ARTIKEL PUBLIKASI ILMIAH
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh risiko (erning per share), tingkat efisiensi (return on assets) dan good corporate governance (self assessment) terhadap tingkat kinerja keuangan perusahaan yang diukur dengan (carrent ratio). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index. Sampel yang digunakan adalah 18 perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index periode 2011-2013.
Pengambilan sampel yang digunakan teknik purposive sampling. Data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan annual report perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh risiko (erning per share), tingkat efisiensi (return on assets) dan good corporate governance (self assessment) terhadap tingkat kinerja keuangan perusahaan (carrent ratio). Berdasarkan hasil pengujian dengan menggunakan analisis regresi linier berganda, hasil t-test menunjukkan risiko (erning per share) tidak signifikan berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan (carrent ratio). Tingkat efisiensi (return on assets) berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan (carrent ratio) dan good corporate governance (self assessment) berpengaruh signifikan terhadap tingkat kinerja keuangan perusahaan (carrent ratio). Sedangkan berdasarkan uji simultan (uji F) risiko (erning per share), tingkat efisiensi (return on assets) dan good corporate governance (self assessment) berpengaruh signifikan terhadap tingkat kinerja keuangan perusahaan (carrent ratio).
Kata kunci: Risiko, Efisiensi, Good Corporate Governance,danKinerjaKeuangan.
ABSTRACT
This study aimed to analyze the influence of risk (erning per share), the level of efficiency (return on assets) and good corporate governance (self- assessment) toward the level of financial performance measured by carrentratio.
The population used in this study is a company registered in Jakarta Islamic Index. The samples are 18 companies listed in the Jakarta Islamic Index 2011- 2013. The sample used purposive sampling technique. The data in this research is secondary data obtained from financial statements and annual report of the company. The method of analysis used multiple linear regression to determine the effect of risk (erning per share), the level of efficiency (return on assets) and good corporate governance (self-assessment) to the level of financial performance (carrent ratio).Based on test results by using multiple linear regression analysis, the results of t-test showed the risk (erning per share) does not significantly affect the company's financial performance (carrent ratio). Level of efficiency (return on assets) have a significant effect on financial performance (carrent ratio) and good corporate governance (self-assessment) significantly affects the level of financial performance (carrent ratio). While based on simultaneous test (F test) risk (erning
per share), the level of efficiency (return on assets) and good corporate governance (self-assessment) significantly affects the level of financial performance (carrent ratio).
Keywords: Risk, Efficiency, Good Corporate Governance, and Financial Performance.
LATAR BELAKANG
Meningkatkan taraf hidup masyarakat diperlukan pembangunan di segala bidang dan berbagai aspek kehidupan masyarakat. Sehubungan dengan hal itu pemerintah memberikan peran dan ruang gerak lebih luas kepada perusahaan. Perusahaan adalah suatu organisasi produksi yang menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi untuk memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan (Swastha dan Sukotjo, 2002). Salah satu tujuan penting suatu perusahaan adalah untuk meningkatkan kesejahteraan pemiliknya atau pemegang saham, atau memaksimalkan kekayaan pemegang saham melalui peningkatan nilai perusahaan (Brigham dan Houston, 2001).
Peningkatan nilai perusahaan tersebut dapat dicapai jika perusahaan mampu beroperasi dengan mencapai laba yang ditargetkan. Dengan melihat laporan keuangan suatu perusahaan dapat mengetahui apakah perusahaan tersebut mampu beroperasi dan mencapai laba yang ditargetkan. Selain itu laporan keuangan dapat digunakan untuk mengawasi kinerja manajer dan mencegah adanya manipulasi akuntansi.
