• Tidak ada hasil yang ditemukan

Materi Tertib Administrasi Kepegawaian

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Materi Tertib Administrasi Kepegawaian"

Copied!
34
0
0

Teks penuh

(1)

TERTIB

ADMINISTRASI

KEPEGAWAIAN

(2)

Mekanisme

Kepegawaian

Laporan peremajaan data & mekanisme

laporan bulanan kepegawaian:

Nominatif/Rekap Pegawai.

Laporan Peremajaan Data

Kepegawaian.

(3)

Nominatif/Rekap

Pegawai

Berdasar Pangkat/Golongan.

Berdasar Gender.

Berdasar Jabatan.

Berdasar Usia.

(4)

Laporan Peremajaan Data

Kepegawaian

Pengangkatan CPNS/PNS

Kenaikan Pangkat

(5)

Laporan Mutasi PNS &

Keluarganya

1.

Perubahan Nama

2.

Perkawinan

3.

Kelahiran

4.

Perceraian

5.

Kematian

6.

Penanggungan Anak Tiri

7.

Pengangkatan / Adopsi Anak

8.

Pendidikan

9.

Pindah Alamat

(6)

Fungsi Mekanisme Kepegawaian

Peremajaan data elektronik &

Peremajaan data fisik (arsip file

kepegawaian).

Perencanaan, pembinaan, dan

peningkatan kesejahteraan PNS.

Laporan peremajaan data dan

mekanisme laporan bulanan

(7)

Kartu Istri (Karis)/Kartu Suami

(Karsu)

Dasar: Keputusan Kepala Badan Administrasi

Kepegawaian Negara Nomor

1158.a/KEP/1983 tentang Kartu Istri/Kartu

Suami Pegawai Negeri Sipil.

Karis adalah kartu identitas bagi istri PNS.

Karsu adalah kartu identitas bagi suami

PNS.

Karis/Karsu PNS Pemkot Salatiga

(8)

Berkas Lampiran Usulan

Pembuatan Karis/Karsu

Surat Pengantar dari Kepala SKPD.

Mengisi Blangko Isian Laporan Perkawinan

sebanyak 2 lembar.

Foto copy Surat Nikah (dilegalisir) sebanyak 2

lembar.

Foto copy SK CPNS (dilegalisir) sebanyak 2 Lembar.

Foto copy SK PNS (dilegalisir) sebanyak 2 lembar.

Foto Istri/Suami hitam putih 2X3 sebanyak 2 lembar.

Jika Duda/Janda dilampirkan Surat Kematian/Akta

(9)

Berkas Lampiran Usulan

Kehilangan Karis/Karsu

Surat Pengantar dari Kepala SKPD.

Mengisi Blangko Isian Laporan Kehilangan Karis/Karsu

sebanyak 2 lembar.

Surat Kehilangan dari Kantor Polisi (dilegalisir) sebanyak 2

lembar.

Mengisi Blangko Isian Laporan Perkawinan sebanyak 2

lembar.

Foto copy Surat Nikah (dilegalisir) sebanyak 2 lembar.

Foto copy SK CPNS (dilegalisir) sebanyak 2 Lembar.

Foto copy SK PNS (dilegalisir) sebanyak 2 lembar.

Foto Istri/Suami hitam putih 2X3 sebanyak 2 lembar.

(10)

Kartu Pegawai Negeri Sipil

(Karpeg)

Dasar: Keputusan Kepala Badan

Administrasi Kepegawaian Negara

Nomor 01/KEP/1994 tentang Penetapan

Kartu Pegawai Negeri Sipil.

Karpeg adalah kartu identitas bagi PNS.

Karpeg PNS Pemkot Salatiga

(11)

Berkas Lampiran Usulan

Pembuatan Karpeg

Surat Pengantar dari Kepala SKPD.

Foto copy SK CPNS (dilegalisir)

sebanyak 2 Lembar.

Foto copy SK PNS (dilegalisir) sebanyak

2 lembar.

Foto copy STTPL (dilegalisir) sebanyak

2 lembar.

Foto hitam putih 2X3 sebanyak 2

(12)

Berkas Lampiran Usulan

Kehilangan Karpeg

Surat Pengantar dari Kepala SKPD.

Mengisi Blangko Isian Laporan Kehilangan

Karpeg sebanyak 2 lembar.

Surat Kehilangan dari Kantor Polisi (dilegalisir)

sebanyak 2 lembar.

Foto copy SK CPNS (dilegalisir) sebanyak 2

Lembar.

(13)

Kartu Taspen

Dasar: Peraturan Menteri Keuangan Nomor

478/KMK.06/2002 tentang Persyaratan dan

Besar Manfaat Tabungan Hari Tua bagi

Pegawai Negeri Sipil sebagaimana telah diubah

dengan Peraturan Menteri Keuangan

Nomor:500/KMK.06/2004.

Kartu Taspen adalah kartu identitas sebagai

bukti kepesertaan asuransi dari PT. Taspen.

Kartu Taspen PNS Pemkot Salatiga

(14)

Sekilas Kartu Taspen

Setiap PNS wajib menjadi peserta dari suatu

badan asuransi sosial yang dibentuk oleh

pemerintah, dalam hal ini adalah PT. Taspen.

Sebagai bukti kepesertaan, PT. Taspen Persero

menerbitkan Kartu Taspen bagi pesertanya.

Kepesertaan asuransi dimaksudkan untuk

(15)

Berkas Lampiran Usulan

Pembuatan Kartu Taspen

Surat Pengantar dari Kepala SKPD.

Foto copy SK CPNS (dilegalisir)

sebanyak 2 Lembar.

Foto copy SK PNS (dilegalisir) sebanyak

2 lembar.

Foto copy SPMT (dilegalisir) sebanyak 2

lembar.

(16)

Berkas Lampiran Usulan

Kehilangan Kartu Taspen

Surat Pengantar dari Kepala SKPD.

Surat Kehilangan dari Kantor Polisi

(dilegalisir) sebanyak 2 lembar.

Foto copy SK CPNS (dilegalisir) sebanyak 2

Lembar.

Foto copy SK PNS (dilegalisir) sebanyak 2

lembar.

Foto copy SPMT (dilegalisir) sebanyak 2

lembar.

(17)

Kartu PNS Elektronik

(KPE)

Dasar: Perka BKN Nomor 7 Tahun 2008 tentang

Kartu Pegawai Negeri Sipil Elektronik.

KPE merupakan kartu identitas PNS yang

menggunakan teknologi smartcard dan

otentifikasi sidik jari, sehingga selain sebagai

identitas, KPE juga dapat dimanfatkan untuk

berbagai layanan seperti perbankan, kesehatan,

Taspen, Taperum, dan aktivitas transaksi

(18)

KPE diberikan kepada setiap PNS dan

tetap berlaku setelah PNS yang

bersangkutan pensiun. Kepada

suami/isteri dan anak yang menjadi

tanggungan PNS diberikan KPE

tambahan. KPE ini nantinya akan

(19)

Pengurusan KPE Salah

KPE salah merupakan implikasi dari

kesalahan SK Konversi NIP. Kesalahan

ini dapat berupa kesalahan penulisan

nama (salah huruf, kata atau spasi

(20)

Persyaratan Pengurusan KPE

Salah

Surat pengantar dari SKPD .

KPE asli yang salah.

Foto copy SK CPNS .

Foto copy SK Konversi NIP.

(21)

Pengurusan KPE Rusak

KPE rusak berupa kerusakan fiisik KPE

seperti terbelah, patah, atau pecah pada

bagian sudut yang berakibat kartu tidak

berbaca oleh mesin, atau media

(22)

Persyaratan Pengurusan KPE

Rusak

Surat pengantar dari SKPD .

KPE asli yang rusak.

Foto copy SK CPNS .

Foto copy SK Konversi NIP.

(23)

Pengurusan KPE Hilang

KPE PNS yang hilang karena pencurian,

(24)

Persyaratan Pengurusan KPE

Hilang

Surat pengantar dari SKPD .

Surat Tanda Penerimaan Laporan Kehilangan

Barang/Surat Berharga dari Kepolisian.

Foto copy SK CPNS .

Foto copy SK Konversi NIP.

Foto copy rekening Bank Jateng (rekening

pengganti).

(25)

Cuti PNS

Cuti adalah tidak masuk kerja yang

diizinkan dalam jangka waktu tertentu.

PNS yang sedang menjalankan cuti

tahunan, cuti besar, dan cuti karena alasan

penting, dapat dipanggil kembali bekerja

apabila kepentingan dinas mendesak.

Jangka waktu cuti yang belum dijalankan

(26)

Pemberian Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya

Dasar: PP Nomor 25 Tahun 1994 tentang Tanda

Kehormatan Satyalancana Karya Satya.

Satyalancana Karya Satya merupakan tanda

kehormatan yang diberikan kepada Korps

PNS Republik Indonesia yg telah berbakti

selama 10 atau 20 atau 30 tahun lebih secara

terus menerus dengan menunjukkan

kecakapan, kedisiplinan, kesetiaan dan

(27)

Persyaratan Umum :

Warga Negara Indonesia.

Memiliki integritas moral dan keteladanan .

Setia dan tidak mengkhianati bangsa dan

negara.

Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan

(28)

Persyaratan Khusus :

PNS yang telah bekerja dengan penuh kesetiaan kepada Pancasila, UUD Republik Indonesia Tahun 1945, Negara dan Pemerintah serta dengan penuh pengabdian, kejujuran, kecakapan dan disiplin secara terus-menerus paling singkat 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun.

Selama menjadi PNS ybs tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin tingkat ringan, sedang, berat dan tidak pernah mengambil cuti diluar tanggungan negara.

Melampirkan foto copy surat keputusan pengangkatan sebagai CPNS (80%) dan PNS (100%) yang dilegalisir.

 Melampirkan foto copy surat keputusan pangkat terakhir yang dilegalisir .  Melampirkan foto copy surat keputusan jabatan terakhir yang dilegalisir.

Melampirkan foto copy piagam Satyalancana Karya Satya 10 tahun, 20 puluh tahun, apabila telah memilikinya yang dilegalisir.

Melampirkan surat tidak sedang menjalani hukuman disiplin dari kepala SKPD yang bersangkutan.

Melampirkan daftar riwayat pekerjaan dari PNS yang bersangkutan.

(29)

Tunjangan Anak

Dasar: Pasal 16 Peraturan Pemerintah No. 7 tahun 1977 tentang Penggajian PNS.

 Kepada PNS yang beristeri/bersuami diberikan tunjangan

isteri/suami sebesar 5% (lima persen) dari gaji pokok, dengan ketentuan apabila suami isteri kedua-duanya berkedudukan sebagai Pegawai Negeri, maka tunjangan ini hanya diberikan kepada yang mempunyai gaji pokok lebih tinggi.

 Kepada PNS yang mempunyai anak atau anak angkat yang

berumur kurang dari 18 (delapan belas) tahun, belum pernah kawin, tidak mempunyai penghasilan sendiri, dan nyata menjadi tanggungannya, diberikan tunjangan anak sebesar 2% (dua

persen) dari gaji pokok untuk tiap-tiap anak.

 Tunjangan anak sebagaimana dalam ayat (2) diberikan

(30)

Kesimpulan dari PP No. 7 tahun

1977 pasal 16

 PNS yang beristeri/bersuami diberikan tunjangan isteri/suami

sebesar 5 % dari gaji pokok.

 PNS yang mempunyai anak atau anak angkat yang berumur

kurang dari 21 (dua puluh satu) tahun, belum pernah kawin, tidak mempunyai penghasilan sendiri, dan nyata menjadi

tanggungannya, diberikan tunjangan anak sebesar 2 % dari gaji pokok untuk tiap-tiap anak.

 Ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat 2 dapat

diperpanjang sampai umur 25 (dua puluh lima) tahun apabila anak tersebut masih bersekolah.

 Tunjangan anak diberikan sebanyak-banyaknya untuk 3 (tiga)

orang anak, termasuk anak angkat.

