LAPORAN KERJA PRAKTEK LAPORAN KERJA PRAKTEK
SISTEM
SISTEM PENGOPERASIAN PENGOPERASIAN PANEL PANEL KONTROL MOTOR KONTROL MOTOR INDUCEDINDUCED FAN GBM 304 DENGAN KENDALI ELEKTROMAGNET
FAN GBM 304 DENGAN KENDALI ELEKTROMAGNET DI PUSRI-IB
DI PUSRI-IB
Dibuat untuk memenuhi syarat kurikulum pada Dibuat untuk memenuhi syarat kurikulum pada Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik
Universitas Bengkulu Universitas Bengkulu Oleh : Oleh : Joni Irawan Joni Irawan G1D006007 G1D006007
PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO PROGRAM STUDI TEKNIK ELEKTRO
BAB V BAB V Sistem Pengoperas
Sistem Pengoperasian Panel ian Panel Kontrol Motor Induced Fan Kontrol Motor Induced Fan GBM 3GBM 3 04 dengan04 dengan Sistem Elektromagnet di PUSRI-IB
Sistem Elektromagnet di PUSRI-IB
5.1 Umum
5.1 Umum
Sebagian besar industri banyak menggunakan motor sebagai mesin Sebagian besar industri banyak menggunakan motor sebagai mesin produksi maupun mesin pendukung produksi. Untuk itu diperlukan proses produksi maupun mesin pendukung produksi. Untuk itu diperlukan proses pengoperasian mesin. Mesin yang banyak digunakan adalah motor induksi 3 fasa. pengoperasian mesin. Mesin yang banyak digunakan adalah motor induksi 3 fasa. Motor ini dikontrol oleh panel kontrol motor. Di dalam proses pengoperasian Motor ini dikontrol oleh panel kontrol motor. Di dalam proses pengoperasian terdapat sistem pengendalian dan sistem pengaturan. Pengendalian ada yang terdapat sistem pengendalian dan sistem pengaturan. Pengendalian ada yang bersifat manual, semi-otomatis dan
bersifat manual, semi-otomatis dan otomatis. Pengenotomatis. Pengendalian tersebut dalian tersebut menggunmenggunakanakan sistem
sistem elektromagnetik.elektromagnetik. Salah satu contoh adalah proses pengoperasian panelSalah satu contoh adalah proses pengoperasian panel kontrol motor Induced Fan GBM 304 dengan kendali
kontrol motor Induced Fan GBM 304 dengan kendali Elektromagnet Elektromagnet di PUSRI-di PUSRI-IB.
IB.
PUSRI-IB
PUSRI-IB memiliki memiliki tiga ptiga pembagian embagian area kearea kerja rja beban beban yaitu yaitu area Uarea Urea,rea, Amoniak, dan Utility. PUSRI-IB memiliki 2 ruangan panel listrik utama. Satu Amoniak, dan Utility. PUSRI-IB memiliki 2 ruangan panel listrik utama. Satu ruangan gabungan antara panel beban amoniak dan utility sedangkan yang ruangan gabungan antara panel beban amoniak dan utility sedangkan yang satunya lagi gabungan antara panel beban Urea dan Utility. Pada ruangan panel satunya lagi gabungan antara panel beban Urea dan Utility. Pada ruangan panel listrik terdapat DS (
listrik terdapat DS ( Disconnected Switch Disconnected Switch), ), MPR MPR (( Motor Protection Relay Motor Protection Relay), MCC), MCC (( Motor Control Center Motor Control Center ) dan panel kontrol motor. MCC merupakan pusat kontrol) dan panel kontrol motor. MCC merupakan pusat kontrol motor dimana satu MCC terdapat beberapa unit beban. Untuk area Urea terdapat motor dimana satu MCC terdapat beberapa unit beban. Untuk area Urea terdapat MCC 58, MCC 511, MCC 514, area Amoniak terdiri dari MCC 51, MCC 52, MCC 58, MCC 511, MCC 514, area Amoniak terdiri dari MCC 51, MCC 52, MCC 513, MCC 51 A sedangkan area Utility terdiri dari MCC 510, MCC 512, MCC 513, MCC 51 A sedangkan area Utility terdiri dari MCC 510, MCC 512, MCC 515, MCC 5
