• Tidak ada hasil yang ditemukan

Proses Implementasi Peraturan Daerah No. 6 Tahun 2003 Tentang Larangan Gelandangan dan Pengemis di Kota Medan (Studi pada Dinas Sosial Kota Medan)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Proses Implementasi Peraturan Daerah No. 6 Tahun 2003 Tentang Larangan Gelandangan dan Pengemis di Kota Medan (Studi pada Dinas Sosial Kota Medan)"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

BAB II

METODE PENELITIAN

2.1Bentuk Penelitian

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian

deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu metode peneltian yang diarahkan

untuk memberikan gejala-gejala, fakta dan kejadian secara sistematis dan akurat

mengenai sifat-sifat populasi serta menganalisa kebenaran berdasarkan data yang

diperoleh.

Menurut Nawawi ciri pokok dari pendekatan penelitian deskriptif adalah

memusatkan perhatian pada masalah-masalah yang bersifat aktual dan

menggambarkan fakta-fakta tentang masalah yang diselidiki sebagaimana adanya

dan diiringi dengan interprestasi rasional.28

2.2Lokasi Penelitian

Dari definisi diatas maka alasan peneliti menggunakan metode penelitian

kualitatif dengan pendekatan deskriptif adalah bermaksud untuk dapat melihat

realitas yang sesungguhnya terjadi di lapangan dan kemudian menggambarkan

dengan interprestasi peneliti.

Untuk memperoleh data sebagai bahan untuk menjawab permasalahan

yang telah dikemukakan, penelitian akan dilakukan di kantor Dinas Sosial dan

Tenaga Kerja Kota Medan yang beralamat Jl. K.H Wahid Hasyim No.14 Medan

dan di sekitar Masjid Raya Kota Medan yang beralamat Jl.Sisingamangaraja,

Sumatera Utara untuk mendapatkan data yang mendukung.

28

(2)

2.3 Informan Penelitian

Penelitian kualitatif tidak dimaksudkan untuk membuat generalisasi dari

hasil penelitian yang dilakukan sehingga subyek penelitian telah tercermin dalam

fokus penelitian ditentukan secara sengaja. Menurut Usman Husaini, Subyek

penelitian inilah yang akan menjadi informan yang akan memberikan berbagai

informasi yang diperlukan selama proses penelitian.29

1. informan kunci (key informan), yaitu mereka yang mengetahui dan

memiliki berbagai informasi pokok yang diperlukan dalam penelitian,

adapun yang menjadi informan kunci dalam penelitian ini adalah Kepala

Bidang Pelayan Sosial Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Medan

Berdasarkan uraian di atas, maka peneliti menentukan informan dengan

menggunakan teknik purposive sampling, yaitu pengambilan informan secara

sengaja dan informan yang digunakan adalah mereka yang benar-benar paham

mengenai permasalahan yang diteliti serta dengan pertimbangan tertentu.

Pertimbangan itu misalnya, orang yang mengalami langsung kejadian tersebut dan

yang dianggap paling tahu tentang apa yang kita harapkan atau mungkin dia

sebagai penguasa sehingga akan memudahkan peneliti menjelajah objek situasi

sosial yang akan diteliti. Maka dalam penelitian ini, penulis menggunakan

informan yang terdiri dari :

2. informan utama, yaitu mereka terlibat langsung dalam interaksi sosial yang

diteliti, adapun yang menjadi informan utama pada penelitian ini adalah

29

(3)

pelaksana kebijakan, yaitu Kepala Seksi Rehabilitasi Dinas Sosial dan

Tenaga Kerja Kota Medan.

3. informan tambahan, yaitu mereka yang dapat memberikan informasi

walaupun tidak langsung terlibat dalam interaksi sosial yang sedang diteliti,

Hendrarso30

2.4Teknik Pengumpulan Data

dalam hal ini akademisi, organisasi kemasyarakatan,

organisasi agama, dan para stakeholder yang turut berpartisipasi dalam

kebijakan tersebut, yaitu masyarakat.

