• Tidak ada hasil yang ditemukan

ppt luh sari - Usulan Penelitian proposal

N/A
N/A
Sari yastuti

Academic year: 2022

Membagikan "ppt luh sari - Usulan Penelitian proposal"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

Ni Luh Sariyastuti

07133221047

USULAN PENELITIAN USULAN PENELITIAN

MAHASISWA ALIH SARJANA TERAPAN KELAS ALIH

JENJANG JURUSAN

KESEHATAN LINGKUNGAN

(2)

JUDUL USULAN PENELITIAN JUDUL USULAN PENELITIAN

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PEGAWAI PUSKESMAS

DALAM

PENGELOLAAN SAMPAH MEDIS DI UPTD

PUSKESMAS I NEGARA

(3)

BAB I

PENDAHULUAN BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Puskesmas merupakan Faskes yg menyelenggarakan upaya kshtn perseorangan

& upaya kesehatan masyarakat dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif.

Latar Belakang

Puskesmas merupakan Faskes yg menyelenggarakan upaya kshtn perseorangan

& upaya kesehatan masyarakat dengan lebih

mengutamakan upaya promotif dan preventif.

(4)

Puskesmas menghasilkan limbah berupa : 1. limbah padat,

2. cair 3. Gas

yg mengandung patogen, zat2 kimia yg berbahaya

Pengolahan limbah medis padat perlu ditangani secara benar dan aman agar menjamin

kesehatan dan keselamatan tenaga kerja maupun orang lain yg berada di lingkungan Puskesmas

Puskesmas menghasilkan limbah berupa : 1. limbah padat,

2. cair 3. Gas

yg mengandung patogen, zat2 kimia yg berbahaya

Pengolahan limbah medis padat perlu ditangani secara benar dan aman agar menjamin

kesehatan dan keselamatan tenaga kerja maupun orang lain yg berada di lingkungan Puskesmas

(5)

PENYELENGGARAAN PENGAMANAN LIMBAH DI UPTD PUSKESMAS I

NEGARA

PENYELENGGARAAN PENGAMANAN LIMBAH DI UPTD PUSKESMAS I

NEGARA

Pembangunan kesehatan yang

diselenggarakan di Puskesmas bertujuan untuk mewujudkan wilayah kerja

Puskesmas yang sehat, dengan

masyarakat yang Memiliki perilaku sehat yang meliputi kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat. Hidup dalam

lingkungan sehat dan Memiliki derajat kesehatan yang optimal, baik individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat

PERMENKES RI No : 43 Tahun 2019 Tentang PUSKESMAS

Pembangunan kesehatan yang

diselenggarakan di Puskesmas bertujuan untuk mewujudkan wilayah kerja

Puskesmas yang sehat, dengan

masyarakat yang Memiliki perilaku sehat yang meliputi kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat. Hidup dalam

lingkungan sehat dan Memiliki derajat kesehatan yang optimal, baik individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat

PERMENKES RI No : 43 Tahun 2019 Tentang

PUSKESMAS

(6)

SAMPAH MEDIS SAMPAH MEDIS

SAMPAH MEDIS ADALAH

Limbah padat yg terdiri dari limbah infeksius, limbah

patologi, limbah benda tajam, limbah parmasi, limbah

sitotoksis, limbah kimia, limbah radioaktif, limbah kontainer

bertekanan dan limbah dengan kandungan logam berat yg

tinggi.

SAMPAH MEDIS ADALAH

Limbah padat yg terdiri dari limbah infeksius, limbah

patologi, limbah benda tajam, limbah parmasi, limbah

sitotoksis, limbah kimia, limbah radioaktif, limbah kontainer

bertekanan dan limbah dengan kandungan logam berat yg

tinggi.

