KEHADIRAN TEKNOLOGI INFORMASI SEBAGAI PELUANG BARU
BAGI PENGUSAHA STARTUP
Karya Ilmiah Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Kedua Mata Kuliah Kewiausahaan
Penulis :
Egi Kurniawan 41814140
PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA [email protected]
Abstract
Information technology adlah a communication system interconnected between one with the laiya, information technology always always changes to meet human needs. Information technology so much that can not be disclosed one by one in this paper, but please note that information technology today is closely related to the internet, so the authors see the importance of information technology as a new use of bisns or means of learning, teaching and so forth. Startup businessmen make technology as a new and profitable opportunity, in the exposure of this work based on the author's intuitions and references so that the book may not be perfect. Observations that the author made based on experience and knowledge that often arise in the phenomenon of doing business young like today. The world has changed so that it demands its generation to develop science for good life and can compete above the globalization of today's technology. Indonesia is a big country with hundreds of islands and hundreds of people so the resources available to support new business. The Internet also bererperan important in the intellectual life of the nation, facilitate the work. To dissect this phenomenon, the writer takes the description meode to be exposed well and clearly. Discussion related to business issues, internet, intranet and extranet and how if viewed from the aspect of business today, how the technology role and how opinions and statements of this internet-based technology.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Patut diakui bahwa begitu sengit transformasi zaman bisnis dunia saat ini, dahulu kita kenal dengan zaman/era Agraris, Industri, Informasi dan komunikasi maya. Perkembangan dunia pada era teknologi informasi ini telah memberikan catatan baru bagi kehidupan yang serba modern ini, contohnya saja zaman dulu Indonesia terkenal dengan sumber daya alamnya sehingga para penjajah datang dan mencuri hasil alam yang kita miliki. Zaman dulu adalah keterpurukan bangsa kita karena bangsa kita ratusan tahun harus bekerja atas perintah penjajah dan tidak mendapat bayaran yang setimpal.
Pertukaran zaman inilah yang membuat kondisi sosial masyarakat berubah drastis, dahulunya tidak dapat berinteraksi dengan jarak yang jauh maka kini dengan mudah orang dapat berkomunikasi dan menciptakan kontak sosial. Lebih mudahnya lagi ada teknologi yang disebut dengan internet, internet adalah inovasi terbaru dari teknologi itu sendiri, karena jika diartikan teknologi adalah alat-alat yang diciptakan oleh manusia baik berupa benda atau barang yang dapat disentuh ataupun inovasi terbaru yaitu hal yang tidak dapat disentuh tetapi dapat dirasakan (dunia maya). Berdasarkan data survey yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet (APJII) pada 2016 pengguna internet di Indonesia mencapai 132,7 juta pengguna padahal total penduduk di Indonesia adalah sebanyak 256,2 juta jiwa.
Hasil perkembangan ini adalah teori informasi, teori sampling, dan beberapa konsep pengolahan signal. Pada pertengahan tahun 1960 dimuli era packet switching, dan pertanyaan pada riset komunikasi komputer menjadi “bagaimana menyediakan suatu jasa komunikasi melewati jaringan-jaringan yang berbeda dan saling terhubung.“ Layanan sosial internet saat ini tidak hanya menguntungkan sektor pemerintahan dan perusahaan perusahaan saja tetapi juga pelaku usaha mulai dari Employee Business, Small Business, Business Owner, Dan Investor. Dengan begitu
mindset kita sebagai pemain peran di internet hendaknya dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga menganggap internet adalah sumber peluang yang besar bagi bisnis muda saat ini.
Internet dipergunakan sebagai sarana informasi dan kebutuhan lainnya, dengan menggunakan internet kita dipermudah dalam menyelesaikan urusan tertentu, misalnya membeli barang melalui toko online. Membangun sebuah kerajaan bisnis di internet sangat berpengaruh besar terhadap keberhasilan, seperti contohnya bisnis seorang artis Ruben Onsu, selain ia mempunyai pekerjaan tetap yang menghasilkan banyak uang tetapi ia juga tertarik membuka bisnis kuliner yang diberi merek nama “Ayam Geprek Bensu,” gerai pertamanya berada di kawasan Pademangan, Jakarta Utara 2017 lalu. Kini ia mengaku akan membuka gerai sebanyak 15 unit secara bersamaan, uniknya ia mengandalkan akun Instagramnya untuk mempublikasikan bisnisnya.
