• Tidak ada hasil yang ditemukan

PRAKATA. Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT), rencana strategis (RENSTRA) penelitian dan. merupakan salah satu dokumen yang wajib disusun oleh

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PRAKATA. Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT), rencana strategis (RENSTRA) penelitian dan. merupakan salah satu dokumen yang wajib disusun oleh"

Copied!
57
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

i

PRAKATA

Sejalan dengan amanah Permendikbud no. 49 tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT), rencana strategis (RENSTRA) penelitian dan pengabdian masyarakat merupakan salah satu dokumen yang wajib disusun oleh perguruan tinggi. Standar Penelitian Nasional PT antara lain menyatakan bahwa pengelolaan penelitian dilakukan oleh unit kerja / kelembagaan yang memiliki kewajiban untuk menyusun dan mengembangkan rencana program penelitian sesuai dengan rencana strategis penelitian perguruan tinggi. Lembaga yang dimaksud adalah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

RENSTRA LPPM dengan demikian menjadi arah kebijakan dalam pengelolaan penelitian dan pengabdian masyarakat seluruh dosen di UNW selama 5 tahun ke depan, sesuai dengan arah dan roadmap penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah disusun secara bottom up berdasarkan visi, misi, tujuan UNW, Statuta UNW tahun 2016, Rencana Strategis (RENSTRA) UNW 2016-2020, Sistem Penjaminan Mutu Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNW, Sistem Penjaminan Mutu Penelitian PT Dirjen DIKTI dan kebijakan- kebijakan nasional dan daerah.

Dengan visi LPPM untuk “Menjadi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang Berbudaya Sehat dan Bereputasi Internasional pada Tahun 2045” maka payung utama penelitian dan pengabdian masyarakat UNW 2016-2020 adalah perilaku hidup yang berlandaskan budaya hidup sehat di setiap kelompok msyarakat secara taat hukum dan berkelanjutan. Diharapkan dengan adanya Renstra Penelitian dan Pengabdian 2016-2020 ini akan semakin meningkatkan kuantitas dan kualitas penelitian dan pengabdian baik penelitian internal maupun eksternal, meningkatnya jumlah publikasi ilmiah serta dihasilkannya HKI/paten, buku ajar serta luaran penelitian dan pengabdian lainnya.

(3)

Kami sangat berterima kasih kepada pihak-pihak yang terlibat dalam penyusunan Renstra Penelitian dan pengabdian Masyarakat LPPM ini, terutama Rektor UNW dan Wakil Rektor I atas arahan dan masukannya. Tentunya dalam penyusunan ini masih terdapat beberapa kekurangan dan ketidaksempurnaan, oleh karena itu kami mohon masukannya. Terima kasih.

Ungaran, Desember 2016 Ketua LPPM UNW

(4)
(5)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

PRAKATA ... ii

SK RENSTRA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT ... iii

DAFTAR ISI ... iv

DAFTAR TABEL ... v

DAFTAR GAMBAR ... vi

BAB I PENDAHULUAN A. Rencana Strategis Penelitian dan Pengabdian ... 1

B. Kebijakan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat ... 4

BAB II LANDASAN PENGEMBANGAN UNW A. Visi dan Misi LPPM ... 9

B. Tujuan ... 10

C. Sasaran . ... 10

D. Analisis Kondisi LPPM ... 11

E. Kerjasama Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat... 12

F. Capaian Kinerja ... 14

G. Potensi yang dimiliki ... 15

H. Analisis SWOT ... 18

BAB III GARIS BESAR RENSTRA UNW A. Masalah dan Strategi Pengembangan ... 23

B. Masalah-masalah Strategis dan Strategi Pengembangan Bidang Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat ... 24

BAB IV SASARAN, PROGRAM STRATEGIS, INDIKATOR KINERJA DAN ROADMAP A. Sasaran ... 27

B. Program Strategis ... 28

C. Indikator Kinerja ... 31

D. Roadmap ... 32

BAB V PELAKSANAAN RENSTRA PENELITIAN UNW A. Sumber Pendanaan ... 48

B. Perolehan Rencana Pendanaan ... 48

BAB VI PENUTUP A. Keberlanjutan Kegiatan Penelitian ... 49

(6)

v

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Arah dan Fokus Kebijakan Penelitian dan Pengabdian

Masyarakat UNW………... 2 Gambar 2. Grafik Sumber Dana Penelitian Tahun 2013-2015………... 11 Gambar 3. Grafik Sumber Dana Pengabdian Tahun 2013-2015…...……….. 12 Gambar 4. Roadmap Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun

2016-2018……….………... 32 Gambar 5. Fish Bone Diagram Roadmap Penelitian UNW………...………….. 35

(7)

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Capaian Kinerja Tahun 2014-2015………...………. 15

Tabel 2. Jumlah dan tingkat pendidikan dosen pada setiap Fakultas/Program Studi………...……… 17

Tabel 3. Laboratorium serta Fasilitas Penunjang Penelitian Lainnya... 17

Tabel 4. Fokus Pengabdian Kepada Masyarakat dan Produk Unggulan………. 26

Tabel 5. Program Strategis Penelitian Tahun 2016-2020………... 28

Tabel 6. Program Strategis Publikasi Tahun 2016-2020………... 29

Tabel 7. Program Strategis Perolehan HaKI Tahun 2016-2020……… 31

Tabel 8. Indikator kinerja kunci penelitian Universitas Ngudi Waluyo Tahun 2016-2021………... 31

Tabel 9. Isu Strategis dan Agenda Riset S1 Keperawatan………... 36

Tabel 10. Isu Strategis dan Agenda Riset Kesehatan Masyarakat………... 37

Tabel 11. Isu Strategis dan Agenda Riset Kefarmasian………... 38

Tabel 12. Isu Strategis dan Agenda Riset Gizi………... 39

Tabel 13. Isu Strategis dan Agenda Riset D4 Kebidanan……… 40

Tabel 14. Isu Strategis dan Agenda Riset D3 Kebidanan……… 41

Tabel 15. Isu Strategis dan Agenda Riset Hukum………... 42

Tabel 16. Isu Strategis dan Agenda Riset Ilmu Budaya……….. 43

Tabel 17. Isu Strategis dan Agenda Riset Keguruan dan Pendidikan PGSD……….. 44

Tabel 18. Isu Strategis dan Agenda Riset Keguruan dan Pendidikan PAUD……….. 45

(8)

1 BAB I PENDAHULUAN

A. Rencana Strategis Penelitian dan Pengabdian

“Budaya Sehat” adalah inti dari kegiatan Tridarma yang menjadi tugas pokok dan fungsi yang harus dilaksanakan oleh Universitas Ngudi Waluyo, dimana salah satu bagiannya adalah penelitian dan pengabdian masyarakat. Sejalan dengan keinginan pemerintah untuk mewujudkan desentralisasi kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat kepada perguruan tinggi di wilayah masing-masing, maka untuk lebih memberi arah dan kebijakan yang jelas tentang pengembangan penelitian dan pengabdian masyarakat di UNW, maka disusunlah Rencana Strategis (Renstra) Penelitian dan Pengabdian Masyarakat LPPM tahun 2016-2020 sebagai penjabaran dan pengembangan Rencana Strategis (RENSTRA) UNW tahun 2016-2020 yang tengah berlangsung. Renstra Penelitian dan pengabdian masyarakat tersebut akan dijalankan secara bertahap sesuai dengan skala prioritas yang dihasilkan dari evaluasi diri dan kinerja Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNW dengan melibatkan seluruh unit-unit pendukung dan sumber daya dalam pelaksanaannya. Sejalan dengan inti kegiatan tersebut, Rencana Strategis dan fokus agenda penelitian dan pengabdian masyarakat UNW diwujudkan dalam berbagai kegiatan yang berfokus pada “membangun masyarakat sehat melalui aspek budaya, kesehatan, pangan, dan kependidikan yang didukung penerapan teknologi informasi serta ketaatan hukum”.

Berdasar sumberdaya yang dimiliki universitas, isu-isu strategis, dan pemecahan masalah yang ditawarkan, maka fokus penelitian dan pengabdian masyarakat tersebut selanjutnya dirumuskan menjadi 4 pilar utama penelitian dan pengabdian masyarakat, yaitu:

(9)

1. Bidang Kesehatan yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumberdaya dan kualitas hidup melalui kajian pengembangan sumberdaya manusia, ekonomi, kesehatan dan gizi pangan dalam upaya peningkatan kualitas hidup.

2. Bidang pendidikan dan Budaya yang diarahkan untuk menghasilkan inovasi pendidikan kesehatan yang akan membangun karakter berkualitas, melalui bahan ajar yang inovatif, bermuatan pendidikan karakter dan berbasis budaya sehat, serta kajian kebijakan di bidang pendidikan kesehatan untuk semua jenjang pendidikan,

3. Bidang Teknologi Informasi yang diarahkan untuk memaksimalkan penguasaan teknologi informasi secara maksimal dalam rangka mendukung budaya hidup sehat dan peningkatan inovasi pembelajaran yang efektif dan modern.

4. Bidang Hukum yang diarahkan untuk mengutamakan budaya sehat yang tetap berada dalam koridor hukum yang berlaku sebagai pwrujudan dari sikap hidup yang kreatif dan inovatif tetapi tetap taat hukum.

Secara keseluruhan arah dan fokus kebijakan penelitian dan pengabdian masyarakat UNW dapat digambarkan dalam diagram berikut:

(10)

3

Dari empat bidang fokus dapat dikembangkan tema-tema penelitian dan pengabdian masyarakat unggulan yang akan diimplementasikan lebih lanjut oleh LPPM dalam Panduan Penelitian dan pengabdian masyarakat yang dikelola setiap tahun. Hasil-hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola LPPM juga mendukung tugas dan peran UNW dalam meningkatkan kualitas masyarakat dan pembangunan karakter bangsa. Untuk mencapai indikator sasaran yang harus dicapai pada tahun 2020, dikembangkan strategi sesuai roadmap tiga bidang yaitu bidang penelitian dan pengabdian masyarakat budaya sehat, bidang pengembangan sumberdaya manusia dan peningkatan atmosfer ilmiah, dan bidang peningkatan kualitas manajemen penelitian dan pengabdian masyarakat dan sumberdaya pendukung.

Untuk memandu arah pengembangan UNW dan menyadari pentingnya keberadaan UNW sebagai sebuah lembaga pendidikan tinggi, sesuai dengan RENSTRA UNW 2016-2020, maka visi, misi, dan tujuan LPPM UNW adalah sebagai berikut:

VISI LPPM UNW:

Menjadi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Berbudaya Sehat dan Bereputasi Internasional pada Tahun 2045

Berikut ini adalah landasan-landasan penting yang diacu untuk penyusunan Renstra Penelitian dan pengabdian masyarakat UNW periode tahun 2016-2020.

Landasan Perundangan dan Regulasi:  Agenda Riset Nasional 2015-2019

 RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Jawa Tengah 2005-2025

(11)

 Undang-Undang nomor: 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen

 Permenristedikti nomor: 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi

 Peraturan pemerintah Republik Indonesia nomor: 13 tahun 2015 tentang Perubahan kedua atas Peraturan Pemerintah nomor: 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Landasan Institusional:  Statuta UNW tahun 2016

 Rencana Strategis UNW tahun 2016-2020

 Sistem Penjaminan Mutu UNW

Landasan Operasional:

 SK Rektor nomor: 020/B/UNW/XII/2016 tentang Pengangkatan Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Ngudi Waluyo

B. Kebijakan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Kebijakan dan sistem pengelolaan penelitian dan pengabdian masyarakat di Universitas Ngudi Waluyo ditangani oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) sesuai dengan:

(1) Permenristekdikti Nomor 49 Tahun 2014 Tentang SNPT yang kemudian diperbaharui dengan Permenristekdikti Nomor 44 Tahun 2015 Tentang SNPT yang dalam pasal 50 ayat (2) menyatakan bahwa pengelolaan penelitian dan pengabdian masyarakat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan oleh unit kerja dalam bentuk kelembagaan yang bertugas untuk mengelola penelitian dan pengabdian masyarakat. Selanjutnya di ayat (3) ditegaskan bahwa kelembagaan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) adalah lembaga penelitian, lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, atau bentuk lain yang

(12)

5

sejenis sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan perguruan tinggi; serta

(2) SK Rektor UNW Nomor 048/B-SK/UNW/II/2017 tentang pembentukan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UNW.

Kebijakan umum riset meliputi:

1. UNW melaksanakan kegiatan riset dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dan terlaksananya rekonstruksi ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menyelesaikan masalah bangsa yang mengarah pada niche area (ciri khusus) UNW, yakni budaya hidup sehat.

2. UNW melaksanakan kegiatan riset dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang hasilnya dapat diintegrasikan dan dimanfaatkan pada kegiatan pendidikan dan pengabdian masyarakat.

3. UNW mengarahkan penelitian dan pengabdian masyarakat untuk pengembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi atas dasar nilai-nilai budaya sehat yang mampu menghasilkan luaran penelitian dan pengabdian masyarakat berupa publikasi, HAKI, paten, dan bermanfaat bagi kepentingan masyarakat.

4. UNW menyusun dan menetapkan kebijakan kepemilikan, penggunaan dan penggandaan hak cipta untuk pengajaran dan riset.

5. UNW menyusun dan menetapkan kode etik riset dan pedoman riset bagi para dosen/peneliti.

6. UNW melarang penelitian dan pengabdian masyarakat yang bertentangan dengan nilai-nilai budaya sehat, merugikan UNW dan mengarah pada konflik kepentingan serta merendahkan martabat peneliti.

7. Dosen/peneliti wajib mencantumkan identitas UNW dalam kegiatan diseminasi setiap hasil risetnya.

8. Semua penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan dosen/peneliti, baik yang bersumber dana eksternal dan dana internal, wajib dipublikasikan baik

(13)

dalam jurnal internasional bereputasi, jurnal nasional terakreditasi, maupun jurnal nasional ber ISSN.

9. Invensi dan atau temuan yang diperoleh dari penelitian dan pengabdian masyarakat UNW akan diseminasikan dengan stakeholders agar bermanfaat bagi masyarakat.

10. Peneliti bebas memilih topik penelitian dan pengabdian masyarakat, namun harus berlandaskan nilai-nilai budaya sehat sesuai dengan Visi UNW.

11. Peneliti bertanggung jawab terhadap pencapaian standar profesional yang tinggi. Selain itu, LPPM UNW juga mendorong terlaksananya penelitian dan pengabdian masyarakat sesuai prioritas nasional, menjamin pengembangan penelitian unggulan, meningkatkan penjaminan mutu penelitian dan pengabdian masyarakat, mendorong hilirisasi penelitian dan pengabdian masyarakat, meningkatkan publikasi ilmiah dosen pada jurnal internasional dan meningkatkan perolehan HKI secara nasional maupun internasional. Dalam bidang pengabdian masyarakat, LPPM UNW memprioritaskan program perilaku budaya hidup sehat dengan menerapkan hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat.

Pengelolaan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat dan pengabdian masyarakat UNW dilaksanakan berdasarkan standar yang telah ditetapkan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DITLITABMAS), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, meliputi: 1. Standar arah, kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat mengacu pada

Renstra penelitian dan pengabdian masyarakat UNW;

2. Standar proses, kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat direncanakan, dilakukan, dikendalikan, dan ditingkatkan sesuai dengan sistem peningkatan mutu penelitian dan pengabdian masyarakat yang berkelanjutan;

(14)

7

ilmiah universal, didokumentasikan, didesimenasikan melalui forum ilmiah di tingkat nasional, internasional, serta dapat dipertanggungjawabkan, standar hasil kegiatan pengabdian masyarakat harus berhasil menciptakan inovasi teknologi untuk mendorong ekonomi dan memenuhi kebutuhan masyarakat;

4. Standar kompetensi, kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat dilakukan oleh peneliti yang kompeten di bidangnya yang sesuai dengan kaidah ilmiah; 5. Standar pendanaan, kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat dilakukan

melalui mekanisme hibah blok dan kompetisi yang didasarkan pada prinsip otonomi dan akuntabilitas;

6. Standar Sarana dan Prasarana, kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat didukung oleh sarana dan prasarana yang mampu menghasilkan temuan ilmiah dan solusi masalah dalam masyarakat;

7. Standar outcome, kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat harus berdampak positif pada pembangunan masyarakat bangsa dan negara di berbagai sektor.

Sejalan dengan peran aktif yang diemban LPPM dalam mendukung UNW melaksanakan Tri Dharma Peguruan Tinggi, LPPM memiliki tugas:

1. Menentukan arah penelitian dan pengabdian masyarakat serta publikasi sesuai dengan Renstra UNW.

2. Melakukan koordinasi pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat serta publikasi.

3. Dalam melaksanakan tugasnya, kegiatan-kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat dan publikasi yang bersifat multidisiplin dan interdisiplin dilakukan oleh pusat-pusat penelitian dan pengabdian di lingkungan LPPM, sedangkan kegiatan-kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang bersifat monodisiplin dilakukan oleh fakultas dan unit lain di lingkungan UNW, dengan

(15)

prosedur administrasi melalui LPPM.

4. Mengkoordinasikan penelitian dan pengabdian masyarakat untuk mengembangkan konsepsi pembangunan nasional sesuai arah riset nasional 2015-2019, wilayah dan atau daerah melalui kerjasama antar perguruan tinggi dan atau institusi lain, baik di dalam maupun di luar negeri.

5. Melakukan kegiatan penyebarluasan hasil penelitian dan pengabdian masyarakat melalui publikasi ilmiah.

6. Mengkoordinasikan penerapan hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat ilmu pengetahuan, teknologi dan atau seni tertentu untuk menunjang pembangunan.

7. Melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan penelitian dan pengabdian masyarakat.

8. Melaksanakan inventarisasi, pendataan, dan dokumentasi semua aktifitas pelaksanaan penelitian dan pengabdian masyarakat.

9. Mengkoordinasikan, memantau, dan menilai pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat.

10. Melakukan koordinasi dengan fakultas dan atau jurusan guna menjamin relevansi antara kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat dengan kegiatan pendidikan.

