• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SEBELAS MARET

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SEBELAS MARET"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SEBELAS MARET

Identitas Mata Kuliah Identitas dan Validasi Nama Tanda Tangan

Kode Mata Kuliah : Dosen Pengembang RPS : Drs. A. Eko Setyanto, M.Si.

Nama Mata Kuliah : Komunikasi Antarbudaya Anjang Priliantini, S.I.Kom., M.A.

Drs. Widyantoro, M.Si.

Bobot Mata Kuliah (sks) : 3 Koord. Kelompok Mata Kuliah : Dra. Prahastiwi Utari, M.Si., Ph.D

Semester : 4

Mata Kuliah Prasyarat : Kepala Program Studi : Sri Hastjarjo, S.Sos., Ph.D.

Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)

Kode CPL Unsur CPL

S-3 : Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban berdasarkan Pancasila.

S-4 : Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa.

S-5 : Menghargai keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan orisinal orang lain.

S-6 KU-1 PK-1 PK-5 KK-1

: : : : :

Bekerjasama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.

Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis dan inovatif dalam kontek pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya.

Menguasai konsep/teori komunikasi dalam berbagai level (komunikasi interpersonal, komunikasi kelompok, komunikasi organisasi, dan komunikasi massa) dan ber- bagai konteks komunikasi.

Menguasai konsep, prinsip, dan pengetahuan tentang proses penyelenggaraan suatu program/aktivitas komunikasi dalam rangka pemecahan sebuah masalah, pemenuhan kebutuhan, atau pencapaian tujuan tertentu; baik yang bersifat komersial maupun non-komersial.

Mampu melakukan analisis atas isu/permasalahan komunikasi menggunakan konsep/ teori komunikasi yang relevan.

CP Mata kuliah (CPMK) : Mahasiswa dapat memahami dan menjelaskanbeberapa konsep, teori yang berkaitan dengan Komunikasi Antar Budaya, dan kasus-kasus Komunikasi Antar Budaya yang terjadi di Indonesia sehingga dapat memberi solusi atas berbagai permasalahan yang berkaitan dengan Komunikasi Antar Budaya.

Bahan Kajian Keilmuan : - Teori komunikasi - Komunikasi antarpribadi - Antropologi budaya

(2)

Deskripsi Mata Kuliah : Sebagai negara dengan kebudayaan yang beragam, sudah sewajarnya mahasiswa dibekali dengan pengetahuan tentang komunikasi antar budaya. Mata kuliah ini bertujuan untuk membekali mahasiswa pada sikap memahami, menerima, dan menghormati keberadaan budaya lain demi terus terwujudnya persatuan bangsa seperti yang tertuang pada Pancasila. Karenanya, dapat dikatakan bahwa mata kuliah ini berlandaskan pada kemampuan komunikasi antarpribadi yang telah dikuasai oleh peserta didik (mahasiswa) pada semester sebelumnya. Pengetahuan dasar terkait komunikasi antar budaya akan didapat oleh mahasiswa melalui berbagai literatur yang relevan, terutama buku referensi (cetak dan e-book).

Selanjutnya, pemahaman terkait komunikasi budaya sebagai elemen dalam komunikasi antar budaya juga akan diberikan dalam mata kuliah ini. Mahasiswa akan dibekali dengan pengetahuan terkait unsur-unsur budaya dalam suatu kebudayaan. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa bangga atas keragaman budaya nasional. Kemudian, melalui pengetahuan dasar yang telah dimiliki tersebut, mahasiswa akan diajak untuk mengeksplorasi bentuk-bentuk komunikasi pada budaya- budaya yang ada di Indonesia. Bahan kajian yang digunakan dalam hal ini adalah buku referensi, jurnal dan artikel penelitian, artikel di media massa, dan konten di new media. Ini merupakan kemampuan yang diharapkan telah dimiliki oleh mahasiswa pada paruh (mid term) mata kuliah.

