GAMBARAN UMUM SISTEM INFORMASI MANAJEMEN A. Definisi Sistem
Definisi sistem dapat dilihat dari dua pendekatan, yaitu pendekatan prosedur dan pendekatan komponen/elemen.
Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu .
Prosedur adalah suatu urut-urutan yang tepat dari tahapan-tahapan instruksi yang menerangkan apa (what) yang harus dikerjakan, siapa(who) yang mengerjakan, kapan(when) dikerjakan dan bagaimana (how) mengerjakannya.
Unsur-Unsur Sistem Informasi Sederhana
Semua sistem informasi mempunyai tiga kegiatan utama, yaitu menerima data sebagai masukan (input), kemudian memprosesnya dengan melakukan penghitungan, penggabungan unsur data, pemutakhiran dan lain-lain, akhirnya memperoleh informasi sebagai keluarannya (output).
DATA : fakta-fakta atau sesuatu yang dianggap (belum mempunyai arti) INFORMASI : data yang telah diproses atau data yang memiliki arti.
Perubahan data menjadi informasi dilakukan oleh pengolah informasi. Pengolah informasi dapat meliputi elemen-elemen komputer, non-komputer atau kombinasi keduanya.
Karakteristik Sistem
◦ Komponen-komponen (component)
◦ Batasan sistem (boundary)
◦ Lingkungan luar sistem (environments)
◦ Penghubung (interface)
◦ Masukan (input)
◦ Keluaran (output)
◦ Pengolah(process)
◦ Sasaran (objective)/Tujuan (goal)
Definisi Informasi
Informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya.
Definisi Sistem Informasi
Sistem Informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan yang diperlukan.
Definisi SIM
Sebuah sistem manusia/mesin yang terpadu (integrated) untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi operasi,manajemen dan pengambilan keputusan dalam organisasi
Komponen Pembangun SIM Hardware
Software Prosedur
Software
Software System
Sistem Operasi Penerjemah Bahasa Program Utility Software Aplikasi
Software aplikasi pemrograman sendiri Software aplikasi paket jadi
Prosedur/Pedoman :
Prosedur merupakan komponen fisik karena prosedur disediakan dalam bentuk fisik seperti : buku panduan dan instruksi.
3 Jenis prosedur yang dibutuhkan :
Instruksi untuk pemakai
Instruksi untuk penyiapan masukan
Manajemen Informasi sebagai Sumber Daya yg dibutuhkan Perusahaan Kegiatan bisnis yg semakin kompleks
Pengaruh ekonomi internasional Persaingan dunia
Kompleksitas teknologi yg semakin meningkat Batas waktu yg singkat
Kendala-kendala sosial
Meningkatnya kemampuan komputer sebagai alat bantu dalam perusahaan
Subsistem dari SIM 1. Fungsi Organisasi
Fungsi keuangan Fungsi SDM
Fungsi Jasa Informasi Manufaktur
Pemasaran
2. Aktifitas Manajemen Perencanaan strategis
perumusan sasaran & rencana strategis Pengendalian manajemen
perumusan anggaran & alokasi sumber daya Pengendalian operasional
penjadualan aktifitas & laporan prestasi Pengolahan transaksi
Evolusi Sistem Informasi berbasis computer 1. EDP/SIA
Electronic data processing/sistem informasi akuntansi,melaksanakan aplikasi akuntansi,aplikasi ini ditandai dgn pengolahan data yang tinggi.
Mengumpulkan data yg menjelaskan ttg perusahaan
Mengubah data tsb menjadi informasi
Menyediakan informasi bagi pemakai di dalam maupun diluar perusahaan
2. SIM (Sistem Informasi Manajemen)
integrasi manusia & mesin guna menyediakan informasi untuk mendukung fungsi operasional,manajemen & pengambilankeputusan dalam organisasi
3. SPK (Sistem Penunjang Keputusan)
sistem komputer yg interaktif yg membantu pembuatan keputusan dalam menggunakan & memanfaatkan data & model untuk memecahkan masalah yg tdk terstruktur.
4. OA (Office Automation)
5. Sistem Pakar
Merupakan program komputer yg berfungsi seperti manusia yaitu memberi konsultasi kepada pemakai mengenai cara pemecahan masalah.
Hubungan SIM dengan disiplin Ilmu lain Akuntansi Manajemen
Akuntansi Keuangan, berhubungan dgn pengukuran pendapatan dalam suatu periode tertentu
Akuntansi Manajerial, berhubungan dgn perilaku biaya dan analis lain yg bermanfaat utk keputusan manajerial
Riset Operasional
Penekanan pada pendekatan sistematis utk penyelesaian masalah Memakai model dan prosedur matematik serta statistik dalam analisis Bertujuan mencari keputusan atau kebijakan secara optimal
Manajemen & Teori Organisasi
Sifat dari teori keorganisasian & pengambilan keputusan secara pribadi/perorangan
Motivasi dari setiap pribadi
Bagian proses dan pengambilan keputusan Teknik kepemimpinan
PENGENALAN PADA MANAJEMEN INFORMASI Pentingnya Manajemen Informasi
Keberhasilan suatu organisasi dalam mencapai tujuannya sangat tergantung pada kemampuan orang yg mengelola organisasi tersebut.
Manajemen sbg suatu metode yg mengatur,mengelola organisasi dpt diartikan sbg seni melaksanakan sesuatu melalui orang.
Informasi adalah salah satu jenis sumberdaya utama dan termasuk dalam sumber daya konseptual.
Jenis sumberdaya utama lainnya, dalam kategori sumberdaya fisik, yaitu :
Manusia
Material
Mesin (termasuk fasilitas dan energi)
Uang
Tugas Manajer Dalam usaha Penataan Sumber Daya (Manajemen Sumberdaya) Sebagai Berikut :
Sumberdaya harus disusun sedemikian rupa sehingga setiap saat diperlukan dapat segera dimanfaatkan (perlu dilakukan modifikasi)
Sumberdaya harus dimanfaatkan semaksimal mungkin Sumberdaya harus selalu diperbaharui
Munculnya paradigma baru yaitu berupa informasi yang termasuk dalam sumberdaya utama organisasi akan mendorong usaha terhadap manajemen informasi. Perhatian terhadap Manajemen Informasi tersebut antara lain disebabkan oleh :
Peningkatan kompleksitas kegiatan bisnis
Peningkatan kemampuan komputer, Manajemen Data dan Komunikasi
Peningkatan kompleksitas teknologi Waktu yang terbatas
Kendala sosial
Peningkatan kemampuan komputer, Manajemen Data dan Komunikasi Trend Manajemen Data
Trend Komunikasi
Trend Manajemen Data:
Ditinjau dari Segi Teknik Manajemen
File management dan organization hanya untuk satu aplikasi tertentu è untuk beberapa aplikasi è untuk corporate data files (diperlukan database sistems)Perlu dibuat data dictionary, bukan hanya sekedar data definitions.
Ditinjau dari Segi Pengelolaan Data
Terjadi pergeseran model pengolahan data, yang tadinya dilakukan secara tersentralisasi (terpusat) kini menjadi pengolahan data terdesentralisasi atau pengolahan terdistribusi. Artinya setiap komputer yang terhubung pada jaringan dapat melakukan pengolahan data sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Ditinjau dari Segi Asal Data
Berdasarkan asal data yang akan diolah, yang kebanyakan berasal dari Data Internal kini bergeser dengan melibatkan Data Eksternal
Ditinjau dari Segi Jenis Data
Pengolahan data dilakukan berdasarkan data yang dikumpulkan sehingga menghasilkan informasi. Dengan perkataan lain, yang dulunya hanya melakukan pertukaran data antar organisasi atau unit organisasi, terus meningkat menjadi pertukaran informasi (yang merupakan hasil pengolahan dari data). Selanjutnya bergerak menjadi pengolahan yang berbasis ilmu pengetahuan atau sistem pakar (knowledge sistems atau expert sistems) sehingga akan menjadi intellectual capital. Trend Komunikasi
Ditinjau dari Luas Cakupan
Ditinjau dari Infrastruktur
Adapun infrastruktur yang digunakan akan bergerak dari berbentuk Mainframe kearah infrastruktur berbasis Network.
Ditinjau dari Pemanfaatan Teknologi
Dengan terus berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi maka penerapan sistem informasi berbasis komputer dan komunikasi (Information and Communication Technology – ICT) akan terus bergerak dari
Konsep jaringan setempat (Local Area Network - LAN) kearah Jaringan yang sangat luas (Wide Area Network - WAN). Dengan demikian aplikasi yang diterapkan akan berbasis web.
Selain itu media komunikasi yang digunakan juga akan terus berubah, yang tadinya menggunakan media kabel (Cabling) kini bisa menggunakan media tanpa kabel (wireless).
Ditinjau dari Peralatan yang Terhubung
Berawal dari komunikasi konvensional yang hanya memanfaatkan peralatan telekomunikasi saja (misalnya telepon, fax) kini bisa dikombinasikan dengan pemanfaatannya dengan menggunakan juga media Komputer sekaligus (misalnya e-mail, pertukaran data, dll) serta juga dengan penambahan peralatan lain yang ada komponen komputer / microprocessor (computer-based equipment)
Peranan Manajer Dalam Pengelolaan Sumber Daya Informasi
Pada awalnya, pemakai output komputer pada perusahaan adalah pegawai administrasi di bagian akuntansi, yang komputernya melaksanakan aplikasi seperti pembayaran gaji pegawai, pengelolaan persedian (inventory control), dan penagihan. Sebagian informasi juga disediakan bagi para manajer, tetapi hanya sebagai output tambahan dari aplikasi akuntansi.
Gagasan untuk menggunakan komputer sebagai sistem informasi manajemen (SIM) merupakan suatu terobosan besar, karena menyadari bahwa para manajer memerlukan informasi untuk pemecahan masalah.
Manajer Dijumpai pada Semua Jenjang, sesuai dengan tingkatan manajemen, yaitu : Tingkat Perencanaan Strategis (Strategic planning level)
Tingkat Pengendalian Manajemen (Management control level)
Merupakan manajer tingkat menengah, yang memiliki tanggung jawab untuk merubah rencana menjadi tindakan dan memastikan agar tujuannya tercapai. Tingkat Pengendalian Operasional (Operational control level)
Merupakan manajer tingkat bawah, yang bertangung jawab menyelesaikan rencana-rencana yang telah ditetapkan oleh para manajer ditingkat yang lebih tinggi.
Tingkat manajemen dapat mempengaruhi sumber informasi dan bentuk penyajian informasi.
Komponen sumber informasi dikategorikan dalam dua kelompok besar yaitu : lingkungan
Internal.
Bentuk penyajian informasi juga dibagi atas dua kelompok besar yakni : Penyajian secara ringkas
Penyajian secara rinci.
Selain keberadaan manajer itu ada di berbagi tingkatan organisasi atau perusahaan. Manajer juga dijumpai dalam Bidang Fungsional perusahaan, tempat berbagai sumberdaya dipisahkan menurut jenis pekerjaan yang dilakukan. Pembagian bidang fungsional pada umunya yaitu seperti :
Bidang fungsional keuangan (Finance)
Bidang fungsional jasa informasi (Information services) Bidang fungsional pemasaran (Marketing)
Bidang fungsional sumberdaya manusia (Human resources) Bidang fungsional manufaktur (Manufacturing)
Tugas Manajer secara umum (Henry Fayol, 1914) : Perencanaan (Planning)
Pengarahan (Directing) Pengawasan (Controlling)
Uraian dari tugas manajer yang dinyatakan oleh Henri Fayol dianggap masih belum menggambarkan tugas manajer secara menyeluruh. Untuk itulah dikembangkan kerangka kerja yang lebih rinci dan dikenal dengan istilah Peranan Manajer (Henry Mintzberg : Managerial roles) :
Interpersonal roles (aktivitas antar pribadi)
Figurehead (kepala), melaksanakan tugas-tugas seremonial;
Leader (pemimpin), memelihara unit dengan mempekerjakan dan melatih staf serta memberikan dorongan dan motivasi; Liaison (penghubung), menjalin hubungan dengan
orang-orang di luar unit, rekan kerja di unitnya dengan tujuan menyelesaikan masalah-masalah yang ada.
Informational roles (aktivitas informasi)
Monitor (pemantau), secara tetap mencari informasi kinerja unit
Disseminator (pewarta), meneruskan informasi yang berharga kepada orang lain di dalam unitnya
Spokesperson (juru bicara), meneruskan informasi yang berharga kepada orang-orang di luar unit – pimpinan dan orang disekitarnya.
Decisional roles (aktvitas keputusan) :
Entrepreneur (wirausahawan), membuat perbaikan-perbaikan yang cukup permanen pada unit, misal : mengubah struktur organisasi;
Disturbance handler (pemberes gangguan), mampu bereaksi pada kejadian-kejadian tidak terduga;
Resource Allocator (pembagi sumberdaya), mampu mengendalikan pengeluaran unitnya, menentukan alokasi sumberdaya bagi unit bawahannya; Negotiator (perunding), mampu menengahi perselisihan baik di dalam unitnya
maupun antar unit dan lingkungannya.
