P U T U S A N. Nomor : 346/PID/2015/PT.MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

13 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

Putusan nomor : 346/PID/2015/PT.MDN Hal. 1 dari 13 Hal.

P U T U S A N

Nomor : 346/PID/2015/PT.MDN.

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

Pengadilan Tinggi Medan, yang memeriksa dan mengadili perkara pidana dalam Peradilan Tingkat Banding, telah menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara Terdakwa :

Nama lengkap : BUDIMAN Alias PATAK . Tempat Lahir : Tambak Lobang .

Umur/tanggal lahir : 30 Tahun/ 08 Februari 1984. Jenis Kelamin : Laki-laki.

Kebangsaan : Indonesia.

Tempat Tinggal : Dusun Tambak Lobang Desa pasang Lela Kecamatan Na.IX-X Kabupaten Labuhan Batu Utara .

Agama : Islam. Pekerjaan : Wiraswasta.

Pendidikan : SMP II (Tidak tamat).

Terdakwa ditahan dalam Rumah Tahanan Negara berdasarkan Perintah/ Penetapan Penahanan oleh :

1. Penyidik, sejak tanggal 25 November 2014 sampai dengan tanggal 14 Desember 2014 ;

2. Perpanjangan oleh Penuntut Umum, sejak tanggal 15 Desember 2014 sampai dengan tanggal 23 Januari 2015 ;

3. Jaksa Penuntut Umum, sejak tanggal 20 Januari 2015 sampai dengan tanggal 08 Februari 2015;

4. Hakim Pengadilan Negeri Rantauprapat, sejak tanggal 05 Februari 2015 sampai dengan tanggal 06 Maret 2015 ;

5. Perpanjangan Ketua Pengadilan Negeri Rantauprapat, sejak tanggal 07 Maret 2015 sampai dengan tanggal 05 Mei 2015;

(2)

Putusan nomor : 346/PID/2015/PT.MDN Hal. 2 dari 13 Hal. 6. Hakim Pengadilan Tinggi Medan, sejak tanggal 4 Mei 2015 sampai dengan

tanggal 2 Juni 2015;

7. Perpanjangan Penahanan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Medan, sejak tanggal 3 Juni 2015 sampai dengan tanggal 1 Agustus 2015;

Pengadilan Tinggi tersebut;

Telah membaca Penetapan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Medan tanggal 3 Juni 2015, nomor : 346/PID/2015/PT.MDN, serta berkas perkara Pengadilan Negeri Rantau Prapat nomor : 62/Pid.B/2015/PN.Rap, dan surat-surat yang bersangkutan dengan perkara tersebut;

Membaca surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Rantau Prapat tanggal 20 Januari 2015, No. Reg. Perkara : PDM-09/N.2.16/Ep.1/01/2015, yang mendakwa Terdakwa dengan dakwaan sebagai berikut :

Kesatu

Bahwa terdakwa Budiman Alias Patak bersama-sama dengan Jainal Abidin Alias Dower, Wawan Setiawan Alias Kombet (masing-masing terdakwa dalam berkas terpisah), Ruliadi Alias Eli dan Asnan Alias Sinan (masing-masing Belum tertangkap/Dpo), pada hari Jumat tanggal 21 Nopember 2014 sekira pukul 13.30 wib atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam bulan Nopember 2014 atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam tahun 2014, bertempat di Dusun Tampak Lobang Desa Pasang Lela Kecamatan NA IX-X Kabupaten Labuhanbatu Utara, atau setidak-tidaknya ditempat lain yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Rantau Prapat yang berhak memeriksa dan mengadili perkaranya “Dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang” perbuatan tersebut dilakukan terdakwa dengan cara sebagai berikut :

− Sebelumnya pada hari Jumat tanggal 21 Nopember 2014 sekira pukul 12.30 wib saksi korban Iwan Pasaribu Alias Pak Iwan bersama-sama dengan saksi Tuppu Rambe dan saksi Jabe Rambe berada di Cakruk milik Kebun PTPN IV Berangir tepatnya di Afdeling III sedang makan siang, selanjutnya saksi korban Iwan Pasaribu Alias Pak Iwan mendapat telepon dan saksi Sahira Rambe dan mengatakan bahwa terdakwa Budiman Alias Patak membuat keributan

(3)

Putusan nomor : 346/PID/2015/PT.MDN Hal. 3 dari 13 Hal. didepan rumah saksi korban di Dusun Tambak Lobang Desa Pasang Lelang dengan cara menggas gas sepeda motornya dengan kuat dan terdakwa juga melihat saksi Sahira Rambe dengan tatapan yang seram, kemudian mendengar kabar tersebut saksi korban langsung pulang kerumah dan saksi Jabe Rambe dan saksi Tuppu Rambe mengikuti dari belakang saksi korban, dan setelah tiba dirumah saksi korban, saksi korban menanyakan keberadaan terdakwa dan saksi Sahira Rambe mengatakan bahwa terdakwa sudah pergi, kemudian saksi korban pergi menuju rumah orang tua terdakwa dan setelah sampai dirumah orang tua terdakwa, saksi korban memarkirkan sepeda motornya di depan rumah orang tua terdakwa, kemudian saksi korban turun dan melihat terdakwa sedang berkumpul dengan Jainal Abidin Alias Dower, Wawan Setiawan Alias Kombet, Ruliadi Alias Eli dan Asnan Alias Sinan di garasi belakang tempat penimbangan buah kelapa sawit, kemudian saksi korban memanggil terdakwa “Tak, sini kau dulu”, lalu terdakwa datang dan saksi korban bertanya “Kenapa Tak kau gas gas keretamu didepan rumahku kan lagi sholat dimesjid ini, lagian jadi takut anakku”, dan dijawab terdakwa “Kenapa rupanya keberatan kau”, dan dijawab saksi korban “Ya kalau gitu ceritamu saya keberatan”, kemudian terdakwa langsung meninju muka saksi dengan menggunakan tangan kanan yang dikepal dan hidung saksi korban mengeluarkan darah, kemudian saksi korban melihat saksi Jabe Rambe dan Tuppu Rambe datang lalu saksi Tuppu Rambe bertanya kepada saksi korban “Loh Tak, kok main keroyok sama abangku kok kek gitu”, dan langsung terdakwa menumbuk atau memukul saksi Tuppu Rambe pada bagian wajahnya dan mengatakan “Diam kau gara gara kalian kami nggak bisa mencuri sawit PTPN di Tambak Lobang ini”, lalu saksi Jabe Rambe berusaha melerai namun tidak berhasil, kemudian terdakwa mengambil kayu dan memukul rusuk kanan saksi korban dengan menggunakan kayu broti sehingga saksi korban terjatuh dan pada saat saksi korban berusaha berdiri datang Ruliadi Elias Eli membawa sebatang tojok besi ditangannya dan memukulkan tojok tersebut ke bagian belakang kepala dekat telinga sebelah kiri, kemudian datang Jainal Abidin Alias Dower menendang saksi korban dibagian badan atau tubuh belakang saksi korban, selanjutnya datang Wawan Setiawan Alias Kombet memukul saksi korban dengan menggunakan kayu dan memijak mijak kepala dan badan saksi korban dengan kakinya, kemudian saksi korban bangkit lalu Wawan Setiawan Alias Kombet memukul tangan saksi korban dengan menggunakan botol, kemudian terdakwa memukul saksi korban

(4)

Putusan nomor : 346/PID/2015/PT.MDN Hal. 4 dari 13 Hal. dengan alat besi pada bagian tubuh belakang atau badan saksi korban sehingga saksi korban terjatuh, lalu saksi korban melihat terdakwa memegang pisau arit dan membacokkannya kebagian kepala belakang sehingga saksi korban mengalami pendarahan dan tersungkur dan dalam keadaan tersungkur Ruliadi Alias Eli memukulkan gagang dodos yang terbuat dari kayu bulat dibagian kepala saksi korban dan korban berusaha menangkisnya dengan merapatkan kedua tangannya dan mengenai tangannya dan menyebabkan tangan korban patah tulang, kemudian Wawan Setiawan Alias Kombet mengambil pisau sangkur dari pinggang saksi korban dan berusaha menikam saksi korban namun saksi Jabe Rabe berhasil menangkap tangan Wawan Setiawan Alias Kombet lalu pisau sangkur tersebut diberikan kepada keluarga terdakwa, lalu saksi Jabe Rambe menyuruh saksi korban untuk melarikan diri kemudian saksi korban berusaha melarikan diri, dan pada saat saksi korban melarikan diri Ruliadi Alias Eli melemparkan batu kearah saksi korban namun tidak mengenai saksi korban, lalu saksi korban lari menuju perkebunan PTPN IV Berangir Afdeling III, lalu saksi korban bertemu dengan Oppusunggu dan Oppusunggu bertanya “Kenapa kau Lae” dan dijawab saksi korban “Aku dikeroyok Lae, sama orang si Patak”, lalu Opusunggu langsung memanggil satpam dan membawa saksi korban berobat ke Puskesbun Kebun PTPN IV Berangir, dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Rantauprapat, dan selanjutnya keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Labuhanbatu guna proses guna proses hukum lebih lanjut;

− Akibat perbuatan terdakwa Budiman Alias Patak bersama-sama dengan Jainal Abidin Alias Dower, Wawan Setiawan Alias Kombet, Ruliadi Alias Eli dan Asnan Alias Sinan, saksi korban Iwan Pasaribu Alias Pak Iwan menderita luka berat sebagaimana dijelaskan dalam Visum Et Repertum dari Rumah Sakit Umum Daerah Rantauprapat No. 445 / 643 / RM-RSUD / 2014 tertanggal 13 Desember 2014 yang di buat dan ditandatangani oleh dr. Rini Flora Doloksaribu, dengan hasil pemeriksaan sebagai berikut :

− Luka dijahit pada kepala atas denan ukuran panjang 4 cm; − Bengkak kepala atas kanan dengan ukuran diameter 5 cm; − Keluar darah dari mulut;

− Bengkak lengan bawah kiri dengan ukuran diameter 3 cm;

− Luka lecet pergelangan tangan kiri dengan ukuran panjang 3 cm dan lebar 2 cm;

(5)

Putusan nomor : 346/PID/2015/PT.MDN Hal. 5 dari 13 Hal. Kesimpulan : berdasarkan keadaan tersebut diatas adalah akibat ruda paksa benda tumpul.

− Akibat perbuatan terdakwa Budiman Alias Patak bersama-sama dengan Jainal Abidin Alias Dower, Wawan Setiawan Alias Kombet, Ruliadi Alias Eli dan Asnan Alias Sinan, saksi Tuppu Rambe menderita luka sebagaimana dijelaskan dalam Visum Et Repertum dari Rumah Sakit Umum Daerah Rantauprapat No. 445/642/RM-RSUD/2014 tertanggal 13 Desember 2014 yang di buat dan ditandatangani oleh dr. Rini Flora Doloksaribu, dengan hasil pemeriksaan sebagai berikut :

− Bengkak kepala bagian belakang dengan ukuran diameter 10 cm; − Luka dijahit pada kening denga ukuran panjang 3 cm;

− Mata kanan tampak merah;

− Hematom bawah mata kiri denga ukuran panjang 3 cm dan lebar 0,5 cm; − Memar dikening bagian kanan denga ukuran panjang 4 cm dan lebar 1 cm; − Memar dikelopak mata kiri bawah deng aukuran panjang 0,5 cm dan lebar

0,5 cm;

− Luka lecet dibawah mata kanan deng aukuran panjang 1 cm dan lebar 0,5 cm;

− Hematom pada batang hidung; − Hematom pada puncak hidung;

− Luka robek pada jari tengah kiri dengan ukuran panjang 1 cm dan lebar 0,5 cm;

Kesimpulan : berdasarkan keadaan tersebut diatas adalah akibat ruda paksa benda tumpul;

Perbuatan terdakwa tersebut sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 170 ayat (1) KUHP;

Atau

Kedua

Bahwa terdakwa Budiman Alias Patak bersama-sama dengan Jainal Abidin Alias Dower, Wawan Setiawan Alias Kombet (masing-masing terdakwa dalam berkas terpisah), Ruliadi Alias Eli dan Asnan Alias Sinan (masing-masing Belum tertangkap/Dpo), pada hari Jumat tanggal 21 Nopember 2014 sekira pukul 13.30

(6)

Putusan nomor : 346/PID/2015/PT.MDN Hal. 6 dari 13 Hal. wib atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam bulan Nopember 2014 atau setidak-tidaknya pada waktu lain dalam tahun 2014, bertempat di Dusun Tampak Lobang Desa Pasang Lela Kecamatan NA IX-X Kabupaten Labuhanbatu Utara, atau setidak-tidaknya ditempat lain yang masih termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Rantau Prapat yang berhak memeriksa dan mengadili perkaranya “Yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yang turut serta melakukan Penganiayaan”, perbuatan tersebut dilakukan terdakwa dengan cara sebagai berikut :

− Sebelumnya pada hari Jumat tanggal 21 Nopember 2014 sekira pukul 12.30 wib saksi korban Iwan Pasaribu Alias Pak Iwan bersama-sama dengan saksi Tuppu Rambe dan saksi Jabe Rambe berada di Cakruk milik Kebun PTPN IV Berangir tepatnya di Afdeling III sedang makan siang, selanjutnya saksi korban Iwan Pasaribu Alias Pak Iwan mendapat telepon dan saksi Sahira Rambe dan mengatakan bahwa terdakwa Budiman Alias Patak membuat keributan didepan rumah saksi korban di Dusun Tambak Lobang Desa Pasang Lelang dengan cara menggas gas sepeda motornya dengan kuat dan terdakwa juga melihat saksi Sahira Rambe dengan tatapan yang seram, kemudian mendengar kabar tersebut saksi korban langsung pulang kerumah dan saksi Jabe Rambe dan saksi Tuppu Rambe mengikuti dari belakang saksi korban, dan setelah tiba dirumah saksi korban, saksi korban menanyakan keberadaan terdakwa dan saksi Sahira Rambe mengatakan bahwa terdakwa sudah pergi, kemudian saksi korban pergi menuju rumah orang tua terdakwa dan setelah sampai dirumah orang tua terdakwa, saksi korban memarkirkan sepeda motornya di depan rumah orang tua terdakwa, kemudian saksi korban turun dan melihat terdakwa sedang berkumpul dengan Jainal Abidin Alias Dower, Wawan Setiawan Alias Kombet, Ruliadi Alias Eli dan Asnan Alias Sinan di garasi belakang tempat penimbangan buah kelapa sawit, kemudian saksi korban memanggil terdakwa “Tak, sini kau dulu”, lalu terdakwa datang dan saksi korban bertanya “Kenapa Tak kau gas gas keretamu didepan rumahku kan lagi sholat dimesjid ini, lagian jadi takut anakku”, dan dijawab terdakwa “Kenapa rupanya keberatan kau”, dan dijawab saksi korban “Ya kalau gitu ceritamu saya keberatan”, kemudian terdakwa langsung meninju muka saksi dengan menggunakan tangan kanan yang dikepal dan hidung saksi korban mengeluarkan darah, kemudian saksi korban melihat saksi Jabe Rambe dan Tuppu Rambe datang lalu saksi Tuppu Rambe bertanya kepada saksi korban “Loh Tak, kok main keroyok sama

(7)

Putusan nomor : 346/PID/2015/PT.MDN Hal. 7 dari 13 Hal. abangku kok kek gitu”, dan langsung terdakwa menumbuk atau memukul saksi Tuppu Rambe pada bagian wajahnya dan mengatakan “Diam kau gara gara kalian kami nggak bisa mencuri sawit PTPN di Tambak Lobang ini”, lalu saksi Jabe Rambe berusaha melerai namun tidak berhasil, kemudian terdakwa mengambil kayu dan memukul rusuk kanan saksi korban dengan menggunakan kayu broti sehingga saksi korban terjatuh dan pada saat saksi korban berusaha berdiri datang Ruliadi Elias Eli membawa sebatang tojok besi ditanganya dan memukulkan tojok tersebut ke bagian belakang kepala dekat telinga sebelah kiri, kemudian datang Jainal Abidin Alias Dower menendang saksi korban dibagian badan atau tubuh belakang saksi korban, selanjutnya datang Wawan Setiawan Alias Kombet memukul saksi korban dengan menggunakan kayu dan memijak mijak kepala dan badan saksi korban dengan kakinya, kemudian saksi korban bangkit lalu Wawan Setiawan Alias Kombet memukul tangan saksi korban dengan menggunakan botol, kemudian terdakwa memukul saksi korban dengan alat besi pada bagian tubuh belakang atau badan saksi korban sehingga saksi korban terjatuh, lalu saksi korban meliahat terdakwa memegang pisau arit dan membacokkannya kebagian kepala belakang sehingga saksi korban mengalami pendarahan dan tersungkur dan dalam keadaan tersungkur Ruliadi Alias Eli memukulkan gagang dodos yang terbuat dari kayu bulat dibagian kepala saksi korban dan korban berusaha menangkisnya dengan merapatkan kedua tangnnya dan mengenai tangannya dan menyebabkan tangan korban patah tulang, kemudian Wawan Setiawan Alias Kombet mengambil pisau sangkur dari pinggang saksi korban dan berusaha menikam saksi korban namun saksi Jabe Rabe berhasil menangkap tangan Wawan Setiawan Alias Kombet lalu pisau sangkur tersebut diberikan kepada keluarga terdakwa, lalu saksi Jabe Rambe menyuruh saksi korban untuk melarikan diri kemudian saksi korban berusaha melarikan diri, dan pada saat saksi korban melarikan diri Ruliadi Alias Eli melemparkan batu kearah saksi korban namun tidak mengenai saksi korban, lalu saksi korban lari menuju perkebunan PTPN IV Berangir Afdeling III, lalu saksi korban bertemu dengan Oppusunggu dan Oppusunggu bertanya “Kenapa kau Lae” dan dijawab saksi korban “Aku dikeroyok Lae, sama orang si Patak”, lalu Opusunggu langsung memanggil satpam dan membawa saksi korban berobat ke Puskesbun Kebun PTPN IV Berangir, dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Rantauprapat, dan selanjutnya keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Labuhanbatu guna proses guna proses hukum lebih lanjut;

(8)

Putusan nomor : 346/PID/2015/PT.MDN Hal. 8 dari 13 Hal. − Akibat perbuatan terdakwa Budiman Alias Patak, bersama-sama dengan Jainal Abidin Alias Dower, Wawan Setiawan Alias Kombet, Ruliadi Alias Eli dan Asnan Alias Sinan, saksi korban Iwan Pasaribu Alias Pak Iwan menderita luka berat sebagaimana dijelaskan dalam Visum Et Repertum dari Rumah Sakit Umum Daerah Rantauprapat No. 445/643/RM-RSUD/2014 tertanggal 13 Desember 2014 yang di buat dan ditandatangani oleh dr. Rini Flora Doloksaribu, dengan hasil pemeriksaan sebagai berikut :

− Luka dijahit pada kepala atas denan ukuran panjang 4 cm; − Bengkak kepala atas kanan dengan ukuran diameter 5 cm; − Keluar darah dari mulut;

− Bengkak lengan bawah kiri dengan ukuran diameter 3 cm;

− Luka lecet pergelangan tangan kiri dengan ukuran panjang 3 cm dan lebar 2 cm;

− Kesimpulan : berdasarkan keadaan tersebut diatas adalah akibat ruda paksa benda tumpul.

− Akibat perbuatan terdakwa Budiman Alias Patak bersama-sama dengan Jainal Abidin Alias Dower, Wawan Setiawan Alias Kombet, Ruliadi Alias Eli dan Asnan Alias Sinan, saksi Tuppu Rambe menderita luka sebagaimana dijelaskan dalam Visum Et Repertum dari Rumah Sakit Umum Daerah Rantauprapat No. 445/642/RM-RSUD/2014 tertanggal 13 Desember 2014 yang di buat dan ditandatangani oleh dr. Rini Flora Doloksaribu, dengan hasil pemeriksaan sebagai berikut :

− Bengkak kepala bagian belakang dengan ukuran diameter 10 cm; − Luka dijahit pada kening denga ukuran panjang 3 cm;

− Mata kanan tampak merah;

− Hematom bawah mata kiri denga ukuran panjang 3 cm dan lebar 0,5 cm; − Memar dikening bagian kanan denga ukuran panjang 4 cm dan lebar 1 cm; − Memar dikelopak mata kiri bawah deng aukuran panjang 0,5 cm dan lebar

0,5 cm;

− Luka lecet dibawah mata kanan deng aukuran panjang 1 cm dan lebar 0,5 cm;

− Hematom pada batang hidung; − Hematom pada puncak hidung;

(9)

Putusan nomor : 346/PID/2015/PT.MDN Hal. 9 dari 13 Hal. − Luka robek pada jari tengah kiri dengan ukuran panjang 1 cm dan lebar 0,5

cm;

Kesimpulan : berdasarkan keadaan tersebut diatas adalah akibat ruda paksa benda tumpul.