(7)

CARA PEMILAHAN SAMPAH MEDIS PADAT

1. Tempat Sampah dg Pedal (Minimal 2 Buah)

2. Tempat sampah bagian dalam diisi kantong plastik

3.Warna Kantong Plastik :

a. Kuning : Sampah Medis Infeksius

4.Jarum spuite dibuang di tempat / wadah yang tahan tusuk & kedap air (safeti box )

5.Sampah infeksius untuk

pengangkutan maksimal 2 hari

sudah harus di angkut oleh pihak ke III.

1. Tempat Sampah dg Pedal (Minimal 2 Buah)

2. Tempat sampah bagian dalam diisi kantong plastik

3.Warna Kantong Plastik :

a. Kuning : Sampah Medis Infeksius

4.Jarum spuite dibuang di tempat / wadah yang tahan tusuk & kedap air (safeti box )

5.Sampah infeksius untuk

pengangkutan maksimal 2 hari

sudah harus di angkut oleh pihak

ke III.

(8)

PERSYARATAN PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT DI UPTD PUSKESMAS I NEGARA

1. Setiap Puskesmas harus melakukan pemilahan limbah mulai dari sumbernya

2. Pemilahan limbah harus di mulai dari sumber yg menghasilkan limbah

3. Limbah yg akan di manfaatkan kembali harus di pisahkan dari limbah yg tidak

dimanfaatkan kembali

4. Limbah benda tajam harus dikumpulkan dalam 1 wadah tanpa memperhatikan terkontaminasi atau tidaknya.

6. Limbah Medis padat di angkut dan disimpan ke TPS limbah medis.

1. Setiap Puskesmas harus melakukan pemilahan limbah mulai dari sumbernya

2. Pemilahan limbah harus di mulai dari sumber yg menghasilkan limbah

3. Limbah yg akan di manfaatkan kembali harus di pisahkan dari limbah yg tidak

dimanfaatkan kembali

4. Limbah benda tajam harus dikumpulkan dalam 1 wadah tanpa memperhatikan terkontaminasi atau tidaknya.

6. Limbah Medis padat di angkut dan disimpan ke

TPS limbah medis.

(9)

PENGELOLAAN LIMBAH PADAT MEDIS UPTD PUSKESMAS I NEGARA

1. Proses pemisahan/ atau pemilahan sampah medis di Puseksmas dilakukan oleh seluruh pegawai puskesmas 3. Pengangkutan dari ruangan ke TPS limbah medis oleh

petugas CS

4. Dari TPS di angkut oleh pihak ke 3 ,

dari Hasil Kegiatan masih ada pencampuran sampah medis dan non medis yg dilakukan oleh pegawai

puskesmas. Permasalahan ini akan berpengaruh pada

proses pengelolaan limbah padat terutama sampah medis dalam tahap pemusnahan dan pembuangan akhir limbah padat.

1. Proses pemisahan/ atau pemilahan sampah medis di Puseksmas dilakukan oleh seluruh pegawai puskesmas 3. Pengangkutan dari ruangan ke TPS limbah medis oleh

petugas CS

4. Dari TPS di angkut oleh pihak ke 3 ,

dari Hasil Kegiatan masih ada pencampuran sampah medis dan non medis yg dilakukan oleh pegawai

puskesmas. Permasalahan ini akan berpengaruh pada

proses pengelolaan limbah padat terutama sampah medis dalam tahap pemusnahan dan pembuangan akhir limbah padat.

(10)

B. Rumusan masalah B. Rumusan masalah

Berdasarkan latar belakang di atas dapat dirumuskan masalah

penelitian yaitu

Apakah ada hubungan

pengetahuan dan Perilaku Pegawai Puskesmas dalam pengelolaan sampah medis di

UPTD Puskesmas I Negara

Berdasarkan latar belakang di atas dapat dirumuskan masalah

penelitian yaitu

Apakah ada hubungan

pengetahuan dan Perilaku Pegawai Puskesmas dalam pengelolaan sampah medis di

UPTD Puskesmas I Negara

(11)

