• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERNAL ATAS PENGELOLAAN PERSEDIAAN BARANG DAGANG PADA CV ANEKA STEEL TEKNIK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "ANALISIS EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERNAL ATAS PENGELOLAAN PERSEDIAAN BARANG DAGANG PADA CV ANEKA STEEL TEKNIK"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERNAL ATAS PENGELOLAAN PERSEDIAAN BARANG DAGANG PADA CV ANEKA

STEEL TEKNIK

Alimatul Umroh

1

, Teguh Purwanto

2

, Aji Prasetyo

3

Mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

1

Dosen Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

2, 3

[email protected] ABSTRAK

Pengendalian internal diperlukan untuk menjaga persediaan dari hal-hal buruk yang mungkin terjadi. Dengan adanya pengendalian internal yang baik dan teratur dalam mengelola persediaan barang dagangan, maka pimpinan perusahaan akan memperoleh laporan-laporan yang bermanfaat untuk meningkatkan efektivitas perusahaan juga membantu dalam mengambil keputusan maupun pertanggungjawaban dalam memimpin perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan pengendalian intern terhadap sistem pengelolaan persediaan barang dagangan pada CV. Aneka Steel Teknik sudah berjalan secara efektif atau belum. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif yaitu analisis deskriptif.

Disimpulkan bahwa pengendalian intern terhadap sistem pengelolaan persediaan barang dagangan pada CV. Aneka Steel Teknik belum efektif. Karena masih adanya perangkapan jabatan dan lemahnya pengawasan. Sebaiknya pengawasan terhadap persediaan barang dagangan dilakukan lebih ketat dan teliti lagi. Agar tidak terjadi penyimpangan atau kekeliruan dalam pengelolaan barang dagang.

Kata kunci : Pengendalian internal, persediaan, pengendalian persediaan ABSTRACT

Internal control is needed to keep inventory of bad things that might happen. With the existence of good and regular internal control in managing merchandise inventories, the company leaders will obtain useful reports to increase the effectiveness of the company also help in making decisions and accountability in leading the company. The purpose of this study is to find out whether the application of internal control to merchandise inventory management systems on CV. Various Steel Techniques have been running effectively or not. This study uses a qualitative approach method that is descriptive analysis. It was concluded that internal control of merchandise inventory management systems on CV. Aneka Steel Technique is not yet effective. Because there are still multiple positions and weak supervision. It is better to monitor the inventory of merchandise more strictly and thoroughly. In order to avoid irregularities or errors in the management of merchandise.

Keywords: Internal control, inventory, inventory control.

PENDAHULUAN

Salah satu unsur yang paling aktif dalam perusahaan dagang adalah persediaan. Persediaan merupakan barang dagangan yang dibeli kemudian disimpan untuk dijual dalam operasi normal perusahaan sehingga perusahaan senantiasa memberikan perhatian yang besar dalam persediaan.

Menumpuknya persediaan juga bukan merupakan hal yang baik karena penumpukan persediaan menimbulkan kerugian seperti barang hilang.

Kerusakan, penyimpanan yang tidak

benar, lalai untuk mencatat permintaan,

banyak yang dikeluarkan tidak sesuai

pesanan, dan semua kemungkinan

lainnya juga dapat menyebabkan catatan

(2)

persediaan berbeda dengan persediaan yang sebenarnya ada di gudang. Maka perusahaan harus mempunyai suatu sistem pengelolaan persediaan yang efektif dan diperlukan suatu pengendalian internal yang memadai.

Pengendalian internal adalah usaha yang terdiri dari kebijakan dan prosedur yang diterapkan untuk memberikan keyakinan memadai bahwa tujuan tertentu suatu usaha dapat tercapai.

Dengan adanya pengendalian internal yang baik dan teratur dalam mengelola persediaan barang dagangan, maka pimpinan perusahaan akan memperoleh laporan-laporan yang bermanfaat untuk meningkatkan efektivitas perusahaan juga membantu dalam mengambil keputusan maupun pertanggungjawaban dalam memimpin perusahaan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan pengendalian intern terhadap sistem pengelolaan persediaan barang dagangan pada CV. Aneka Steel Teknik.

Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: (1) Bagaimana penerapan pengendalian internal terhadap pengelolaan persediaan barang dagang pada CV. Aneka Steel Teknik?

(2) Bagaimanakah bentuk dan proses pelaksanaan pengendalian internal terhadap pengelolaan persediaan barang dagang pada CV. Aneka Steel Teknik?

Tujuan dari penelitian ini yaitu : (1) Untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam menyelesaikan perkuliahan Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. (2) Sebagai salah satu perwujudan dari Tri Dharma Perguruan Tingggi dan untuk menerapkan ilmu pengetahuan atau teori yang didapat serta untuk memperoleh pengalaman praktis dalam penelitian. (3) untuk mengetahui bagaimana efektivitas pengendalian internal atas pengelolaan

persediaan barang dagang pada CV.

Aneka Steel Teknik.

TINJAUAN PUSTAKA Landasan Teori

Pengendalian internal pengendalian internal adalah suatu usaha yang terdiri dari kebijakan dan prosedur yang diterapkan untuk memberikan keyakinan memadai bahwa tujuan tertentu suatu usaha dapat tercapai

Menurut AICPA (American Institute of Certified PublicAccountants) dalam SAS (Statement on Auditing Standards) No. 78 yang terdapat dalam Standar Profesi Akuntan Publik menyatakan bahwa komponen pengendalian internal terdiri dari: (1) Lingkungan Pengendalian, Menurut Singleton (2007:28), “lingkungan pengendalian memiliki beberapa elemen penting diantaranya yaitu: falsafah dan gaya manajemen operasi , struktur organisasi, komite audit, penetapan wewenang dan tanggung jawab, metode pengawasan manajemen, fungsi audit internal, praktek dan kebijakan karyawan, pengaruh eksternal. (2) Penilaian resiko (3) Informasi (4) Pengawasan (5) aktivitas pengendalian.

Aktivitas pengendalian dapat dikategorikan dalam berbagai aktivitas diantaranya yaitu: otorisasi transaksi, pemisahan tugas, catatan akuntansi, pengendalian akses, verifikasi independen, pemantauan.

Persediaan

persediaan adalah aktiva yang

tersedia untuk dijual dalam kegiatan

usaha normal dalam proses produksi

atau yang dalam perjalanan dalam

(3)

bentuk bahan atau perlengkapan untuk digunakan dalam proses produksi atau pemberian jasa (Warren dan Reeve, 2005:425)

persediaan adalah istilah yang diberikan untuk aktiva yang akan dijual dalam kegiatan normal perusahaan atau aktiva yang dimasukkan secara langsung atau tidak langsung ke dalam barang yang akan di produksi dan kemudian dijual (Stice dan Skousen, 2009:571)

Kesimpulanny adalah bahwa persediaan merupakan istilah yang menunjukkan segala sesuatu dari sumber daya dalam proses yang bertujuan untuk mengantisipasi terhadap segala kemungkinan yang terjadi baik karena adanya permintaan maupun ada masalah lain.

Pengendalian persediaan

Perencanaan dan pengendalian merupakan bagian dari manajemen perusahaan. Pengendalian tanpa perencanaan adalah sia-sia dan perencanaan tanpa pengendalian merupakan tindakan yang tidak efektif.

Adapun tujuan perencanaan pengendalian adalah (1) agar jumlah persediaan barang yang tersedia tidak terlalu banyak, artinya dalam jumlah yang cukup efeisiensi dan efektif. (2) operasi perusahaan yang khususnya proses produksi dapat berjalan secara efisiensi dan efektif. (3) implikasi penyediaan barang yang efisiensi demi untuk kelancaran proses produksi berarti harus disediakan investasi jumlah modal dalam jumlah yang memadai.

METODE PENELITIAN

Subyek dan Obyek Penelitian 1. Subyek Penelitian :

S esuai dengan Sesuai dengan fokus penelitian yaitu tentang pengendalian internal pengelolaan persediaan barang dagang, maka subyek peneliti yaitu pekerja bagian kantor perusahaan, pekerja bagian gudang perusahaan, dan pekerja lainnya yang masih bersangkutan dengan fokus penelitian yang diambil.

2. Obyek Penelitian : CV Aneka Steel Teknik

Kerangka Konseptual

Gambar 1 Kerangka Konseptual Sumber : Data diolah

Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah : 1. Observasi

PERSEDIAAN BARANG DAGANG

PENGENDALIAN PERSEDIAAN - Otorisasi transaksi - Pemisahan tugas - Catatan akuntansi - Pengendalian akses - Verifikasi

independen ANALISIS DAN EVALUASI TERHADAP

PENGENDALIAN PERSEDIAAN EFEKTIVITAS TERHADAP

PENGENDALIAN

INTERNAL

(4)

2. Wawancara 3. Dokumentasi Teknik Analisis Data

Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara pendekatan deskriptif kualitatif, yang dimana untuk menganalisis data dengan cara pemaparan hasil penelitian, mengelola hasil penelitian, menggambarkan dan menafsirkan hasil penelitian dengan susunan kata-kata dan kalimat secara deskriptif sebagai jawaban atas permasalahan yang diteliti. Langkah- langkah analisis data dalam penelitian ini sebagai berikut:

1. Mengumpulan data mengenai objek penelitian untuk memahami latar belakang dan kondisi dari CV.

Aneka Steel Teknik.

2. Menelaah seluruh data yang terkumpul dari berbagai sumber, baik melalui studi lapangan dan studi dokumentasi.

3. Membandingkan data yang diperoleh dengan teori yang telah diungkapkan dalam landasan teori.

4. Membahas da menganalisis data yang ada.

5. Menuliskan laporan hasil penelitian.

6. Menarik kesimpulan dari hasil penelitian dan memberikan saran perbaikan.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Lingkungan Pengendalian Internal

a. Falsafah dan gaya manajemen pada CV Aneka Steel Teknik ini semua karyawan ditekankan untuk bertindak dan bersikap jujur kepada konsumen, pemasok dan semua pihak yang berhubungan dengan perusahaan. Sedangkan gaya operasi manajemen menekankan pentingnya laporan-laporan yang menunjukkan informasi yang benar tentang transaksi yang berhubungan dengan persediaan barang dagang.

b. Struktur organisasi pada CV Aneka Steel Teknik telah dirancang dan disusun dengan baik yaitu secara fungsional.

c. Komite audit, CV Aneka Steel Teknik tidak memiliki komite audit namun pihak pemilik CV Aneka Steel Teknik dapat memanggil auditor eksternal untuk mengadakan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pengendalian internal persediaan barang dagang.

d. Penetapan wewenang dan tanggung jawab pada CV Aneka Steel Teknik dirumuskan secara tertulis dalam uraian tugas perusahaan. Dengan adanya wewenang dan tanggung jawab yang jelas untuk setiap bagian, maka setiap bagian dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dalam mencapai tujuan perusahaan.

e. Metode pengendalian manajemen dalam observasi yang dilakukan untuk memantau aktivitas setiap fungsi, pemilik CV Aneka Steel Teknik mengecek langsung catatan atas transaksi yang disertai bukti- bukti yang terkait dengan transaksi tersebut.

f. Fungsi audit internal, peran dan

fungsi audit internal telah dirangkap

(5)

oleh pemilik CV Aneka Steel Teknik sendiri.

g. Praktek dan kebijakan karyawan, kebijakan karyawan dan prosedur karyawan CV Aneka Steel Teknik merupakan hal penting bagi jalannya pengawasan karena karyawan merupakan komponen yang penting dalam pelaksanaan pengendalian internal pada CV Aneka Steel Teknik.

h. Pengaruh eksternal, dalam membuat kebijakan atas pengendalian persediaan CV Aneka Steel Teknik juga memperhatikan pengaruh-pengaruh dari prihak eksternal.

Penilaian Resiko

Dalam mempekerjakan tenaga kerja, perusahaan mengadakan proses pelatihan terlebih dahulu. Hal ini dilaksanakan untuk mencegah resiko dan kesalahan yang dilakukan oleh tenaga kerjanya. Dalam menjalankan fungsi sistem informasi, CV. Aneka Steel Teknik menggunakan bantuan komputer program microsoft office excel untuk memproses transaksi mengenai pengelolaan persediaan barang dagangan. Namun Penilaian resiko yang dilakukan oleh CV. Aneka Steel Teknik belum optimal karena pernah terjadi beberapa kali jumlah persediaan barang menurut laporan persediaan barang tidak sesuai dengan fisik barang yang sesungguhnya.

Informasi dan Komunikasi

Informasi dan komunikasi yang ada di CV. Aneka Steel Teknik berjalan dengan cukup baik. Informasi yang diperlukan untuk pimpinan disajikan oleh pihak yang berkepentingan dengan detil-detil yang

cukup dan pada waktu yang tepat untuk pengambilan keputusan.

Pengawasan

Pengawasan yang dilakukan CV.

Aneka Steel Teknik ini belum berjalan lancar dan belum maksimal.

Lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh karyawan CV. Aneka Steel Teknik mengakibatkan pernah terjadi kehilangan barang dagangan baik di toko maupun di gudang. Selain itu lemahnya pengawasan juga mempengaruhi keluar masuknya barang yang berpengaruh terhadap laporan persediaan sehingga jumlah persediaan barang menurut laporan persediaan tidak sesuai dengan fisik barang yang sesungguhnya.

Aktivitas Pengendalian Persediaan Barang Dagangan

a. Otorisasi Transaksi

Otorisasi atas transaksi dan aktivitas dilakukan dengan pembubuhan tanda tangan oleh orang yang berwewenang pada dokumen untuk transaksi. Setiap yang terjadi harus di otorisasi oleh atasan yang berwewenang dan dicatat sesuai prosedur pencatatan tertentu sehingga dapat menghasilkan informasi yang akurat karena pada CV.

Aneka Steel Teknik pernah beberapa kali terjadi ketidakcocokan antara jumlah fisik persediaan barang yang ada di gudang dengan sistem pencatatan.

b. Pemisahan Tugas

CV. Aneka Steel Teknik telah

menerapkan pemisahan tugas

yaitu sebagai berikut:

(6)

- Fungsi gudang dilakukan oleh bagian gudang - Fungsi pembelian

dilakukan oleh bagian pembelian

- Fungsi pembayaran dilakukan oleh bagian keuangan

- Fungsi pencatatan dilakukan oleh bagian akuntansi

- Fungsi penerimaan barang dilakukan oleh bagian penerimaan barang.

c. Catatan Akuntansi

CV. Aneka Steel Teknik telah membuat catatan yang bertujuan untuk pengawasan persediaan.

Pencatatan persediaan barang dagangan yang dilakukan yaitu menggunakan metode sistem pencatatan perpetual dan menggunakan metode penilaian biaya rata-rata (average). Namun kesalahan input/pemasukan data juga pernah terjadi pada CV.

Aneka Steel Teknik sehingga menyebabkan jumlah persediaan menurut laporan persediaan tidak sesuai dengan fisik barang yang sesungguhnya.

d. Pengendalian Akses

Perlindungan fisik atas persediaan pada CV. Aneka Steel Teknik sudah cukup baik, yakni dengan tersedianya gudang sebagai tempat penyimpanan barang dagangan.

e. Verifikasi Independen

Tidak ada verifikasi independen pada CV. Aneka Steel Teknik.

Pengawasan terhadap segala kegiatan yang berada di lingkungan CV Aneka Steel Teknik dilakukan sendiri oleh pemilik CV Aneka Steel Teknik.

SIMPULAN

Berdasarkan dari hasil penelitian dan pembahasan efektivitas pengendalian internal atas pengelolaan persediaan barang dagang pada CV Aneka Steel Teknik yang telah dipaparkan pada bab sebelumnya, berikut beberapa kesimpulan yang dapat diambil:

1. Dalam lingkungan pengendalian CV Aneka Steel Teknik sudah menerapkan pemisahan tugas dan fungsi namun hal ini belum mencerminkan adanya pemisahan fungsi yang baik karena masih ada perangkapan tugas dan fungsi audit internal yang juga dilakukan oleh pemilik CV Aneka Steel Teknik.

2. CV Aneka Steel Teknik tidak mempunyai komite audit bagian yang menangani laporan keuangan.

3. Penilaian resiko untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola resiko yang dilakukan oleh CV Aneka Steel Teknik belum optimal karena beberapa kali jumlah persediaan barang dagang menurut laporan persediaan barang tidak sesuai dengan fisik barang yang sesungguhnya.

4. Pelaksanaan informasi dan

komunikasi pada CV Aneka Steel

Teknik untuk mendukung

pengendalian internal berjalan

cukup baik. Adanya komunikasi

(7)

yang baik antara atasan dan bawahan.

5. Lemahnya pengawasan terhadap keluar masuknya barang yang dilakukan oleh CV Aneka Steel Teknik berpengaruh terhadap laporan persediaan dan juga mengakibatkan terjadinya barang hilang.

IMPLIKASI

1. Sebaiknya perlu dibuat fungsi audit internal yang berdiri sendiri agar dapat menyelidiki dan menilai efektivitas pelaksanaan unsur-unsur pengendalian internal persediaan yang telah ditetapkan oleh manajemen dan sebaiknya proses audit internal dilakukan secara teratur.

2. Sebaiknya dilakukan pembentukan komite audit agar kualitas pengawasan iternal terhadap laporan keuangan dapat ditingkatkan dan agar pengendalian inernal jadi leih efektif.

3. Penilaian resiko untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola resiko yang dilakukan oleh CV Aneka Steel Teknik perlu ditingaktakn lagi agar menjadi optimal sehingga tidak terjadi resiko-resiko yang dapat merugikan CV Aneka Steel Teknik.

4. Sebaiknya pengawasan terhadap persediaan barang dagang pada CV Aneka Steel Teknik dilakukan lebih ketat dan lebih teliti lagi atau

diadakan penambahan staff agar tidak terjadi kesalahan input atau barang hilang.

KETERBATASAN PENELITIAN

Keterbatasan dalam penelitian ini adalah dalam hal dokumentasi yang terkait dengan aktivitas pengendalian internal pengelolaan persediaan barang dagang yang terdiri dari aspek otorisasi transaksi, pemisahan tugas, catatan akuntansi, pengendalian akses dan verifikasi independen. Apabila terdapat tambahan informasi diluar fokus penelitian ini maka dapat diambil sebagai data pendukung dan dapat dilakukan pengkajian lebih dalam pada penelitian berikutnya.

DAFTAR PUSTAKA

Singleton, Hall 2007, Information Technology Auditing &

Assurance, Edisi Kedua, Salemba Empat, Jakarta.

Stice dan Skousen, 2009, Akuntansi Intermediate, Edisi Keenam Belas, Buku I, Salemba Empat, Jakarta.

Warren, Carl S. dan Reeve, James M.

2005, Pengantar Akuntansi,

Salemba Empat, Jakarta.

Gambar

Gambar 1 Kerangka Konseptual  Sumber : Data diolah

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil pengamatan dan wawancara terhadap pimpinan dan staf Desa Tambak Oso dan Desa Segoro Tambak didapatkan informasi bahwa model implementasi

Dari ketujuh komponen ada empat komponen yang mendapat penilaian Amat baik yaitu: Mempersiapkan diri untuk belajar, Memperhatikan secara seksama penjelasan

Kegiatan belajar mengajar yang berkaitan dengan kegiatan dalam menanamkan nilai-nilai multikultural diimplementasikan melalui pembelajaran formal dan juga kegiatan non

[r]

Pada tahap ketiga dari perencanaan transportasi ini sering ditemui berbagai kendala/hambatan berupa sulit dan rumitnya memodelkan realita yang terjadi di dunia nyata sebagai

Awal berdirinya rumah sakit ini dimulai sejak tahun 1951 dengan nama Pusat Pelayanan Kesehatan (Health Center), yang memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat

Penulis menggunakan rancangan penelitian kualitatif karena dalam penelitian ini subjek telah dituntut untuk mendeskripsikan atau mengarang dengan bentuk kata- kata dan bahasa

perempuan, Zaitunah Subhan, Tafsir Kebencian. Ketimpangan terhadap hak-hak perempuan masih menjadi isu yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat di berbagai Negara,