Kegiatan perusahaan selama periode tertentu mencakup aktivitas rutin atau operasional juga perlu dilaporkan sehingga diharapkan bisa memberikan informasi yang berkaitan dengan tingkat ke untungan, risiko, fleksibilitas keuangan, dan kemampuan operasional perusahaan. Kinerja keuangan suatu perusahaan pada umumnya dilakukan oleh pihak internal (manajemen) dan pihak eksternal perusahaan yang memiliki hubungan dengan perusahaan yang bersangkutan seperti investor, kreditur, dan pemerintah (Arthesa dan Handiman, 2006). Dengan cara melakukan penilaian mengenai tingkat kinerja keuangan perusahaan dengan menganalisis rasio keuangan, sehingga dapat dilihat seberapa besar tingkat profitabilitas yang dihasilkan perusahaan. Analisis rasio akan memberikan hasil terbaik jika digunakan dalam suatu kombinasi untuk menunjukkan kondisi keuangan atau kinerja operasional selama
periode tertentu, lebih lanjut dapat memberikan gambaran suatu trend dan pola perubahan, yang pada akhirnya bisa memberikan indikasi adanya risiko dan peluang bisnis (Mudrajad, 2002).
Laporan keuangan digunakan untuk menyampaikan pertanggungjawaban kinerja perusahaan kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Permasalahan mendasar terhadap sistem keuangan secara keseluruhan karena tidak adanya penerapan manajemen risiko. perlunya peningkatan efektifitas penerapan manajemen risiko dan Good Corporate Governance (GCG). Bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan secara lebih dini, melakukan tindak lanjut perbaikan yang sesuai dan lebih cepat. Untuk mengatasi hambatan tersebut, maka perusahaan perlu memiliki suatu sistem pengelolaan yang baik. Mampu memberikan perlindungan efektif kepada para pemegang saham, sehingga mereka dapat meyakinkan bahwa akan mendapatkan keuntungan dari investasinya dengan wajar dan bernilai tinggi. Selain itu juga dapat menjamin terpenuhinya kepentingan karyawan serta perusahaan itu sendiri.
Pengelolaan perusahaan berdasarkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) pada dasarnya merupakan upaya agar perusahaan dapat bertahan dan tangguh dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat serta dapat menerapkan etika bisnis secara konsisten sehingga dapat terwujud usaha yang sehat, efisien dan transparan.
Mengingat pentingnya penilaian tingkat kinerja keuangan perusahaan guna menentukan kebijakan-kebijakan untuk menjaga kelangsungan operasional dan efisiensi keuangan dalam menghadapi persaingan sesama jenis usaha.
Berikut ini merupakan beberapa penelitian yang berkaitan dengan pengukuran kinerja keuangan antara lain: Analisis Good Corporate Governance (GCG) terhadap kinerja keuangan perusahaan yang diteliti (Anton, 2012) menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh langsung yang positif signifikan dari penerapan Good Corporate Governance (GCG) terhadap EVA Momentum sebagai alat ukur kinerja perusahaan.
Wati (2012) yang meneliti pengaruh praktek Good Corporate Governance terhadap kinerja keuangan perusahaan di bursa efek Indonesia, dengan hasil penelitian Good Corporate Governance yang mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan. Ibadil (2013) yang meneliti pengaruh risiko, tingkat efisiensi dan good corporate governance terhadap kinerja keuangan perbankan dengan menggunakan analisis regresi linier
berganda, dapat dicatat bahwa Return On Assets dipengaruhi oleh NPL, NIM, LDR, BOPO, CAR, PND, dan GCG. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji parsial (t-test), uji penentuan koefisien, dan tes signifikan simultan (f-test). Hasil penelitian menunjukan bahwa varibel NPL, NIM, CAR, ROA, dan berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat kinerja keuangan perbankan (ROA) (Ibadil, 2013).
TUJUAN PENELITIAN
Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Untuk mengetahui pengaruh risiko terhadap kinerja keuangan perusahaan yang terdapat di Jakarta Islamic Index pada tahun 2011-2013.
2. Untuk mengetahui pengaruh tingkat efisiensi terhadap kinerja keuangan perusahaan yang terdapat di Jakarta Islamic Index pada tahun 2011-2013.