Dalam acara seminar di salah satu universitas negeri di kota Bandung yang pernah diikuti oleh penulis pada tahun 2015 lalu adalah “Smartfren Goes to Campus.” Seminar yang menekankan pada sektor “jurnalist with smartphone.” Tidak disangka, peserta seminar melebihi kapasitas sehingga panitia harus kewalahan mengurus peserta yang membludak, artinya antusias mahasiswa pada saat itu sangat besar untuk mengetahui bagaimana keajaiban menggunakan layanan
smartphone yang berbasis internet tersebut.
berupa layanan internet, tidak perlu membuka toko berbentuk fisik dan menjaganya tiap jam tetapi biarlah toko online atau layanan internetlah yang mengakomodir 24 jam.
Dengan semakin banyaknya inovasi dari teknologi baru yang digunakan oleh semua kalangan, maka hendaknya seorang entrepreneur pemula mau tidak mau juga ikut dalam menggunakan teknologi yang ada agar tidak dikatakan sebagai orang yang terbelakang (drop behind). Untuk penggunaannya pebisnis baru baik berskala kecil, menengah dan ataspun sangat didukung oleh kemudahan teknologi itu sendiri. Teknologi informasi sendiri erat kaitannya dengan layanan e-commerce, contohnya pebisnis ritel yang dulunya berbisnis secara showrome kini telah mempunyai toko online sehingga dapat melayani konsumen 24 jam non stop. Teknologi informasi juga erat kaitannya dengan publikasi, ketika setiap individu menggunakan sistem teknologi maka dengan cepat, murah dan mudah memasarkan suatu produk atau bisnis yang sedang dijalankan.
Karena begitu banyak orang berbisnis dengan menggunakan teknologi informasi sehingga peneliti beranggapan bahwa informasi atau ilmu yang akan digali akan bermanfaat bagi pelaku bisnis pemula, dalam fenomena dunia khususnya di Indonesia pebisnis pemula berbasis teknologi atau sering disebut (startup) sedang mengalami perkembangan yang cukup significant walaupun belum diketahui sampai kapan fennomena ini akan eksis dan bertahan tetapi dalam kondisi saat ini menurut penulis teknologi saat ini adalah sesuatu yang menarik perhatian dunia dan layak dipelajari seta diterapkan dikehidupan berbisnis.
1.2 Identifikasi Masalah
Layanan teknologi informasi (information technology) bukan hanya sekumpulan perangkat yang mentransmisikan perintah manusia tetapi juga sebagai alat koneksi yang populer saat ini sehingga menjadikan sebuah teknologi yang mempermudah pekerjaan manusia. Para pemain usaha baru layak untuk menggunakan teknnologi ini agar dijadikan bisnis berkeuntungan besar, Maraknya aplikasi berjenis e-comerce/e-business membuat pertanyaan bagi peneliti untuk menggali potensi yang ada. Identifikasi berupa masalahnya mikro dan makro.
A. Masalah Mikro:
- Apakah teknologi informasi mempunyai peran yang penting dari perkembangn zaman? - Bagaimana internet menciptakan peluang bisnis?
- Bagaimana mengelola layanan di internet agar mempunyai daya tarik dan daya saing oleh kompetitor lain?
- Mengapa harus menggunakan teknologi internet sebagai media bisnis? B. Masalah Makro:
- Sampai kapankah internet tetap berpotensi dalam dunia bisnis?
1.3 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dijelaskan diatas, rumusan masalah dapat dijelaskan sebagai berikut:
Bagaimana motive kehadiran teknologi informasi sebagai peluang bisnis baru bagi pengusaha
startup. Pebisnis (entrepreneur) di indonesia mempunyai peluang besar dalam menjalankan teknologi yang tersedia saat ini sehingga sangat pas untuk diaplikasikan sebagai lahan pekerjaan baru yang produktif dan berkemudahan.
1.4 Batasan Masalah
1.5
Tujuan dan Kegunaa Karya Imliah1.5.1 Tujuan
1. Agar pembaca serta penyusun terstimulus atau tertarik menggunakan teknologi informasi berbasis internet.
2. Agara pelaku bisnis menganggap teknologi informasi berjenis internet ini sebagai peluang baru di dunia perbisnisan di Indonesia.
3. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh teknoloogi informasi dalam berbisnis khususnya pelaku bisnis startup.
1.5.2 Kegunaan Karya Ilmiah
Kegunaan umum:
Karya ilmiah yang sengaja disusun ini untuk menjadi bahan bacaan masyarakat umum.
Menjadikan referensi bagi pembangun bisnis startup.
Kegunaan Praktis:
Kegunaan teknologi berbasis internet mempermudah pekerjaan, mengembangkan bisnis dan mendorong pebisnis baru/pemula.