MCC 515, MCC 59, MCC 53, MCC 54. 9, MCC 53, MCC 54. Beban Motor GBM 304 merupakan salahBeban Motor GBM 304 merupakan salah satu beban MCC 511 yang memilki kapasitas besar di urea. Motor ini terdapat satu beban MCC 511 yang memilki kapasitas besar di urea. Motor ini terdapat sebanyak 6 unit terletak di
sebanyak 6 unit terletak di Prilling Tower Prilling Tower lantai paling atas. Di ruangan panellantai paling atas. Di ruangan panel listrik terdapat 6 Panel kontrol motor GBM 304 dengan kode A s.d. F. Motor ini listrik terdapat 6 Panel kontrol motor GBM 304 dengan kode A s.d. F. Motor ini digunakan sebagai
5.2
5.2 Asumsi-Asumsi Asumsi-Asumsi DataData
Dalam melakukan perhitungan rating kontaktor dan arus maksimum yang Dalam melakukan perhitungan rating kontaktor dan arus maksimum yang mengalir pada rangkaian panel motor maka diperlukan asumsi data sebagai mengalir pada rangkaian panel motor maka diperlukan asumsi data sebagai berikut :
berikut :
5.2.1
5.2.1 Data Data Tegangan Saluran Tegangan Saluran Beban, Daya Beban, Daya Aktif Aktif Beban dan Beban dan Cos Phi Cos Phi BebanBeban
y
y TTegangan Vrms egangan Vrms = = 440 Volt440 Volt y
y Daya Daya Aktif Aktif (P) (P) = = 45 45 KWKW y
y Cos Cos phi phi = = 0.6790.679
5.2.2
5.2.2 Data Data TransforTransformator mator Step Step Down Down 1 1 fasafasa Merk
Merk = = SiemensSiemens Kapas
Kapasitas itas = = 200 200 VAVA
T
Tegangan egangan primer primer = = 440 440 VoltVolt
T
Tegangan egangan sekunder sekunder = = 110 110 VoltVolt
5.2.3
5.2.3 Data Data Motor Motor GBM GBM 304304
T
Tabel 5.1 Spesifikasi GBM 304abel 5.1 Spesifikasi GBM 304
No. 66
No. 66
Nomor
Nomor Alat Alat GBM GBM 304 304 BB Nama
Nama Alat Alat INDUCED INDUCED FAN FAN FOR FOR PRILL-PRILL-TTOWER OWER Merk
Merk TToshiba (Japan)oshiba (Japan) Serial
Serial Number Number 10201175651020117565 Daya
Daya Aktif Aktif (P) (P) 4545
T
Tegangan egangan (V) (V) 440440 Arus
Arus (A) (A) 9090
Frekuensi
IP 55
IP 55
Kelas
Kelas Isolasi Isolasi FF
T
Typeype TTIKK IKK
Rating Cont
Rating Cont
Rotor Cage
Rotor Cage
Amb
AmbTTemp emp 4040
T
Temp emp Rise Rise 8080 Bearing
Bearing DE DE NU NU 318318 Bearing
Bearing NDE NDE 63206320
Sumber : PT PUSRI Sumber : PT PUSRI
(a)
(a) (b)(b)
Gambar 5.1
5.3
5.3 Komponen-KoKomponen-Komponen mponen yang yang Terdapat di Terdapat di Panel Panel Motor Motor GBM GBM 304304
Gambar 5.2 Isi panel motor GBM 304 bagian kontrol Gambar 5.2 Isi panel motor GBM 304 bagian kontrol
Gambar 5.3 Isi panel motor GBM 304 bagian daya Gambar 5.3 Isi panel motor GBM 304 bagian daya
Gambar 5.4 Local Control Switch yang terdapat di pintu panel kontrol motor. Gambar 5.4 Local Control Switch yang terdapat di pintu panel kontrol motor.