3. Untuk mengetahui pengaruh good corporate governance terhadap kinerja keuangan perusahaan yang terdapat di Jakarta Islamic Index pada tahun 2011- 2013.
4. Untuk mengetahui pengaruh secara bersama-sama risiko, tingkat efisiensi dan good corporate governance terhadap kinerja keuangan perusahaan yang terdapat di Jakarta Islamic Index pada tahun 2011-2013.
5. Untuk mengetahui yang lebih berpengaruh risiko, tingkat efisiensi dan good corporate governance terhadap kinerja keuangan perusahaan yang terdapat di Jakarta Islamic Index pada tahun 2011-2013.
LANDASAN TEORI 1. Perusahaan
Arsyad (2010) mendefinisaikan perusahaan sebagai organisasi yang berorientasikan pada laba yang membeli input dan jasa-jasa input serta menjual barang-barang dan jasa. Dengan kata lain perusahaan merupakan suatu bentuk badan usaha yang lebih menekankan pada profit atau keuntungan dari barang atau jasa yang di tawarkan kepada seseorang oleh perusahaan tersebut. Perusahaan
adalah suatu organisasi produksi yang menggunakan dan mengkoordinir sumber- sumber ekonomi untuk memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan (Swastha dan Sukotjo, 2002).
2. Risiko Pasar
Koewn (2001) memberikan definisi risiko adalah penyimpangan arus kas yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Semakin besar rentang penyimpangan yang mungkin terjadi, maka akan semakin besar risikonya. Risiko merupakan kesempatan kerugian, derajat kemungkinan kerugian, dan jumlah kemungkinan kerugian (Nickels, 2009). Menurut Gitman (2009) risiko bisnis merupakan risiko dari perusahaan saat tidak mampu menutupi biaya operasionalnya dan dipengaruhi oleh stabilitas pendapatan dan biaya.
Perusahaan dengan risiko bisnis yang tinggi cenderung menghindari pendanaan dengan menggunakan hutang dibandingkan dengan perusahaan dengan risiko bisnis yang lebih rendah. Risiko pasar merupakan kondisi yang dialami oleh suatu perusahaan yang disebabkan oleh perubahan kondisi dan situasi pasar di luar dari kendali perusahaan (Fahmi, 2010).
3. Efisiensi Perusahaan
Dalam teori ekonomi, ada dua pengertian efisiensi, yaitu efisiensi teknis dan efisiensi ekonomis. Efisiensi ekonomis mempunyai sudut pandang makro yang mempunyai jangkauan lebih luas dibanding efisiensi teknis yang bersudut pandang mikro. Pengukuran efisiensi teknis cenderung terbatas pada hubungan teknis dan operasional dalam proses konversi input menjadi output. Akibatnya usaha untuk meningkatkan efisiensi teknis hanya memerlukan kebijakan mikro yang bersifat internal, yaitu dengan pengendalian dan alokasi sumberdaya yang optimal.
Efisiensi merupakan salah satu parameter yang sering digunakan untuk mengukur kinerja organisasi. Tingkat efisiensi adalah pengukuran seberapa besar kemampuan perusahaan dalam melakukan kegiatan operasionalnya (Nursatyani, 2011).
4. Good Corporate Governance (GCG)
Good Corporate Governance (GCG) adalah seperangkat sistem yang mengatur dan mengendalikan perusahaan untuk menciptakan nilai tambah (Value added) bagi para pemangku kepentingan. Hal ini disebabkan karena Good Corporate Governance (GCG) dapat mendorong terbentuknya pola kerja manajemen yang bersih, transparan, dan Profesional (Arani, 2010).
Menurut Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor KEP- 117/M-MBU/2002, Corporate Governance adalah suatu proses dari struktur yang digunakan oleh orang BUMN untuk meningkatkan keberhasilan usaha dan akuntabilitas perusahaan guna mewujudkan nilai pemegang saham dalam jangka panjang dengan tetap memerhatikan kepentingan stakeholder lainnya, berlandaskan peraturan perundangan dan nilai-nilai etika.
