• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH MEDIA VCD PEMBELAJARAN BAHASA A

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENGARUH MEDIA VCD PEMBELAJARAN BAHASA A"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Salah satu kebijakan pendidikan yang dituangkan dalam Program Pendidikan Nasioanal 1999-2004 adalah peningkatan mutu pendidikan nasional. Berbagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan telah dan akan terus dilakukan, di antaranya dengan melengkapi sekolah-sekolah dengan berbagai sarana dan sumber belajar di sekolah. Hal itu sejalan dengan Undang-Undang No. 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang mensyaratkan agar setiap satuan pendidikan jalur sekolah menyediakan sarana belajar yang memadai sebagai pendukung pelaksanaan pendidikan1.

Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, saat ini penggunaan media pendidikan sudah merupakan suatu tuntutan yang mendesak. Hal ini disebabkan sifat pembelajaran yang semakin kompleks. Terdapat berbagai tujuan belajar yang sulit dicapai hanya dengan mengandalkan penjelasan guru. Oleh karena itu, agar pembelajaran dapat mencapai hasil yang maksimal diperlukan adanya pemanfaatan media. Dalam dunia pendidikan jenis media yang digunakan antara lain media grafis,media audio dan proyeksi diam. Salah satu media yang dapat

(2)

digunakan untuk membantu kegiatan pembelajaran adalah media audio visual.

Sesuai dengan sifatnya, media audio visual memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan media lainnya. Media audio visual dapat membuat konsep yang abstrak menjadi lebih kongkrit, dapat menampilkan gerak yang dipercepat atau diperlambat sehingga lebih mudah diamati, dapat menampilkan detail suatu benda atau proses, serta membuat penyajian pembelajaran lebih menarik, sehingga proses pembelajaran menjadi menyenangkan.

Seorang guru harus mampu menciptakan suasana belajar mengajar yang kondusif, guru menciptakan suasana yang kondusif misalnya dengan memilih media pengajaran yang sesuai dengan materi pelajaran yang diajarkan. Slametomengemukakan bahwa alat pelajaran atau media erat hubungannya dengan cara belajar siswa,karena alat atau media pelajaran yang dipakai oleh guru pada waktu mengajar dipakai siswa untuk menerima bahan pelajaran.2

Guru dalam menyampaikan materi terkadang memerlukan suatu contoh yang komplek untuk ditampilkan pada siswa, disini akan terasa kesulitannya, maka video dapat menggantikan obyek yang terlalu besar ataupun yang terlalu kecil kedalam bentuk gambar, film,atau model sehingga ini dapat mengatasi keterbatasan ruang,waktu dan daya indera.

(3)

Pengguna media pembelajaran selain menghibur juga sanggup meningkatkan efisiensi pengjaran antara 25% sampai 50%. Menurut beberapa ahli filsafat dan sejarah pendidikan, apa yang ingin kita ketahui, tepatnya pengetahuan disalurkan ke otak melalui satu indra atau lebih. Banyak ahli berpendapat bahwa 75% dari pengetahuan manusia sampai ke otaknya” oh ya saya ingat wajahnya tapi lupa namanya.3

Penggunaan media pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar dapat meningkatkan motivasi siswa untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang diterimanya.Comenius , seorang pendidik termuka dari Negara Cekosliakia yang hidup dalam adab ke dua belas mencela cara mengajar menggunakan kata sementara mendesak supaya menggunakan gambar agar lebih banyak mengikut sertakan akal kepada orang yang sedang belajar.4Misalnya dalam materi pokok bahasa arab mempelajari

Ta’aruf ( perkenalan ) dan Mufrodat ( mengenalkan benda-banda) pembelajaran bahasa arab yang bersifat abstrak dengan menggunakan media audio visual yang berbasis VCD. Guru dapat memaparkan siswa dengan cara bermain peran ( al-tamtsil ), percakapan kelompok (al-hiwar al-jama’i), dan Praktek lapangan ( al-mumarasah fi al-mujtamma). dalam penelitiannya juga menyimpulkan bahwa penggunaan media VCD sebagai media pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa5.

3Amir Hamzah Sulaiman, Media Audio Visual unuk pengajara , perencanaan dan penyuluhan, Jakarta, PT Gramedia.

