Kementerian Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pajak
1
Wajib Pajak Self Assessment
DJP dalam melakukan pemeriksaan akan menerbitkan
ketetapan pajak baik berupa STP maupun skp
Melunasi pajak yang masih harus dibayar sesuai yang tercantum dalam STP maupun skp paling
lama 1 bulan
Wajib Pajak menjalankan kewajiban perpajakan sesuai dengan ketentuan perpajakan
Telah melewati batas waktu Melakukan upaya
penagihan pajak
sesuai dengan sifat pajak yang
pelaksanaannya bisa dipaksakan sampai pada penyitaan dan pelelangan
LATAR BELAKANG
PENAGIHAN
PROSES AWAL TIMBULNYA UTANG PAJAK
Penelitian &
Pemeriksaan
Pajak
Hasil akhir
upaya hukum
dilakukan oleh
Wajib Pajak
PROSES AWAL TIMBULNYA UTANG PAJAK
Penelitian &
Pemeriksaan
Pajak
Surat Tagihan Pajak
Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar
Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan
PROSES AWAL TIMBULNYA UTANG PAJAK
Hasil akhir
upaya hukum
dilakukan oleh
Wajib Pajak
SK Keberatan SK Pembetulan
Putusan Banding
Peninjauan Kembali
Yang menyebabkan jumlah pajak yang masih harus dibayar
bertambah
Jatuh Tempo
Surat Teguran
Surat Paksa
Pengumuman Lelang
Pelaksanaan Lelang
Surat Paksa Pengumuman Lelang
Pelaksanaan Lelang
Surat Teguran
Dasar Penagihan Jatuh Tempo SPMP
7 Hari 14 Hari
2x24 Jam
21 Hari 14 Hari
1 Bulan
Bagaimana proses pelaksanaan penagihan?
Pembahasan hasil akhir pemeriksaan
Jatuh tempo 1 bulan
Sejak Terbit skp Tidak
lunas
Surat Teguran
Jatuh tempo 2 bulan
Jatuh Tempo dan Surat Teguran
SAAT JATUH TEMPO & PENYAMPAIAN SURAT TEGURAN
Jatuh Tempo Pengajuan
(3 Bulan)
Jatuh Tempo Pengajuan
(3 Bulan)
Jatuh Tempo 1 bulan sejak
Putusan diterima Surat Pemberitahuan
Utk Hadir
Tidak Lunas
Sejak Tgl Pen-cabutan
7
hari
11
Pembahasan Akhir Hasil Pemeriksaan nya atas
SKPKB/ Banding Atas
Keputusan Keberatan
Mengajukan Banding Atas
Keputusan Keberatan
Mencabut Pengajukan
Keberatan Setelah Jatuh
Surat Teguran
Dasar Penagihan Jatuh Tempo
7 Hari
Penyampaian
melalui perusahaan jasa ekspedisi atau jasa kurir dengan bukti pengiriman
surat melalui pos secara langsung Bentuk
Surat Teguran Surat Peringatan Surat lain yang sejenis Fungsi
Untuk menegur atau memperingatkan kepada Wajib Pajak untuk melunasi
utang pajaknya
1 Bulan
SURAT TEGURAN
Surat Paksa
Surat Teguran
Dasar Penagihan Jatuh Tempo
7 Hari 21 Hari
1 Bulan
nama Wajib Pajak & Penangguing Pajak
dasar penagihan
besarnya utang pajak
perintah untuk membayar
Asli Jurusita
Salinan Wajib Pajak Pemberitahuan SP
Kedua belah pihak menandatangani Berita Acara sebagai pernyataan
bahwa Surat Paksa telah diberitahukan
kekuatan eksekutorial + kedudukan hukum = putusan pengadilan perdata yang telah
mempunyai kekuatan hukum tetap Memuat
SURAT PAKSA
Surat Paksa
Surat Teguran
Dasar Penagihan Jatuh Tempo
7 Hari 21 Hari
1 Bulan
Diterbitkan apabila :
Penanggung pajak tidak melunasi utang pajak sampai dengan tanggal jatuh tempo
pembayaran dan kepadanya telah diterbitkan Surat Teguran
Terhadap penanggung pajak telah dilaksanakan penagihan pajak seketika
dan sekaligus
Penanggung pajak tidak memenuhi ketentuan sebagaimana tercantum dalam
keputusan persetujuan angsuran atau penundaan pembayaran pajak
SURAT PAKSA
PENYITAAN
15
tindakan Jurusita Pajak untuk menguasai
barang Penanggung Pajak (PP), guna
dijadikan jaminan untuk melunasi utang
Surat Paksa
Surat Teguran
Dasar Penagihan Jatuh Tempo
7 Hari 21 Hari
1 Bulan
SPMP
2x24 Jam
Penyitaan
• Setiap penyitaan Jurusita Pajak membuat BAPS ditandatangani oleh Jurusita Pajak, PP, dan saksi-saksi
• Dalam hal PP adalah badan maka BAPS ditandatangani oleh pengurus, kepala perwakilan, kepala cabang, PP, pemilik modal atau pegawai tetap perusahaan
• Walaupun PP tidak hadir, penyitaan tetap dapat dilaksanakan
• Berita Acara Pelaksanaan Sita tetap mempunyai kekuatan mengikat meskipun PP menolak untuk tanda tangan.