5.3.1
5.3.1 Komponen Komponen Rangkaian Rangkaian DayDayaa 1.
1. MCCBMCCB
MCCB atau
MCCB atau Moulded Case Circuit Breaker Moulded Case Circuit Breaker adalah alat pengamanadalah alat pengaman yang berfungsi sebagai pengamanan terhadap arus hubung singkat dan arus yang berfungsi sebagai pengamanan terhadap arus hubung singkat dan arus beban lebih. Di dalam panel Motor GBM menggunakan MCCB merk beban lebih. Di dalam panel Motor GBM menggunakan MCCB merk
siemens seri 3 VF 31 dengan rating 100 A. siemens seri 3 VF 31 dengan rating 100 A. 2. Sekering
2. Sekering
Sekering sering disebut juga dengan pengaman lebur atau fus
Sekering sering disebut juga dengan pengaman lebur atau fus e. Fungsie. Fungsi sekering adalah mengamankan peralatan atau instalasi listrik dari gangguan sekering adalah mengamankan peralatan atau instalasi listrik dari gangguan hubung sing
hubung singkat. Di kat. Di panel ini terdapat sekering kontrol dan sekering dapanel ini terdapat sekering kontrol dan sekering da ya.ya. 3.
3. TTransformator Step Down 1 fasa .ransformator Step Down 1 fasa .
T
Transformator yang digunakan ransformator yang digunakan untuk menurunkan teganguntuk menurunkan tegangan. Di dalaan. Di dala mm rangkaian ini
rangkaian ini guna transformator guna transformator menurunkan temenurunkan tegangan 480 V menjadi 11gangan 480 V menjadi 1100 V. Dengan kapasitas
V. Dengan kapasitas 200 VA.200 VA. 4.
Untuk memutuskan dan menghubungkan daya motor. Untuk memutuskan dan menghubungkan daya motor. 6.
6. Kabel Penghantar Kabel Penghantar
Kabel yang digunakan pada motor ini adalah jenis NYFGBY 3Cx50 Kabel yang digunakan pada motor ini adalah jenis NYFGBY 3Cx50 mm
mm22.. 7.
7. TTerminalerminal
Sebagai tempat
Sebagai tempat menyambunmenyambungkan titik saluran.gkan titik saluran.
5.3.2
5.3.2 Komponen Komponen KontrolKontrol 1.
1. Kontaktor Kontaktor magnemagnett
Kontaktor magnet atau saklar magnet merupakan saklar yang bekerja Kontaktor magnet atau saklar magnet merupakan saklar yang bekerja berdasarkan prinsip kemagnetan. Artinya sakelar ini bekerja jika ada gaya berdasarkan prinsip kemagnetan. Artinya sakelar ini bekerja jika ada gaya
kemagnetan pada penarik kontaknya . kemagnetan pada penarik kontaknya .
Bagian-bagian p
Bagian-bagian prinsip rinsip terdiri terdiri dari:dari: 1.
1. Kontak daya umumnya hanya dilengkapi dengan 3 buah susunanKontak daya umumnya hanya dilengkapi dengan 3 buah susunan kutub kontak daya yang digunakan sebagai saklar membuka dan kutub kontak daya yang digunakan sebagai saklar membuka dan menutup rangkaian terhadap beban. Kontak daya terbuat dari tembaga menutup rangkaian terhadap beban. Kontak daya terbuat dari tembaga berlapis perak. Kemampuan hantar arusnya tinggi.
berlapis perak. Kemampuan hantar arusnya tinggi. 2.
2. Kontak bantu beKontak bantu berfungsi serfungsi sebagai rangkaian kobagai rangkaian kontrol/kendali. Bntrol/kendali. Bahanahan kontakny
kontaknya terbuat dari ta terbuat dari tembaga. Kemampuan hantar embaga. Kemampuan hantar arusnya kecil.arusnya kecil. 3. Kumparan elektromagnetis berfungsi untuk menyambung dan 3. Kumparan elektromagnetis berfungsi untuk menyambung dan
memutuskan kontak daya
memutuskan kontak daya dan kontak kontrol secara elektromagnetis.dan kontak kontrol secara elektromagnetis. 4.
4. Pegas inti Pegas inti berfungsi berfungsi untuk muntuk membantu mengemembantu mengembalikan kobalikan kontak ketikantak ketika kumparan elektr
kumparan elektromagneomagnetisnya lepas.tisnya lepas.
Untuk memilih kontaktor harus memperhatikan beberapa hal: Untuk memilih kontaktor harus memperhatikan beberapa hal: a)
a) TTegangan kerjaegangan kerja b)
b) Besarnya Besarnya dayadaya c)
c) Kemampuan hantar Kemampuan hantar arus (koarus (kontaknya)ntaknya) d)
d) Jumlah kontak Jumlah kontak bantu yang bantu yang dimilidimiliki.ki.
