PENGARUH GULUDAN DAN RORAK TERHADAP PRODUKSI KELAPA SAWIT DI UNIT USAHA REJOSARI PTPN VII LAMPUNG SELATAN

10 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

PENGARUH GULUDAN DAN RORAK TERHADAP

PRODUKSI KELAPA SAWIT

DI UNIT USAHA REJOSARI PTPN VII LAMPUNG SELATAN

Oleh:

Intan Pratiwi A24103005

PROGRAM STUDI ILMU TANAH

FAKULTAS PERTANIAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

(2)

Sawit di Unit Usaha Rejosari PTPN VII Lampung Selatan. (di bawah bimbingan

WAHYU PURWAKUSUMA DAN KUKUH MURTILAKSONO)

Biodiesel merupakan alternatif energi yang dapat digunakan dalam jangka waktu panjang. Salah satu bahan baku biodiesel adalah kelapa sawit yang diproses menjadi CPO (Crude Palm Oil). Agar kelapa sawit dapat memproduksi CPO secara optimal diperlukan berbagai persyaratan tumbuh tertentu.

Tanaman kelapa sawit merupakan tanaman perkebunan yang membutuhkan air dalam jumlah banyak untuk pertumbuhan dan perkembangan jaringan tubuhnya. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik pada daerah yang mempunyai curah hujan 2000-3000 mm/tahun dan menyebar merata sepanjang tahun. Beberapa daerah seperti Lampung kurang cocok untuk budidaya tanaman kelapa sawit, karena terdapat perbedaan yang mencolok pada penyebaran hujan dari satu bulan ke bulan berikutnya, sehingga untuk meningkatkan cadangan air tanah pada perkebunan kelapa sawit diperlukan teknik konservasi tanah dan air seperti guludan dan rorak.

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh guludan dan rorak dalam meningkatkan cadangan air tanah, mempelajari pengaruh guludan dan rorak terhadap produksi kelapa sawit (TBS), mempelajari hubungan antara ketersediaan air tanah dengan produksi kelapa sawit, serta mempelajari hubungan antara jumlah tandan bunga betina dengan jumlah tandan matang panen yang dihubungkan dengan cadangan air tanah. Penelitian ini dilaksanakan di perkebunan kelapa sawit Unit Usaha Rejosari, PTPN VII, Lampung Selatan yang terbagi ke dalam 3 blok utama, yaitu Blok I dengan perlakuan teras gulud yang dilengkapi dengan mulsa vertikal, Blok II tanpa perlakuan (kontrol), dan blok III dengan perlakuan rorak yang dilengkapi dengan mulsa vertikal.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa blok 1 (perlakuan guludan) dan blok 3 (perlakuan rorak) mampu menyimpan cadangan air tanah tahunan lebih besar daripada blok 2 (kontrol), yaitu 4235,288 mm untuk blok 1, 3834,239 mm untuk blok 2, dan 4876,973 mm untuk blok 3. Blok 1 dan blok 3 mempunyai nilai produksi tandan kelapa sawit (TBS) yang lebih besar dibandingkan dengan

(3)

ii

kontrol, dimana nilai TBS pada blok 1, blok 2, dan blok 3 masing-masing sebesar 25.288,77; 20.883,29 dan 23.697,82 kg/ha/th. Produksi tandan kelapa sawit (TBS) mempunyai korelasi yang positif dengan cadangan air tanah pada 12 bulan sebelumnya. Korelasi yang paling tinggi terjadi pada blok 1 dengan nilai 0.5546, kemudian blok 3 dengan nilai 0.4387, dan 0.2182 pada blok 2. Selain itu, perlakuan teknik konservasi tanah dan air, pada blok 1 dan blok 3 memiliki korelasi yang paling baik antara jumlah tandan bunga betina 9 bulan sebelumnya dengan tandan matang panen yaitu masing-masing 0.8593 dan 0.9023, tetapi paling kecil pada blok 2 yaitu 0.7994.

(4)

Rejosari Management Unit of PTPN VII in South Lampung. (Under Academic Supervision of WAHYU PURWAKUSUMA and KUKUH MURTILAKSONO).

Biodiesel is an alternative energy which can be used in the long term. One of the raw materials for biodiesel is oil palm which is processed into CPO (Crude Palm Oil). In order to make oil palm able to produce CPO at optimum level, there is a need for specific growth requirements.

Oil palm is plantation crop which requires water in large amount for its growth and development of its tissues. This crop is able to grow properly in areas with rainfall of 2000 – 3000 mm / year which spread evenly during the whole year. Several regions, such as Lampung is not so suitable for cultivation of oil palm crops due to great difference of rainfall between one month and the others. Therefore, there is a need for soil and water conservation technique such as the use of bunds and silt pits.

The objectives of this research were learning the effect of bunds and silt pits in increasing soil water storage, learning the effect of bunds and silt pits on oil palm production (TBS), learning the relationship between soil water availability and oil palm production, and learning the relationship between quantity of female flower bunches and quantity of harvest mature bunches which was related also to soil water storage. This research was conducted in oil palm plantation in Rejosari Management Unit of PTPN VII, South Lampung, which was divided into 3 main blocks, namely Block I with treatment of bund terraces supplemented with vertical mulches, Block II with no treatment (control), and Block III with silt pit treatment supplemented with vertical mulches.

Research results showed that block 1 (bund treatment) and block 3 (silt pit treatment) were able to store more soil water, as compared to block 2 (control), namely 4235,288 mm for block 1, 3834,239 mm for block 2, and 4876,973 mm for block 3. Block 1 and block 3 have the highest production of oil palm bunches, as compared to block 2. The production of oil palm bunches for block 1, 2, and 3 are 25.288,77; 20.883,29; and 23.697,82 kg /ha/year. There was positive

(5)

iv

correlation between soil water storage and production of oil palm fruit bunches (TBS) which occurred 12 months later. The highest correlation occurred in block 1 (bund treatment) with value of 0.5546, followed in decreasing correlation by block 3 (silt pit treatment) with value of 0.4387, and 0.2182 for block 2 (control). Beside that, treatments of soil and water conservation technique in block 1 and block 3 possessed the highest correlation between quantity of female flower bunches and that of harvest mature bunches, which were respectively 0.8593 and 0.9023, but the smallest correlation is block 2, namely 0.7994.

(6)

DI UNIT USAHA REJOSARI PTPN VII LAMPUNG SELATAN

SKRIPSI

Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pertanian pada Fakultas Pertanian

Institut Pertanian Bogor

Oleh:

Intan Pratiwi A24103005

PROGRAM STUDI ILMU TANAH

FAKULTAS PERTANIAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

(7)

Judul : PENGARUH GULUDAN DAN RORAK TERHADAP PRODUKSI KELAPA SAWIT DI UNIT USAHA REJOSARI PTPN VII LAMPUNG SELATAN

Nama : Intan Pratiwi Nrp : A24103005

Menyetujui,

Pembimbing I Pembimbing II

Ir. Wahyu Purwakusuma, M.Sc. Dr. Ir. Kukuh Murtilaksono, M.S. NIP. 131 691 470 NIP. 131 861 468

Mengetahui, Dekan Fakultas Pertanian

Prof. Dr. Ir. Didy Sopandie, M.Agr NIP. 131 124 019

(8)

Penulis dilahirkan di Pamekasan, Propinsi Jawa Timur pada tanggal 5 Maret 1985. Penulis merupakan anak pertama dari dua bersaudara dari pasangan Bapak Imam Buhari dan Ibu Sutartini, dan merupakan kakak dari Indra Dwi Putra.

Penulis menempuh pendidikan dasar di SD Negeri Barurambat Kota VII Pamekasan dan dinyatakan lulus pada tahun 1997. Selanjutnya penulis melanjutkan pendidikannya di SLTP Negeri 2 Pamekasan dan lulus pada tahun 2000. Pada tahun yang sama penulis melanjutkan pendidikannya di SMU Negeri 1 Pamekasan dan lulus pada tahun 2003.

Pada tahun 2003, penulis diterima di Institut Pertanian Bogor, Fakultas Pertanian, Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan melalui jalur USMI. Selama mengikuti kuliah di Institut Pertanian Bogor penulis aktif sebagai anggota Biro Kemahasiswaan, Departemen Pengembangan Sumberdaya Manusia Himpunan Mahasiswa Ilmu Tanah periode 2006-2007. Penulis pernah menjadi asisten praktikum mata kuliah fisika tanah periode 2008-2009. Penulis juga aktif di Organisasi Mahasiswa Daerah GASISMA pada tahun 2003-2004 dan 2004-2005.

(9)

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah Swt. karena atas limpahan rahmat, dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul ”Pengaruh Guludan dan Rorak terhadap Produksi Kelapa Sawit di Perkebunan Kelapa Sawit PTPN VII Unit Usaha Rejosari Lampung Selatan”. Salawat dan salam tetap tercurahkan kepada junjungan nabi besar Muhammad Saw. yang telah membawa cahaya dari kegelapan.

Penulis juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu terselesaikannya skripsi ini, yaitu :

1. Direksi dan staf Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) yang telah mendanai penelitian ini.

2. Manajer dan seluruh staf PTPN VII Unit Usaha Rejosari Lampung Selatan.

3. Ir. Wahyu Purwakusuma, M.Sc selaku pembimbing pertama yang telah meluangkan waktu, pikiran, dan kesabarannya kepada penulis.

4. Dr. Ir. Kukuh Murtilaksono, M.S, selaku pembimbing kedua yang telah memberikan masukan dan nasehat kepada penulis.

5. Alm. Dr. Ir. Sudarmo, M.Si, Ir. Yayat Hidayat, M.Si dan Dr. Ir. D.P.T. Baskoro, M.Sc yang telah memberikan saran dan masukan kepada penulis.

6. Dr. Rahayu Widyastuti, M.Sc selaku pembimbing akademik yang telah memberikan arahan kepada penulis

7. Orang tua (bapak Imam Buhari dan ibu Sutartini), adik Indra Dwi Putra, mbah Nani, dan seluruh keluarga besarku terima kasih atas dukungan moril dan materil, kasih sayang, pengertian, dan doa-doa yang telah diberikan.

8. Penghuni kostan ”Pochan” terutama Ima, Winda, Jeng K3, Irma Bangka, Dila, mbak Fany dan mbak Nia. Terima kasih atas persahabatan yang telah diberikan. Kalian telah membuatku mengerti hidup ini, sehingga terwujud suatu harmoni.

(10)

9. Teman-teman seperjuanganku selama di Lampung Tutiek, Asep, Hendra, Katri, Pungkas, Rudi, Adi (IPSL), dan Komar (IPSL). Terima kasih atas kebersamaan, persabatan, dan bantuan yang telah diberikan.

10.Epi, Candra, Dian, Au’, Dw2, Gina, Njuz dan teman-teman Society (Soil ScienceFourty). Tetap berjuang, jangan patah semangat, tunjukkan pada dunia kemampuan kita. Viva Soil... !!!!!

11.Dhina, Desy, Bredi, Majaw, Vega, Dita dan teman-temanku yang tidak bisa ditulis satu-persatu, terima kasih atas persabatan, motivasi, dan doanya.

12.Staf dosen tanah, terima kasih atas ilmu yang telah diberikan, semoga ilmu yang diperoleh dapat bermanfaat dan dapat diterapkan di masyarakat.

13.Staf Tata Usaha dan Laboran terutama di laboratorium Fisika dan Konservasi Tanah dan Air yang telah membantu dalam pelaksanaan penelitian.

14.Mas Beki, Pedro dan keluarga, pak Lan, pak Hasan, mbak Eva dan semua pihak yang telah membantu dalam penelitian ini.

Semoga skripsi ini dapat berguna bagi semua pihak yang membutuhkan.

Bogor, Mei 2008 Penulis

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :