2/16/2012
1
JENIS-JENIS
PENELITIAN
Menurut Tujuan dan
Pendekatan
SETYA RAHARJA AP FIP UNY
Jenis penelitian Menurut
TUJUAN:
•
Mengembangkan ilmu
pengetahuan, teknologi, & seni
•
Menunjang pembangunan
•
Pengembangan kelembagaan
SETYA RAHARJA AP FIP UNY
Jenis penelitian menurut
PENDEKATAN:
• P. SURVEI
• P. EX POST FACTO • P. EKSPERIMEN
• P. ANALISIS KONTEN
• P. TINDAKAN (ACTION RESEARCH)
• P. HISTORIS
• P. KEBIJAKAN • P. EVALUASI
• ANALISIS DATA SEKUNDER
• PENELITIAN & PENGEMBANGAN (R & D) • P. KUALITATIF SETYA RAHARJA AP FIP
UNY
PENELITIAN SURVEI
• Pada umumnya untuk membuat suatu
generalisasi dari suatu pengamatan terbatas menjadi kesimpulan yang berlaku umum bagi populasi.
• Dapat dilakukan terhadap populasi secara keseluruhan, yang disebut SENSUS.
• Dapat untuk tujuan: deskriptif, eksplanatori, & eksploratori.
• Karakteristik umum: bersifat sistemik, impartial, representatif, & kontemporer.
2/16/2012
2
PENELITIAN
EX POST FACTO
• Dilakukan untuk meneliti peristiwa yang telah terjadi dan kemudian merunut ke belakang melalui data untuk menemukan faktor-faktor yang mendahului atau yang diperkirakan sebagai penyebab bagi peristiwa yang diteliti.
• Menggunakan logika dasar yang sama dengan penelitian eksperimen, yaitu jika X maka Y, hanya saja tidak ada manipulasi langsung terhadap variabel independen.
• Dua model: kausal-korelasional & kausal- komparasional.
SETYA RAHARJA AP FIP UNY
PENELITIAN EKSPERIMEN
• Untuk menemukan hubungan sebab akibat antarvariabel dengan
melakukan manipulasi melalui kontrol langsung terhadap variabel independen.
• Tingkat keketatan kontrol: murni, kuasi, praeksperimen.
• Dapat dilakukan di laboratorium & di lapangan.
SETYA RAHARJA AP FIP UNY
PENELITIAN ANALISIS KONTEN
• Untuk menggali isi atau makna pesan simbolik dalam bentuk dokumen, lukisan, tarian, lagu, karya sastra, artikel, dsb. Yang berupa data tak terstruktur.
• Analisis konten deskriptif: mengungkap isi pesan.
• Analisisi konten inferensial: mengungkap makna, yaitu maksud pemberi pesan atau dampak pesan pada pembaca, pendengar, pengamat, atau penikmat.
SETYA RAHARJA AP FIP UNY
ACTION RESEARCH
(Penelitian tindakan)
• Perseorangan atau kelompok yang menginginkan perbaikan atas kinerjanya dari waktu ke waktu
• Berisi: permasalahan sehari-hari yang memang layak diberi perlakuan/tindakan untuk perbaikan
• Bersifat partisipatif, kolaboratif,
situasional, kontekstual, evaluatif, reflektif
• Bukan untuk tujuan generalisasi
• Sering digunakan untuk perbaikan pembelajaran/pendidikan
2/16/2012
3
PENELITIAN SEJARAH
•
Untuk merekonstruksi &
mengaktualisasikan kembali
peristiwa dan perkembangan
masyarakat yang terjadi pada
masa lampau
•
Penelitian SUMBER, terkait dg
prinsip sebab akibat serta
aspek ruang & waktu
SETYA RAHARJA AP FIP UNY
PENELITIAN KEBIJAKAN
•
Menghasilkan alternatif
rekomendasi kebijakan dengan
cakupan luas, kebutuhan
informasi untuk:
•formulasi kebijakan,
•implementasi kebijakan,
•evaluasi kinerja, &
•tindak lanjut
SETYA RAHARJA AP FIP UNY
PENELITIAN EVALUASI
•Proses sistematis untuk
mengumpulkan dan menganalisis data dalam rangka untuk pengambilan keputusan.
•Mengukur keberhasilan
kegiatan/program (yang sudah atau sedang berjalan)
•Penelitian Evaluasi dilakukan dengan cara membandingkan antara data atau informasi yang diperoleh dengan kriteria tertentu SETYA RAHARJA AP FIP
UNY
ANALISIS DATA
SEKUNDER
•
Penelitian dengan
memanfaatkan sumber data
yang sudah ada (a.l. dari
penelitian atau institusi)
•
peneliti tinggal mengolah data
tersebut
2/16/2012
4
PENELITIAN &
PENGEMBANGAN
• penelitian yang bertujuan untuk menghasilkan produk-produk untuk kepentingan pendidikan/pembelajaran • diawali dengan analisis kebutuhan
dilanjutkan dengan pengembangan produk
• produk yang dihasilkan dievaluasi, direvisi, dan dimanfaatkan.
SETYA RAHARJA AP FIP UNY
PENELITIAN KUALITATIF
• Untuk memahami fenomena sosial dari pandangan pelakunya.
• Pengumpulan data: observasi
berpartisipasi, wawancara mendalam, metode lain yang menghasilkan data bersifat deskriptif guna mengungkapkan sebab dan proses terjadinya peristiwa yang dialami oleh subjek penelitian.
• Berusaha memahami secara personal dorongan dan keyakinan yang mendasari tindakan manusia.