• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penerapan Model Group Investigastion Dip (1)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Penerapan Model Group Investigastion Dip (1)"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

IJCCS ISSN: 1978-1520 

Prosiding Semnas Hayati IV

Universitas Nusantara PGRI Kediri

283

Penerapan Model

Group Investigastion

Dipadu

Number Heads Together

untuk

Meningkatkan Argumentasi Ilmiah Siswa Kelas X IIS Unggulan 2 di MAN

Tulungagung 1 pada Materi Ekosistem

Uswathun Nur Baithin

1

, Mumun Nurmilawati

2

, Poppy

Rahmatika Primandiri

2

1)

Mahasiswa S1 Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Nusantara PGRI Kediri 2)

Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Nusantara PGRI Kediri Pendidikan biologi, FKIP, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Jalan K.H. Ahmad Dahlan No 76, Mojoroto, Kota Kediri

E-mail : [email protected]

Abstrak

Argumentasi ilmiah dapat membantu siswa untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam kelas dan meningkatkan daya tarik siswa lainnya untuk mengeluarkan pendapatnya. Hasil wawancara yang dilakukan dengan guru biologi kelas X MAN Tulungagung 1 secara umum dapat diketahui bahwa penyebab rendahnya hasil belajar biologi adalah kurangnya minat siswa pada materi pelajaran biologi, karakteristik materi biologi yang banyak menuntut siswa untuk menghafal, banyak menggunakan bahasa-bahasa latin, banyak mata pelajaran dan hafalan bahasa Arab. Sedangkan hasil hasil angket yang diajukan pada siswa kelas X IIS Unggulan 2 menunjukkan bahwa 65,25% siswa merasa sulit pada materi tersebut. Dari 27 siswa di kelas X IIS Unggulan 2 juga dapat diketahui bahwa banyak siswa yang pasif pada saat pembelajaran, karena hanya beberapa siswa yang berani berargumen dan menjawab pertanyaan dari guru. Guru sebagai fasilitator memiliki kemampuan dalam menentukan model pembelajaran yang dapat meningkatkan argumentasi ilmiah. Model pembelajaran Group Investigastion dipadu Number Heads Together sangat efektif diterapkan pada siswa kelas X IIS Unggulan 2 MAN Tulungagung 1 untuk menciptakan suasana belajar yang aktif dan kreatif dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan Penelitian Tindakan Kelas dengan 2 siklus, karena peneliti ingin menghasilkan data yang dapat dianalisis secara deskriptif presentatif. Hasil penelitian pada siklus 1 menunjukkan bahwa dari 22 siswa, terdapat 8 siswa dengan kriteria kurang sekali, 4 siswa dengan kriteria kurang, 7 siswa dengan kriteria berkembang, dan 3 siswa dengan kriteria baik dalam argumentasi ilmiah. Sedangkan pada siklus 2 menunjukkan bahwa dari ke 22 siswa, terdapat 14 siswa dengan kriteria berkembang dan 8 siswa dengan kriteria baik dalam argumentasi ilmiah. Dengan demikian model pembelajaran Group Investigastion dipadu Number Heads Together dapat meningkatkan argumentasi ilmiah siswa kelas X IIS Unggulan 2 MAN Tulungagung 1.

Kata kunci--Group Investigastion, Number Heads Together, Argumentasi Ilmiah

PENDAHULUAN

(2)

 ISSN: 1978-1520

Prosiding Semnas Hayati IV

Universitas Nusantara PGRI Kediri

284

dipadu Number Heads Together. GI merupakan salah satu metode untuk mendorong keterlibatan maksimal para siswa [1].