Selain itu, mata kuliah ini juga akan mengasah kemampuan berpikir kritis melalui analisa atas berbagai isu atau fenomena komunikasi antar budaya yang terjadi di ranah lokal, nasional, regional, maupun global. Melalui proses analisa ini, mahasiswa dapat melihat implementasi atas teori komunikasi antar budaya yang melandasi fenomena tersebut sekaligus memberikan alternatif yang solutif. Bahan kajian yang digunakan dalam hal ini adalah buku referensi, jurnal dan artikel penelitian, artikel di media massa, dan konten di new media. Ini merupakan kemampuan akhir yang diharapkan dapat dimiliki oleh seluruh mahasiswa yang mengikuti mata kuliah ini.

Daftar Referensi : 1. Dedy Mulyana, Komunikasi Antar Budaya, Remaja Rosdakarya, Bandung, 1990 2. Carley H.Dodd, Dynamics of Intercultural Communications, Mc Graw Hill, Boston, 1998

3. Larry A. Samovar, Richard E. Porter and Lisa Stefani, Communication Between Culture,Wasworth Publishing Co, Belmont, 1998 4. Kuncaraningrat, Pengantar Ilmu Antropologi, Rineka Cipta, Jakarta, 1990

5. William A.Haviland, Antropologi, Erlangga, Jakarta, 1988

6. Myron W.Lastig, Jolene Koester, Intercultural Competence, Allyn and Bacon, London, 2003 7. Alo Liliweri, Prasangka dan Konflik, Komunikasi Lintas Budaya Masyarakat Multikultur, LKiS, 2005

8. Young Yun Kim, Communication and Cross-cultur Adaptation: An Integrative Theory, Clevedon, Uk: Multilangual Maters, 1989

9. Larry A. Samovar, Richard E. Porter, Edwin R. McDaniel, dan Carolyn S. Roy, Communication Between Cultures: 8th Edition, Wadsworth Cengage Learning, Boston, 2013

10. Umi Pujiyanti dan Fatkhunaimah Rhina Zuliani, Cross Cultural Understanding: A Handbook to Understand Others’ Cultures, CV. Hidayah, Yogyakarta, 2014 11. John R. Baldwin, Robin R. Means Coleman, Alberto Gonzalez, and Suchitra Shenoy-Packer, Intercultural Communication for Everyday Life, John Wiley &

Sons Ltd., West Sussex, 2014

12. Tracy Novinger, Intercultural Communication: A Practical Guide, University of Texas Press, Austin, 2001

13. Larry A. Samovar, Richard E. Porter, dan Edwin R. McDaniel, Intercultural Communication: 13th Edition, Wadsworth Cengage Learning, Boston, 2012 14. Judith N. Martin dan Thomas K. Nakayama, Intercultural Communication in Comtexts: 5th Edition, McGraw Hill, New York, 2010

15. Fay Patel, Mingsheng Li, dan Prahalad Sooknanan, Intercultural Communication: Building a Global Community, Sage Publication, New Delhi, 2011 16. Joseph A Devito, Komunikasi Antar Manusia, Profesional Book, Jakarta, 1997

17. Stewart L Tubbs and Sylvia Moss, Human Communication, Remaja Rosda Karya, Bandung, 1996.

(3)

Tahap Kemampuan akhir Materi Pokok Referensi

Metode Pembelajaran

Waktu Pengalaman Belajar

Penilaian*

Luring Daring Indikator/kode CPL Teknik penilaian

dan bobot

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1 Mendiskusikan kontrak belajar

- Ruang lingkup mata kuliah Komunikasi Antarbudaya - Kesepakatan PBM

- Silabus - RPS

- Ceramah - Diskusi - Penugasan

tentang pemahaman awal terkait komunikasi budaya dan komunikasi antarbudaya

- TM 3 x 50 menit PT 3 x 60 menit BM 3 x 60 menit

- Mendiskusikan materi, tugas, dan timeline yang akan dikerjakan oleh mahasiswa (baik individu maupun kelompok) selama satu semester - Mendiskusikan dan menyepakati kontrak

kuliah

- Menjabarkan pemahaman dasar terkait perbedaan komunikasi budaya dan komunikasi antarbudaya dan mengumpulkannya pada pertemuan berikutnya

Kesepahaman bersama terkait pokok-pokok materi kuliah dan PBM (S-5)

Menilai keaktifan mahasiswa (0%)

2 Menerangkan kaitan antara komunikasi dengan unsur-unsur kebudayaan

- Pengertian komunikasi - Pengertian kebudayaan - unsur-unsur kebudayaan - Hubungan antara

komunikasi dan kebudayaan

3, 4, 5, 14, 9

- Ceramah - Diskusi - Penugasan

identifikasi unsur-unsur budaya

- TM 3 x 50 menit PT 3 x 60 menit BM 3 x 60 menit

- Mendengarkan ceramah, membaca, dan memahami literatur minimal sesuai dengan referensi yang

direkomendasikan

- Bertambahnya wawasan yang sekaligus dapat menciptakan rasa bangga atas keragaman budaya di Indonesia melalui beberapa contoh kekayaan budaya Indonesia yang ditampilkan oleh dosen - Menganalisis dan mendiskusikan filosofi

atau pesan komunikasi yang terkandung pada unsur-unsur kebudayaan suatu kelompok sosial tertentu (suku atau negara)

- Membuat kelompok masing-masing 4 orang kemudian membuat tabel berisi identifikasi atas unsur-unsur budaya suatu daerah sebagai tugas paper yang dikumpulkan pada pertemuan berikutnya

Menguasai konsep/teori komunikasi dalam kontek komunikasi budaya (S-5, PK-1, KK-1)

Kemampuan menerima materi dan merespon stimulus yang diberikan dosen, serta kemampuan berpikir kritis dan analitis (0%)

(4)

3 Menjelaskan pemahaman dasar terkait komunikasi antarbudaya

- Definisi Komunikasi Antarbudaya

- Arti penting komunikasi antarbudaya

- Dimensi-dimensi Komunikasi Antarbudaya - Konsep-konsep yang

berkaitan dengan Komunikasi Antarbudaya

1, 2, 3 - Ceramah - Diskusi - Penugasan

review pemahaman dasar terkait KAB

- TM 3 x 50 menit PT 3 x 60 menit BM 3 x 60 menit

- Mendengarkan ceramah, membaca, dan memahami literatur minimal sesuai dengan referensi yang

direkomendasikan

- Munculnya rasa bangga atas keragaman budaya Indonesia serta tanggung jawab untuk tetap melestarikannya

- Melakukan review atas materi yang diterima pada pertemuan ini dan dikumpulkan pada pertemuan berikutnya

Menguasai konsep/teori komunikasi dalam kontek komunikasi antarbudaya (S-5, PK-1)

Kemampuan menerima materi dan merespon stimulus yang diberikan dosen, serta kemampuan berpikir kritis dan analitis (0%)

4 Menerangkan proses terjadinya komunikasi antarbudaya

- Proses komunikasi antarbudaya - Model komunikasi

antarbudaya interaktif - Model komunikasi

antarbudaya holistik

1, 2, 14 - Ceramah - Diskusi - Penugasan

review proses dan model KAB

- TM 3 x 50 menit PT 3 x 60 menit BM 3 x 60 menit

- Mendengarkan ceramah, membaca, dan memahami literatur minimal sesuai dengan referensi yang

direkomendasikan

- Melakukan review atas materi yang diterima pada pertemuan ini dan dikumpulkan pada pertemuan berikutnya

Mampu menerangkan beberapa model yang menggambarkan proses komunikasi

antarbudaya (PK-1)

Kemampuan menerima materi dan merespon stimulus yang diberikan dosen (0%)

5 Menerapkan

kompetensi dasar sebagai modal untuk melaksanakan aktivitas komunikasi antarbudaya

- Konsep basic competence dalam komunikasi antarbudaya

6, 11 - Ceramah - Diskusi - Penugasan

review materi kompetensi dalam KAB

- TM 3 x 50 menit PT 3 x 60 menit BM 3 x 60 menit

- Mendengarkan ceramah, membaca, dan memahami literatur minimal sesuai dengan referensi yang

direkomendasikan

- Melakukan review atas materi yang diterima pada pertemuan ini dan dikumpulkan pada pertemuan berikutnya

Memahami dan menerapkan

kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh setiap individu sebagai modal dalam

berkomunikasi dengan individu dari budaya yang berbeda (PK-1)

Kemampuan menerima materi dan merespon stimulus yang diberikan dosen (0%)

6 Menjelaskan bentuk- bentuk interaksi antarbudaya

- Inkulturasi budaya - Akulturasi budaya - Asimilasi budaya - Imperialisme budaya

1, 3 - Ceramah - Diskusi - Penugasan

analisis kasus bentuk-bentuk interaksi antarbudaya

- TM 3 x 50 menit PT 3 x 60 menit BM 3 x 60 menit

- Mendengarkan ceramah, membaca, dan memahami literatur minimal sesuai dengan referensi yang

direkomendasikan

- Menganalisis beberapa contoh kasus yang mencerminkan bentuk interaksi antarbudaya

- Melaporkan kasus-kasus yang mencerminkan bentuk komunikasi antarbudaya beserta penjelasannya

Mampu mengidentifikasi bentuk-bentuk interaksi antarbudaya yang terjadi di lingkungan masyarakat (PK-1, KK-1)

Kemampuan menerima materi dan merespon stimulus yang diberikan dosen, serta kemampuan berpikir kritis dan analitis (0%)

(5)

7 Menjelaskan peran bahasa dalam

komunikasi antarbudaya

- Fungsi bahasa - Bahasa verbal dan

nonverbal

- Arti penting bahasa verbal dan nonverbal dalam komunikasi antarbudaya

1, 3, 16, 17 - Ceramah - Diskusi - Penugasan

review materi peran bahasa dalam KAB

- TM 3 x 50 menit PT 3 x 60 menit BM 3 x 60 menit

- Mendengarkan ceramah, membaca, dan memahami literatur minimal sesuai dengan referensi yang

direkomendasikan

- Melakukan review atas materi yang diterima pada pertemuan ini dan dikumpulkan pada pertemuan berikutnya

Mampu

mengidentifikasi bahasa verbal dan nonverbal sebagai media komunikasi antarbudaya (PK-1)

Kemampuan menerima materi dan merespon stimulus yang diberikan dosen (0%)

8

UJIAN TENGAH SEMESTER

PT 1 x 170 menit - Secara berkelompok, mahasiswa memilih satu suku bangsa yang ada di Indonesia kemudian mengidentifikasi unsur-unsur kebudayaan yang dimilikinya dan memaparkan pesan komunikasi yang terkandung pada unsur kebudayaan tersebut melalui sebuah laporan ilmiah

Mampu

mengidentifikasi dan menganalisis pesan komunikasi yang terkandung pada setiap unsur kebudayaan suatu suku bangsa di Indonesia (S-4, S-5, PK- 1, KK-1)

Kemampuan bekerjasama, berpikir kritis dan analitis melalui laporan ilmiah hasil identifikasi unsur kebudayaan (40%)

9 Mengidentifikasi masalah persepsi dalam komunikasi antarbudaya

- Pengertian persepsi - Unsur-unsur persepsi - Hubungan persepsi

dengan pemaknaan - Faktor-faktor kegagalan

dalam persepsi

1, 3, 12, 16 - Ceramah - Diskusi - Penugasan

analisis kasus kegagalan pembentukan persepsi

- TM 3 x 50 menit PT 3 x 60 menit BM 3 x 60 menit

- Mendengarkan ceramah, membaca, dan memahami literatur minimal sesuai dengan referensi yang

direkomendasikan

- Menganalisis beberapa contoh kasus yang merujuk pada peristiwa kegagalan dalam mempersepsi komunikasi antarbudaya

- Melaporkan hasil analisis tersebut dan mengumpulkannya pada pertemuan berikutnya

Mampu memahami peran persepsi dalam komunikasi

antarbudaya (PK-1, KK- 1)

Kemampuan menerima materi dan merespon stimulus yang diberikan dosen, serta kemampuan berpikir kritis dan analitis (0%)

10 Memahami gegar budaya dan upaya adaptasinya

- Faktor penyebab gegar budaya

- Bentuk adaptasi untuk mengatasi gegar budaya

9, 10, 11 - Ceramah - Diskusi - Penugasan

analisis kasus gegar budaya

- TM 3 x 50 menit PT 3 x 60 menit BM 3 x 60 menit

- Mendengarkan ceramah, membaca, dan memahami literatur minimal sesuai dengan referensi yang

direkomendasikan

- Menganalisis beberapa contoh kasus yang merujuk pada peristiwa gegar budaya

- Melaporkan hasil analisis kasus gegar budaya

Mampu memahami faktor penyebab terjadinya gegar budaya dan upaya adaptasinya (PK-1, KK-1)

Kemampuan menerima materi dan merespon stimulus yang diberikan dosen, serta kemampuan berpikir kritis dan analitis (0%)

(6)

11 Memahami isu-isu dalam komunikasi antarbudaya (1)

- Definisi stereotype - Proses terbentuknya

stereotype - Bentuk stereotype - Definisi etnosentrisme - Proses terbentuknya

etnosentrisme - Bentuk etnosentrisme

2, 3, 6, 11 - Ceramah - Diskusi - Penugasan

analisis kasus stereotype dan etnosentrisme

- TM 3 x 50 menit PT 3 x 60 menit BM 3 x 60 menit

- Mendengarkan ceramah, membaca, dan memahami literatur minimal sesuai dengan referensi yang

direkomendasikan

- Menganalisis beberapa contoh kasus yang merujuk pada perilaku stereotype dan etnosentrisme

- Melaporkan hasil analisis kasus perilaku stereotype dan etnosentrisme dan mengumpulkannya pada pertemuan berikutnya

Mampu memahami isu stereotype dan etnosentrisme (S-4, S-5, S-6, PK-1, KK-1)

Kemampuan menerima materi dan merespon stimulus yang diberikan dosen, serta kemampuan berpikir kritis dan analitis (0%)

12 Memahami isu-isu dalam komunikasi antarbudaya (2)

- Definisi pluralisme - Bentuk pluralisme di

Indonesia

- Upaya mempertahankan pluralisme

- Definisi toleransi - Bentuk toleransi - Toleransi sebagai modal

dalam mendukung pluralisme

1, 7, 16 - Ceramah - Diskusi - Penugasan

analisis isu pluralisme dan toleransi

- TM 3 x 50 menit PT 3 x 60 menit BM 3 x 60 menit

- Mendengarkan ceramah, membaca, dan memahami literatur minimal sesuai dengan referensi yang

direkomendasikan

- Menganalisis beberapa contoh kasus yang merujuk pada isu pluralisme dan toleransi

- Melaporkan hasil analisis isu pluralisme dan kasus toleransi dan

mengumpulkannya pada pertemuan berikutnya

Mampu memahami isu pluralisme dan toleransi (S-4, S-5, S-6, PK-1, KK- 1)

Kemampuan menerima materi dan merespon stimulus yang diberikan dosen, serta kemampuan berpikir kritis dan analitis (0%)

13 Memahami pengaruh teknologi dan globalisasi dalam kontek

komunikasi antarbudaya

- Pemahaman terkait kemajuan teknologi - Pemahaman terkait

globalisasi - Bentuk globalisasi - Pengaruh teknologi dan

globalisasi terhadap budaya

11, 14, 15 - Ceramah - Diskusi - Penugasan

analisis kasus terkait kemajuan teknologi dan globalisasi terhadap eksistensi budaya

- TM 3 x 50 menit PT 3 x 60 menit BM 3 x 60 menit

- Mendengarkan ceramah, membaca, dan memahami literatur minimal sesuai dengan referensi yang

direkomendasikan

- Menganalisis beberapa contoh kasus yang merujuk pada isu kemajuan teknologi dan terciptanya globalisasi terhadap eksistensi budaya

- Melaporkan hasil analisis tersebut dan mengumpulkannya pada pertemuan berikutnya

Mampu memahami isu kemajuan teknologi dan globalisasi terhadap eksistensi budaya (S-4, S-5, S-6, PK-1, KK-1)

Kemampuan menerima materi dan merespon stimulus yang diberikan dosen, serta kemampuan berpikir kritis dan analitis (0%)

(7)

14 Analisis atas isu-isu komunikasi antarbudaya di Indonesia secara mandiri

- Stereotype - Etnosentrisme - Toleransi (gender, ras,

agama, disabilitas) - Teknologi dan globalisasi

terhadap eksistensi budaya

1, 2, 3, 6, 7, 11, 14, 15, 16

- Ceramah - Penugasan - Penugasan menyusun outline artikel ilmiah tentang isu dalam komunikasi antarbudaya

- TM 3 x 50 menit PT 3 x 60 menit BM 3 x 60 menit

- Mendengarkan instruksi dosen terkait mekanisme penugasan

- Secara berkelompok, mahasiswa mengidentifikasidan mengumpulkan fakta atas kasus dari salah satu isu komunikasi antarbudaya yang telah ditentukan

- Menyusun outline atas konsep-konsep yang akan dikembangkan dan dianalisis - Melakukan bimbingan dengan dosen

atas kesesuaian kasus dengan isu yang telah ditentukan dan outline yang akan dikembangkan menjadi artikel ilmiah

Mampu memahami instruksi penugasan dan menentukan kasus yang akan dianalisis (S-4, S-5, S-6, KU-1, PK-1, PK-5, KK-1)

Kemampuan menerima materi dan merespon stimulus yang diberikan dosen, serta kemampuan berpikir kritis dan analitis yang diwujudkan melalui pemilihan kasus dan penyusunan outline yang komprehensif (20%)

15 Menjelaskan bentuk aktivitas komunikasi antarbudaya dalam kancah global

- Komunikasi antarbudaya sebagai interaksi dalam dunia multikultural - Nilai budaya sebagai

pedoman perilaku - Aktivitas komunikasi

antarbudaya di Amerika - Aktivitas komunikasi

antarbudaya di Jepang - Aktivitas komunikasi

antarbudaya di India - Aktivitas komunikasi antarbudaya di Rusia

9, 10, 13 - Ceramah - Diskusi - Penugasan

mendeskripsikan aktivitas komunikasi antarbudaya di beberapa negara

- TM 3 x 50 menit PT 3 x 60 menit BM 3 x 60 menit

- Mendengarkan ceramah, membaca, dan memahami literatur minimal sesuai dengan referensi yang

direkomendasikan

- Menganalisis beberapa contoh kasus yang merujuk pada aktivitas komunikasi antarbudaya di beberapa Negara - Melaporkan hasil analisis tersebut dan

mengumpulkannya pada pertemuan berikutnya

Mampu memahami aktivitas komunikasi antarbudaya di beberapa negara (PK-1)

Kemampuan menerima materi dan merespon stimulus yang diberikan dosen (0%)

16

UJIAN AKHIR SEMESTER

PT 1 x 170 menit - Secara berkelompok, mahasiswa menyusun laporan ilmiah yang mengkaji kasus atas isu komunikasi antarbudaya yang ditentukan pada pertemuan ke-14

Mampu menganalisis isu komunikasi antarbudaya dan melaporkan hasil kajian tersebut pada artikel ilmiah secara sistematis (S-4, S-5, S-6, KU-1, PK- 1, PK-5, KK-1)

Kemampuan berpikir kritis dan analitis dalam membedah kasus, serta kemampuan berpikir sistematis melalui penyusunan artikel ilmiah (40%)

*Keterangan:

TM adalah perkuliahan tatap muka PT adalah penugasan terstruktur BM adalah aktivitas belajar mandiri

*Kriteria Penilaian terlampir

(8)

Lampiran:

Lampiran 1 Rubrik Penilaian Artikel Ilmiah (Potret Komunikasi Budaya Indonesia Bagian Barat: Edisi 1) – 40%

Lampiran 2 Rubrik Penilaian Outline Artikel Ilmiah (Kumpulan Kajian Konflik Budaya di Indonesia) – 20%

Lampiran 3 Rubrik Penilaian Artikel Ilmiah (Kumpulan Kajian Konflik Budaya di Indonesia) – 40%

Lampiran 1

RUBRIK PENILAIAN ARTIKEL ILMIAH

POTRET KOMUNIKASI BUDAYA INDONESIA BAGIAN BARAT (EDISI 1)

Nama :

NIM :

No Aspek Penilaian Kriteria Penilaian Skor

Maksimum

Penilaian

1 Substansi Kecukupan jumlah rujukan 5

Penggunaan rujukan yang up to date (maks 2010)

5 Kemampuan parafrase dengan bahasa yang

mudah dipahami

15 Kedalaman dan keluasan bahan diskusi 20 Penggunaan contoh kasus yang tepat 10 2 Presentasi (penyajian) Tata bahasa (penggunaan kalimat efektif,

adanya bridging antarkalimat dan

antarparagraf, serta paragraf mengandung satu inti topic)

15

Kesesuaian isi dengan nama bab dan/ subbab 10 Sistematika penulisan (latar belakang, tujuan

penelitian, kajian pustaka, profil objek penelitian, sub-subbab yang dikaji, penutup, daftar pustaka)

10

Kelengkapan dan unsur estetika tampilan visual 10

Total nilai 100

(9)

Lampiran 2

RUBRIK PENILAIAN OUTLINE ARTIKEL ILMIAH KUMPULAN KAJIAN KONFLIK BUDAYA DI INDONESIA

Nama :

NIM :

No Aspek Penilaian Kriteria Penilaian Skor

Maksimum

Penilaian 1 Substansi Kesesuaian kasus dengan isu yang telah

ditentukan

20 Penemuan data dan informasi yang

komprehensif

20 Kedalaman dan keluasan bahan diskusi 30

2 Presentasi (penyajian) Sistematika penulisan (latar belakang, tujuan penelitian, kajian pustaka, profil objek penelitian, sub-subbab yang dikaji, penutup, daftar pustaka)

30

Total nilai 100

(10)

Lampiran 3

RUBRIK PENILAIAN ARTIKEL ILMIAH

KUMPULAN KAJIAN KONFLIK BUDAYA DI INDONESIA

Nama :

NIM :

No Aspek Penilaian Kriteria Penilaian Skor

Maksimum

Penilaian

1 Substansi Kecukupan jumlah rujukan 5

Penggunaan rujukan yang up to date (maks 2010)

5 Kemampuan parafrase dengan bahasa yang

mudah dipahami

15 Kedalaman dan keluasan bahan diskusi 20 Penggunaan contoh kasus yang tepat 10 2 Presentasi (penyajian) Tata bahasa (penggunaan kalimat efektif,

adanya bridging antarkalimat dan

antarparagraf, serta paragraf mengandung satu inti topic)

15

Kesesuaian isi dengan nama bab dan/ subbab 10 Sistematika penulisan (latar belakang, tujuan

penelitian, kajian pustaka, profil objek penelitian, sub-subbab yang dikaji, penutup, daftar pustaka)

10

Kelengkapan dan unsur estetika tampilan visual 10

Total nilai 100

(11)

Referensi

Dokumen terkait

[r]

Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara determinan internal yaitu umur, pendidikan, pekerjaan, pendapatan dengan pada Pasangan Usia

Materi Presentasi Kurang Lengkap Lembar Pengamatan Kurang Lengkap Lembar Pembahasan dan Kesimpulan Lengkap Tidak terdapat indikasi plagiasi. C+ 65-69

a. Perpanjangan keikutsertaan, hal ini dimaksudkan untuk menghindari perasaan asing di lokasi penelitian dan menghilangkan distrorsi data. Perpanjangan keikutsertaan

Pada jenjang Magister (S2), seorang mahasiswa harus menyelesaikan beban studi sekurang-kurangnya 36 (tiga puluh enam) SKS dan sebanyak-banyaknya 50 (lima puluh) SKS yang

Akan tetapi terdapat penelitian yang tidak menunjukkan penurunan kadar glukosa secara signnifikan setelah diberikan mahkota dewa seperti penelitian yang dilakukan oleh

Implikasi dari penelitian ini adalah: 1) Para Hakim Pengadilan Agama Takalar, sebelum menyelesaikan dan memutuskan perkara perceraian yang disebabkan penganiayaan

MATA KULIAH PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK. UNIVERSITAS SLAMET RIYADI SURAKARTA KURIKULUM MBKM