• Salinan BAPS dapat ditempelkan pada barang bergerak/tidak bergerak yg disita atau ditempat barang bergerak/tidak bergerak yg disita berada, ditempat umum
• Atas barang yg disita ditempel segel sita
Dilakukan berdasarkan SPMP jika PP tidak melunasi utang pajak setelah lewat 2x24 jam
setelah SP diberitahukan
Oleh Jurusita Pajak dengan 2 (dua) orang saksi
Penyitaan dapat dilakukan, meskipun PP tidak hadir asalkan salah seorang saksi dari berasa dari Pemda, dan BAPS ditandatangani oleh PP
dan saksi-saksi
PENYITAAN
OBJEK PENYITAAN
17
Orang
PENYITAAN KEKAYAAN PENANGGUNG
PAJAK DI BANK
18
Pemblokiran
•
deposito berjangka;
•
tabungan;
•
saldo rekening koran;
•
giro; atau
•
bentuk lainnya yang
Pengumuman lelang paling singkat dilaksanakan 14
hari setelah pelaksanaan penyitaan
Pelaksanaan lelang paling singkat dilaksanakan 14
hari setelah pengumuman lelang
19
LELANG
setiap penjualan barang dimuka
umum dengan cara penawaran
harga secara lisan dan atau tertulis
20
PELAKSANAAN LELANG
Lelang
tetap dapat
dilaksanakan
walaupun WP
mengajukan keberatan & belum memperoleh keputusan keberatan
tanpa dihadiri
Penanggung Pajak
tidak
dilaksanakan
- PP melunasi
21
PENCEGAHAN
larangan yang bersifat sementara
terhadap Penanggung Pajak tertentu
untuk keluar dari wilayah Negara
Republik Indonesia berdasarkan
alasan tertentu sesuai dengan
ketentuan peraturan
perundang-undangan
Syarat Kuantitatif : Utang pajak sekurang-kurangnya
sebesar Rp100 juta.
Syarat Kualitatif : diragukan itikad baiknya.
Pencegahan tidak mengakibatkan hapusnya
utang pajak dan terhentinya pelaksanaan
22
Penanggung Pajak yang mempuyai utang pajak sekurang-kurangnya sebesar Rp100 juta dan diragukan itikad baiknya
PENYANDERAAN
pengekangan sementara waktu kebebasan
Penanggung Pajak dengan menempatkannya
di tempat tertentu
Jangka waktu penyanderaan paling lama 6 bulan, dapat diperpanjang untuk
23
PENANGGUNG PAJAK YANG DISANDERA DILEPAS:
a. Apabila utang pajak & biaya penagihan pajak telah dibayar lunas
b. Apabila jangka waktu yg ditetapkan dalam surat perintah penyanderaan itu telah dipenuhi
c. Berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap
STP
SKPKB
SKPKBT
SK Pembetulan
SK Keberatan
Putusan Banding
Putusan Peninjauan Kembali
ALUR DAN JADWAL
PELAKSANAAN PENAGIHAN PAJAK
24
PARATE EXECUTIE
DIBERITAHUKAN OLEH JURUSITA PAJAK
14 HARI TDK LUNAS
PENCEGAHAN PENYANDERAAN SYARAT:
UTANG PAJAK ≥ Rp100 jt DIRAGUKAN ITIKAD BAIK JANGKA WAKTU:
6 BLN DPT DIPERPANJANG MAX 6 BLN AKIBAT:
UTANG PAJAK TDK HAPUS & PENAGIHAN TETAP DILAKSANAKAN * KEP / IJIN MENKEU
SPMP
JURUSITA + 2 SAKSI
BAP SITA
BRG BERGERAK & BRG TDK BERGERAK
BRG YG DISITA DILARANG:
DIPINDAHTANGANKAN
DISEWAKAN
DIPINJAMKAN
DISEMBUNYIKAN
DIHILANGKAN
DIRUSAK
PENYITAAN ATAS REK. BANK & EFEK
7 hari
21 hari 2X24 jam
Jatuh tempo: 1 (satu) bulan
sejak terbit
14 hari
PEMBLOKIRAN
Langsung,Pos, Ekspedisi/kurir dgn bukti kirim
PENGUMUMAN DI MEDIA MASA
