BAB I PENDAHULUAN. ikan lele asalkan dilakukan dengan usaha yang keras. ikan lele dari waktu ke waktu secara tepat dan akurat.

Teks penuh

(1)

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah

Perkembangan budidaya ikan lele saat ini terus mengalami peningkatan sehingga banyak kalangan ingin mencoba dan bahkan beralih pada usaha pembudidayaan ikan lele, meski seseorang yang memulai usaha tersebut bukan berasal dari petani ikan atau yang pernah belajar tentang pendidikan perikanan, tetapi hal itu tidak menutup kemungkinan seseorang untuk memulai usaha budidaya ikan lele asalkan dilakukan dengan usaha yang keras.

Mina Barokoh adalah salah satu kelompok Pembudidaya Ikan Lele yang terdapat di Desa Karangmukti ini menjadi satu-satunya kelompok yang terdapat di Kabupaten Purwakarta yang mendapatkan ijin resmi dari Pemerintah setempat. Usaha ini telah berdiri sejak 2004. Pada Mina Barokah, pencatatan, perhitungan transaksi penjualan ikan lele kepada konsumen, pembuatan laporan penjualan, serta pencarian data laporan transaksi penjualan masih tulis tangan, sehingga akan sangat sulit dan memakan waktu yang lama untuk mengetahui data transaksi penjualan ikan lele dari waktu ke waktu secara tepat dan akurat.

Munculnya media internet saat ini, dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses dan mencari segala informasi yang dibutuhkan. Berkembangnya teknologi yang semakin meningkat membuat sumber daya manusia harus mengikuti dan menerapkan dalam sebuah perusahaan untuk terus dapat berkembang dan menghasilkan informasi yang lebih cepat dan akurat, yaitu salah satunya menggunakan komputer.

(2)

2

Terdapat beberapa penelitian yang berkaitan dengal hal tersebut seperti, “Aplikasi Mobile Learning Budidaya Ikan Lele Sistem Terpal Berbasis Android” Oleh Novita Indah Pramudita dan Herman Yuliansyah 2018. Pada sistem ini diberikan infromasi budidaya ikan lele dengan sistem terpal dan tahapan-tahapan pembudidaya. Dan ada juga penelitian yang berjudul “Sistem Informasi Pembudidayaan Ikan Lele Di Balai Pelestarian Perikanan Perairan Umum Dan Pengembangan Ikan Hias” Oleh Finsa Nurpandi dan Haris Kurniawan yang membuat sistem informasi berbasis Web, pengelolaan data ikan dan ketersediaan ikan dan pakan.

Program yang digunakan haruslah mudah di mengerti sehingga dapat membantu pekerjaan yang dilakukan dan pencatatan yang dibuat lebih efektif dan efisien serta dapat menghasilkan informasi yang sangat berguna bagi para pemakainya.

Atas dasar permikiran tersebut maka penulis mencoba memecahkan sebuah permasalah yang terjadi dengan mengusulkan pembuatan website budidaya ikan lele pada Mina Barokah yang berada di Desa Karangmukti, dengan begitu permasalahan penjualan budidaya ikan lele dapat teratasi dengan cepat dan tepat.

(3)

3

1.2. Tujuan dan Manfaat

Tujuan dari penulisan Tugas Akhir ini agar mengembangkan sistem kerja dengan cara:

1. Untuk mengetahui proses transaksi penjualan Budidaya ikan lele pada Mina Barokah.

2. Merancang suatu program untuk memudahkan proses penjualan pada Mina Barokah.

3. Berharap semoga program tersebut dapat berguna untuk Mina Barokah sebagai bahan pertimbangan untuk mengatasi permasalahan yang ada.

Sedangkan Manfaat dari penulisan Tugas Akhir ini diantaranya: 1. Manfaat untuk Penulis

Sebagai salah satu syarat kelulusan Program Diploma Tiga (D3) Program Studi Sistem Informasi Kampus Kabupaten Karawang Fakultas Teknologi Informasi Universitas Bina Sarana Informatika.

2. Manfaat untuk Mina Barokah

a. Sebagai bahan evaluasi terhadap sistem yang sedang berjalan.

b. Menghasilkan suatu informasi yang cepat dan akurat dalam membantu dan memudahkan proses penjualan budidaya ikan lele.

3. Bagi Pembaca

a. Memberikan pemahaman tentang konsep sistem informasi budidaya ikan lele sehingga lebih optimal.

(4)

4

1.3. Metode Penelitian

Metode penelitian adalah cara atau teknik yang sistematis untuk mengerjakan atau menyelesaikan suatu permasalahan. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk merancang dan mengembangkan sistem informasi pada Mina Barokah. Metode penelitian yang digunakan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang terjadi diatas akan dibagi menjadi dua bagian besar yaitu metode Pengembangan Perangkat Lunak (Software) pengumpulan data dan metode Pengumpulan Data.

1.3.1.Metode Pengembangan Perangkat Lunak (Software)

Menurut Sukamto dan Shalahudin (2018) bahwa :

SDLC atau Software Development Life Cycle atau sering disebut juga System Development Life Cycle adalah proses mengembangakan atau mengubah suatu sistem perangkat lunak dengan menggunakan model-model dan metedologi yang digunakan orang untuk mengembangkan sistem-sistem perangkat lunak sebelumnya (berdasarkan best practice atau cara-cara yang sudah teruji baik). Menurut Sukamto dan Shalahudin (2018) “model SDLC air terjun (waterfall) sering juga disebut model sekuensial linier (sequential linear) atau alur hidup klasik

(classic life cycle)”. Model air terjun menyediakan pendekatan alur hidup perangkat

lunak secara sekuensial atau terurut dimulai dari analisis, desain, pengodean, pengujian, dan tahap pendukung (support).

a. Analisis kebutuhan perangkat lunak

Proses pengumpulan kebutuhan dilakukan secara intensif untuk mespesifikasikan kebutuhan perangkat lunak agar dapat dipahami perangkat lunak seperti apa yang dibutuhkan oleh user. Spesifikasi kebutuhan perangkat lunak pada tahap ini perlu untuk didokumentasikan.

(5)

5

b. Desain

Desain perangkat lunak adalah proses multi langkah yang fokus pada desain pembuatan program perangkat lunak termasuk struktur data, arsitektur perangkat lunak, representasi antarmuka, dan prosedur pengodean. Tahap ini mentranslasi kebutuhan perangkat lunak dari tahap analisis kebutuhan ke representasi desain agar dapat diimplementasikan menjadi program pada tahap selanjutnya. Desain perangkat lunak yang dihasilkan pada tahap ini juga perlu didokumentasikan. c. Pembuatan kode program

Desain harus ditranslasikan ke dalam program perangkat lunak. Hasil dari tahap ini adalah program komputer sesuai dengan yang telah dibuat pada tahap desain. d. Pengujian

Pengujian fokus pada perangkat lunak secara dari segi lojik dan fungsional dan memastikan bahwa semua bagian sudah diuji. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kesalahan (error) dan memastikan keluaran yang dihasilkan sesuai dengan yang diinginkan.

e. Pendukung (support) atau pemeliharaan (maintenance)

Tidak menutup kemungkinan sebuah perangkat lunak mengalami perubahan ketika sudah dikirimkan ke user. Perubahan bisa terjadi karena adanya kesalahan yang muncul dan tidak terdeteksi saat pengujian atau perangkat lunak harus beradaptasi dengan lingkungan baru. Tahap pendukung atau pemeliharaan dapat mengulangi proses pengembangan mulai dari analisis spesifikasi untuk perubahan perangkat lunak yang sudah ada, tapi tidak untuk membuat perangkat lunak baru.

(6)

6

1.3.2.Teknik Pengumpulan Data

Menurut Sukamto dan Shalahudin (2018) “Hal pertama yang perlu dilakukan dalam analisis sistem adalah melakukan pengumpulan data”.

Untuk memperoleh data yag akurat dalam penulisan Laporan Tugas Akhir ini, penulisan ini menggunakan beberapa metode sebagai sarana untuk membantu serta memudahkan penulis dalam penyusunan laporan. Berbagai macam metode yang penulis gunakan yaitu sebagai berikut :

a. Teknik Observasi

Dalam metode observasi ini, penulis terjun langsung untuk mencari dan mengumpulkan data dari sumbernya dengan cara melakukan pengamatan terhadap masalah yang akan dijadikan objek oleh penulis. Hasil dari pengamatan tersebut langsung dicatat oleh penulis dan dari kegiatan observasi ini dapat diketahui kesalahannya atau proses dan kegiatan tersebut adapun nama perusahaan tempat penulis riset adalah Mina Barokah.

b. Teknik Wawancara

Dalam teknik wawancara ini, penulis dapat memperoleh data informasi langsung dari sumbernya dengan cara melakukan tanya jawab dan bertatap muka antar penulis dengan narasumber Bapak Ustadz Eeng Hendra A selaku Ketua di Mina Barokah.

(7)

7

c. Studi Pustaka

Metode ini digunakan sebagai pendukung dan penunjang dari data yang telah ada serta sebagai bahan perbandingan. Penulis juga melakukan pendekatan dengan referensi buku-buku yang mengacu pada bidang yang berkaitandengan objek penulisan.

1.4. Ruang Lingkup

Di dalam penulisan Tugas Akhir ini penulis membatasi tentang Sistem Informasi Budidaya Ikan Lele Berbasis Web Pada Mina Barokah Desa Karangmukti Purwakarta. Supaya tugas akhir ini mencapai sasaran maka ruang lingkup pembahasan dibatasi dengan ruang lingkup Backend yaitu Pengelola dan ruang lingkup Frontend yaitu Pembeli dan Pengunjung.

Ruang lingkup Backend yaitupengelola sebagai berikut : a. Pengelolaan data pengelola.

b. Pengelolaan data konsumen. c. Pengelolaan data penjualan. d. Pengelolaan laporan.

e. Mengelolainformasi artikel.

Ruang lingkup Frontend yaitu pembeli sebagai berikut : a. Melakukan pembelian.

b. Melihat halaman artikel. c. Melihat halaman tentang kami.

(8)

8

Ruang lingkup Frontend yaitu pengunjung sebagai berikut : a. Melihat halaman artikel.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :