LINTANG WISESA ATISSALAM
LINTANG WISESA ATISSALAM
Director of PMRmania @2013
Director of PMRmania @2013 Gadjah Mada University
Gadjah Mada University
.:
.: Divisi Pendidikan PMRmania
Divisi Pendidikan PMRmania
:.
:.
Content
Content Lintang W (UGM), Arni S (UNS)
Lintang W (UGM), Arni S (UNS)
Editor
Editor Dwi Pramudyani (PMI DIY)
Dwi Pramudyani (PMI DIY)
Layout
Layout
Fajar (UNS)
Fajar (UNS) Design
Design
Lintang W (UGM)
Lintang W (UGM)
Publisher
Publisher
Farid Herlambang (Undip)
Farid Herlambang (Undip)
Assessment
Assessment
Assessmen
Assessment (penilaian) adalah ident
t (penilaian) adalah identifikasi dan analisa
ifikasi dan analisa atas sebuah situas
atas sebuah situasi tertentu.
i tertentu.
Assessmen
Assessment menjadi dasa
t menjadi dasar tindakan relawan, term
r tindakan relawan, termasuk pertolon
asuk pertolongan pertama.
gan pertama.
Siklus Assessment
Siklus Assessment
Tujuan dari Assessment
Tujuan dari Assessment
Mengidentifikasi dampak suatu situasi
Mengidentifikasi dampak suatu situasi
Mengumpulkan informasi dasar
Mengumpulkan informasi dasar
Mengidentifikasi kelompo
Mengidentifikasi kelompok yang
k yang paling rentan
paling rentan
Upaya mengobservasi situasi
Upaya mengobservasi situasi
Mengidentifikasi kemampu
Mengidentifikasi kemampuan respons semua pihak
an respons semua pihak yang terkait (pada
yang terkait (pada saat darurat)
saat darurat)
Mengidentifikasi jenis bantuan yang dibutuhkan (pada saat
Mengidentifikasi jenis bantuan yang dibutuhkan (pada saat darurat)
darurat)
BENCANA
BENCANA
RAPID
RAPID
ASSESSMENT
ASSESSMENT
CONTINUAL
CONTINUAL
ASSESSMENT
ASSESSMENT
DETAIL
DETAIL
ASSESSMENT
ASSESSMENT
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam Assessment
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam Assessment
Daftar pertanyaan
Daftar pertanyaan
Komposisi anggota tim yang baik
Komposisi anggota tim yang baik
Sarana transportasi yang baik
Sarana transportasi yang baik
Kerangka waktu yang jelas
Kerangka waktu yang jelas
Menggunakan bahasa lokal
Menggunakan bahasa lokal
Kebutuhan darurat harus dapat dibedakan dari masalah yang memang telah ada
Kebutuhan darurat harus dapat dibedakan dari masalah yang memang telah ada
Mempertimbang
Mempertimbangkan kesetaraan
kan kesetaraan jender
jender
Tidak memberikan harapan
Tidak memberikan harapan
Menghindari bias dalam
Menghindari bias dalam membuat kesimpulan
membuat kesimpulan
Membuat catatan
Membuat catatan
Metode Assessment
Metode Assessment
Mengumpulkan dan mengobservasi data sekunder
Mengumpulkan dan mengobservasi data sekunder
Observasi langsung di lapangan
Observasi langsung di lapangan
Menanyakan pendapat para ahli
Menanyakan pendapat para ahli
Mewawanca
Mewawancarai lawan
rai lawan bicara yang kapabel
bicara yang kapabel
Diskusi grup
Diskusi grup
Survei
Survei
Perbedaan Assessment Cepat , Assessment Detil
Perbedaan Assessment Cepat , Assessment Detil dan Assessment Continual
dan Assessment Continual
INDIKATOR
INDIKATOR
RAPID
RAPID
ASSESSMENT
ASSESSMENT
DETAIL
DETAIL
ASSESSMENT
ASSESSMENT
CONTINUAL
CONTINUAL
ASSESSMENT
ASSESSMENT
Waktu
Waktu
1 X 24 Jam
1 X 24 Jam
(Maks 1 minggu)
(Maks 1 minggu)
Sekitar 1 bulan
Sekitar 1 bulan
Informasi
Informasi
dikumpulkan secara
dikumpulkan secara
reguler berdasarkan
reguler berdasarkan
periode waktu operasi
periode waktu operasi
Akses
Akses
Mendapatkan
Mendapatkan
Informasi
Informasi
Terbatas
Terbatas
Tidak ada waktu yang
Tidak ada waktu yang
cukup untuk
cukup untuk
mengunjung
mengunjungi
i seluruh
seluruh
lokasi dan berbicara
lokasi dan berbicara
dengan nara sumber
dengan nara sumber
Atau
Atau
Situasi keamanan
Situasi keamanan
yang mengambat
yang mengambat
kegiatan dan akses
kegiatan dan akses
kepada orang
kepada orang
Memungkinkan
Memungkinkan
mengunjung
mengunjungi
i sejumlah
sejumlah
lokasi dan wawancara
lokasi dan wawancara
kepada sejumlah nara
kepada sejumlah nara
sumber
sumber
Akses luas
Akses luas
Sumber
Sumber
Informasi
Informasi
Data sekunder,
Data sekunder,
pelayanan sosial
pelayanan sosial
(kesehatan,air dll)
(kesehatan,air dll)
LSM, Pemerintah,
LSM, Pemerintah,
masyarakat yang
masyarakat yang
terkena dampak
terkena dampak
Data sekunder,
Data sekunder,
sejumlah nara sumber
sejumlah nara sumber
Data sekunder,
Data sekunder,
sumber nara sumber
sumber nara sumber
yang terpilih,
yang terpilih,
petunjuk lain,
petunjuk lain,
relawan PMI
relawan PMI
Asumsi Yan
Asumsi Yang
g
Digunakan
Digunakan
Tinggi
Tinggi
Waktu yang digunakan
Waktu yang digunakan
tidak cukup. Asumsi
tidak cukup. Asumsi
didasari oleh
didasari oleh
pengalaman
pengalaman
sebelumnya
sebelumnya
Rendah
Rendah
Waktu yang cukup
Waktu yang cukup
memadai untuk
memadai untuk
mendapatkan informasi
mendapatkan informasi
Menengah
Menengah
Asumsi didas
Asumsi didasari oleh
ari oleh
petunjuk dan
petunjuk dan
informasi, tetapi
informasi, tetapi
dapat
dapat disesuaikan
disesuaikan
dengan sumber
dengan sumber
lainnya
lainnya
Tim Assessment
Tim Assessment
Berpengalaman
Berpengalaman
melakukan assessment
melakukan assessment
secara umum untuk
secara umum untuk
berbagai jenis
berbagai jenis
bencana
bencana
Berpengalaman
Berpengalaman
melakukan assessment
melakukan assessment
secara umum dan
secara umum dan
didukung oleh orang
didukung oleh orang
yang memiliki
yang memiliki
kemampuan khusus
kemampuan khusus
Staff PMI yang
Staff PMI yang
melaksanakan
melaksanakan
kegiatan secara
kegiatan secara
normal
normal
Jenis Data :
Jenis Data :
☻☻
Data Primer
Data Primer
data-data yang diperoleh dari sumber-sumber terkait secara langsung
data-data yang diperoleh dari sumber-sumber terkait secara langsung
dengan kejadian bencana. Diperoleh melalui pengamatan langsung, wawancara atau
dengan kejadian bencana. Diperoleh melalui pengamatan langsung, wawancara atau
diskusi kelompok.
diskusi kelompok.
☻☻
Data Sekunder
Data Sekunder
data-data pendukung yang dapat melengkapi informasi yang
data-data pendukung yang dapat melengkapi informasi yang
diperoleh dari dalam data primer. Diperoleh melalui
diperoleh dari dalam data primer. Diperoleh melalui dokumen resmi.
dokumen resmi.
Pengamatan Langsung :
Pengamatan Langsung :
☻☻
Pengamatan langsung di lokasi
Pengamatan langsung di lokasi bencana
bencana
☻☻
Lokasi vs wilayah
Lokasi vs wilayah
☻☻
Lakukan dengan lembar isian ASSESSMENT.
Lakukan dengan lembar isian ASSESSMENT.
☻☻
Perhatikan hal
Perhatikan hal
–
–
hal seperti: Masyarakat, pengungsian, air dan sanitasi
hal seperti: Masyarakat, pengungsian, air dan sanitasi
sumber air,
sumber air,
pembuangan, gudang, logistik, titik distribusi, fasilitas umum yang masih ada (RS,
pembuangan, gudang, logistik, titik distribusi, fasilitas umum yang masih ada (RS,
pasar, sekolah, tempat ibadah), dan keamanan.
pasar, sekolah, tempat ibadah), dan keamanan.