1.6
Telaah Pustaka1. Skripsi yang berjudul “Pemanfaatan Internet Sebagai Sumber Belajar Mahasiswa Prodi PPkn Fis Unnes” Disusun oleh Farrah Diba Isdhana, Jurusan Hukum Dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang, 2011. Penelitian ini mancari tahu bagaimana pola pemanfaatan internet, sejauh mana serta faktor apa yang mendukung mahasiswa PPkn FIS UNNES menggunakan Internet sebagai sumber belajar.
BAB II
METODE
2.1 Teknologi Informasi
Teknologi adalah suatu alat atau perangkat yang digunakan untuk mempermudah pekerjaan manusia, teknologi yang kini hadir telah digunakan sebagai fasilitator berbasis perangkat canggih seperti sistem pada komputer dan intenet. Teknologi informasi dewasa ini tidak hanya pada perangkat komputer tetapi juga hadir di ponsel pintar (smart phone). Sistem yang berada di komputer dapat dijalankan disebuah ponsel misalnya program dari microsoft word, dulunya hanya dapat dijalankan di komputer saja tetapi kini dapat diakmodir oleh ponsel pintar tersebut.
2.2 Komponen Teknologi
Komponen-komponen dasar sistem informasi dicantumkan dibawah ini. Hanyasaja untuk menjalankan sebuah teknologi tidak semata-mata semua sistem meliputi semua komponen ini.
1. Peranti Keras (hardware) adalah serangkaian peralatan seperti pocessor, monitor, keyboard, printer, memori tambahan dan sebagainya. Bersama-sama, berbagai peralatan tersebut menerima data serta informasi, memproses, dan menampilkannyasehingga dapat berfungsi antara pealata yang satu dengan yang lainnya.
2. Peranti lunak (software) adalah sekumpulan program yang memungkinkan peranti keras untuk memproses data seperti, softwere adobe photoshop, ilustator, microsoft word, power point dan masih banyak lagi.
3. Basis data (database) adalah sekumpulan arsip (file), tabel, relasi, dan lainnya yang saling berkaitan dan menyimpan data serta berbagai hubungan diantaranya. Basis data yaitu bagian dari perangkat lunak dan perangkat keras yang digunakan untuk mengelola, menyimpan dan memanggil (query) seperti database administator yaitu pengguna yang memiliki kewenangan sebagai pusat kendali seluruh sistem baik basis data maupun program-program yang mengaksesnya, memnentukan pola struktur basis data, memodifikasi, sebagai tugaspengolahan dalam memberikan orientasitertentu, dan sebagainya.
4. Jaringan (network) adalah sistem koneksi (dengan kabel ataupun nirkabel) yang memungkinkan adanya berbagai sumber daya antar berbagai komputer yang berbeda. 5. Prosedur adalah serangkaian intruksi mengenai bagaimana menggabungkan berbagai
komponen diatas agar dapat memproses informasi dan menciptakan hasil yang diinginkan. 6. Orang adalah berbagai individu yang bekerja dengan sistem infirmasi, brinteraksi memberikan kemampuan penjelajahan dengan pencarian yang mudah dan murah.
2.3.2 Ekstranet
Ekstranet dihubungkan dengan internet dan menghubungkan berbagai perusahaan yang berbeda dan memungkinkan terjadinya komunikasi aman antar mitra bisnis melalui internet.
2.3.3 Internet
Bagaimana dengan internet? Internet adalah sebuah fasilitas yang menghubungkan teknologi melalui jaringan, intranet dan ekstranet terkoneksi oleh internet itu sendiri sehingga dapat saling bertukar fungsi dan dapat dijalankan meski jarak berjauhan.
2.4 Pengusaha
Pengusaha yaitu orang yang mempunyai jiwa kewirausahaan berifikir kreatif dan inovatif, bisnis dalam suatu bidang tertentu dengan menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain, dalam pekerjaannya seorang pengusaha meningkatkan produktifitasnya sehingga membantu orang lain serta berguna bagi orang lain. Lapangan pekerjaan atau bisnis yang dibagun dapat berupa bisnis jasa ataupun produk. Seorang pengusaha kini mengembangkan bisnisnya melalui teknologi informasi agar meningkatkan produktifitasnya. Biasanya seorang pengusaha atau entrepreneur
bekerja dan berkeinginan menciptakan profit yang berkemandirian.
2.5 Bisnis Startup
Bisnis yang kini marak adalah bisnis berbasis teknologi informasi seperti layanan web di internet. Pada bagian ini para entrepreneur of startup akan dibagi menjadi beberapa bagian agar dapat menjadikan contoh real bisnis berteknologi informasi.
a. Electronic commerce (disingkat sebagai EC, atau e-commerce) bisinis dan pekerjaan menyangkut proses pembelian, penjaualan, transfer atau pertukaran produk, layanan dan informasi melalui jaringan komputer yang termasuk didalamnya adalah internet. Beberapa orang memandang istilah perdagangan (commerce) hanya untuk menjelaskan transaksi yang dilakukan antara bisnis.
b. Bisnis Elektonik (e-business) eloktronik bisnis sendiri adalah istilah yang lebih luas dari e-commerce karena ia tidak hanya dalam transaksi bisnis saja tetapi juga merujuk kepada layanan e-learning, e-goverment dan juga kolaborasi intra bisnis.
