• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sk Pengelolaan Obat Kadaluarsa

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Sk Pengelolaan Obat Kadaluarsa"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

RUMAH SAKIT UMUM MELATI

RUMAH SAKIT UMUM MELATI

Jl. Deli

Jl. Deli No 115 Kec.

No 115 Kec. Perbaungan Telp. 7990056-7990

Perbaungan Telp. 7990056-7990057

057

Email

Email :

: rsumelati_per

[email protected]

[email protected]

o.id

SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR

SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR

Nomor : /SK//RSUM/I/2016

Nomor : /SK//RSUM/I/2016

TENTANG

TENTANG

TENTANG KEBIJAKAN PENARIKAN OBAT

TENTANG KEBIJAKAN PENARIKAN OBAT

Menimbang

Menimbang

:a. Bahwa Pelayanan Kefarmasian adalah suatu pelayanan langsung dan:a. Bahwa Pelayanan Kefarmasian adalah suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien yang berkaitan dengan Sediaan Farmasi dengan bertanggung jawab kepada pasien yang berkaitan dengan Sediaan Farmasi dengan maksud mencapai hasil yang pasti untuk

maksud mencapai hasil yang pasti untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien;meningkatkan mutu kehidupan pasien; b.

b. Bahwa Bahwa Untuk Untuk memberikan memberikan perlindungan perlindungan kepada kepada pasien pasien dari dari penggunaanpenggunaan sedian farmasi dan alat kesehatan yang tidak tepat serta yang tidak memenuhi sedian farmasi dan alat kesehatan yang tidak tepat serta yang tidak memenuhi persyaratan mutu, keamanan dan kemanfaatannya, maka dilakukan penanganan persyaratan mutu, keamanan dan kemanfaatannya, maka dilakukan penanganan terhadap obat yang sudah rusak atau kadaluwarsa sesuai dengan ketentuan yang terhadap obat yang sudah rusak atau kadaluwarsa sesuai dengan ketentuan yang berlaku

berlaku

c. Bahwa sehubungan dengan butir (a) dan (b) tersebut diatas maka perlu c. Bahwa sehubungan dengan butir (a) dan (b) tersebut diatas maka perlu menetapkan Surat Keputusan Kepala Direktur Rumah Sakit. tentang penanganan menetapkan Surat Keputusan Kepala Direktur Rumah Sakit. tentang penanganan obat rusak/kadaluwarsa;

obat rusak/kadaluwarsa;

..

Mengingat :

Mengingat :

a. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (Lembaran Negaraa. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran Negara Republik Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5063);

Indonesia Nomor 5063);

b. Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian b. Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 124, Tambahan LembaranNomor 124, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5044);

Negara Republik Indonesia Nomor 5044);

c. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1121/MENKES/SK/XII/2008 tentang c. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1121/MENKES/SK/XII/2008 tentang Pedoman Teknis Pengadaan Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan untuk Pelayan Pedoman Teknis Pengadaan Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan untuk Pelayan Kesehatan Dasar);

Kesehatan Dasar);

d. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 30 tahun 2014 tentang d. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 30 tahun 2014 tentang standar pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit Melati;

standar pelayanan kefarmasian di Rumah Sakit Melati;

MEMUTUSKAN

MEMUTUSKAN

Menetapkan

:

Menetapkan

:

Bahwa Untuk memberikan perlindungan kepada pasien dari penggunaanBahwa Untuk memberikan perlindungan kepada pasien dari penggunaan sedian farmasi dan alat kesehatan yang tidak tepat serta yang tidak sedian farmasi dan alat kesehatan yang tidak tepat serta yang tidak

