• Tidak ada hasil yang ditemukan

April LTKL LTKT LTKM LTPBJ LPUT LPT 0,2% -37,2% (y-on-y) 17,5% Hasil Analisis (HA)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "April LTKL LTKT LTKM LTPBJ LPUT LPT 0,2% -37,2% (y-on-y) 17,5% Hasil Analisis (HA)"

Copied!
61
0
0

Teks penuh

(1)

ISSN 89997

(2)

RINGKASAN EKSEKUTIF

April 2022

1.825.617 283.528 7.006 8.027 27 91

LTKL LTKT LTKM LTPBJ LPUT LPT

2.124.296

laporan yang diterima oleh PPATK

- 3,96% (m-to-m) -0,24% (y-on-y)

-3,9%

-3,8%

(m-to-m) (y-on-y)

-4,4%

27,0%

0,2%

17,5%

11,2%

186,8%

237,5%

0,0%

-37,2%

1200,0%

HA Proaktif HA Inquiry

113

Hasil Analisis (HA) m-to-m y-on-y

42 71

107,3% 16,4%

58,6% (m-to-m) 47,9% (y-on-y) 225,0% (m-to-m)

55,6% (y-on-y)

HA Terkait Tindak Pidana Pendanaan Terorisme

40 9

Informasi Hasil Analisis (IHA)

Hasil Pemeriksaan (HP) / Informasi Hasil

Pemeriksaan (IHP)

2

(3)

72,7%

27,0%

0,3% 8,3%

0,0%

41,7%

50,0%

RINGKASAN EKSEKUTIF

April 2022

1.229

Informasi lainnya terkait pelaksanaan tugas PPATK

Permintaan Informasi

Keterangan Ahli

20 Audit

Pengaduan Masyarakat (DUMAS) Bank Non-Bank

Regulator/

Instansi Lain

23

Pertukaran Informasi

Spontaneus Outgoing Information

Outgoing

Mutual Request Incoming Mutual Request Spontaneus Incoming

Information

2 MoU 14

17

Pada April 2022 terdapat penambahan 8 keterangan ahli dengan pemberian terbanyak kepada Kepolisiaan (5 keterangan/62,5%).

Dari 21 pengaduan yang diterima pada April 2022, sekitar 13 pengaduan dari lembaga dan 8 pengaduan berasal dari individu.

Tidak ada penambahan

penandatanganan MoU antara PPATK dengan Instansi/Lembaga pada April 2022.

PPATK melakukan 7 kegiatan audit sepanjang April 2022. 1 Audit dilakukan pada PJK dan 6 Audit dilakukan pada PBJ.

Untuk keperluan analisis, sepanjang April 2022, PPATK melakukan 1.229 permintaan informasi dengan tujuan terbanyak kepada Bank (893 informasi/72,7%).

Dari 12 pertukaran informasi yang

dilakukan PPATK dengan FIU lain,

Outgoing Mutual Request (6

informasi/50,0%) merupakan jenis

informasi yang banyak dipertukarkan.

(4)

RINGKASAN EKSEKUTIF

Januari - April 2022

7.200.901 1.086.5891 30.236 25.700 35 494

LTKL LTKT LTKM LTPBJ LPUT LPT

8.343.955

laporan yang diterima oleh PPATK 6,7% (c-to-c*)

5,3%

Keterangan: *) Perubahan c-to-c merupakan perbandingn Jan – Apr 2022 terhadap Jan-Apr 2021

14,9% 27,4% 201,0% 1066,7% 908,2%

HA Proaktif

264

Hasil Analisis (HA) Perubahan c-to-c*

102

-63,0%

6,3% (c-to-c*)

HA Inquiry

162

c-to-c:*

9,5% (c-to-c*)

HA Terkait Tindak Pidana Pendanaan

Terorisme (TPPT)

89 29

Informasi Hasil Analisis (IHA)

Hasil Pemeriksaan (HP) / Informasi Hasil

Pemeriksaan (IHP)

3

(5)

RINGKASAN EKSEKUTIF

Jakarta, April 2022

IVAN YUSTIAVANDANA Kepala PPATK

2003 s.d. Apr 2022

248.952.575

laporan yang diterima sejak pemberlakuan Undang-undang TPPU/TPPT

8.631.423 63.924 5.711

Periode 2003 s.d. 2010: 8.701.058 Laporan

Pelaporan berdasarkan periode 2003 s.d 2010 berdasarkan UU Nomor 15 Tahun 2002 dan UU Nomor 25 Tahun 2003.

210.996.165 28.231.259 617.908 380.534 21.862 3.789

Periode 2011 s.d. Apr 2022: 240.251.517 Laporan

Pelaporan periode setelah 2010 berdasarkan UU Nomor 8 Tahun 2010.

LTKM LTPBJ LPUT LPT

210.996.165 36.862.682 681.832 380.534 27.573 3.789

LTKL LTKT

(6)

DAFTAR ISI

LAPORAN TRANSAKSI

ANALISIS DAN PEMERIKSAAN

8

17

22

24

27 32

36 41 43

45

ANTI PENCUCIAN UANG DAN PENCEGAHAN PENDANAAN TERORISME

BERDASARKAN UNDANG – UNDANG NO 8 TAHUN 2010 DAN UNDANG – UNDANG NO. 9 TAHUN 2013

LAPORAN TRANSAKSI KEUANGAN MENCURIGAKAN (LTKM)

LAPORAN TRANSAKSI KEUANGAN TUNAI (LTKT)

LAPORAN PEMBAWAAN UANG TUNAI (LPUT)

LAPORAN TRANSAKSI PENYEDIA BARANG DAN JASA (LTPBJ)

LAPORAN TRANSFER DANA DARI/KE LUAR NEGERI (LTKL)

LAPORAN PENUNDAAN TRANSAKSI (LPT)

HASIL ANALISIS (HA) HASIL PEMERIKSAAN (HP)

PERMINTAAN INFORMASI KEPADA PJK/PBJ TERKAIT HASIL ANALISIS

PENGADUAN MASYARAKAT

RINGKASAN EKSEKUTIF

LAIN - LAIN

PUTUSAN PENGADILAN TERKAIT TPPU

KETERANGAN AHLI AUDIT PERTUKARAN INFORMASI ANTAR FIU

NOTA KESEPAHAMAN (MOU)

SISTEM PELAPORAN

Volume 145/THN XI/2022

46 48

50 53 55

(7)

SISTEM PELAPORAN

Perubahan signifikan yang terjadi, bahwa pada sistem goAML:

• Untuk 1 (satu) laporan yang dikirimkan oleh Pihak Pelapor

dapatberisi lebih dari 1 (satu) transaksi.

