• Tidak ada hasil yang ditemukan

TUGAS 2 TAP_Dita Septiara_030524743.docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "TUGAS 2 TAP_Dita Septiara_030524743.docx"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

5 Juli 2010 membeli peralatan sebesar Rp 4.000.000,- tunai. Tetapi dalam jurnal

5 Juli 2010 membeli peralatan sebesar Rp 4.000.000,- tunai. Tetapi dalam jurnal

dicatat ke akun perlengkapan.

dicatat ke akun perlengkapan.

Belum melakukan penyesuaian atas beberapa transaksi berikut:

Belum melakukan penyesuaian atas beberapa transaksi berikut:

o

o

Pendapatan jasa yang diterima di muka per 31 Agustus 2016 sebesar Rp.

Pendapatan jasa yang diterima di muka per 31 Agustus 2016 sebesar Rp.

8.500.000,-.

8.500.000,-.

o

o

Pendapatan jasa yang masih harus diterima atas jasa yang diberikan tetapi

Pendapatan jasa yang masih harus diterima atas jasa yang diberikan tetapi

 belum dicatat sebesar Rp. 500.000,-.

 belum dicatat sebesar Rp. 500.000,-.

o

o

Perusahaan membayar asuransi sebesar Rp 3.500.000. Premi asuransi yang

Perusahaan membayar asuransi sebesar Rp 3.500.000. Premi asuransi yang

tersisa sampai

tersisa sampai dengan tanggal 31 Agustus

dengan tanggal 31 Agustus 2016 sebesar Rp. 3.000.000,-.

2016 sebesar Rp. 3.000.000,-.

1

1

Membuat jurnal koreksi atas temuan yang didapatkan

Membuat jurnal koreksi atas temuan yang didapatkan

oleh Bapak Andi

oleh Bapak Andi

60

60

BMP

BMP

Lab

Lab

Auditing EKSI

Auditing EKSI

4414

4414

2

2

Menjelaskan mengapa PT Angkasa Jaya perlu

Menjelaskan mengapa PT Angkasa Jaya perlu

melakukan audit atas laporan keuangan jika dilihat

melakukan audit atas laporan keuangan jika dilihat

dari sudut pandang teori agensi

dari sudut pandang teori agensi

15

15

BMP

BMP

Teori

Teori

Akuntansi

Akuntansi

EKSI

4415

EKSI

4415

Modul 6KB

Modul 6KB

ke-1

1

3

3

Menjelaskan perlunya pembuatan standar akuntansi

Menjelaskan perlunya pembuatan standar akuntansi

 jika dilihat dari teori regulasi

 jika dilihat dari teori regulasi

15

15

BMP

BMP

Teori

Teori

Akuntansi

Akuntansi

EKSI

4415

EKSI

4415

Modul 6KB

Modul 6KB

ke-1

1

(2)
(3)

Jurnal Koreksi Jurnal Koreksi

1.

1. Pencatatan penjualan mobil dengan membuat jurnal dengan mendebet akun kas danPencatatan penjualan mobil dengan membuat jurnal dengan mendebet akun kas dan mengkredit akun kendaraan sebesar masing-masing Rp. 75.000.000

mengkredit akun kendaraan sebesar masing-masing Rp. 75.000.000 Kas 75.000.000

Kas 75.000.000

Kendaraan 75.000.000 Kendaraan 75.000.000

Pada tanggal 05 Juli 2010 membeli peralatan sebesar Rp. 4.000.000 tunai. Tetapi dalam jurnal Pada tanggal 05 Juli 2010 membeli peralatan sebesar Rp. 4.000.000 tunai. Tetapi dalam jurnal dicatat

dicatat kea kun kea kun perlengkapan.perlengkapan. 5 Juli 2010 5 Juli 2010 Kas 4.000.000 Kas 4.000.000 Perlengkapan 4.000.000 Perlengkapan 4.000.000 Pembelian 4.000.000 Pembelian 4.000.000 Kas 4.000.000 Kas 4.000.000 Pembelian 4.000.000 Pembelian 4.000.000 Peralatan 4.000.000 Peralatan 4.000.000 Jurnal penyesuaian : Jurnal penyesuaian : Pendapatan

Pendapatan Jasa Jasa diterima diterima di di muka muka 8.500.0008.500.000 Pendapatan

Pendapatan Jasa Jasa 8.500.0008.500.000

Pendapatan

Pendapatan Jasa Jasa yg yg masih masih harus harus diterima diterima 500.000500.000 Pendapatan

Pendapatan Jasa Jasa 500.000500.000

Asuransi

Asuransi Dibayar Dibayar Dimuka Dimuka 3.500.0003.500.000

Kas 3.500.000

Kas 3.500.000

Biaya

Biaya Asuransi Asuransi 3.000.0003.000.000 Asuransi

Asuransi Dibayar Dibayar Dimuka Dimuka 3.000.0003.000.000

2.

(4)

Pengungkapan wajib (

Pengungkapan wajib (mandatory disclosuresmandatory disclosures) tidak diperlukan karena kekuatan pasar dapat) tidak diperlukan karena kekuatan pasar dapat menghasilkan informasi yang diinginkan. Lebih jauh perusahaan terdorong untuk menghasilkan informasi yang diinginkan. Lebih jauh perusahaan terdorong untuk mengungkapkan informasi secara sukarela (

mengungkapkan informasi secara sukarela (voluntary disclosuresvoluntary disclosures) sesuai dengan level tuntutan) sesuai dengan level tuntutan

sebagai perusahaan publik. Regulasi yang berlebihan juga mengakibatkan dampak ‘free

sebagai perusahaan publik. Regulasi yang berlebihan juga mengakibatkan dampak ‘free--rider’rider’

dimana pihak-pihak yang tertarik pada informasi namun tidak mengeluarkan biaya untuk dimana pihak-pihak yang tertarik pada informasi namun tidak mengeluarkan biaya untuk memperoleh informasi tersebut memiliki motivasi yang lebih besar untuk meningkatkan level memperoleh informasi tersebut memiliki motivasi yang lebih besar untuk meningkatkan level permintaan.

permintaan.

Lebih jauh kecenderungan pelaporan yang diwajibkan akan berakibat pada informasi yang Lebih jauh kecenderungan pelaporan yang diwajibkan akan berakibat pada informasi yang berlebihan. Bagi pengguna informasi, karena mereka tidak mengeluarkan biaya untuk berlebihan. Bagi pengguna informasi, karena mereka tidak mengeluarkan biaya untuk menghasilkan suatu infromasi maka mereka akan menuntut lebih banyak informasi. Bagi badan menghasilkan suatu infromasi maka mereka akan menuntut lebih banyak informasi. Bagi badan regulasi seperti IASB ketentuan untuk melaporkan lebih banyak pengungkapan lebih dari regulasi seperti IASB ketentuan untuk melaporkan lebih banyak pengungkapan lebih dari informasi yang dibutuhkan akan berakibat ber

informasi yang dibutuhkan akan berakibat ber lebihnya standar.lebihnya standar. 3.

3. Salah satu alasan ekonomi terpusat mengenai asal usul intervensi pemerintah ke pasar denganSalah satu alasan ekonomi terpusat mengenai asal usul intervensi pemerintah ke pasar dengan mengatasnamakan kepentingan publik merupakan suatu kegagalan pasar. Menurut kerangka mengatasnamakan kepentingan publik merupakan suatu kegagalan pasar. Menurut kerangka teoritis, regulasi dimaksudkan untuk melindungi kepentingan konsumen dengan cara teoritis, regulasi dimaksudkan untuk melindungi kepentingan konsumen dengan cara meningkatkan kinerja ekonomi dibandingkan dengan situasi yang

meningkatkan kinerja ekonomi dibandingkan dengan situasi yang tidak diatur.tidak diatur.

Teori kepentingan publik ini didasarkan pada asumsi bahwa ekonomi pasar merupakan Teori kepentingan publik ini didasarkan pada asumsi bahwa ekonomi pasar merupakan sekompulan pasar tidak sempurna atau mengalami kegagalan transaksi, dan jika dibiarkan sekompulan pasar tidak sempurna atau mengalami kegagalan transaksi, dan jika dibiarkan tanpa koreksi akan mengakibatkan hasil yang tidak sesuai. Hal ini juga berdasarkan pada asumsi tanpa koreksi akan mengakibatkan hasil yang tidak sesuai. Hal ini juga berdasarkan pada asumsi bahwa :

bahwa : a.

a. Kepentingan konsumen diartikan sebagai aksi Kepentingan konsumen diartikan sebagai aksi legislative melalui operasi internal pasar.legislative melalui operasi internal pasar. b.

b. Terdapat agen, yakni kelompok politisi dan kelompok yang mewakili kepentingan publicTerdapat agen, yakni kelompok politisi dan kelompok yang mewakili kepentingan public ini yang memandang regulasi

ini yang memandang regulasi dengan mengatasnamakan kepentingan publik.dengan mengatasnamakan kepentingan publik. c.

c. Pemerintah tidak mempunyai peran independen dalam proses pengembangan regulasiPemerintah tidak mempunyai peran independen dalam proses pengembangan regulasi tetapi lebih sebagai arbiter netral yang mengintervensi pasar dengan tetapi lebih sebagai arbiter netral yang mengintervensi pasar dengan mengatasnamakan kepentingan publik.

mengatasnamakan kepentingan publik.

