Penentuan Kadar Besi selama Fase Pematangan Padi Menggunakan Spektrofotometer UV-Vis
Teks penuh
Dokumen terkait
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa analisa besi dengan pengompleks o- fenantrolin dan pereduksi natrium tiosulfat pada kondisi pH 4,5
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa analisa besi dengan pereduksi natrium tiosulfat dan pengompleks 1,10-Fenantrolin pada pH 4,5
Parameter uji yang ketiga pada penelitian ini adalah penentuan batas deteksi dan batas kuantisasi berdasarkan pada pengukuran larutan standar dengan penambahan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diperoleh kesimpulan bahwa analisa besi dengan menggunakan reagen pengompleks 1,10-fenantrolin dan pereduksi
Sebeluln dilakukan analisis zirkonium dalam paduan U-Zr terlebih dahulu paduan tersebut dilarutkan menggunakan asam florida 1M dan asam nitrat 1M Dari hasil percobaan diperoleh
Dari hasil percobaan menggunakan metoda spektrofotometer UV-Vis dapat disimpulkan bahwa, pengompleks arsenazo III dapat digunakan untuk penentuan zirkonium pada
Pada metode standar adisi dilakukan penambahan analit yakni larutan standar asetosal yang telah diketahui konsentrasinya dengan variasi volume atau konsentrasi
Penentuan kadar C-organik pada sampel tanah menggunakan spektrofotometer UV-Vis menunjukkan kadar C-organik berkisar antara 0,15% hingga 2,27% dengan sampel berkode D memiliki kadar C-organik tertinggi (2,27%) dan sampel berkode A memiliki kadar C-organik terendah