• Tidak ada hasil yang ditemukan

materi penyuluhan HIV AIDS.ppt

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "materi penyuluhan HIV AIDS.ppt"

Copied!
37
0
0

Teks penuh

(1)

HIV-AIDS

HIV-AIDS

PERLU DIKETAHUI BUKAN UNTUK DIJAUHI

PERLU DIKETAHUI BUKAN UNTUK DIJAUHI

PUSKESMAS KALIANGET

PUSKESMAS KALIANGET

2017

2017

Penyusun Penyusun chmad

(2)

HIV/AIDS

HIV/AIDS

(3)

HIV DAN AIDS...

HIV DAN AIDS...

HIV: Human Immunodeficiency

HIV: Human Immunodeficiency

 Virus,

 Virus,

adalah virus yang

adalah virus yang

menyerang dan bertahap

menyerang dan bertahap

merusak si

merusak si

stem keke

stem keke

balan

balan

tubuh dan

tubuh dan

berk

berk

embang

embang

menjadi AIDS.

menjadi AIDS.

 AIDS:

 AIDS:

Acquir

Acquir

ed Immune

ed Immune

Deficiency Syndrome adalah

Deficiency Syndrome adalah

sekumpulan tanda atau gejala

sekumpulan tanda atau gejala

berat dan kompleks yang

berat dan kompleks yang

disebabkan oleh penurunan

disebabkan oleh penurunan

r

r

espon

espon

immunitas tubuh.

immunitas tubuh.

(4)

SEJARAH HIV

SEJARAH HIV

 Jan

 Januari 1983,

uari 1983,

Dr

Dr

.

.

Luc Montagnier dk

Luc Montagnier dkk (Institut Pasteur

k (Institut Pasteur

Perancis) mengisolasi virus dari kelenjar getah bening.

Perancis) mengisolasi virus dari kelenjar getah bening.

Dinamakan Lymphadenopathy Associated Virus (LAV).

Dinamakan Lymphadenopathy Associated Virus (LAV).

 Juli 1984

 Juli 1984,

,

Dr

Dr

.

.

Robert Gallo dari Lembaga Kank

Robert Gallo dari Lembaga Kanker Nasional

er Nasional

(NIC

(NIC-

-

 Amerika) menem

 Amerika) menemukan virus dari ODHA.

ukan virus dari ODHA.

Dinamakan

Dinamakan

Human T

Human T

-

-Lymphocytic Virus tipe III (HTLV III).

Lymphocytic Virus tipe III (HTLV III).

Ilmuwan

Ilmuwan lain, J

lain, J

.

.

Levy juga m

Levy juga menemukan

enemukan virus

virus

peny

peny

ebab

ebab

 AIDS,

 AIDS,

dinamakan AIDS Relate

dinamakan AIDS Related

d

Virus (ARV).

Virus (ARV).

 Akhir Mei 1986

 Akhir Mei 1986,

,

Komisi

Komisi

Tak

Tak

sonomi Internasional sepakat

sonomi Internasional sepakat

memberi nama

(5)

ASAL 

ASAL 

-

-

USUL AIDS

USUL AIDS

Tidak diketahui persis dari

Tidak diketahui persis dari

mana dan kapan

mana dan kapan

tepatn

tepatn

ya

ya

HIV/AIDS muncul.

HIV/AIDS muncul.

Berdasarkan pemeriksaan, darah tertua yang

Berdasarkan pemeriksaan, darah tertua yang

terinfeksi HIV di Amerika adalah darah tahun 1969.

terinfeksi HIV di Amerika adalah darah tahun 1969.

Di Afrika, darah tahun 1959.

Di Afrika, darah tahun 1959.

 Akhir 1970

 Akhir 1970-

-an, diperkirakan HIV sudah berkembang

an, diperkirakan HIV sudah berkembang

dan meluas di daerah Sub Sahara Afrika.

dan meluas di daerah Sub Sahara Afrika.