5. Kinerja Keuangan
Rasio keuangan merupakan alat ukur yang seringkali digunakan untuk melihat kinerja suatu organisasi. Alat ukur satu ini memang mampu menyediakan informasi tentang kinerja keuangan suatu organisasi secara keseluruhan, akan tetapi sedikit sekali menyediakan informasi yang terkait kinerja mana yang harus ditingkatkan atau yang harus menjadi perhatian untuk lebih focus agar dapat meningkatkan kinerja organisasi secara keseluruhan (Tanjung dan Devi, 2013).
Menurut Hastuti dalam Pranata (2007) kinerja perusahaan adalah hasil dari banyak keputusan individual yang dibuat secara terus menerus oleh manajemen.
Oleh karena itu untuk menilai kinerja perusahaan perlu melibatkan analisis dampak keuangan kumulatif dan ekonomi dari keputusan yang dibuat dan mempertimbangkannya dengan menggunakan ukuran komperstif. Kinerja keuangan merupakan salah satu faktor yang menunjukan efektifitas dan efisiensi suatu organisasi dalam rangka mencapai tujuannya.
METODOLOGI PENELITIAN
Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index. Sampel yang digunakan adalah 18 perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index periode 2011-2013. Pengambilan sampel yang digunakan teknik purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan yaitu dengan uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi. Kemudian analisis regresi berganda, uji F, uji t, dan koefisien determinasi. Dalam penelitian ini menggunakan satu variabel dependen (kinerja keuangan) dan 3 varabel independen (risiko, tingkat efisiensi dan good corporate governance).Variabel penelitian dan definisi operasional variabel dalam penelitian ini digambarkan dalam tabel berikut:
Variabel Definisi Operasional
Rumus Skala
Sumber Data
Dependen:
Current Ratio (Kinerja Keuangan)
Kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek
Rasio
Direktori Perusahaan
Independen:
1. Erning per Share (Risiko)
2. ROA (Tingkat Efisiensi)
Bagian dari laba perusahaan, deviden dan modal yang dibagikan pada setiap saham.
Besarnya
profitabilitas yang dimiliki
perusahaan.
EAT
Laba Bersih Total Aktiva
Rasio
Rasio
Direktori Perusahaan
Direktori Perusahaan
3. GCG
Data yang diungkap oleh perusahaan
Jumlah item yang diungkapkan perusahaan jumlah item yang diharapkan
Rasio Annual Report
HASIL PENELITIAN
Penelitian ini menggunakan 3 varabel independen (risiko, tingkat efisiensi dan good corporate governance) untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kinerja keuangan perusahaan. Variabel risiko, tingkat efisiensi dan good corporate governance berpengaruh secara simultan terhadap kinerja keuangan perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index pada tahun 2011-2013.
Secara persial variabel risiko tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index pada tahun 2011- 2013.Sedangkan variabel tingkat efisiensi dan good corporate governance berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index pada tahun 2011-2013.
KESIMPULAN DAN SARAN Simpulan
1. Variabel risiko, tingkat efisiensi dan good corporate governance berpengaruh secara simultan terhadap kinerja keuangan perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index pada tahun 2011-2013.
2. Secara persial variabel risiko tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index pada tahun 2011- 2013.Sedangkan variabel tingkat efisiensi dan good corporate governance berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index pada tahun 2011-2013.
Saran
1. Menambahkan kategori perusahaan yang dijadikan sampel penelitian, tidak terbatas pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index. Misalnya meneliti perusahaan ataupun perbankan yang ada di Indonesia. Dan dapat memperpanjang rentang waktu penelitian, dengan menggunakan rentang waktu lebih panjang dan menggunakan data terbaru.
