• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perancangan Jaringan Indoor 3G UMTS Studi Kasus Institut Manajemen Telkom

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Perancangan Jaringan Indoor 3G UMTS Studi Kasus Institut Manajemen Telkom"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

PERANCANGAN JARINGAN INDOOR 3G UMTS STUDI KASUS INSTITUT MANAJEMEN TELKOM

Aditya Bayu Nanda Chandra¹, Nachwan Mufti², Sofia Naning Hertiana³

¹Teknik Telekomunikasi, Fakultas Ilmu Terapan, Universitas Telkom Abstrak

Dapat selalu ter-cover oleh sinyal jaringan mobile cellular merupakan harapan bagi user. Ketika posisi user adalah di luar ruangan, coverage jaringan bukan merupakan permasalahan. Tetapi ketika user berada di dalam ruangan, kemampuan jaringan yang ada (outdoor) untuk dapat untuk meng-cover user dengan baik menjadi dipertanyakan kehandalannya. Apalagi kebutuhan masa sekarang adalah kemampuan jaringan dalam memberikan service dengan kecepatan akses data yang tinggi dan kapasitas besar seperti yang ditawarkan oleh teknologi UMTS (dikenal dengan 3G).

Institut Manajemen Telkom kampus Gegerkalong merupakan gedung bertingkat yang

dikhususkan untuk proses pendidikan tingkat lanjut. User aktif pada kampus tersebut adalah sebanyak ± 2700 mahasiswa dengan kapasitas tampung gedung adalah ± 1500 mahasiswa. Kondisi tersebut menuntut sebuah penyediaan jaringan indoor UMTS sehingga komunikasi di dalamnya dapat tetap berjalan dengan baik.

Dalam proyek akhir ini, dilakukan perancangan jaringan indoor UMTS pada gedung Institut Manajemen Telkom serta simulasi hasil perancangan dengan RPS (Radio Propogation Simulator) dalam bentuk 3D. Sehingga, sinyal jaringan UMTS akan dapat diteruskan hingga dalam gedung dan dapat tergambarkan besar level daya sinyal (RSL) dalam men-cover ruangan.

Kata Kunci : UMTS, indoor, RPS, Receive Signal Level

Abstract

For mobile cellular user, always being covered in signal coverage is a must. It will not be a problem, if the user is outdoor. On the other hand, when the user position is inside a room, the network ability in covering user will be questioned. Furthermore, at present, people want the network can give a service with high speed data access also high capacity, just like the UMTS offered (known as 3G).

Institut Manajemen Telkom, Gegerkalong campus, is a high-rise building that is place for the higher academic’s level of student. There is about 2700 active students in that campus. The building capacity is about 1500 students. The condition that mention before require an indoor UMTS network. So that, the communication process may work properly

In this project, the indoor UMTS network is going to be planned for Institut Manajemen Telkom building. Also, there will be a simulation in 3D shape for the planning result. At the end, the UMTS network signal will be transmitted well inside the building dan the signal power level can be showed in covering the building.

Keywords : UMTS, indoor, RPS, Receive Signal Level

Powered by TCPDF (www.tcpdf.org)

(2)

1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Pada daerah urban, dimana banyak terdapat gedung atau ruangan tertutup, mobilisasi user yang menggunakan layanan komunikasi adalah terpusat pada kegiatan dalam ruangan daripada kegiatan outdoor. Business center, pusat perbelanjaan, serta kampus adalah beberapa contoh dari lokasi indoor dimana konsentrasi user sangat tinggi didalamnya. Oleh karena itu, kualitas layanan dari sebuah operator haruslah sama dengan kualitas layanan pada saat kondisi user adalah di luar ruangan (outdoor) atau bahkan lebih baik.

