• Tidak ada hasil yang ditemukan

S KUP 027 14 00 Penagihan Pajak

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "S KUP 027 14 00 Penagihan Pajak"

Copied!
40
0
0

Teks penuh

(1)

Kementerian Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pajak

1

(2)
(3)
(4)
(5)

Wajib Pajak Self Assessment

DJP dalam melakukan pemeriksaan akan menerbitkan

ketetapan pajak baik berupa STP maupun skp

Melunasi pajak yang masih harus dibayar sesuai yang tercantum dalam STP maupun skp paling

lama 1 bulan

Wajib Pajak menjalankan kewajiban perpajakan sesuai dengan ketentuan perpajakan

Telah melewati batas waktu Melakukan upaya

penagihan pajak

sesuai dengan sifat pajak yang

pelaksanaannya bisa dipaksakan sampai pada penyitaan dan pelelangan

LATAR BELAKANG

PENAGIHAN

(6)

PROSES AWAL TIMBULNYA UTANG PAJAK

Penelitian &

Pemeriksaan

Pajak

Hasil akhir

upaya hukum

dilakukan oleh

Wajib Pajak

(7)

PROSES AWAL TIMBULNYA UTANG PAJAK

Penelitian &

Pemeriksaan

Pajak

Surat Tagihan Pajak

Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar

Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar Tambahan

(8)

PROSES AWAL TIMBULNYA UTANG PAJAK

Hasil akhir

upaya hukum

dilakukan oleh

Wajib Pajak

SK Keberatan SK Pembetulan

Putusan Banding

Peninjauan Kembali

Yang menyebabkan jumlah pajak yang masih harus dibayar

bertambah

(9)

Jatuh Tempo

Surat Teguran

Surat Paksa

Pengumuman Lelang

Pelaksanaan Lelang

Surat Paksa Pengumuman Lelang

Pelaksanaan Lelang

Surat Teguran

Dasar Penagihan Jatuh Tempo SPMP

7 Hari 14 Hari

2x24 Jam

21 Hari 14 Hari

1 Bulan

Bagaimana proses pelaksanaan penagihan?

(10)

Pembahasan hasil akhir pemeriksaan

Jatuh tempo 1 bulan

Sejak Terbit skp Tidak

lunas

Surat Teguran

Jatuh tempo 2 bulan

Jatuh Tempo dan Surat Teguran

(11)

SAAT JATUH TEMPO & PENYAMPAIAN SURAT TEGURAN

Jatuh Tempo Pengajuan

(3 Bulan)

Jatuh Tempo Pengajuan

(3 Bulan)

Jatuh Tempo 1 bulan sejak

Putusan diterima Surat Pemberitahuan

Utk Hadir

Tidak Lunas

Sejak Tgl Pen-cabutan

7

hari

11

Pembahasan Akhir Hasil Pemeriksaan nya atas

SKPKB/ Banding Atas

Keputusan Keberatan

Mengajukan Banding Atas

Keputusan Keberatan

Mencabut Pengajukan

Keberatan Setelah Jatuh

(12)

Surat Teguran

Dasar Penagihan Jatuh Tempo

7 Hari

Penyampaian

melalui perusahaan jasa ekspedisi atau jasa kurir dengan bukti pengiriman

surat melalui pos secara langsung Bentuk

Surat Teguran Surat Peringatan Surat lain yang sejenis Fungsi

Untuk menegur atau memperingatkan kepada Wajib Pajak untuk melunasi

utang pajaknya

1 Bulan

SURAT TEGURAN

(13)

Surat Paksa

Surat Teguran

Dasar Penagihan Jatuh Tempo

7 Hari 21 Hari

1 Bulan

 nama Wajib Pajak & Penangguing Pajak

 dasar penagihan

 besarnya utang pajak

 perintah untuk membayar

Asli Jurusita

Salinan Wajib Pajak Pemberitahuan SP

Kedua belah pihak menandatangani Berita Acara sebagai pernyataan

bahwa Surat Paksa telah diberitahukan

kekuatan eksekutorial + kedudukan hukum = putusan pengadilan perdata yang telah

mempunyai kekuatan hukum tetap Memuat

SURAT PAKSA

(14)