Semua ilmuwan setuju bahwa kasus pertama AIDS

Semua ilmuwan setuju bahwa kasus pertama AIDS

adalah laporan Gottlietb dkk di Los

adalah laporan Gottlietb dkk di Los

Angeles pada 5

Angeles pada 5

 Juni 1981.

(6)

HIV/AIDS DI INDONESIA

HIV/AIDS DI INDONESIA

1983, berita tidak resmi menyatakan sedikitnya 3

1983, berita tidak resmi menyatakan sedikitnya 3

kasus AIDS di Jakarta.

kasus AIDS di Jakarta.

1987,

1987,

kasus AIDS

kasus AIDS

r

r

esmi per

esmi per

tama dilaporkan pada

tama dilaporkan pada

seorang turis asing di Bali.

seorang turis asing di Bali.

Hingga April 1999, ter

Hingga April 1999, ter

catat 671

catat 671

kasus HIV+ dan

kasus HIV+ dan

238 kasus AIDS (total HIV/AIDS = 855).

238 kasus AIDS (total HIV/AIDS = 855).

Pemerintah memperkirakan sekitar 90.000

Pemerintah memperkirakan sekitar 90.000

hingga 130.000 orang telah terinfeksi HIV pada

hingga 130.000 orang telah terinfeksi HIV pada

akhir tahun 2002.

akhir tahun 2002.

Pada tahun 2003, diperkirakan akan terdapat

Pada tahun 2003, diperkirakan akan terdapat

sekitar 80.000 infeksi baru.

(7)

PRINSIP PENULARAN HIV

PRINSIP PENULARAN HIV

Prinsip Three Ones Prinsip Three Ones

•  Ada orang yang posi Ada orang yang positif HIVtif HIV •

•  Ada kegiatan yang memungkinkan terjadin Ada kegiatan yang memungkinkan terjadinya pertukaran cairya pertukaran cairan tubuhan tubuh •

•  Ada orang yang belum terinfeksi atau orang y Ada orang yang belum terinfeksi atau orang yang juga sudah terinfeksiang juga sudah terinfeksi

HIV

(8)

BAGAIMANA HIV DITULARKAN?

BAGAIMANA HIV DITULARKAN?

Kegiatan Seksual tertentu

Kegiatan Seksual tertentu

--

Genital (kelamin dengan kelamin)

Genital (kelamin dengan kelamin)

--

Oral (mulut dengan kelamin)

Oral (mulut dengan kelamin)

-- Anal (dubur

 Anal (dubur dengan k

dengan k

elamin)

elamin)

Kontak Darah

Kontak Darah

(penggunaan jarum suntik, alat tindik, alat tato/alat

(penggunaan jarum suntik, alat tindik, alat tato/alat

peluka lain, transfusi darah)

peluka lain, transfusi darah)

(9)

FAKTOR TERKAIT DENGAN

FAKTOR TERKAIT DENGAN

PENULARAN SECARA SEKSUAL 

PENULARAN SECARA SEKSUAL 

•  Ada atau tidakn Ada atau tidaknya infeksi alat kya infeksi alat kelaminelamin •

•  Jenis ak Jenis aktivitas sekstivitas seks •

• Risiko aktivitas seks yang memungkinkan terjadi perlukaanRisiko aktivitas seks yang memungkinkan terjadi perlukaan

atau pendarahan

atau pendarahan

(10)

FAKTOR TERKAIT DENGAN

FAKTOR TERKAIT DENGAN

PENULARAN MELALUI KONTAK

PENULARAN MELALUI KONTAK

DARAH

DARAH

• Penggunaan kembali jarum suntik dan tabungnyaPenggunaan kembali jarum suntik dan tabungnya •

• Penggunaan bersama perlengkapan menyuntik seperti : air,Penggunaan bersama perlengkapan menyuntik seperti : air,

sendok dan filter

sendok dan filter

• Darah atau produk darah yang terinfeksiDarah atau produk darah yang terinfeksi •

(11)

FAKTOR TERKAIT DENGAN

FAKTOR TERKAIT DENGAN

PENULARAN DARI IBU KE ANAK

PENULARAN DARI IBU KE ANAK

•  Jumlah virus dari Ibu yan Jumlah virus dari Ibu yang positif g positif  •

• TahapaTahapan HIV n HIV dari Ibu dari Ibu yang bersangkutanyang bersangkutan •

• Pemberian ASIPemberian ASI •

(12)

HIV TIDAK MENULAR MELALUI

HIV TIDAK MENULAR MELALUI

(13)

HIV HIDUP DALAM ….

HIV HIDUP DALAM ….

• DarahDarah •

• Cairan vaginaCairan vagina •

• Cairan mani dan cairanCairan mani dan cairan pre pre--cumcum/getah penis/getah penis •

•  Air susu ibu y Air susu ibu yang tertular HIVang tertular HIV •

(14)

BAGAIMANA TANDA ORANG

BAGAIMANA TANDA ORANG

YANG TERKENA HIV ?

(15)

BAGAIMANA TANDA ORANG

BAGAIMANA TANDA ORANG

YANG TERKENA HIV ?

YANG TERKENA HIV ?

• Tidak ada tandanyaTidak ada tandanya •

• Tampak sehat seperti orang lain yang tidak tertular HIVTampak sehat seperti orang lain yang tidak tertular HIV

(sebelum HIV berubah jadi Aids, kira

(16)

BAGAIMANA HIV MENJADI AIDS?

(17)

TAHAPAN INFEKSI HIV

TAHAPAN INFEKSI HIV

• Tahap Serokonversi : infeksi awal, belum ada antibodiTahap Serokonversi : infeksi awal, belum ada antibodi •

• Tahap Asimtomatik : belum ada gejala yang dirasakanTahap Asimtomatik : belum ada gejala yang dirasakan •

• Tahap Simtomatik : Mulai merasakan gejala : InfeksiTahap Simtomatik : Mulai merasakan gejala : Infeksi

Oportunistik

Oportunistik

(18)

TES HIV

TES HIV

• Tes HIV adalah satuTes HIV adalah satu--satunya cara untuk mengetahui statussatunya cara untuk mengetahui status

seseorang. Jenis tes HIV antara lain :

seseorang. Jenis tes HIV antara lain :

• Rapid testRapid test •

• ElisaElisa •

(19)

IMS (INFEKSI MENULAR

IMS (INFEKSI MENULAR

SEKSUAL)

SEKSUAL)

• Merupakan penyakit yang salah satu penularannya melaluiMerupakan penyakit yang salah satu penularannya melalui

hubungan seksual.

hubungan seksual.

• IMS = pintu masuk HIVIMS = pintu masuk HIV •

• Dengan adanya IMS, HIV dapat lebih mudah menular karenaDengan adanya IMS, HIV dapat lebih mudah menular karena

adanya cairan tubuh atau darah pada luka IMS.

(20)

HIV DAPAT DICEGAH MELALUI

HIV DAPAT DICEGAH MELALUI

• Menggunakan kondom untuk seks yang penetratif Menggunakan kondom untuk seks yang penetratif  •

• Tidak berbagi jarum Tidak berbagi jarum suntik dan perlengkapan menyuntiksuntik dan perlengkapan menyuntik •

• Perawatan HIV bagi ibu yang positif, mengganti ASI denganPerawatan HIV bagi ibu yang positif, mengganti ASI dengan

susu formula jika

susu formula jika memungkinkan.memungkinkan.

(21)

DINAMIKA PENULARAN

(22)

HIV/AIDS DI INDONESIA

HIV/AIDS DI INDONESIA

(23)

KUMULATIF PENGIDAP INFEKSI HIV 10

KUMULATIF PENGIDAP INFEKSI HIV 10

TAHUN TERAKHIR BERDASARKAN

TAHUN TERAKHIR BERDASARKAN

TAHUN PELAPORAN S/D 30

TAHUN PELAPORAN S/D 30

SEPTEMBER

SEPTEMBER

2007

2007

Sumber :

(24)

JUMLAH KASUS AIDS DI

JUMLAH KASUS AIDS DI

INDONESIA 10

INDONESIA 10

TAHUN TERAKHIR BERDASARKAN

TAHUN TERAKHIR BERDASARKAN

TAHUN PELAPORAN S/D 30

TAHUN PELAPORAN S/D 30

SEPTEMBER

SEPTEMBER

2007

2007

Sumber :

(25)

PERSENTASE KASUS AIDS DI INDONESIA

PERSENTASE KASUS AIDS DI INDONESIA

BERDASARKA

BERDASARKA

N JENIS KELAMIN

N JENIS KELAMIN

S/D 30

S/D 30

SEPTEMBER 2007

SEPTEMBER 2007

Sumber :

(26)

PERSENTASE KUMULATIF KASUS AIDS

PERSENTASE KUMULATIF KASUS AIDS

DI INDONESIA BERDASARKAN CARA

DI INDONESIA BERDASARKAN CARA

PENULARAN S/D 30 SEPTEMBER 2007

PENULARAN S/D 30 SEPTEMBER 2007

Sumber :

(27)

PERSENTASE KUMULATIF KASUS AIDS

PERSENTASE KUMULATIF KASUS AIDS

DI

DI

INDONESIA BERDASARKA

INDONESIA BERDASARKA

N

N

KELOMPOK UMUR S/D 30

KELOMPOK UMUR S/D 30

SEPTEMBE

SEPTEMBE

R

R

2007

2007

Sumber :

(28)

10 PROVINSI DI INDONESIA DENGAN

10 PROVINSI DI INDONESIA DENGAN

KASUS AIDS TERBANYAK S/D 30

KASUS AIDS TERBANYAK S/D 30

SEPTEMBER 2007

SEPTEMBER 2007

Sumber :

(29)

JUMLAH KASUS AIDS PADA PENGGUNA

JUMLAH KASUS AIDS PADA PENGGUNA

NAPZA SUNTIK DI INDONESIA

NAPZA SUNTIK DI INDONESIA

BERDASARKA

BERDASARKA

N TAHUN

N TAHUN

PELAPORAN S/D

PELAPORAN S/D

30 SEPTEMBER 2007

30 SEPTEMBER 2007

Sumber :

(30)

5 PROVINSI DI

5 PROVINSI DI

INDONESIA DENGAN

INDONESIA DENGAN

KASUS AIDS TERBANYAK PADA

KASUS AIDS TERBANYAK PADA

PENGGUNA NAPZA SUNTIK S/D 30

PENGGUNA NAPZA SUNTIK S/D 30

SEPTEMBER 2007

SEPTEMBER 2007

Sumber :

(31)

BEDA CARA PENULARAN, BEDA

BEDA CARA PENULARAN, BEDA

TREN?

TREN?

(32)

POPULASI RAWAN TERTULAR HIV

POPULASI RAWAN TERTULAR HIV

(HASIL ESTIMASI TAHUN 2004)

(33)

TIDAK BOLEH DILUPAKAN…

(34)

FAKTOR PENYEBAB AKSELERASI

FAKTOR PENYEBAB AKSELERASI

PENYEBARAN HIV/AIDS:

PENYEBARAN HIV/AIDS:

(a). Industri seks yang berkembang sangat cepat

(a). Industri seks yang berkembang sangat cepat

(b). Adanya prevalensi penyakit kelamin yang sangat

(b). Adanya prevalensi penyakit kelamin yang sangat

tinggi

tinggi

(c). Frekuensi penggunaan kondom yang rendah

(c). Frekuensi penggunaan kondom yang rendah

(d). Urbanisasi dan migrasi penduduk yang tinggi

(d). Urbanisasi dan migrasi penduduk yang tinggi

(e).

(e).

Perubahan perilaku seksual

Perubahan perilaku seksual

yang cenderung

yang cenderung

lebih bebas

lebih bebas

(f).

(f).

Pemakaian injeksi dan jarum

Pemakaian injeksi dan jarum

suntik yang tidak

suntik yang tidak

steril

steril

(g).