4 Amir Hamzah Suleiman, 1985, Media audio visual untukpengajaran , perencanaan dan penyuluhan, Jakarta, PT Gramedia.

(4)

Pembelajaran bahasa arab di Sekolah Dasar Islam Terpadu Ar-Rahman bagi sebagian siswa merupakan suatu kesenangan mental yang timbul secara alamiah, tetapi bagi sebagian besar siswa yang lain, bahasa arab adalah pelajaran yang rumit dan sulit. Pelajaran bahasa arab bagi banyak siswa menjadi beban selama menjalani masa sekolah, padahal bahasa arab merupakan bahasa yang selayaknya memberi motivasi bagi uamat islam khususnya bagi pengkaji bahasa arab, dan baik sebagai pengkaji bahasa agama .Realitas saat ini, banyak siswa merasa kesulitan dalam mempelajari dan menguasai pelajaran bahasa arab di sekolah, hal ini berakibat rendahnya hasil belajar bahasa arab siswa. Banyak faktor yang menyebabkan rendahnya hasil belajar bahasa arabbaik yang berasal dari dalam diri sendiri (faktor internal) maupun faktor yang berasal dari lingkungan luar siswa (faktor eksternal).

Pemanfaatan VCD pembelajaran bahasa arab di Sekolah Dasar Islam Terpadu Ar-Rahman untuk memudahkan pembelajaran bahasa arab.dan harus menjadi kebutuhan dan kebiasaan oleh para guru agar hasil kegiatan belajar belajar lebih maksimal dan meningkatkan kualiatas pendidikan nasioanal.

(5)

MENEINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA

PELAJARAN BAHASA ARAB DI SEKOLAH DASAR ISLAM

TERPADU AR-RAHMAN CINERE DEPOK.Penulis menganggap hal ini penting untuk diteliti.

B. Idenfikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas, maka permasalahan dapat didentifikasi sebagai berikut:

1. Bagaimana proses pembelajaran bahasa arab dengan menggunakan VCD bahasa arab?

2. Bagaimana aplikasi pembelajaran VCD bahasa arab dengan respon terhadap siswa kelas IV Sekolah Dasar Islam Terpadu Ar-Rahman cinere Depok?

3. Bagaimana cara mengaplikasikan pembelajaran bahasa arab dengan menggunakan VCD pemelajaran bahasa arab?

B. Pembatasan Masalah

Dari identifikasi masalah di atas, penulis membatasai

(6)

1. Penelitian dilakukan pada siswa sekolah dasar islam terpadu Ar-Rahman Cinere Depok.

2. Metode pengajaran yang di gunakan yaitu dengan menggunakan media Vcd pelajaran bahasa arab.

3. Pembelajaran yang akan di pakai aadalah ta’aruf ( perkenalan) dan mufrodat ( memperkenalkan benda).

C. Rumusan Masalah

Berdasarkan masalah diatas ,maka disusun rumusan masalah sebagai berikut:

1. Seberapa besar pengaruh media VCD pembelajaran bahasa arab terhadap hasil belajar bahasa arab kelas IV Sekolah Dasar Islam Terpadu Ar-Rahman Cinere Depok?

D. Tujuan Penelitian

Tujuan umum penelitian ini adalah untuk menjawab judul penelitian, yaitu meningkatkan pembelajaran bahasa arab dengan media audio visual.

Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk menjawab permasalahan yang muncul mengenai meningkatkan hasil pembelajaran bahasa arab dengan menggunakan audio visual VCD pembelajaran bahasa arab.

(7)

Hasil penelitian yang diperoleh diharapkan dapat berguna sebagai:

1. Meningkatkan motifasi Guru dalam proses kegiatan belajar mengajar dalam pembelajaran bahasa arab di sekolah dasar islam terpadu ar-rahman cinere depok.

2. Membantu bagaimana cara guru mengembangkan media dalam pembelajaran.

3. Menambah wawasan dan pengetahuan tentang teknologi bagi mahasiswa pendidikan guru madrasah ibtidaiyah dalam meningkatkan pembelajaran bahasa arab dengan menggunakan metode audio

4. visual VCD pembelajaran bahasa arab.