(2)

memenuhi persyaratan mutu, keamanan dan kemanfaatannya, maka

dilakukan penanganan terhadap obat yang sudah rusak atau

kadaluwarsa sesuai dengan ketentuan yang berlaku Bahwa Untuk

memberikan perlindungan kepada pasien dari penggunaan sedian

farmasi dan alat kesehatan yang tidak tepat serta yang tidak memenuhi

 persyaratan mutu, keamanan dan kemanfaatannya, maka dilakukan

 penanganan terhadap obat yang sudah rusak atau kadaluwarsa sesuai

dengan ketentuan yang berlaku

Pertama : Tentang penanganan bahwa Untuk memberikan perlindungan kepda pasien dari  penggunaan sedian farmasi dan alat kesehatan yang tidak tepat serta yang tidak memenuhi persyaratan mutu, keamanan dan kemanfaatannya, maka dilakukan  penanganan terhadap obat yang sudah rusak atau kadaluwarsa sesuai dengan ketentuan yang berlaku obat rusak/kadaluwarsa di Rumah Sakit Melati Perbaungan, sebagaimana rincian pada lampiran keputusan ini;

Kedua : Bahwa Untuk memberikan perlindungan kepada pasien dari penggunaan sedian farmasi dan alat kesehatan yang tidak tepat serta yang tidak memenuhi persyaratan mutu, keamanan dan kemanfaatannya, maka dilakukan penanganan terhadap obat yang sudah rusak atau kadaluwarsa sesuai dengan ketentuan yang berlaku jumlah dan yang rusak dan atau kadaluarsa.

- Cara PenangananObat yang SudahRusak AtauKadaluarsa

a) Jangan pernah membuang obat-obat kadaluarsa bersama-sama dengan

sampah apalagi di lingkungan. Karena tanpa disadari sebenarnya hal ini dapat

mempermudah pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mengambil dan

menyalahgunakan obat-obatan tersebut.

 b)

 Food and

 Drug Administration ( FDA)atau Badan Pengawas Obat dan Makanan

menganjurkan

pada

masyarakat untuk mengembalikan obat-obatan yang sudah tidak terpakai

kembali ke pabriknya melalui daerahnya masing-masing.

c)

Alternatif yang lain sebagai masyarakat yang sering

mempunyai obat yang sudah kadaluarsa di rumah yaitu :

(3)

d) Melaporkan dan mengirim obat tersebut keinstalan Bahwa untuk memberikan perlindungan kepada pasien dari penggunaan sedian farmasi dan alat kesehatan yang tidak tepat serta yang tidak memenuhi persyaratan mutu, keamanan dan kemanfaatannya, maka dilakukan penanganan terhadap obat yang sudah rusak atau kadaluwarsa sesuai dengan ketentuan yang berlaku farmasi kabupaten/kota.

e) Mendokumen Bahwa Untuk memberikan perlindungan

kepada pasien dari penggunaan sedian farmasi dan alat kesehatan yang tidak tepat serta yang tidak memenuhi persyaratan mutu, keamanan dan kemanfaatannya, maka dilakukan penanganan terhadap obat yang sudah rusak atau kadaluwarsa sesuai dengan ketentuan yang berlaku tasikan pencatatan tersebut.

(1)

Membuangnya dengan mencampurnya dengan bahan

lain yang menjijikkan atau tidak menarik orang lain untuk

menyentuhnya, seperti kotoran hewan piaraan, sisa makanan basi,

ampas kopi atau susu, dll. Keluarkan obat dari wadah aslinya,

tempatkan semua obat yang sudah tidak terpakai di satu tempat berisi

 bahan campuran yang lain lalu aduk jadi satu. Ini dapat mencegah

 penyalahgunaan obat. Setelah tercampur semua, masukkan kedalam

kantong plastik, ikat rapat dan buang ketempat sampah.

(2)

Di buang ke toilet, rendam dulu obat dalam bentuk

 padat (tablet, kaplet, kapsul) dalam wadah yang sudah tidak dipakai

lagi. Setelah obat hancur maka obat dapat diguyur di toilet. Untuk

obat dalam bentuk cairan bisa langsung dibuang dalam toilet.

Beberapa obat dapat mencemari lingkungan jika bercampur dengan

air atau tanah, oleh karena itu pastikan anda membaca petunjuk

 pembuangan obat di kemasan.

(3)

Jangan pernah memusnahkan obat dengan cara dibakar secara

(4)

-..