(16)

9

BAB II. LANDASAN PENGEMBANGAN UNW

UNW sebagai sebuah institusi pendidikan tinggi bertujuan untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan tema sentral gerakan “budaya sehat”. Paradigma tersebut mengharuskan pengembangan ilmu dan teknologi dengan melaksanakan rekonstruksi ilmu atas dasar nilai-nilai budaya sehat dan berakar pada kearifan lokal (local wisdom) secara konsisten dan berkelanjutan, sejalan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat menuju masyarakat sejahtera. Sejalan dengan arah pengembangan UNW tersebut dan tuntutan kontribusi UNW terhadap pembangunan bangsa, maka Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) merumuskan visi, misi, tujuan, serta sasaran dan strategi pencapaian sebagai berikut:

A. Visi Dan Misi LPPM Visi LPPM:

Menjadi Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Berbudaya Sehat dan Bereputasi Internasional pada Tahun 2045.

Misi LPPM:

1. Merekonstruksi dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi atas dasar nilai-nilai budaya sehat.

2. Menyelenggarakan penelitian dan pengabdian masyarakat yang berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berdasarkan nilai-nilai budaya sehat.

3. Menyelenggarakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia dan ipteks yang mengimplementasikan nilai-nilai kesehatan, serta tujuannya.

(17)

B. Tujuan

Memperkuat UNW sebagai universitas bertaraf internasional berciri berbudaya sehat melalui publikasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang unggul dan berkualitas, serta berkontribusi dalam pemecahan permasalahan pembangunan bangsa melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.Menghasilkan ilmu pengetahuan, teknologi atas dasar nilai- nilai budaya sehat secara konsisten dan berkelanjutan, sejalan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat menuju masyarakat sejahtera.

1. Menghasilkan penelitian dan pengabdian masyarakat yang mampu memberikan kontribusi terhadap pemecahan masalah pembangunan bangsa atas dasar nilai-nilai budaya sehat.

2. Meningkatkan peran aktif UNW dalam membangun kesejahteraan masyarakat melalui studi, penelitian intensif, bermutu, relevan, menuju masyarakat sejahtera.

C. Sasaran LPPM

1. Meningkatkan kuantitas, kualitas, dan inovasi hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang berorientasi pada rekonstruksi ilmu atas dasar nilai-nilai budaya sehat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

2. Meningkatkan kolaborasi penelitian dan pengabdian masyarakat dengan institusi dari dalam maupun luar negeri.

3. Meningkatkan perolehan penghargaan, Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) dan komersialisasi hasil penelitian di tingkat nasional dan atau internasional.

4. Mengembangkan pusat-pusat penelitian dan pengabdian masyarakat unggulan berbasis kearifan lokal yang sesuai dengan nilai-nilai budaya sehat.

5. Meningkatkan jumlah pengabdian masyarakat berbasis hasil penelitian.

6. Meningkatkan jumlah mitra, baik institusi pemerintah maupun swasta dalam pengembangan desa mitra sesuai nilai-nilai budaya sehat.

(18)

11 7. Mengembangkan pusat-pusat pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 8. Meningkatnya kuantitas dan kualitas publikasi hasil rekonstruksi ilmu melalui

berbagai media nasional dan internasional.

9. Menguatnya kelembagaan dan infrastruktur penelitian, pengabdian masyarakat, dan publikasi ilmiah.

10. Meningkatnya manajemen penelitian, pengabdian masyarakat, dan publikasi ilmiah yang efektif dan efisien atas dasar nilai-nilai budaya sehat.

11. Meningkatnya sistem penjaminan mutu penelitian, pengabdian masyarakat, dan publikasi ilmiah.

12. Terbangunnya pengabdian masyarakat yang unggul dan berdaya saing global dalam membangun peradaban Budaya sehat menuju masyarakat sejahtera berbasis hasil penelitian (IPTEK) dan pengembangan nilai-nilai budaya sehat.

13. Meningkatnya sinergi antara pemerintah, industri, masyarakat, dan perguruan tinggi lainnya dalam kegiatan penelitian, pengabdian masyarakat, dan publikasi ilmiah, baik di dalam maupun di luar negeri.

D. Analisis Kondisi LPPM

Dalam menyusun rencana strategis penelitian dan pengabdian masyarakat tahun 2016-2020, diperlukan analisis kondisi sumber dana penelitian dan pengabdian selama 3 tahun terakhir sebagai referensi untuk mengetahui capaian dan permasalahan yang terjadi.

(19)

Gambar 3. Grafik Sumber Dana Pengabdian Tahun 2013-2015 E. Kerjasama Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Kerjasama antara LPPM dengan pihak luar dilakukan dengan mengadakan penelitian dan pengabdian masyarakat lintas bidang dan sektor.

1. Penelitian kerjasama dengan DRPM Ristekdikti

Adanya hibah penelitian dan pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Kemenristekdikti sangat membantu LPPM dalam meningkatkan kualitas maupun kuantitas penelitian dan pengabdian masyarakat dosen di lingkungan UNW. Pada dasarnya hibah tersebut terdiri dari dua kategori, yakni hibah Kompetitif Nasional dan hibah Desentralisasi. Hibah penelitian kompetitif nasional dikelola langsung oleh DRPM Ristekdikti untuk menjawab tantangan yang lebih luas dan bersifat strategis, sedangkan hibah penelitian desentralisasi pada hakikatnya adalah pelimpahan tugas dan wewenang kepada perguruan tinggi dalam pengelolaan penelitian agar tercipta iklim akademik yang kondusif untuk melaksanakan kegiatan penelitian secara berkualitas, terprogram, dan berkesinambungan sehingga menghasilkan kemandirian kelembagaan penelitian di perguruan tinggi dalam mengelola penelitian secara

(20)

13 transparan, akuntabel, dan objektif.

Guna mendukung program desentralisasi penelitian agar berjalan dengan baik, DRPM telah melakukan berbagai upaya, yang mencakup hal-hal berikut:

 Pemetaan kinerja penelitian yang telah mengklasifikasikan perguruan tinggi ke dalam enam kelompok, yaitu kelompok Mandiri, Utama, Madya, Binaan, Politeknik Non-binaan, dan Politenik Binaan. Pengelompokan ini digunakan sebagai dasar dalam pemberian kewenangan dan alokasi dana penelitian dan pengabdian masyarakat. Saat ini UNW sudah masuk dalam PT kategori Binaan;

 Penyusunan mekanisme densentralisasi penelitian dan pengabdian masyarakat sebagai landasan operasional;

 Penyusunan Sistem Penjaminan Mutu Penelitian Perguruan Tinggi (SPMPPT);

 Penyusunan kriteria dan mekanisme pengangkatan penilai (reviewer) internal;

 Perguruan tinggi serta penetapan sistem seleksi proposal;

 Penyusunan mekanisme monitoring dan evaluasi pelaksanaan penelitian dan pengabdian masyarakat.

2. Penelitian kerjasama dengan Kementrian Riset dan Teknologi (Kemenristek)

Kemenristek menyediakan dua kategori insentif penelitian, yakni Insentif Riset Sistem Inovasi Nasional (INSINas) dan Insentif Pusat Unggulan. Insentif Riset Sistem Inovasi Nasional yang berupa skema pendanaan riset ini ditujukan untuk penguatan Sistem Inovasi Nasional (SINas) melalui peningkatan sinergi, produktivitas, dan pendayagunaan sumber daya litbang nasional, serta peningkatan peran sektor produksi/swasta dalam kegiatan litbang. Sasarannya adalah untuk peningkatan produktivitas dan pendayagunaan hasil litbang nasional. Adapun program insentif Pusat Unggulan IPTEK diarahkan untuk memperkuat lembaga litbang/pengembang teknologi perguruan tinggi, Lembaga Pemerintah Kementerian (LPK), Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK), Badan Usaha agar mampu

(21)

menghasilkan inovasi teknologi berbasis demand driven dalam rangka mendukung peningkatan daya saing pengguna teknologi (dunia usaha, Industri Kecil dan Menengah (IKM), pemerintah, dan masyarakat) di setiap koridor ekonomi sesuai dengan 22 kegiatan ekonomi utama MP3EI, dan tema atau isu strategis dalam tujuh bidang fokus pembangunan IPTEK.

3. Pemerintah Provinsi, kabupaten dan kota di Jawa Tengah

Penelitian kerjasama dengan pemerintah kota dan kabupaten se-Jawa Tengah antara lain: kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kab. Semarang dan Dinas Kesehatan Propinsi Jateng, Lembaga BKKBN dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah.

F. Capaian Kinerja

Selain jumlah penelitian dan pengabdian masyarakat yang sudah diperoleh, ukuran kinerja yang akan kami sampaikan juga didasarkan pada kinerja yang dihasilkan sebagai dampak dari hasil kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat. Sebagaimana ditunjukkan pada Tabel 5, kinerja bidang karya ilmiah yang dihasilkan dosen-dosen di UNW masih perlu ditingkatkan. Dalam unsur-unsur yang memiliki bobot tinggi selama lima tahun terakhir masih belum dapat dipenuhi oleh UNW, misalnya: perolehan patent/HaKI, teknologi tepat guna, Prototipe, Model Pembelajaran, dan Model Pemberdayaan. Serta unsur-unsur lainnya yang belum banyak menunjukkan kontribusinya, seperti: publikasi pada jurnal ilmiah akreditasi, draft pembuatan buku ajar, pertemuan pada seminar di tingkat nasional.

(22)

15

Tabel 1. Capaian Kinerja Tahun 2014-2015

No. Unsur Sub Unsur 2014 s.d 2015

I Paten/Varietas/ Disain Industri Dipergunakan oleh industry 0

Granted 0

Registrasi/Pendaftaran 0

II Publikasi Ilmiah Dimuat dlm Jurnal Internasional 2

Dalam Jurnal Nasional Akreditasi 0

Dalam Jurnal Tidak Terakreditasi 19

Diakreditasi 0

Dimuat dalam Prosiding 20

III Teknologi Tepat Guna

Sebagai Ilmiah Populer 0

Dipergunakan secara Nasional 0

Dipergunakan secara Lokal 0

IV Buku Diterbitkan Penerbit Internasional Diterbitkan Penerbit Nasional 0 0 Diterbitkan Penerbit Internal 1 V Prototipe, Model Pembelajaran,

Model

Bertaraf tingkat Internasional 0

Bertaraf tingkat Nasional 1

Bertaraf tingkat Internal 0

VI Pertemuan Ilmiah Tingkat Internasional 0

Tingkat Nasional 15

Tingkat Propinsi 0

VII Laporan Penelitian Laporan penelitian yang tidak dimanfaatkan untuk unsur I s/d V

15

Capaian Total PT: 73

Sumber: Kinerja LPPM UNW

G. Potensi Yang Dimiliki

LPPM UNW sebagai unsur pelaksana akademik terdepan dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat bertugas meningkatkan produktivitas penelitian dan pengabdian masyarakat dan turunannya. Dasar hukum pendirian LPPM adalah SK Rektor UNW Nomor 048/B-SK/UNW/II/2017 tentang pembentukan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UNW. Organisasi LPPM di UNW diketuai oleh Kepala LPPM dan dibantu oleh Kepala Biro Penelitian dan Kepala Biro Pengabdian Masyarakat. Tanggung jawab langsung kegiatan penelitian dan pengabdian dikoordinir oleh Wakil Rektor 1 (WR 1).

(23)

Mulai tahun 2016 kegiatan penelitian unggulan difokuskan pada empat klaster, yaitu: klaster kesehatan dan pangan, klaster pendidikan dan budaya, klaster teknologi dan informasi dan klaster hukum. Dengan pembagian empat klaster ini diharapkan bahwa kegiatan penelitian bisa terfokus dan dapat menciptakan penelitian-penelitian unggulan tingkat institusi. Klaster penelitian juga mensyaratkan bahwa kegiatan penelitian harus melibatkan berbagai disiplin ilmu dari beberapa fakultas/prodi. Selanjutnya dari keempat klaster di breakdown dalam beberapa pusat studi sesuai dengan ketersediaan topik-topik kajian dan ketersediaan sumber daya manusia/peneliti.

Potensi lainnya adalah ketersediaan sumber daya peneliti di lingkungan UNW. Tabel 2 mengindikasikan bahwa secara umum potensi sumber daya manusia di UNW masih perlu terus ditingkatkan. Sampai saat ini UNW memiliki 1 orang profesor, 1 orang doktor dan 111 magister. Sumber daya manusia ini tentunya merupakan aset yang sangat berharga dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat.

LPPM berusaha mengoptimalkan peran SDM untuk kegiatan-kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat, sehingga dapat membawa UNW sejajar dengan perguruan tinggi lainnya pada tingkat nasional dan internasional. LPPM telah menyusun roadmap penelitian dan pengabdian masyarakat selama lima tahun ke depan yang diharapkan mampu memberikan arah bagi dosen-dosen dalam melaksanakan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat.

(24)

17

Tabel 2. Jumlah dan tingkat pendidikan dosen pada setiap Fakultas/Program

No. Fakultas/Program Studi* Klasifikasi Jumlah

Guru Besar S3 S2 S1 1 Fakultas Keperawatan S1 Keperawatan 0 0 22 4 26 D3 Keperawatan 0 0 10 5 15 2 Fakultas Kesehatan S1 Kesehatan Masyarakat 0 0 6 1 7 S1 Farmasi 0 0 11 0 11 S1 Gizi 0 1 4 3 8 D4 Kebidanan 0 0 15 3 18 D3 Kebidanan 0 0 15 4 19 3 Fakultas Hukum S1 Hukum 0 0 7 0 7

4 Fakultas Ilmu Budaya

S1 Sastra Inggris 0 0 5 0 5

S1 Sastra Jepang 0 0 3 0 3

5 Fakultas Ilmu Pendidikan

S1 PG PAUD 0 0 4 0 4

S1 PG SD 0 0 6 0 6

6 Fakultas Komputer

S1 Teknik Informatika 0 0 3 0 3

Jumlah: 0 1 111 20 132

Sumber: Sumber Daya UNW Desember 2016

Tabel 3. Laboratorium serta Fasilitas Penunjang Penelitian Lainnya

Sumber : Fasilitas UNW 2016

Sarana lain yang sangat penting dalam kegiatan penelitian adalah adanya keberadaan laboratorium penelitian. Pada ilmu-ilmu eksakta, laboratorium sebagian besar ada di ruangan, sementara itu untuk ilmu-ilmu sosial keberadaan laboratorium ada di lingkungan masyarakat. Secara umum masing-masing fakultas memiliki laboratorium dalam upaya untuk mengembangkan kegiatan pendidikan dan penelitiannya.

No Laboratorium Fakultas* Klasifikasi

1 Fakultas Keperawatan 22

2 Fakultas Kesehatan 5

3 Fakultas Hukum 2

4 Fakultas Ilmu Budaya 2

5 Fakultas Ilmu Pendidikan 2

6 Fakultas Komputer 2

(25)

H. Analisis SWOT

Identifikasi kekuatan-kekuatan dan kelemahan-kelemahan serta peluang-peluang dan ancaman-ancaman dalam bidang penelitian pada tingkat Universitas dapat diidentifikasi sebagai berikut:

 Kondisi Internal

Kondisi internal mencakup variabel ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek), sumber daya (SD), dan kelembagaan.

Kekuatan Iptek  UNW telah berpengalaman menyelenggarakan

pendidikan kesehtan sejak 1 Juni 1994.

 Setelah berkembang sebagai Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) dan Akademi, maka mulai tahun 2016 teleh mengembangkan dirisnya sebagai Universitas.

 Memiliki gedung perkantoran dan ruang

perkuliahan yang sangat memadai,

perpustakaan yang representatif, laboratorium, serta asrama mahasiswa.

 Memiliki empat klaster penelitian, yaitu klaster: kesehatan dan pangan, pendidikan dan budaya, teknologi dan informasi, serta hukum. Sumber Daya

(SD)

 Dukungan SD yang mempunyai loyalitas, rasa optimis dan berwawasan ke depan yang dijiwai nilai-nilai budaya sehat yang kuat, berdedikasi dan ikhlas.

 Sistem rekruitmen dosen dan staf administrasi yang selektif dan konsisten.

 Potensi SD yang didukung oleh 1 guru besar, 1 doktor, dan 74 magisster

Kelembagaan  Masyarakat telah mengenal STIKES yang kemudian menjadi UNW sebagai perguruan tinggi kesehatan swasta satu-satunya di Ungaran.

 Kemampuan menjalin kerjasama dengan institusi luar dan dalam negeri cukup intens.

 Dukungan instansi pemerintah dan non pemerintah cukup tinggi melalui berbagai kerjasama kemitraan.

(26)

19 Kelemahan Ipteks  Iklim akademik di UNW belum sepenuhnya

menunjang keberhasilan kegiatan pengembang-an penelitipengembang-an dpengembang-an pengabdipengembang-an masyarakat.

 Perpustakaan sebagai jantung universitas belum sepenuhnya dimanfaatkan.

 Kuantitas dan kualitas penelitian dan pengabdian masyarakat tenaga pengajar relatif masih kurang.

 Produk-produk sebagai keberlanjutan dari hasil penelitian dan pengabdian masyarakat yang dihasilkan pada tingkat nasional maupun internasional masih kurang.

 Dengan rendahnya kuantitas penelitian dan pengabdian masyarakat, maka kualitas penelitian dan pengabdian masyarakat yang mengarah pada aspek lingkungan eksternal (ipteks, dunia industri, dan aspek global) praktis belum dapat dilakukan.

 Keterkaitan antara kegiatan penelitian dengan kegiatan pengabdian masyarakat masih belum tampak.

SD  Keterlibatan seluruh dosen dalam bidang

penelitian dan pengabdian masyarakat masih rendah.

 Kegiatan penelitian belum dikelola secara optimal dan berkelanjutan.

 Peran dosen dalam melibatkan mahasiswa (D3 dan S1) untuk berbagai kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat masih kurang.

(27)

Kelembagaan  Dana penelitian untuk mendukung kegiatan klaster-klaster penelitian dan pengabdian masyarakat masih perlu ditingkatkan.

 Pemberdayaan klaster-klaster dan pusat- pusat studi penelitian masih belum optimal.

 Kurang sinerginya kegiatan penelitian dengan bidang pendidikan dan pengabdian masyarakat.

 Belum memiliki desa binaan.

 Kualitas kerjasama berdasarkan MOU yang dilakukan secara umum masih rendah, tindak lanjut dari berbagai potensi kerjasama belum sepenuhnya dimanfaatkan serta dilaksanakan dengan tindakan-tindakan nyata.

 Kondisi Eksternal Peluang Kebutuhan

Masyarakat

 Tuntutan tenaga terampil di era global sebagai wujud era persaingan sektor produksi dan jasa, menimbulkan tingkat kebutuhan masyarakat terhadap perguruan tinggi meningkat tajam.

 UNW sebagai lembaga pendidikan tinggi yang memiliki spesifikasi Perguruan Tinggi berbudaya sehat, dengan pengembangan program-programnya yang dikelola oleh sumber daya manusia yang berkualitas merupakan sarana untuk meningkatkan SDM terampil dan profesional.

(28)

21 Kebijaksanaan

Pemerintah

 Semakin besarnya perhatian pemerintah pada dunia pendidikan, yang diantaranya dengan adanya kebijakan deregulasi di bidang pendidikan, yang memberikan peluang pengembangan fakultas maupun program- program unggulan baru yang kompetitif.

 Penetapan peringkat akreditasi perguruan tinggi oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN), semakin memberikan dorongan untuk berkompetisi secara terbuka, melalui usaha-usaha perbaikan kinerja manajerial.

Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat

 Perubahan pada milenium ke tiga diantaranya adalah meningkatnya sifat materialistis dan perubahan tata nilai pergaulan. Perkembangan ini akan menyebabkan permintaan akan jasa perguruan tinggi meningkat.

 Di sisi lain kekhawatiran masyarakat terhadap dampak negatif perubahan tata nilai pergaulan juga meningkat, hal ini akan memberikan peluang pada perguruan tinggi yang mempunyai nilai- nilai budaya sebagai alternatif pilihan studi bagi anak/keluarga.

Ancaman Perkembangan Teknologi

 Perubahan-perubahan teknologi berdasarkan permintaan pemerintah dan sektor industri berjalan sangat cepat, kecenderungan yang terjadi bagi perguruan tinggi adalah ketertinggalan untuk menyesuaikan perubahan-perubahan tersebut.

(29)

Tuntutan Kualitas

 Masyarakat akan memilih perguruan tinggi yang berkualitas.

 Perbedaan antara PTN dan PTS akan semakin pudar, pilihan masyarakat hanya akan tertuju pada perguruan tinggi yang paling baik kualitasnya, yaitu yang mampu memberi peluang paling besar pada lulusannya menghadapi persaingan pasar kerja.

Persaingan  Era global disebut juga sebagai era persaingan, khususnya persaingan untuk menghasilkan produk/ lulusan yang unggul serta persaingan dari PTN, PTS, dan perguruan tinggi asing.

 Berkembangnya produk unggulan yang dihasilkan lembaga-lembaga penelitian dan pengembangan, berbagai departemen dan dunia usaha.

 Berkembangnya kepedulian dan partisipasi lembaga swadaya masyarakat sesuai dengan permintaan masyarakat akan dunia pendidikan.

Sumber Dana  Sumber penerimaan dari mahasiswa

(30)

23

BAB III. GARIS BESAR RENSTRA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

A. Masalah Dan Strategi Pengembangan

Ilmu pengetahuan bagi sebuah lembaga pendidikan merupakan jantung yang peranannya teramat penting karena bergerak di dunia pendidikan. Ilmu pengetahuan mencakup kegiatan penelitian, seminar, workshop, lokakarya serta kegiatan belajar mengajar yang dilakukan di sebuah lembaga. Untuk menunjang Tri Dharma Perguruan Tinggi salah satunya adalah dengan melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat dalam berbagai bidang disiplin ilmu. Sejalan dengan kebijakan pemerintah yang termuat dalam Standar Nasional Pendidkan Tinggi (SNPT) 2014, UNW pada akhir tahun 2016 telah menetapkan visi, misi, tujuan dan Rencana Strategis (Renstra) sebagai pengganti Rencana Induk Penelitian (RIP) sebagai acuan pengembangan pendidikan di UNW sebelum itu.

Dari hasil analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat), kondisi internal (kekuatan bisnis) maupun kondisi eksternal (daya tarik industri pengguna) UNW dengan menggunakan matrik GE Mc. Kinsey, posisinya berada pada perpaduan sumbu daya tarik industri di posisi sedang, dan kekuatan bisnis juga pada posisi sedang. Implementasi strategis pengembangannya adalah “tumbuh berdasarkan segmen pasar, spesialisasi, dan investasi selektif”, artinya perluasan pasar, fasilitas maupun teknologi yang dapat dilakukan adalah melalui pengembangan internal.

Dengan mencermati kondisi internal dan eksternal, melalui proses evaluasi yang seksama, dirumuskan masalah-masalah strategis yang selanjutnya menjadi dasar untuk dapat menentukan Rencana Strategis Pengembangan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat sesuai dengan visi, misi dan tujuan UNW.

(31)

B. Masalah-Masalah Strategis dan Strategi Pengembangan Bidang Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Berdasarkan rencana strategis UNW tahun 2016-2020 yang telah dirumuskan, maka telah disusun rencana strategis pengembangan bidang penelitian dan pengabdian masyarakat, yakni sebagai berikut:

1. Penyusunan kebijakan penelitian dan pengabdian masyarakat yang mengarah pada niche area (ciri khusus) UNW: Pembangunan dunia berbudaya sehat berkelanjutan (Development of sustainable healthy cultured world).

2. Penyusunan pedoman pengelolaan penelitian dan pengabdian masyarakat yang berkualitas dan sesuai dengan rekonstruksi ilmu atas dasar nilai-nilai budaya sehat dan kebutuhan masyarakat.

3. Peningkatan kemampuan SD dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat yang berkualitas dan sesuai dengan rekonstruksi ilmu atas dasar nilai-nilai budaya dan kebutuhan masyarakat.

4. Penggalian sumber pendanaan penelitian dan pengabdian masyarakat dari dalam maupun luar UNW.

5. Peningkatan kegiatan integrasi penelitian dan pengabdian masyarakat antar bidang ilmu (Interdisiplinary Research)

6. Penyusunan kebijakan dalam upaya menjamin keberlanjutan penelitian dan

pengabdian masyarakat, yang memenuhi aspek sebagai berikut:

a. Memiliki agenda penelitian dan pengabdian masyarakat jangka panjang sesuai dengan rencana pengembangan.

b. Tersedianya SD, prasarana, dan sarana yang memungkinkan terlaksananya penelitian dan pengabdian masyarakat secara berkelanjutan.

c. Mengembangkan dan membina jejaring penelitian dan pengabdian masyarakat

(32)

25 d. Menyediakan atau mencari berbagai sumber dana penelitian dan pengabdian

masyarakat seperti hibah nasional maupun internasional.

7. Peningkatan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat dosen.

Adapun rencana strategis pengembangan bidang publikasi ilmiah:

1. Peningkatan kualitas lembaga penerbitan karya Ilmiah yang bertaraf nasional/internasional.

2. Peningkatan kualitas jurnal Ilmiah (terakreditasi nasional dan atau internasional) 3. Peningkatan kemampuan dosen dan mahasiswa dalam bidang publikasi karya ilmiah

di tingkat nasional, ASEAN dan internasional.

4. Peningkatan jumlah dan kualitas artikel dalam jurnal ilmiah nasional dan internasional yang terindek, tersitasi, dan mempunyai impact factor tinggi.

5. Peningkatan pengakuan (recognition) melalui penghargaan, Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) dan hak royalti:

a. Peningkatan kualitas hasil penelitian dan atau invensi yang inovatif di tingkat nasional dan atau internasional.

b. Peningkatan pengetahuan dan kesadaran dosen akan pentingnya Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) dan hak royalti atas karya ilmiah dan atau invensi yang dihasilkan serta pencegahan dan penanganan plagiasi.

c. Peningkatan peran UNW dalam memfasilitasi dosen untuk mendapatkan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) dan hak royalti

6. Peningkatan kuantitas dan kualitas publikasi karya ilmiah dalam bentuk buku sesuai Visi, Misi UNW.

Mengacu pada sasaran dan rencana strategis pengembangan penelitian dan publikasi ilmiah tersebut maka disusun rencana Strategis Penelitian dan Pengabdian Masyarakat serta Publikasi Ilmiah 2016-2020.

(33)

Tabel 4. Fokus Pengabdian Kepada Masyarakat dan Produk Unggulan KOMPETENSI KEILMUAN FOKUS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PRODUK UNGGULAN 1 S1 ILMU GIZI 1. Pangan 1. Pengembangan metode dan media sebagai sarana

edukasi dan promosi gizi dan kesehatan

Pengembangan pangan lokal fungsional

2. Gizi Klinik 2. Pengembangan produk pangan lokal yang bermanfaat bagi kesehatan (pangan fungsional)

3. Gizi Masyarakat 3. Pemberdayaan dan peningkatan kapasitas masyarakat melalui pengembangan produk pangan lokal

4. Gizi Institusi 2 S1 KESEHATAN

MASYARAKAT

Kesehatan Masyarakat 1. Masalah kesehatan balita Pengembangan metode, media dan model dalam mengatasi masalah kesehatan

2. Masalah kesehatan remaja 3. Masalah kesehatan lansia 4. Masalah kesehatan gender

3 S1 FARMASI Kefarmasian Pengembangan produk herbal dalam mengatasi masalah kesehatan

4 D4 KEBIDANAN Kebidanan Pemberdayaan masayarakat dalam mengatasi masalah kesehatan

5 D3 KEBIDANAN

4 S1 KEPERAWATAN Keperawatan Pemberdayaan masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan

5 D3 KEPERAWATAN

1 S1 ILMU HUKUM Hukum Pemberdayaan masyarakat dalam mengatasi

permasalahan yang berkaitan dengan hukum

1 S1 SASTRA INGGRIS Budaya Pemberdayaan masyarakat dalam mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan budaya 2 S1 SASTRA JEPANG

1 S1 PG PAUD 2 S1 PGSD

1 S1 TEKNIK INFORMATIKA Teknologi dan Informasi Pemberdayaan masyarakat dalam mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan teknologi dan informasi

Pemberdayaan masyarakat dalam mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan pendidikan FAKULTAS ILMU BUDAYA

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

Pendidikan FAKULTAS KOMPUTER FAKULTAS/PRODI FAKULTAS KESEHATAN FAKULTAS HUKUM FAKULTAS KEPERAWATAN

(34)

27

BAB IV SASARAN, PROGRAM STRATEGIS, INDIKATOR KINERJA DAN ROADMAP

A. Sasaran

1. Tercapainya jumlah dosen untuk menghasilkan penemuan melalui penelitian 2. Tercapainya penyelenggaraan kegiatan kemasyarakatan (CSR)

3. Meningkatnya koordinasi dan kerja sama serta interaksi sinergis antar program studi dalam kegiatan penelitian, baik sebagai proses untuk memperoleh pengetahuan maupun untuk pengabdian kepada masyarakat

4. Meningkatnya kualitas dan kuantitas sumber daya manusia yang berkemampuan melakukan penelitian secara profesional, bermoral, dan beretika tinggi, yang didukung oleh prasarana dan sarana penelitian yang memadai

5. Meningkatnya kerja sama dan kemitraan dengan berbagai instansi pemerintah dan dunia usaha serta masyarakat dalam penguasaan, pemanfaatan hasil penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk pengabdian kepada masyarakat dan kewirausahaan

6. Meningkatnya kegiatan penelitian yang dapat diunggulkan dan memperoleh pengakuan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam upaya mewujudkan mutu dan kuantitas penelitian serta penemuan yang relevan dengan agenda penelitian UNW dan pemanfaatan IPTEKS bagi masyarakat melalui peningkatan:

1. Publikasi di tingkat nasional dan internasional

2. Kerja sama penelitian dengan lembaga pemerintah dan swasta, baik di dalam maupun luar negeri.

(35)

3. Perolehan dana hibah penelitian dari lembaga pemerintah dan swasta, baik di dalam maupun luar negeri.

4. Penemuan (inovasi). 5. Buku Ajar

6. Perolehan HKI produk penelitian

B. Program Strategis 1. Kualitas Penelitian

Tabel 5. Program Strategis Penelitian Tahun 2016-2020

No Indikator Capaian Strategi Capaian

1. Jumlah penelitian yang berkualitas dan berorientasi pada dasar nilai-nilai budaya sehat

a. Penyusunan pedoman pengelolaan penelitian yang berkualitas dan sesuai dengan nilai-nilai budaya sehat dan kebutuhan masyarakat. b. Workshop dan sosialisasi budaya sehat Ilmu

pada penelitian.

c. Pelatihan Metodologi Penelitian d. Penyusunan kebijakan penelitian yang

mengarah pada niche area (ciri khusus) UNW, yakni: Pembangunan dunia berbudaya sehat

e. Penyusunan roadmap penelitian fakultas berbasis pada niche area UNW

f. Hibah penelitian Internal yang mengangkat masalah dan keunggulan kesehatan

2. Jumlah penelitian yang dimanfaatkan oleh dunia usaha dan masyarakat.

a. Menjalin kolaborasi riset dengan

perguruan tinggi lain, pemerintah, industri dan masyarakat baik dalam maupun luar negeri

b. Memfasilitasi kolaborasi riset 3. Jumlah Penelitian dan

Pendanaan Internal

a. Peningkatan kapasitas SDM pengelola penelitian melalui penyertaan pelatihan manajemen dan teknis penelitian

(36)

29 b. Review dan Monitoring penelitian Dosen

per Fakultas 4. Jumlah Penelitian dan

Pendanaan Eksternal (Nasional)

a. Penyusunan Sistem Penjaminan Mutu Penelitian

b. Penyusunan SOP, Instruksi Kerja dan Form Penelitian

c. Workshop dan pendampingan penyusunan proposal penelitian d. Penyertaan workshop peningkatan

kapasitas reviewer internal penelitian, e. Review dan pemaparan Proposal Penelitian

DIKTI dan KEMENRISTEK (diwajibkan oleh DIKTI)

f. Monev Internal dan Eksternal g. Workshop penyusunan laporan

keuangan penelitian

h. Workshop penggunaan simlitabmas i. Peningkatan keterlibatan mahasiswa

pada penelitian dosen

2. Kualitas Publikasi

Tabel 6. Program Strategis Publikasi Tahun 2016-2020

No Indikator Capaian Strategi Capaian

1. Adanya Penerbit (Press) yang bereputasi nasional dan/atau internasional.

a. Penyertaan pelatihan pengelolaan penerbitan yang bereputasi nasional b. Workshop anti plagiarisme serta sesuai

etika 2.

Jumlah jurnal yang terakreditasi nasional

a. Penambahan SDM pengelola publikasi ilmiah yang kompeten

b. Peningkatan kapasitas SDM pengelola publikasi ilmiah

c. Workshop pengelolaan jurnal ilmiah

(37)

3. Jumlah jurnal yang terindeks internasional.

a. Menjalin kerjasama dengan partner strategis

b. Pembentukan dan pengelolaan jurnal Ilmiah menuju terindeks

4. Jumlah buku yang berISBN.

Fasilitasi dan Pendampingan Akreditasi Workshop buku ajar dan referensi yang ber- ISBN.

5. Jumlah karya ilmiah yang terpublikasi dalam jurnal nasional yang terakreditasi.

Workshop penulisan karya ilmiah yang terpublikasi dalam jurnal yang terakreditasi nasional dan/ atau internasional

6. Jumlah karya ilmiah yang terpublikasi dalam jurnal internasional.

a. Kerjasama pemanfaatan fasilitas publikasi secara bersama

b. Pendampingan dan fasilitasi publikasi Internasional

7. Jumlah artikel yang diterbitkan dalam proceeding seminar, konferensi nasional.

a. Penyelenggaraan Call for Paper Nasional b. Pemberian insentif publikasi

8. Jumlah artikel yang diterbitkan dalam proceeding konferensi internasional.

Pemberian insentif publikasi

9. Jumlah Artikel yang disitasi

(38)

31

3. Perolehan HaKI

Tabel 7. Program Strategis Perolehan HaKI Tahun 2016-2020 No Indikator Capaian Strategi Capaian

1. Jumlah perolehan paten dan komersialisasi hasil

penelitian

a. Workshop HAKI dan komersialisasi hasil penelitian

b. Fasilitasi dan Pendampingan Pengajuan HKI

c. Pemberian Insentif Pencapaian HKI 2. Jumlah perolehan

penghargaan dalam penelitian

Pameran Inovasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

C. Indikator Kinerja

Tabel 8. Indikator kinerja kunci penelitian Universitas Ngudi Waluyo Tahun 2016-2021 No Indikator Kinerja Baseline 2016 2017 2018 2019 2020 2021 1 Publikasi Ilmiah Internasional 1 1 1 5 8 12 Nasional terakreditasi 2 3 6 10 15 20 Lokal 7 14 20 26 32 38 2 Hibah Penelitian Internasional Nasional 8 14 20 26 32 36 3 Kerjasama Penelitian Internasional Nasional - - - 1 4 9 Penjelasan:

 Publikasi ilmiah termasuk:

o Publikasi di dalam jurnal ilmiah dan prosiding o Bab dalam buku

(39)

 Kerjasama penelitian: dituliskan jumlah kerjasama bukan besar dana

 HKI meliputi Paten, Paten sederhana, Hak Cipta, Merek Dagang, Rahasia Dagang, Desain Produk Industri.

D. Roadmap Penelitian

Roadmap pengembangan penelitian UNW memberikan arah dan gambaran tentang implementasi kebijakan penelitian dan pengabdian masyarakat, yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan untuk mencapai visi dan misi sekaligus sebagai sarana untuk melakukan evaluasi terhadap kinerjanya.

Gambar 4. Roadmap Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun 2016-2028

1. Pengembangan

a. Tersusunnya Roadmap Penelitian

b. Terbangunnya Sistem Informasi Penelitian (SIPPMAS: Sistem Informasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat)

(40)

33 c. Tersusunnya kebijakan dan Standar Operasional Prosedur penelitian dan

publikasi

d. Terbentuknya pusat-pusat penelitian dan pusat penelitian unggulan.

e. Meningkatkan jumlah dan kualitas penelitian eksternal maupun penelitian internal Dosen UNW.

f. Meningkatkan jumlah publikasi di jurnal terakreditasi dan jurnal internasional g. Terwujudnya penelitian bersama dengan berbagai institusi

h. Meningkatkan jumlah buku teks dan buku referensi yang berkualitas i. Meningkatkan jumlah paten hasil penelitian.

j. Meningkatkan jumlah penelitian berbasis nilai-nilai budaya sehat

2. Penguatan

a. Meningkatnya kualitas sumber daya manusia peneliti

b. Meningkatnya jumlah publikasi internasional bereputasi (terindeks minimal Scopus).

c. Meningkatnya jumlah HaKI hasil penelitian.

d. Meningkatnya hasil penelitian berbasis nilai-nilai budaya sehat

e. Meningkatnya hasil penelitian dari pusat-pusat penelitian dan pusat penelitian unggulan.

f. Meningkatnya sarana dan prasarana penelitian yang sesuai dengan standar penelitian nasional.

g. Meningkatnya jumlah penelitian bersama dengan pihak eksternal.

3. Pertumbuhan

a. Meningkatnya produktivitas penelitian dari pusat penelitian

b. Termanfaatkannya hasil penelitian oleh masyarakat dan dunia usaha

c. Meningkatknya jumlah penelitian yang berorientasi produk, teknologi dan pasar

(41)

d. Meningkatnya jumlah penelitian yang berorientasi pada pembangunan budaya sehat berkelanjutan

e. Meningkatnyajumlah HaKI

Secara garis besar fish bone diagram roadmap penelitian UNW disajikan dalam Gambar 5. pada halaman berikut.

(42)

35

Gambar 5. Fish Bone Diagram Roadmap Penelitian UNW

KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

Penelitian Budaya

Penelitian

Farmasi Penelitian Gizi

Penelitian

TI Obat Herbal Penelitian

Penelitian Famasi Klinis Penelitian Food services Penelitian Gizi Masyarakat Penelitian Gizi Klinis Penelitian Gizi Pangan Penelitian Kebidanan Penelitian Keperawatan Penelitian Kesehatan Masyarakat Penelitian Kesehatan

Gambar 1. Fishbone diagram penelitian kesehatan

Penelitian Hukum

(43)

Tabel 9. Isu Strategis dan Agenda Riset S1 Keperawatan Topik Riset R& D Meningkatkan pembangunan kesehatan menuju masyarakat yang sehat dan mandiri sesuai dengan standar asuhan keperawatan

1. Kesenjangan bermakna antara teori dan penelitian serta praktik klinis 2. Masyarakat menghadapi masalah kesehatan yang bervariasi

3. Kesehatan masyarakat secara langsung mempengaruhi kesehatan keluarga dan lingkungan sekitar

4. Kebutuhan untuk membuat perawatan keluarga menjadi lebih mudah untuk diintegrasikan dalam praktik

5. Peralihan kekuasaan dan kendali dari penyedia pelayanan kesehatan kepada keluarga

6. Bagaimana bekerja lebih efektif dengan keluarga yang kebudayaannya beragam.

7. Globalisasi keperawatan keluarga menyuguhkan kesempatan baru yang menarik bagi perawat keluarga

1. Pengkajian keluarga yang komprehensif dan strategi intervensi yang baik, adanya pemetaan serta sistem diagnostik keperawatan

2. Kecenderungan teknologi dan ekonomi untuk mengatasi keragaman yang besar

3. Restrukturisasi pelayanan kesehatan terkait perkembangan pesat sistem pengelolaan perawatan berupa pemberian layanan kesehatan yang komples, muulti unit, dan multi level

4. Anggota keluarga diberikan kebebasan untuk memutuskan apa yang baik bagi mereka dan apa yang mereka lakukan demi kepentingan mereka sendiri

5. Pengalaman sehat dan sakit membentuk cara kita memandang sesuatu 6. Perawat keluarga disuguhkan dengan kesempatan baru dan menarik untuk belajar mengenai intervensi serta program yang telah ditetapkan.

1. Analisis kebutuhan praktik klinis ditinjau dari teori dan penerapanya. 2. Analisis kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat maju dan pinggiran.

3. Analisis tingkat kesehatan keluarga dan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat.

4. Analisis penerapan asuhan keperawatan keluarga dalam lingkup pelaksanan praktik klinik keperawatan 5. Analisis kemandirian keluarga dalam mengambil keputusan terhadap pelayanan kesehatan.

6. Analisis ragam budaya terhadap mutu pelayanan kesehatan.

7. Analisis kemajuan iptek terhadap kemudahan pelayanan kesehatan keluarga.

IsuStrategis (Utama)

5 tahun Kedepan Pemecahan Masalah (per isustrategis)

Konsep Pemikiran ttg Isu Strategis Tersebut

(44)

37

Tabel 10. Isu Strategis dan Agenda Riset Kesehatan Masyarakat

R& D Teknologi Produk Pasar

Masalah kesehatan balita Masalah kesehatan remaja Masalah kesehatan gender Masalah kesehatan lansia

1. Masalah kesehatan balita tentang gizi, Tuberkulosis

2. Masalah kesehatan remaja tentang kesehatan reproduksi, penyakit IMS 3. Masalah kesehatan gender berkaitan dengan ibu hamil, anemia

4. Masalah kesehatan lansia tentang penyakit kronis diantaranya hipertensi, DM

penelitian dan PKM tentang gizi balita dan tuberculosis pada anak balita 2. penelitian dan PKM tentang kesehatan reproduksi dan penyakit IMS pada remaja dengan media interaktif

3. penelitian dan PKM tentang anemia ibu hamil dan gender dengan pendekatan komunitas

4. penelitian dan PKM tentang penyakit hipertensi dan DM pada pra lansia dan lansia melalui gerakan masyarakat

1. gizi balita dan tuberculosis anak 2. kesehatan reproduksi dan penyakit IMS pada remaja

3. anemia ibu hamil dan permasalahan gender

4. penyakit hipertensi dan DM pada pra lansia dan lansia

1. kesehatan reproduksi dan penyakit IMS pada remaja 2. anemia ibu hamil dan permasalahan gender kesehatan reproduksi dan penyakit IMS pada remaja 2. anemia ibu hamil dan permasalahan gender kesehatan reproduksi dan penyakit IMS pada remaja

2. anemia ibu hamil dan permasalahan gender

Topik Riset Isu Strategis Konsep Pemikiran ttg Isu Strategis Pemecahan Masalah (per isustrategis)

(45)

Tabel 11. Isu Strategis dan Agenda Riset Kefarmasian

R& D Teknologi Produk Pasar

Pelayanan kefarmasian dengan memanfaatkan potensi bahan alam

1. Pelayanan kefarmasian yang efektif 2. Biaya pelayanan yang cost efektiv. 3. Terapi komplementer dari bahan alam .

Tahun ke-1 (2017) : Identifiksasi masalah terkait pelayanan kefarmasian, biaya pengobatan dan identifikasi tanaman yang berpotensi sebagai terapi komplementer diabetes mmilitus

Tahun ke-2 (2018) : Menentukan pemilihan obat terapi yang sesuai , perbandingan biaya pengobatan serta fraksinasi dan isolasi bahan alam yang akan digunakan.

Tahun k-3 (2019) : Melakukan monitoring pengobatan , monitoring biaya dan uji aktivitas senyawa

Tahun ke-4 (2020) : Melakukan evaluasi pengobatan , evaluasi biaya , serta analisa dan formulasi sediaan kimia.

Tahun ke-5 (2021) : Melakukan intervensi pengobatan diabetes milittus dilihat dari segi farmasi klinik, farmakoekonomi dan penggunaan terapi komplementer.

1. Identifikasi tanaman yang berpotensi sebagai terapi komplementer diabetes militus

2. Fraksinasi dan isolasi bahan alam yang akan digunakan.

3. Uji aktivitas senyawa

4. Serta analisa dan formulasi sediaan kimia. 5. Intervensi pengobatan 1. Identifikasi masalah kefarmasian 2. Pemilihan obat terapi 3. Melakukan monitoring pengobatan 4. Melakukan evaluasi pengobatan 5. Melakukan intervensi pengobatan 1. Identifikasi biaya pengobatan 2. Perbandingan biaya pengobatan 3. Monitoring biaya 4. Analisis biaya 5. Intervensi pengobatan Topik Riset Isu Strategis Konsep Pemikiran ttg Isu Strategis Pemecahan Masalah (per isustrategis)

(46)

39

Tabel 12. Isu Strategis dan Agenda Riset Gizi

R& D Teknologi Produk Pasar

Penyelesaiaan masalah stunting dan obesitas dengan

penyelenggaraan makanan yang baik berbasis pangan lokal

1. Prevalensi masalah gizi tersebut yang masih tinggi di masyarakat

2. Perlu adanya ketersediaan pangan sehat di masyarakat untuk mengatasi masalah gizi tersebut

3. Banyak pangan lokal yang belum dimanfaatkan secara optimal untuk penyelesaian masalah gizi

1. Pengembangan metode-metode skrining masalah gizi

2. Penciptaan produk-produk pangan sehat dari hasil penelitian berbasis pangan lokal

Indikator-indikator status gizi Evaluasi konsumsi pangan Evaluasi nilai gizi pangan lokal Pengembangan metode promosi gizi

Pengolahan pangan Pengembangan produk pangan lokal

Daya terima pangan

Topik Riset Isu Strategis Konsep Pemikiran ttg Isu Strategis Pemecahan Masalah (per isustrategis)

(47)

Tabel 13. Isu Strategis dan Agenda Riset D4 Kebidanan Topik Riset R& D Pemberdayaan perempuan 1. Pentingnya pengarusutamaan gender dalam semua kebijakan kesehatan

2. Tingginya angka HIV/AIDS pada wanita usia reproduksi, meluasnya kelompok beresiko penularan HIV/AIDS

3. Continuum of care dalam pelayanan kesehatan ibu dan Anak

4. Continuum of care dalam pelayanan kesehatan ibu dan Anak

5. Maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, angka kekerasan terhadap perempuan dan anak meningkat

1. Gender/ pemberdayaan perempuan 2. Pencegahan penularan HIV/AIDS 3. Kesehatan reproduksi remaja 4. Kesehatan reproduksi menopause

5. Kekerasan terhadap perempuan dan anak (KTPA)

1. Analisis situasi pengarusutamaan gender dan pemberdayaan perempuan, perumusan metode dan media untuk pemecahan masalah pengarusutamaan gender dan pemberdayaan perempuan , pengujian, dan penerapan.

2. Analisis situasi penularan HIV/AIDS, perumusan metode dan media untuk pemecahan masalah penularan HIV/AIDS, pengujian, dan penerapan. 3. Analisis situasi kesehatan reproduksi remaja, perumusan metode dan media untuk pemecahan masalah kesehatan reproduksi remaja, pengujian, dan penerapan.

4. Analisis situasi kesehatan reproduksi menopause, perumusan metode dan media untuk pemecahan masalah kesehatan reproduksi menopause, pengujian, dan penerapan. 5. Analisis situasi tentang KTPA, perumusan metode dan media untuk pemecahan masalah tentang KTPA, pengujian, dan penerapan.

Isu Strategis Konsep Pemikiran ttg Isu Strategis Pemecahan Masalah (per isustrategis) Tersebut

(48)

41

Tabel 14. Isu Strategis dan Agenda Riset D3 Kebidanan

Topik Riset

R& D

Pelayanan kebidanan holistik

1. Melaksanakan asuhan kebidanan dengan mengkombinasikan pelayanan kebidanan konvensional dan holistik 2. pelayanan kebidanan holistik merupakan alternative mengurangi intervensi medis saat hamil, melahirkan dan nifas

3. Belum adanya undang-undang yang mengatur secara khusus tentang pelaksanaan pelayanan kebidanan holistic 4. Continuum of care dalam pelayanan kesehatan ibu dan Anak

1. Gender/ pemberdayaan perempuan 2. Kesehatan reproduksi remaja 3. Kesehatan reproduksi menopause 4. Kesehatan neonatus, bayi dan balita

1. Analisis situasi asuhan pelayanan kebidanan konvensional dan holistik 2. Analisis situasi asuhan pelayanan kebidanan holistik

3. Analisis situasi kesehatan reproduksi remaja, perumusan metode dan media untuk pemecahan masalah kesehatan reproduksi remaja, pengujian, dan penerapan.

Isu Strategis Konsep Pemikiran ttg Isu Strategis Pemecahan Masalah (per isustrategis) Tersebut

(49)

Tabel 15. Isu Strategis dan Agenda Riset Hukum

R& D Produk Pasar

Menciptakan lulusan ahli hukum yang jujur dan mampu bersaing ke dalam Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)

1. Pembinaan kualitas penelitian, yaitu pengembangan kualitas peneliti diarahkan pada peningkatan kemampuan dosen, dan mahasiswa untuk melakukan kegiatan penelitian, termasuk dalam menguasai dan mengembang kan metodologi penelitian.

2. Program penelitian berbasis unggulan sehingga pene litian menghasilkan produk riset yang lebih bermanfaat dan dapat menyelesaikan permasalahan di masyarakat.

3. Peningkatan jumlah, kualitas penelitian dan publika si ilmiah hasil penelitian di tingkat nasional dan internasional. 4. Pemberian reward kepada peneliti yang telah berhasil mendisiminasikan hasil penelitiannya, baik dalam bentuk seminar, jurnal ilmiah, proseding, dan perolehan HKI

1. Menciptakan aturan yang bersifat progresif

2. Membangun nilai kejujuran pada seluruh civitas akademika umumnya, dan mahasiswa pada khususnya

3. Menuangkan setiap tindakan ke dalam sebuah perjanjian yang tertulis dan autentik

1. Pelaksanaan Eksekusi Jaminan Fidusia Yang Tidak Didaftarkan Di Kantor Pendaftaran Fidusia

2. Perbandingan Pembagian Waris Berdasarkan Hukum Islam dan Hukum Adat.

1. Bentuk Perjanjian Eksekusi Objek Fidusia antara Debitur dan Kreditur 2. Keseragaman Konsep Pembagian Harta Waris. 1. Perjanjian Eksekusi Objek Fidusia 2. Konsep Pembagian Harta Waris Topik Riset Isu Strategis Konsep Pemikiran ttg Isu Strategis Pemecahan Masalah (per isustrategis)

(50)

43

Tabel 16. Isu Strategis dan Agenda Riset Ilmu Budaya

Teknologi Produk

Meningkatkan mutu penguasaan bahasa Jepang dosen

Untuk meghasilkan lulusan yang berkompeten

Mengadakan benkyoukai (belajar bersama) dengan memanfaatkan tenaga penutur asli bahasa Jepang (Native Speaker)

2.Mengikutertakan dosen dalam pelatihan pengajaran bahasa Jepang. 3.Membuat dan mengelola jurnal ilmiah Sastra Jepang, sebagai wadah publikasi penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen

Penggunaan Multimedia untuk pembelajaran mata kuliah yang diampu

Efektivitas Penguasaan Bahasa Jepang sebelum dan sesudah ada Native speaker bagi dosen dan mahasiswa UNW Topik Riset

Isu Strategis Konsep Pemikiran ttg Isu Strategis Pemecahan Masalah (per isustrategis)

(51)

Tabel 17. Isu Strategis dan Agenda Riset Keguruan dan Pendidikan PGSD

R& D Teknologi Produk Pasar

Lembaga pendidikan, tenaga pendidik serta orang dewasa di lingkungan anak usia dini yang belum ramah anak serta minimnya kesadaran tentang pendidikan ilmu kehidupan dan keberagaman bagi anak usia dini yang bermanfaat bagi karakter dan kehidupannya di kemudian hari

1. Lingkungan yang ramah anak (baik sekolah, tenaga pendidik, rumah maupun lingkungan masyarakat)

2. Perbedaan sangat mencolok pada anak yang memiliki bekal ilmu kehidupan dengan yang kurang atau bahkan tidak ada sama sekali

3. Perbedaan sangat mencolok pada anak yang memiliki kematangan dalam konsep keberagaman dengan yang kurang atau bahkan tidak ada sama sekali

4. Pendidikan, pengetahuan dan pemahaman bagi orang dewasa agar anak usia dini disekitarnya bisa mendapatkan apa yang seharusnya mereka miliki

1. Penelitian dan pengabdian masyaratakat tentang ramah anak 2. Penelitian dan pengabdian masyarakat tentang ilmu kehidupan 3. Penelitian dan pengabdian masyarakat tentang keberagaman 4. Penelitian dan pengabdian masyarakat terkait pemenuhan kebutuhan anak usia dini

1. Lingkungan ramah anak untuk anak usia dini

2. Keterampilan hidup bagi anak usia dini 3. Pendidikan Inklusi dan/keberagaman bagi anak usia dini

1. Media interaktif tentang ilmu kehidupan (keterrampilan), keberagaman dan ramah anak 2. Media audio dan huruf braille untuk teman-teman tuna rungu tentang ramah anak, ilmu kehidupan, keberagaman serta kebutuhan anak usia dini 3. Media visual (buku maupun video dengan bahasa isyarat) untuk teman-teman tuna rungu wicara tentang ramah anak, ilmu kehidupan, keberagaman serta kebutuhan anak usia dini

1. Ilmu hidup / keterampilan hidup anak usia dini 2. Pendidikan inklusi / keberagaman pada anak usia dini

Pemenuhan kebutuhan anak usia dini

Topik Riset Isu Strategis Konsep Pemikiran ttg Isu Strategis Pemecahan Masalah (per isustrategis)

Gambar

Gambar 1.  Arah dan Fokus Kebijakan Penelitian dan Pengabdian
Gambar 2. Grafik Sumber Dana Penelitian Tahun 2013-2015
Gambar 3. Grafik Sumber Dana Pengabdian Tahun 2013-2015
Tabel 1. Capaian Kinerja Tahun 2014-2015
+7

Referensi

Dokumen terkait

Dengan hormat kami sampaikan bahwa Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Dit.Litabmas) Ditjen Pendidikan Tinggi mengundang para dosen di perguruan tinggi

Ditambahkan pula penyesuaian dalam proses penyelenggaraan perguruan tinggi baik dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kerja sama

Tahap ini difokuskan pada peningkatan kinerja pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (Tri Dharma Perguruan Tinggi) dalam kesatuan yang sinergis. Pada tahap ini

P3M Politeknik Negeri Semarang menetapkan program dan kegiatan mendukung pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi, meliputi aspek, penelitian dan pengabdian kepada

Pelaksanaan program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat harus mengacu pada standar penjaminan mutu penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di perguruan

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat sebagai lembaga yang mendukung Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda dalam mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi

Penelitian Pengembangan Unggulan Perguruan Tinggi di lingkungan Universitas Indonesia, Sesuai dengan Surat Kontrak antara Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat dengan Periset Utama,

menjamin agar Pembelajaran pada Program Studi, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat yang diselenggarakan oleh Perguruan Tinggi di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik