• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peluang dan Peramalan Penjualan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Peluang dan Peramalan Penjualan"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

MODUL PERKULIAHAN 5

Peluang dan Peramalan Penjualan

• Melihat peluang pasar

• Meramal Permintaan Konsumen

Fakultas Program Studi Online Kode MK Disusun Oleh

Ekonomi dan Bisnis S-1 Manajemen

05

84046 Harjum Muharam, Dr. ,SE, ME.

Abstract Kompetensi

Salesmanship merupakan ilmu penjualan dalam Pemasaran yang bertujuan untuk mempengaruhi orang lain dalam keputusan pembelian suatu produk.

Mahasiswa diharapkan memahami peranan manajemen Penjualan dan kontribusinya untuk ilmu manajemen pemasarn

(2)

Peluang pasar adalah suatu bidang kebutuhan pembeli dimana perusahaan dapat beroperasi secara menguntungkan. Pengertian peluang pasar menurut Kotler (1997:72) adalah sebagai berikut: Peluang pasar adalah suatu bidang kebutuhan pembeli dimana perusahaan dapat beroperasi secara menguntungkan.

Cara Melihat Peluang Pasar

Kita dapat melihat Peluang pasar dengan cara mengamati konsumen. Kita harus mengetahui apa yang meereka butuhkan, perilaku konsumen dan lain – lainya dengan itu fokus

pengamatan kita adalah :

1. Barang dan jasa apa yg dibutuhkan konsumen 2. Berapa banyak yang mereka butuhkan?

3. Kualitas mana yang paling tepat.

Suatu hal yang dapat membantu Anda dalam menilai peluang pasar adalah informasi.

Informasi yang lengkap dan akurat dapat membantu Anda dalam mengambil keputusan, sebagai berikut:

1. Menemukan pasar yang menguntungkan 2. Memilih produk atau jasa yang dapat dijual 3. Menentukan perubahan dalam perilaku konsumen 4. Meningkatkan teknik-teknik pemasaran

5. Merencanakan sasaran yang realistis 6. Meramalkan untuk masa yang akan datang Cara Membaca Peluang Pasar

Pertama dengan membaca peluang pasar adalah hal yang wajib untuk seorang entrepreneur.

Membaca peluang pasar tidak hanya dilakukan untuk bagi seorang entrepreneur yang ingin memulai usahanya, namun sebagai pondasi saat kita bergelut di dunia bisnis. Dengan keahlian membaca untuk mengembangkan usaha kita dengan melakukan segmentasi pasar ataupun pada saat melakukan perluasan usaha kita dapat tepat sasaran tapi seringkali, kemampuan membaca peluang pasar ini seringkali tidak pas, sehingga apa yang telah menjadi ekspektasi pada saat kita memulai usaha seringkali tidak tercapai .

Pertama-tama kita harus mengetahui dahulu konsep dari melihat peluang usaha. Apa yang kita inginkan dari melihat peluang usaha atau peluang bisnis? Jenis bisnis atau usaha untuk kita tekuni, benar. Apa yang kita cari dari usaha atau bisnis yang kita tekuni?dari pertanyaan diatas munculah ide bisnis ada di sekitar kita. Ide bisnis berasal dari analisis yang cermat terhadap tren yang sedang berkembang dan juga kebutuhan konsumen, meskipun ada juga ide bisnis yang diperoleh secara kebetulan. Jika kita tertarik untuk memulai suatu usaha, tapi tidak tahu apa produk atau jasa yang akan kita jual, maka kita perlu mengeksplorasi cara cara untuk mendapatkan ide bisnis, seperti berikut ini:

(3)

1. Bercermin pada keterampilan yg kita miliki

Kita harus bertanya pada diri sendiri apakah kita memiliki bakat atau prestasi yang yang bisa menjadi dasar dari bisnis yang menguntungkan? Dan bertanya pada diri sendiri ,”Apa yang bisa saya lakukan, apa kemampuan yang saya miliki dan orang akan bersedia membayar produk atau jasa saya tersebut?”

2. Pikirkan apa yang lagi sedangdiminati di dalam masyarakat saat ini yang dapat menjadi peluang bisnis.

Bila kita membaca atau menonton berita secara terus menerus dan penuh minat kita akan menemukan betapa banyak ide peluang bisnis yang dapat ditemukan. Dengan mengikuti perkembangan apa yang sedang diminati didalam masyarakat di berita sambil terus

melakukan aktivitas, Anda dapat mengidentifikasi tren pasar, mode baru, berita industri – dan kadang-kadang hanya ide-ide baru yang memiliki kemungkinan bisnis.

1. Ciptakan sesuatu yang baru dari produk atau jasa tersebut

Produk dan jasa itu biasanya mengikuti zaman sesuai kebutuhan pasar yang dimana dengan menemukan inovasi baru dan dapat mempermudahkan pasar dalam memenuhi kebutuhannya produk tersebut akan diminati, misalnya : Sekarang, anak-anak muda Indonesia banyak berkecimpung di dunia bisnis IT, seperti membangun aplikasi smartphone atau tab yg sedang tren.

2. Tambahkan nilai produk yang sudah ada

Kalau kita melihat perbedaan antara kayu mentah dan kayu jadi merupakan contoh dari penambahan nilai produk melalui suatu proses. Selain penambahan nilai melalui proses, kita juga dapat menambah layanan atau menggabungkan produk dengan produk lainnya. Misalnya proses pembentukan lemari jati.

3. Penelitian pasar

penelitian pasar ini sangat penting untuk mendapatkan ide dan peluan pasar dan dapat dilakukan untuk jenis usaha yang membutuhkan investasi yang cukup besar. Dengan meneliti pasar kita bisa tahu produk kita bisa terjual di pasar mana dan mentukan pasar itu di kota lain, pulau lain, bahkan ekspor ke negara lain jika perlu agar produk tersebut terjual.

Cara Memanfaatkan Peluang Pasar

Seperti kita tahu peluang pasar itu banyak sekali dan menarik.kita tahu bahwa di dalam kenyataan hidup tidak banyak orang yang bisa memanfaatkan peluang yang ada, maka dari itu kita harus memanfaatkanya secara bijak. Bahkan banyak yang meninggalkan peluang, meskipun peluang-peluang itu sudah deidakatnya karena kita serasa bingung untuk

memanfaatkannya, serta harus dimulai dari mana padahal peluang itu hanya datang satu kali saja. Bisa saja jika kita melewatkan peluang tersebut yang menurut kita itu peluang usaha yang bagus tapi keburu diambil oleh orang lain.

(4)

Kita sebagai enterpeneur harus bisa melihat, membaca peluang secara cerdik dan juga memanfaatkannya yaitu dengan mengambil keputusan dengan benar dan menciptakan suatu lahan usaha dan memaksimalkan sumber – sumber yang mendukung peluang –peluang tersebuthal itu akan menjadi berhasil. Bagaimana agar peluang-peluang dan kreativitas itu berhasil? Memang , dibutuhkan komunikasi yang baik. Bagi seorang entrepreneur,

keterampilan berkomunikasi itu sangat penting. Segala ide dan kreativitas yang ada pada diri seorang entrepreneur harus bisa dikomunikasikan dengan baik ke pasar.

Seorang entrepreneur harus rajin pergi ke mana saja untuk meneliti dan memantau juga untuk mengkomunikasikan ide dan kreativitasnya. Dengan komunikasi yang baik, seorang

entrepreneur harus punya keyakinan bahwa ide dan kreativitasnya itu bisa diterima pasar, Memang tidak lah mudah bagi seseorang untuk bisa memanfaatkan peluang usaha dengan cara memanfaatkannya atau mempraktekannya dalam dunia wirausaha yang

sesungguhnya.Ini akan terasa sulit karena selain membutuhkan ketekunan, kesabaran ,tenaga dan juga modal yang jumlahnya relatif.

al-hal berikut ini akan menjadi hal terpenting bagi kita dalam melihat peluang pasar

perekonomian. Hal tersebut dinilai penting karena bila kita tidak dapat melihat peluang pasar maka akan sangat sulit untuk membuat usaha kita berhasil. Beberapa hal tersebut, seperti:

1. Jenis usaha

Untuk memulai usaha kita perlu menentukan jenis usaha yang ingin kita ambil dapat

berdasarkan intuisi, obsesi, atau cita-cita kita atau berdasarkan apa yang sedang berkembang dan disukai oleh masyarakat banyak. Apabila jenis usaha kita berdasarkan cita-cita atau intuisi kita maka perlu adanya banyak pertimbangan agar usaha kita dapat menjadi suatu usaha yang unik dan berbeda dari yang umumnya ada.

2. Produk

Produk yang kita ambil haruslah sangat berhati-hati dan kita kaji baik-baik agar dapat mendapatkan keuntungan yang semaksimal mungkin dari setiap produk yang terjual.

3. Target pasar/konsumen

Target pasar ini sangatlah penting karena bila kita salah dalam membuat keputusan memilih produk yang tidak sesuai dengan target pasar kita maka sangatlah sulit untuk menjual produk- produk kita.

4. Lingkungan

Produk kita akan terjual dengan cepat jika kita memilih lokasi yang tepat dimana produk itu sangatlah dibutuhkan atau memiliki tingkat permintaan yang tinggi, hal tersebut dapat terjadi baik di dalam maupun luar negeri (ekspor).

Kemudian yang terpenting juga kita harus melihat di lokasi sekitar kita apakah ada usaha serupa yang dapat menyebabkan kita dapat bersaing atau tidaknya dengan usaha yang sudah ada tersebut.

B. Membaca peluang pasar

Ide bisnis atau untuk memulai usaha ada di sekitar kita, dengan kita melihat peluang pasar maka kita perlu untuk membaca peluang pasar lewat analisa yang cermat terhadap tren pasar dan kebutuhan konsumen dari apa yang telah kita lihat. Bagaimana cara membaca peluang pasar tersebut? Akan dijelaskan berikut ini:

1. Mengenali bakat atau keterampilan yang kita miliki.

Apabila kita memiliki atau suatu bakat keterampilan tertentu untuk menjadi dasar dari bisnis yang menguntungkan tidak ada salahnya untuk memulai bisnis tersebut karena hal tersebut

(5)

sudah berada dalam penguasaan kita. Atau kita perlu lebih membaca peluang pasar dengan keterampilan yang kita miliki apakah akan ada konsumen yang bersedia membayar produk atau jasa yang kita miliki tersebut.

2. Trendsetter atau apa yang sedang menjadi mode saat ini.

Membaca peluang pasar lewat tren yang ada saat ini misalnya lewat berita atau televisi maupun media cetak sangatlah baik agar kita dapat memulai usaha kita dengan tepat. Dan lebih baik lagi apabila kita dapat membaca tren tersebut dan menjadikannya suatu inovasi baru dan tidak biasa sehingga menjadi tren usaha baru baik produk maupun jasa.

3. Menambahkan nilai produk yang sudah ada.

Dengan kita membaca peluang pasar yang ada lewat produk yang sudah ada maka kita dapat mengembangkan produk tersebut sehingga nilai dari produk tersebut akan bertambah, dan tidak dapat dipungkiri usaha kita akan menjadi sukses.

4. Penelitian pasar

Penelitian pasar merupakan hal terpenting dalam membaca peluang pasar untuk memulai jenis usaha yang membutuhkan investasi yang cukup besar.

C. Memanfaatkan peluang pasar

Banyak yang mengatakan peluang adalah emas, dan hal tersebut bukanlah sesuatu yang hanya ucapan. Hal tersebut merupakan hal penting karena peluang yang kita sia-siakan akanlah sangat merugikan selain kita melewatkan kesempatan untuk meraup keuntungan kita juga dapat ketinggalan dari orang-orang yang segera akan mengetaui juga peluang tersebut.

Kebanyakan orang tidak meninggalkan peluang itu begitu saja tetapi justru tidak menyadari atau tidak tahu bagaimana memanfaatkan peluang tersebut. Hal tersebut yang dapat membuat seseorang kehilangan sebuah peluang yang seringkali dibilang peluang emas. Peluang berarti juga pasar. Jika seseorang ingin berhasil, terutama bagi entepreneur, mereka harus dapat dengan jeli memanfaatkan peluang tersebut dan membuat keputusan yang tepat agar dapat memenangkan persaingan di pasar perekonomian yang bergerak dengan sangat cepat ini.

Untuk dapat memanfaatkan peluang tersebut maka ada hal-hal yang perlu dilakukan, seperti:

1. Melakukan riset pasar

2. Mempersiapkan dan menyusun rencana 3. Patuh terhadap aturan

4. Strategi pemasaran yang tepat sasaran.

Setelah hal-hal tersebut telah kita lakukan maka kita tinggal mempraktekannya. Dan terakhir yang terpenting untuk memanfaatkan peluang pasar ini tidak akan lepas dari bagaimana cara kita membaca dan melihat peluang pasar itu sendiri. Ketiga hal tersebut akan berkaitan untuk membantu kita sukses dalam pasar perekonomian saat ini.

Meramalkan permintaan dari pasar yang dimasuki oleh perusahaan adalah suatu pekerjaan yang perlu dilakukan oleh setiap manajer perusahaan dalam rangka memprediksi berapa besar peluang pasar yang tersedia di masa depan. Peramalan permintaan merupakan usaha untuk mengetahui jumlah produk atau sekelompok produk di masa yang akan datang dalam kendala satu set kondisi tertentu.

Hal yang perlu diingat adalah bahwa aktivitas peramalan permintaan tidaklah dapat diartikan

sebagai aktivitas yang bertujuan untuk mengukur permintaan di masa yang akan datang secara pasti, melainkan sekedar usaha untuk mengurangi kemungkinan terjadinya hal yang berlawanan antara keadaan yang sungguh-sungguh terjadi di kemudian hari dengan apa yang menjadi hasil peramalan.

Dengan kata lain, hasil maksimal dari aktivitas peramalan adalah melakukan minimisasi ketidakpastian yang mungkin terjadi di masa yang akan datang.

Untuk melakukan forecasting atau peramalan terhadap permintaan pasar, disini akan diuraikan

(6)

berbagai metode model peramalan terhadap permintaan pasar dari barang atau jasa yang

diproduksi dan dijual oleh perusahaan. Secara garis besar terdapat dua macam metode peramalan permintaan yang biasa dilakukan, yaitu metode kualitatif yang terdiri atas teknik survey dan teknik pengumpulan opini. Sedangkan metode berikutnya adalah metode kuantitatif, yang terdiri atas Metode Time Series, Metode Tren Linear, Metode Kuadratik, Analisis Musiman dan Model Ekonometri.

Pembahasan lebih lanjut tentang metode-metode peramalan permintaan adalah sebagai berikut:

I. Metode Kualitatif

Metode peramalan permintaan secara kualitatif berhubungan dengan data-data kualitatif, misalnya tentang selera konsumen terhadap suatu produk, atau survey tentang loyalitas konsumen, dan lain- lain. Forecasting kualitatif ini dapat dikelompokkan ke dalam beberapa metode teknik seperti akan dijelaskan berikut ini.

1. Teknik Survey

Teknik survey ini merupakan suatu alat meramalkan yang cukup penting khususnya untuk memprediksi kejadian-kejadian atau kecenderungan-kecenderungan dalam jangka pendek mendatang ini. Survey biasanya menggunakan alat interview atau daftar pertanyaan yang akan ditujukan para responden yang terpilih dan yang dituju. Sesuai kelompok yang memang diperkirakan akan menjadi sasaran pasar yang dituju oleh perusahaan.

Survey ini dilakukan untuk meramalkan variabel ekonomi yang memang berhubungan baik langsung maupun tidak langsung dengan permintaan konsumen atau pasar yang dituju.Variabel-variabel ekonomi yang disurvey ini misalnya variabel yang berhubungan dengan budget rumah tangga yang dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Sasaran dan klasifikasi sasaran dan jenis kebutuhan dan keperluan dari kelompok responden ini dapat dikategorikan sebagai berikut:

a. Survey tentang budget keperluan rumah tangga masyarakat eksekutif bisnis dan pemerintahan yang sekiranya berkait dengan rencana perusahaan. Survey ini diharapkan dapat merekam keseluruhan anggaran setiap rumah tangga yang disurvey.

b. Survey mengenai barang atau jasa yang diperlukan bagi para pelaku bisnis yang akan

memperdagangkan barang atau jasanya. Mereka ini mungkin pelaku bisnis yang bergerak pada bisnis distributor, pengecer atau pedagang besar.

c. Survey ini dilakukan bagi para rumah tangga umum mengenai keperluan rumah tangga, produk atau barang apa secara periodic diperlukan dan frekuensi pemenuhan yang dilakukan untuk masa- masa yang akan datang, dan lain-lain.