Wawancara :
Wawancara :
☻☻
Wawancara perorangan
Wawancara perorangan
☻☻
Informan utama adalah: Orang yang mempunyai informasi yang berkaitan, yang
Informan utama adalah: Orang yang mempunyai informasi yang berkaitan, yang
berkenan untuk diwawancarai, Orang yang memiliki pengetahuan mengenai masalah
berkenan untuk diwawancarai, Orang yang memiliki pengetahuan mengenai masalah
yang terjadi.
yang terjadi.
☻☻
Siapkan pertanyaan sebelum melakukan
Siapkan pertanyaan sebelum melakukan wawancara
wawancara
Diskusi Kelompok :
Diskusi Kelompok :
☻☻
Bentuk kelompok
Bentuk kelompok
bisa beragam, ataupun yang memiliki kesamaan
bisa beragam, ataupun yang memiliki kesamaan
☻☻
Anggota 5
Anggota 5
–
–
10 orang
10 orang
☻☻
Siapkan bahan diskusi terlebih dahulu.
Siapkan bahan diskusi terlebih dahulu.
Data Sekunder :
Data Sekunder :
☻☻
SEBELUM :
SEBELUM :
Cari informasi sebanyak
Cari informasi sebanyak
–
–
banyaknya mengenai lokasi, serta hal
banyaknya mengenai lokasi, serta hal
–
–
hal lain yang
hal lain yang
berkaitan dengan bencana yang terjadi
berkaitan dengan bencana yang terjadi
☻☻
Di LOKASI :
Di LOKASI :
Cari informasi yang berasal dari: Data
Cari informasi yang berasal dari: Data pemerintah, Data bencana sebelumnya, Hasil
pemerintah, Data bencana sebelumnya, Hasil
sensus, Laporan
Analisis Data
Analisis Data
:
:
☻
☻
GIGO
GIGO
(Garbage in, Garbage Out)
(Garbage in, Garbage Out)
Penyaringan hasil assessment. Mana yang perlu,
Penyaringan hasil assessment. Mana yang perlu,
mana yang tidak perlu.
mana yang tidak perlu.
☻☻
Lengkapi data yang diperoleh berdasarkan wawancara, dengan apa yang dilihat di
Lengkapi data yang diperoleh berdasarkan wawancara, dengan apa yang dilihat di
lapangan.
lapangan.
☻☻
Triangulasi data
Triangulasi data
Cek silang data.
Cek silang data.
Beberapa hal yang dapat menghambat kegiatan assessment
Beberapa hal yang dapat menghambat kegiatan assessment :
:
☻
☻
Keterbatasan waktu, dan perubahan situasi yang tiba
Keterbatasan waktu, dan perubahan situasi yang tiba
–
–
tiba
tiba
☻☻
Kurangnya sumber daya manusia dan sumber
Kurangnya sumber daya manusia dan sumber daya lainnya
daya lainnya
☻☻
Sulitnya berkoordinasi dengan lembaga
Sulitnya berkoordinasi dengan lembaga
–
–
lembaga lain
lembaga lain
☻☻
Kesulitan untuk bekerjasama dengan banyak orang, banyak
Kesulitan untuk bekerjasama dengan banyak orang, banyak pihak, dan situasi darurat
pihak, dan situasi darurat
☻☻
Area assessme
Area assessment yang seringkali sulit untuk dic
nt yang seringkali sulit untuk dicapai, ataupun membu
apai, ataupun membutuhkan waktu yang
tuhkan waktu yang
lebih lama
lebih lama
Hal-hal yang harus diperhatikan selama menjalankan assessment :
Hal-hal yang harus diperhatikan selama menjalankan assessment :
Perhatikan data yang
Perhatikan data yang sudah
sudah
ditemukan oleh sumber lain.
ditemukan oleh sumber lain.
Fokuskan pada kebutuhan yang
Fokuskan pada kebutuhan yang
darurat/ mendesak
darurat/ mendesak
Dalam mengumpulkan data, mulailah
Dalam mengumpulkan data, mulailah
dari pihak berwenang lokal,
dari pihak berwenang lokal, kemudian
kemudian
cek silang dengan
cek silang dengan masyarakat.
masyarakat.
Katakan pada semua pihak
Katakan pada semua pihak bahwa
bahwa
pekerjaan kita hanyalah
pekerjaan kita hanyalah
mengumpulkan data, dan keputusan
mengumpulkan data, dan keputusan
bukan diambil oleh kita.
bukan diambil oleh kita.
JANGAN
JANGAN
beri pengharapan atau
beri pengharapan atau
janji-janji pada s
janji-janji pada semua pihak.
emua pihak.
JANGAN
JANGAN
abaikan sumber-sumber
abaikan sumber-sumber
yang tersedia.
yang tersedia.
Bencana vs Konflik
Bencana vs Konflik
Bencana
Bencana
adalah kejadian luar biasa yang disebabkan oleh fenomena alam atau ulah
adalah kejadian luar biasa yang disebabkan oleh fenomena alam atau ulah
manusia, yang dampaknya melampaui "kemampuan mengatasi" dari masyarakat yang
manusia, yang dampaknya melampaui "kemampuan mengatasi" dari masyarakat yang
terpengaruh.
terpengaruh.
Konflik
Konflik
adalah perseteruan antara dua pihak atau lebih dengan intensitas yang bervariasi,
adalah perseteruan antara dua pihak atau lebih dengan intensitas yang bervariasi,
yang dapat mengganggu aktivitas dan stabilitas kehidupan manusia. Konflik menyebabkan
yang dapat mengganggu aktivitas dan stabilitas kehidupan manusia. Konflik menyebabkan
jatuhnya
jatuhnya korban.
korban. Hal
Hal ini
ini mengakibatkan
mengakibatkan terjadinya
terjadinya perubahan
perubahan aspek
aspek kehidupan
kehidupan baik
baik itu
itu
ekonomi, pangan, mental, perlindungan maupun keamanan. Palang Merah melakukan
ekonomi, pangan, mental, perlindungan maupun keamanan. Palang Merah melakukan
assessment
assessment
terhadap dampak yang ditimbulkan oleh konflik tersebut untuk mengetahui
terhadap dampak yang ditimbulkan oleh konflik tersebut untuk mengetahui
kebutuhan yang diperlukan oleh korban. Setelah itu pemberian bantuan baru dapat
kebutuhan yang diperlukan oleh korban. Setelah itu pemberian bantuan baru dapat
diputuskan (misal: Pangan, Kesehatan, Pemukiman, Dukungan psikologi, dll).
Tipe Konflik Menurut ICRC:
Tipe Konflik Menurut ICRC:
Konflik Bersenjata Internasional
Konflik Bersenjata Internasional
Dalam Konvensi Jenewa, yang disebut konflik bersenjata internasional adalah ketika
Dalam Konvensi Jenewa, yang disebut konflik bersenjata internasional adalah ketika
angkatan bersenjata dari 2 atau lebih negara saling berhadapan, meskipun salah satu dari
angkatan bersenjata dari 2 atau lebih negara saling berhadapan, meskipun salah satu dari
mereka mungkin tidak mengakui adanya
mereka mungkin tidak mengakui adanya keadaan perang.
keadaan perang.
Konflik
Konflik Bersenjata Non-Internasiona
Bersenjata Non-Internasionall
Konflik bersenjata non-internasional adalah suatu konfrontasi yang terjadi di dalam wilayah
Konflik bersenjata non-internasional adalah suatu konfrontasi yang terjadi di dalam wilayah
suatu negara antara angkatan bersenjata reguler negara itu dengan kelompok bersenjata
suatu negara antara angkatan bersenjata reguler negara itu dengan kelompok bersenjata
tertentu, atau
tertentu, atau antara kelompok-kelomp
antara kelompok-kelompok bersenjata semacam itu.
ok bersenjata semacam itu.
Gangguan Internal
Gangguan Internal
Bentrokan kekerasan dalam tingkat dan periode tertentu yang terjadi di dalam suatu negara
Bentrokan kekerasan dalam tingkat dan periode tertentu yang terjadi di dalam suatu negara
dapat diklasifikasikan sebagai gangguan internal. Bentrokan yang termasuk di sini dapat
dapat diklasifikasikan sebagai gangguan internal. Bentrokan yang termasuk di sini dapat
meliputi suatu tindakan perlawanan spontan yang terbatas hingga perseteruan antar
meliputi suatu tindakan perlawanan spontan yang terbatas hingga perseteruan antar
kelompok yang cukup terorganisir, atau antara kelompok semacam itu dengan otoritas yang
kelompok yang cukup terorganisir, atau antara kelompok semacam itu dengan otoritas yang
berwenang. Pemerintah terkait dapat meminta polisi atau bahkan tentara untuk memulihkan
berwenang. Pemerintah terkait dapat meminta polisi atau bahkan tentara untuk memulihkan
hukum dan ketertiban. Gangguan internal dapat merupakan awal ataupun akibat dari konflik
hukum dan ketertiban. Gangguan internal dapat merupakan awal ataupun akibat dari konflik
bersenjata
bersenjata non-internasio
non-internasional.
nal.