Service yang dikehendaki para user adalah komunikasi berbasis kecepatan data yang tinggi, kapasitas yang besar, serta kemampuan triple play yang terimplementasi dalam teknologi 3G. Dengan kondisi tersebut, jaringan yang ada harus dapat men-cover seluruh user dalam situasi apapun. Seperti, pada sebuah ruangan dalam gedung bertingkat yang tidak terjangkau jaringan outdoor atau bahkan dalam lift yang sedang beroperasi.

Institut Manajemen Telkom kampus Gegerkalong adalah gedung yang memiliki banyak ruangan dan merupakan bangunan yang bertingkat. Mayoritas penghuninya adalah mahasiswa dengan intensifitas untuk terhubung dengan layanan komunikasi adalah cukup tinggi. Maka agar kebutuhan layanan terpenuhi, dibutuhkan sebuah rancangan jaringan indoor yang baik sehingga dapat men-cover semua pelanggan untuk semua kondisi dalam ruangan.

1.2 Perumusan Masalah

Bagaimana bentuk perancangan yang sesuai dengan standart KPI sehingga didapatkan kualitas sinyal dalam gedung yang optimal, dengan detail pekerjaan sebagai berikut :

(3)

P E N D A H U L U A N | 2

PERANCANGAN DAN SIMULASI JARINGAN INDOOR 3G UMTS 1. Analisa kondisi existing network dilakukan dengan drive test menggunakan

software TEMS Investigation 8.03.

2. Menggunakan software RPS (Radio Propagation Simulator) untuk visualisasi penempatan antena (DAS) beserta simulasinya.

3. Simulasi memuat data tentang besarnya daya pancar oleh antena dan level daya terima oleh user.

1.3 Batasan Masalah

Perencanaan dilakukan pada sisi Radio Access Network dan tidak melakukan perencanaan pada Backhaul dan Core Network.

1.4 Tujuan Penelitian

1. Memperoleh hasil perancangan jaringan UMTS indoor yang sesuai untuk diaplikasikan pada Institut Manajemen Telkom.

2. Mensimulasikan hasil perancangan sehingga dapat diketahui coverage sinyal tiap lantai.

1.5 Metodologi Penelitian

Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini berupa observasi lapangan yang didukung dengan studi literatur. Adapun tahapannya adalah sebagai berikut : 1. Merumuskan permasalahan.

2. Melakukan pengamatan dan pengumpulan data. 3. Mengolah dan menganalisis data yang diperoleh. 4. Merancang dan simulasi.

1.6 Sistematika Penulisan

Adapun sistematika penulisan Proyek Akhir ini dibagi menjadi beberapa bab, yaitu :

(4)

P E N D A H U L U A N | 3

PERANCANGAN DAN SIMULASI JARINGAN INDOOR 3G UMTS BAB I PENDAHULUAN

Peninjauan identifikasi masalah penelitian berdasarkan latar belakang masalah, perumusan dan batasan masalah, tujuan penelitian, dan metode penelitian yang digunakan serta sistematika penulisan yang memuat susunan penulisan Proyek Akhir.

BAB II DASAR TEORI

Pemaparan konsep UMTS, jaringan indoor, dan komponen perancangan jaringan indoor yang mencakup informasi lokasi penelitian, Distribution Antenna System (DAS), serta device pendukung perancangan.

BAB III PERANCANGAN JARINGAN

Bab ini mencakup tiga bahasan utama yaitu pre-planning, site survey, dan perancangan jaringan. Dimana sudah tercakup didalamnya pengumpulan informasi sebelum perancangan, kondisi jaringan eksisting, penentuan Node B dan DAS, perhitungan link budget dan pathloss, hingga simulasi jaringan.

BAB IV ANALISA PERANCANGAN

Analisa yang dilakukan meliputi hasil pre-planning, site survey dan perancangan serta simulasi terhadap perancangan.

BAB V PENUTUP Berisi kesimpulan dan saran.

Powered by TCPDF (www.tcpdf.org)

(5)

50

BAB V

PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil perancangan serta analisa yang dilakukan, maka diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut :

1. Kuisioner menunjukkan adanya demand yang tinggi terhadap penggunaan operator Indosat serta hasil pengukuran walktest menunjukkan rata-rata level daya terima adalah sebesar -87.855 dBm. O leh karena itu, perlu dilakukan perancangan jaringan baru karena belum memenuhi standar KPI.

2. Pada perhitungan kapasitas sistem sebesar 35 kanal telah dapat melayani kebutuhan kapasitas user sebesar 34 kanal.

3. Antena yang digunakan sebanyak 17 antena omni directional. Penggunaan 4 antena pada lantai 1,2, dan 3 serta penggunaan 5 antena pada lantai 4.

4. Hasil simulasi menunjukkan bahwa perancangan yang dilakukan telah memenuhi standar KPI karena level daya terima rata-rata oleh user untuk seluruh lantai ≥-80 dBm.

5.2 Saran

Berikut ini adalah saran yang bisa dilakukan untuk perancangan selanjutnya : 1. Perlu dilakukan simulasi dengan penggunaan software selain RPS sebagai

pembanding agar hasil yang diperoleh lebih akurat.

2. Sebaiknya dilakukan kembali walktest setelah perancangan dilakukan sehingga dapat diketahui kondisi cakupan riil tiap antena.

3. Perlu dilakukan analisis mengenai perancangan yang telah dibuat terhadap pengaruhnya kepada jaringan makro (outdoor).

Powered by TCPDF (www.tcpdf.org)

(6)

DAFTAR PUSTAKA

[1] Ardiyansyah, Nachwan Mufti, “Diktat Kuliah Transmisi Nirkabel”. IT Telkom, Bandung: 2008.

[2] Bagia, Luh Sri. “Analisa Perancangan BTS 3G Indoor di Hotel Malya Bandung “, Bandung : 2006.

[3] Holma,Harri, and Tossaka, Antti, “WCDMA for UMTS “. John Wiley Sons, England : 2001.

[4] Husein, Muhammad Fahd, “Perancangan dan Simulasi BTS Indoor Flexi dengan Planning Tools Studi Kasus di RSIA Hermina “. STT Telkom, Bandung : 2007.

[5] Tolstrup, Morten, “Indoor Radio Planning A Practical Guide for GSM, DCS,UMTS and HSPA”. John Wiley Sons, England : 2008.

[6] Rappaport, Theodore S., Wireless Communications, Prentice Hall, New Jersey : 1996

Powered by TCPDF (www.tcpdf.org)

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian ini adalah perancangan jaringan yang digunakan untuk gedung rektorat baru IAIN Surakarta.. Jaringan yang dibuat dapat mempermudah kinerja para

yang telah diberikan, sehingga penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir “ Simulasi Jaringan Menggunakan Network Simulator 2 (Studi Kasus Jaringan Komputer Kampus

Simulator ini akan digunakan sebagai alat pengujian laboratorium untuk menerapkan sistem cluster GNS3 pada simulasi jaringan dan dapat mensimulasikan jaringan inti

Parameter yang ditinjau dari hasil walktest untuk perencanaan jaringan indoor LTE pada Proyek Akhir ini adalah nilai Received Signal Level (RSL) dengan

Dalam Tugas Akhir ini dilakukan optimasi jaringan WLAN existing IT Telkom khususnya gedung A menggunakan Global Optimization Algorithm dengan memperhatikan spot – spot yang

Penyusunan tugas akhir ini bertujuan untuk menganalisa dan membandingkan performansi link KMY-JBBK yang menggunakan VLAN pada jaringan Metro Ethernet PT Telkom Tbk terhadap

Dari hasil analisis Line of Sight (LoS) dan Fresnel Zone pada perancangan jaringan wireless Point to Point menggunakan simulator Radio Mobile dan analisa

Pada perancangan Gedung Prodi Studi Desain Interior , tema perancangan yang di ambil adalah Logo PSDI sebagai brand ambassador diharapkan kampus Institut Seni Indonesia yang