C. Tujuan Penelitian C. Tujuan Penelitian

1. Tujuan umum

Utk mengetahui hubungan pengetahuan dan Perilaku Pegawai Puskesmas dalam

pengelolaan sampah medis UPTD Puskesmas 1 Negara

2. Tujuan khusus

a. Utk mengidentifikasi tingkat pengetahuan Pegawai Puskesmas

b. Utk mengidentifikasi perilaku Pegawai Puskesmas

c.Utk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dan perilaku pegawai

puskesmas

1. Tujuan umum

Utk mengetahui hubungan pengetahuan dan Perilaku Pegawai Puskesmas dalam

pengelolaan sampah medis UPTD Puskesmas 1 Negara

2. Tujuan khusus

a. Utk mengidentifikasi tingkat pengetahuan Pegawai Puskesmas

b. Utk mengidentifikasi perilaku Pegawai Puskesmas

c.Utk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan dan perilaku pegawai

puskesmas

(12)

D. Manfaat Penelitian D. Manfaat Penelitian

Manfaat praktis

1. Untuk management puskesmas sebagai bahan masukan dalam perbaikan pengelolaan limbah medis

2. Untuk mengurangi biaya pengangkutan dan pemusnahan limbah medis padat.

3. Untuk pengunjung puskesmas mendapatkan pelayanan yang lebih baik dan menghindarkan dari resiko terjadinya infeksi sehingga dapat meningkatkan kepuasan pengunjung puskesmas.

Manfaat teoritis

Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah

wawasan dan ilmu pengetahuan khususnya dalam bidang sanitasi puskesmas mengenai hubungan tingkat

pengetahuan pegawai puskesmas dengan prilaku dalam penanganan limbah padat medis.

Manfaat praktis

1. Untuk management puskesmas sebagai bahan masukan dalam perbaikan pengelolaan limbah medis

2. Untuk mengurangi biaya pengangkutan dan pemusnahan limbah medis padat.

3. Untuk pengunjung puskesmas mendapatkan pelayanan yang lebih baik dan menghindarkan dari resiko terjadinya infeksi sehingga dapat meningkatkan kepuasan pengunjung puskesmas.

Manfaat teoritis

Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah

wawasan dan ilmu pengetahuan khususnya dalam bidang sanitasi puskesmas mengenai hubungan tingkat

pengetahuan pegawai puskesmas dengan prilaku dalam penanganan limbah padat medis.

(13)

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A.Konsep Pengetahuan

1. Pengertian pengetahuan

Hasil penginderaan atau hasil tahu seseorang thd objek

2. Tingkat pengetahuan ( Tahu, Memahami, Aplikasi,

Analisis, Sintesis, Evaluasi )

3. Faktor-faktor yg mempengaruhi pengetahuan ( Pendididkan,

informasi media massa, sosial

budaya dan ekonomi, lingkungan, pengalaman, usia )

A.Konsep Pengetahuan

1. Pengertian pengetahuan

Hasil penginderaan atau hasil tahu seseorang thd objek

2. Tingkat pengetahuan ( Tahu, Memahami, Aplikasi,

Analisis, Sintesis, Evaluasi )

3. Faktor-faktor yg mempengaruhi pengetahuan ( Pendididkan,

informasi media massa, sosial

budaya dan ekonomi, lingkungan,

pengalaman, usia )

(14)

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

B. Konsep Perilaku 1. Pengertian

Perilaku merupakan hasil segala macam pengalaman dan interaksi manusia dengan lingkungannya

.

2. Klasifikasi Perilaku

*Perilaku pemeliharaan kesehatan (Health Maintanance) adalah perilaku atau usaha- usaha seseorang untuk

memelihara atau menjaga kesehatan agar tidak sakit

*Perilaku pencarian atau penggunaan sistem atau fasilitas kesehatan, atau sering disebut perilaku pencairan

pengobatan (Health Seeking Behavior

B. Konsep Perilaku 1. Pengertian

Perilaku merupakan hasil segala macam pengalaman dan interaksi manusia dengan lingkungannya

.