Perbuatan terdakwa tersebut sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 351 ayat (1) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP

Membaca surat tuntutan Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Negeri Rantau Prapat tanggal 20 April 2015, No. Reg. Perkara : PDM-15/RP.RAP/01/2015, bahwa Terdakwa telah dituntut sebagai berikut :

1. Menyatakan terdakwa BUDIMAN ALIAS PATAK, terbukti bersalah melakukan tindak pidana “ Dengan terang-terangan dan tenaga bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang ” sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 170 Ayat (1) KUHPidana dalam surat dakwaan ;

2. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Budiman Als Patak berupa pidana Penjara selama 5 (lima) tahun dikurangkan dengan masa penahanan yang telah dijalani terdakwa dengan perintah Terdakwa tetap ditahan;

3. Menyatakan barang bukti berupa :

- 1 (satu) buah tojok besi panjang sekitar + 1 (satu) meter ;

- 1 (Satu) potong kayu dengan panjang + 1 (satu) meter berbentuk bulat terukur ;

Dipergunakan dalam berkas perkara an JAINAL ABIDIN Alias Dower, Cs ;

4. Menetapkan supaya terdakwa dibebani membayar biaya perkara sebesar Rp. 2.000,- (Dua ribu rupiah);

Membaca putusan Pengadilan Negeri Rantau Prapat nomor : 62/Pid.B/2015/PN.Rap, tanggal 29 April 2015, yang amarnya berbunyi sebagai berikut :

1. Menyatakan terdakwa BUDIMAN ALIAS PATAK, telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana” dimuka umum bersama-sama

(10)

Putusan nomor : 346/PID/2015/PT.MDN Hal. 10 dari 13 Hal. melakukan kekerasan terhadap orang ” sebagaimana yang didakwakan Penuntut Umum dalam dakwaan Kesatu

2. Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa BUDIMAN ALIAS PATAK oleh karena itu dengan pidana penjara selama 10 (sepuluh) bulan ;

3. Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani oleh Terdakwa dikurangkan dari seluruh pidana yang telah dijatuhkan ;

4. Menetapkan agar Terdakwa tetap berada dalam tahanan;

5. Menyatakan barang bukti berupa :

- 1 (satu) buah tojok besi panjang sekitar + 1 (satu) meter ;

- 1 (satu) potong kayu dengan panjang + 1 (satu) meter berbentuk bulat terukir ;

Dirampas untuk dimusnahkan;

6. Membebankan biaya perkara kepada Terdakwa diatas sebesar Rp.2.000,- (dua ribu rupiah) ;

Telah membaca :

1. Akta Permintaan Banding yang dibuat oleh Panitera Pengadilan Negeri Rantau Prapat, bahwa pada tanggal 4 Mei 2015, Jaksa Penuntut Umum telah mengajukan permintaan banding terhadap Putusan Pengadilan Negeri Rantau Prapat nomor : 62/Pid.B/2015/PN.Rap, tanggal 29 April 2015;

2. Relaas pemberitahuan permintaan banding yang dibuat oleh Jurusita Pengganti Pengadilan Negeri Rantau Prapat bahwa permintaan banding tersebut telah diberitahukan kepada Terdakwa melalui penasihat hukumnya pada tanggal 18 Mei 2015;

3. Surat mempelajari berkas perkara Pengadilan Negeri Rantau Prapat tanggal 12 Mei 2015, yang disampaikan masing-masing kepada Jaksa Penuntut Umum dan Terdakwa untuk mempelajari berkas perkara tersebut, selama 7 (tujuh) hari terhitung mulai tanggal 13 Mei 2015 sampai dengan tanggal 22 Mei 2015, sebelum berkas dikirim ke Pengadilan Tinggi;

(11)

Putusan nomor : 346/PID/2015/PT.MDN Hal. 11 dari 13 Hal. Menimbang, bahwa permintaan banding oleh Jaksa Penuntut Umum telah diajukan dalam tenggang waktu dan menurut tata cara serta syarat-syarat yang ditentukan oleh Undang-Undang, oleh karena itu permohonan banding tersebut secara formal dapat diterima;

Menimbang, bahwa dalam perkara ini Jaksa Penuntut Umum, meskipun mengajukan banding akan tetapi tidak ada mengajukan memori banding;

Menimbang, bahwa setelah Pengadilan Tinggi mempelajari dengan seksama berkas perkara yang dimohonkan banding oleh Jaksa Penuntut Umum yang terdiri dari Berita Acara Pemeriksaan dari Penyidik, Berita Acara Pemeriksaan Persidangan Pengadilan Negeri Rantau Prapat berikut surat yang timbul dipersidangan berhubungan dengan perkara ini dan turunan resmi putusan Pengadilan Negeri Rantau Prapat nomor : 62/Pid.B/2015/PN.Rap, tanggal 29 April 2015, Pengadilan Tinggi sependapat dengan pertimbangan hukum Majelis Hakim Tingkat Pertama dalam putusannya menyatakan Terdakwa telah terbukti dengan sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan kepadanya, dan pertimbangan hukum Majelis Hakim Tingkat Pertama telah tepat dan benar sehingga diambil alih dan dijadikan sebagai pertimbangan Pengadilan Tinggi sendiri dalam memutus perkara ini ditingkat banding;

Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut diatas, maka Putusan Pengadilan Negeri Rantau Prapat nomor : 62/Pid.B/2015/PN.Rap, tanggal 29 April 2015, yang dimintakan banding tersebut, harus dikuatkan;

Menimbang, bahwa dalam perkara ini terhadap Terdakwa telah dilakukan penahanan yang sah, maka masa penahanan tersebut harus dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan;

Menimbang, bahwa oleh karena Terdakwa ditahan dan penahanan terhadap Terdakwa dilandasi alasan yang cukup, maka perlu ditetapkan agar Terdakwa tetap berada dalam tahanan;

Menimbang, bahwa oleh karena Terdakwa tetap dinyatakan bersalah dan dipidana, maka dibebani pula untuk membayar biaya perkara yang timbul dikedua tingkat peradilan;

(12)

Putusan nomor : 346/PID/2015/PT.MDN Hal. 12 dari 13 Hal. Memperhatikan Pasal 170 Ayat (1) KUHPidana, Undang-Undang Republik Indonesia nomor : 8 Tahun 1981 tentang KUHAP, serta peraturan perundang-undangan lain yang bersangkutan;

MENGADILI :

- Menerima permintaan banding dari Jaksa Penuntut Umum;

- Menguatkan putusan Pengadilan Negeri Rantau Prapat nomor :

62/Pid.B/2015/PN.Rap, tanggal 29 April 2015, yang dimintakan banding tersebut;

- Menetapkan masa penahanan yang telah dijalani Terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan;

- Menetapkan Terdakwa tetap ditahan;

- Membebankan kepada Terdakwa untuk membayar biaya perkara dalam kedua tingkat peradilan yang dalam tingkat banding sebesar Rp 2.500,- (dua ribu lima ratus rupiah).

Demikian diputus dalam musyawarah Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Medan pada hari Senin tanggal 22 Juni 2015 oleh kami : SAUT H. PASARIBU, SH. Hakim Pengadilan Tinggi Medan sebagai Hakim Ketua Majelis, SAMA RAJA MARPAUNG, SH. dan ROBERT SIMORANGKIR, SH.MH. masing-masing sebagai Hakim Anggota, yang ditunjuk untuk memeriksa dan mengadili perkara tersebut ditingkat banding, berdasarkan Penetapan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Medan tanggal 3 Juni 2015, nomor : 346/PID/2015/PT.MDN, putusan mana diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum pada hari Kamis tanggal 25 Juni 2015, oleh Ketua Majelis dengan didampingi Hakim-Hakim Anggota tersebut serta SAIFUL AKHYAR, SH. Panitera Pengganti pada Pengadilan Tinggi Medan, tanpa dihadiri oleh Jaksa Penuntut Umum dan Terdakwa.

Hakim Anggota, Hakim Ketua,

(13)

Putusan nomor : 346/PID/2015/PT.MDN Hal. 13 dari 13 Hal. 1. SAMA RAJA MARPAUNG, SH. SAUT H. PASARIBU, SH.

ttd

2. ROBERT SIMORANGKIR, SH.MH.

Panitera Pengganti,

ttd

SAIFUL AKHYAR, SH.

Untuk salinan sesuai dengan aslinya. PANITERA,

Hj. MERI ULFA, SH.MH. NIP. 195703011985032002.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :