• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II KAJIAN PUSTAKA - MUH. IQBAL BAB II

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "BAB II KAJIAN PUSTAKA - MUH. IQBAL BAB II"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

BAB II

KAJIAN PUSTAKA

Dalam menyelesaikan permasalahan pada pembuatan tugas akhir ini, terdapat beberapa landasan teori yang telah mendukung penerapan dari Rancang Bangun Sistem Informasi Penjualan Batik Pada Toko Batik Berbasis Mobile. Berikut ini dijelaskan masing-masing kajian pustaka secara detail.

A. Galeri Batik

Batik adalah seni gambar di atas kain untuk pakaian yang dibuat dengan teknik resist menggunakan material lilin. Kata batik berasal dari bahasa Jawa yang berarti menulis. Teknik membatik telah dikenal sejak ribuan tahun silam. Tidak ada keterangan sejarah yang cukup jelas tentang asal-usul batik. Ada yang menduga teknik ini berasal dari bangsa Sumeria, kemudian dikembangkan di Jawa setelah dibawa oleh para pedagang India. Batick, bathik, batik, batique dan batek serta batix adalah sebutan lain batik. Saat ini batik bisa ditemukan di banyak Negara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, India, Sri Lanka dan Iran. Selain di Asia, batik juga sangat popular di beberapa Negara benua Afrika.

(2)

kerajinan batik yang disebut dengan batik tulis ini ditiru oleh rakyat terdekat dan selanjutnya meluas menjadi pakaian yang sangat digemari, baik pria maupun wanita. Semula batik hanya dibuat di atas bahan dengan warna putih yang terbuat dari kapas yang dinamakan kain mori.

Dewasa ini batik yang sudah menjadi kain tradisional Indonesia juga dibuat di atas bahan lain seperti sutera, polyester, rayon, dan bahan sintesis lainnya. Di samping itu, cara pembuatannya juga mengalami perubahan. Selain batik tulis, yaitu batik yang motif batiknya dibentuk dengan tangan, kini juga ada batik cap, batik printing, batik painting, dan sablon (Zakapedia, 2014).

Toko atau penjualan batik secara umum berfungsi sebagai pusat penjualan berbagai macam batik, biasanya pada toko batik terdapat pegawai, seperti administrator dan pelayan toko. Administrasi bertugas mencatat data perbelanjaaan menganai segala jenis batik yang telah dipesan yang nantinya akan diolah kemudian membuat nota pembayaran. Kemudian pelayan akan mencatat kebutuhan pembeli yang nantinya akan diberikan kepada administrasi.

B. Sistem Informasi

(3)

1. Komponen Sistem (Components)

Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, yang bekerja sama membentuk satu kesatuan. Komponen-komponen sistem tersebut dapat berupa suatu bentuk subsistem. Setiap subsistem memiliki sifat-sifat sistem yang menjalankan suatu fungsi tertentu dan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan. Suatu sistem dapat mempunyai sistem yang lebih besar yang disebut dengan Supra sistem.

2. Batasan Sistem (Boundary)

Ruang lingkup sistem merupakan daerah yang membatasi antara sistem dengan sistem lainnya atau sistem dengan lingkungan luarnya. Batasan sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan

3. Lingkungan Luar Sistem (Environtment)

Bentuk apapun yang ada di luar ruang lingkup atau batasan sistem yang mempengaruhi operasi sistem tersebut disebut dengan lingkungan luar sistem. Lingkungan luar sistem ini dapat menguntungkan dan dapat juga merugikan sistem tersebut.

4. Penghubung Sistem (Interface)

(4)

5. Masukkan Sistem (Input)

Energi yang dimasukkan ke dalam sistem disebut masukan sistem, yang dapat berupa pemeliharaan (Maintenance input) dan sinyal (signal input). Sebagai contoh, di dalam satu unit sistem komputer, “Program” adalah

maintenance input yang digunakan mengoprasikan computer. Sementara “data” adalah signal input yang akan diolah menjadi informasi.

6. Keluaran Sistem (Output)

Hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna. Keluaran ini merupakan masukan bagi subsistem yang lain. Seperti contoh sistem informasi, keluaran yang dihasilkan adalah informasi, dimana informasi ini dapat digunakan sebagai masukan untuk pengambilan keputusan atau hal-hal lain yang merupakan input bagi subsistem lainnya.

7. Pengolah Sistem (Procces)

Suatu sistem dapat mempunyai suatu proses yang akan mengubah masukan menjadi keluaran. Sebagai contoh, sistem akuntansi. Sistem ini akan mengolah data transaksi menjadi laporan-laporan yang dibutuhkan oleh pihak manajemen.

8. Sasaran Sistem (Objective)

Suatu sistem memiliki tujuan dan sasaran yang pasti dan bersifat deterministik, kalau suatu sistem tidak memiliki sasaran , maka operasi sistem tidak ada gunanya. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuan yang telah direncanakan.

(5)

proses-proses pengolahan data yang ada di dalamnya. Serta jika pimpinan organisasinya mudah mengakses informasi tentang kinerja sistem organisasi, melalui keberadaan sistem informasi serta didasarkan pada data yang akurat dan mutakhir.

Sistem informasi merupakan sistem yang berisi SPD (sistem pengolah data) yang dilengkapi dengan kanal-kanal komunikasi yang digunakan dalam sistem sistem organisasi data. Elemen proses dari sistem informasi antara lain mengumpulkan data (data gathering), mengolah data yang tersimpan, menyebarkan informasi.

Agar sistem informasi selalu andal dan berjalan dengan baik, diperlukan orang-orang yang bertugas untuk mengelola dan memelihara sumberdaya dan layanan peralatan sistem informasi yang digunakan untuk mendukung proses-proses di dalam organisasi. Di dalam sistem informasi manusia berinteraksi dengan manusia, manusia berinteraksi dengan komputer, dan komputer berinteraksi dengan komputer. Di dalam sistem informasi, data, informasi dan/atau pengetahuan mengalir dibawa oleh dokumen atau media komunikasi seperti telepon, atau jaringan komputer. Keberadaan sistem informasi diperlukan dalam organisasi untuk mendampingi proses-proses bisnis dari organisasi (Witarto, 2004).

Jadi, sistem Informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

C. Perangkat Mobile

Perangakat mobile saat ini bisa dibagi menjadi beberapa kategori yaitu: Telepon

(6)

High-End, Smartphone, dan Tablet (Wahana Komputer, 2013). Kategori-kategori tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Telepon Mobile(mobile phone)

Perangkat jenis ini menjadikan panggilan dan SMS sebagai fitur utamanya. Perangkat ini tidak punya browser atau koneksi internet dan tidak punya kemampuan untuk memasang aplikasi.

2. Perangkat Mobile Low-End

Perangkat ini mempunyai banyak manfaat, salah satunya support internet. Umumnya memiliki browser yang sangat dasar, tapi pasaranya masih besar. Mungkin perangkat tersebut bukanlah pengguna internet yang sangat besar saat ini, tetapi mungkin akan berubah cepat dengan datangnya jejaring social dan layanan web 2.0. Perangkat ini umumnya tidak support layar sentuh, memori terbatas dan hanya menyertakan kamera dan pemutar musik yang paling basic.

3. Perangkat MobileMid-End dan High-End

Perangkat mid-end menjaga keseimbangan antara pengalaman pengguna yang baik dan harga yang layak. Beberapa tahun belakangan, kategori ini juga dikenal sebagai perangkat sosial yang berarti para penggunanya memanfaatkan perangkat untuk mengakses situs-situs sosial, missal Facebook dan Twitter, via

web mobile .

Kategori ini perangkat-perangkatnya menawarkan layar berukuran sedang,

(7)

4. Smartphone

Smartphone banyak dijumpai di pasaran, termasuk perangkat berbasis

Android, iPhone, web OS, Symbian, Wndows Phone, dan BlackBerry. Seperti yang dikenal sekarang smartphone punya sistem operasi yang mampu melaksanakan multitasking, browser modern untuk HTML5, wireless LAN dan koneksi 3G, pemutar musik, dan beberapa fitur seperti GPS, kompas digital, kamera video,

bluetooth, Layar sentuh, accelermotor, dan akselerasi video 3D.

5. Tablet

Tablet sebuah perangkat dengan layar yang besar (antara 6 sampai 11 inch),

browser full HTML-5, WiFi, 3G, layar sentuh, dan semua fitur lain yang dimiliki

smartphone.

D. JQuery Mobile

JQuerryMobile adalah framework yang berbasis HTML5/CSS3 dan JavaScript

untuk aplikasi web yang dijalankan di perangkat mobile. Dalam membangun web kita bisa menggunakan frameworkjquery dan juga apabila ingin membuat aplikasi web untuk perangkat mobile kita bisa menggunakan JquerryMobile. Untuk menjalankan JquerryMobile (JqM) pada mobile bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan memanggil JqM dari server (file jqm berada deserver) atau dengan memanggil JqM dimana JqM sudah berada dalam package aplikasi project yang dilajalankan (Safaat, 2012).

(8)

tim jQuery Project. Tujuan pengembangannya adalah berfokus pada pembuatan

framework yang kompatibel dengan beraneka ragam perangkat smartphone dan

tablet.

JQuery Mobile dikembangkan sebagai alternatif yang menjawab kebutuhan akan pengembangan aplikasi web mobile yang mudah dan memiliki banyak potensi.

JQuerry Mobile sangat mungkin untuk membuat aplikasi web mobile yang penampilan dan interaktivitasnya konsisten di semua perangkat yang mendukung, serta memiliki kemampuan user interface(UI) yang canggih.

JQuery Mobile merupakan sistem user interface berbasis HTML5 dan pengembangan dari library JQuery dan jQuery UI yang sedang populer saat ini. Kelebihan jQuery adalah kodenya ringan, menerapkan desain yang dapat beradaptasi dengan berbagai jenis perangkat mobile, dan menonjolkan markup

semantik. Oleh karena itu, desainnya sangat fleksibel dan mempunyai theme yang bisa disesuaikan (Wahana Komputer, 2013).

E. MySql

MySQL merupakan database yang paling digemari dikalangan Programmer Web,

dengan alasan bahwa program ini merupakan databse yang cukup kuat dan cukup stabil untuk digunakan sebagai media penyimpanan data (Nugroho, 2008)..

Di dunia internet, MySQL dijadikan sebagai sebuah database yang paling banyak digunakan selain database yang bersifat share ware seperti Ms Acces, pengguna

(9)

kehandalanya dalam menangani permintaan data. Pada distro database ini, MySQL

memiliki querry yang telah distandarkan oleh ANSI/ISO yaitu menggunkan bahasa

SQL sebagai bahasa permintaanya, hal tersebut juga telah dimiliki oleh bentuk-bentuk database yang berjalan pada mode grafis (sifat visualnya) seperti Interbase

yang diproduksi oleh Bordland (Nugroho, 2008).

Kemampuan lain yang dimiliki MySQL adalah mampu mendukung Relational Database Management System (RDBMS). Sehingga dengan kemampuan ini MySQL

akan mampu data-data sebuah perusahaan yang berukuran sangat besar hingga berukuran Giga Byte (Nugroho, 2008).

F. Personal Hipertext Preprocesor (PHP)

Jika diartikan sebenarnya PHP memiliki beberapa pandangan dalam mengartikanya, akan tetapi kurang lebih PHP dapat kita ambil arti sebagai

PHP:Hypertext Preeprocesor. Ini merupakan bahasa yang hanya dapat berjalan pada server dan hasilnya dapat ditampilkan di client.

Interpreter PHP dalam mengekseskusi kode PHP pada sisi server (disebut server side), sedangkan tanpa adanya interpreter PHP, maka semua script dan aplikasi PHP

yang dibuat tidak dapat dijalankan. PHP merupakan bahasa standar yang digunakan dalam dunia Website, PHP adalah bahasa pemrograman berbentuk skrip yang diletakan didalam server web (Nugroho, 2008).

PHP adalah program aplikasi yang bersifat server side, yang artinya hanya dapat berjalan pada sisi server saja dan tidak dapat berfungsi tanpa adanya sebuah server

(10)

Maksudnya, program ini tidak menyertakan sebuah sebuah compiler tersendiri yang membuat program hasilnya menjadi program .exe yang dapat dijadikan sendiri. Program ini akan selalu membutuhkan sebuah server pendukung yang disebut web server dan program PHP itu sendiri untuk menjalankan semua script program. PHP

merupakan sebuah bahasa pemrograman yang berlisensi open source. Script ini dapat bercampur dengan script tag HTML sehingga karena kemampuannya tersebut, ia disebut sebagai bahasa yang embedded pada tag HTML.

G. Web Sevice

Web sevice merupakan suatu sistem yang menyediakan pelayanan yang dibutuhkan oleh klien. Klien dari web service tidak hanya berupa aplikasi web, tapi juga bisa sebuah aplikasi enterprise. Jadi web service tidak sama dengan web server, bahkan sebuah aplikasi web pada web server dapat menjadi klien dari web service. Pelayanan yang diberikan web service bisa berupa XML yang berisi data yang dibutuhka klien. Web service tidak menampilkan sebuah halaman web, tapi hanya memberikan pelayanan permintaan klien yang memiliki izin akses terhadap pelayanan yang diminta (Salahudin dan Rosa, 2008).

Pada penelitian ini web service yang akan dibuat adalah berupa xml web service. Sesuai dengan namanya, XML Web Service menyimpan datanya dalam format XML

(11)

Sistem Web Service ini diharapkan meningkatkan kolaborasi antar pemrogram dan perusahaan, yang memungkinkan sebuah fungsi di dalam Web Service dapat dipinjam oleh aplikasi lain tanpa perlu mengetahui detil pemrograman yang terdapat di dalamnya. Web service cocok untuk menyelesaikan masalah pada sistem bisnis konsep lama ke system bisnis ter Intergrasi. Sehingga dengan 1 model konsep bisnis dapat di akses dan dipergunakann macam-macam aplikasi dan device.

H. Penelitian yang Relevan

1. Peneliatian yang dilakukan Syarofi (2013) pada implementasi layanan pemesanan makanan berbasis android untuk memudahkan pelanggan dalam memesan makanan melalui aplikasi android tanpa harus mengingat jenis menu yang diinginkan.

2. Penelitian yang dilakukan oleh Hidayati (2013) pada implementasi web service untuk pendaftaran Kuliah Kerja Nyata berbasis android di Universitas Muhammadiyah Purwokerto untuk mempermudah dan mempercepat kinerja LPPM dalam pendaftaran KKN di UMP dan mempermudah dalam pengelompokan karena pendataan dibuat sesuai prodi mahasiswa.

Referensi

Dokumen terkait

Dalam hal operasional perusahaan, diperlukan beberapa hal guna meningkatkan kualitas pemrosesan data yang berhubungan dengan komputer, yaitu dengan melakukan

Melalui penelitian ini, diharapkan dapat memperoleh bukti bahwa terdapat perbedaan tingkat konservatisma pada dua dekade berurutan.Ukuran yang digunakan untuk menilai

“Evaluasi itu penting dong buat program kami, kalau gak ada evaluasi kami gak akan tahu sudah sejauh mana program yang sudah kami kerjakan, apakah sudah menunjukan perkembangan

Karena tingkat signifikansi lebih kecil dari 0,05, maka model regresi dapat digunakan untuk memprediksi penggunaan e-Filing atau dapat dikatakan bahwa kelima variabel

Sistem informasi manajemen adalah sekumpulan subsistem yang saling berhubungan, berkumpul bersama–sama dan membentuk satu kesatuan, saling berinteraksi dan

Tata Usaha pada UPTD Tindak Darurat Dinas Cipta Karya dan Tata Kota Samarinda Eselon

Contoh: Isikan nomor 3 dalam kolom yang disediakan jika Saudara menempati tempat tinggal dengan menyewa secara bulanan..

Child; Interfaith Marriage; Parenting. Ada berbagai macam alasan mengapa pernikahan beda agama semakin meningkat jumlahnya, yaitu meningkatnya mobilitas penduduk yang