• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III METODE PENELITIAN"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 3.1  Desain Faktorial 2 × 2
Tabel  di  atas  menunjukkan  bahwa  instrumen  kemampuan  berpikir  kreatif  matematis  mampu  membedakan  kemampuan  antar  siswa  dengan  klasifikasi  sangat baik, baik dan cukup
Gambar 3.1 Diagram Alur PenelitianStudi pendahuluan

Referensi

Dokumen terkait

nonequivalent group pretes-postes control. Peneliti menggunakan kelompok yang sudah ada, memberikan pretes, menyelenggarakan perlakuan eksperimen dan kelompok kontrol. Subyek

C.9 Skor Pretes, Postes dan N-Gain Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Kelompok Eksperimen Berdasarkan

bahwa kemampuan awal pemahaman matematis kelas eksperimen sama dengan kelas kontrol, begitu pula sebaliknya. Uji kesamaan dua rata-rata pada data pretes menggunakan

Hasil Uji Normalitas Data Pretes dan Postes Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis .... Hasil Uji Homogenitas Data Pretes Berpikir Kreatif

Terdapat 5 kelompok perlakuan pada penelitian, yaitu satu kelompok kontrol positif (mencit yang dioles sediaan ekstrak propolis), satu kelompok kontrol negatif (mencit tanpa diberi

Instrumen tes terdiri dari pretes dan postes kemampuan pemecahan masalah matematis, sedangkan instrumen non-tes terdiri dari hasil kemampuan awal matematis (KAM) siswa

Uji kesamaan dua rata-rata pada hasil pretest dimaksudkan untuk melihat rata-rata kemampuan berpikir kritis awal siswa kelompok kontrol dan kelompok eksperimen

Terdapat 2 kelompok, kelompok pertama adalah kelompok kontrol yaitu kelompok yang tidak diberi perlakuan, dan kelompok kedua adalah kelompok perlakuan yaitu kelompok yang dilakukan