• Pihak Terlapor di dalam laporan menjadi

Individu Terkait (Involved Persons), Entitas Terkait (Involved Entities) dan Akun Terkait (Involved Account)

serta di dalam 1 (satu) laporan tersebut

dapat

berisi

lebih dari 1 (satu) Pihak Terkait.

• Pihak Pelapor

diwajibkan untuk mengisi indikasi tindak pidana

pada pelaporan Transaksi Keuangan Mencurigakan

minimal 1 (satu).

Sebagai upaya

optimalisasi pelaksanaan kewajiban pelaporan

oleh penyedia jasa keuangan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorime, PPATK telah mengembangkan aplikasi goAML sebagai sarana untuk penyampaian pelaporan yang telah disesuaikan dengan kebutuhan dan karakterisitik pelaporan penyedia jasa keuangan. Sistem ini merupakan

migrasi

dari Aplikasi Gathering Reports and Information Processing

System (GRIPS). Sehubungan dengan hal tersebut, PPATK telah mengadakan peluncuran atau go – live sistem pelaporan APUPPT GoAML pada 1 Februari 2021.

MIGRASI SISTEM

Peraturan PPATK Nomor 1 Tahun 2021

Tentang Tata Cara Penyampaian Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan, Transaksi Keuangan Tunai, Transaksi Keuangan Transfer Dana Dari dan Ke Luar Negeri melalui Aplikasi goAML bagi

Penyedia Jasa Keuangan

Peraturan PPATK Nomor 2 Tahun 2021

Tentang Tata Cara Penyampaian Laporan Transaksi dan Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan melalui Aplikasi goAML bagi

Penyedia Barang dan/atau Jasa Lain

Peraturan PPATK Nomor 3 Tahun 2021

Tentang Tata Cara Penyampaian Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan melalui Aplikasi goAML bagi

Profesi

REGULASI

PERUBAHAN

(8)

LTKM

LAPORAN TRANSAKSI KEUANGAN MENCURIGAKAN

PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI

KEUANGAN

“Transaksi Keuangan Mencurigakan adalah:

a.Transaksi Keuangan yang menyimpang dari profil, karakteristik, atau kebiasaan pola Transaksi dari Pengguna Jasa yang bersangkutan;

b.Transaksi Keuangan oleh Pengguna Jasa yang patut diduga dilakukan dengan tujuan untuk menghindari pelaporan Transaksi yang

c. bersangkutan yang wajib dilakukan oleh Pihak Pelapor sesuai dengan ketentuan Undang- Undang ini;

d.Transaksi Keuangan yang dilakukan atau batal dilakukan dengan menggunakan Harta Kekayaan yang diduga berasal dari hasil tindak pidana; atau e. Transaksi Keuangan yang diminta

oleh PPATK untuk dilaporkan oleh Pihak Pelapor karena melibatkan Harta Kekayaan yang diduga berasal dari hasil tindak pidana.”

Pasal (1) Ayat 5

UU No 8 Tahun 2010

1. Dalam upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang dan tindak pidana pendanaan terorisme, PJK wajib menyampaikan laporan kepada PPATK.

2. Laporan sebagaimana yang dimaksud pada Ayat 1 meliputi:

a. Transaksi Keuangan Mencurigakan;

b. Transaksi Keuangan Mencurigakan terkait Pendanaan Terorisme.

Kewajiban Pelaporan – Pasal 2 Ayat (1) dan (2)

Perka PPATK Nomor 1 Tahun 2021

“PJK wajib mengisi laporan:

a. Transaksi Keuangan Mencurigakan;

b. Transaksi Keuangan Mencurigakan terkait Pendanaan Terorisme;

c. Aktivitas Mencurigakan akibat Pemutusan Hubungan Usaha;

d. Aktivitas Mencurigakan terkait Pendanaan Terorisme;

e. Transaksi Keuangan Mencurigakan atas Permintaan PPATK.”

Teknis Pelaporan – Pasal 34 Ayat (1)

“PBJ wajib menyampaikan kepada PPATK laporan:

b. Transaksi keuangan yang diminta oleh PPATK untuk dilaporkan sebagai Transaksi Keuangan Mencurigakan”

Kewajiban Pelaporan – Pasal 2 Ayat (1) huruf (b)

Perka PPATK Nomor 2 Tahun 2021

“PBJ wajib mengisi laporan:

b.Transaksi Keuangan Mencurigakan atas permintaan PPATK; dan

c. Aktivitas mencurigakan akibat tidak melanjutkan prosedur prinsip mengenali Pengguna Jasa atau pemutusan hubungan usaha dengan Pengguna Jasa.”

Teknis Pelaporan – Pasal 26 Ayat (1) huruf (b) dan (c)

“Dalam upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang, Profesi wajib menyampaikan laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan ke PPATK”

Kewajiban Pelaporan – Pasal 2 Ayat (1)

Perka PPATK Nomor 3 Tahun 2021

“Profesi wajib mengisi laporan:

a.Transaksi Keuangan Mencurigakan;

b.Aktivitas Mencurigakan akibat tidak melanjutkan prosedur prinsip mengenali Pengguna Jasa dan pemutusan hubungan usaha dengan Pengguna Jasa.”

Teknis Pelaporan – Pasal 26 Ayat (1)

Pelaporan Transaksi Keuangan

Mencurigakan dimulai

sejak Januari Tahun 2013

Dilaporkan oleh

Penyedia Jasa Keuangan (PJK), Penyedia Barang dan/atau Jasa (PBJ) serta Profesi

melalui sistem

goAML

(9)

Grafik 1 Distribusi Jumlah Kumulatif

Penerimaan LTKM Tahun 2022 (Jan s.d Apr 2022)

LTKM

LAPORAN TRANSAKSI KEUANGAN MENCURIGAKAN

PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI

KEUANGAN

Tabel 1

Jumlah Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan yang dikirimkan oleh Pihak Pelapor per Bulan*)

Grafik 2 Distribusi Jumlah Kumulatif

Pihak Pelapor Tahun 2022 (Jan s.d Apr 2022) APR

2022

Pelaporan LTKM bulan ini

0,2%

Dibandingkan jumlah bulan Mar 2022 (m-to-m) Jumlah LTKM yang

disampaikan Pihak Pelapor kepada PPATK

7.006 LTKM

Pelaporan LTKM bulan ini

17,5%

Dibandingkan jumlah bulan Apr 2021 (y-to-y)

Indikasi Tindak Pidana mayoritas pada Apr

2022: Penipuan

31,1%

Mayoritas TKM pada Apr 2022 terjadi di

Kep. Riau 7,2%

DKI Jakarta 89,3%

Catatan:

*) Uraian LTKM disesuaikan dengan klasifikasi yang terdapat pada GoAML menurut Pasal 34 Ayat (1) Peraturan PPATK No 1 Tahun 2021

Rata-rata penerimaan

350 laporan/hari

(1 bulan = 20 hari)

PJK - BANK

50%

PJK - NON BANK 50%

PBJ 0,33%

PROFESI 0,05%

PJK - BANK 33%

PJK - NON BANK 62%

PBJ 4,26%

PROFESI 1,14%

Laporan 2021 2022

Apr Mei Jun Jul Ags Sept Okt Nov Des Jan Feb Mar Apr

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14)

LTKM - Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan 5.080 4.033 5.149 6.896 7.308 7.466 7.933 6.165 5.670 9.810 5.261 5.853 6.367

LTKM - Terkait Transaksi Pendanaan Terorisme 75 21 15 42 29 2 24 399 11 55 36 14 33

LTKM - Atas Permintaan PPATK 703 420 472 268 416 704 409 388 532 235 672 1.033 509

LTKM - Terkait Aktivitas Pendanaan Terorisme 11 1 2 2 2 2 5 12 2 1 1 3 2

Laporan Aktivitas Mencurigakan - Pemutusan Usaha 92 122 108 85 89 144 138 165 164 101 66 89 95 Total 5.961 4.597 5.746 7.293 7.844 8.318 8.509 7.129 6.379 10.202 6.036 6.992 7.006

(10)

LTKM

LAPORAN TRANSAKSI KEUANGAN MENCURIGAKAN

PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI

KEUANGAN

Tabel 2

Jumlah Kumulatif LTKM & Pihak Pelapor per Kelompok Industri*)

*) Terdapat penyesuaian Kelompok Industri sesuai dengan kategorisasi yang diaplikasikan dalam di sistem GoAML (mulai Februari 2021)

**) Kelompok Industri Pasar Modal hanya tersedia pada sistem GRIPS (hingga Januari 2021) dan akan diklasifikasikan sesuai dengan sistem pelaporan GoAML menurut UU Nomor 8 Tahun 2010

Kelompok Industri*)

Laporan Pihak Pelapor

2021 2022 Jan 2003 s.d.

Apr 2022

Tahun 2022 (s.d Apr)

2022) Jan - Apr Total

2021 Jan - Apr

(1) (2) (3) (4) (5) (6)

PJK - BANK 13.555 42.184 15.092 359.398 117

Bank Umum 13.482 41.909 12.565 352.326 91

Bank Asing 551 1.108 319 11.078 9

Bank Campuran 130 529 156 5.681 6

Bank Milik Negara 1.840 7.764 3.243 113.644 4

Bank Pembangunan Daerah 427 836 193 24.820 22

Bank Swasta 10.534 31.672 8.654 197.103 50

Bank Perkreditan Rakyat 73 275 2.527 7.072 26

PJK - NON BANK 10.170 37.123 15.029 322.083 216

Perusahaan Pembiayaan 563 1.507 593 59.360 25

Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Pialang Asuransi 731 12.201 1.348 52.554 34

Dana Pensiun Lembaga Keuangan 12 29 10 125 2

Perusahaan Efek 102 443 216 659 17

Manajer Investasi 51 120 29 149 2

Pasar Modal**) 247 247 0 11.398 0

Kustodian 0 0 2 2 1

Wali Amanat 0 4 0 4 0

Perposan sebagai Penyedia Jasa Giro 0 0 0 0 0

Pedagang Valuta Asing 3.673 11.076 4.170 142.274 76

Penyelenggara Alat Pembayaran Menggunakan Kartu 0 0 0 0 0

Penyelenggara E-Money dan / atau E-Wallet 675 1.040 355 1.707 6

Koperasi yang Melakukan Kegiatan Simpan Pinjam 2 13 3 331 2

Pegadaian 23 44 18 62 1

Perusahaan yang Bergerak di Bidang Perdagangan Berjangka

Komoditi 226 1.171 614 4.566 13

Penyelenggara Kegiatan Usaha Pengiriman Uang 3.865 9.222 7.664 48.874 33

Perusahaan Modal Ventura 0 0 0 2 0

Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur 0 0 0 0 0

Lembaga Keuangan Mikro 0 0 0 0 0

Lembaga Pembiayaan Ekspor 0 0 0 3 0

Penyelenggara layanan pinjam meminjam uang berbasis teknologi

informasi 0 6 7 13 4

Penyelenggara layanan urun dana melalui penawaran saham

berbasis teknologi informasi 0 0 0 0 0

Penyelenggara layanan Transaksi Keuangan berbasis teknologi

informasi 0 0 0 0 0

PBJ 1 223 101 324 15

PROFESI 2 13 14 27 4

Total 23.728 79.543 30.236 681.832 352

(11)

Ta b el 3 Ju ml ah LTK M P ih ak P el ap o r p er K el o mp o k In d u st ri p er B u la n *) Te rdapat pe ny es uai an Ke lo m po k In du str is es uai de ngan kate go ri sa si yan g di apl ik as ik a n dal am di si ste m G oA M L (m ul ai Fe br uar i2021 ) **) Ke lo m po k In du str iP as a r M oda lh an ya te rs edi a pad a si ste m G RI PS (h in gg a Jan uar i202 1 ) dan ak an di kl as if ik as ik an se su a ik las if ik as ipa da si st em pe la po ran G oA M L.

(12)

Grafik 3

Perkembangan Jumlah Penerimaan LTKM per bulan dalam 1 tahun terakhir

Apr 2021 s.d Apr 2022

Grafik 4

Perkembangan Jumlah Penerimaan LTKM per Kumulatif hingga Bulan Berjalan dalam 3 tahun terakhir

2019 s.d Apr 2022

Catatan:

month to month (m-to-m) : perbandingan jumlah pada bulan tertentu dibandingkan dengan jumlah bulan sebelumnya

Catatan:

• Pekembangan Jumlah Laporan Jan – Apr: perbandingan jumlah Laporan pada Bulan Januari hingga April pada tahun tertentu dibandingkan dengan jumlah tahun sebelumnya

5.961 4.597 5.746 7.293 7.844 8.318 8.509 7.129 6379 10.202 6.036 6.992 7.006 -11,3%

-22,9%

25,0%

26,9%

7,6% 6,0% 2,3% -16,2%

-10,5%

59,93%

-40,8%

15,8%

0,2%

A p r-2 1 Me i-2 1 Ju n-2 1 Ju l-2 1 A g u- 2 1 Se p -2 1 Ok t-2 1 No v-2 1 D es-2 1 Ja n-2 2 Fe b -2 2 Ma r-2 2 A p r-2 2

2022 LTKM per Bulan % Perkembangan per Bulan (m-to-m)

23.375 22.781 23.728 30.236

78.587

68.057 79.543

-2,54% 4,16% 27,43%

2019 2020 2021 2022

Jumlah LTKM per Tahun

Jumlah Laporan Jan - Apr (year to date)

% Perkembangan Jumlah Laporan Jan - Apr (year to date)

(13)

Grafik 5

Penerimaan Rata – Rata per bulan LTKM Selama 4 tahun terakhir

2019 s.d Apr 2022

INDIKATOR DALAM PELAPORAN LTKM

Pihak Pelapor wajib menyampaikan penyebab transaksi dilaporkan sebagai Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan dengan memilih INDIKATOR dengan kode:

a. INDTPA : 26 Indikasi Tindak Pidana Asal sesuai UU No 8 Tahun 2010 b. POLA : Tidak sesuai profil pengguna jasa

c. HINDAR : Menghindari Pelaporan d. BATAL : Penggunaan Hasil Tidak Pidana e. MINTA : Permintaan PPATK

f. PUTUS : Permutusan Hubungan Usaha g. CBCC : LPUTLB

h. TUNDA : Penundanaan Transaksi i. TEROR : TP Pendanaan Terorisme j. LT : Indikator LT

k. AUDIT : Audit Kepatuhan & Audit Khusus l. INQUIRY : Permintaan Apgakum m. HENTI : Penghentian Transaksi n. KOREKSI : Koreksi Laporan

▪ Sesuai dengan Lampiran Peraturan PPATK No 1 Tahun 2021, bahwa Pihak Pelapor wajib menyertakan pilihan indikator yang menjadi penyebab transaksi untuk dilaporkan sebagai Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan (jenis Laporan Transaksi Keuangan Mencurigakan, LTKM Atas Permintaan PPATK dan Laporan Aktivitas Mencurigakan Pemutusan Hubungan Usaha). Pilihan tersebut terdapat pada kelompok indikator dengan kode INDTPA, POLA, HINDAR, BATAL, MINTA, AUDIT, INQUIRY. Sementara itu, khusus untukpilihan indikator INDTPA wajib diisi minimal 1 (satu).

▪ Namun, kewajiban pilihan indikator INDTPA tidak berlaku untuk LTKM Terkait Pendanaan Terorisme dan LTKM Terkait Aktivitas Pendanaan Terorisme. Kedua jenis LTKM tersebut diwajibkan untuk memilih indikator pada kelompok TEROR sehingga tidak terdapat indikator INDTPA.

Dengan adanya kewajiban pilihan minimal 1 (satu) indikator TPA pada pelaporan TKM, yang selanjutnya menyebabkan kemungkinan perbedaan jumlah laporan per indikator TPA dengan parameter lain (Provinsi dan Kelompok), istilah yang digunakan oleh Tim Statistik PPATK menjadi “Jumlah Indikasi Tindak Pidana Asal pada LTKM”.

6.549 5.671

6.629

7.559

2019

2020

2021

2022

(14)

Ta b el 4 Ju ml ah In d ika si Ti n d ak P id an a As al p er B u la n p ad a L TK M

Catatan: *)TerdapatpenyesuaianjenisTindakPidanaAsalsetelahadanyaimplementasiGoAML **)TindakPidanainipadaimplementasiGRIPSdicantumkansebagaiPenyulundupanBarangdanmulaipadaimplementasiGoAMLakandidefinisikankembalimenjadiTPCukaidanTP Kepabeanan.