Keahlian Komunikasi (communication skill); manajajer senantiasa berkomunikasi dengan bawahannya, atasannya, orang-orang lain di unit lain dalam perusahaan, dan orang-orang lain di luar perusahaan. Media yang digunakan bisa berupa media tertulis atau lisan. Tiap manajer memiliki pilihannya tersendiri dan menyusun suatu paduan media komunikasi yang sesuai dengan gaya manajemennya. Keahlian Pemecahan Masalah (problem solving); sebagai suatu kegiatan
yang mengarah pada sokusi dari suatu permasalahan. Selama proses pemecahan masalah, manajer terlibat dalam pengambilan keputusan (decision making), yaiu tindakan memilih dari berbagai alternative tindakan. Pada umumnya, manajer perlu membuat keputusan ganda dalam proses memecahkan suatu permasalahan tunggal. Selain keahlian dasar tersebut, seorang manajer juga harus mengerti mengenai pengetahuan manajemen yang berbasis komputer, yaitu
Mengerti Komputer; istilah-istilah komputer, keunggulan dan kelemahan komputer, kemampuan menggunakan komputer, dll.
Mengerti Informasi; bagaimana menggunakan informasi, perolehan informasi, dan bagaimana berbagi informasi, dll.
Data & Informasi
Data dan informasi merupakan suatu sumberdaya utama secara konseptual, yang keduanya pada umumnya merupakan hal saling berbeda.
Data terdiri dari fakta dan angka dari berbagai sumber dalam dunia nyata menyangkut entitas manusia, obyek, kejadian dll yang bisa bersifat kualitatif atau kuantitatif serta bersifat internal maupun eksternal.
Informasi adalah data yang telah diolah sehingga mempunyai arti bagi pemakai.
Pengolah informasi (information processor) mengubah data mejadi informasi dan merupakan salah satu elemen kunci dalam sistem konseptual.
Komputer Sebagai Elemen Dalam Sistem Informasi
Sistem adalah sekelompok elemen yang bekerja sama (terintegrasi) untuk mencapai suatu tujuan atau sasaran tertentu
Setiap sistem memiliki batas-batas luar yang memisahkannya dari lingkungannya.
Tidak semua sistem memiliki kombinasi elemen sistem yang sama, namun secara umum bisa digambarkan terdiri dari sumberdaya input (masukan), proses transformasi, dan sumberdaya output (keluaran).
Open sistem; sistem yang dihubungkan dengan lingkungannya melalui arus sumberdaya.
Closed sistem; sistem yang tidak dihubungkan dengan lingkungannya.
Berdasarkan besar kecilnya sistem, sistem terbagi atas : Subsistem; sistem di dalam suatu sistem
Supersistem atau suprasistem
Berdasarkan Jenis Elemennya, sistem dibedakan atas :
Sistem fisik, yang terdiri dari sejumlah sumberdaya fisik
Sistem konseptual, terdiri dari sumberdaya konseptual (data dan informasi).
Pentingnya suatu pandangan sistem (Sistem view), yakni melihat bisnis proses sebagai sistem yang delekat dalam suatu lingkungan yang lebih luas, yaitu :
Mencegah manajer tersesat dalam kompleksitas struktur organisasi dan pekerjaan yang rinci
Menyadari perlunya memiliki tujuan yang baik Menekankan pentingnya kerjasama antar unit Melihat keterkaitan antar unit
Memberi penilaian yang tinggi pada informasi umpan balik
Evolusi Sistem Informasi Berbasis Komputer
Fokus awal pada Data (electronic data processing – EDP)
Fokus baru pada Informasi (management information sistem – MIS)
Fokus Revisi pada Pengambilan Keputusan (Decision support sistem – DSS) Fokus sekarang pada Komunikasi (office automation – AO)
Upaya pencapaian system informai bebasis komputer menggunakan End User Computing, yaitu pengembangan sistem berbasis komputer yang dilakukan oleh pemakai sendiri.
End user computing berkembang, karena empat pengaruh utama :
Meningkatnya pengetahuan mengenai komputer
Antrian jasa informasi. (Banyaknya permintaan tidak sebanding dengan resource yang tersedia.)
Perangkat keras yang harganya semakin murah Perangkat lunak siap pakai, semakin banyak.
CBIS identik dengan organisme hidup yaitu : lahir, tumbuh, matang dan mati. Pengembangan CBIS mengikuti System Life Cycle (SLC), yang terdiri dari :
Perencanaan
Analisis
Rancangan
Penerapan
Teknologi Informasi Dalam Perdagangan Melalui Jaringan Elektronik
Kita mendefinisikan perdangan melalui jaringan elektronik sebagai penggunaan komputer untuk memudahkan semua operasi perusahaan (definisi sempit : hanya mencakup transaksi bisnis yang berhubungan dengan pelanggan dan pemasok)
Perusahaan-perusahaan atau organisasi yang ikut serta dalam perdagangan melalui jaringan elektronik bertujuan untuk mencapai perbaikan di seluruh orgnaisasi.
Tiga manfaat utama E-Commerce : Pelayanan pelanggan meningkat;
Hubungan dengan pemasok & masyarakat keuangan meningkat;
Pengembalian atas investasi pemegang saham dan pemilik yang meningkat. Kendala e-Commerce
Biaya tinggi
Masalah keamanan
Perangkat lunak yang belum mapan atau tidak tersedia Strategi E-Commerce
Strategi yang elemen-elemennya dikaitkan dengan transmisi data elektronik.
Nama yang diberikan untuk strategi ini adalah sistem antar organisasi (IOS). Istilah lain adalah EDI yang berarti pertukaran data elektronik.
Kedua istilah tersebut sering dipergunakan bergantian, tetapi jika dibuat suatu pebedaan, EDI dianggap subset dari IOS.
Pertukaran data elektronik adalah suatu cara untuk mencapai sistem antar-organisasi. Sistem Antar Organisasi (IOS)
berfungsi sebagai suatu sistem tunggal; yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
Perusahaan-perusahaan yang membentuk IOS disebut mitra dagang atau mitra bisnis.
Manfaat IOS
1. Efisiensi Komparatif
Dengan bergabung dalam IOS, para mitra dagang dapat menyediakan barang dan jasa mereka dengan biaya yang lebih murah daripada pesaing. Perbaikan dalam efisiensi ini dapat berasal dari dalam dan berkaitan dengan organisasi lain.
A. Efisiensi internal, Terdiri dari perbaikan-perbaikan dalam operasi perusahaan itu sendiri, sehingga memungkinkan perusahaan untuk mengumpulkan data lebih cepat, menganalisisnya lebih cepat, dan membuat keputusan lebih cepat.
B. Efisiensi antar organisasi, Mencakup perbaikan-perbaikan yang diperoleh melalui kerjasama dengan perusahaan lain. Perbaikan ini memungkinkan perusahaan untuk menawarkan lebih banyak barang dan jasa, melayani lebih banyak pelanggan, memindahkan pekerjaan tertentu ke pelosok atau pelanggan, serta lebih mudah mengumpulkan data lingkungan.
B. Kekuatan Tawar Menawar
Kemampuan suatu perusahaan untuk menyelesaikan perselisihan dengan pemasok dan pelanggannya yang menguntungkan dirinya disebut kekuatan tawar menawar (bargaining power).
Kekuatan Tawar Menawar Terdiri Dari Tiga Metode Dasar :
Keistimewaan produk yang unik; pemesanan lebih mudah, pengiriman yang lebig cepat, waktu respon atas permintaan informasi yang lebih cepat.
Penurunan biaya yang berhubungan dengan pencarian; mengurangi biaya belanja dalam mencari pemasok, dapat mengidentifikasi produk alternative dengan mendapatkan harga yang terendah.
Electronic data Interchange (EDI)
Pertukaran data elektronik (EDI) adalah transmisi data dalam bentuk yang terstruktur dan dapat dibaca mesin secara langsung dari komputer ke komputer diantara beberapa perusahaan.
Transmisi tersebut memungkinkan data ditransmisikan dan diterima tanpa pengetikan ulang.
Manfaat EDI
Manfaat langsung , adanya pengurangan kesalahan, pengurangan biaya, dan peningkatan efisiensi operasional.
Manfaat tidak langsung,adanya peningkatan kemampuan bersaing, hubungan dengan mitra dagang yang lebih baik, dan pelayanan pelanggan yang lebih baik
Rancangan Ulang Proses Bisnis
Penggantian proses yang ketinggalan jaman dengan yang lebih baru disebut rancang ulang proses bisnis (business process redesign, BPR).
BPR mempengaruhi jasa informasi (IS) dalam 2 cara.
Pertama, IS dapat menerapkan BPR untuk merancang ulang sistem berbasis komputer yang tidak dapat dipertahankan lagi melalui pemeliharaan sistem biasa. Sistem seperti itu disebut sistem warisan (legacy system) karena terlalu berharga untuk dibuang tetapi memboroskan sumber daya IS.
Kedua, jika perusahaan menerapkan BPR untuk berbagai operasi utamanya, usaha tersebut pasti menimbulkan dampak gelombang yang mengakibatkan rancang ulang berbasis komputer.
IS telah menciptakan tiga teknik untuk menerapkan BPR 1. Rekayasa Mundur
Adalah proses analisis sistem untuk mengidentifikasi elemen-elemen sistem dan hubungan antar elemen berdasarkan sistem yang ada, untuk mendapatkan gambaran proses pengembangan sistem dari awalnya.
Tidak mengubah fungsionalitas sistem yang ada.
Diterapkan untuk sistem yang tidak ada dokumentasinya.
2. Restrukturisasi
Transformasi suatu sistem menjadi sistem baru / bentuk lain tanpa mengubah fungsionalnya.
Sistem/program tidak terstruktur menjadi terstruktur
3. Rekayasa Ulang
Rancang ulang lengkap suatu sistem dengan tujuan mengubah fungsionalitasnya, berdasarkan sistem yang ada.
Pengetahuan mengenai sistem yang sedang berjalan tidak diabaikan sama sekali (proses rekayasa mundur)
Lalu sistem baru dikembangkan secara normal (proses rekayasa maju)
Teknologi Perdagangan Melalui Jaringan Elektronik
Komunikasi data adalah bidang komputasi yang sedang mendapatkan perhatian paling besar, Internet membuka berbagai peluang baru dihampir semua bidang bisnis, termasuk perdagangan melalui jaringan elektronik. Namun, untuk perusahaan-perusahaan yang ingin membangun sistem antar organisasi dengan menggunakan EDI, beberapa teknologi lain juga dapat dipertimbangkan.
Terdapat tiga pilihan teknologi utama, yakni :
Sambungan langsung,menggunakan sirkuit yg disediakan oleh jasa
Asal muasal internet dapat ditelusuri ke tahun 1979, ketika pemerintah A.S. membentuk suatu jaringan yang dinamakan ARPANET, dan terhadap berbagai upaya yang dimulai pada tahun 1989 mengarah yang sekarang dikenal sebagai World-Wide Web.
APARNET
dengan hal-hal militer. Itu adalah jaringan pertama untuk memperlihatkan kemampuan transmisi data dalam bentuk paket dari komputer ke komputer.
ARPANET masih ada. Bahkan, bersama dengan dua jaringan lain - CSNET (Computer Science Network) dan NSFNET (National Science Foundation Network), ARPANET membentuk apa yang sekarang disebut Internet.
Internet adalah nama yang diberikan pada koleksi jaringan komputer terbesar di dunia, masing-masing terdiri dari jaringan-jaringan yang lebih kecil.
World-Wide Web
Pada tahun 1989, tim Berners-Lee seorang ilmuwan komputer yang bekerja di CERN, laboratorium partikel Eropa menemukan suatu cara yang lebih baik bagi para fisikawan untuk berkomunikasi.
Idenya adalah menggunakan hipertext dokumen-dokumen dalam bentuk elektronik yang saling dikaitkan dengan cara tertentu Yaitu dapat meng-klik kata atau kalimat yang ditampilkan di layar komputer mereka dan mengambil hipertext itu
Ide itu menjadi kenyataan,tahun 1992 dalam bentuk world-wide web dan sejak itu jauh melampaui harapan awalnya, Bukan hanya sekedar menangani materi grafik, audio dan video world-wide web juga disebut web, www dan w3 adalah ruang informasi di internet tempat dokumen-dokumen hiper media disimpan dan dapat diambil melalui suatu skema alamat yang unik.
Aplikasi Bisnis Dari Internet
Internet dapat digunakan untuk aplikasi bisnis apapun yang melibatkan komunikasi data termasuk komunikasi baik di dalam perusahaan maupun dengan lingkungan
Banyak perusahaan menggunakan internet untuk komunikasi internal suatu aplikasi yang disebut intranet.