Permohonan Angsuran/Penundaan
SPSS
Dasar Hukum :
25
1. Mengajukan Angsuran & Penundaan Pembayaran
Utang Pajak;
26
2. Mengajukan
Permohonan
Pengurangan
Atau
Penghapusan Sanksi Administrasi Dan Pengurangan
Atau Pembatalan Surat Ketetapan Pajak Atau Surat
Tagihan Pajak;
27
PENGURANGAN/PENGHAPUSAN
SANKSI ADMINISTRASI YANG LEBIH DARI 24 BULAN
permohonan pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi
dalam STP berdasarkan Pasal 8 ayat (2) atau Pasal 8 ayat (2a) KUP
dalam STP berdasarkan Pasal 9 ayat (2a) atau Pasal 9 ayat (2b) KUP
dalam STP berdasarkan Pasal 19 ayat (1) KUP berasal dari 1/beberapa STP untuk dasar
penagihan pajak yang sama
sanksi administrasi belum dibayar atau belum dilunasi oleh WP
diberikan pengurangan menjadi 24 bulan
jumlah pajak yang terutang atau kekurangan pembayaran pajak yang terutang yang menjadi dasar penerbitan STP telah dilunasi oleh WP
sanksi administrasi tersebut melebihi jangka waktu 24 bulan
dengan ketentuan:
diajukan setelah tgl 31 Desember 2013 s.d. tgl 31 Desember 2013
28
PENGURANGAN ATAU PENGHAPUSAN SANKSI ADMINISTRASI MENJADI <24 BLN
pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi menjadi <24 bln
sanksi administrasi tersebut belum dibayar atau belum dilunasi oleh WP
jumlah kekurangan pembayaran pajak yang menjadi dasar pengenaan sanksi administrasi yang tercantum dalam skp atau STP telah dilunasi oleh WP
memenuhi kriteria yang dapat berupa:
WP dikenai sanksi administrasi karena kesalahan DJP selain yang tercakup Pasal 16 UU KUP
WP dikenai sanksi administrasi karena keadaan yang disebabkan oleh pihak ke-3 dan bukan karena kesalahan WP
WP yang dikenai sanksi administrasi terkena bencana alam, kebakaran, huru-hara/kerusuhan massal, atau kejadian luar biasa lainnya
WP mengalami kesulitan likuiditas sehingga mempengaruhi kelangsungan usahanya
dengan ketentuan:
29
3. Tertangguhnya
Penagihan
Pajak
Khusus
Untuk
SKPKB/SKPKBT Tahun Pajak 2008 Ke Atas Yang Tidak
Disetujui Oleh Wajib Pajak Pada Saat Pembahasan
Akhir;
30
4. Mengajukan Gugatan Atas Pelaksanaan Surat Paksa,
Surat
Perintah
Melaksanakan
Penyitaan,
Atau
Pengumuman Lelang; Keputusan Pencegahan Dalam
Rangka Penagihan Pajak Ke Pengadilan Pajak;
31
5. Mengajukan
Gugatan
Atas
Penyanderaan
Ke
Pengadilan Negeri;
32
6. Mengajukan Sanggahan Atas Objek Sita.
33
SANGGAHAN PIHAK KETIGA TERHADAP
KEPEMILIKAN BARANG YANG DISITA
Diajukan kepada Pengadilan Negeri sebelum
lelang
1
PN memberitahukan secara tertulis kepadaPejabat
2
menangguhkanPejabatpelaksanaan penagihan
3
35
1. Pembayaran Utang Pajak Sebelum Jatuh
Tempo Sesuai Dengan Ketentuan Perpajakan;
36
2. Memenuhi
Komitmen
Dalam
Angsuran/
Penundaan Pembayaran Pajak;
37
KEWAJIBAN WAJIB PAJAK DALAM
PENAGIHAN PAJAK
3. Bersifat Kooperatif Dalam Tindakan Penagihan
Pajak;
4. Tidak Melakukan Hal-hal Yang Melanggar UU
PPSP Dalam Penagihan Pajak Yang Berakibat
Pada Tindakan Pidana.
39