Pada Panel Kontrol Motor GBM 304 menggunakan Kontaktor Pada Panel Kontrol Motor GBM 304 menggunakan Kontaktor
110 V AC kontak bantu 110 V AC kontak bantu Kontak
Kontak Utama Utama : : 1 1 3 3 5 5 Kontak Kontak dayadaya 2 4 6 Kontak Beban 2 4 6 Kontak Beban Kontak
Kontak bantu bantu : : 2 2 NO NO yaitu yaitu 13 13 14 14 dan dan 43 43 4444 2 NC yaitu 21 22 dan 31 32 2 NC yaitu 21 22 dan 31 32 Rating Arus
Rating Arus : : 170 170 AA 2.
2. TTermal Over Load Relay (ermal Over Load Relay (TTOLR)OLR)
T
Thermal Over Load Relay (hermal Over Load Relay (TTOLR) adalah suatu pengaman bebanOLR) adalah suatu pengaman beban lebih menurut PUIL 2000 bagian 5.5.4.1 yaitu proteksi beban lebih (arus lebih menurut PUIL 2000 bagian 5.5.4.1 yaitu proteksi beban lebih (arus lebih) dimaksudkan untuk melindungi
lebih) dimaksudkan untuk melindungi motor dan perlengkapan kendali motor,motor dan perlengkapan kendali motor, terhadap pemanasan berlebihan sebagai a
terhadap pemanasan berlebihan sebagai a kibat beban lebih atau sebagai akibatkibat beban lebih atau sebagai akibat motor tak dapat diasut. Untuk panel motor ini
motor tak dapat diasut. Untuk panel motor ini TTOLR tidak terhubung denganOLR tidak terhubung dengan C
CTTproteksi.proteksi.
Pemilihan termorelai, yang harus diperhatikan: Pemilihan termorelai, yang harus diperhatikan: a) Kemampuan hantar arus (KHA)
a) Kemampuan hantar arus (KHA) b)
b)TTegangan kerja nominalegangan kerja nominal
c) Nilai nominal arus beban lebih (seting arus beban lebih). c) Nilai nominal arus beban lebih (seting arus beban lebih).
Pada panel kontrol motor ini
Pada panel kontrol motor ini menggunmenggunakanakan TTOLR OLR Merk
Merk : : siemenssiemens Seri
Seri : : 3ua623ua62 Kontak
Kontak Utama Utama : : 1 1 3 3 5 5 Kontak Kontak dayadaya 2 4 6 Kontak Beban 2 4 6 Kontak Beban Kontak
Kontak Bantu Bantu : 1 : 1 NC NC yaitu yaitu 95 95 9696 1 NO yaitu 97 98 1 NO yaitu 97 98 Setti
Setting ng Range Range arus arus : : 63 63 - - 90 90 AA
T
Tegangan egangan Kerja Kerja : : 400 400 Volt Volt AC AC kontak kontak utamautama 110 Volt AC kontak bantu 110 Volt AC kontak bantu 3.
3. Pilot Lamp (Lampu Indikator)Pilot Lamp (Lampu Indikator)
Digunakan sebagai tanda untuk keadaan run, stop dan fault. Untuk Digunakan sebagai tanda untuk keadaan run, stop dan fault. Untuk
T
Tegangan kerja piloegangan kerja pilot lamp adalah 110 t lamp adalah 110 V dan memiliki daya V dan memiliki daya aktif aktif sebesar 3sebesar 3 watt.
watt. 4.
4. Push ButtonPush Button Push button
Push button adalah saklar tekan yang digunakan sebagai switch motor.adalah saklar tekan yang digunakan sebagai switch motor. Push button
Push button terdapat di pintu panel. Untuk tombol start menggunakanterdapat di pintu panel. Untuk tombol start menggunakan Normally Open
Normally Open (NO) warna merah dan tombol stop menggunakan(NO) warna merah dan tombol stop menggunakan Normally Normally Close
Close (NC) warna hijau.(NC) warna hijau. TTegangan Kerjaegangan Kerja Push Button Push Button 110 V.110 V. 5.