(15)

Ta b el 5 Ju ml ah LTK M P ih ak P el ap o r p er P ro v in si Lo ka si K an to r Ca b an g P ih ak P el ap o r p er B u la n

(16)

Grafik 6

Distribusi 5 Penerimaan Terbesar Kumulatif LTKM per TPA

Tahun 2022 (Jan s.d Apr 2022)

Grafik 7

Distribusi 5 Penerimaan Terbesar Kumulatif LTKM per Provinsi

Tahun 2022 (Jan s.d Apr 2022)

Catatan:

*) Lainnya: Tindak Pidana selain 5 Tindak Pidana yang disebutkan di atas

Catatan:

*) Lainnya: Provinsi selain 5 Provinsi yang disebutkan di atas

Indikasi Tindak pidana lain yang diancam pidana 4 tahun

32,5%

Penipuan 29,0%

Penggelapan 8,5%

Di Bidang Perpajakan

8,1%

Perjudian 5,3%

Lainnya 16,7%

DKI Jakarta 90,2%

Kepulauan Riau 6,7%

Banten 0,6%

Jawa Barat 0,6%

Jawa Timur 0,3%

Lainnya

1,6%

(17)

LTKT

LAPORAN TRANSAKSI KEUANGAN TUNAI

PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI

KEUANGAN

UU Nomor 8 Tahun 2010

Transaksi Keuangan Tunai adalah transaksi keuangan yang dilakukan dengan menggunakan uang kertas dan/atau uang logam

Pasal 1 angka 6

Pasal 9 huruf f menyatakan

Penyedia Jasa Keuangan wajib mengisi laporan Transaksi Keuangan tunai dalam jumlah paling sedikit Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) atau dengan mata uang asing yang nilainya setara, yang dilakukan baik dalam satu kali Transaksi maupun beberapa kali Transaksi dalam 1 (satu) hari Kerja.”

153 Non-Bank 447

Bank

Pihak Pelapor LTKT selama tahun 2022 (s.d April) APR

2022

Pelaporan LTKT bulan ini

4%

Dibandingkan jumlah bulan Mar 2022 (m-to-m)

Jumlah LTKT yang disampaikan

Pihak Pelapor kepada PPATK

283.528 LTKT

Pelaporan LTKT bulan ini

27%

Dibandingkan jumlah bulan Apr 2021 (y-to-y)

Jumlah LTKT Kas Masuk yang disampaikan Pihak Pelapor

kepada PPATK

147.248 LTKT

Jumlah LTKT Kas Keluar yang disampaikan Pihak Pelapor

kepada PPATK

136.280 LTKT Rp

Laporan Transaksi Keuangan Tunai mulai efektif diterima PPATK sejak Januari Tahun 2003

(18)

Grafik 8

Perkembangan Jumlah LTKT yang Diterima oleh PPATK dalam 1 tahun terakhir

April 2021 s.d April 2022 Tabel 6

Jumlah Kumulatif LTKT & Pihak Pelapor per Kelompok Industri)

Catatan:

*) Terdapat penyesuaian Kelompok Industri sesuai dengan kategorisasi yang diaplikasikan dalam sistem GoAML (mulai Februari 2021).

**) Kelompok Industri Pasar Modal hanya tersedia pada sistem GRIPS (hingga Januari 2021) dan akan diklasifikasikan sesuai klasifikasi pada sistem pelaporan GoAML.

(19)

Ta b el 7 Ju m la h La p o ra n Tr an sa ksi K eua n ga n Tun ai P JK p er K el o m p o k In d u st ri p er B u la n

Catatan:

*) Te rdapat pe ny es uai an Ke lo m po k In du str is es uai de ngan kate go ri sa si yan g di apl ik as ik a n dal am si ste m G oA M L (m ul ai Fe br uar i2021 ). **) Ke lo m p ok In du st ri Pas ar M oda l han ya te rs ed ia p ad a si st em G RI PS (h in gga Jan uar i 2 02 1 ) dan ak an di kl a si fi kas ik an se su ai kl as if ik as i p ad a si st em pe la p or an G oA M L.

(20)

Tabel 8

Jumlah Laporan Transaksi Keuangan Tunai Kas Masuk PJK per Kelompok Industri per Bulan

Catatan:

*) Terdapat penyesuaian Kelompok Industri sesuai dengan kategorisasi yang diaplikasikan dalam sistem GoAML (mulai Februari 2021).

**) Kelompok Industri Pasar Modal hanya tersedia pada sistem GRIPS (hingga Januari 2021) dan akan diklasifikasikan sesuai klasifikasi pada sistem pelaporan GoAML.

***) Nominal dalam bentuk rupiah.

(21)

Tabel 9

Jumlah Laporan Transaksi Keuangan Tunai Kas Keluar PJK per Kelompok Industri per Bulan

Catatan:

*) Terdapat penyesuaian Kelompok Industri sesuai dengan kategorisasi yang diaplikasikan dalam sistem GoAML (mulai Februari 2021).

**) Kelompok Industri Pasar Modal hanya tersedia pada sistem GRIPS (hingga Januari 2021) dan akan diklasifikasikan sesuai klasifikasi pada sistem pelaporan GoAML.

***) Nominal dalam bentuk rupiah.

(22)

DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI

LPUT

LAPORAN PEMBAWAAN UANG TUNAI

Pasal 34 Ayat 1

“Setiap orang yang membawa uang tunai dalam mata uang rupiah dan/atau mata uang asing, dan/atau instrumen pembayaran lain dalam bentuk cek, cek perjalanan, surat sanggup bayar, atau bilyet giro paling sedikit Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah) atau yang nilainya setara dengan itu ke dalam atau ke luar daerah pabean Indonesia wajib memberitahukannya kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.“

UU No 8 Tahun 2010

Laporan Pembawaan Uang Tunai dan/ atau Instrumen Pembayaran Lain ke dalam atau ke luar Daerah Pabean Indonesia sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas:

a. Pembawaan Uang Tunai dan/atau Instrumen Pembayaran Lain dengan nilai paling sedikit Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah) atau dengan mata uang asing yang nilainya setara yang disampaikan kepada Pejabat Bea dan Cukai;

b. Pengenaan sanksi administratif atas pelanggaran Pembawaan Uang Tunai dan/atau Instrumen Pembayaran Lain dengan nilai paling sedikit Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah) atau dengan mata uang asing yang nilainya setara;

dan/atau

c. Pembawaan Uang Tunai dan/atau Instrumen Pembayaran Lain yang memenuhi indikator mencurigakan

Pasal 2 Ayat 2

Perka PPATK Nomor 1 Tahun 2022 Pasal 35 Ayat 1

“Setiap orang yang tidak memberitahukan pembawaan uang tunai dan/atau instrumen pembayaran lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 34 ayat (1) dikenai sanksi administratif berupa denda sebesar 10%

(sepuluh perseratus) dari seluruh jumlah uang tunai dan/atau instrumen pembayaran lain yang dibawa dengan jumlah paling banyak Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah).”

APR 2022

9 18 0

LPUT Laporan Biasa (LPUTLB)

Pelanggaran LPUT

Laporan Pembawaan Uang Tunai dari DJBC dimulai sejak Januari Tahun 2006

LPUT Mencurigakan

Tahun 2022 (s.d Apr 2022)

17 30 0

LPUT Laporan Biasa (LPUTLB)

Pelanggaran LPUT

LPUT Mencurigakan

lokasi pelaporan

Selama tahun 2022 (s.d Apr 2022)

Pelanggaran LPUT terbanyak terjadi di

Soekarno Hatta

(23)

Tabel 10

Jumlah Laporan Pembawaan Uang Tunai (LPUT) Biasa Berdasarkan Lokasi Pelaporan per Bulan

Tabel 11

Jumlah Pelanggaran Pembawaan Uang Tunai Berdasarkan Lokasi Pelaporan per Bulan

Tabel 12

Jumlah Pembawaan Uang Tunai Mencurigakan Berdasarkan Lokasi Pelaporan

Catatan:

Data dihitung sejak 2019 s.d April 2022

Lokasi Pelaporan 2019 2020 2021 2022 Jumlah

s.d. Apr 2022 Persentase (%)

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

Soekarno Hatta 3 18 0 0 21 100,0%

Total

Pembawaan Uang Tunai Mencurigakan 3 18 0 0 21 100%

Lokasi Pelaporan 2019 2020 2021

2021 2022 Jumlah

Jan 2006 s.d. April 2022 Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des Jan Feb Mar Apr

(1) (2) (3) (4) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19)

Soekarno Hatta 2.492 711 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 16.710

Batam 1.009 159 1 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 8.839

Ngurah Rai Denpasar 464 172 3 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 8 9 1.533

Tj. Pinang 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 116

Tanjung Balai Karimun 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 53

Kuala Namu 8 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 49

Juanda 15 4 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 47

Entikong 11 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 32

Pontianak 6 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 25

Semarang (Tj. Emas) 7 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 20

Lainnya 12 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 131

Total 4.024 1.052 4 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 8 9 27.555

Lokasi Pelaporan 201

9 2020 2021

2021 2022 Jumlah

Jan 2006 s.d. April 2022 Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des Jan Feb Mar Apr

(1) (2) (3) (4) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19)

Ngurah Rai Denpasar 0 121 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 12 271

Soekarno Hatta 0 0 20 2 2 2 4 2 3 1 4 0 3 2 3 6 94

Kuala Namu 0 53 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 66

Batam 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 49

Pekanbaru 0 7 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 15

Entikong 0 7 4 1 0 0 1 0 0 0 0 0 1 0 1 0 13

Pontianak 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 8

Atambua 0 3 1 0 0 0 0 1 0 0 0 0 1 0 0 0 7

Medan 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 6

Teluk Bayur 0 2 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 4

Lainnya 0 6 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 26

Total 0 199 26 3 2 2 6 3 3 1 4 0 5 2 5 18 559

(24)

LTPBJ

LAPORAN TRANSAKSI PENYEDIA BARANG DAN JASA

PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI

KEUANGAN

UU No 8 Tahun 2010

”Pihak Pelapor meliputi:

a. penyedia jasa keuangan:

1. bank;

2. perusahaan pembiayaan;

3. perusahaan asuransi dan perusahaan pialang asuransi;

4. dana pensiun lembaga keuangan;

5. perusahaan efek;

6. manajer investasi;

7. kustodian;

8. wali amanat;

9. perposan sebagai penyedia jasa giro;

10. pedagang valuta asing;

11. penyelenggara alat pembayaran menggunakan kartu;

12. penyelenggara e-money dan/atau e- wallet;

13. koperasi yang melakukan kegiatan simpan pinjam;

14. pegadaian;

15. perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan berjangka komoditi; atau 16. penyelenggara kegiatan usaha

pengiriman uang.

b. penyedia barang dan/atau jasa lain:

1. perusahaan properti/agen properti;

2. pedagang kendaraan bermotor;

3. pedagang permata dan perhiasan/logam mulia;

4. pedagang barang seni dan antik; atau 5. balai lelang.”

Pasal 17 ayat (1)

Perka PPATK No 2 Tahun 2021

“PBJ wajib menyampaikan ke PPATK laporan:

a. Transaksi yang dilakukan oleh Pengguna Jasa dengan mata uang rupiah dan/atau mata uang asing yang nilainya paling sedikit atau setara dengan Rp500.000.0000 (lima ratus juta rupiah);”

Pasal 2 Ayat (1))

APR 2022

Laporan Transaksi dari PBJ mulai efektif diterima PPATK sejak Mei 2012

Jumlah LTPBJ yang disampaikan pada Apr 2022

8.027 Laporan

Jumlah PBJ Pelapor kepada PPATK tahun 2022

hingga Apr 2022

381 Pihak Pelapor

Pelaporan LTPBJ Apr 2022

186,8%

Dibandingkan jumlah bulan Apr 2021 (y-to-y) Pelaporan LTPBJ Apr 2022

11,2%

Dibandingkan jumlah bulan Mar 2022 (m-to-m)

10.450 laporan

(40,66%)

Perusahaan Properti

13.351 laporan

(51,95%)

Pedagang Kendaraan Bermotor

1.225 laporan

(4,77%)

Pedagang Perhiasan/

Logam Mulia

674 laporan

(2,62%)

Balai Lelang

0 laporan

(0%)

Pedagang Barang Seni/Antik

Pada Tahun 2022 ( s.d Apr 2022 ), laporan

Transaksi dari PBJ diterima dari:

(25)

Ta b el 14 Ju ml ah LTP B J p er K el o mp o k In d u st ri p er B u la n

Ta b el 13 Ju ml ah K u mu la tif La p o ra n & P ih ak P el ap o r p er K el o mp o k In d u st ri

(26)

Grafik 9

Perkembangan Jumlah Penerimaan LTPBJ per bulan dalam 1 tahun terakhir

Mar 2021 s.d Apr 2022

Grafik 11

Distribusi Total Kumulatif PBJ Pelapor Tahun 2022 (Jan s.d Apr 2022) Grafik 10

Distribusi Jumlah Kumulatif Penerimaan LTPBJ Tahun 2022 (Jan s.d Apr 2022)

2.799 3.447 2.976 4.070 3.742 6.375 5.045 5.145 8.250 5.392 5.063 7.218 8.027 43,7%

23,2% -13,7%

36,8% -8,1%

70,4%

-20,9%

2,0%

60,3% -34,6%

-6,1%

42,6%

11,2%

Apr-21 Mei-21 Jun-21 Jul-21 Agu-21 Sep-21 Okt-21 Nov-21 Des-21 Jan-22 Feb-22 Mar-22 Apr-22

2021 2022

Jumlah LT per Bulan % Perkembangan per Bulan (m-to-m)

Perusahaan Properti 40,7%

Pedagang Kendaraan Bermotor

51,9%

Pedagang Perhiasan/Loga

m Mulia 4,8%

Balai Lelang 2,6%

Barang Seni/Antik

0,0%

Perusahaan Properti

55,9%

Pedagang Kendaraan Bermotor

32,8%

Pedagang Perhiasan/Loga

m Mulia 1,3%

Balai Lelang

10,0% Barang

Seni/Antik 0,0%

(27)

LTKL

LAPORAN TRANSAKSI KEUANGAN TRANSFER DANA DARI/KE LUAR NEGERI

PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI

KEUANGAN

“Transfer Dana Dari dan Ke Luar Negeri adalah rangkaian kegiatan yang dimulai dengan perintah dari Pengirim Asal kepada Penyelenggara Pengirim Asal yang bertujuan memindahkan sejumlah Dana dari luar wilayah Indonesia atau ke luar wilayah Indonesia kepada Penerima yang disebutkan dalam Perintah Transfer Dana sampai dengan diterimanya Dana oleh Penerima pada Penyelenggara Penerima Akhir tidak termasuk aktivitas transfer dalam negeri”

UU No. 8 Tahun 2010

Pasal 1 angka 4

Pasal 9 ayat (3)menyatakan “Penyedia Jasa Keuangan yang wajib menyampaikan laporan Transaksi Keuangan Transfer Dana Dari dan Ke Luar Negeri ke PPATK merupakan bank dan badan usaha berbadan hukum Indonesia bukan bank”.

Perka PPATK No 1 Tahun 2021

Nilai Rata-Rata Transfer Dana per transaksi setiap laporan pada April 2022

Rp6,34 Miliar Outgoing

Rp4,52 miliar Incoming

238.495

laporan OUTGOING

1.587.122

laporan INCOMING

1.825.617

Laporan Transaksi Keuangan Transfer dana dari/ke luar negeri (LTKL)

APR 2022

NEGARA TUJUAN

NEGARA ASAL Tiga besar jumlah LTKL negara

tujuan dan asal transfer dana

*) Kegiatan Usaha Pengiriman Uang

402.637

237.999

284.193

Sepanjang Jan-Apr 2022

7.200.901 LTKL

Jenis Transaksi: NON-SWIFT SWIFT KUPU

*)

57.643 36.790

32.237 TIONGKOK

SINGAPURA

AMERIKA SERIKAT

MALAYSIA

TAIWAN

SINGAPURA

-3,97% (m-to-m)

Apr 2022 terhadap Mar 2022

-3,78% (y-on-y)

Apr 2022 terhadap Apr 2021

5,27%

Terhadap Jan-Apr 2021

“Pelaporan dimulai sejak Januari 2014 oleh pihak pelapor yaitu Penyedia Jasa Keuangan: Bank dan Penyelenggara Kegiatan Usaha Pengiriman Uang (KUPU)”

87 %

13 %

(28)

Ta b el 17 Ju ml ah La p o ra n Tra n sfer D an a D ari d an Ke Lu ar Neg eri B erd as arka n Jen is Tra n sa ks i Ta b el 18 To ta l No mi n al Tra n sa ks i Tra n sfer D an a D ari d an K e Lu ar Neg eri d al am Tri liu n Ru p ia h B erd as arka n J en is Tra n sa ks i

AprMeiJunJulAgsSeptOktNovDesJanFebMarApr (1)(2)(3)(4)(5)(6)(7)(8)(9)(10)(11)(12)(13)(14)(15)(16)(17)(18) Dari Luar Negeri29.204.85425.738.00318.982.9961.690.4771.622.2451.705.9371.540.8201.585.6981.538.0891.590.4601.715.3391.673.4541.491.1231.548.7311.624.2061.587.122186.419.999 SWIFT5.211.4454.219.8155.139.554481.542 387.885 555.523 462.576 460.580 489116450996461.729 516881473.612 425.797521.937549.73040.670.921 NON-SWIFT14.314.00914.014.09613.351.8721.206.495 1.230.902 1.148.422 1.076.078 1.123.202 104679911376251.176.294 11548841.014.350 1.111.7671.098.8121.035.78190.788.682 KUPU9.679.4007.504.092491.5702.440 3.458 1.992 2.166 1.916 21741.839 77.316 1.689 3.161 11.1673.4571.61154.960.396 Ke Luar Negeri3.701.0972.694.3172.722.641206.863199.000247.932 218.923 230.323245.774236.388245.640 269.422238.339 196.000276.885238.49524.576.732 SWIFT2.803.7032.316.4662.578.896196.861 189.629 237.009 208.629 219.399 234184225.856 230.622 256.859 227.680 186.370265.420230.12121.047.940 NON-SWIFT672.076194.38392.0266.950 6.800 8.228 7.336 7.233 80486.867 8.280 9.011 7.247 7.3878.7616.1752.267.847 KUPU225.318183.46851.7193.052 2.571 2.695 2.958 3.691 35423.665 6.738 3.552 3.412 2.2432.7042.1991.260.945 Total32.905.95128.432.32021.705.6371.897.3401.821.2451.953.8691.759.7431.816.0211.783.8631.826.8481.960.9791.942.8761.729.4621.744.7311.901.0911.825.617210.996.731

KUMULATIF s.d April 2022Jenis Transaksi20192020202120212022 AprMeiJunJulAgsSeptOktNovDesJanFebMarApr (1)(2)(3)(4)(5)(6)(7)(8)(9)(10)(11)(12)(13)(14)(15)(16)(17)(18) Dari Luar Negeri5.2684.7319.8485162.2745764741.0555204505495975854716266332.315 SWIFT4.9064.0685.0794713495244304534823995105565504355906082.184 NON-SWIFT3016082.57241657494136354736372926241998 KUPU61542.19741.26733566344461011533 Ke Luar Negeri5.0463.9905.4374163394653903774127574149004104484895001.848 SWIFT4.8903.7605.1163843184273653503837323778643894194584801.745 NON-SWIFT1422182913019362424262335311927281690 KUPU141230322234325333413 Total10.3148.72115.2869332.6131.0418641.4329321.2089641.4989969201.1151.1334.162

2022 Jenis Laporan2019202020212021KUMULATIF s.d April 2022

(29)

Grafik 12

Perkembangan Jumlah Laporan Transfer Dana Dari Luar Negeri per bulan dalam 1 tahun terakhir Apr 2021 s.d. Apr 2022 (dalam Ribuan)

Grafik 13

Perkembangan Jumlah Laporan Transfer Dana Ke Luar Negeri per bulan dalam 1 tahun terakhir Apr 2021 s.d. Apr 2022 (dalam Ribuan)

1.206 1.231 1.148 1.076 1.123 1.047 1.138 1.176 1.155

1.014 1.112 1.099 1.036

481,5 387,9

555,5

462,6 460,6 489,1 451,0 461,7 516,9 473,6 425,8 521,9 549,7

2,4 3,5 2,0 2,2 1,9 2,2 1,8 77,3

1,7 3,2 11,2 3,5 1,6

Non-Swift Swift KUPU

6,95 6,80 8,23 7,34 7,23 8,05 6,87 8,28 9,01 7,25 7,39 8,76 6,20

197 190

237 209 219 234 226 231 257

228 186

265 230

3,05 2,57 2,70 2,96 3,69 3,54 3,67 6,74 3,55 3,41 2,24 2,70 2,20

Non-Swift Swift KUPU

Tabel 19

Jumlah Pihak Pelapor LTKL pada April 2022

Pihak Pelapor Jumlah Entitas

(1) (2)

Bank 154

Penyelenggara E-Money dan / atau E-Wallet 3 Penyelenggara Kegiatan Usaha Pengiriman Uang 76

Total 233

Gambar

Grafik 1  Distribusi Jumlah Kumulatif

Referensi

Dokumen terkait

Keberhasilan yang dicapai da- lam belajar maupun tampilan dari suatu keterampilan motorik tidaklah lepas dari fungsi PK sebagai penyedia informasi tentang

Kemudian adanya kesepakatan antara bank (kreditur) dengan nasabah penerima kredit (debitur), bahwa mereka sepakat sesuai dengan perjanjian yang telah dibuatnya.

ditunjukkan dari ibu-ibu yang sedang membatik, belum jadi pun menunjukkan keindahan harmoninya. Dalam scene ini, Laudya sebagai brand ambassador yang

Pendengar radio dalam penelitian ini merupakan pendengar radio yang mendengarkan siaran RRI di Kota Jayapura. Berdasarkan pada hasil kuesioner menunjukkan bahwa

Oracle merupakan perusahaan software terbesar kedua di dunia ini untuk software database. Ini membuat sertifikasi Oracle menjadi salah satu sertifikasi yang paling

Namun, broken home bisa juga diartikan dengan kondisi keluarga yang tidak harmonis dan tidak home bisa juga diartikan dengan kondisi keluarga yang tidak harmonis

Pada mereka yang dicurigai adanya komplikasi PRGE, penjajakan yang seharusnya dilakukan adalah dengan endoskopi, karena dapat memberikan visualisasi secara langsung pada

Landasan Teori dan Program Projek Akhir Arsitektur ini bertujuan untuk memenuhi salah satu syarat menempuh kelulusan program Sarjana Arsitektur (1) pada Fakultas