• Tidak ada hasil yang ditemukan

ETNOBOTANI UPACARA KASADA MASYARAKAT TENGGER, DI DESA NGADAS, KECAMATAN PONCOKUSUMO, KABUPATEN MALANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ETNOBOTANI UPACARA KASADA MASYARAKAT TENGGER, DI DESA NGADAS, KECAMATAN PONCOKUSUMO, KABUPATEN MALANG"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Peta Lokasi Desa Ngadas  (Google Map, 2011)
Tabel 2. Skor Skala Likert  Skor  Keterangan
Gambar 2. Ongkek (Sesaji)
Gambar 4. Edelweiss (Anaphalis longifolia)

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan menginventarisasi potensi pemanfaatan tumbuhan obat oleh Masyarakat Keseneng yang meliputi jenis tumbuhan obat, cara memperoleh tumbuhan obat, bagian

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mengungkap, serta mendata Etnobotani masyarakat suku Dayak Tunjung, terkait dengan jenis tumbuhan yang digunakan dalam proses

Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan Dian Arizona (2011) bahwa hasil etnobotani kelompok kegunaan terbanyak yaitu tumbuhan obat dari 37 jenis dari 25 famili

Faktor-faktor dominan yang menyebabkan Pasal 19 ayat (1) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria tidak efektif adalah dari

Dilatar belakangi oleh sebuah adat yang sudah sangat ditaati oleh masyarakat yang tinggal disana, dilakukan oleh semua pemeluk agama apapun, dan menjadi salah satu syarat agar

Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan Dian Arizona (2011) bahwa hasil etnobotani kelompok kegunaan terbanyak yaitu tumbuhan obat dari 37 jenis dari 25 famili

KOMUNIKASI ANTAR KELOMPOK MASYARAKAT BERBEDA AGAMA DALAM MENGEMBANGKAN RELASI DAN TOLERANSI SOSIAL (Studi kasus pada masyarakat desa Ngadas suku tengger kecamatan

Pengetahuan keanekaragaman flora serta pemanfaatannya oleh masyarakat Tengger tercermin dari berbagai bentuk pemanfaatan untuk berbagai keperluan meliputi jenis- jenis tumbuhan sebagai