• Tidak ada hasil yang ditemukan

134444 AKJ 2006 07 25 Permainan Tradisional

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "134444 AKJ 2006 07 25 Permainan Tradisional"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Judul : Pulihkan Trauma dengan Permainan Tradisional Lokasi : SLB Negeri Pembina, JL Imogiri, Giwangan Tanggal : 21 juli 2006

Rep :

Untuk memulihkan rasa trauman akibat gempa bumi / sebanyak 550 siswa SD se kota Yogyakarta di selenggarakan permainan tradisional anak yang bertempat di kompleks SLB Negeri Pembina / JL imogiri / giwangan / belum lama ini //

Kegiatan ini di selenggarakan oleh Direktorat Tradisi Dinas Pariwisata dan Budaya kota yogyakarta / bekerjasama dengan Fakultas Psikologi Universitas gajah Mada // Kegiatan yang bertema “Ayo Bangkit menyongsong Hari Esok ini” di buka oleh Dr. Sri Hastanto S.Kar selaku Dirjen pariwisata seni kebudayaan dan film/ tampak hadir dalam kesempatan ini I.G.N Widja S.H selaku Direktur Tradisi //

Dr Sri Hastanto dalam sambutanya mengatakan / permainan tradisional memang sengaja dipilih untuk mengajak anak untuk bergembira / selain itu melui kegiatan ini dapat mengingatkan kembali pada kekayaan lokal yang mulain dilupakan / padahal dalam permaian tradisional mengandung unsur kreatifitas / ketangkasan / persaudaraan dan kebersamaan //

Dalam permaian ini anak-anak diajak bermain permaian tradisional dintaranya / Lepetan / jamuran / lintang arahan / dan gangsingan // Dengan dibantu oleh pembibim yang berasal dari mahasiswa Psikologi Universitas Gajah Mada / anak-anak ini tampak senang dan sangat antusias dalam memainkan permainan tradisional yang di contohkan oleh pembimbing //

Diharapkan dengan kegiatan ini / budaya tradisional yang adiluhung / khususnya permainan daerah / dapat lestari keberadaanya / serta dapat dikenal dan dimainkan kembali oleh anak-anak dimasa sekarang //

Referensi

Dokumen terkait

Hipotesis tindakan siklus kedua adalah bagaimana gerak estetik permainan tradisional suk-suk pariambruk dan jamuran dapat mengembangkan nilai- nilai moral dan agama pada

Di musim libur sekolah/ anak-anak korban gempa juga membutuhkan liburan dengan bergembira ria// Mereka ingin menghilangkan rasa jenuhnya dengan bermain bersama teman –

NEWS READER : PULIHKAN TRAUMAN DENGAN PERMAINAN TRADISIONAL. UNTUK MEMULIHKAN RASA TRAUMA AKIBAT GEMPA BUMI / SEBANYAK 550 SISWA SD SE KOTA YOGYAKARTA / BELUM

Anak-Anak Sedang Melakukan Hompimpa Sebelum Bermain Permainan Tradisional Engklek Perubahan sikap ataupun karakter pada anak dapat dilihat setelah melaksanakan permainan

Abstrak—Apresiasi masyarakat terhadap permainan tradisional anak kian berkurang. Saat ini anak-anak lebih suka bermain permainan-permainan modern berbasis teknologi yang

Pelestarian permainan tradisional sangat penting bagi kebudayaan Indonesia dan perkembangan anak-anak dengan cara memperkenalkan dan mengajarkan cara bermain permainan

Bola bekel menjadi salah satu permainan tradisional yang banyak dimainkan oleh anak-anak perempuan, permainan ini dipengaruhi oleh budaya Belanda pada awal kemunculannya, bekel berasal

Rencana pelaksanaan pembelajaran ini bertujuan untuk menanamkan rasa cinta anak terhadap budaya daerahnya dengan bermain permainan tradisional