Model pembelajaran ini memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada siswa untuk terlibat secara langsung dan aktif dalam proses pembelajaran serta memiliki kemampuan yang baik dalam berkomunikasi maupun keterampilan proses kelompok mulai dari perencanaan sampai cara mempelajari suatu topik melalui investigasi. Model pembelajaran kooperatif tipe GI juga dapat melatih keterampilan berpikir kritis siswa [2]. Model pembelajaran kooperatif NHT tidak hanya meningkatkan hasil belajar, tetapi mampu meningkatkan aktivitas siswa [3]. Model pembelajaran NHT digunakan untuk memaksa siswa pasif sehingga dapat menyampaikan pendapat dan menjawab pertanyaan dari guru. Pada saat guru menyebut satu nomor, maka para siswa dari tiap kelompok dengan nomor yang sama harus mengangkat tangan dan menyampaikan jawaban. Sedangkan model pembelajaranGroup Investigastionyang dipadukan dengan Number Heads Together mampu meningkatkan kemampuan analisis dan hasil belajar siswa kelas X-II khususnya pada materi Kingdom Animalia [4]. Model pembelajaran Group Investigastion dipadu model pembelajaran Number Heads Together digunakan untuk pembelajaran yang kooperatif sehingga dapat menekan siswa pasif untuk menyampaikan pendapat dan menjawab pertanyaan dari guru.

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan argumentasi ilmiah siswa melalui penerapan model Group Investigastion dipadu Number Heads Together dengan harapan siswa dapat memahami materi secara diskusi kelompok dan siswa harus dalam keadaan siap ketika guru menunjuk siswa tersebut dengan nomor tertentu. Manfaat penelitian ini adalah memberikan informasi dan membantu guru dalam kegiatan pembelajaran dengan menerapkan variasi model pembelajaran yang dapat meningkatkan argumentasi ilmiah, metakognisi dan hasil belajar sehingga mampu meningkatkan kualitas pembelajaran bagi siswa. Berdasarkan latar belakang maka dilakukan penelitian tidakan dengan penerapan model pembelajaranGroup Investigastion

dipaduNumber Heads Togetheruntuk meningkatkan argumentasi ilmiah siswa kelas X IIS U2 di MAN Tulungagung 1 pada materi Ekosistem

.

METODE

Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yaitu dengan menerapkan model

Group InvestigastiondipaduNumber Heads Togetheruntuk meningkatkan argumentasi ilmiah siswa kelas X IIS Unggulan 2 di MAN Tulungagung 1. Kemampuan argumentasi ilmiah siswa diukur dengan menggunakan rubrik penilaian yang diadopsi dari Kurniawan 2015[5]. Penilaian dari rubrik tersebut di hitung dengan menggunakan rumus:

Hasil penyekoran dinyatakan dalam rentang 0 - 100 nilai akhir. Nilai yang diperoleh dikategorikan denganrating skaleyang di adopsi dari Green (2002)[6]. Penelitian ini dilakukan di MAN Tulungagung 1 pada materi pelajaran ekosistem, penelitian ini dilaksanakan mulai ini selama 3 bulan mulai bulan Maret 2016 sampai bulan Mei 2016.Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif presentatif dengan jenis penelitian tindakan kelas dengan menggunakan kelas X IIS U2. Desain penelitian tindakan ini mengacu dari model Kemmis dan Taggart dengan 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: Perencanaan (Planning), Pelaksanaan(Acting),Observasi(Observing), dan Refleksi(Reflecting).

Nilai akhir :

Skor Perolehan

X 100%

(3)

IJCCS

Prosiding Semnas Hayati IV

Universitas Nusantara PGRI Kediri HASIL DAN PEMBAHASA

Penelitian ini dilaksana

terdiri dari 2 kali pertemuan

Pengukuran argumentasi ilm

mengacu pada tes dan terint

Gamba

Berdasarkan Gambar 1 d 22 siswa, terdapat 8 siswa deng dengan kriteria berkembang, siklus ini banyak siswa yang be yang sedang dilakukan, sehing harus dikerjakan. Dengan pe merencanakan, menginvestiga Siklus 1 diperbaiki pada siklus kriteria berkembang dan 8 sisw Pada siklus ini semua sis pembelajaran yang sedang ber aktivitas dan partisipasi siswa mendiskusikan, mempersiapk Perbandingan nilai argumenta nilai argumentasi ilmiah deng 31,8% sedangkan pada siklus sebesar 63,6%. Berdasarkan ha siswa yang dibelajarkan deng Hasil rata-rata ini dapat dijela model pembelajaran yang dapa SIMPULAN

Berdasarkan penelitian yang t

GroupInvestigastion dipadu N

siswa kelas X IIS Unggulan 2 ini dapat digunakan sebagai r kemampuan siswanya, dan da

nakan dengan 2 siklus PenelitianTindakanKela

uan sedangkan pada siklus II juga terdiri dari 2

ilmiah menggunakan rubrik penilaian argument

integrasi pada soal

essay.

bar 1. Grafik Perbandingan Nilai Argumentasi Ilmi

dapat diketahui bahwa diketahui siklus 1 menunjuk dengan kriteria kurang sekali, 4 siswa dengan kriteri ng, dan 3 siswa dengan kriteria baik dalam argument

ng belum memahami materi dan belum mengerti pro hingga siswa mengalami kesulitan saat guru membe penerapan model pembelajaran GI dipadu NHT sis igasi, mempersiapkan dan mempresentasikan has

lus 2 yang menunjukkan dari ke 22 siswa, terdapat iswa dengan kriteria baik dalam argumentasi ilmiah. siswa mulai memahami materi ekosistem dan mula berlangsung. Penerapan model pembelajaran ini da wa dalam merencanakan investigasi kelompok, me pkan laporan dan mempresentasikan hasil kerja ntasi ilmiah dari siklus 1 ke siklus 2. Siklus 1 dipe

ngan kriteria baik sebesar 13,6% dan kriteria ber lus 2 dengan kriteria baik sebesar 36,4% dan kri n hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa ar ngan menggunakan model GI dipadu NHT mengal elaskan bahwa penerapan model GI dipadu NHT m dapat meningkatkan argumentasi ilmiah.

g telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa mode u NumberHeadsTogether dapat meningkatkan ar n 2 MAN Tulungagung 1.Diharapkan dengan adany

i refrensi variasi model pembelajaran bagi guru guna dapat digunakan sebagai rujukan bagi peneliti lain.

Siklus I

elas

.

Pada silkus I

(4)

 ISSN: 1978-1520

Prosiding Semnas Hayati IV

Universitas Nusantara PGRI Kediri

286

DAFTAR PUSTAKA

[1] Slavin, Robert. E., 2005.

Cooperative Learning

. Bandung. Nusa Media.

[2] Ulum, Bahrul dan Rusly Hidayah. 2015.

Penerapan Model Pembelajaran

Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) pada Materi Pokok Ikatan Kimia untuk

Melatih Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas SMA Widya Darma Surabaya

.

Universitas Negeri Surabaya. UNESA Journal of chemical Education. Vol 4, No. 2,

pp. 156-162.

[3] Hanum, Faridah. 2012.

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT

Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas Viii Smp Negeri 18 Medan

. Vol 1 : 38.

[4] Utami, Budhi

.

2015

. Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran GI dan NHT untuk

Referensi

Dokumen terkait

(11) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara pemilihan, pengangkatan, dan pemberhentian anggota Senat yang berasal dari wakil dosen dari setiap jurusan sebagaimana

Bukti kontrak pengalaman paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sebagai Penyedia dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir, baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk

(Empat puluh sembilan juta delapan ratus ribu tiga ratus rupiah) Berdasarkan Berita Acara Klarifikasi Teknis dan Negosiasi Biaya Nomor : 58.4/41.03/BA-

Hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan yang bermakna secara statistik antara pola asuh orang tua dengan keberhasilan toilet training pada anak usia 4-6

1.1 Anugerah ini adalah satu program yang dijalankan di peringkat sekolah yang bertujuan untuk memberi penghargaan kepada murid–murid dan guru-guru

Berdasarkan Surat Penetapan Penyedian Barang dan Jasa Nomor: 14/PPBJ/02.12/DPKP/VI/2014, Tanggal 23 Juni 2014, Dengan ini Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa Dinas Pertanian

3.2 Mengidentifikasi keragaman sosial, ekonomi, budaya, etnis, dan agama di provinsi setempat sebagai identitas bangsa Indonesia; serta hubungannya dengan karakteristik

It is aimed at obtaining general ideas on the involvement of women, as the wives of missionaries, Focusing on the experience of Beth Beckett, it argues that her position as a wife