validitas keseluruhan soal ujian IPA (Biologi) semester I siswa kelas VIII SMPN 2 Ranah Batahan adalah 0,90 validitas tersebut berada pada kriteria sangat tinggi, Pembuatan soal tes belajar siswa dilaksanakan berdasarkan hasil Musyawarah Kepala Sekolah (MKKS) sehingga soal yang dihasilkan merupakan tes hasil belajar bersama. Soal ini belum pernah dianalisis sebelum di ujikan kepada siswa. Jika dilihat dari kevalidtan soal yang sudah berada pada kriteria sangat tinggi, maka soal ini sudah layak digunakan oleh siswa SMPN 2 Ranah Batahan karena soal ini sudah dapat megukur apa yang diukur.
2. Reliabilitas
Berdasarkan hasil analisis reliabilitas keseluruhan soal ujian IPA (Biologi) semester I kelas VIII SMPN 2 Ranah Batahan adalah 0,60 dengan kriteria tinggi. Jika suatu tes berada pada kriteria reliabilitas tinggi maka tes tersebut sudah reliabel karena berada pada kriteria 0,60 sampai 0,79. Menurut Arifin (2013:258) reliabilitas adalah tingkat atau derajat konsistensi dari suatu instrumen. Tes
dikatakan reliabel apabila tes tersebut cukup konsisten, artinya pengukuran berikutnya menghasilkan status yang sama dengan benda atau orang yang sedang diukur.
3. Tingkat Kesukaran
Berdasarkan hasil analisis data hasil perhitungan tingkat kesukaran soal seperti terlihat pada tabel 2 ternyata tingkat kesukaran soal ujian IPA (Biologi) semester I kelas VIII SMPN 2 Ranah Batahan yang berada pada indeks kesukaran terlalu sukar 37,5% (19 butir soal), cukup 47,5% (15 butir soal), dan terlalu mudah 15% (6 butir soal).
Dari hasil perhitungan diperoleh, paket soal terdiri dari soal terlalu mudah, soal cukup, dan terlalu sukar. Berdasarkan indeks kesukaran hanya terdapat 15 soal (47,5%) dengan kriteria cukup berarti soal sudah seimbang karena dilihat dari hasil analisis soal tidak terlalu mudah dan tidak terlalu sukar .
4. Daya Pembeda
Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan pada soal ujian IPA (Biologi) semester I kelas VIII SMPN 2 Ranah Batahan didapatkan hasil daya pembeda dengan kriteria jelek 67,5% (27 butir soal), kriteria sedang 20% (8 butir soal), kriteria baik 2,5% (1 butir soal), kriteria jelek sekali 10% (4 butir soal) sehingga data daya pembeda termasuk kriteria jelek, jadi data daya pembeda soal tersebut tidak baik untuk diujikan kepada siswa karena dari hasil analisis daya pembeda ujian semester I kelas VIII SMPN 2 Ranah Batahan terdapat pada krireria soal yang harus diperbaiki karena hasil pengolahan data daya pembeda soal berada pada kriteria soal jelek. Hal ini berarti soal ujian IPA (Biologi) belum dapat membedakan kemampuan yang dimilki siswa.
5. Efektivitas Option
Hasil analisis efektifitas option soal Tahun 2015, mendapat hasil 82,5% dengan kriteria kunci efektif dan 17,5% dengan kriteria kunci tidak efektif, soal dengan kriteria pengecoh tidak efektif dengan jumlah 40 soal mendapatkan hasil 82,5%
dan soal dengan kriteria omit efektif dengan hasil 100%. Option kunci dikatakan efektif apabila berada pada kriteria 25%-75%, sedangkan option pengecoh (distractor) dapat dikatakan berfungsi dengan baik apabila distractor mempunyai daya tarik yang besar bagi pengikut tes karena setiap
penyataan pada option tidak terlalu menyolok pada setiap kalimat yang diberikan. Menurut Arifin (2013:279) Pengecoh dianggap baik bila jumlah peserta didik yang memilih pengecoh itu sama atau mendekati jumlah ideal. Distractor dapat berfungsi baik jika dipilih paling sedikit oleh 5% pengikut tes. Menurut Rokhimah (2012 dalam Nurinda, 2014:79) menyatakan bahwa dimana berfungsi atau tidaknya distractor dipengaruhi oleh homogenitas distraktor dilihat dari segi materi, kalimat atau pertanyaan yang memberikan petunjuk pada jawaban yang benar, serta panjang pilihan jawaban soal. Omit hanya terdapat pada soal no.39 dengan 2,5% pada kelompok bawah.
KESIMPULAN DAN SARAN
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat diambil kesimpulan tentang perangkat soal ujian IPA semester II kelas VIII SMPN 32 Padang tahun Pelajaran 2013/2014, hasil ujian rendah disebabkan oleh yang digunakan sebagai alat ukur belum baik, karena soal belum memenuhi kriteria soal yang baik, dilihat dari segi validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda.
Sesuai dengan hasil penelitian yang penulis peroleh, maka penulis menyarankan beberapa hal sebagai berikut :Sebaiknya soal yang akan digunakan dilakukan analisis terlebih dahulu sebelum diujikan kepada siswa agar mendapat gambaran tentang kualitas soal yang baik dan pihak Dinas Pendidikan seharusnya melakukan dan mengawasi kegiatan analisis soal ujian IPA sehingga dari analisis tersebut soal-soal yang baik dapat disimpan dan sewaktu-waktu dapat di gunakan.
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsimi. 2010. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta:
BumiAksara
Daryanto. 2010. EvaluasiPendidikan.
Jakarta :RinekaCipta.
Latisma. 2011. Evaluasi Pendidikan.
Padang: UNP Press
Vallerisya,2013. Analisis Ujian Semester 1 Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1Sungai Rumbai Tahun Pelajaran 2012/2013. Skripsi.Program studi pendidikan Biologi .Padang.
STKIP PGRI Sumatera Barat.