Ditetapkan di: Perbaungan

tanggal: 05 Januari 2016

Direktur

RSU Melati Perbaungan

dr. Lusi Nurlina Nasution

dr. Lusi Nurlina Nasution

KEPUTUSAN KEPALA Direktur Nomor : TENTANG PENANGANAN OBAT RUSAK/KADALUWARSA KEPALA Direktur Rumah Sakit Melati

Menimbang : a. Bahwa Pelayanan Kefarmasian adalah suatu pelayanan langsung dan bertanggung  jawab kepada pasien yang berkaitan dengan Sediaan Farmasi dengan maksud mencapai hasil yang

pasti untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien;

b. Bahwa Untuk memberikan perlindungan kepda pasien dari penggunaan sedian farmasi dan alat kesehatan yang tidak tepat serta yang tidak memenuhi persyaratan mutu, keamanan dan kemanfaatannya, maka dilakukan penanganan terhadap obat yang sudah rusak atau kadaluwarsa sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

c. Bahwa sehubungan dengan butir (a) dan (b) tersebut diatas maka perlu menetapkan Surat Keputusan Kepala Puskesmas Pagesangan.tentang penanganan obat rusak/kadaluwarsa;

Mengingat : a. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 144, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5063);

(5)

b. Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 124, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5044);

c. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1121/MENKES/SK/XII/2008 tentang Pedoman Teknis Pengadaan Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan untuk Pelayan Kesehatan Dasar);

d. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 30 tahun 2014 tentang standar pelayanan kefarmasian di Puskesmas;

MEMUTUSKAN MBahwa Untuk memberikan perlindungan kepda pasien dari penggunaan sedian farmasi dan alat kesehatan yang tidak tepat serta yang tidak memenuhi persyaratan mutu, keamanan dan kemanfaatannya, maka dilakukan penanganan terhadap obat yang sudah rusak atau kadaluwarsa sesuai dengan ketentuan yang berlakueneBahwa Untuk memberikan perlindungan kepda pasien dari penggunaan sedian farmasi dan alat kesehatan yang tidak tepat serta yang tidak memenuhi persyaratan mutu, keamanan dan kemanfaatannya, maka dilakukan penanganan terhadap obat yang sudah rusak atau kadaluwarsa sesuai dengan ketentuan yang berlakutapkan : PENANGANAN OBAT RUSAK/KADALUWARSABahwa Untuk memberikan perlindungan kepda pasien dari penggunaan sedian farmasi dan alat kesehatan yang tidak tepat serta yang tidak memenuhi persyaratan mutu, keamanan dan kemanfaatannya, maka dilakukan penanganan terhadap obat yang sudah rusak atau kadaluwarsa sesuai dengan ketentuan yang berlaku

Pertama : Tentang penangananBahwa Untuk memberikan perlindungan kepda pasien dari penggunaan sedian farmasi dan alat kesehatan yang tidak tepat serta yang tidak memenuhi persyaratan mutu, keamanan dan kemanfaatannya, maka dilakukan penanganan terhadap obat yang sudah rusak atau kadaluwarsa sesuai dengan ketentuan yang berlaku obat rusak/kadaluwarsa di Puskesmas Pagesangan, sebagaimana rincian pada lampiran keputusan ini;

Kedua : Bahwa Untuk memberikan perlindungan kepda pasien dari penggunaan sedian farmasi dan alat kesehatan yang tidak tepat serta yang tidak memenuhi persyaratan mutu, keamanan dan kemanfaatannya, maka dilakukan penanganan terhadap obat yang sudah rusak atau kadaluwarsa sesuai dengan ketentuan yang berlaku jumlahdantanggalkadaluarsaobat yang rusakdanataukadaluarsa.

d) MelaporkandanmengirimobattersebutkeinstalanBahwa Untuk memberikan perlindungan kepda pasien dari penggunaan sedian farmasi dan alat kesehatan yang tidak tepat serta yang tidak memenuhi persyaratan mutu, keamanan dan kemanfaatannya, maka dilakukan penanganan terhadap obat yang sudah rusak atau kadaluwarsa sesuai dengan ketentuan yang berlakusifarmasikabupaten/kota.

e) MendokumenBahwa Untuk memberikan perlindungan kepda pasien dari penggunaan sedian farmasi dan alat kesehatan yang tidak tepat serta yang tidak memenuhi persyaratan mutu, keamanan dan kemanfaatannya, maka dilakukan penanganan terhadap obat yang sudah rusak atau kadaluwarsa sesuai dengan ketentuan yang berlakutasikanpencatatantersebut.

(6)

a)

Janganpernahmembuangobat-obatkadaluarsabersama-samadengansampahapalagi

di

lingkungan.

Karenatanpadisadarisebenarnyahalinidapatmempermudahpihak

yang

tidakbertanggungjawabuntukmengambildanmenyalahgunakanobat-obatantersebut.

 b)

 Food

and

Drug

Administration

( FDA)

atauBadanPengawasObatdanMakananmenganjurkanpadamasyarakatuntukmengembalikanoba

t-obatan yang sudahtidakterpakaikembalikepabriknyamelaluidaerahnyamasing-masing.

c) Alternatif yang lain sebagai masyarakat yang seringmempunyaiobat yang sudahkadaluarsa di

rumahyaitu :

(1) Membuangnyadengan mencampurnya dengan bahan lain yang menjijikkan atau tidak

menarik orang lain untuk menyentuhnya, seperti kotoran hewan piaraan, sisa makanan basi,

ampas kopi atau susu, dll. Keluarkan obat dariwadah aslinya, tempatkan semuaobat yang

sudah tidak terpakai di satu tempat berisi bahan campuran yang lain lalu aduk jadi satu. Ini

dapat tmencegah penyalahgunaan obat. Setelah tercampur semua, masukka n kedalam

kantong plastik, ikat rapat dan buang ketempat sampah.

(2) Di buangke toilet, rendam dulu obat dalam bentuk padat (tablet, kaplet, kapsul) dalam

wadah yang sudah tidak dipakai lagi. Setelah obat hancur maka obat dapat diguyur di

toilet. Untuk obat dalam bentuk cairan bisa langsung dibuang dalam toilet. Beberapa obat

dapat

mencemari lingkungan jika bercampur dengan air atau tanah, oleh karena itu

 pastikan anda membaca petunjuk pembuangan obat di kemasan.

(3) Jangan pernah memusnahkan obat dengan cara dibakar secara terbuka karena asapnya

dapat saja berbahaya

(7)

Ditetapkan di: Perbaungan

Pada tanggal: 05 Januari 2016

Direktur

RSU Melati Perbaungan

Referensi

Dokumen terkait

TANGGUNG JAWAB PELAKU USAHA DALAM PENJUALAN OBAT GENERIK YANG KADALUARSA DAN GANTIRUGI KEPADA KONSUMEN MENURUT UNDANG-UNDANG^ N0.8 TAHUN 1999.. TENTANG

Dengan berbagai pertimbangan di atas maka masyarakat perlu tahu akan pentingnya pengelolaan obat mulai dari mereka mendapatkan resep hingga membuangnya jika tidak

Permintaan obat untuk mendukung pelayanan obat di Puskesmas Aji Kuning diajukan oleh Kepala Puskesmas Aji Kuning kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten...

8 Apakah Obat dan perbekalan farmasi di gudang puskesmas 3 bulan sebelum masa kadaluarsa dikeluarkan ke apotek untuk digunakan secara maksimal sesuai yang

Rumah Sakit telah menetapkan proses untuk mengatur obat - obatan yang dibawa oleh pasien/ keluarga pasien ke rumah sakit secara aman.. Pasien diperbolehkan

Hasil Observasi Simulasi Pengelolaan Obat Rumah Tangga Aspek Variabel Frekuensi % Menggunakan obat memisahkan obat berdasarkan khasiat obat Mampu melalukan 9 100% Tidak mampu

Parameter dalam kondisi penyimpanan obat yang dapat di deteksi oleh masyarakat dengan mudah adalah expired date ED atau tanggal kadaluarsa ketika kemasan primer dalam keadaan utuh dan

Penanaman Tanaman Obat Keluarga TOGA Skala Rumah Tangga di Desa Parit Satu Api-api Bengkalis- Kuliah Kerja Nyata KKN adalah bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa