• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL MATERI FIKIH DI MIS ISLAMIYAH SOJOMERTO

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL MATERI FIKIH DI MIS ISLAMIYAH SOJOMERTO"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

Vol. 2 Juli 2022| Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru Agama Islam

Tema: Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk Merealisasikan guru Profesional di Era Sosiety 5.0

285

PENINGKATAN HASIL BELAJAR MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL MATERI FIKIH DI MIS ISLAMIYAH SOJOMERTO

A’ISYAH M.1

Email [email protected] ABSTRAK

Permasalahan yang dihadapi peserta didik kelas IV MIS Islamiyah Sojomerto Kecamatan Reban Kabupaten Batang dalam pembelajaran fikih, memahami materi berani berkhitan adalah rendahnya hasil belajar siswa.

Hal ini disebabkan dalam proses belajar guru masih tidak menggunakan media pembelajaran yang dapat menarik minat peserta didik. Berdasarkan latar belakang masalah ini perlu dilakukan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar Fiqih peserta didik kelas IV MIS Islamiyah Kecamatan Reban Kabupaten Batang tanpa memandang latar belakang pendidikannya dan perlu dirumuskan media lain yang kondusif dan menyenangkan dalam pembelajaran fikih. Perumusan masalah pada penelitian ini adalah “apakah penggunaan media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar fiqih peserta didik kelas IV MIS Islamiyah Sojomerto Kecamatan Reban Kabupaten. Batang Tahun 2021/2022? dan bagaimana pengaruh media pembelajaran melaluai media audio visual kelas pada pelajaran fikih materi berani berkhitan di MIS Islamiyah Sojomerto Kec. Reban Kab. Batang Tahun 2021/2022?. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dimana objek peneliti hanya berpusat pada proses pembelajaran dengan menggunakan media audio visual, adapun dalam metode pengumpulan data menggunakan metode tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis kualitatif dimana penulis menggambarkan gejala- gejala yang terjadi pada objek penelitian, dan hasilnya adalah sebagai berikut, setelah menerapkan media audio visual dapat diketahui peningkatan hasil belajar dengan persentase 85,71 % dan yang belum tuntas sebanyak 2 siswa 14,28%. Dengan nilai rata-rata kelas 82,85. Jadi ketuntasan belajar siswa pada siklus II adalah 85,71 dan sudah sesuai KKM maka sudah dapat dikatakan tuntas. Adapun saran dari hasil penelitian yaitu: 1) untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran menggunakan media audio visual memerlukan persiapan yang cukup matang, sehingga diperoleh hasil yang optimal. 2) dalam meningkatkan presentasi belajar peserta didik, guru hendaknya lebih sering melatih dengan berbagai media pembelajaran,

(2)

Vol. 2 Juli 2022| Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru Agama Islam

Tema: Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk Merealisasikan guru Profesional di Era Sosiety 5.0

286

sehingga siswa berhasil atau mampu memecahkan masalah-masalah yang dihadapinya. 3) perlu adanya penelitian yang lebih lanjut, karena hasil penelitian ini hanya dilakukan di MIS Islamiyah Sojomerto Kecamatan Reban Kabupaten Batang Tahun Pelajaran 2021/2022.

Kata Kunci : Hasil Belajar, Melalui Media Audio Visual

PENDAHULUAN

Pendidikan adalah suatu usaha untuk memperbaiki kualitas manusia baik secara pengetahuan maupun moral. Jika kita telusuri arti dari belajar fiqih sebenarnya dapat kita ambil kesimpulan bahwa belajar fiqih adalah suatu usaha dari seorang pengajar, guru, ulama dan pemimpin untuk memahamkan siswa ataupun masyarakat agar mengerti dan paham tentang fikih dan kaidah-kaidahnya, sampai kepada unsur-unsur yang penting di dalamnya, kemudian bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga hidup dapat berjalan sesuai dengan hukum dan syariah Allah SWT.

Menurut Hadi (2016) dalam Firman Mansir dan Halim Purnomo (2020 : 8) Pembelajaran fiqih adalah bagian dari mata pelajaran PAI yang memberikan pengetahuan tentang ajaran Islam dalam hal hukum syariah dan membimbing peserta untuk keyakinan mereka sendiri dan untuk mengetahui hukum Islam dengan benar.

Guru memiliki peranan yang sangat penting dalam menentukan kuantitas dan kualitas pembelajaran yang akan dilaksanakan. Oleh karena itu, sebagai guru harus bisa berfikir dan membuat perencanaan secara jelas dalam meningkatkan hasil belajar bagi siswanya dan dapar memperbaiki kualitas dalam mengajar. Dengan demikian hal ini menuntut perubahan- perubahan dalam mengkondisikan kelas, penggunaan metode mengajar,

(3)

Vol. 2 Juli 2022| Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru Agama Islam

Tema: Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk Merealisasikan guru Profesional di Era Sosiety 5.0

287

strategi belajar mengajar, media yang digunakan, maupun sikap karakteristik guru dalam mengelola proses belajar mengajar.

Dengan berkembangnya teknologi dan pengetahuan membuat perubahan yang sangat penting pada berbagai ruang gerak peradaban manusia, dalam segi budaya, asas produksi maupun pembelajaran, dengan sebab itu calon guru harus berbekal penguasaan terhadap IPTEK yang berkaitan dengan pembelajaran pada lembaga sekolah, agar pembelajaran dapat ditransfer pada peserta didik dengan maksimal dan mudah diingat di benak para murid yang mendapatkan materi dengan perantara media yang disampaikan guru terhadap para peserta didik.

Dalam kegiatan belajar mengajar perlu adanya media pembelajaran.

Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi dalam proses belajar mengajar sehingga dapat merangsang perhatian dan minat peserta didik untuk belajar.

Penggunaan media pada MIS Islamiyah Sojomerto mata pelajaran Fikih biasanya hanya menggunakan buku paket dan media gambar yaitu sebagai media dan menunjukkan secara langsung bagaimana teknik membaca dan mengamati, siswa hanya menerima pesan yang disampaikan oleh guru.

Proses pembelajaran Fikih di kelas IV MIS Islamiyah Sojomerto Kec.

Reban Kab. Batang mempunyai sifat deduktif dan objek kajiannya abstrak.

Berdasarkan standar Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditentukan guru yaitu 70 . Dari jumlah 14 siswa kelas IV MIS Islamiyah Sojomerto Kec. Reban Kab. Batang, yangmemperoleh nila antara 50-69 sebanyak 8 peserta didik atau sebesar 42,85% dan dinyatakan belum tuntas karena nilainya di bawah KKM. Sedangkan yang memperoleh nilai antara 70- 100 sebanyak 6 peserta didik atau sebesar 57,14% dan dinyatakan tuntas

(4)

Vol. 2 Juli 2022| Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru Agama Islam

Tema: Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk Merealisasikan guru Profesional di Era Sosiety 5.0

288

karena nilainya di atas KKM. Namun, karena peserta didik yang tuntas di bawah 85%, maka secara klasikal dinyatakan belum tuntas.

Berdasarkan hasil analisis, permasalahan diatas disebabkan oleh dominasi guru yang masih tinggi, yaitu peran duru dalam kegiatan pembelajaran sebagai pengajar ilmu kurang berperan sebagai fasilitator, yaitu guru masih banyak bergantung pada buku, guru juga masih dominan menggunakan metode ceramah dan kegiatan mencatat, sehingga guru kurang mengoptimalkan bekerja sama dan peserta didik dianggap lulus tes atau dapat mengerjakan tes yang diberikan tanpa memperhatikan aspek lain seperti ketrampilan peserta didik dalam kemampuan mengalisis maslah maupun mengomunikasikanya.

Demikian gambaran situasi pembelajaran Fikih saat ini yang terjadi dilapangan. Oleh sebab itu, sebagai solusi yang dibutuhkan adalah sebuah media pembelajaran yang memadai. Media pembelajaran dapat meningkatkan proses dan hasil belajar peserta didik dan tentang taraf befikirnya.

Media audio visual merupakan media perantara yang dapat digunakan untuk menyampaikan materi pembelajaran yang penyerapanya melalui pandangan dan pendengaran sehingga dapat membangun kondisi yang dapat membuat peserta didik mampu memperoleh pengetahhuan, ketrampilan, atau sikap.

Tujuan penggunaan media audio visual dalam kegiatan pembelajaran ini yaitu untuk mengembangkan kemampuan kognitif dengan memberikan rangsangan berupa gambar bergerak dan suara, serta menyampikan pesan untuk mempengaruhi sikap dan emosi.

(5)

Vol. 2 Juli 2022| Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru Agama Islam

Tema: Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk Merealisasikan guru Profesional di Era Sosiety 5.0

289

Tujuan lain dari penerapan media audio visual di MIS Islamiyah Sojomerto adalah untuk memberikan penjelasan lebih menarik sehingga media pembelajaran ini mampu memberikan pemahaman kepada peserta didik agar pembelajaran khususnya Fikih dapat berjalan secara optimal dan maksimal.

METODE PENELITIAN

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research), karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas.

Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif. Menurut Oja dan Sumarjan (dalam Titik Sugiarti, 1997: 8) mengelompokkan penelitian tindakan menjadi beberapa macam yaitu: guru bertindak sebagai peneliti, penelitian tindakan kolaboratif, simultan terintegratif, asministrasi sosial ekperimental.

Tujuan utama penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran dikelas dimana guru secara penuh terlibat dalam penelitian tindakan ini mula dari perencanaan, pengamatan dan refleksi.

Subyek penelitian adalah peserta didik kelas IV MIS Islamiyah Sojomerto Kecamatan Reban Kabupaten Batang Tahun Pelajaran 2021\2022 yang berjumlah 14 peserta didik yang terdiri dari 8 laki-laki dan 6 perempuan.

Untuk mengetahui keefektifan suatu metode dalam kegiatan pembelajaran perlu diadakan analisa data, pada penelitian ini mengunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, untuk menganalisis tingkat keberhasilan atau persentase keberhasilan peserta didik setelah proses belajar mengajar setiap putarannya dilakukan dengan cara memberikan evaluasi berupa soal tes tertulis pada setiap akhir putaran.Sesuai dengan jenis penelitian yang dipilih, maka penelitian tindakan ini menggunakan model penelitian tindakan dari Kemmis dan Tanggart (dalam Anik Purwati, 2018:

19) yaitu bentuk spiral dari siklus satu ke siklus berikutnya. Setiap siklus meliputi

(6)

Vol. 2 Juli 2022| Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru Agama Islam

Tema: Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk Merealisasikan guru Profesional di Era Sosiety 5.0

290

planning (rencana), action (tindakan), obsevation (pengamatan), dan reflection (refleksi). Langkah pada siklus berikutnya adalah perencanaan yang sudah direvisi, tindakan, pengamatan, dan refleksi.

Observasi di bagi dalam dua putaran, yaitu 1 dan 2, dimana masing- masing putaran dikenai perlakuan yang sama (alur kegiatan yang sama) dan membahas satu sub pokok bahasan yang diakhiri dengan tes formatif

Refleksi

Tindakan/

Observasi

Refleksi Tindakan/

Observasi Refleksi Tindakan/

Observasi

Rencana awal/rancangan

Rencana yang direvisi

Rencana yang direvisi

Putaran 1

Putaran 2

Rencana Siklus lanjutan

(7)

Vol. 2 Juli 2022| Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru Agama Islam

Tema: Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk Merealisasikan guru Profesional di Era Sosiety 5.0

291

diakhir masing-masing putaran. Dibuat dalam dua putaran dimaksudkan untuk memperbaiki sistem pengajaran yang telah dilaksanakan.

HASIL PENELITIAN

Data penelitian yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu berupa hasil uji coba soal, data observasi berupa pengamatan media audio visual dan pengamatan aktivitas peserta didik dan guru pada akhir kegiatan

pembelajaran, dan data tes formatif peserta didik pada setiap siklus. Data lembar observasi diambil dari dua pengamatan yaitu data pengamatan peningkatan hasil belajar dan pembelajaran melalui penerapan media audio visual yang digunakan untuk mengetahui pengaruh dalam meningkatkan prestasi peserta didik.

Pada siklus 1 terdapat beberapa tahapan antara lain: 1) Tahap Perencanaan, yaitu tahap ini peneliti mempersiapkan perangkat

pembelajaran yang terdiri dari rencana pelajaran, LKPD, soal tes formatif, dan alat-alat pengajaran yang mendukung sepeti, proyektor, leptop, pengeras suara dan lembar observasi. 2) Tahap kegiatan dan pelaksanaan yaitu, pelaksanaan kegiatan pembelajaran siklus I dilaksanakan pada tanggal 10 Juni 2022 di MIS Islamiyah Sojomerto Kecamatan Reban

Kabupaten Batang dengan jumlah peserta didk sebanyak 14 peserta didik.

Dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran pada siklus I diperoleh informasi dari hasil pengamatan kelebihan dan kelemahan yaitu a) media audio visual sudah dapat diterapkan dalam proses pembelajaran dan dapat menurangi penerapan media lain seperti buku paket yang sering

digunakan selama ini. b) nilai rata-rata prestasi belajar peserta didik adalah 72,85 dan ketuntasan belajar mencapai 71,42 % yaitu ada 10 peserta didik

(8)

Vol. 2 Juli 2022| Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru Agama Islam

Tema: Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk Merealisasikan guru Profesional di Era Sosiety 5.0

292

dari 14 yang sudah tuntas belajar dan 4 peserta didik yang belum tuntas. c) ketuntasan hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan dari

prasiklus 42,85 % menjadi 71,42 % setelah siklus II. d) pada siklus I masih belum menunjukkan hasil yang memuaskan bahwa kemampuan peserta didik dalam memahami materi dengan penerapan media audio visual dalam kegiatan pembelajaran belum maksimal. e) peserta didik masih merasa baru dan belum mengerti apa yang digunakan guru dengan menerapkan media pembelajran melalui audio visual. f) guru belum menggunakan media yang diterapkan bisa menarik minat peserta didk karena video bahan ajar yang ditampilkan oleh guru masih sederhana. g) sekalipun ketuntasan hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan dari sebelum prasiklus dengan setelah siklus I, namun belum mencapai ketuntasan yaitu 85 % .

Revisi Pelaksanaan pada siklus I guru telah menerapkan media

pembelajaran melalui audio visual dengan baik dilihat dari aktifitas peserta didik serta hasil belajar peserta didik. Adapun pelaksanaaanya yaitu: a) pelaksanaan proses kegiatan pembelajaran sudah berjalan dengan baik, akan tetapi masih ada kendala sehingga proses kegiatan pembelajaran masih kurang menarik minat peserta didik. b) guru baru pertama kali membuat video bahan ajar sendiri yang bersifat audio visual , tindakan yang akan dilakukan yaitu guru akan berlatih membuat video bahan ajar sendiri yang bersifat media audio visual dari ahli dan youtube.

Maka dapat diuraikan bahwa pada siklus 1, hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran melalui media buku dan gambar pada materi Fikih bab Berani Berkhitan di MIS Islamiyah Sojomerto belum sepenuhnya dipahami peserta didik dalam meningkatkan prestasi belajar. Pemahaman peserta

(9)

Vol. 2 Juli 2022| Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru Agama Islam

Tema: Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk Merealisasikan guru Profesional di Era Sosiety 5.0

293

didik terhadap materi yang disampaikan guru pada siklus I menerapkan media audio visual dengan hasil belajar peserta didik mencapai 71,42 % dari pra siklus yang hanya 42,85 %.Hasil tersebut menunjukkan bahwa pada siklus I secara klasikal peserta didk belum tuntas belajar, karena masih ada peserta didik yang memperolah nilaI kurang dari 70 yaitu hanya sebesar 71,42 % lebih kecil dari persentase ketuntasan yang di kehendaki yaitu sebesar 85 % maka akan dilanjutkan penelitian siklus II.