Dari metode survey berdasar kelompok sasaran ini sebenarnya terkandung maksud dari surveyor bahwa barang dan jasa apa saja yang dibutuhkan, berapa frekuensi pemenuhan kebutuhan dan faktor-faktor apa saja yang pada umumnya yang mempengaruhi perilaku beli mereka ini. Sehingga secara tidak langsung perusahaan melihat peluang dan apa saja yang bisa ditarik sebagai

kepentingan bagi perusahaan atas hasil-hasil survey ini untuk memprediksi dan memperkirakan perilaku pasar atau konsumen perusahaan.

Bila diklasifikasikan bahwa hasil survey ini merupakan bagian dari kegiatan riset pasar yang dilakukan oleh perusahaan. Dari sini berbagai kemungkinan yang diperoleh adalah munculnya variabel ikutan yang dapat diprediksi Apa yang bisa dimanfaatkan oleh perusahaan yang hendak atau sudah diproduksi dan dijual kepada pasar yang dituju yang telah disurvey ini. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa hasil survey ini sebagian atau seluruhnya dapat dipergunakan untuk memprediksi

(7)

permintaan konsumennya dari produk yang dibuat dan jual oleh perusahaan.

2. Teknik Jajak Pendapat (Opinion Pools)

Teknik jajak pendapat sering dilakukan untuk melengkapi data dari survey. Jajak pendapat dari para pakar, para eksekutif, dari masyarakat umum, atau dari konsumen.Jajak pendapat ini lebih bersifat pandangan atau pendapat pribadi (subjektif) dari respondennya, sebaliknya teknik survey lebih bersifat objektif.

Sebelum peluncuran produk baru, biasanya diadakan pre test dan jajak pendapat terhadap responden yang menjadi sampel. Teknik pooling ini melibatkan berbagai media seperti media TV, telepon, koran, surat, SMS, email, atau internet untuk menyebarkan kuesioner atau daftar pertanyaan tentang berbagai informasi yang dibutuhkan perusahaan.

Laporan atau pernyataan resmi dari suatu perusahaan atau pemerintah suatu negara dapat digunakan sebagai sumber data guna meramalkan kondisi ekonomi di masa yang akan datang, sekaligus dapat digunakan untuk membuat strategi bersaing dalam pasar bebas.

II. Metode Kuantitatif 1. Metode Time Series

Metode Time Series berhubungan dengan nilai-nilai suatu variabel yang diatur secara periodesasi sepanjang periode waktu dimana prakiraan permintaan diproyeksikan.Misalnya mingguan, bulanan, kwartalan, dan tahunan, tergantung keinginan dari pihak-pihak yang melakukan prakiraan

permintaan ini.Metode ini semata-mata mendasarkan diri pada data dan keadaan masa lampau. Jika keadaan di masa yang akan datang cukup stabil dalam arti tidak banyak perubahan yang berarti dengan keadaan masa lampau, metode ini dapat memberikan hasil peramalan yang cukup akurat.

2. Metode Tren Linear

Khusus metode ini digunakan jika scatter diagram berbentuk garis lurus dengan persamaan umum adalah:

Untuk metode tren linear ini banyak jenisnya, antara lain:

a. Metode Least Square

Metode ini sering digunakan oleh perusahaan karena dianggap paling mudah untuk dipraktekkan.

Metode ini digunakan pada waktu data yang tersedia adalah mempunyai kecenderungan berbentuk garis lurus. Maka persamaannya adalah:

Dimana:

Y = variabel yang akan diramalkan, dalam hal ini adalah ramalan penjualan produk perusahaan a = konstanta, yang akan menunjukkan besarnya harga

b = variabilitas per X, yaitu menunjukkan besarnya perubahan nilai Y dari setiap perubahan satu unit X

X = unit waktu/ periode

Untuk mencari besarnya nilai a, dan b tersebut akan dapat dilakukan dengan mempergunakan

(8)

rumus-rumus sebagai berikut:

Dengan syarat bahwa å X = 0

Dimana n adalah sama dengan jumlah data b. Metode Product Moment

Metode ini lazim dinamakan metode momen saja. Metode ini digunakan oleh perusahaan karena dianggap mudah di samping metode least square, karena perlakuan angka X (prediksi) untuk data ganjil maupun genap tidak ada perlakuan khusus seperti halnya pada metode least square. Tentunya metode ini digunakan dalam ramalan penjualan untuk data yang tersedia adalah mempunyai

kecenderungan berbentuk garis lurus terutama nilai ramalannya, sedangkan persamaannya adalah:

Dimana:

Y = variabel yang akan diramalkan, dalam hal ini adalah ramalan penjualan produk perusahaan a = konstanta, yang akan menunjukkan besarnya harga Y (ramalan) apabila X sama dengan 0 (nol) b = variabilitas per X, yaitu menunjukkan besarnya perubahan nilai Y dari setiap perubahan satu unit X

X = unit waktu/ periode, yang dapat dinyatakan dalam minggu, bulan, semester, tahun dan lain sebagainya

Untuk mencari besarnya nilai a, dan b tersebut akan dapat dilakukan dengan mempergunakan rumus-rumus sebagai berikut:

Dengan syarat ∑x ≠ 0

c. Metode Setengah Rata-Rata (Semi Evarage Method)

Metode setengah rata-rata ini masih tergolong metode tren linier dimana data yang tersedia tetap berbentuk linier jika digambar dalam bentuk grafik. Metode tren setengah rata-rata menentukan bahwa untuk mengetahui fungsi Y’ = a + bX tersebut, semua data historis dikelompokkan menjadi dua kelompok (himpunan) dengan jumlah anggota masing-masing yang sama. Berdasarkan

perhitungan rata-rata dari anggota masing-masing kelompok itulah akan diperoleh fungsi garis lurus yang bersangkutan.

3. Metode Kuadratik

(9)

Metode kuadratik adalah merupakan tren non linier, dan jika digambar berbentuk garis lengkung.

Metode ini biasanya digunakan atau diterapkan untuk data historis dimana jika digambar akan membentuk garis tidak lurus atau berbentuk parabola.

Sedangkan persamaan dari metode kuadratik adalah:

Dimana:

Y’ = variabel yang akan diramalkan, dalam hal ini adalah ramalan penjualan produk perusahaan a = konstanta, yang akan menunjukkan besarnya harga Y (ramalan) apabila X sama dengan 0 (nol) b = variabilitas per X, yaitu menunjukkan besarnya perubahan nilai Y dari setiap perubahan satu unit X

X = unit waktu/ periode, yang dapat dinyatakan dalam minggu, bulan, semester, tahun dan lain sebagainya

Sedangkan koefisiennya adalah:

A = (∑Y - c∑X2) / n B = (∑XY / ∑x2)

C = (n ∑X2Y) – ((∑X2) – (∑Y)) (n ∑X4) – ((∑ZX2)2)

Dengan syarat ∑X2 = 0 (nol) 4. Metode Variasi Musim

Melakukan prakiraan volume permintaan konsumen di waktu-waktu yang akan datang dapat didasarkan pada gelombang musiman yang melekat pada kultur budaya atau kebiasaan dari masyarakat. Tetapi dapat juga karena faktor sifat dan keadaan alam yang melekat pada iklim atau cuaca. Misalnya produksi musim semi, gugur dan musim penghujan dan bahkan musim kemarau, produk apa yang sedang atau akan datang musimnya.

Sifat masyarakat yang menimbulkan musiman ini oleh karena faktor budaya dan kebiasaan misalnya karena musim hari raya keagamaan. Pada saat-saat itu biasanya masyarakat akan memiliki hajat yang cukup besar dalam melakukan pemenuhan konsumsi barang keperluan pesta dan sehari-hari.

