• Tidak ada hasil yang ditemukan

RANCANGAN AKHIR PERUBAHAN RENCANA KERJA TAHUN 2020

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RANCANGAN AKHIR PERUBAHAN RENCANA KERJA TAHUN 2020"

Copied!
40
0
0

Teks penuh

(1)

RANCANGAN AKHIR PERUBAHAN RENCANA KERJA

TAHUN 2020

DINAS PERINDUSTRIAN DAN TENAGA KERJA KABUPATEN KLATEN

TAHUN 2020

Jalan Pemuda Nomor 294 Telp. (0272) 321046 Klaten

Kode Pos 57412

(2)

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI 1

KATA PENGANTAR 2

BAB. I PENDAHULUAN 3

1.1 Latar Belakang 3

1.2 Landasan Hukum 4

1.3 Maksud dan Tujuan 6

1.4 Sistematika Penulisan 7

BAB. II HASIL EVALUASI PELAKSANAAN RENJA PERANGKAT DAERAH TAHUN LALU 8

2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Tahun Lalu dan Capaian Renstra 8 2.2 Analisis Kinerja Pelayanan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja 19

2.3 Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja 23

2.4 Review terhadap Rancangan Akhir RKPD 27 2.5 Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat 30 BAB.III TUJUAN DAN SASARAN PERANGKAT DAERAH 31

3.1 Telaah Terhadap Kebijakan Nasional 31

3.2 Tujuan dan Sasaran Renja Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja 32

BAB.IV RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH 33 BAB.V PENUTUP 39 LAMPIRAN

(3)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadlirat Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan rahmat- Nya Rancangan Akhir Perubahan Rencana Kerja Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klaten Tahun 2020 telah dapat diterbitkan sebagai salah satu keluaran dokumen resmi daerah yang dipersyaratkan untuk mengarahkan program dan kegiatan pelayanan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klaten Tahun 2020.

Rancangan Akhir Perubahan Rencana Kerja Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klaten Tahun 2020 memuat kerangka ekonomi prioritas pembangunan, rencana kerja dan pendanaannya yang bersifat indikatif sebagaimana amanat Undang-Undang, maka Rancangan Akhir Perubahan Rencana Kerja Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klaten Tahun 2020 disusun sebagai dasar / pedoman untuk penyusunan APBD Perubahan Kabupaten Tahun 2020.

Selanjutnya diharapkan saran dan kritik yang membangun, serta partisipasi dari semua pihak khususnya dalam upaya mendapatkan data atau informasi yang akurat, tepat waktu dan sesuai kebutuhan.

Kepada semua pihak yang telah menyumbangkan pikiran dan tenaganya dalam penyusunan Rancangan Akhir Perubahan Rencana Kerja Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klaten Tahun 2020, kami sampaikan terima kasih.

Klaten, Juli 2020.

(4)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang.

Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah. Penyusunan Renja Perangkat Daerah merupakan tahapan awal yang harus dilakukan sebelum disempurnakan menjadi dokumen Renja Perangkat Daerah yang definitif.

Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional mewajibkan setiap Perangkat Daerah untuk menyusun Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah sebagai pedoman kerja selama periode 1 (satu) tahun dan berfungsi untuk menterjemahkan perencanaan strategis lima tahunan kedalam perencanaan tahunan yang sifatnya lebih operasional. Renja Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja merupakan dokumen perencanaan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja.

Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja untuk periode 1 (satu) tahun yang disusun berdasarkan RKPD Kabupaten Klaten.

Akan tetapi melihat kondisi yang sedang terjadi saat ini, tentang penyebaran wabah virus covid 19 (Corona) jika dilihat dari tugas pokok fungsi Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja sangat mempengaruhi dalam perencanaan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja yaitu mengakibatkan banyak tenaga kerja yang terkena PHK sehingga menambah pengangguran yang ada di Kabupaten Klaten disamping itu pada Tahun 2020 banyak kegiatan yang tidak dapat terlaksana akibat dari adanya rasionalisasi anggaran sehingga mempengaruhi target kinerja Renja maupun Renstra.

Maka dari itu atas kebijakan diatas sehingga Rancangan Akhir Perubahan Rencana Kerja Perangkat Daerah dijadikan sebagai pedoman penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Perubahan (RKAP) Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja dan kemudian berubah menjadi Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran (DPPA) Dinas

(5)

Perindustrian dan Tenaga Kerja melalui penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) Kabupaten Klaten.

1.2. Landasan Hukum.

Landasan Hukum Penyusunan Rencana Kerja Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klaten adalah :

1. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;

2. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah;

3. Undang-Undang Nomor 17 tahun 2007 Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) Tehun 2005-2025;

4. Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah

5. Undang-Undang 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang No.23 Tahun 2014 ttg Pemerintahan Daerah;

6. Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang;

7. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah;

8. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah;

9. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan;

10. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

11. Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah;

12. Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2005 tentang Dana Perimbangan;

13. Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015-2019;

14. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan 1 Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan

(6)

Kedua atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;

15. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

16. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 36 Tahun 2012 tentang Petunjuk Teknis Penyusunan, Penetapan, dan Penerapan Standar Pelayanan

17. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah;

18. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2018 tentang Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2019;

19. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 3 Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Provinsi Jawa Tengah 2005-2025;

20. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 25 Tahun 2013 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah;

21. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 3 Tahun 2017 tentang Perubahan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 5 Tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Provinsi Jawa Tengah 2013-2018;

22. Peraturan Daerah Kabupaten Klaten Nomor 2 Tahun 2008 tentang Penetapan Kewenangan Urusan Pemerintah Daerah Kabupaten Klaten;

23. Peraturan Daerah Kabupaten Klaten Nomor 7 Tahun 2009 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Klaten Tahun 2005-2025;

24. Peraturan Daerah Kabupaten Klaten Nomor 10 Tahun 2009 tentang Pokok- Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah;

25. Peraturan Daerah Kabupaten Klaten Nomor 5 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Klaten Tahun 2016-2021;

(7)

26. Peraturan Daerah Kabupaten Klaten Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Klaten;

27. Peraturan Daerah Kabupaten Klaten Nomor 5 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Klaten Tahun 2016-2021 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Klaten Nomor 5 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Klaten Tahun 2016- 2021;

28. Peraturan Bupati Klaten Nomor 51 Tahun 2016 tentang Kedudukan Susunan Organisasi Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klaten.

29. Peraturan Bupati Klaten No. 33 Tahun 2019 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Klaten Tahun 2020.

30. Surat Edaran Bupati Klaten Nomor 050/079/31 tanggal 6 Pebruari 2019 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah Tahun 2020.

31. Surat Edaran Bupati Klaten Nomor 050/372/31 tanggal 23 Juni 2020 tentang Pedoman Penyusunan Perubahan Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah Tahun 2020.

32. Peraturan Bupati penetapan RKPD Perubahan Tahun 2020 No.29 Tahun 2020 tentang perubahan atas peraturan Bupati No.33 tahun 2019 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Klaten Tahun 2020.

1.3 Maksud dan Tujuan 1. Maksud

Rencana Kerja Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klaten ini disusun dengan maksud untuk mewujudkan sinergitas antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan pembangunan dalam OPD serta mewujudkan efisiensi alokasi berbagai sumber daya dalam pembangunan daerah.

2. Tujuan

a. Menyediakan dokumen perencanaan tahunan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja tahun 2020;

b. Menyediakan sarana pengendalian program dan kegiatan tahun 2020;

(8)

c. Sebagai dokumen perencanaan yang akan dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klaten Tahun Anggaran 2020 sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

1.4. SISTEMATIKA PENULISAN

Adapun sistematika penyusunan Perubahan Rencana Kerja Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klaten Tahun 2020, tersusun sebagai berikut:

a. BAB I : PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.2. Landasan Hukum 1.3. Maksud dan Tujuan 1.4. Sistematika Penulisan.

b. BAB II : HASIL EVALUASI RENJA PERANGKAT DAERAH TAHUN LALU

2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah tahun lalu dan capaian Renstra Perangkat Daerah

2.2 Analisa Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah.

2.3 Isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah.

2.4. Review terhadap Rancangan Akhir RKPD

2.5. Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat c. Bab III : TUJUAN, SASARAN PERANGKAT DAERAH

3.1 Telaah terhadap kebijakan nasional

3.2 Tujuan dan sasaran Renja Perangkat Daerah

d. Bab IV : RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT DAERAH e. BAB V : PENUTUP

(9)

BAB II

EVALUASI RENJA SAMPAI DENGAN TRIWULAN II TAHUN BERKENAAN

2.1 Evaluasi Renja sampai dengan Triwulan II

Keberhasilan yang telah dicapai dalam pelaksanaan kegiatan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja pada Tahun 2021 ditentukan dari hasil pelaksanaan Program dan kegiatan yang disesuaikan dengan Renja tahun bersangkutan dan APBD Kabupaten Klaten. Evaluasi Pelaksanaannya dapat dilihat dari Tabel Rekapitulasi Evaluasi Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah dan Pencapaian Renstra Dinas Perindustrian Dan Tenaga Kerja Sampai Dengan Tahun 2020 Kabupaten Klaten, sebagaimana pada Tabel 3.1.

(10)

EVALUASI TERHADAP PELAKSANAAN RENCANA KERJA (RENJA) PERANGKAT DAERAH SAMPAI DENGAN TRIWULAN II TAHUN 2020

KABUPATEN KLATEN

PERANGKAT DAERAH : DINAS PERINDUSTRIAN DAN TENAGA KERJA

N o

Sasaran/

Program Pembangunan

Daerah

Indikator Kinerja (Tujuan/

Impact/

Outcome)

SAT

Target Akhir Periode Renstra PD Tahun 2021

2021

Realisasi Capaian

Kinerja Renstra PD sampai dengan

Tahun 2019

Target Kinerja PD Tahun 2020

Realisasi Kinerja pada Triwulan Realisasi Capaian Kinerja dan

Anggaran Renja PD 2020 yang dievaluasi

Tingkat Capaian Kinerja dan

Realisasi Anggaran Renja 2020

yang dievaluasi (%)

KE T

I II III IV

1 2 3 4

5 6 7 8 9 10 11 12=8+9+10+

11 13=12/7*100

K Rp

(Ribu) K Rp

(Ribu) K Rp (Ribu Renja )

K Rp

(Ribu)

DPA K Rp

(Ribu

) K Rp

(Rib

u) K Rp (Rib

u) K Rp (Rib

u) K Rp

(Ribu) % %

Pelayanan Administrasi Perkantoran

Prosentase terpenuhinya pelayanan administrasi perkantoran

% 100

1.883.86

0 100

436.166 100 579.00

0 100 494.020 25

66.490 25

66.490 25,00 13,46

Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik

Jumlah pembayaran jasa

komunikasi dan listrik

kali 99

48.831 24

8.400 24

11.000 24

9.600 6

700

2.100 6

2.800 25,00 29,17

Penyediaan jasa administrasi keuangan

Cakupan tertib administrasi keuangan yang optimal

bulan 12

30.340 12

5.127 12

8.000 12

8.000 0

- 0,00 0,00

Penyediaan Jasa Pengamanan Kantor

Jumlah THL jasa pengamanan kantor

orang 3

96.300 3

42.653 3

49.200 3

27.000 3

5.474

6.568 3

12.042 100,0 0 44,60

Penyediaan jasa tenaga administrasi/tek nis perkantoran

Jumlah THL tenaga administrasi/te knis kantor

orang 5

145.800 9

82.574 9

124.80 0

9

117.000 9

18.186 19.25

6 9

37.442 100,0 0 32,00

Penyediaan alat

tulis kantor Jumlah Jenis

ATK tersedia jenis 234

104.210 48

19.086 48

25.000

48

21.000 48

19.170

- 48

19.170 100,0 0 91,29

(11)