(g).

Meningkatny

Meningkatny

a industri

a industri

pariwisata

pariwisata dan lalu

dan lalu lintas

lintas

ke luar negeri

ke luar negeri

(35)

DAMPAK SOSIAL EKONOMI

DAMPAK SOSIAL EKONOMI

EPIDEMI HIV/ AIDS :

EPIDEMI HIV/ AIDS :

Pertama; fase penyebaran virus.

Pertama; fase penyebaran virus.

Kedua; fase penyakit dan kematian

Kedua; fase penyakit dan kematian

Ketiga; fase dampak terhadap keluarga yang

Ketiga; fase dampak terhadap keluarga yang

ditinggalkan

ditinggalkan

Keempat;

Keempat;

fase

fase

dampak sosial

dampak sosial

ekonomi

ekonomi

Kelima;

Kelima;

fase jangka

fase jangka

panjang

panjang

(termasuk mu

(termasuk mu

ncul

ncul

rasa takut yang berlebihan)

rasa takut yang berlebihan)

dan memunculkan epidemi yang lain yakni

dan memunculkan epidemi yang lain yakni

penolakan, prasangka, stigmatisasi, diskriminasi,

penolakan, prasangka, stigmatisasi, diskriminasi,

dan pengucilan

dan pengucilan

---

---



tantangan terhadap

tantangan terhadap

rasa

rasa

solidar

(36)

KESIMPULAN

KESIMPULAN

• Tingkat penularan HIV terus meningkat pada masyarakat yangTingkat penularan HIV terus meningkat pada masyarakat yang

terpantau

terpantau

• Perilaku penularan HIV tidak berkurang secara bermaknaPerilaku penularan HIV tidak berkurang secara bermakna

sehingga mempengaruhi epidemi

sehingga mempengaruhi epidemi

• Sudah terasa peningkatan kebutuhan upaya dukungan danSudah terasa peningkatan kebutuhan upaya dukungan dan

pengobatan bagi ODHA yang membutuhkannya

(37)

TERIMA KASIH

TERIMA KASIH

 A

 A

T

T

AS KEHADIRAN

AS KEHADIRAN

BAPAK-BAPAK DAN

BAPAK-BAPAK DAN

IBU-IBU

IBU-IBU

SEKALIAN

SEKALIAN

Referensi

Dokumen terkait

  Perkembangan  kasus  HIV/AIDS  di  Provinsi  DKI  Jakarta  secara  kumula?f  menempatkan  Propinsi  DKI  Jakarta pada  posisi  pertama sebagai  provinsi  dengan 

Sedangkan jumlah responden yang memiliki sikap kurang yang kurang baik terhadap kejadian HIV/AIDS berjumlah 5 orang (12,5%) pada saat sebelum diberikan penyuluhan tentang HIV/

D alam rangka persiapan pelaksanaan Puncak acara Hari AIDS Sedunia (HAS) 2014, pada tanggal 6 November 2014, Sekretaris KPA Nasional, Dr.. Siregar didampingi Direktur

Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah untuk mengendalikan penyebaran dan menurunkan jumlah kasus baru Hiv/Aids salah satunya dengan memberikan sosialisasi pengetahuan

Data terakhir menunjukkan bahwa sampai dengan pertengahan tahun 2008 jumlah kumulatif kasus AIDS di seluruh wilayah Indonesia yang dilaporkan secara resmi mencapai 12686

Salah satu penyebab HIV/AIDS adalah seks bebas, karena memang penyebaran Salah satu penyebab HIV/AIDS adalah seks bebas, karena memang penyebaran virus ini

Kualitas hidup pasien HIV/AIDS merupakan hal sangat berkaitan dengan manajemen kasus, manajemen kasus merupakan salah satu layanan untuk membantu dan mendukung

Pengetahuan Siswa tentang HIV/AIDS setelah dilakukan Penyuluhan Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa sebagian besar pengetahuan responden tentang HIV/AIDS setelah