2.5 Metode Analisis Dan Desain Karya
2.5.1 Metode yang digunakan adalah
Metode deskriptif kualitatif, dimana dalam menulis karya hanya mengungkapkan suatu fenomena ataupun permasalahan yang hendak diamati, Penulis juga ikut memberi pemahaman atas petulisan yang akan dibuat.
2.5.2 Desain Karya
2.6 Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data adalah langkah yang paling strategis dalam penulisan ilmiah, karena tujuan utama dari penulisan adalah mendapatkan data tanpa mengetahui teknik pengumpulan data, maka penlis tidak akan mendapatkan data yang memenuhi stndar data yang ditetapkan. Maka penulis memilih teknik pengumpulan data denganh Obesrvasi. Menurut nasution 1988 data yang diperoleh dari observasi yang berjenis parstisipatif. Parsipatif sendiri dibagi menjadi 4 bagian.
1. Partisipasi Pasif (Passive Partisipation)
Jadi dalam hal ini peneliti datang ditempat kegiatan orang yang diamati, tetapi tidak ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.
2. Partisipai Moderat (Moderate Partisipation)
Dalam observasi ini terdapat keseimbangan antara peneliti menjadi orang dalam dengan orang luar. Dalam hal ini peneliti observasi partisipatif dengan kegiatan tetapi tidak semuanya.penelitian ini
3. Partisipasi Aktif (active participation)
dalam penelitian ini ikut melakukan dalam apa yang dilakukan oleh narasumber, tetapi belum sepenuhnya lengkap.
4. Partisipasi lengkap (complete participation)
BAB III PEMBAHASAN
3.1Landasan Teori
Bagan : Kerangka pemikiran penulis
4.4 Pengguna Teknologi (Internet)
Perkembangan Information Technology (IT) di Indonsesia hingga tahun 2013 berdasarkan data BPS dapat ditunjukkan dengan jumlah penduduk Indonesia yang sudah mengakses internet sebanyak 30,66%, jumlah penduduk yang memiliki komputer sebanyak 14,85 % dan jumlah penduduk yang memiliki handphone sebanyak 83,52% dari total penduduk indonesai.
Teknologi Internet, Intranet,
ekstranet.
Interernet Startup Business, produk, jasa
Pengusaha, partner, perusahan, corporate
Presentase Pengguna Internet 2013
Indonesia Filipina Vietnam Thailand Singapore Malaysia
4.5 Fungsionalistas dan Implementasi Internet
Dalam komunitas yang terbatas seperti perusahaan, banyak pegawai/user dapat bekerja bersama-sama secara mudah dan efektif bila dalam sistem pola kerja menggunakan fasilitas atau teknologi yang mendukung infrastrukturnya. Salah satu aternatif teknologi yang dapat di implemantasikan adalah internet. Fungsional dan kinerjanya.
Manfaat Pribadi
IT Membantu kita bekerja lebih cerdas dan bukan lebih keras. IT membantu kita bekerja jauh dari kantor.
IT membantu kiita dalam hal informasi walalu keadaan sedang bekerja atau diperjalanan atau sibuk sekalipun.
Manfaaat bagi bisnis
IT dapat membuat kita lebih dekat dengan konsumen. IT membantu kta untuk menurunkan biaya.
IT dapat membantu kita agar lebih fleksibel.
Manfaat bagi umum
BAB IV KESIMPULAN 4.1 Kesimpulan
BAB V DAFTAR PUSTAKA
BUKU
Turban Efrain dan Jr. Kelly Rainer. R dan Potter e. Richard, “INTRODUCTION INFORMATION TECHNOLOGY” 2006: Jakarta, Salemba Humanika.
Sugiyono Metode Oktober 2013 ”PENELITIAN KUANTITATIF, KUALITATIF R&D” Bandung: Alfabeta Bandung.
Dhewanto, Wawan. 2013 “INTRAPRENEURSHIP KEWIRAUSAHAN KORPORASI” Bandung: Rekayasa Sains.
Jogiyanto 2011 “SISTEM TATAKELOLA TEKNOLOGI INFORMASI” Yogyakarta: CV ANDI.
Soegoto Eddy Soeryanto, 2014 “MENJADI PEBISNIS ULUNG” Jakarta.
INTERNET