Penyediaan barang cetakan dan

penggandaan

Jumlah Jenis Cetak dan

Penggandaan jenis 34

61.960 8

13.537 8

15.000

8

14.000 2

657

1.329 2

1.986 25,00 14,19

Penyediaan peralatan rumah tangga

Jumlah peralatan rumah tangga tersedia

buah 39

54.443 8

11.700 8

15.000 8

15.000

680 0

680 0,00 4,53

Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang- undangan

Jumlah Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang- undangan tersedia

buah 20

23.624 4

4.560 4

6.000 4

5.200 1

760

540 1

1.300 25,00 25,00

Penyediaan makanan dan minuman

Jumlah makanan dan minuman

tersedia

paket 252

152.730 53

12.245 60

35.000 60

35.000 5

1.147

3.021 5

4.168 8,33 11,91

Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah

Jumlah frekwensi perjalanan luar daerah

kali 743

902.641 190

194.442 180

175.00

0 175

175.000 10

17.240 19.52

3 10

36.763 5,71 21,01

Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi dalam daerah

Jumlah frekwensi perjalanan dalam daerah

kali 353

159.567 160

33.854 90

35.000 90

40.000 10

3.156

4.543 10

7.699 11,11 19,25

Penyusunan Perencanaan dan Pelaporan

Jumlah dokumen perencanaan dan pelaporan

buah 16

37.209 4

7.988 10

80.000 10

27.220 0

- 0,00 0,00

Rata-rata capaian kinerja (%) 33,35 24,41

Predikat kinerja T

Faktor pendorong keberhasilan kinerja: Kegiatan dilaksaakan sesuai dengan anggaran kas yang direncanakan

Faktor penghambat pencapaian kinerja:

Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

Prosentase terpenuhinya Sarana dan Prasarana Aparatur

% 100

861.648 100

364.707 100 245.00

0 100

312.200 20

27.255 20

27.255 20,00 8,73

Pengadaan peralatan gedung kantor

Jumlah peralatan gedung kantor terbeli

unit 21

325.976 17

144.203 2

30.000 7

32.100 7

23.790

- 7

23.790 100,0 0 74,11

(12)

Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor

Jumlah gedung kantor

terpelihara unit 49

26.620 1

30.674 1

100.00

0 1

175.100 0

- 0,00 0,00

Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasion al

Jumlah kendaraan dinas /operasional terpelihara

unit 17

93.170 19

67.697 19

75.000 19

75.000 1

3.000

611 1

3.611 5,26 4,81

Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor

Jenis peralatan gedung kantor

terpelihara unit 36

115.850 12

35.783 15

40.000 15

30.000 1

465

1.335 1

1.800 6,67 6,00

Rata-rata capaian kinerja (%) 27,98 21,23

Predikat kinerja T

Faktor pendorong keberhasilan kinerja: Kegiatan dilaksaakan sesuai dengan anggaran kas yang direncanakan

Faktor penghambat pencapaian kinerja:

Meningkatnya nilai tambah, produktifitas dan daya saing sektor ketenagakerja an

Rasio penduduk

yang bekerja % 1,08 1 1,05 1,05 0,0

- 0,00 #DIV/

0!

Angka partisipasi angkatan kerja

% 69 81 69 69 0

- 0,00 #DIV/

0!

Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja

Rasio daya serap tenaga

kerja %

1.500.00 0

971,

58

318.335

10.590 0,0

0 10.590 #DIV/

0! #DIV/

0!

Angka partisipasi

angkatan kerja % 35

0

- #DIV/

0! #DIV/

0!

Rasio penduduk yang

bekerja % 1

0

- #DIV/

0! #DIV/

0!

Besaran tenaga kerja yang mendapatkan pelatihan kewirausahaan

% 62 56

60

548.00

0 60

513.000

10.590

0

10.590 0,00 2,06

Penyusunan data base tenaga kerja daerah

Jumlah lokasi pendataan ketenagakerjaa n

kecamat

an 26

1.158.50

0 0

- 26

100.00

0 26

50.000 0

- 0,00 0,00

(13)

Pendidikan dan pelatihan ketrampilan bagi pencari kerja

Jumlah Pencari kerja yang

dilatih orang 172 #####

## 80

285.656 80

350.00

0 90

350.000 0

- 0,00 0,00

Pembinaan Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS)

Jumlah LPKS

yang dibina lembaga 150

109.676 0

- 40

30.000 40

45.000

0

- 0,00 0,00

Pembinaan Tenaga Kerja AKAD

Jumlah Tenaga Kerja AKAD yang dibina

orang 1300

317.699 160

32.679 200

68.000 200

68.000

10.590

- 0

10.590 0,00 15,57

Rata-rata capaian kinerja (%) 0,00 3,89

Predikat kinerja

Faktor pendorong keberhasilan kinerja:

Faktor penghambat pencapaian kinerja:

Peningkatan Kesempatan Kerja

Partisipasi angkatan kerja

Perempuan %

350.000 97

263.282

Besaran pencari kerja yang terdaftar yang ditempatkan

% 25,5

0 17,1

6 25,4

0

425.00

0 25,4

0

457.000

8.225 0,0

0 8.225,0

0 0,00 1,80

Penyusunan informasi bursa tenaga kerja

Jumlah kegiatan Informasi Pasar Kerja (IPK) Online

kegiatan 1

216.811 2

51.799 2

170.00

0 2

140.000 1

8.225

1.847 1

10.072 50,00 7,19

Penyebarluasan informasi bursa tenaga kerja

Jumlah Pencari kerja yang

disosialisasi orang 1800

151.866 300

41.329 300

30.000 300

50.000 0

- 0,00 0,00

Penyiapan tenaga kerja siap pakai

Jumlah perusahaan yang dipantau jenis lowongan kerjanya

perusaha

an 250

30.000 50

13.927 20

30.000

Penyelenggaraa n Bursa Tenaga Kerja

Jumlah pencari kerja yang ikut Job Market Fair

orang 1000

0

166.375 3475

136.600 150 0

150.00 0

150

0

200.000 0

- 0,00 0,00

Pembinaan Lembaga PPTKIS, LPTKS dan BKK

Jumlah Pembinaan Lembaga PPTKIS, LPTKS dan BKK

Lembaga 150

82.777 50

19.627 50

45.000 100

67.000 0

- 0,00 0,00

(14)

Rata-rata capaian kinerja (%) 10,00 1,44

Predikat kinerja R

Faktor pendorong keberhasilan kinerja: Kegiatan dilaksaakan sesuai dengan anggaran kas yang direncanakan

Faktor penghambat pencapaian kinerja:

Meningkatnya perlindungan sektor ketenagakerja an

Besaran pekerja/

buruh yang menjadi peserta program BPJS Ketenagakerj aan

% 88,2

0

87,6

0

87,9

0

87,9

0 0

- 0,00 #DIV/

0!

Perlindungan dan

Pengembanga n Lembaga Ketenagakerj aan

Keselamatan dan

perlindungan %

Besaran kasus yang diselesaikan dengan Perjanjian Bersama (PB)

% 81,0

0 67

80,50

210.00

0

80,50 210.000

18.608

0

18.608 0,00 8,86

Angka sengketa pengusaha - pekerja per tahun

5,90 10 0,66 0,66 0

- 0,00 #DIV/

0!

Fasilitasi penyelesaian prosedur, penyelesaian perselisihan hubungan industrial

Jumlah pengusaha dan pekerja yang ikut sosialisasi pprosedur penyelesaian perselisihan hubungan industrial

orang 210

42.324 60

18.497 60

19.000 60

19.000 60

13.808

- 60

13.808 100,0 0 72,67

Pembentukan dan Pemberdayaan Organisasi/Lem baga Serikat Pekerja

Jumlah serikat pekerja yang disosialisasi agar lebih meningkat SDM-nya

orang 300

72.092 60

15.436 60

16.000 60

16.000 15.17

8 0

15.178 0,00 94,86

(15)

Pemberdayaan Lembaga Kerjasama (LKS) Tripartit

Jumlah Pemerintah, Pekerja dan Pengusaha yang disosialisasi dalam menciptakan hubungan yang harmonis dan jumlah pengiriman Tim Porseni LKS Tripartit

orang 290

174.605 60

38.126 60

40.000 60

40.000 0

- 0,00 0,00

Operasional Dewan Pengupahan

Jumlah perusahaan yang dipantau UMK dan struktur skala upah

perush 66

67.918 30

28.241 30

43.000 30

43.000 0

- 0,00 0,00

Sosialisasi Upah

Minimum Jumlah

Pengusaha dan Pekerja yang disosialisasi Upah Minimum

orang 800

101.304 100

20.340 100

22.000 100

22.000 0

- 0,00 0,00

Penyelesaian

Kasus PHI/PHK Jumlah kasus PHI/PHK antara pengusaha dan Pekerja

kasus 75

47.385 15

10.528 15

12.000 15

12.000 0

- 0,00 0,00

Bimtek Pembuatan Peraturan Perusahaan

Jumlah pengusaha dan pekeja yang dilatih cara membuat Peraturan Perusahaan dan Struktur Skala Upah

orang 600

196.607 320

47.307 100

58.000 160

58.000

4.800

- 0

4.800 0,00 8,28

Rata-rata capaian kinerja (%) 14,29 25,12

Predikat kinerja R

Faktor pendorong keberhasilan kinerja: Kegiatan dilaksaakan sesuai dengan anggaran kas yang direncanakan

Faktor penghambat pencapaian kinerja:

Meningkatnya nilai tambah, produktifitas, dan daya saing sektor Perindustrian

Kontribusi sektor industri terhadap PDRB

% 35,2 37 35 35 0

- 0,00 #DIV/

0!

(16)

Persentase IKM yang memiliki daya saing

% 7,50 8 6,50 6,50 0

- 0,00 #DIV/

0!

Pengembanga n industri kecil dan menengah

Jumlah industri menengah dan besar

unit

usaha

5.045.48

0 138

834.655

Jumlah Produk yang memiliki

ISO dan SNI dokumen 66 0

- #DIV/

0! #DIV/

0!

Persentase IKM yang memiliki

ISO dan SNI % 7,40 0

7

520.00

0 7

600.000 74.410

0 74.410 0,00 12,40

Pembinaan Industri kecil dan menengah dalam memperkuat jaringan klaster industri

Jumlah pembinaan IKM Klaster Industri

orang 514

297.908 750

194.360 250 150.00

0 250

150.000 0

- 0,00 0,00

Pembinaan dan Pelatihan Industri Kreatif

Jumlah pelaku usaha yang dilatih dalam Meningkatkan ketrampilan dan kompetensi industri kreatif

orang 415

60.489.8

00 240

284.691 150 200.00

0 240

300.000 0

- 0,00 0,00

Pembinaan, Pemantauan dan Pengawasan Usaha Industri

Jumlah lokasi usaha industri di Kab. Klaten yang dipantau

kecamat

an 26

39.802.7

97 300

91.849 150 120.00

0 150

100.000 15 0

74.410

- 150

74.410 100,0 0 74,41

Penyusunan Profil Industri Kecil Menengah / IKM

Jumlah data profil IKM yang divalidasi dan memiliki daya saing

dokumen 1

100.000 4

176.727 1

50.000 1

50.000 0

- 0,00 0,00

Rata-rata capaian kinerja (%) 25,00 18,60

Predikat kinerja S

Faktor pendorong keberhasilan kinerja: Kegiatan dilaksaakan sesuai dengan anggaran kas yang direncanakan

Faktor penghambat pencapaian kinerja:

Peningkatan kemampuan teknologi industri

Jumlah IKM yang memiliki standar produk teknologi manufaktur

unit

usaha

625.000 77

189.619

Gambar

Tabel 3.1.   Persandingan antara Prioritas Nasional, Provinsi, Kabupaten  dengan  Usulan Rencana Kerja Tahun 2020

Referensi

Dokumen terkait

Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) menyajikan informasi tentang penjelasan atau daftar terinci atau analisis atas nilai suatu pos yang disajikan dalam Laporan

Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan penulisan Tugas Akhir dengan judul Perubahan

Dalam proses penyusunannya, Rencana Kerja (Renja) Bappeda Kabupaten Klaten Tahun 2020, juga mempedomani Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang

Rencana Kerja (RENJA) Perubahan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Palangka Raya

DP3AK Provinsi Jawa Timur dalam mendukung Prioritas Pembangunan sebagaimana tertuang dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2019 adalah mendukung pada sisi

Perkembangan produksi volume ikan, nilai ikan, frekuensi kunjungan kapal perjenis alat tangkap hingga perbekalan di Pelabuhan Perikanan Nusantara Kwandang mengalami

Lebih dari pada itu, peran aktif masyarakat, swasta dan lintas sektor dalam pembangunan kesehatan menjadi sangat penting serta Dengan adanya Peraturan Walikota Solok

Jumlah koordinasi dan konsultasi serta perjalanan dinas dalam daerah dan operasional kasi pemerintahan kelurahan Jatinom. kelurahan Jatinom 12 kegiatan 2 kegiatan 33.000.000