MAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA RISALAH SIDANG PERKARA NOMOR 96/PUU-XIV/2016
Teks penuh
Dokumen terkait
Sepanjang yang dapat Ahli pahami pokok permohonan dalam permohonan ini adalah terkait dengan keberadaan Pasal 41 Undang- Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik
Tapi kalau Pak Boyamin sendiri yang mau maju menjadi ini, tentu harus ada penguraian yang berbeda karena Anda bukan korban yang ini, tidak ada kerugian hak konstitusional yang
Perkenankanlah kami menyampaikan keterangan baik lisan maupun tertulis yang merupakan satu kesatuan yang utuh dan tidak terpisahkan atas permohonan pengujian Undang-Undang Nomor 17
Maka Pemohon sangat mengharapkan Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi sebagai benteng terakhir serta sebagai penjaga konstitusi di Republik Indonesia untuk melindungi hak
Nah, kata istri inilah yang kemudian kami anggap memiliki persoalan konstitusional yang merugikan hak konstitusional kami selaku Pemohon karena kami menganggap bahwa kata istri
memohon agar Majelis Hakim Konstitusi yang kami hormati untuk dapat memberikan putusan bahwa penafsiran yang konstitusional terhadap Pasal 32 ayat (2) Undang-Undang Partai
Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi Yang Mulia, dalam kesempatan yang berbahagia ini izinkan kami menyampaikan ringkasan dari permohonan yang kami ajukan ke Mahkamah Konstitusi
Karena berdasarkan ketentuan undang-undang kan kalau permohonan sudah ditolak atau diputuskan oleh Mahkamah itu kan tidak dapat diuji … dimohonkan pengujian