Alasan utama teori ini berfokus pada fakta mengenai keputusan regulasi yang pada umumnya Alasan utama teori ini berfokus pada fakta mengenai keputusan regulasi yang pada umumnya berpengaruh besar pada kepentingan industri yang diatur oleh regulasi. Teori ini sesuai dibawah berpengaruh besar pada kepentingan industri yang diatur oleh regulasi. Teori ini sesuai dibawah situasi dimana entitas regulasi:

situasi dimana entitas regulasi: a.

a. Mengontrol regulasi dan badan pembuat Mengontrol regulasi dan badan pembuat regulasi.regulasi. b.

b. Berhasil mengkoodinasikan aktivitas badan regulasi menurut aktivitas mereka sehinggaBerhasil mengkoodinasikan aktivitas badan regulasi menurut aktivitas mereka sehingga kepentingan pribadinya terpenuhi.

kepentingan pribadinya terpenuhi. c.

c. Menetralisir kondisi yang tidak mencapai kinerja melalui badan regulasi.Menetralisir kondisi yang tidak mencapai kinerja melalui badan regulasi. d.

d. Dalam proses interaksi dengan pembuat regulasi, berhasil mengajak para pembuatDalam proses interaksi dengan pembuat regulasi, berhasil mengajak para pembuat regulasi memiliki perspektif yang sama sehingga menemukan regulasi yang mereka car regulasi memiliki perspektif yang sama sehingga menemukan regulasi yang mereka car i.i. Regulator atau badan pembuat regulasi juga mencatat, mengimplementasikan dan dalam skala Regulator atau badan pembuat regulasi juga mencatat, mengimplementasikan dan dalam skala lebih besar mengevaluasi dampak proses kebijakan di suatu area yang diatur oleh regulasi. lebih besar mengevaluasi dampak proses kebijakan di suatu area yang diatur oleh regulasi. Kondisi ini dapat terpenuhi jika:

(5)

c.

c. Industri yang diatur oleh regulasi mengontrol Industri yang diatur oleh regulasi mengontrol informasi yang dibutuhkan oleh regulasi.informasi yang dibutuhkan oleh regulasi. d.

d. Terdapat kompleksitas dari informasi dan produk.Terdapat kompleksitas dari informasi dan produk. e.

e. Badan pembuat regulasi tidak memiliki sumber daya minimum dari industri yangBadan pembuat regulasi tidak memiliki sumber daya minimum dari industri yang mereka atur.

Referensi

Dokumen terkait

benar menjelaskan tentang penerapan fungsi evaluasi dalam kegiatan dakwah di Masjid Agung Kendal, maka penulis mengumpulkan data dari beberapa sumber, diantaranya

Pendekatan ini memiliki dua makna, kuratif (penyembuhan), dan, preventif (pencegahan). Melalui pendekatan kolaboratif, guru didorong secara bersama-sama dengan guru-guru lain

Berdasarkan hasil Perhitungan rasio kinerja Maqasid Indeks yang pertama tentang pengeluaran biaya publikasi perbankan syariah tahun 2009, Bank Rakyat

hepar, pola normal pada hepar terganggu.Gangguan terhadap suplai darah normal pada sel-sel hepar ini menyebabkan nekrosis dan kerusakan sel-sel hepar.Setelah lewat masanya,

Proses pengolahan yang terjadi pada tangki imhoff dimulai dari ruang sedimentasi Proses pengolahan yang terjadi pada tangki imhoff dimulai dari ruang sedimentasi dimana lumpur

Pemberian methanil yellow per oral dengan dosis 4200 mg/kgBB/hari, 2100 mg/kgBB/hari, dan 1050 mg/kgBB/hari selama 30 hari memberikan perbedaan yang bermakna dalam

Berdasarkan Tabel 8 dapat diketahui bahwa kadar air sosis ayam perlakuan terbaik memiliki nilai tertinggi dibandingkan sosis ayam kontrol hal ini karena sosis ayam

Hal ini karena pada semakin rendah pemunculan mata air, maka semakin lama waktu sirkulasi air tanah di dalam akifer serta jarak antara daerah imbuhan air dengan daerah