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA, KERANGKA BERFIKIR, DAN HIPOTESIS

PENELITIAN

A. Tinjauan PustakaMedia

(8)

Kalau kita mempelajari pengertian media ternyata banyak sekali perbedaan pendapat para ahli psikologi mengenai definisi media . Namun dengan banyaknya perbedaan pengertian media itu merupakan dorongan kuat untuk mengadakan penyelidikan dan penelitian dalam pengembangan ilmu pengetahuan mengenai media pembelajaran.Sebelum lebih jauh menjelaskan tentang media penulis akan mengemukakan defenisi media pembelajaran

Menurut Hamalaik media adalah sebagai alat komunikasi guna lebih mengefektifkan proses belajar mengajar, fungsi media adalam rangka mencapai tujuan pendidikan, seluk beluk proses pembelajaran, hubungan antara metode belajar dan pembelajaran, nilai atau manfaat metode pendidikan dalam pembelajaran, pemilihan dan penggunaan media pembelajaran,

berbagai jenis alat dan teknisk media pembelajaran, media pendidikan pada saat pembelajaran dan usaha inofasi dalam media pendidikan.6

Media pengajaran merupakan peranan penting dalam pembelajaran. Karena, dengan menggunakan media pengajaran akan memberikan motivasi belajar serta memberikan stimulus kemauan belajar. Seperti yang dikemukakan oleh Dr. Abdul Alim Ibrahim sebagai berikut :

(9)

مهيلا ببحتو مهطاشن ددجتو ذياملتلل رورسلا بلجت

ناهذا ىف قئاقحلا تيبثت ىلع دعاست اهنإ ةسردملا

نام اهامادمنتسا هبلطتي امب سردلا ديحت اهنا ذياملتلا

لمعلاو ةكرحلا.

Maksudnya, media pengajaran bahasa Arab dapat membangkitkan rasa senang dan gembira siswa, dan memperbaharui semangat mereka, rasa suka hati mereka untuk kesekolah akan timbul, dapat memantapkan pengetahuan pada benak siswa dan dapat menghidupkan pelajaran karena pemakaian media membutuhkan gerak dan karya.

(10)

Batasan lain yang dikemukaan oleh para ahli dan lembaga diantaranya.

AECT (Association of Education and Comunicattion tecnology, 1997) media sebagai segala bentuk dalam saluran yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi.7

Sedangkan menurut kamus besar bahasa indonesia, Media pembelajaran adalah Alat atau sarana8

Berdasarkan uraian tersebut maka saya dapat menyimpulkan media pembelajaran adalah alat yang dpat

7Arief Sudirman, 1986, Media pendidikan, Jakarta, CV Gravindo

(11)

membantu proses belajar mengajar dan berfungsi untuk menyalurkan pesan yang disampaikan, sehingga mencapai tujuan yang baik dan sempurna.

b. Fungsi Media Pembelajaran

Lavie dan Lentz (1982) mengemukakan empat fungsi media pembelajaran, khususnya media visual, yaitu (a) fungsi atensi, (b) fungsi afektif, (c) fungsi kognitif dan (d)kompensatoris.

a. Fungsi atensi media visual merupakan inti yaitu menari dan mengarahkan perhatian siswa untuk berkonsentrasi pada isis pelajaran yang berkaitan dengan makna visual.

b. Fungsi afektif media gambar lambang visual yang dapat mengubah emosi dan sikap siswa, misalnya informasi yang menyangkut masalah sosial dan ras.

c. Fungsi kognitif mengungkapkan bahwa lambang visual atau gambar memperlancar pencapaian tujuan mengingat informasi atau pesan yang terkandung dalam gambar.

d. Fungsi kompensatoris media pengajaran berfungsi untuk mengakomodasikan siswa yang lemah dan lambat menerima dan memahami isi pembelajaran yang disajikan dengan teks atau disajikan secara verbal.9

(12)

c. Macam-macam media aktual, dapat mengetahui beberapa kejadian dan peristiwa-peristiwa penting dan baru, masalah-masalah kehidupan dan sebagainya. Radio dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang cukup efektif.

b. Kaset–audio

Kaset-audio sering digunakan di sekolah. Keuntungannya adalah merupakan media yang ekonomis karena biaya pengadaan dan perawatan yang murah.

2. Media visual adalah media yang hanya mengandalkan gambar atau simbol yang bergerak seperti11

a. Media realia

Media realia adalah benda nyata. Benda tersebut tidak harus dihadirkan diruang kelas, tetapi siswa dapat melihat langsung ke obyek. Kelebihan dari media realia ini adalah dapat memberikan pengalaman nyata kepada siswa.