Dalam penelitian ini diperlukan data atau keterangan dan informasi. Untuk

itu peneliti menggunakan teknik pengumpulan data sebagai berikut :

1. Teknik pengumpulan data primer, yaitu teknik pengumpulan data yang

dilakukan secara langsung pada lokasi penelitian. Pengumpulan data primer

dilakukan dengan instrumen sebagai berikut :

a. Wawancara, yaitu teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan

wawancara mendalam untuk memperoleh data yang lengkap dan mendalam

dari informan. Metode ini dilakukan dengan mengajukan

pertanyaan-pertanyaan secara langsung dan mendalam serta terbuka kepada informan

atau pihak yang berhubungan dan memiliki relevansi terhadap masalah yang

berhubungan dengan penelitian.

2. Teknik pengumpulan data sekunder, yaitu pengumpulan data yang dilakukan

melalui studi bahan-bahan kepustakaan yang diperlukan untuk mendukung

30

(4)

data-data primer. Pengumpulan data sekunder dapat dilakukan dengan

menggunakan instrumen sebagai berikut :

a. Studi kepustakaan, yaitu teknik pengumpulan data dengan menggunakan

berbagai literatur seperti buku, karya ilmiah, pendapat para ahli yang

berkompetensi dan lainnya yang berkenaan dengan penelitian ini.

b. Dokumentasi, yaitu teknik pengumpulan data dengan menggunakan catatan

atau foto-foto dan rekaman video yang ada di lokasi penelitian serta

sumber-sumber lain yang relevan dengan objek penelitian.

2.5Teknik Analisis Data

Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik

analisa data kualitatif. Teknik analisa data kualitatif dilakukan dengan menyajikan

data yang dimulai dengan menelaah seluruh data yang terkumpul, menyusunnya

dalam satu kesatuan yang kemudian dikategorikan pada tahap berikutnya dan

memeriksa keabsahan serta menginterpretasikannya dengan analisis dengan

kemampuan daya nalar peneliti untuk membuat kesimpulan penelitian.

Menurut Miles dan Huberman31

1. Reduksi Data, yaitu merangkum, memilih hal-hal yang pokok,

memfokuskan pada hal-hal yang penting, dicari tema dan polanya. Dengan

demikian, akan mempermudah peneliti untuk melakukan pengumpulan data

selanjutnya dan mencarinya bila diperlukan.

bahwa analisis terdiri dari 3 (tiga) jalur

kegiatan yang terjadi secara bersamaan, yaitu :

Terdapat beberapa langkah dalam melakukan analisis data, yaitu :

31

(5)

2. Penyajian Data, yaitu mendisplaykan data. Melalui penyajian data tersebut

maka akan terorganisasikan, tersusun dalam pola hubungan sehingga akan

semakin mudah dipahami, merencanakan kerja selanjutnya berdasarkan apa

yang telah dipahami.

3. Penarikan Kesimpulan, yaitu dalam penelitian kualitatif, kesimpulan

merupakan temuan baru yang sebelumnya belum pernah ada. Kesimpulan

ini sebagai hipotesis yang apabila didukung oleh data maka akan dapat

Referensi

Dokumen terkait

Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis kualitatif yaitu metode analisis data yang teknik pengumpulan datanya memakai metode

6 Tahun 2003 Tentang Larangan Gelandangan dan Pengemis di Kota Medan dilakukan oleh Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Medan dan untuk mengetahui kendala- kendala yang dihadapi

6 Tahun 2003 Tentang Larangan Gelandangan dan Pengemis di Kota Medan dilakukan oleh Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Medan dan untuk mengetahui kendala- kendala yang dihadapi

Daerah Nomor 6 Tahun 2003 Kota Medan Tentang Larangan Gelandangan

Universitas

Sesuai dengan metode penelitian, teknik analisis data yang digunakan. penulisan dalam penelitian ini menggunakan analisa data

Segala puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat ALLAH SWT yang telah memberikan nikmat kesehatan serta keselamatan, juga berkah hidayah-Nya dan suri tauladan dari junjunganku

Dalam penelitian ini, pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dimana data yang diperoleh baik yang sifatnya primer maupun sekunder akan