5. Amper Meter Amper Meter
Digunakan untuk memb
Digunakan untuk membaca arus aca arus beban beban motor GBM motor GBM 304 m304 memilikiemiliki kalibrasi 100/5 A.
kalibrasi 100/5 A. 7
7 Rotary SwitchRotary Switch
Digunakan untuk mengetahui arus fasa dan arus a
Digunakan untuk mengetahui arus fasa dan arus a ntar saluran.ntar saluran.
5.4
5.4 Perhitungan Perhitungan Rating Rating Penghantar, Penghantar, Rating Rating MCCB, MCCB, Rating Rating KontaktorKontaktor Magnet, Rating TOLR dan Arus Maksimum Rangkaian Kontrol
Magnet, Rating TOLR dan Arus Maksimum Rangkaian Kontrol 5.4.1
5.4.1 Rating Rating PenghantarPenghantar
Menurut PUIL 2000 pasal 5.5.3.1, yang berisi ³penghantar sirkit akhir Menurut PUIL 2000 pasal 5.5.3.1, yang berisi ³penghantar sirkit akhir yang menyuplai motor tunggal tidak boleh mempunyai KHA kurang dari 125 % yang menyuplai motor tunggal tidak boleh mempunyai KHA kurang dari 125 % arus pengenal beban penuh
arus pengenal beban penuh
Perhitungan arus pengenal beban penuh (In) : Perhitungan arus pengenal beban penuh (In) :
In = In = == = 89,9 A= 89,9 A
Jadi Kemampuan Hantar Arus (KHA) Penghantar adalah Jadi Kemampuan Hantar Arus (KHA) Penghantar adalah
I = 125 % x In = 125 % x 89,9 = 112,37 A I = 125 % x In = 125 % x 89,9 = 112,37 A
5.4.2
5.4.2 Rating Rating MCCBMCCB
Untuk sirkit akhir yang menyuplai beberapa motor, nilai pengenal atau Untuk sirkit akhir yang menyuplai beberapa motor, nilai pengenal atau setelan gawai proteksi hubung pendek, tidak boleh melebihi nilai terbesar dihitung setelan gawai proteksi hubung pendek, tidak boleh melebihi nilai terbesar dihitung menurut
I = 250 % x In = 250 % x 89,9 = 224,75 A I = 250 % x In = 250 % x 89,9 = 224,75 A
5.4.3
5.4.3 Rating Rating Kontaktor Kontaktor MagnetMagnet
Perhitungan arus pengenal beban penuh (In): Perhitungan arus pengenal beban penuh (In):
In = In = == = 89,9 A= 89,9 A
Jadi Rating Kontaktor Magnet adalah Jadi Rating Kontaktor Magnet adalah I = In/80 % = 89,9 / 0.8 = 112,37 A I = In/80 % = 89,9 / 0.8 = 112,37 A
5.4.4
5.4.4 Rating Rating TOLR TOLR
Untuk motor dengan tegangan 440 V.
Untuk motor dengan tegangan 440 V. TTOLR tidak terhubung dengan COLR tidak terhubung dengan CTT.. Sehingga rating
Sehingga ratingTTOLR disetting berdasarkan besarnya arus pengenal beban penuhOLR disetting berdasarkan besarnya arus pengenal beban penuh (In). Jadi Rating
(In). Jadi Rating TTOLR disini adalah 89,9 A dibulatkan menjadi 90 A.OLR disini adalah 89,9 A dibulatkan menjadi 90 A.
5.4.5
5.4.5 Arus Arus Maksimal yanMaksimal yang g Mengalir pada Mengalir pada Rangkaian Kontrol PanRangkaian Kontrol Panel el MotorMotor GBM 304
GBM 304 Diketahui : Diketahui : Kapasitas
KapasitasTTrafo Step Down 1 fasa adalah 200 VA.rafo Step Down 1 fasa adalah 200 VA.
