• Tidak ada hasil yang ditemukan

IDENTIFIKASI PENGELOLAAN KOMPETENSI BERBASIS INTELLECTUAL CAPITAL PADA PERGURUAN TINGGI DI INDONESIA (Studi Empiris Pada Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Pontianak)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "IDENTIFIKASI PENGELOLAAN KOMPETENSI BERBASIS INTELLECTUAL CAPITAL PADA PERGURUAN TINGGI DI INDONESIA (Studi Empiris Pada Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Pontianak)"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Nilai Rata-rata Matakuliah Kompetensi Manajemen Keuangan pada Mahasiswa  Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Pontianak Periode Angkatan 2012/2013
Tabel 2. Nilai Rata-rata Perolehan Jawaban Responden mengenai Intellectual Capital
Tabel 3. Hasil Pengujian Kelayakan Goodness of Fit  oodness of Fit

Referensi

Dokumen terkait

Sementara salah satu isu yang mengemuka dengan implementasi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) adalah masalah kesiapan sumber daya manusia Indonesia dimana MEA membuka

Dua manfaat yang akan diperoleh dari analisa kebutuhan pelatihan dan pengembangan tersebut adalah dapat memanfaatkan seluruh sumber daya manusia secara optimal dan

Modal intelektual yang dialokasikan oleh perusahaan berupa alokasi biaya untuk Sumber Daya Manusia (SDM) dan stuktural dapat meningkatkan pendapatan atau

11 Sitohang, Manajemen Sumber Daya Manusia, (Jakarta: PT.. 50 Islam karena SDM pendidikan Islam merupakan faktor keberhasilan dalam mencapai tujuan lembaga pendidikan Islam di

Diantara faktor pendukung penting itu adalah Sumber Daya Manusia (SDM) atau dalam istilah Ekonomi Syariah dikenal sebagai Sumber Daya Insani (SDI), yang

Yati, S,2012 , Pengaruh Fakor-faktor Kompetensi Sumber Daya Manusia terhadap Kinerja Karyawan, Jurnal Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada. Zaim

Sumber Daya Manusia (SDM) yang benar-benar memiliki kualitas yang baik. Sedangkan kinerja usaha terkini yang dilakukan Bagian Pendidikan Fakultas. Ekonomi Universitas Sumatera

Pemanfaatan sumber daya manusia yang ada pada sektor industri merupakan kunci keberhasilan pencapaian tujuan pada sektor industri tersebut. Berhasil tidaknya suatu organisasi