2. Klasifikasi Perilaku

*Perilaku pemeliharaan kesehatan (Health Maintanance) adalah perilaku atau usaha- usaha seseorang untuk

memelihara atau menjaga kesehatan agar tidak sakit

*Perilaku pencarian atau penggunaan sistem atau fasilitas kesehatan, atau sering disebut perilaku pencairan

pengobatan (Health Seeking Behavior

(15)

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

3. Bentuk Perilaku

1. Bentuk pasif adalah respon internal yaitu yang terjadi di dalam diri manusia dan

tidak secara langsung dapat terlihat orang lain

2. Bantuk aktif yaitu apabila perilaku itu jelas dapat diobservasi secara langsung

4. Faktor Perilaku

*Faktor Presdisposisi

*Faktor Pendukung

*Faktor Pendorong

3. Bentuk Perilaku

1. Bentuk pasif adalah respon internal yaitu yang terjadi di dalam diri manusia dan

tidak secara langsung dapat terlihat orang lain

2. Bantuk aktif yaitu apabila perilaku itu jelas dapat diobservasi secara langsung

4. Faktor Perilaku

*Faktor Presdisposisi

*Faktor Pendukung

*Faktor Pendorong

(16)

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA BAB II

TINJAUAN PUSTAKA BAB II

TINJAUAN PUSTAKA Pengertian Puskesmas

*Fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan

untuk memelihara dan meningkatkan

kesehatan serta mencegah dan

menanggulangi timbulnya masalah

kesehatan dengan sasaran keluarga,

kelompok, dan masyarakat

(17)

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

Pengelolaan Limbah di Puskesmas

persyaratan pengolahan limbah di puskesmas menurut Kepmenkes RI Nomor1428/menkes/SK/XII/2006

1 . Minimasi limbah

2. Pemilahan dan pewadahan

3. Pengumpulan, penyimpanan, dan pengangkutan

4. Pengolahan dan pemusnahan

(18)

BAB III

METODE PENELITIAN BAB III

METODE PENELITIAN A. Kerangka Konsep

Berdasarkan Kerangka Konsep variabel yang menjadi bahan untuk penelitian.Variabel bebas yaitu pengetahuan,

mempengaruhi variable terikat yaitu Perilaku pengeloaan sampah medis

(19)

BAB IV

METODE PENELITIAN BAB IV

METODE PENELITIAN

A. Jenis Penelitian

metode penelitian analitik yang

menekankan adanya hubungan antara satu variable dengan variable lainnya

( Swarjana,2015) . Penelitian ini adalah Cross Sectional yaitu penelitian yang mendesain pengumpulan datanya

B. Lokasi dan Waktu Penelitian

di UPTD Puskesmas 1 Negara C.

Populasi dan Sampel

Populasi adalah Sekumpulan orang atau subjek yang memiliki kesamaan dalam satu atau beberapa hal dan membentuk masalah pokok dalam suatu riset khusus.

A. Jenis Penelitian

metode penelitian analitik yang

menekankan adanya hubungan antara satu variable dengan variable lainnya

( Swarjana,2015) . Penelitian ini adalah Cross Sectional yaitu penelitian yang mendesain pengumpulan datanya

B. Lokasi dan Waktu Penelitian

di UPTD Puskesmas 1 Negara C.

Populasi dan Sampel

Populasi adalah Sekumpulan orang atau subjek yang memiliki kesamaan dalam satu atau beberapa hal dan membentuk masalah pokok dalam suatu riset khusus.

(20)

BAB IV

METODE PENELITIAN BAB IV

METODE PENELITIAN

Sampel

Sampel adalah objek yang diteliti dan

dianggap mewakili seluruh populasi (Notoatmodjo, 2012). Sampel dalam penelitian ini adalah total populasi sebanyak 50 orang

Metode Pengumpulan Data

*Data Primer

*Data Sekunder

Sampel

Sampel adalah objek yang diteliti dan dianggap mewakili seluruh populasi (Notoatmodjo, 2012). Sampel dalam penelitian ini adalah total populasi sebanyak 50 orang

Metode Pengumpulan Data

*Data Primer

*Data Sekunder

(21)

BAB IV

METODE PENELITIAN BAB IV

METODE PENELITIAN

Metode Pengukuran

1.

Pengetahuan

Pengetahuan responden diukur berdasarkan jawaban dari pertanyaan yang tersedia pada kuesioner,

2.Perilaku

Perilaku adalah tindakan nyata yang dilakukan responden Dalam pengelolaan sampah medis yang diukur dengan menggunakan kuisioner

Metode Pengolahan Data

*Pemeriksaan data (Editing)

*Pemberian kode (Coding)

*Proses data (Processing)

*Pembersihan data (Cleaning)

Metode Pengukuran

1.

Pengetahuan

Pengetahuan responden diukur berdasarkan jawaban dari pertanyaan yang tersedia pada kuesioner,

2.Perilaku

Perilaku adalah tindakan nyata yang dilakukan responden Dalam pengelolaan sampah medis yang diukur dengan menggunakan kuisioner

Metode Pengolahan Data

*Pemeriksaan data (Editing)

*Pemberian kode (Coding)

*Proses data (Processing)

*Pembersihan data (Cleaning)

(22)

BAB IV

METODE PENELITIAN BAB IV

METODE PENELITIAN Metode Analisa Data

1. Analisa univariat, bertujuan untuk menjelaskan

atau mendeskripsikan karakteristik setiap variabel penelitian kemudian disajikan dalam tabel

distribusi frekuensi.

2. Analisa bivariat, dilakukan terhadap dua variabel yang diduga berhubungan atau berkorelasi

dengan pengujian statistik

Analisis bivariat dalam penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan dua variabel yaitu variabel independen (pengetahuan) dan variabel dependen (Perilaku) .Untuk mengetahui apakah ada hubungan pengetahuan dengan perilaku, maka digunakan uji Chi Square.

Metode Analisa Data

1. Analisa univariat, bertujuan untuk menjelaskan

atau mendeskripsikan karakteristik setiap variabel penelitian kemudian disajikan dalam tabel

distribusi frekuensi.

2. Analisa bivariat, dilakukan terhadap dua variabel yang diduga berhubungan atau berkorelasi

dengan pengujian statistik

Analisis bivariat dalam penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan dua variabel yaitu variabel independen (pengetahuan) dan variabel dependen (Perilaku) .Untuk mengetahui apakah ada hubungan pengetahuan dengan perilaku, maka digunakan uji Chi Square.

(23)

Terima kasih

Referensi

Dokumen terkait

Alat transportasi yang paling banyak dijumpai di masyarakat sekarang ini, diantaranya adalah mobil. Oleh karena itu, para produsen mobil harus bersaing ketat untuk

Masalah yang dibahas dalam penelitian ini, yaitu sapaan dan sebutan khusus apa saja yang digunakan dalam bahasa Minangkabau di Sicincin, faktor-faktor yang mempengaruhi

Dalam penelitian ini dilakukan pembuatan bioetanol gel dengan pengental karbopol dan karbosimetil selulosa dan diperoleh banyaknya pengental yang dibutuhkan sehingga

Perilaku kekerasan adalah suatu keadaan dimana ses eorang melakukan tindakan yang eorang melakukan tindakan yang dapat membahayakan secara fisik baik terhadap diri sendiri, orang

Dari hasil pengujian independent samples T-Test yang dilakukan pada karakteristik jenis kelamin responden, menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan derajat antara

19 R.L.. Methods ialah teknik atau cara yang kita pakai dalam menjalankan proses manajemen agar supaya sesuai dengan apa yang kita harapkan. Money atau dana ialah anggaran yang

Keempat , karakteristik tingkah laku/ behaviour wisatawan yang datang ke Pantai Goa Cemara, Pantai Kuwaru, dan Pantai Pandansimo Baru mayoritas berkunjung untuk rekreasi