Surat Paksa

Surat Teguran

Dasar Penagihan Jatuh Tempo

7 Hari 21 Hari

1 Bulan

Diterbitkan apabila :

Penanggung pajak tidak melunasi utang pajak sampai dengan tanggal jatuh tempo

pembayaran dan kepadanya telah diterbitkan Surat Teguran

Terhadap penanggung pajak telah dilaksanakan penagihan pajak seketika

dan sekaligus

Penanggung pajak tidak memenuhi ketentuan sebagaimana tercantum dalam

keputusan persetujuan angsuran atau penundaan pembayaran pajak

SURAT PAKSA

(15)

PENYITAAN

15

tindakan Jurusita Pajak untuk menguasai

barang Penanggung Pajak (PP), guna

dijadikan jaminan untuk melunasi utang

(16)

Surat Paksa

Surat Teguran

Dasar Penagihan Jatuh Tempo

7 Hari 21 Hari

1 Bulan

SPMP

2x24 Jam

Penyitaan

• Setiap penyitaan Jurusita Pajak membuat BAPS ditandatangani oleh Jurusita Pajak, PP, dan saksi-saksi

• Dalam hal PP adalah badan maka BAPS ditandatangani oleh pengurus, kepala perwakilan, kepala cabang, PP, pemilik modal atau pegawai tetap perusahaan

• Walaupun PP tidak hadir, penyitaan tetap dapat dilaksanakan

• Berita Acara Pelaksanaan Sita tetap mempunyai kekuatan mengikat meskipun PP menolak untuk tanda tangan.

• Salinan BAPS dapat ditempelkan pada barang bergerak/tidak bergerak yg disita atau ditempat barang bergerak/tidak bergerak yg disita berada, ditempat umum

• Atas barang yg disita ditempel segel sita

Dilakukan berdasarkan SPMP jika PP tidak melunasi utang pajak setelah lewat 2x24 jam

setelah SP diberitahukan

Oleh Jurusita Pajak dengan 2 (dua) orang saksi

Penyitaan dapat dilakukan, meskipun PP tidak hadir asalkan salah seorang saksi dari berasa dari Pemda, dan BAPS ditandatangani oleh PP

dan saksi-saksi

PENYITAAN

(17)

OBJEK PENYITAAN

17

Orang

(18)

PENYITAAN KEKAYAAN PENANGGUNG

PAJAK DI BANK

18

Pemblokiran

deposito berjangka;

tabungan;

saldo rekening koran;

giro; atau

bentuk lainnya yang

(19)

Pengumuman lelang paling singkat dilaksanakan 14

hari setelah pelaksanaan penyitaan

Pelaksanaan lelang paling singkat dilaksanakan 14

hari setelah pengumuman lelang

19

LELANG

setiap penjualan barang dimuka

umum dengan cara penawaran

harga secara lisan dan atau tertulis

(20)

20

PELAKSANAAN LELANG

Lelang

tetap dapat

dilaksanakan

walaupun WP

mengajukan keberatan & belum memperoleh keputusan keberatan

tanpa dihadiri

Penanggung Pajak

tidak

dilaksanakan

- PP melunasi

(21)

21

PENCEGAHAN

larangan yang bersifat sementara

terhadap Penanggung Pajak tertentu

untuk keluar dari wilayah Negara

Republik Indonesia berdasarkan

alasan tertentu sesuai dengan

ketentuan peraturan

perundang-undangan

Syarat Kuantitatif : Utang pajak sekurang-kurangnya

sebesar Rp100 juta.

Syarat Kualitatif : diragukan itikad baiknya.

Pencegahan tidak mengakibatkan hapusnya

utang pajak dan terhentinya pelaksanaan

(22)

22

Penanggung Pajak yang mempuyai utang pajak sekurang-kurangnya sebesar Rp100 juta dan diragukan itikad baiknya

PENYANDERAAN

pengekangan sementara waktu kebebasan

Penanggung Pajak dengan menempatkannya

di tempat tertentu

Jangka waktu penyanderaan paling lama 6 bulan, dapat diperpanjang untuk

(23)

23

PENANGGUNG PAJAK YANG DISANDERA DILEPAS:

a. Apabila utang pajak & biaya penagihan pajak telah dibayar lunas

b. Apabila jangka waktu yg ditetapkan dalam surat perintah penyanderaan itu telah dipenuhi

c. Berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap

(24)

STP

SKPKB

SKPKBT

SK Pembetulan

SK Keberatan

Putusan Banding

Putusan Peninjauan Kembali

ALUR DAN JADWAL

PELAKSANAAN PENAGIHAN PAJAK

24

PARATE EXECUTIE

DIBERITAHUKAN OLEH JURUSITA PAJAK

14 HARI TDK LUNAS

PENCEGAHAN PENYANDERAAN SYARAT:

UTANG PAJAK ≥ Rp100 jtDIRAGUKAN ITIKAD BAIK JANGKA WAKTU:

6 BLN DPT DIPERPANJANG MAX 6 BLN AKIBAT:

UTANG PAJAK TDK HAPUS & PENAGIHAN TETAP DILAKSANAKAN * KEP / IJIN MENKEU

SPMP

JURUSITA + 2 SAKSI

BAP SITA

BRG BERGERAK & BRG TDK BERGERAK

BRG YG DISITA DILARANG:

DIPINDAHTANGANKAN

DISEWAKAN

DIPINJAMKAN

DISEMBUNYIKAN

DIHILANGKAN

DIRUSAK

PENYITAAN ATAS REK. BANK & EFEK

7 hari

21 hari 2X24 jam

Jatuh tempo: 1 (satu) bulan

sejak terbit

14 hari

PEMBLOKIRAN

Langsung,Pos, Ekspedisi/kurir dgn bukti kirim

PENGUMUMAN DI MEDIA MASA

Permohonan Angsuran/Penundaan

SPSS

Dasar Hukum :

(25)

25

(26)

1. Mengajukan Angsuran & Penundaan Pembayaran

Utang Pajak;

26

(27)

2. Mengajukan

Permohonan

Pengurangan

Atau

Penghapusan Sanksi Administrasi Dan Pengurangan

Atau Pembatalan Surat Ketetapan Pajak Atau Surat

Tagihan Pajak;

27

(28)

PENGURANGAN/PENGHAPUSAN

SANKSI ADMINISTRASI YANG LEBIH DARI 24 BULAN

permohonan pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi

dalam STP berdasarkan Pasal 8 ayat (2) atau Pasal 8 ayat (2a) KUP

dalam STP berdasarkan Pasal 9 ayat (2a) atau Pasal 9 ayat (2b) KUP

dalam STP berdasarkan Pasal 19 ayat (1) KUP berasal dari 1/beberapa STP untuk dasar

penagihan pajak yang sama

sanksi administrasi belum dibayar atau belum dilunasi oleh WP

diberikan pengurangan menjadi 24 bulan

jumlah pajak yang terutang atau kekurangan pembayaran pajak yang terutang yang menjadi dasar penerbitan STP telah dilunasi oleh WP

sanksi administrasi tersebut melebihi jangka waktu 24 bulan

dengan ketentuan:

diajukan setelah tgl 31 Desember 2013 s.d. tgl 31 Desember 2013

28

(29)

PENGURANGAN ATAU PENGHAPUSAN SANKSI ADMINISTRASI MENJADI <24 BLN

pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi menjadi <24 bln

sanksi administrasi tersebut belum dibayar atau belum dilunasi oleh WP

jumlah kekurangan pembayaran pajak yang menjadi dasar pengenaan sanksi administrasi yang tercantum dalam skp atau STP telah dilunasi oleh WP

memenuhi kriteria yang dapat berupa:

WP dikenai sanksi administrasi karena kesalahan DJP selain yang tercakup Pasal 16 UU KUP

WP dikenai sanksi administrasi karena keadaan yang disebabkan oleh pihak ke-3 dan bukan karena kesalahan WP

WP yang dikenai sanksi administrasi terkena bencana alam, kebakaran, huru-hara/kerusuhan massal, atau kejadian luar biasa lainnya

WP mengalami kesulitan likuiditas sehingga mempengaruhi kelangsungan usahanya

dengan ketentuan:

29

(30)

3. Tertangguhnya

Penagihan

Pajak

Khusus

Untuk

SKPKB/SKPKBT Tahun Pajak 2008 Ke Atas Yang Tidak

Disetujui Oleh Wajib Pajak Pada Saat Pembahasan

Akhir;

30

(31)

4. Mengajukan Gugatan Atas Pelaksanaan Surat Paksa,

Surat

Perintah

Melaksanakan

Penyitaan,

Atau

Pengumuman Lelang; Keputusan Pencegahan Dalam

Rangka Penagihan Pajak Ke Pengadilan Pajak;

31

(32)

5. Mengajukan

Gugatan

Atas

Penyanderaan

Ke

Pengadilan Negeri;

32

(33)

6. Mengajukan Sanggahan Atas Objek Sita.

33

(34)

SANGGAHAN PIHAK KETIGA TERHADAP

KEPEMILIKAN BARANG YANG DISITA

Diajukan kepada Pengadilan Negeri sebelum

lelang

1

PN memberitahukan secara tertulis kepada

Pejabat

2

menangguhkanPejabat

pelaksanaan penagihan

3

(35)

35

(36)

1. Pembayaran Utang Pajak Sebelum Jatuh

Tempo Sesuai Dengan Ketentuan Perpajakan;

36

(37)

2. Memenuhi

Komitmen

Dalam

Angsuran/

Penundaan Pembayaran Pajak;

37

(38)

KEWAJIBAN WAJIB PAJAK DALAM

PENAGIHAN PAJAK

3. Bersifat Kooperatif Dalam Tindakan Penagihan

Pajak;

(39)

4. Tidak Melakukan Hal-hal Yang Melanggar UU

PPSP Dalam Penagihan Pajak Yang Berakibat

Pada Tindakan Pidana.

39

(40)

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil penelitian dan pengujian yang telah dilakukan didapatkan hasil pengujian akurasi sistem pakar diagnosis penyakit pada kambing dengan metode

Resiko untuk terjadinya spondilolistesis degenerative meningkat seiring dengan bertambahnya usia, dan pergeseran vertebra yang progresif terjadi pada 30% pasien. Bila

DESKRIPSI UNIT : Unit kompetensi ini berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja dalam mengembangkan inisiatif untuk mengambil tindakan secara

Penyakit berbasis lingkungan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dunia , salah satunya Tuberkulosis. Penyakit Tuberkulosis adalah penyakit infeksi menular

Dari uraian di atas dapat kami simpulkan bahwa pengertian Implementasi E-library pada Jurusan Manajemen Informatika Politeknik Negeri Sriwijaya merupakan suatu

Dari hasil uji Anova didapatkan nilai p = 0,005 (p&lt;0,05) yang berarti ada pengaruh yang bermakna antara kelompok perlakuan pada lempeng akrilik setelah

Galeri menurut Amri Yahya Galeri seni merupakan &#34;suatu wadah (bangunan tertutup maupun terbuka atau keduanya) yang dipergunakan sebagai ajang komunikasi visual antara seniman

Bibit ang$ek yang dikembangkan menggunakan teknik kultur invitro memiliki kondisi lingkungan yang aseptik- Bibit anggrek selama berada di dalam botol kultn menyintesis