Maka dapat dipastikan pada periode ini permintaan akan kebutuhan dan keperluan konsumsi akan meningkat dalam jumlah yang cukup berarti. Demikian juga ketika datang musim bulan-bulan baik maka banyak masyarakat menggunakan bulan tersebut melaksanakan hajat perkawinan, pesta perkawinan, dan hajat-hajat yang lain yang memerlukan pesta dan upacara-upacara sacral yang memerlukan konsumsi dan persediaan barang kebutuhan untuk keperluan tersebut.

5. Metode Ekonometri

Metode ekonometri merupakan metode prediksi volume atau nilai dependen variabel dengan melibatkan berbagai faktor atau variabel independent yang relevan dan cukup signifikan

mempengaruhi dependen variabel tersebut.Secara ekonomi dari model ekonometri ingin dilihat relevansinya pengaruh independent variabel terhadap dependen variabel.Bahkan juga ingin dilihat apakah antar variabel independent itu saling mempengaruhi dan berapa besar pengaruh

mempengaruhi antar variabel independent ini atas besarnya pengaruh terhadap dependen variabel.Juga ingin dilihat berapa tepat antara kebenaran statistik dikoreksi dengan kebenaran secara ekonomi.

(10)

Jadi secara literatur ekonometrik merupakan suatu pengukuran secara ekonomi baik secara statistik, matematik maupun secara ekonomi teori sekaligus dalam konteks hubungan antara variabel-variabel ekonomi.Memang metode ekonometrik sering lebih kompleks dibanding dengan metode proyeksi trend.Namun ekonometrik setidaknya memiliki dua keunggulan sebagai alat prakiraan.Pertama adalah keunggulan dalam memperoleh prediksi nilai variabel yang penting. Ini akan sangat berguna bagi manajer untuk mengevaluasi kemungkinan pengaruh alternatif keputusan yang diambil. Kedua adalah metode ekonometrika

mengestimasi perilaku hubungan antara variabel-variabel. Secara mencolok meramalkan dengan dasar metode lain seperti misalnya survey data hanya memperoleh sesuatu yang lebih kecil dari penyebab yang hakiki pada hubungan antar variabel-variabel ini secara umum.

Terdapat empat tahapan yang termasuk di dalam memformulasi forecast model ekonometrika ini.

1) Membangun suatu model teori 2) Mengumpulkan data

3) Memilih bentuk persamaan fungsi yang diestimasi 4) Mengestimasi dan menginterpretasi hasil

Referensi

Dokumen terkait

Dengan peramalan tersebut perusahaan mampu melihat peluang penjualan yang ada pada pasar dengan cara memprediksi hasil penjualan waktu yang akan datang berdasarkan

Untuk dapat membaca peluang bisnis terutama menjadi seorang instruktur senam aerobik, seorang mahasiswa selain memiliki kriteria fisik dan psikis juga harus mempunyai

Peluang bisnis yang dapat dimanfaatkan pada obyek wisata adalah usaha rumah makan, akomodasi, jasa, dan lain-lain.Peluang bisnis berasal dari sebuah inspirasi, ide, atau

Melihat potensi, peluang pasar dan permasalahan lada tersebut maka salah satu solusinya adalah melakukan rehabilitasi tanaman lada, yaitu untuk tanaman lada yang tingkat kerusakannya

Dana yang substansial biasanya dibutuhkan untuk memulai bisnis di pasar ini, dengan modal yang dibutuhkan untuk investasi pada produksi, distribusi, dan juga periklanan (yang

Analisa peluang pasar industri BPR di Kota Makassar para pengusaha mikro dan. kecil merupakan segmen pasar yang masih tetap potensial

Berdasarkan data pangsa pasar dan tren di atas, maka dapat dilihat bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk meningkatkan ekspor produk udang ke pasar Uni Eropa

Pembahasan tentang komponen sistem informasi pemasaran modern, peran pemasar dalam mengidentifikasi tren pasar dan peluang, serta tantangan pengelolaan data informasi