2. Penelitian berikutnya diharapkan lebih mengembangkan variabel lain yang dapat mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan. Untuk perusahaan sebaiknya lebih memperhatikan tingkat efisiensi dan pelaksanaan good corporate governance karena mempunyai pengaruh positif terhadap kinerja keuangan perusahaan.
DAFTAR PUSTAKA
Sumber Buku, Jurnal dan Skripsi:
Arani, Desna. 2010. “Hubungan Penerapan Prinsip Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan PT. Bank Syariah Mandiri”. Skripsi. Universitas Gunadarma.
Arthesa, Ade dan Handiman, Edia. 2006. Bank dan Lembaga Keuangan Bukan Bank. Jakarta: PT. indeks.
Arsyad, Azhar. 2010. Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Anton. 2012. “Analisis Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan”. Jurnal. Majalah Ilmiah Informatika Vol. 3 No. 1, januari 2012.
Brigham, Eugene F dan Houston, Joel F. 2010. Dasar Managemen Keuangan.
Edisi II Buku 1. Jakarta. Penerbit: Salemba Empat. (terjemah).
Fahmi, Irham. 2010. Manajemen Kinerja Teori dan Aplikasi. Bandung: Alfabeta.
Ghozali, Imam. 2005. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Edisi 2. Semarang: Badan Penerbitan Universitas Diponegoro.
. 2009. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Edisi 2.
Semarang: Badan Penerbitan Universitas Diponegoro.
Gitman, Lawrence. 2009. Principles Of Manajerial Financ.11th edition. Prentice Hall. (terjemah).
Gobel, Meryanti. 2013. “Analisis Efisiensi Biaya Operasional Melalui Pengelolaan Tunjangan Makan Dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Pada Perusahaan Jasa Outsourcing”. Jurnal. Jurnal EMBA Vol. 1 No.4 Desember 2013, Hal.
1868-1878.
Hastuti, Theresia Dwi. 2005. “Hubungan Antara Good Corporate Governance dan Struktur Kepemilikan Dengan Kinerja Keuangan”. Jurnal. SNA VIII Solo, 15- 16 September 2005.
Ibadil M, Muhamad. 2013.” Analisis Pengaruh Risiko, Tingkat Efisiensi, dan Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan”.
Skripsi. Semarang: FEB Universitas Diponegoro.
Koewn, Arthur J.dkk. 2010. Manajemen Keuangan. Edisi 10 Jilid 1. Indonesia:
Indeks.
Mudrajad, Kuncoro. 2002. Metode Kuantitaf (Teoridan Aplikasi untuk Bisnis dan Ekonomi),Unit Penerbitan dab Percetakan AMP YKPN. Yogyakarta.
Nickels, McHugh dan McHugh. 2009. Pengantar Bisnis. Edisi 8 Buku 1. Jakarta.
Penerbit: Salemba Empat.
Nursatyani, Anisa. 2011. “Analisis Pengaruh Efisiensi Operasi, Risiko kredit, Risiko Pasar, dan Modal Terhadap Kinerja Keuangan Perbankan”. Skripsi.
Semarang: FEB Universitas Diponegoro.
. 2010. Pengantar Bisnis. Edisi 8 Buku 2. Jakarta. Penerbit: Salemba Empat.
Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Ketiga. 2007. Jakarta: Balai Pustaka Departemen Pendidikan Nasional.
Keputusan menteri badan usaha milik Negara Nomor : KEP-117/M-MBU/2002 Tentang Penerapan Praktek Good Corporate Governance Pada Badan Usaha Milik Negara (Bumn).
Pranata, Yudha. 2007. “Pengaruh Penerapan Corporate Governance, Terhadap Kinerja Perusahaan”. Skripsi. Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia.
Surya, Indra dan Ivan, Yustiavandana. 2006. Penerapan Good Corporate Governance: Mengesampingkan Hak-Hak Istimewa demi Kelangsungan Usaha. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Siddharta, Utama dan Cynthia, Afriani. 2005. “Praktek Corporate Governance dan Penciptaan Nilai Perusahaan”. Jurnal. Usahawan No. 08/Th. XXXIV Agustus 2005.
Swastha, Basu dan Sukotjo, Ibnu. 2002. Pengantar Bisnis Modern. Edisi Keenam.
Yogyakarta: Liberty.
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif kualitatif & RND. Bandung:
Alfabeta.
. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif kualitatif & RND. Bandung: Alfabeta.
Tanjung, H dan Devi, A.2013. Metode Penelitian Ekonomi Islam. Jakarta:
Gramata Publishing.
Tapanjeh, Abdussalam Mahmoud Abu. 2006. ”Good Corporate Governance Mechanism and Firms' Operating and Financial Performance”. Insight from the Perspective of Jordanian Industrial Companies. Jurnal. King Saud Univ, Vol. 19, Admin. Sci. (2), pp. 101-121.
Umar, Husein. 2008. Metode Penelitian untu Skripsi dan Tesis Bisnis Edisi Kedua.
Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Wati, Like Monisa. 2012. “Pengaruh Praktek Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan di Bursa Efek Indonesia”. Jurnal.
Jurnal Manajemen, Volume 01, No 01, September 2012.
Sumber Dokumen:
Direktori Perusahaan Astra Agro Lestari Tbk 2011-1013 Direktori Perusahaan Adaro Energy Tbk 2011-2013 Direktori Perusahaan AKR Corporindo Tbk 2011-2013 Direktori Perusahaan Astra Internasional Tbk 2011-2013 Direktori Perusahaan Alam Sutera Reality Tbk 2011-2013 Direktori Perusahaan Global Mediacom Tbk 2011-2013 Direktori Perusahaan Charoen Pokhpand Tbk 2011-2013 Direktori Perusahaan Ciputra Development Tbk 2011-2013 Direktori Perusahaan XL Axiata Tbk 2011-2013
Direktori Perusahaan Indofood CBP Sukses Makmur Tbk 2011-2013 Direktori Perusahaan Vale Indonesia Tbk 2011-2013
Direktori Perusahaan Indofood Sukses Makmur Tbk 2011-2013 Direktori Perusahaan Indocement Tunggal Prakasa Tbk 2011-2013 Direktori Perusahaan Jasa Marga (Persero) Tbk 2011-2013
Direktori Perusahaan Kalbe Farma Tbk 2011-2013
Direktori Perusahaan PP London Sumatera Plantation Tbk 2011-2013 Direktori Perusahaan Media Nusantara Citra Tbk 2011-2013
Direktori Perusahaan Matahari Putra Prima Tbk 2011-2013 Annual Report Astra Agro Lestari Tbk 2011-1013
Annual Report Adaro Energy Tbk 2011-2013
Annual Report AKR Corporindo Tbk 2011-2013
Annual Report Internasional Tbk 2011-2013
Annual Report Alam Sutera Reality Tbk 2011-2013
Annual Report Global Mediacom Tbk 2011-2013
Annual Report Charoen Pokhpand Tbk 2011-2013
Annual Report Ciputra Development Tbk 2011-2013
Annual Report XL Axiata Tbk 2011-2013
Annual Report Indofood CBP Sukses Makmur Tbk 2011-2013
Annual Report Vale Indonesia Tbk 2011-2013
Annual Report Indofood Sukses Makmur Tbk 2011-2013
Annual Report Indocement Tunggal Prakasa Tbk 2011-2013
Annual Report Jasa Marga (Persero) Tbk 2011-2013
Annual Report Kalbe Farma Tbk 2011-2013
Annual Report PP London Sumatera Plantation Tbk 2011-2013
Annual Report Media Nusantara Citra Tbk 2011-2013
Annual Report Matahari Putra Prima Tbk 2011-2013
Sumber Internet:
http://www.idx.co.id
http://www.sahamok.com/bei/jii/