• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS MODEL MATEMATIKA PENYEBARAN VIRUS PENYAKIT EBOLA PADA MANUSIA SKRIPSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "ANALISIS MODEL MATEMATIKA PENYEBARAN VIRUS PENYAKIT EBOLA PADA MANUSIA SKRIPSI"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel                                             Judul                                             Halaman
Grafik bidang fase I(t) terhadap H(t) pada model

Referensi

Dokumen terkait

Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita, Nabi Besar Muhammad SAW, pemimpin sekaligus suri tauladan yang paling baik bagi kehidupan

Dari Model SIR penyebaran HBV mempunyai dua titik kesetimbangan yaitu titik kesetimbangan bebas penyakit dan titik kesetimbangan endemik virus, titik kesetimbangan bebas

Untuk mempermudah dalam pemodelan penyebaran virus ebola ke dalam model matematika diperlukan asumsi-asumsi, yaitu populasi tertutup, individu yang lahir termasuk

Dari analisis kestabilan diketahui titik kesetimbangan bebas penyakit stabil jika < 1 dan titik kesetimbangan endemik virus stabil.. jika

Dari hasil analisa kestabilan diketahui titik kesetimbangan bebas penyakit tidak stabil sedangkan titik kesetimbangan endemik stabil.. Untuk mengilustrasikan

Dari Model SIR penyebaran HBV mempunyai dua titik kesetimbangan yaitu titik kesetimbangan bebas penyakit dan titik kesetimbangan endemik virus, titik kesetimbangan bebas

Sebaliknya hasil simulasi keadaan endemik memperlihatkan bahwa penyebaran penyakit sifilis lebih cepat pada populasi perempuan.. Kata Kunci : Kriteria Routh-Hurwitz,

Pada penelitian selanjutnya dapat dilakukan modifikasi pada model matematika penyebaran penyakit ebola dengan penambahan variabel kontrol lain berupa vaksinasi yang diberikan