T
Tegangan Sekunder egangan Sekunder TTrafo 110 Voltrafo 110 Volt Perhitungan :
Perhitungan :
Arus maksimum yang mengalir pada rangkaian kontrol adalah Arus maksimum yang mengalir pada rangkaian kontrol adalah 200
5.5
5.5 Sistem Sistem PengoperasiPengoperasian an Panel Panel Kontrol Kontrol Motor Motor Induced Induced Fan Fan GBM GBM 304304
Gambar 5.5 Diagram connection panel kontrol motor GBM 304 Gambar 5.5 Diagram connection panel kontrol motor GBM 304 Keterangan Kode
Keterangan Kode
-- MC (Kontak utama kontaktor)MC (Kontak utama kontaktor) -- 49 49 (Kontak (Kontak utamautama TTOLR)OLR)
-- 42x 42x (Kontak (Kontak bantu NO bantu NO kontaktorkontaktor)) -- 49x 49x (Kontak (Kontak bantubantu TTOLR)OLR)
-- GL (Green Light)GL (Green Light) -- RL (Red Light)RL (Red Light) -- OL (Orange Light)OL (Orange Light) -- W (signal)W (signal)
5.5.1 Umum
5.5.1 Umum
Sebelum masuk ke proses pengoperasian dijelaskan sedikit bahwasanya
Sebelum masuk ke proses pengoperasian dijelaskan sedikit bahwasanya
untuk pengasutan motor GBM 304 menggunakan pengasutan hubungan langsung
untuk pengasutan motor GBM 304 menggunakan pengasutan hubungan langsung
dikenal dengan istilah
dikenal dengan istilah Direct ON Line Direct ON Line (( DOL DOL), p), pengasutan dilakukan engasutan dilakukan untuk untuk motor motor induksi dengan kapasitas kecil, ataupun dengan pertimbang
induksi dengan kapasitas kecil, ataupun dengan pertimbangan besar aan besar arus asut yangrus asut yang tinggi dan kejutan mekanisnya tidak akan mengganggu terhadap jaringan listrik tinggi dan kejutan mekanisnya tidak akan mengganggu terhadap jaringan listrik dan mesin itu sendiri. Sistem
dan mesin itu sendiri. Sistem Direct ON Line Direct ON Line bisa di lihat pada gambar 5.5.bisa di lihat pada gambar 5.5. Sedangkan sistem pengendaliannya
Sedangkan sistem pengendaliannya dengan menggunakan kontaktor dengandengan menggunakan kontaktor dengan
sistem elektromagnet yang digandeng oleh
sistem elektromagnet yang digandeng oleh TTermal Over Load Relay (ermal Over Load Relay (TTOLR)OLR)
sebagai pengaman beban lebih dengan sistem
sebagai pengaman beban lebih dengan sistem bimetal bimetal ..
5.5.2
5.5.2 Posisi Posisi Menghidupkan Menghidupkan atauatau ON ON
Dengan memperhatikan gambar 5.5, pertama yang dilakukan adalah Dengan memperhatikan gambar 5.5, pertama yang dilakukan adalah MCCB 51 dinaikkan.Walaupun MCCB sudah dinaikkan kondisi rangkaian belum MCCB 51 dinaikkan.Walaupun MCCB sudah dinaikkan kondisi rangkaian belum bekerja (motor belum running) dan arus listrik mengalir melewati fuse kontrol, bekerja (motor belum running) dan arus listrik mengalir melewati fuse kontrol,
kontak bantu
kontak bantu Normally Close Normally Close (NC)(NC) TTOLR menuju lampu indikator off (GL)OLR menuju lampu indikator off (GL) sehingga lampu ini menyala karena mendapatkan supply tegangan AC 110 V yang sehingga lampu ini menyala karena mendapatkan supply tegangan AC 110 V yang terhubung netral. Besarnya arus yang diserap lampu 0,027 A.
terhubung netral. Besarnya arus yang diserap lampu 0,027 A. Jika Jika tombol tombol startstart
Normally Open
Normally Open (NO) di-ON-kan menjadi Close (tertutup) yang terhubung dengan(NO) di-ON-kan menjadi Close (tertutup) yang terhubung dengan
kontak bantu
kontak bantu Normally Open (NO) Normally Open (NO) terminal 13 14 kontaktor. terminal 13 14 kontaktor. Arus listrik mengalir Arus listrik mengalir
dari lis
dari listrik trik jala-jala dengjala-jala dengan maksimum arus yang an maksimum arus yang dapat lewat sebedapat lewat sebesar 1,82 Asar 1,82 A
melewati fuse, relay
melewati fuse, relay TTOLR, pOLR, push button ush button start, start, melewati terminal komelewati terminal koil A1A2 dariil A1A2 dari
koil
koil kontaktor 4kontaktor 42 2 ke neke netral N, tral N, push push button button stop yang stop yang dapat dilihat bdapat dilihat berdasarkanerdasarkan
run signal
run signal (w). Akibatnya koil kontaktor 42 akan(w). Akibatnya koil kontaktor 42 akan energized energized (kumparan dialiri arus(kumparan dialiri arus
bersifat magnet) sehingga plat tembaga terhubung antara bagian yang bergerak
bersifat magnet) sehingga plat tembaga terhubung antara bagian yang bergerak
dan diam. Sehingga kontak bantu
dan diam. Sehingga kontak bantu Normally Open Normally Open(NO) 4(NO) 42x 2x 13 14 13 14 menjadi menjadi closeclose
(tertutup)
(tertutup) berfungsi berfungsi sebagai pengsebagai pengunci. Walaupun tomunci. Walaupun tombol start bol start posisi dileposisi dilepaspas
aliran listrik ke koil kontaktor
aliran listrik ke koil kontaktor 42 tetap42 tetap energized energized dan motor induksi berputar dan motor induksi berputar
karena tombol start paralel dengan kontak bantu
43 44, disini tidak ada proses penguncian karena tidak berhubungan dengan
43 44, disini tidak ada proses penguncian karena tidak berhubungan dengan
tombol stop (bukan rangkaian loop), pada saat ditekan koil kontaktor
tombol stop (bukan rangkaian loop), pada saat ditekan koil kontaktor energized energized
dan menjadikan kantak bantu
dan menjadikan kantak bantu Normally Open Normally Openmenjadi close (tertutup) sehinggamenjadi close (tertutup) sehingga
motor
motor running running dan pada saat dilepas motor berhenti. Bila terjadi gangguan yangdan pada saat dilepas motor berhenti. Bila terjadi gangguan yang
disebabkan beban lebih sehi
disebabkan beban lebih sehinggangga TTermal Over Load (ermal Over Load (TTOLR) merasakan gangguanOLR) merasakan gangguan
dikarenakan melebihi setting
dikarenakan melebihi setting Full Load Ampere Full Load Ampere (FLA) (FLA) 90 90 A A makamaka TTOLR yangOLR yang
semula kontak 95 96
semula kontak 95 96 Normally Close Normally Close (NC) akan menjadi Open ((NC) akan menjadi Open (TTerbuka) danerbuka) dan
kontak 97 98 yang semula Normally Open (NO) akan menjadi Close (
kontak 97 98 yang semula Normally Open (NO) akan menjadi Close (TTertutup)ertutup)
berdasarkan prinsip bimetal. Akibat kontak bantu 97 98
berdasarkan prinsip bimetal. Akibat kontak bantu 97 98 Normally Open Normally Open(NO)(NO)
menjadi close ( tertutup) maka lampu indikator orange (OL) akan menyala
menjadi close ( tertutup) maka lampu indikator orange (OL) akan menyala
terhubung ne
terhubung netral. tral. Arus tidak mengalir pada koil Arus tidak mengalir pada koil A1 A2 konA1 A2 kontaktor sehingga kontak taktor sehingga kontak
bantu
bantu Normally Open Normally Open(NO) kembali terbuka dan mengakibatkan kontak utama(NO) kembali terbuka dan mengakibatkan kontak utama
akan terbuka.
akan terbuka. TTambahan ampermeter yang ada di diagram connection berfungsiambahan ampermeter yang ada di diagram connection berfungsi
sebagai alat ukur arus nominal motor yang menggunakan bantuan
sebagai alat ukur arus nominal motor yang menggunakan bantuan rotary switchrotary switch
untuk mengetahui arus fasa maupun arus line yang terhubung dengan C
untuk mengetahui arus fasa maupun arus line yang terhubung dengan CTT
pengukuran. Ratio C
pengukuran. Ratio CTT 100/5 A amper maka amper meter dikalibrasikan juga100/5 A amper maka amper meter dikalibrasikan juga
100/5 A sehingga arus yang terbaca adalah 89,9 A.
100/5 A sehingga arus yang terbaca adalah 89,9 A.
Dari gambar 4.5 tombol start
Dari gambar 4.5 tombol start Normally Open Normally Open (NO) terhubung dengan(NO) terhubung dengan
kontak bantu
kontak bantu Normally Open Normally Open(NO), tombol stop(NO), tombol stop Normally close Normally close(NC) terhubung(NC) terhubung
dengan kontak bantu
dengan kontak bantu Normally Close Normally Close (NC) begitu juga dengan tombol test yang(NC) begitu juga dengan tombol test yang
terhubung dengan kontak bantu
terhubung dengan kontak bantu Normally Open Normally Open(NO). Kontak Utama(NO). Kontak Utama
berhubungan langsung dengan kontak bantu
berhubungan langsung dengan kontak bantu Normally Open Normally Open(NO) berdasarkan(NO) berdasarkan
gambar 3.19
gambar 3.19 jika menjadi close maka kjika menjadi close maka kontak ontak utamautamapun close pun close akibatakibat energized energized ..
5.5.3
5.5.3 Posisi Posisi MemberMemberhentikan hentikan atauatau OFF OFF
Bila tombol tekan stop
Bila tombol tekan stop Normally Close Normally Close (NO)(NO) ditekan akan menjadi openditekan akan menjadi open
(terbuka), maka loop tertutup dari rangkaian gambar 4.5 akan terbuka, hilangnya
(terbuka), maka loop tertutup dari rangkaian gambar 4.5 akan terbuka, hilangnya
aliran listrik pada koil A1 A2 kontaktor 42 akan
aliran listrik pada koil A1 A2 kontaktor 42 akan de-energized de-energized (kumparan tidak (kumparan tidak
dialiri
Di bawah ini gambar 5
Di bawah ini gambar 5.6 .6 jalur hubungjalur hubungan tombol tekan start,stop dan test.an tombol tekan start,stop dan test.
Gambar 5.6
Gambar 5.6 Hubungan tombol Hubungan tombol tekatekan pada diagram connection motor n pada diagram connection motor GBM 304GBM 304 Penjelasan gambar 5.6 tombol tekan start berhubungan dengan tombol Penjelasan gambar 5.6 tombol tekan start berhubungan dengan tombol tekan stop terhubung paralel sedangkan tombol tekan test tidak ada hubungan tekan stop terhubung paralel sedangkan tombol tekan test tidak ada hubungan dengan tombol start maupun stop.
dengan tombol start maupun stop. Bila tombol start sudah ditekan
Bila tombol start sudah ditekan namun motor tidak beroperasi maka terjadinamun motor tidak beroperasi maka terjadi kerusakan pada
kerusakan pada kontaktor magnet. Akkontaktor magnet. Akibat tidak bertibat tidak bertemunya kontak yang bergerak emunya kontak yang bergerak dengan kontak yang tetap pada saat kumparan dialiri arus listrik (
dengan kontak yang tetap pada saat kumparan dialiri arus listrik (energized energized ).).
T
Tindakan ± indakan ± tindakan dalam mempetindakan dalam memperbaiki rbaiki kontaktor mkontaktor magnet adalahagnet adalah 1.
1. Bagian permukaan dari kontak daya diratakaBagian permukaan dari kontak daya dirataka n menggunakan gerinda, kikir n menggunakan gerinda, kikir dan ampelas, sedangkan sebagai pembersih akhir digunakan alkohol 70%. dan ampelas, sedangkan sebagai pembersih akhir digunakan alkohol 70%. Untuk bagian kontak magnetnya menggunakan ampelas dan dibersihkn Untuk bagian kontak magnetnya menggunakan ampelas dan dibersihkn menggunakan alkohol 70%.
menggunakan alkohol 70%. 2.
2. Setiap melakukan perbaikan kontaktor magnet harus dilakukanSetiap melakukan perbaikan kontaktor magnet harus dilakukan penggantian pada pegas inti untuk menjaga
penggantian pada pegas inti untuk menjaga elastisitas pegas.elastisitas pegas. 3.
3. Melakukan pemeriksaan kumparan magnet dengan menggunakanMelakukan pemeriksaan kumparan magnet dengan menggunakan ohmmeter untuk menentukan apakah berfungsi tidaknya kumparan ohmmeter untuk menentukan apakah berfungsi tidaknya kumparan tersebut.