• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hukum Internasional iran contra HUKUM INTERNASIONAL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Hukum Internasional iran contra HUKUM INTERNASIONAL "

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

Hukum Internasional

KASUS IRAN CONTRA

Dosen Pengampu :

Jaka Susilo S.H., M.Si.,M.H

Disusun Oleh :

Putrisari Aninditawati

C100150243 (C)

Danang Dwi Hartanto

C100150107 (C)

PROGRAM STUDI ILMU HUKUM

FAKULTAS HUKUM

(2)

Skandal Iran Contra

Skandal Iran-Contra adalah skandal Amerika Serikat di dunia

intenasional yang cukup besar dan melibatkan orang-orang penting di dalam pemerintahan Amerika Serikat (AS) pada saat itu. Selain wilayah yang terlibat, juga membentuk poros kekacauan tersendiri yakni meliputi

Nikaragua (Contra)-Iran-Panama-Amerika Serikat-Israel dan negara negara sekutu AS yang lain. ketika kasusnya sampai ke Publik lewat sebutan populer The October Surprise (kejutan Oktober) karena bagian utama skandal ini terjadi pada bulan Oktober1980.

Pemilihan Presiden AS

Awalnya, kasus ini dimulai dengan adanya pemilihan presiden AS yang diikuti dua kandidat saat itu yakni Jimmy Carter dan Ronald Reagan, dua kandidat yang sama sama ingin menjadi American number One itu bersaing sangat ketat. Mengingat posisi dan kepopuleran Jimmy Carter lebih unggul, tim sukses Ronald Reagan yang saat itu dipimpin oleh

George H.W. Bush perlu berusaha mencari celah.

(3)

Pendekatan dengan Iran

Langkah pertama yang dilakukan George H.W. Bush (direktur CIA saat itu) adalah berusaha mengadakan negosiasi dengan pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatollah Khomeini. Rencana awal berjalan lancar karena Khomeini bersikap kooperatif. Ia mengirim langsung perdana menteriBani Sadr ke

ParisPerancis, tempat pertemuan rahasia yang disepakati kedua pihak. Selain Bush, ikut pula manajer kampanye Reagan lainnya, William Casey. Dalam pembicaraan yang berlangsung di sebuah hotel, ternyata Iran bersedia membebaskan 52 sandera AS dengan syarat cukup mudah, yakni AS cukup mengirimkan senjata antitank ke Iran guna menghadapi

Irak dalam perang Iran Irak. Tim Bush langsung setuju bahkan

memberikan tambahan bonus sebesar 40 juta dolar AS. tetapi pinta mereka, para sandera dibebaskan menjelang usai pemilihan presiden. Kedua pihak setuju dan pamor Reagan melesat.

Pada Januari1981, aktor Hollywood itu dilantik sebagai presiden AS. Pelantikan ini memukau rakyat Amerika Serikat karena pada hari yang sama ke-52 sandera tiba kembali di AS. Sebagai hadiah, Bush diangkat sebagai wakil presiden sementara Casey menjadi Direktur CIA.

Menghapus Jejak

Mengingat apa yang dilakukan tim sukses Reagan di Paris merupakan misi rahasia dan melibatkan CIA, mereka berusaha semaksimal mungkin agar konspirasi itu tidak terbongkar.

Salah satu cara yang dilakukan adalah memberikan kesan bahwa George H. Bush tidak pernah berada di Paris, yakni usai pertemuan, Bush segera diterbangkan dengan pesawat supersonik SR-71 Blackbird dengan

kecepatan Mach 3 (sebagai perbandingan Concordehanya berkecepatan maksumum mach 2.4) yang dipiloti Gunther Russbahcer dan mampu mencapai daratan AS dalam waktu kurang dari dua jam. Setiba di AS, Bush langsung menuju Hotel Hilton dan memberikan pidato

(4)

Akan tetapi pertemuan di Paris segera tercium publik melalui pers AS yang terkenal liberalnya itu.

CIA segera bertindak dan seperti biasa melancarkan praktik tipu daya. Agen kepercayaan Bush di CIA, Frank Snepp, melakukan counter news

dengan menulis artikel di surat kabar lokal Village Voice tentang perihal pilot SR-71. Dimana pada harian itu, Gunter Russbacher dikatakan tidak mampu menerbangkan pesawat itu karena tidak pernah mendapatkan latihan . Tetapi pers dan penyidik legal yang melakukan investigasi mendapatkan fakta bahwa Gunther pernah dilatih dan mampu menerbagkan pesawat tersebut.

Keadaan mulai runyam ketika para saksi yang meliha Bush di Paris buka suara. Diantaranya agen MossadIsrael yang terlibat penyaluran senjata

AS ke Iran, Ari Ben Menashea yang tanpa diduga memberikan kesaksian, juga dokumen PM Iran, Bani Sadr yang mengindikasikan tentang

kehadiran Bush. Memang ada satu agen CIA yang berusaha melakukan penyangkalan saat diperiksa tim penyidik, namun gagal dan tidak mampu membuktikan kebenaran alibinya pada saat test kebohongan (lie

detector).

Kendati bukti dan fakta jelas-jelas menunjukkan keberadaan Bush di Paris, agen rahasia CIA berusaha keras melindungi Bush, bahkan dua agen rahasia memberikan keterangan bahwa mereka sedang mengawal Bush berlibur akhir pekan di Pennsylvania. Penyangkalan yang juga dilakukan para Secret Service ternyata cukup ampuh dan penyidikan terhadap Bush seolah menemui jalan buntu.

Kebuntuan semakin menjadi ketika Partai Republik (partainya Bush),

Gedung Putih dan Senat AS menekan pihak penyidik untuk menutup investigasi kasus October Surprise. Apalagi sejumlah saksi kunci, pilot Russbacher memilih diam dan menyangkal segala tuduhan.

Memasuki tahun 1991 atau 10 tahun setelah peristiwa itu , tekad penyidik seolah habis dan kasus pun ditutup. Namun dua tahun kemudian kasus ini dibuka oleh Komite Penyelidik yang dipimpin oleh

(5)

Perkembangan Kasus

Lewat investigasi yang ditempuh cukup keras, Komite penyelidik berhasil mengunkap satu persatu kasus ini. bahkan diambil kesimpulan bahwa perbuatan bush dan Reagan dianggap menjurus pada tindakan kriminal, terlebih telah melibatkan CIA dan Partai Republik dengan seluruh

kegiatan yang dinyatakan ilegal. Bahkan dengan konsekwensi sanksi berupa impeachment kepada presiden. Untuk menanggapi hal tersebut, Reagan membuat pernyataan resmi kepresidenan tentang hubungan AS-Iran. Dikatakan tidak ada masalah apa pun dalam hubungan kedua negara. Negeri ini juga tidak lagi memberi indikasi teror yang mengancam AS.

Namun fakta lain menunjukkan bahwa skandal ini tidak hanya sekali terjadi. pada tahun 1984 ketika agen CIA yang menjadi kontak Iran di

Timur Tengah, William Buckley diculik gerilyawan Hezbollah di Libanon, Reagan segera meminta National Security Council (NSC) untuk

membebaskannya. Saat itu penculik tidak hanya menyandera William Buckly namun juga sejumlah warga Inggris dan Amerika yang bekerja sebagai peneliti dan pekerja sosial.

Belakangan Buckley tewas ditembak, namun tim NSC berusaha

mebebaskan sisanya. Tim NSC sendiri terdiri dari pejabat penting seperti wakil presiden (saat itu) George H. Bush, Menteri sekertaris Negara

George Shultz, Menteri pertahanan Caspar Weinberger,Direktur CIA William Casey, Penasehat Keamanan Nasional Robert Mc Farlane dan Letnan Kolonel Oliver North yang bertugas di lapangan.

(6)

Dari sinilah kasus ini mencuat dengan sebutan Iran-Contra. Rupanya, sebagian keuntungan penjualan senjata itu dikirim ke Nikaragua untuk membiayai operasi gerilyawan Contra melawan pemerintahan komunis

Sandinista, Daniel Ortega. Sebagian untuk membayar broker senjata diantaranya pengusaha Arab Saudi, Adnan Kashoggi dan penyandera. Dan sisanya dimasukkan kedalam rekening perusahaan fiktif milik CIA melalui tangan Oliver North.

Namun untuk kasus yang kemudian dikenal sebagai Iranian Gate itu Reagan punya alasan tersendiri. Misi NSC dilakukan untuk membebaskan sandera bukan semata-mata menemui Ayatollah Khomeini yang

dianggap musuh, melainkan juga menemui para kalangan moderat Iran yang memiliki pandangan positif terhadap AS. Dilain pihak, bantuan kucuran dana hasil penjualan senjata ke gerilyawan Contra Nikaragua disebutnya untuk misi sosial kemanusiaan bagi rakyat Nikaragua. Penyelidikan yang dilakukan cukup lama terhadap Letkol Oliver North tidak sampai membuat jatuhnya pemerintahan Reagan.

Namun kekebalan politik yang diberikan kepada North tidak mampu menyelamatkan dirinya. Ia akhirnya dinyatakan bersalah dan dipenjara. Banyak pihak mengatakan North dikorbankan untuk menyelamatkan Reagan dan pelaku lainnya dalam skandal itu. Baru ketika George H. Bush menjadi presiden (1988-1992) penyidikan itu berhenti. Perang Teluk I

juga menggiring rakyat AS untuk melupakannya.

Pengampunan

Memasuki tahun 1992 atau sebulan sebelum masa kepresidenan

berakhir, Bush yang akan mencalonkan diri lagi ternyata berhasil diganjal rivalnya Bill Clinton. bush tidak berkutik ketika Bill Clinton sengaja

(7)

Griffin Bell's dan King & Spaulding untuk kembali melakukan

penyelidikan. Hasilnya Bush memang bersih dan bisa melepas kursi kepresidenan tanpa pamor buruk, namun gagal menjadi presiden untuk kedua kali.

Semasa pemerintahan Bill Clinton, pengampunan terhadap pelaku skandal Iran-Contra sempat dilakukan secara massal seluruhnya

Referensi

Dokumen terkait

Mengingat, bahwa dalam kasus penyanderaan dua wartawan Indonesia di Irak yang telah dilakukan oleh Faksi Tentara Mujahidin Irak sama sekali tidak menimbulkan suatu

Sama halnya dengan perbatasan darat, perbatasan laut merupakan tempat kedudukan titik-titik koordinat atau garis-garis batas yang memisahkan perairan (laut) ke dalam dua atau

Sama halnya pada bagian halaman dalam non-headline, hanya terdapat dua surat kabar yang meletakkan pemberitaan pemilihan legislatif, yakni Medan Bisnis sebanyak

rangka pemahanan tentang organisasi internasional dalam hal ini PBB. Untuk menambah bahan pustaka bagi penelitian di bidang yang sama. yakni mengenai PBB berserta strukturnya yang

Ada dua tujuan yang diinginkan dari penulisan ini yakni untuk menganalisis legalitas embargo sebagai salah satu bentuk sanksi dalam hukum internasional dan