• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH SUBTITUSI TEPUNG TEMULAWAK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGARUH SUBTITUSI TEPUNG TEMULAWAK"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH SUBTITUSI TEPUNG TEMULAWAK (Curcuma xanthorhiza L.) DAN TEPUNG KUNYIT (Curcuma domestica) DALAM RANSUM TERHADAP

KANDUNGAN LEMAK ABDOMINAL AYAM BROILER STRAIN CP-707

SKRIPSI

Diajukan Kepada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta untuk Memenuhi Sebagai Persyaratan Guna Memperoleh

Gelar Sarjana Sains Biologi

Disusun Oleh : FAJAR ADI GUNAWAN

05308144001

PROGRAM STUDI BIOLOGI JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI

FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

2012

(2)

ii

(3)

iii

(4)

iv

(5)

v

MOTTO DAN PERSEMBAHAN

Sesungguhnya sesudah kesulitan itu pasti akan ada kemudahan maka apabila telah selesai (dari urusan) kerjakanlah dengan sunguh- sungguh (urusan) yang lain. Dan kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap (QS. Al-Insyirah : 5-8)

Orang yang menua dan renta dalam hidup yang lemah, biasanya berasal dari orang muda yang tidak tegas untuk kebaikannya sendiri.

Segala sesuatu ditentukan oleh niatnya. (Mario Teguh)

Kupersembahkan karya kecilku ini kepada Ayahanda dan Ibunda tercinta, Kakek dan Nenekku (alm.) dan Anandaku tercinta yang selalu mendoakan dan menantikan keberhasilanku serta semua orang yang selalu menyayangiku dan selalu memberikan semangat,

Universitasku tercinta “Universitas Negeri Yogyakarta

(6)

vi

KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah segala puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan hidayah-NYA yang telah dilimpahkan, Sholawat serta salam kita panjatkan kepada Nabi besar Muhammad SAW yang selalu menuntun hidup kita hingga akhir zaman. Alhamdulillah penulisan laporan skripsi dengan judul ”Pengaruh Subtitusi Tepung Temulawak (Curcuma xanthorhiza L.) dan Tepung Kunyit (Curcuma domestica) Dalam Ransum Terhadap Kandungan Lemak Abdominal Ayam Broiler Strain CP-707” dapat terselesaikan dengan baik.

Laporan Skripsi ini ditujukan untuk memenuhi sebagai persyaratan guna memperoleh gelar Sarjana Biologi di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta. Selama penulisan laporan skripsi ini banyak sekali kendala yang dialami, namun demikian berkat bantuan, dukungan, dorongan, motivasi, dan doa dari semua pihak akhirnya penulisan laporan skripsi ini dapat terselesaikan. Pada kesempatan ini, penulis ingin menyampaikan rasa banyak terima kasih kepada:

1. Bapak Dr. Hartono, M.Si, selaku Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta yang telah memberi izin pelaksanaan Tugas Akhir Skripsi.

2. Bapak Dr. Suyanta, M.Si, selaku Pembantu Dekan I Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta yang telah memberi izin pelaksanaan Tugas Akhir Skripsi.

(7)

vii

3. Bapak Dr. Slamet Suyanto, M.Ed, selaku Ketua Jurusan Pendidikan Biologi yang telah memberikan izin penelitian dan pembuatan Tugas Akhir Skripsi.

4. Dr. Ir. Astuti, M.P, selaku Pembimbing I yang telah berkenan dan sabar membimbing dan mengarahkan dari awal proses penelitian hingga terselesainya skripsi ini.

5. Evi Yulianti, M.Sc, selaku Pembimbing II dan Ketua Jurusan Biologi yang telah berkenan dan sabar membimbing dan mengarahkan dari awal proses penelitian hingga terselesainya skripsi ini.

6. Sukiya, M.Si, selaku penguji utama yang telah banyak memberikan masukan dan saran untuk perbaikan skripsi ini.

7. Drajat Pramiadi M.Si, selaku penguji pendamping yang telah banyak memberikan masukan dan saran untuk perbaikan skripsi ini.

8. Ayah, Ibu, kakek dan Alm nenekku terima kasih atas kasih sayang, pengorbanan, semanagat serta doa yang tulus yang kalian berikan hingga aku seperti saat ini.

9. Bapak Sumardi dan Ibu Tri Setyaningsih Sumardi selaku sebagai pemilik peternakan yang telah memberikan ijin, petunjuk dan bimbingannya selama melaksanakan penelitian di peternakan Unggul, Yogyakarta.

10. Mas Topo, Mas Ibnu, Mas Dedi yang telah banyak memberikan masukan selama melaksanakan penelitian di peternakan Unggul, Yogyakarta.

11. Sahabatku Irfan, Irwan, Rina, atas dukungan dan semangat dari kalian.

(8)

viii

12. Seseorang yang selalu mengerti aku, terima kasih atas cinta dan kasihnya, karena kau selalu memberiku secercah cahaya dan mengajarkankanku bahwa hidup harus berjuang.

13. Teman–Teman Biologi NR 2005 yang selalu berjuang bersama waktu kuliah dan memberikan berbagai pengalaman.

14. Seluruh pihak yang telah membantu kelancaran penelitian ini yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu.

Semoga amal dan kebaikan kita mendapat Ridho dari Allah SWT. Dengan penuh kesadaran bahwa tidak ada yang sempurna di dunia ini, maka penulis mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan dan jika ada kebenaran dalam penulisan ini datangnya hanya dari Allah SWT.

(9)

ix DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PERSETUJUAN ... ii

HALAMAN PERNYATAAN ... iii

HALAMAN PENGESAHAN ... iv

MOTTO DAN PERSEMBAHAN ... v

KATA PENGANTAR ... vi

DAFTAR ISI ... ix

DAFTAR TABEL ... xiii

DAFTAR GAMBAR ... xv

DAFTAR LAMPIRAN ... xvi

ABSTRAK ... xvii

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Identifikasi Masalah ... 3

C. Batasan Masalah... 4

D. Rumusan Masalah ... 4

E. Tujuan Penelitian ... 4

F. Manfaat Penelitian ... 5

G. Batasan Istilah ... 5

(10)

x BAB II KAJIAN PUSTAKA

A. Ayam Broiler Strain CP-707 ... 7

1. Deskripsi Ayam Broiler ... 7

2. Kebutuhan Nutrisi Ayam Pedaging ... 11

3. Sistem Pencernaan Ayam Broiler ... 13

4. Penyerapan Zat Makanan pada Unggas ... 16

B. Temulawak (Curcuma xanthorhiza L.) ... 18

1. Deskiripsi Tanaman Temulawak (Curcuma xanthorhiza L.) ... 18

2. Klasifikasi Tanaman Temulawak (Curcuma xanthorhiza L.)... 19

3. Kandungan Zat Kimia Temulawak (Curcuma xanthorhiza L.). 19 C. Kunyit (Curcuma domestica)... 21

1. Deskripsi Tanaman Kunyit (Curcuma domestica) ... 21

2. Klasifikasi Tanaman Kunyit (Curcuma domestica) ... 22

3. Kandungan Zat Kimia Kunyit (Curcuma domestica) ... 22

4. Aktivitas Farmakologi Kunyit (Curcuma domestica) ... 23

5. Manfaat Tanaman Kunyit (Curcuma domestica) ... 24

D. Lipid ... 25

1. Definisi Lipid ... 25

2. Klasifikasi Lipid ... 26

3. Fungsi Lemak ... 27

4. Lemak Abdominal ... 28

5. Pencernaan Lemak ... 30

6. Absorbsi Lemak ... 31

(11)

xi

1. Metabolisme Lemak ... 32

2. Pengaruh Lemak pada Ternak ... 38

A. Kerangka Berfikir... 38

B. Hipotesis ... 40

BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian ... 41

B. Definisi Operasional Variabel ... 42

C. Waktu dan Tempat Penelitian ... 42

1. Waktu Penelitian ... 42

2. Tempat Penelitian... 43

D. Populasi dan Sampel Penelitian ... 43

1. Populasi Penelitian ... 43

2. Sampel Penelitian ... 43

E. Variabel Penelitian ... 44

1. Variabel Bebas ... 44

2. Variabel Tergayut... 44

F. Teknik Pengambilan Sampel ... 44

G. Alat dan Bahan ... 45

1. Alat ... 45

2. Bahan... 45

H. Prosedur Kerja ... 46

1. Tahap Pemeliharaan Ayam Broiler ... 46

(12)

xii

a. Tahap Persiapan ... 46

b. Tahap Pelaksanaan ... 47

2. Pembuatan Tepung Temulawak dan Kunyit ... 49

3. Pembuatan Campuran Ransum dengan Tepung Temulawak dan Kunyit ... 49

4. Uji Lemak ... 50

I. Pengambilan Data ... 51

J. Teknik Analisis Data ... 51

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Hasil Penelitian ... 53

1. Kadar Lemak Abdominal ... 53

2. Berat Badan dan Pertambahan Berat Badan ... 56

a. Berat Badan Ayam Broiler Selama 30 Hari ... 56

b. Pertambahan Berat Badan Ayam Broiler ... 60

3. Kebutuhan Ransum Ayam ... 60

4. Konversi Pakan (FCR) ... 61

B. Pembahasan ... 63

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan ... 69

B. Saran ... 69

DAFTAR PUSTAKA ... 70

LAMPIRAN ... 73

(13)

xiii

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Ciri-Ciri Ayam Pedaging Strain CP-707 ... 8 Tabel 2. Kandungan yang Terkandung dalam Daging Ayam 100 gram... 9 Tabel 3. Persyaratan Mutu untuk Ayam Broiler Fase Finisher ... 10 Tabel 4. Kebutuhan Zat Makanan Ayam Pedaging Fase Starter dan Fase

Finisher ... 12 Tabel 5. Komposisi Kimia Kunyit ... 23 Tabel 6. Analisis Kimia dari Tepung Kunyit dan Temulawak ... 24 Tabel 7. Perlakuan Temulawak dan Kunyit terhadap Ayam Broiler CP-707 .. 41 Tabel 8. Komposisi Nutrisi Ransum BR 1 SP ... 48 Tabel 9. Kadar Lemak Abdominal pada Ayam Broiler Strain CP-707 Setelah Perlakuan ... 53 Tabel 10. Sidik Ragam Analisis Satu Arah Kadar Lemak Abdominal Ayam

Broiler Strain CP-707 Setelah Perlakuan ... 55 Tabel 11. Hasil Uji DMRT Kadar Lemak Abdominal Ayam Broiler Strain

CP-707 dengan Perlakuan Penambahan Tepung Temulawak dan

Tepung Kunyit Setelah Perlakuan ... 56 Tabel 12. Berat Badan Ayam Broiler Strain CP-707 (kg/ekor/3 hari) Setelah Perlakuan ... 56 Tabel 13. Sidik Ragam Analisis Satu Arah Berat Badan Ayam Broiler

Strain CP-707 Setelah Perlakuan ... 57 Tabel 14. Hasil Uji DMRT Berat Badan Ayam Broiler Strain CP-707

dengan Perlakuan Penambahan Tepung Temulawak dan

Tepung Kunyit Setelah Perlakuan ... 58 Tabel 15. Pertambahan Bobot Badan Ayam (gr/ekor/30hari) Setelah

Perlakuan ... 59

(14)

xiv

Tabel 16. Kebutuhan Ransum Ayam Setelah Perlakuan Selama 30 Hari

Setelah Perlakuan ... 60 Tabel 17. Rerata Feed Conversion Ratio (FCR) Setelah Perlakuan

Selama 30 hari ... 61 Tabel 18. Sidik Ragam Analisis Satu Arah Feed Conversion Ratio (FCR)

Ayam Broiler Strain CP-707 ... 62

(15)

xv

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Ayam Broiler CP–707 ... 7

Gambar 2. Fase Pertumbuhan Ayam Broiler ... 13

Gambar 3. Sistem Pencernaan Ayam Broiler ... 14

Gambar 4. Rimpang Temulawak (Curcuma xanthorhiza L.) ... 18

Gambar 5. Tanaman Temulawak (Curcuma xanthorhiza L.) ... 19

Gambar 6. Rimpang Kunyit (Curcuma domestica). ... 21

Gambar 7. Tanaman Kunyit (Curcuma domestica). ... 22

Gambar 8. Struktur Kimia Lemak ... 26

Gambar 9. Pengangkutan Asam Lemak Melalui Membran Mitokondria ... 35

Gambar 10. Jalur-Jalur Utama Metabolisme Lemak ... 37

Gambar 11. Bagan Penurunan Kadar Lemak Abdominal Setelah Perlakuan .. 54

Gambar 12. Bagan Rerata Pertambahan Berat Badan Ayam (g/ekor/hari) Setelah Perlakuan ... 53

Gambar 13. Kebutuhan ransum Ayam Selama 30 hari Setelah Perlakuan ... 60

Gambar 14. Bagan Rerata Feed Conversion Ratio (FCR) Setelah Perlakuan . 62 Gambar 15. Metabolisme Lemak pada Unggas ... 67

(16)

xvi

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Kadar Lemak Abdominal pada Ayam Broiler Strain CP-707

Setelah Perlakuan ... 73 Lampiran 2. Berat Badan Ayam (100rg/ekor/hari) Setelah Perlakuan ... 73 Lampiran 3. Kebutuhan Ransum Ayam Per Hari (gram) ... 75 Lampiran 4. Hasil Olahan Statistika Analisis Ragam (ANAVA) dan Uji

Duncan terhadap Kadar Lemak Abdominal ... 76 Lampiran 5. Hasil Olahan Statistika Analisis Ragam (ANAVA) dan Uji

Duncan terhadap Pertambahan Berat Badan ... 77 Lampiran 6. Hasil Olahan Statistika Analisis Ragam (ANAVA) terhadap

Feed Conversion Ratio (FCR) ... 78 Lampiran 7. Analisis Kadar Lemak Abdominal Ayam Broiler Strain CP-707

Di CV. CHEM-MIX PRATAMA ... 79 Lampiran 8. Foto-Foto Selama Penelitian ... 82

(17)

xvii

PENGARUH SUBTITUSI TEPUNG TEMULAWAK (Curcuma xanthorhiza L.) DAN TEPUNG KUNYIT (Curcuma domestica) DALAM RANSUM TERHADAP

KANDUNGAN LEMAK ABDOMINAL AYAM BROILER STRAIN CP-707

Oleh :

Fajar Adi Gunawan 05308144001

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh subtitusi tepung temulawak (Curcuma xanthorhiza L.) dan tepung kunyit (Curcuma domestica) dan kombinasi tepung temulawak dengan kunyit dalam ransum terhadap kadar lemak abdominal ayam broiler strain CP-707.

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dilaksanakan selama 30 hari. Objek dalam penelitian ini adalah 21 ekor ayam broiler strain CP-707 yang terbagi dalam 7 kelompok perlakuan konsentrasi tepung temulawak (Curcuma xanthorhiza L.) dan tepung kunyit (Curcuma domestica) yang terdiri dari T0 (kontrol) = 100%

pakan/hari, T1 = 5% temulawak + 95% pakan/hari, T2 = 10% temulawak + 90%

pakan/hari, T3 = 5% kunyit + 95% pakan/hari, T4 = 10% kunyit + 90% pakan/hari, T5

= 5% temulawak + 10% kunyit + 85% pakan/hari, dan T6 = 10% temulawak + 5%

kunyit + 85% pakan/hari. Metode yang digunakan untuk mengukur kadar lemak abdominal ini adalah Metode Ekstraksi Sokhlet. Data dianalisis dengan menggunakan analisis varian satu arah (ANAVA). Jika menunjukkan adanya pengaruh yang nyata maka dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan’s Multiple Range Test).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung temulawak dan tepung kunyit terhadap lemak abdominal memberikan pengaruh nyata dengan analisis varian satu arah (ANAVA) menunjukkan bahwa nilai rata-rata P<0,05. Rerata kadar lemak abdominal tertinggi yaitu pada kelompok T0 sebesar 7,3768% dan yang terendah pada kelompok T6 sebesar 3,13395%. Dari hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa tepung temulawak dan tepung kunyit dapat menekan kadar lemak abdominal pada ayam broiler strain CP-707.

Kata kunci : Lemak Abdominal, Ayam Broiler, Temulawak (Curcuma xanthorhiza L.), Kunyit (Curcuma domestica).

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah menumbuhkan kesadaran akan pentingnya akuntansi bagi dan membekali keterampilan dalam pengelolaan keuangan atau

Meskipun demikian ada pula jenis yang menyukai daerah muara sungai dengan pantai yang agak terlindung (semi-exposed) serta salinitas perairan yang relatif rendah, yaitu

Sejarah atau kisah yang terdapat dalam Alquran memiliki makna tersendiri jika dibandingkan dengan yang lain, maka dari itu kita perlu untuk mengetahui

Suatu keadaan yang menimpa seseorang yang dapat menyebabkan sesuatu yang mengancam jiwanya dalam arti memerlukan pertolongan Tepat , Cermat , dan Cepat , bila tidak maka

(2) Masyarakat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah kelompok warga Negara Indonesia non Pemerintah yang mempunyai perhatian dan peranan dalam bidang pendidikan yang

Pilihan “Demo and Full Installation” digunakan jika anda ingin menjalankan Live CD atau melakukan instalasi Ubuntu secara permanen, baik instalasi penuh (membuang sistem Windows

Model analisis dengan kerangka kerja Tiwana, perancangan dan implementasi perangkat lunak untuk Prototipe KMS berbasis web dan menggunakan metode Prototipe Sistem Informasi model