Gambar 3.2 grafik hasil belajar Fikih pada siklus 1

Tabel 4.2. Rekapitulasi Hasil Tes Siklus I

No Uraian Hasil siklus 1

1 2 3

Nilai rata-rata tes formatif

Jumlah siswa yang tuntas belajar Persentase ketuntasan belajar

72,85 10 71,42 %

Pada siklus II, juga terdapat tahapan-tahapan yaitu; 1) tahap

perencanaan, peneliti mempersiapkan perangkat pembelajaran yang terdiri dari rencana pembelajaran, LKPD, soal tes formatif 2, dan alat-alat

pengajaran yang mendukung sepeti proyektor, leptop, pengeras suara dan lan-lain. 2) tahap kegiatan dan pengamatan, pelaksanaan kegiatan

pembelajaran untuk siklus II dilaksanakan pada tanggal 13 Juni 2022 di MIS

0 2 4 6 8 10

90-100 80-89 50-69

Hasil belajar

(10)

Vol. 2 Juli 2022| Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru Agama Islam

Tema: Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk Merealisasikan guru Profesional di Era Sosiety 5.0

294

Islamiyah Sojomerto dengan jumlah peserta didik 14 orang. 3) Refleksi, pada tahap ini akan dikaji apa yang terlaksana dengan baik maupun yang masih kurang baik dalam proses pembelajaran dengan penerapan media pembelajaran menggunakan media audio visual, dari data-data yang telah diperoleh dapat diuraikan kelebihan dan kekurangan siklus 2.

Kelebihan siklus 2 adalah; 1) selama proses kegiatan pembelajaran guru telah melaksanakan semua pembelajarandengan baik, meskipun ada beberapa aspek yang belum sempurna, tetapi persentase pelaksanaanya untuk masing-masing aspek cukup besar. 2) berdasarkan data hasil pengamatan yang diketahui bahwa peserta didik aktif selama proses

pembelajaran berlangsung. Sedangkah kekurangannya adalah; 1) saat guru menggunakan media audio visual tiba-tiba suara video tidak jelas sehingga peserta didik terganggu dengan suara kelas lain. 2) peserta didik masih ada yang kurang antusias dalam proses pembelajaran. 3) kekurangan pada siklus sebelumnya sudah mengalami perbaikan dan peningkatan sehingga menjadi lebih baik.

Revisi Pelaksanaan pada siklus II guru telah menerapkan media pembelajaran melalui media audio visual dengan baik dan dilihat dari aktifitas peserta didik serta hasil belajar peserta didik dengan pelaksanaan kegiatan pembelajaran sudah berjalan dengan baik. Hanya ada kendala teknis dan langsung bisa diatasi yaitu: a) guru hanya menggunakan

proyektor sebagai audio sehingg suara tidak jelas, tindakan yang dilakukan adalah guru segera menggunakan pengeras suara agar suara terdengar lebih jelas, maka tidak diperlukan lagi revisi terlalu banyak, akan tetapi yang perlu diperhatikan untuk tindakan selanjutnya adalah

memaksimalkan dan mempertahankan apa yang telah ada dengan tujuan

(11)

Vol. 2 Juli 2022| Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru Agama Islam

Tema: Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk Merealisasikan guru Profesional di Era Sosiety 5.0

295

agar pada pelaksanaan proses pembelajaran selanjutnya . b) penerapan media pembelajaran menggunakan media audio visual dapat

meningkatkan proses kegiatan pembelajaran sehingga tujuan pembeljaran dapat tercapai.

Dengan demikian hasil penelitian pada siklus II ini pengamatan yang diperoleh yaitu keaktifan peserta didik untuk mengikuti pembelajaran dengan menerapkan media audio visual lebih membuat banyak peserta didik yang berperan aktif secara merata, hanya ada sedikit kendala teknik dan langsung bisa diatasi guru. Komunikasi antar guru dan peserta didik juga sering trjadi karena guru memperhatikan dan menghargai pendapat peserta didik. Hasil belajar akhir siklus pada kegiatan pembelajaran ke II semakin meningkat dibanding siklus I, dari rata-rata 71,42 % menjadi 85,71 %. Dengan demikian hasil belajar peserta didik ada peningkatan dan menjadi tuntas sehingga penelitian dihentikan.

Gambar 3.3 grafik hasil belajar Fikih pada siklus 2

Tabel 4.4 Rekapitulasi Hasil Tes Siklus II

No Uraian Hasil siklus 1

1 2 3

Nilai rata-rata tes formatif

Jumlah siswa yang tuntas belajar Persentase ketuntasan belajar

82,85 12 85,71 %

0 2 4 6 8

90-100 80-89 50-69

Hasil belajar

(12)

Vol. 2 Juli 2022| Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru Agama Islam

Tema: Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk Merealisasikan guru Profesional di Era Sosiety 5.0

296 KESIMPULAN

Dari hasil kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan selama 2 siklus, dan berdasarkan seluruh pembahasan serta analisis yang telah dilakukan dapat disimpulkan yaitu: Pertama, pembelajaran dengan media audio visual memiliki dampak yang positif dalam meningkatkan prestasi dan hasil belajar peserta didik yang di tandai dengan peningkatan ketuntasan belajar peserta didik dalam setiap siklus, yatu siklus I dari 14 peserta didik yang tuntas sebanyak 10 peserta didik (71,42 %) dan yang belum tuntas sebanyak 4 peserta didik (28,57 %), sedangkan pada siklus II yang tuntas sebanyak 12 peserta didik (85,71 %) dan yang belum tuntas sebanyak 2 peserta didik (14,28 %). Jadi setelah diadakan siklus II hasil belajar siswa meningkat sebesar 14,29 %. Kedua, penerapan media pembelajaran dengan media audio visual mempunyai pengaruh yang positif, yatudapat meningkatkan hasil belajar peserta didik yang ditunjukan dengan hasil wawancara dengan sebagian peserta didik, rata-rata jawabanya menyatakan bahwa peserta didik tertarik dan berminat dengan kegiatan pembelajaran menerapkan media audio visual sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar.

DAFTAR PUSTAKA

Purwati, Anik, Penelitian Tindakan Kelas (Ptk) Pemerintah Kabupaten Jember Dinas Pendidikan Sd Negeri Tegalsari 02 Ambulu Laporan 2018, Jember : Dinas Pendidikan Kabupaten Jember. 2018

(13)

Vol. 2 Juli 2022| Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru Agama Islam

Tema: Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk Merealisasikan guru Profesional di Era Sosiety 5.0

297

Mansir, Firman dan Purnomo, Halim, Peran Penting Psikologi dalam Pendidikan Islam, Jurnal Pendidikan Islam.2020

Soedjadi, dkk, Pedoman Penulisan dan Ujian Skripsi. Surabaya; Unesa Universitas Press. 2000

https://retizen.republika.co.id/posts/14703/karakteristik-media-audio-visual- dan-audio-visual

http://ejournal.uniramalang.ac.id/index.php/alwijdan

https://text-id.123dok.com/document/8ydm22kly-fungsi-penilaian-dalam- pembelajaran.html

Referensi

Dokumen terkait

nilai data terletak kurang lebih dalam suatu garis lurus, sehingga mendukung simpulan di atas bahwa data pretest maupun postest berasal dari populasi yang terdistribusi normal

Hasil penelitianmuatan keilmuan integrasi interkoneksi terhadap ma- ta pelajaran PAI dan Budi Pekerti jenjang SMA kurikulum 2013 dapat dideskripsikan sebagai

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT yang dengan rahmat dan hidayahnya penulis pada akhirnya dapat menyelesaikan skripsi ini yang berjudul “Analisis

Judul : HUBUNGAN ANTARA PERILAKU PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK DENGAN KEJADIAN DBD DI DESA SOJOMERTO WILAYAH KERJA PUSKESMAS REBAN KABUPATEN BATANG.. No Nama Dosen Jabatan

Daftar berkas dan daftar isi berkas hasil dari pemberkasan arsip aktif pada Unit Pengolah dan Daftar Arsip Inaktif hasil dari penataan arsip inaktif pada Unit

En&im p%ialin menurai!an amilum menjadi mal%a$e Pep$in memaca" mole!ul pro%ein menjadi pep%on 6a!ara$e mencerna!an $a!aro$a menjadi lu!o$a Mal%a$e mencerna!an mal%o$a

Peningkatan hasil belajar peserta didik melalui Media Kartu Pecahan materi Pecahan dalam pembelajaran Matematika kelas III di SDN 02 Balai Sepuak, Kabupaten

1 Penelitian dengan Pelaksanaan Pembelajaran Fikih Materi Haji dan Umrah Pada Siswa Kelas X di MAS Batu Tangga Kecamatan Batang Alai Timur Kabupaten Hulu Sungai