ETNOBOTANI UPACARA KASADA MASYARAKAT TENGGER, DI DESA NGADAS, KECAMATAN PONCOKUSUMO, KABUPATEN MALANG
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Penelitian ini bertujuan menginventarisasi potensi pemanfaatan tumbuhan obat oleh Masyarakat Keseneng yang meliputi jenis tumbuhan obat, cara memperoleh tumbuhan obat, bagian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mengungkap, serta mendata Etnobotani masyarakat suku Dayak Tunjung, terkait dengan jenis tumbuhan yang digunakan dalam proses
Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan Dian Arizona (2011) bahwa hasil etnobotani kelompok kegunaan terbanyak yaitu tumbuhan obat dari 37 jenis dari 25 famili
Faktor-faktor dominan yang menyebabkan Pasal 19 ayat (1) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria tidak efektif adalah dari
Dilatar belakangi oleh sebuah adat yang sudah sangat ditaati oleh masyarakat yang tinggal disana, dilakukan oleh semua pemeluk agama apapun, dan menjadi salah satu syarat agar
Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan Dian Arizona (2011) bahwa hasil etnobotani kelompok kegunaan terbanyak yaitu tumbuhan obat dari 37 jenis dari 25 famili
KOMUNIKASI ANTAR KELOMPOK MASYARAKAT BERBEDA AGAMA DALAM MENGEMBANGKAN RELASI DAN TOLERANSI SOSIAL (Studi kasus pada masyarakat desa Ngadas suku tengger kecamatan
Pengetahuan keanekaragaman flora serta pemanfaatannya oleh masyarakat Tengger tercermin dari berbagai bentuk pemanfaatan untuk berbagai keperluan meliputi jenis- jenis tumbuhan sebagai