O.
Senin
123
17
18
19
( )Jan
0
PebRADAR BANDUNG
.
Selasa
0
Rabu456 7
20 21 22
OMar OApr .Mei
o
Kamis
0
Jumat0
Sabtu0
Minggu8
-9---;0-
11@
13 14 'i5 162~
24
25
26
27
28
29
~O
31
()Jun
0
Jul
0
Ags
0
Sep OOkt
0
Nov
() Des--1
b(srOSE
f--Bu Menkes Larang
Penelitian
dengan harga mahal.
''Kita hams meningkatkankewas-padaan, karena perang sekarang bukan dengan senjata, tapi bisa lewat virus clanvaksin," kata dia.
Di tempat ierpisah, Direktur Utama RSHS Cissy RS Prawira mengatakan, memang ada kerja sarna dokter RSHS dengan Na-SETIAP kegiatan penelitian penyakft mun, hingga membentuk tim menular lewat sampel darah harus di- peneliti.Terdiridaritigatim,RSHS hentikan, Apalagi yang dikerja-samakan dari bagian anak dan penyakit antara RSHS Bandung dengan lembaga dalam, Litbangke~, clan Namru, asing. Larangan dijewantahkan dengan Penelitian bidang penyakit surat edaran Menteri Kesehatan RI yang menular dengan cara mengarnbil langsung ditandatangani Siti Fadilah Supari, darah dari beberapa pabrik
Menurut Menteri, sampel darah itu diambil garmen di Bandung, "Kerja sarna dari pabrik-pabrik di Bandung tanpa tahu dengan Namru itu terjadi pada akan dikemanakan dan diapakan sampel- 2000 hingga 2004, kontrak kedua sampel terse but. "Meski sudah turun diperpanjang 2006 hingga 2008, edaran, namun masih ada sebagian dokter kemudian diter\lskan hingga yang bergerilya melakukan penelitian 2009.Hingga April 2009 turun
dengan lembaga asing itu. edaran Menkes RI yang
me-Mereka beralasan, edaran itu melarang mutuskan untuk menghentikan mengirim sarnpel, bukan untuk menerima. Ini kerja sarna tersebut;" kata dia, harns dihentikan," kata Siti, dalarn Pertemuan kepada wartawan di kantomya. Nasional Evaluasi clan perencanaan P3L 2009, Penelitian sarnpel darah tersebut Idi Hotel Permata, Jalan Sarijadi,kemarin(1 l/5), ..di~'l
-akuk
-
--di
:-
I 00
- c_ , -
Faku
-I
' ,
k
'k
0t an a ratonum tas
Pernyataan Menten Itu ter alt egla an
Ked kteranU
' .P d
' , Ikt h S k'
H
S d
'k
' 0 mversltas a gaJaranbeberapa do er Ruma a It asan. a 1 III (FK U d) S
d b k '
d
npa . ementaramenang
-(RSHS) Ban ung yang e elJa sarna engan
,d h
.
,.
b gapl surat e aran peng entlall Namru 2 untuk melakukan penel1tlan e-
l
'tI' D kan FK U d E
.
.
h
'I pene 1 an e npa nberapa penyaklt menular. Namun aSl S h '
k U d
" '
k d' ' d' .I'k ' ura man mengata an npa
penel1tlan ltu emu Ian menJa I ml I aSlllg, k Ok 'k b" 'k' untuk kemudian dijual kembali ke Indonesia a a~ meh-
mennta.
ngMI utI e IJa an pe-
enurutnya, seJak
muncul edaran itu, sudah tidak ada lagi penelitian,
"Saya pun secara formal telah mehlkukan penutupan. Sedang-kan peralatan laboratorium penelitian kini disimpan di FK Unpad," ujar Eri. (men)
-
-
--.-.
CICENDO-
RADAR BANDUNGRACHMANJRADAR BANDUNG
SIDAK CICENDO: Menteri Kesehatan Siti Fadilah
Supari (kedua kiri)didampingi Direktur Utama Rumah Sakit Mata Cicendo Kautsar Boesoirie (kiri) berdialog dengan salah satu pasien Jamkesmas saat sidak di RS Mata Cicendo,
Jatan£icendo,kemarin(1115)._ _
_
K lip i n 9 .Hum 0 sUn
pod
2 0 0 9--'
.~-.._--_.