Internet menawarkan beberapa keunggulan dibandingkan berbagai jenis jaringan yang telah digunakan perusahaan selama bertahun-tahun jaringan yang dinamakan jaringan setempat / Local Area Network (LAN), jaringan perkotaan / metropolitan Area Network (MAN) dan jaringan luas / Wide Area Network (WAN).
Internet dapat digunakan dengan platform komputer apapun tanpa perlu usaha khusus Protokol wide dan browser juga jauh lebih mudah untuk dipelajari dan digunakan dari
Internet memungkinkan transmisi media yang lebih beragam daripada yang ditangani banyak perusahaan melalui jaringan konvensional mereka.
MODEL SISTEM UMUM PERUSAHAAN Definisi Model
Model : penyederhanaan dari suatu objek.
Model mewakili sejumlah objek atau aktifitas yang disebut entitas. JENIS-JENIS MODEL :
1. Model Fisik 2. Model Naratif 3. Model Grafik 4. Model Matematika Kegunaan Model
1. Mempermudah Pengertian 2. Mempermudah Komunikasi 3. Memperkirakan Masa Depan Model Sistem Umum
1. Model fisik 2. Sistem konseptual
Sistem Fisik, merupakan sistem terbuka, yang berhubungan dengan lingkungannya melalui arus sumber daya fisik.
Arus material Arus personil Arus mesin Arus uang
2. Sistem Konseptual
Sebagian sistem terbuka dapat mengendalikan operasinya sendiri, sebagian lagi tidak. Pengendalian ini dapat dicapai dengan menggunakan suatu lingkaran yang disebut “Lingkaran Umpan Balik” yang menyediakan suatu jalur bagi sinyal-sinyal dari sistem ke mekanisme pengendalian begitu pula sebaliknya.
Dimensi Informasi
Saat para manajer menentukan output yang harus disediakan para pengolah informasi, mereka mempertimbangkan 4 dimensi dasar informasi :
◦ Relevansi.
◦ Akurasi.
◦ Ketepatan waktu.
◦ Kelengkapan.
Sistem konseptual yang mengendalikan sistem fisik terdiri dari 3 elemen penting : manajer, pengolah informasi dan standart”
Standart dikombinasikan dengan output informasi dari pengolah informasi, memungkinkan manajer untuk melaksanakan “management by exception” (suatu gaya yang diikuti manajer, yaitu manajer terlibat dalam aktifitas hanya jika aktifitas itu menyimpang dari kinerja yang dapat diterima).
Management by Exception memberikan 3 keuntungan dasar :
1. Manajer tidak membuang waktu memantau aktifitas yang berlangsung secara normal. 2. Karena lebih sedikit keputusan yang dibuat, tiap keputusan dapat menerima perhatian
lebih menyeluruh.
3. Perhatian dipusatkan pada peluang-peluang, maupun pada hal-hal yang tidak berjalan semestinya.
Sejumlah kendala yang harus diketahui :
1. Beberapa kinerja bisnis tertentu tidak mudah ditentukan secara kuantitas sehingga standar tidak dapat ditetapkan.
2. Suatu sistem informasi yang memantau kinerja secara akurat sangat diperlukan. 3. Perhatian harus terus diarahkan pada standar untuk menjaga standar pada tingkat
yang tepat.
4. Manajer tidak boleh menjadi pasif dan hanya menunggu batas kinerja dilewati.
Critical Success Factor (CSF)
Konsep manajemen yang serupa dengan Management by Exception disebut Critical Success Factor.
Arus Keputusan, data diubah menjadi informasi oleh pengolah informasi, dan informasi diubah menjadi keputusan oleh manajer. Pengolah informasi dan manajer bekerja sama untuk mengubah data menjadi keputusan.
Model Sistem Umum Perusahaan
Penggunaan Model Sistem Umum Perusahaan
• Model sistem umum menggambarkan perusahaan sebagai sistem terbuka (ia berhubungan dengan lingkungannya) dan sistem simpul tertutup (ia mempunyai simpul feedback)
PENDEKATAN SISTEM DALAM MEMECAHKAN MASALAH DAN MEMBUAT KEPUTUSAN
Tiga jenis usaha pendekatan sistematis untuk pecahan masalah : 1. Persiapan
Manajer memandang perusahaan sebagai suatu sistem dengan memahami lingkungan perusahaan dan mengidentifikasi subsistem-subsistem dalam perusahaan.
2. Definisi
Manajer bergerak dari tingkat sistem ke subsistem dan menganalisis bagian sistem menurut suatu urutan tertentu.
3. Solusi
Manajer mengidentifikasi berbagai solusi altenatif, mengevaluasi, memilih yang terbaik, menerapkannya dan membuat tindak lanjut utk memastikan bahwa solusi itu berjalan sebagaimana mestinya.
Pemahaman Dasar Pemecahan Masalah & Pembuatan Keputusan
Jadi pemecahan masalah berarti tindakan memberi respon terhadap masalah untuk menekan akibat buruknya atau memanfaatkan peluang keuntungannya.
Pentingnya pemecahan masalah bukan didasarkan pada jumlah waktu yang dihabiskan tetapi pada konsekuensinya.
Keputusan adalah pemilihan suatu strategi atau tindakan.
Pengambilan keputusan adl tindakan memilih strategi atau aksi yg manajer yakini akan memberikan solusi terbaik atas masalah tsb.
Salah satu kunci pemecahan masalah adalah identifikasi berbagai alternatif keputusan. Setelah berbagai alternatif diidentifikasi, sistem informasi dapat digunakan untuk
mengevaluasi tiap alternatif. Kendala Dalam Evaluasi Alternatif
1. Kendala intern ,dapat berupa SD yg terbatas, seperti kurangnya bahan baku, modal kerja, SDM yg kurang memenuhi syarat, dll.
2. Kendala lingkungan ,dapat berupa tekanan dari berbagai elemen lingkungan, seperti pemerintah atau pesaing untuk bertindak menurut cara tertentu.
Struktur Masalah
1. Masalah terstruktur, terdiri elemen-elemen dan hubungan-hubungan antar elemen yang semuanya dipahami oleh pemecah masalah.
2. Masalah tak terstruktur, berisikan elemen-elemen atau hubungan-hubungan antar elemen yang tidak dipahami oleh pemecah masalah.
3. Masalah semi-terstruktur , adalah masalah yang berisi sebagian elemen – elemen atau hubungan yang dimengerti oleh pemecah masalah
Pendekatan Sistem
Proses pemecahan masalah secara sistematis bermula dari John Dewey yang mengidentifikasi 3 seri penilaian yang terlibat dalam memecahkan masalah suatu kontroversi secara memadai yaitu:
Mengenali kontroversi Menimbang klaim alternatif Membentuk penilaian
Serangkaian langkah-langkah pemecahan masalah yang memastikan bahwa masalah itu pertama-tama dipahami, solusi alternatif dipertimbangkan, dan solusi yang dipilih bekerja.
Tahap Pemecahan Masalah Dengan Menggunakan Pendekatan Sistem
1. Usaha persiapan, mempersiapkan manajer untuk memecahkan masalah dengan menyediakan orientasi sistem.
2. Usaha definisi, mencakup mengidentifikasikan masalah untuk dipecahkan dan kemudian memahaminya.
3. Usaha solusi, mencakup mengidentifikasikan berbagai solusi alternatif, mengevaluasinya, memilih salah satu yang tampaknya terbaik, menerapkan solusi itu dan membuat tindak lanjutnya untuk menyakinkan bahwa masalah itu terpecahkan
CBIS Sebagai Sistem Dukungan (Support Systems) Dalam Penerapan Pendekatan Sistem Usaha persiapan
3 langkah persiapan tidak harus dilaksanakan secara berurutan, karena ketiganya bersama-sama menghasilkan kerangka pikiran yang diinginkan untuk mengenai masalah.
a. Memandang perusahaan sebagai suatu sistem b. Mengenal sistem lingkungan
c. Mengidentifikasikan subsistem-subsistem perusahaan Usaha definisi
Usaha definisi mencakup pertama-tama menyadari bahwa suatu masalah ada atau akan ada (identifikasi masalah) dan kemudian cukup mempelajarinya utk mencari solusi (pemahaman masalah)
a. Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem
b. Menganalisis bagian sistem dalam suatu urutan tertentu b. 3.Usaha pemecahan
Faktor Manusia yang mempengaruhi Pemecahan Masalah 1. Merasakan masalah (problem solving styles)
Dapat dibagi dlm 3 kategori dasar dlm hal gaya merasakan masalah , yaitu bagaimana mereka menghadapi masalah.
Penghindar masalah (problem avoider) Pemecah masalah (problem solver) Pencari masalah (problem seeker) 2. Mengumpulkan informasi (information-gathering styles)
Manajer dpt menunjukkan salah satu dari 2 gaya mengumpulkan informasi atau sikap terhadap total volume informasi yg tersedia :
Gaya teratur (preceptive style), Gaya menerima (receptive style), 3. Menggunakan informasi (information-using styles)
Manajer juga cenderung lebih menyukai salah satu dari dua gaya menggunakan informasi, yaitu cara-cara menggunakan informasi untuk memecahkan suatu masalah.
KOMPUTER SEBAGAI ALAT DALAM PEMECAHAN MASALAH
Sejarah Komputer
1946-1959 Komputer Generasi Pertama (Komputer besar / MAINFRAME) pengolah data yang hanya digunakan oleh organisasi besar (pemerintah dan perusahaan-perusahaan besar)
1959-1964 Komputer generasi kedua (Dibuat komputer kecil / MINI COMPUTER yang ukurannya lebih kecil dari pada MAINFRAME dan lebih bagus dari segi kinerja dari pada MAINFRAME
1964-1970 Komputer generasi ketiga (Komputer kecil / MINI COMPUTER diterima dengan baik oleh pasar, sehingga dibuat lagi komputer micro (MICRO COMPUTER) yang sebagian sirkuit utamanya berbentuk silicon integrated circuit chip
1979-sekarang (Komputer generasi keempat (Dibuat Personal Computer (PC) yang mulai digunakan oleh perusahaan-perusahaan kecil dan masyarakat umum dan juga dibuat LAPTOP, NOTE BOOK & PALM BOOK yang merupakan PC yang lebih kecil bertenaga baterai
CPU (Central Processing Unit)
CPU disebut juga microprocessor karena terdiri dari ribuan transistor berukuran mikro yang ditanamkan pada sebuah sirkuit silicon ( chip ).
Cara CPU bekerja dengan menerima input kemudian mengirimkannya ke register untuk disimpan sementara waktu kemudian seluruh instruksi yang ada dikirim ke control unit. Di situ seluruh instruksi diterjemahkan kedalam bahasa mesin untuk selanjutnya dikirim ke Arithmetic Logic Unit untuk dijalankan / dikalkulasi setelah itu hasil yang ada dikirim kembali ke register untuk selanjutnya disimpan di primary storage. Kecepatan CPU ditentukan oleh : clock speed, word length, bus width, dan line width.
Penyimpanan Komputer (Computer Storage)
Primer
Menggunakan teknologi integrated circuit untuk menyediakan random access memory (RAM), read only memory (ROM) dan cache memory
Sekunder
Menyediakan tempat untuk menyimpan program dan data ketika tidak digunakan Ex : Hard Disk, Pita Magnetik,
Bentuk Penyimpanan Primer
RAM - Random access memory
Bagian penyimpanan primer untuk menyimpan software dan data yang bisa digunakan untuk membaca dan menulis, RAM mempunyai sifat volatile (mudah hilang) apabila listrik dimatikan.
Ex : Ketika mengetik, apabila terjadi kesalahan kita bisa menghapus kesalahan tsb dan memperbaikinya karena ketikan tetap disimpan oleh RAM.
ROM - Read-only memory
Penyimpanan hanya untuk membaca data / instruksi yang telah disimpan dalam ROM, tapi tidak bisa mengubah isinya.
Ex : Ketika melakukan konfigurasi pada BIOS
Perpindahan instruksi program dan data antara penyimpanan primer dan PROCESSOR (Unit Pengendali) yang dapat dicapai dengan kecepatan tinggi yang membutuhkan waktu 50 nanosecond 1 nanosecond = satu per miliar dari satu detik. NB : Sejumlah komputer dapat mencapai kecepatan yang lebih tinggi seiring dengan perkembangan komputer. Bentuk Penyimpanan Sekunder
Dikarenakan tempat penyimpanan primer kapasitasnya terbatas, maka diperlukan area penyimpanan tambahan yang disebut penyimpanan sekunder
Hard Disk :
◦ Berupa lempengan logam yang berfungsi untuk menyimpan semua program komputer dan data-data.
◦ Program yang disimpan di dalam Hard Disk, disebut koleksi perangkat lunak dan data yang disimpan disebut database. Hasil pengolahan tersebut dicatat sebagai unit output.
Prosessor
Otak dari komputer, semakin tinggi tingkat prosessor, semakin pintar komputer Bits and Bytes
Satu kilobyte (1KB) ◦ 210 bytes (1,024)
Satu megabyte (1MB) ◦ 220 bytes (1,048,576)
Satu gigabyte (1GB)
◦ 230 bytes (1,073,741,924)
Unit OUTPUT dimaksudkan untuk menghasilkan suatu bentuk audio atau video secara penuh
Memungkinkan bagi pemakai komputer untuk memperoleh informasi dalam bentuk yang lebih kaya dari pada tabel media dan grafik konvensional.
Contoh : pemakai dapat melihat logo tiga dimensi, foto, video atau animasi dan juga dapat mendengar suara musik atau suara rekaman
Perangkat Lunak
Dibagi kedalam 2 kelompok
Perangkat Lunak Sistem : melaksanakan tugas-tugas dasar tertentu yang diperlukan semua pemakai komputer
Perangkat Lunak Aplikasi : program – program tambahan yang bisa untuk memproses data-data
Perangkat Lunak Sistem
Fungsinya : Melaksanakan tugas-tugas dasar tertentu yang diperlukan semua pemakai komputer. Dibagi kedalam 3 jenis dasar
Mengelola proses komputer berfungsi sebagai interface antara pemakai. Ex : DOS, WINDOWS, UNIX
Program Utility
Penerjemah bahasa komputer
Menerjemahkan bahasa komputer (bahasa mesin, assembler, compiler & interpreter dan bahasa non- prosedural)
Sistem Operasi
Fungsi dasar di dalam sistem operasi ◦ Menjadwalkan tugas
◦ Mengelola sumber daya software dan hardware
◦ Menjaga keamanan sistem
◦ Memungkinkan pembagian sumber daya untuk beberapa pemakai
◦ Menangani interrupt-interrupt
Perangkat Lunak Aplikasi Dapat diperoleh dengan 2 cara :
Pemrograman Sendiri : program aplikasi yang di rancang sendiri sesuai dengan kebutuhan
Paket Jadi : program aplikasi yang terdapat di pasaran. Dibagi 4 : ◦ Paket Aplikasi Bisnis Umum
◦ Paket Aplikasi Khusus Industri
◦ Paket Aplikasi Peningkatan Produktivitas Organisasi
◦ Paket Aplikasi Peningkatan Produktivitas Perorangan
Software aplikasi berisi instruksi-instruksi yang memberikan perintah langsung ke sistem komputer untuk menampilkan aktivitas memproses informasi-informasi yang spesifik. Tipe dari software aplikasi untuk bisnis adalah proprietary software dan off-the-shelf
Tipe software aplikasi yang digunakan oleh umum adalah spreadsheet (M. Excel), data management, word processing (M.Word), Desktop publishing yang digunakan untuk membuat gambar yang bisa digabungkan dengan tulisan, Graphics yang digunakan untuk membuat suatu diagram, grafik, Computer aided design (CAD) yang digunakan untuk merancang model dari produksi yang ingin dibuat, Multimedia yang terdiri dari audio (suara), animasi, video, gambar, Speech recognition yang memberikan komputer kemampuan untuk mengenal suara, Communications software yang digunakan untuk memberi atau menerima informasi dari orang lain yang lokasinya berjauhan. Fasilitasnya dapat berupa E-mail, video conferencing.
Sekarang sudah ada software aplikasi yang terdiri dari bermacam-macam software di dalam aplikasi tersebut. Contohnya saja M. Office yang di dalamnya terdiri dari M. Word (word processing), M. Excel (spreadsheet).
The Program is Translated Before the Data is Processed
Manajemen Data
Manajemen data dengan menggunakan manajemen database (Database Management System) merupakan solusi bagi perusahaan-perusahaan dalam mengatasi keterbatasan mereka dalam pengaturan data sekunder.
Hirarki Data : Catatan File
Elemen Data
Kegiatan Manajemen data mencakup : Pengumpulan Data
Penyimpanan Pemeliharaan Keamanan Organisasi Pengambilan Penyimpanan Sekunder
2 Jenis Penyimpanan Sekunder
Penyimpanan Berurutan : Data disimpan sesuai dengan urutannya Contoh : Pita Magnetik
Penyimpanan Akses Langsung : cara pengorganisasian data yang memungkinkan catatan-catatan ditulis dan dibaca tanpa pencarian secara berurutan. Perangkat Keras yang berhubungan dengan hal ini disebut direct acces storage device
Contoh : Piringan Magnetik (DISK), Compact Disk (CD), Menciptakan Data Base
Tiga Langkah Utama dalam menciptakan Data Base : MENEMUKAN KEBUTUHAN DATA
Pendekatan Berorientasi Proses Pendekatan Model Perusahaan
MENJELASKAN DATA
Menciptakan Sistem Kamus Data
Membuat penjelasan dengan menyertakan data description language
MEMASUKKAN DATA
Komunikasi Data
Adalah : pergerakan data dan informasi yang di kodekan dari satu titik ke titik lain melalui peralatan listrik atau elektromagnetik, kabel serat optik atau sinyal gelombang mikro
Jenis-jenis Jaringan :
Skema LAN
Internet
Internet (internet) dengan huruf kecil adalah singkatan dari internetwork bermaksud rangkaian komputer setempat untuk menjadi landasan pemindahan data antara satu sama lain. Internet (Internet) dengan huruf besar berarti sebuah rangkaian global yang menggunakan protokol TCP/IP untuk berkomunikasi secara menyeluruh.
Perangkat yang diperlukan :
Untuk menggunakan Internet dari komputer peribadi, perangkat yang diperlukan adalah seperti : Modem : singkatan modulator dan demodulator. Kombinasi perkataan itu bermaksud signal digital dalam komputer ditukar ke analog (modulation) dan menukar balik dari analog ke signal digital (demodulation), Contoh mudah, dua buah komputer yang disambungkan dengan modem melalui talian telepon untuk mengantar dan menerima signal.
Jaringan ISP TelkomNet maksudnya Penyedia jasa Internet (Internet Service Provider)
Contoh : TelkomNet Instant Kabel telepon yang berfungsi
KEAMANAN DAN KONTROL SISTEM INFORMASI Pentingnya Kontrol
Tujuan pengontrolan adalah untuk memastikan bahwa CBIS telah diimplementasikan seperti yang direncanakan, system beroperasi seperti yang dikehendaki, dan operasi tetap dalam keadaan aman dari penyalahgunaan atau gangguan.
Hubungan Kontrol Dengan Keamanan
Keamanan adalah proteksi/perlindungan sumber-sumber fisik dan konseptual dari bahaya alam dan manusia.
Properti Sistem Yang Memberikan Keamanan Integritas
system akan mempunyai integritas bila ia berjalan menurut spesifikasinya. Perancang system berusaha untuk mengembangkan system yang mempunyai integritas fungsional, yaitu kemampuan untuk melanjutkan operasi, apabila salah satu atau lebih dari komponennya tidak berjalan.
Audibilitas
ia akan bersifat audible jika ia memiliki visibilitas dan accountability (daya perhitungan). Bila sistem memiliki audibilitas maka mudah bagi seseorang untuk memeriksa, memverifikasi atau menunjukkan penampilannya.
Daya kontrol
daya kontrol memungkinan manajer untuk menangani pengerahan atau penghambatan pengaruh terhadap system. Teknik yang efektif untuk mendapatkan daya kontrol system ini adalah dengan membagi system menjadi subsistem yang menangani transaksi secara terpisah.
Tugas Kontrol CBIS
Kontrol CBIS mencakup semua fase siklus hidup. Selama siklus hidup, kontrol dapat dibagi menjadi kontrol-kontrol yang berhubungan dengan pengembangan, disain dan operasi.
Manajer dapat memperoleh kontrol dalam ketiga area secara langsung melalui ahli lain, seperti auditor
Metode untuk mendapatkan dan Memelihara Kontrol CBIS 1. Manajemen dapat melakukan kontrol langsung
3. Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung berkenaan dengan proyeknya melalui pihak ke tiga.
Area Pengontrolan CBIS
1. Kontrol Proses Pengembangan
Tujuan dari kontrol pengembangan adalah untuk memastikan bahwa CBIS yang diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan pemakai.
Yang Termasuk Kontrol Pengembangan
1. Manajemen puncak menetapkan kontrol proyek secara keseluruhan selama fase perencanaan dengan cara membentuk komite MIS
2. Manajemen memberitahu pemakai mengenai orientasi CBIS
3. Manajemen menentukan kriteria penampilan yang digunakan dalam mengevaluasi operasi CBIS.
4. Manajemen dan bagian pelayanan informasi menyusun disain dan standar CBIS 5. Manajemen dan pelayanan informasi secara bersama-sama mendefinisikan
program pengujian yang dapat diterima
6. Manajemen melakukan peninjauan sebelum instalasi yang dilakukan tepat setelah penggantian dan secara berkala meninjau CBIS untuk memastikan apakah ia memenuhi kriteria penampilan
7. Bagian pelayanan informasi menetapkan prosedur untuk memelihara dan memodifikasi CBIS dan prosedur yang disetujui oleh manajemen
2. Kontrol Disain Sistem
Selama fase disain dan analisis dari siklus hidup system, Analis System, DBA dan Manajer Jaringan membangun fasilitas kontrol tertentu dalam disain system. Selama fase implementasi, programmer menggabungkan kontrol tersebut ke dalam system.
Disain system dikontrol dengan cara menggabungkan kontrol software menjadi lima bagian pokok, yaitu:
1. Permulaan Transaksi (Transaction Origination) 2. Entri Transaksi (Transaction Entry)
3. Kontrol Terhadap Pengoperasian Sistem
Kontrol pengoperasian system didasarkan pada struktur organisasional dari departemen operasi, aktivitas dari unit yang ada dalam departemen tersebut.
Kontrol Terhadap Pengoperasian Sistem dapat diklasifikasikan menjadi lima area : 1. Struktur organisasional
2. Kontrol perpustakaan 3. Pemeliharaan peralatan
4. Kontrol lingkungan dan kemanan fasilitas 5. Perencanaan disaster, meliputi area :
Rencana keadaan darurat (emergency plan) Rencana back-up (backup plan)
Rencana record penting (vital record plan) Rencana recovery (recovery plan)
Keamanan Sistem
Definisi Keamanan
Adalah proteksi perlindungan atas sumber-sumber fisik dan konseptual dari bahaya alam dan manusia.
Keamanan terhadap sumber konseptual meliputi data dan informasi Tujuan Keamanan dimaksudkan untuk mencapai 3 tujuan utama , yaitu :
1. Kerahasiaan, perusahaan berusaha melindungi data dan informasi dari orang-orang yang tidak berhak.
2. Ketersediaan, tujuan CBIS adalah menyediakan data dan informasi bagi mereka yang berwenang untuk menggunakannya.
3. Integritas, semua subsistem CBIS harus menyediakan gambaran akurat dari sistem fisik yang diwakilinya.
Ancaman Keamanan
3. Penghancuran tidak sah dan penolakan jasa orang dapat merusak/menghancurkan hardware dan software menyebabkan terhentinya operasi komputer perusahaan
4. Modifikasi tidak sah
5. Jenis modifikasi yg sangat mencemaskan disebabkan oleh software yg merusak yg terdiri dari program lengkap/segmen kode yg melaksanakan fungsi yg tdk dikehendaki pemilik sistem
Pengendalian Akses ; dicapai melalui suatu proses 3 langkah, yang mencakup : 1. Indentifikasi User.
2. Pembuktian Keaslian User. 3. Otorisasi User.
Strategi Pengulangan Biaya Manajemen Informasi Strategi yang paling banyak dimanfaatkan adalah :
1. Strategi Konsolidasi, dapat diikuti dengan mengurangi jumlah lokasi sumber daya perusahaan kepada organisasi jasa di luar perusahaan.
Strategi CIO Proaktif
CIO dapat menghadapi tantangan langsung dan menyediakan dukungan informasi berkualitas dengan mengikuti suatu strategi yang terdiri dari elemen-elemen :
1. Menekankan manajemen kualitas dari sumber daya informasi dengan mengidentifikasi kualitas kebutuhan dari pelanggan informasi eksternal dan internal.
2. Mencapai ikatan pemakai yang kuat dengan memastikan bahwa tujuan IS sesuai dengan tujuan pemakai dan memastikan bahwa aplikasi bernilai strategis bagi perusahaan mendapatkan dukungan kualitas tertinggi serta menekankan pengembangan aplikasi bersama.
3. Memperkuat ikatan eksekutif dengan menjadi pakar dalam bisnis perusahaan dan menyediakan dukungan informasi perusahaan bagi eksekutif perusahaan.
5. Menyusun staf IS yang kompeten dalam teknologi dan metodologi yang canggih untuk menyediakan dukungan user.