Perlindungan Konsumen Terhadap Makanan Yang Mengandung Zat Berbahaya Dikaitkan Dengan Undang – Undang Perlindungan Konsumen (Studi di BPOM) Chapter III V
Teks penuh
Dokumen terkait
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merupakan instansi yang ditunjuk oleh pemerintah dalam melakukan pengawasan makanan, sehingga pelaku usaha yang beritikad baik untuk
Untuk membantu konsumen dalam memperkaya pengetahuan tentang berbagai macam makanan yang mengandung zat berbahaya misalnya jajanan sekolah seperti naget yang mengandung pewarna
berkaitan dengan perlindungan konsumen baik yang termasuk. kedalam lembaga pemerintahan maupun
Sehingga dapat dikatakan bahwa Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan khususnya dalam Pasal 1 ayat (5) telah menjadi bagian dari perlindungan konsumen.
Tidak adanya ketegasan Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Kepmen 350/MPP/Kep/12/2001 dalam memberikan titel hukum terhadap keputusan Badan Penyelesaian Sengketa
damai oleh para pihak yang bersengketa, yaitu pelaku usaha dan konsumen, tanpa. melalui pengadilan atau badan penyelesaian sengketa konsumen,
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN DALAM MENGKONSUMSI IKAN YANG MENGANDUNG ZAT BERBAHAYA FORMALIN DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG.. NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG
Akhirnya diperoleh kesimpulan antara lain kedudukan konsumen yang lemah dibandingkan produsen maka konsumen membutuhkan adanya instansi Badan POM sebagai pengawas