Ketegangan Internal
Ketegangan Internal
Ketegangan internal dapat digambarkan sebagai situasi mencekam yang disebabkan faktor
Ketegangan internal dapat digambarkan sebagai situasi mencekam yang disebabkan faktor
politik, agama, ras, sosial, ekonomi, ataupun ideologi, yang biasanya diikuti dengan
politik, agama, ras, sosial, ekonomi, ataupun ideologi, yang biasanya diikuti dengan
penahanan, tapi tidak berkembang menjadi bentrokan bersenjata. Batas antara ketegangan
penahanan, tapi tidak berkembang menjadi bentrokan bersenjata. Batas antara ketegangan
internal dan gangguan internal tidaklah mudah ditentukan karena perbedaannya berkaitan
internal dan gangguan internal tidaklah mudah ditentukan karena perbedaannya berkaitan
dengan tingkat
dengan tingkat keseriusanny
keseriusannya.
a.
Hukum
Hukum
Hukum yang berlaku untuk jenis-jenis konflik di atas
Hukum yang berlaku untuk jenis-jenis konflik di atas adalah:
adalah:
Konflik Bersenjata Internasional: Hukum humaniter (Konvensi Jenewa I-IV
Konflik Bersenjata Internasional: Hukum humaniter (Konvensi Jenewa I-IV & Protokol
& Protokol
Tambahan 1), Hukum HAM inti &
Tambahan 1), Hukum HAM inti & Hukum Nasional.
Hukum Nasional.
Konflik Bersenjata Non-Internasional: Hukum humaniter (Artikel 3
Konflik Bersenjata Non-Internasional: Hukum humaniter (Artikel 3 Konvensi Jenewa I-
Konvensi Jenewa
I-IV &
IV & Protokol Tambahan 2), Hukum HAM inti & Hukum Nasional.
Protokol Tambahan 2), Hukum HAM inti & Hukum Nasional.
Gangguan Internal: Hukum humaniter tidak berlaku, Hukum HAM inti & Hukum
Gangguan Internal: Hukum humaniter tidak berlaku, Hukum HAM inti & Hukum
Nasional.
Nasional.
Ketegangan
Ketegangan Internal: Hukum
Internal: Hukum humaniter tidak
humaniter tidak berlaku,
berlaku, Hukum HA
Hukum HAM inti & Hukum
M inti & Hukum
Nasional.
Nasional.
Persamaan dan Perbedaan Antara Konflik dan Bencana
Persamaan dan Perbedaan Antara Konflik dan Bencana
Aspek
Aspek Persamaan Persamaan PerbedaanPerbedaan Lingkungan
Lingkungan •• Menimbulkan konsekuensiMenimbulkan konsekuensi humaniter yang parah dan humaniter yang parah dan mengancam kehidupan mengancam kehidupan •
• Dapat terjadi secara perlahanDapat terjadi secara perlahan ataupun secara mendadak dengan ataupun secara mendadak dengan indikator yang jelas
indikator yang jelas
•
• Hadirnya elemen-elemenHadirnya elemen-elemen bersenjata dalam konflik bersenjata dalam konflik
menyebabkan situasi lebih tidak menyebabkan situasi lebih tidak aman
aman •
• Dampak konflik pada komunitasDampak konflik pada komunitas dan keluarga seringkali bersifat dan keluarga seringkali bersifat memecah-belah
memecah-belah •
• Penyebab bencana biasanyaPenyebab bencana biasanya adalah alam atau pengaruh adalah alam atau pengaruh manusia yang tidak disengaja manusia yang tidak disengaja atau tidak langsung, sementara atau tidak langsung, sementara konflik selalu bersifat "manusia konflik selalu bersifat "manusia lawan manusia"
lawan manusia" •
• Dampak konflik dapat lebih lamaDampak konflik dapat lebih lama pengaruhnya
pengaruhnya
Penerima Bantuan
Penerima Bantuan •• Orang yang rentan adalah yangOrang yang rentan adalah yang paling menderita
paling menderita •
• Terjadi pengungsian (biasanyaTerjadi pengungsian (biasanya pengungsian dalam negeri dalam pengungsian dalam negeri dalam hal bencana dan pengungsian hal bencana dan pengungsian lintas batas dalam hal konflik) lintas batas dalam hal konflik)
•
• Dalam konflik, penyebabDalam konflik, penyebab kerentanan melebar hingga ke kerentanan melebar hingga ke penyebab konflik itu sendiri penyebab konflik itu sendiri (misalnya: etnisitas, afiliasi politik (misalnya: etnisitas, afiliasi politik atau agama, dll)
atau agama, dll) •
• Konflik menimbulkan kelompokKonflik menimbulkan kelompok rentan baru, misalnya: laki-laki rentan baru, misalnya: laki-laki muda yang berusia layak tempur muda yang berusia layak tempur (14-40 tahun) dan orang sipil (14-40 tahun) dan orang sipil yang
yang warga warga negara negara maupunmaupun yang bukan warga negara yang bukan warga negara
Kebutuhan
Kebutuhan Kebutuhannya akan bantuanKebutuhannya akan bantuan serupa, yaitu: makanan, air, serupa, yaitu: makanan, air, tempat berteduh, pakaian, tempat berteduh, pakaian, obat-obatan
obatan •
• Kebutuhan akan dukunganKebutuhan akan dukungan psikologi (bentuk dukungan psikologi (bentuk dukungan berbeda-beda tergantung berbeda-beda tergantung lingkungannya)
lingkungannya)
•
• Konflik menimbulkan kebutuhanKonflik menimbulkan kebutuhan akan perlindungan terhadap akan perlindungan terhadap faksi-faksi bersenjata dan faksi-faksi bersenjata dan perlindungan atas hak-hak perlindungan atas hak-hak •
• Penanganan untuk konflik bisaPenanganan untuk konflik bisa berlangsung lebih lama daripada berlangsung lebih lama daripada untuk bencana untuk bencana Respon Palang Respon Palang Merah/Bulan Merah/Bulan Sabit Merah Sabit Merah •
•Bantuan yang diberikan samaBantuan yang diberikan sama (makanan, tempat berteduh, (makanan, tempat berteduh, pakaian)
pakaian) •
•Sarana pendukung yangSarana pendukung yang dibutuhkan
dibutuhkan sama: sama: logistik,logistik, transportasi, pergudangan, transportasi, pergudangan, administrasi/keuangan, sistem administrasi/keuangan, sistem SDM bagi staf dan relawan, SDM bagi staf dan relawan, komunikasi, dll
komunikasi, dll •
•Sama-sama membutuhkan:Sama-sama membutuhkan: negosiasi dengan pemerintah, negosiasi dengan pemerintah, rencana pelaksanaan bantuan, rencana pelaksanaan bantuan, Prosedur Operasional Standar Prosedur Operasional Standar (SOP), dan mekanisme koordinasi (SOP), dan mekanisme koordinasi yang mapan
yang mapan
•
• Perlunya perlindungan korbanPerlunya perlindungan korban dikaitkan
dikaitkan dengan dengan kegiatankegiatan bantuan (dalam hal konflik) bantuan (dalam hal konflik) •
• Biasanya Biasanya jumlah jumlah LSM yLSM yg g hadirhadir sedikit, maka makin besar sedikit, maka makin besar tekanan bagi PMI untuk tekanan bagi PMI untuk
membantu lebih banyak orang membantu lebih banyak orang (dalam hal konflik).
(dalam hal konflik). •
• Cara melakukan kegiatan danCara melakukan kegiatan dan dan mungkin pihak yang dan mungkin pihak yang melakukan kegiatan berbeda melakukan kegiatan berbeda karena keadaannya tidak aman karena keadaannya tidak aman dan dijaga (dalam hal konflik) dan dijaga (dalam hal konflik) •
• Perlunya perhatian khususPerlunya perhatian khusus mengenai manajemen personel mengenai manajemen personel dan operasi dengan pendekatan dan operasi dengan pendekatan keamanan (dalam hal konflik) keamanan (dalam hal konflik)
CONTOH FORMAT ASSESSMENT CEPAT
CONTOH FORMAT ASSESSMENT CEPAT
( Dalam waktu min 24 jam maks 1 pekan )
( Dalam waktu min 24 jam maks 1 pekan )
Jenis Bencana
Jenis Bencana
Gempa Bumi
Gempa Bumi
Waktu kejadian
Waktu kejadian
Ahad, 6 April
Ahad, 6 April 2013
2013
Lokasi Bencana
Lokasi Bencana
Provinsi Daerah Istimewa
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Yogyakarta
Kabupaten Sleman
Kabupaten Sleman
Kecamatan Purwomartani
Kecamatan Purwomartani
Desa/Kelurah
Desa/Kelurahan
an Kardangan
Kardangan
Sebab Bencana
Sebab Bencana
Tektonik dan gempa tremor akibat aktivitas Gunung Merapi
Tektonik dan gempa tremor akibat aktivitas Gunung Merapi
Dilaksanakan oleh
Dilaksanakan oleh
Sdr. Messi, Casillas, Gomes / Anggota Tim Satgana PMI DIY
Sdr. Messi, Casillas, Gomes / Anggota Tim Satgana PMI DIY
Informasi Umum Awal Bencana
Informasi Umum Awal Bencana
Informan:
Informan:
Kepala Desa Kardangan, Kepala
Kepala Desa Kardangan, Kepala Kecamatan Purwomartani
Kecamatan Purwomartani
Populasi di wilayah
Populasi di wilayah
bencana;
bencana;
Jumlah penduduk 10.000-an jiwa
Jumlah penduduk 10.000-an jiwa
Jumlah penduduk menurut gender (?);
Jumlah penduduk menurut gender (?);
Korban manusia
Korban manusia
–
–
tewas 94 orang
tewas 94 orang
Kepala Desa
Kepala Desa
Kardangan
Kardangan
Tingkat keparahan
Tingkat keparahan
dampak bencana;
dampak bencana;
80% desa dilanda bencana
80% desa dilanda bencana
Jumlah kerusakan rumah belum
Jumlah kerusakan rumah belum diketahui
diketahui
Jalan rusak berat belum diketahui;
Jalan rusak berat belum diketahui;
Kerusakan fasilitas umum belum diketahui;
Kerusakan fasilitas umum belum diketahui;
Kepala Dusun
Kepala Dusun
Tindakan yang sudah
Tindakan yang sudah
dilaksanakan atau
dilaksanakan atau
yang sedang
yang sedang
direncanakan;
direncanakan;
Satlak PB Pemda Kab. Sleman, bantuan (?)
Satlak PB Pemda Kab. Sleman, bantuan (?)
PMI, Dapur Umum, SAR dan Evakuasi (?)
PMI, Dapur Umum, SAR dan Evakuasi (?)
Masjid setempat (?)
Masjid setempat (?)
PMI Cabang
PMI Cabang
Sleman
Sleman
Situasi Keadaan dan
Situasi Keadaan dan
Keamanan di Lokasi
Keamanan di Lokasi
Bencana
Bencana
Kemungkinan akan terjadi gempa susulan;
Kemungkinan akan terjadi gempa susulan;
Adakah pengat
Adakah pengaturan keamanan d
uran keamanan di wilayah
i wilayah
bencana (siskamling);
bencana (siskamling);
Tingkat Pengamanan oleh Pemerintah;
Tingkat Pengamanan oleh Pemerintah;
BPBD Kab.
BPBD Kab.
Sleman
Sleman
Kebutuhan yang paling
Kebutuhan yang paling
mendesak yang
mendesak yang
dihadapi oleh korban
dihadapi oleh korban
bencana;
bencana;
Penampungan (tempat berteduh)
Penampungan (tempat berteduh)
Pangan
Pangan
Air bersih
Air bersih
Kesehatan
Kesehatan
Tetapi berapa banyak, belum diketahui
Tetapi berapa banyak, belum diketahui pasti;
pasti;
PMI Cabang
PMI Cabang
Sleman dan
Sleman dan
Masyarakat
Masyarakat
sekitar
sekitar
Kapasitas/Fasilitas
Kapasitas/Fasilitas
yang tersedia
yang tersedia
Fasilitas Yankes (Puskesmas, RS, Apotek) (?)
Fasilitas Yankes (Puskesmas, RS, Apotek) (?)
Penyediaan air bersih (?)
Penyediaan air bersih (?)
Fasilitas Komunikasi (?)
Fasilitas Komunikasi (?)
Sarana-prasarana yang
Sarana-prasa
rana yang masih berfungsi (?)
masih berfungsi (?)
Puskesmas
Puskesmas
Purwomartani,
Purwomartani,
Kantor Camat
Kantor Camat
Contact Persons
Contact Persons
Kepala Desa Kardangan, Ibu Angela Merkel;
Kepala Desa Kardangan, Ibu Angela Merkel;
No.Telpon/Fax (0274) 876 XXX
No.Telpon/Fax (0274) 876 XXX
Ka Satlak PB Pemda, Bapak Maradona;
Ka Satlak PB Pemda, Bapak Maradona;
No.Telpon/Fax (0274) 887 XXX
No.Telpon/Fax (0274) 887 XXX
CONTOH “
CONTOH “
PMI Detail Format Assesment
PMI Detail Format Assesment
” ”Form C-4
Form C-4
Referensi :
Referensi :
1.
1. Modul Pelatihan
Modul Pelatihan Penanggulan
Penanggulangan Bencana
gan Bencana
2.
2. Modul Pelatihan ATCPA
Modul Pelatihan ATCPA
Nama Desa/Kota :
Nama Desa/Kota :
Provinsi/Ko
Provinsi/Kodya/Kabupat
dya/Kabupaten:
en:
Jarak
Jarak dari
dari Kota
Kota terdekat
terdekat ::
Rute/
Rute/ Transportasi
Transportasi menuju
menuju lokasi
lokasi :
:
Lama
Lama Perjalanan
Perjalanan ::
Jenis
Jenis Bencana
Bencana :
:
Waktu
Waktu kejadian
kejadian ::
Tanggal
Tanggal survey
survey 1:
1:
Tanggal
Tanggal survey
survey 2:
2:
Tanggal
Tanggal survey
survey saat
saat ini
ini ::
Team Survey:
Team Survey:
Kondisi Geografis:
Kondisi Geografis:
Pihak local
Pihak local berwenang/ko
berwenang/kontak individu:
ntak individu:
Populasi :
Populasi :
Korban
Korban
Tewas:
Tewas:
Luka:
Luka:
Rumah
Rumah Sakit:
Sakit:
Lain
Lain
–
–
lain:
lain:
Kerusakan
Kerusakan
Bangunan:
Bangunan:
Sawah:
Sawah:
Ternak:
Ternak:
Lain
Lain
–
–
lain:
lain:
Status Gizi :
Status Gizi :
Status Kesehatan :
Status Kesehatan :
Fasilitas Kesehatan :
Fasilitas Kesehatan :
Suplai air bersih/ Sanitasi
Suplai air bersih/ Sanitasi
Rumah
Rumah
Jumlah
Jumlah Rumah
Rumah
Jumlah
Jumlah
Penduduk
Penduduk
Jumlah Rumah
Jumlah Rumah
Hancur/ Rusak Berat
Hancur/ Rusak Berat
Jumlah Rumah Rusak
Jumlah Rumah Rusak
Permanen
Permanen
Semi-permanen
Semi-permanen
Temporer
Temporer
Infrastruktur:
Infrastruktur:
Persediaan Makanan :
Persediaan Makanan :
Bantuan Lain :
Bantuan Lain :
Informasi umum logistik dan komunikasi :
Informasi umum logistik dan komunikasi :
Situasi umum (termasuk kondisi keamanan)
Situasi umum (termasuk kondisi keamanan)
Lembaga yang ada (Pemerintah, Palang Merah, LSM, Masjid, dll) :
Lembaga yang ada (Pemerintah, Palang Merah, LSM, Masjid, dll) :
Masalah
Masalah
–
–
masalah :
masalah :
Yang diterima o
Yang diterima oleh masyarakat :
leh masyarakat :
Yang diterima o
Yang diterima oleh pemerintah lokal :
leh pemerintah lokal :
Yang diterima o
Yang diterima oleh lembaga lain :
leh lembaga lain :
Yang diterima o
Yang diterima oleh team survey :
leh team survey :
Pengamatan lain :
Pengamatan lain :
Interpretasi dan rekomendasi untuk respon cepat :
Interpretasi dan rekomendasi untuk respon cepat :
Rekomendasi untuk respon jangka panjang :
Contact Person:
Contact Person:
0888 671 9327 |
0888 671 9327 | [email protected]
[email protected]
|
| http://PMRmania.blogspot.com
http://PMRmania.blogspot.com
@ 2013
@ 2013
Dedicated forDedicated for28idea = Youth Competition for Disaster Education = Japan KIZUNA Project 2013 28idea = Youth Competition for Disaster Education = Japan KIZUNA Project 2013
:: Erik Sjamsumar &
:: Erik Sjamsumar & Ayumi Shinoki (Japan International Cooperation Center) ::Ayumi Shinoki (Japan International Cooperation Center) :: :: Purwoko Adhi Nugroho (Japan Foundation, Jakarta) ::
:: Purwoko Adhi Nugroho (Japan Foundation, Jakarta) ::
:: Irina Rafliana (Community Preparedness Program - COMPRESS LIPI) :: :: Irina Rafliana (Community Preparedness Program - COMPRESS LIPI) :: :: PMRmania :: Korsa (Bandung) :: Himapsi (Aceh) :: Book For M
:: PMRmania :: Korsa (Bandung) :: Himapsi (Aceh) :: Book For M ountain (Yogya)ountain (Yogya) :: EGO (Surabaya) :: Situlung-Tulung (Makassar) ::