10Niken Ariani dkk, Pembelajaran Multimedia Di Sekolah, (Jakarta :Prestasi Pustaka, 2010), hlm 93

(13)

Misalanya klasifikasi mahluk hidup, ekosistem dan organ tanaman.

b. Model

Model adalah benda tiruan dalam wujud tiga dimensi yang merupakan representasi atau pengganti dari benda yang sesungguhnya. Penggunaan model untuk mengatasi kendala tertentu sebagai pengganti realia. Misalnya untuk mempelajari system gerak, pencernaan, pernafasan, peredaran darah, system ekskresi, dan syraf pada hewan.

c. Media grafis

Media grafis tergolong media visual yang menyalurkan pesan terhadap symbol-simbol visual. Fungsi dari media grafis adalah menarik perhatian, memperjelas sajian pelajaran, dan mengilustrasikan suatu fakta atau konsep yang mudah terlupakan jika hanya dilakukan melalui penjelasan verbal. 3. Media audio visual terdiri dari audio visual diam, yaitu media

yang menampilkan suara dan gambar diam seperti bingkai suara. Audio visual gerak, yaitu media yang dapat menempilkan unsur suara dan gambar yang bergerak seperti film suara dan video.

(14)

Merupakan salah satu jenis media audio visual, selain film. Yang banyak dikembangkan untuk keperluan pembelajaran, biasa dikemas dalam bentuk VCD.

b. Media computer

Media ini memiliki semua kelebihan yang dimiliki oleh media yang lain. Selain mampu menempilkan teks, gerak, suara dan gambar, computer juga dapat digunakan secara interaktif, bukan hanya searah. Bahkan keleluasaan belajar menembus ruang dan waktu secara menyediakan sumber belajar yang hamper tanpa batas.12

d. Media VCD bahasa arab

Keping cakra padat atau yang lebih dikenal Sebagai VCD (Compact Video Dics )adalah salah satu media pembelajaran berbasis audio visualMedia Compact Disc merupakan sistem penyampaian dan rekaman video dimana sinyal audio visual direkam pada disket plastic atau disebut juga piring (Disc) bukan pada pita elmusi film dengan memasukan informasi dan audio untuk memasuki ruangan 650 MB dan dapat menampung muatan

(15)

audio visual sepanjang 74 menit.13Ada dua sistem yang

dikembangkan dalam media video disc ini yaitu sistem optical dan capacitance.

Sistem optimal dalah menggunakan sinar laser untuk menjejaki informasi endoco electric yang direkam dipertemukan piringan, daya system capacitance adalah penjejak informasi gambar dan suara dengan menggunakan tracking arm dan atylus. Dengan menggunakan media VCD sebuah medium CD dapat menampung muatan audio visual sepanjang 74 menit. Kualitas sentra dengan VHS video, serta suara dengan kualitas CD audio.14

Media Vcd yang kami sajikan ini adalah media Vcd pembelajaran bahasa Arab berbasis e-learning. (wasa’il al-samiyyah al-bashariyah Contoh ini agar mengetahui lebih dalam lagi bahwa pembelajaran bahasa tidak hanya diajarkan dengan hafalan ataupun konvensional. Media ini disusun sesuai dengan kebutuhan siswa dan dibuat sedemikian rupa sehingga para siswa senang dengan bahasa Arab. Mudah-mudahan media ini dapat merangsang para siswa SD/MI untuk mendalami bahasa Arab, sehingga pelajaran tersebut tidak lagi menjadi sulit bagi para siswa.

2. Hasil belajar

13Munadi Yudhi, Media Pembelajaran Sebuah Pendekatan Baru, ( jakarta :gaunng Persada Press, 2010. Hal.138.

(16)

a. Pengertian hasil belajar

Menurut Gagne, yang dikutip oleh JJ. Hasibuan dan Mujiono hasil belajar dapat berupa keterampilan intelektual, strategi, kognitif, informasi verbal, sikap, nilai, dan keterapilan motorik.15

Dalam memperoleh informasi kegiatan belajar mengajar diwajibkan bagi seorang guru untuk melakukan penilaian. Dengan hasil belajar yang diperoleh sisiwa, tidak mencerimankan prestasi pencapaiana tujuan intruksional saja akan teteapi juga menunjukan keberhasilan guru dalam mengelola kefiatan belajar mengajar. Menurut taksonomi bloom hasil belajar seseorang dapat dibagi menjadi tiga ranah yaitu16:

1. Hasil belajar kognitif

Hasil belajar kognitif berhubungan dengan kemampuan berpikir seseorang dari tingkat yang rendah berupa penegtahuan (knowlage) sampai tingkat tertinggi yaitu evaluasi.

2. Hasil belajar Afektif

15JJ Hasibuan & Mujiono, Proses Belajar Mengajar, Bandung : PT Remaja Rosada.

(17)

Hasil belajar afektif berhubungan dengan pengetahuan peserta didik tentang tingkah laku dan pristiwa yang berkaitan dengan sikap, minat, nilai, keyakinan, atau kepribadian.

3. Hasil Belajar Psikomotorik.

Hasil belajar psikomotorik berhubungan dengan kemampuan motorik ( gerak ) . yang mencakup semua gerak manusia.

b. Pengertian bahasa arab

Bahasa arab adalah alat komunikasi yang digunakan oleh setiap kelompok masyarakat. Setiap bahasa biasanya digunakan untuk berkomunikasi dengan lingkungan yang sejenisnya.Hal ini menunjukan bahwa pada dasarnya bahwa pada dasarnya bahasa adalah alat komunikasi antara individu dengan lingkungannya.Secara umum, bahasa kemudian disimbolkan dengan lafal atau aturan.

Anis Farihah bahasa adalah gejala psilologi, sosial, kultural, tidak bersifat biologis, dapat diusahakan, terdiri atas simbol-simbol suara yang mengandung makna sehingga seseorang dapat berkomunikasi.17

(18)

Fathi, Ali Yunus, dkk, mendefinisasikan bahasa adalah alat yang unik yang dapet memindahkan islam karena pada dasarnya bahasa arab adalah tidak hanya memiliki umat islam, Hanya saja bahasa tersebutlah yang dipilih Allah SWT untuk menurunkan Al-Qur’an.18 Hal ini dinyatakan

dalam QS; Yunus (12) :2 sebagai berikut:

Oleh “karena itu tidak perlu diragukan lagi, memang sudah seharusnya bagi seorang muslim mencintai bahasa Arab dan berusaha menguasainya.

B. Kerangka Berfikir

Berdasarkan teori dan konsep yang telah diuraikan, perlu dirumuskan kerangka berpikir tentang pengaruh media VCD pembelajaran bahasa arab dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa arab. Kerangka berpikir yang penulis rumuskan adalah media pelajaran adalah alat yang dapat membantu proses belajar mengajar dan berfungsi untuk menyalurkan makna pesan yang disampaikan, sehingga mencapai tujuan yang baik dan sempurna. Vcd pembelajaran bahasa arab adalah media audio visual yang menampilkan gerak, yang dapat

(19)

meyajikan gambar-gambar hidup yang disertai suara, sehingga mampu mengaktifkan alat indar seperti mata, telinga dan meningkatkan proses belajar mengajar. Materi pokok yang disajikan VCD yang berisi tentang percakapan-percakapan sederhana (ta’aruf ( perkenalan ) dan Mufrodat ( memperkenalkan benda ).

Hasil belajar merupakan suatu puncak proses belajar. Pelajaran bahasa arab adalah Bahasa agama islam dan al-qur’an yang secara khusus dipilih Allah SWT untuk menurunkan Al;Qur’an. Karena yang menerima wahyu pertama adalah Muhammad yaitu orang arab.

Sangatlah berpengaruh media vcd pembelajaran bahasa arab dalam meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran bahasa arab, sebab dapat dimanfaatkan untuk memudahkan pembelajaran bahasa yang dapat ditangkap dan dicerna melalui indra pendengaran dan pengelihatan..

C. Hipotensi Penelitian

H0 : Tidak terdapat pengaruh pemanfaatan media VCD pembelajaran terhadap hasil belajara bahasa arab.

(20)

BAB III

METEDOLOGI PENELITIAN

A. Tempat dan Waktu Penelitian

Penelitian ini dilaksanakan di Ar-Rahman Islamic School, yang terletak di jln. Bukit Cinere No. 150 c. Gandul, Cinere, Depok, pada bulan Mei 2012.

B. Metode Penelitaian

(21)

mendapatkan materi pelajaran yang sama namun menggunakan metode yang berbeda.

Kelas ekperimen menggunakan sarana VCD pembelajaran bahasa arab sedangkan kelas kontrol menggunakan metode ceramah. Kemudian kedua kelas tersebut akan menjawab sejumlah pertanyaan yanng sama melalui lembar tes yang disediakan. Metode ekperimen adalah kegiatan yang direncanakan dan dilaksanakan oleh peneliti untuk mengumpulkan bukti-bukti yang ada hubungannya dengan hipotensis. Melalui metode penelitian inilah dapat diperoleh bukti-bukti yang paling meyakinkan tentang pengaruh satu variabel terhadap variabel lain

C. Populasi dan Sample

Populasi Menurut Suharsimi Arikunto bahwa populasi adalah

keseluruhan objek penelitian.19.sedangkan sempel adalah dari jumlah dan

karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. 20

Dari pengertian di atas, maka penulis dapat mengartikan bahwa populasi merupakan keseluruhan yang menjadi objek penelitian. Jadi yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Sekolah Daasar Isalam Terpadu Ar-rahman yang berjumlah empat kelas IV A-IV B- IV C- dan IV D. dan sampel yang digunakan

19 Suharsimi, Arikunto, Prosedur Penelitian, Cet. VII; Jakarta: Rineka Cipta, 1991.

(22)

dalam penelitian ini penulis meneliti kelas VI A yang menggunakan media VCD pembelajaran bahasa arab dan VI D yang menggunakan metode ceramah..

D. Instrumen penelitian

Untuk pengambilan data pengumpulan data penelitian, penulis menggunakan istrument data berupa nilai tes hasil belajar. Hal ini bertujuan untuk memperoleh data penelitian tentang hal-hal yang berkaitan dengan hasil belajar bahasa arab siswa

D. Teknik Pengunpulan Data

Untuk penelitian ini diperoleh memalui teknik observasi dan evaluasi ( tes ). Yang berupa pretest dan post test, kelompok eksperimen dan kelompok kontrol akan mendapatkan test yang sama.

(23)

pembelajaran bahasa arab, Kelompok eksperimen dan kelompok kontrol akan mendapatkan tes yang sama. Hasil post test dari kelompok ekpersimen dan kelompok kontrol dianalisis sebagai data pengujian hipotensis penelitian.

E. Teknik Analisis Data

Sebelum intrumen dalam penelitian ini diberikan kepada responden, instrumen ini di uji coba terlebih dahulu kepada sisiwa yang tidak termasuk kedalam kelas eksperimen maupun pada kelas kontrol.

(24)

Referensi

Dokumen terkait

Walaupun beberapa penulis menyatakan bahwa nilai hematokrit setidaknya 50 % diperlukan untuk mendefinisikan hematothorax ( dibandingkan dengan berdarah efusi

Informasi tentang pengaruh pupuk kandang dan pupuk hayati terhadap pertumbuhan mendong telah dilakukan namun pengaruhnya terhadap serapan logam berat khusunya Cd

Setelah suara jantung pertama ma ka grafik mula i menurun yang menandakan adanya interval menuju suara jantung kedua yang disebut dengan systole. Setelah kejadian

Di sisi lain, dari segi historis, menjamurnya media lokal juga tidak sepenuhnya berangkat dari basis pemikiran kontemplatif bagi kemanfaatan publik, melainkan tak lebih

22 Lihat Pasal 76 Kompilasi Hukum Islam (Instruksi Presiden Tahun 1991). Lihat juga Ahmad Tholabi Kharlie, Hukum Keluarga Indonesia, h.. Serta ancaman sanksi hukuman yang telah

Hal ini dapat dicontohkan antara dua teori hubungan internasional yang berlawanan yaitu liberalisme dengan realisme, yang dalam prosesnya tentu memberikan

Bidang Simpan Pinjam ini merupakan salah satu bagian dari Unit Usaha yang dijalankan oleh Koperasi Karyawan PT PLN(PERSERO) yang memiliki tugas berkaitan dengan pengelolaan

Mohon mengisi tabel dibawah ini yang sesuai menurut anda, setelah sampel