 Apabila suami isteri kedua-duanya berkedudukan sebagai Pegawai

(31)

Tunjangan Anak

 Diberikan maksimal untuk dua orang anak

 Dalam hal pegawai negeri pada tanggal 1 Maret 1994 telah

memperoleh tunjangan anak untuk lebih dari dua orang anak, kepadanya tetap diberikan tunjangan anak untuk jumlah menurut keadaan pada tanggal tersebut. Apabila setelah tanggal tersebut jumlah anak yang memperoleh tunjangan anak berkurang karena menjadi dewasa, kawin atau meninggal, pengurangan tersebut tidak dapat digantikan, kecuali jumlah anak menjadi kurang dari dua; besarnya tunjangan anak adalah 2% per anak dari gaji pokok

 Tunjangan anak dihentikan pada bulan berikutnya setelah tidak

memenuhi ketentuan pemberian tunjangan anak atau meninggal dunia

 Pegawai wajib melaporkan bahwa anak yang masuk dalam

(32)

Batas usia anak seperti tersebut diatas dapat

diperpanjang dari usia 21 tahun sampai usia 25

tahun, apabila anak tersebut masih bersekolah

dengan ketentuan sebagai berikut:

dapat menunjukan surat pernyataaan dari

kepala sekolah/kursus/perguruan tinggi bahwa

anak tersebut masih sekolah/kursus/kuliah;

(33)

Dokumen yang harus disiapkan untuk

bisa mendapat Tunjangan Anak

Akta atau surat keterangan kelahiran anak dari pejabat yang

berwenang pada Kantor Catatan Sipil/lurah/camat setempat.

Surat keputusan pengadilan yang memutuskan/mensahkan

perceraian di mana anak menjadi tanggungan penuh

janda/duda untuk tunjangan anak tiri bagi janda/duda yang

bercerai.

Surat keterangan dari lurah/camat bahwa anak-anak tersebut

adalah perlu tanggungan si janda/duda untuk tunjangan anak

tiri bagi janda/duda yang suami/isterinya meninggal dunia.

Surat keputusan Pengadilan Negeri tentang pengangkatan

anak (hukum adopsi) untuk tunjangan anak bagi anak angkat

(apabila pegawai mengangkat anak lebih dari 1 anak angkat,

maka pembayaran tunjangan anak untuk anak angkat

(34)

Terima Kasih

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui peranan fungsi Bimbingan Konseling Islam dalam upaya mengembangkan religiusitas remaja dan menekan atau mengontrol kenakalan remaja

Peter Gillies dalam bukunya yang berjudul Business Law mengemukakan, Insurance law is concerned with the commercial relationship embodied in a contract, by which

Berdasarkan observasi awal yang dilakukan peneliti pada UPT Perpustakaan Universitas Negeri Makassar, terdapat 2 jenis koleksi yang dimiliki oleh perpustakaan tersebut. Yakni

Oleh karena itu, untuk menanggulangi kecemasan yang dialami oleh siswa dalam menghadapi prakerin, maka peran guru BK diharapkan dapat membantu siswa yang

mendamaikan kedua belah pihak dengan cara mempertemukan para pihak untuk mediasi. Ketua Pengadilan Agama Rengat Bapak Drs. Muhdi Kholil, SH., M.A., M.M juga menyampaikan

AGAMA KRISTEN KELAS/MAPEL GURU SD YPPK SANTO YOSEPH SENOPI LULUS 61 AMELIA HAE, S.Pd S1 - PENDIDIKAN GURU SD GURU KELAS SD YPPK SANTO YOSEPH SENOPI LULUS 62 YEREMIAS

Perusahaan ini mulai didirikan pada tahun 2004 sebagai anak usaha dari Jatis Solutions, Jatis Ecom memiliki visi untuk menjadi yang terdepan diantara perusahaan-perusahaan

Perawatan pada morbus hansen umumnya untuk mencegah kecacatan. Terjadinya cacat pada kusta disebabkan oleh kerusakan fungsi saraf tepi, baik karena kuman kusta