• Tidak ada hasil yang ditemukan

Strategi Pengembangan Klaster Usaha Mikro Kecil dan Menengah Keripik Tempe di Sanan Malang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Strategi Pengembangan Klaster Usaha Mikro Kecil dan Menengah Keripik Tempe di Sanan Malang"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Kriteria UMKM Menurut Berbagai Sumber
Tabel 2. Jumlah dan Pembagian Populasi
Tabel 3. Area Pemasaran Kripik TempeNo Area emasaran

Referensi

Dokumen terkait

Sementara hasil analisis kondisi usaha mikro, kecil, dan menengah pada usaha keripik pisang yang ada di Kota Bandar Lampung yang menunjukkan bahwa kendala utama

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengadaan input kedelai dan tempe pada agroindustri tempe dan keripik tempe, faktor&faktor yang berpengaruh nyata terhadap

Fokus penelitian (1) Strategi Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Kabupaten Ngawi dalam pengembangan industri kecil kripik tempe di Desa Karangtengah Prandon Kabupaten

Jika melihat dari ciri-ciri pasar yang ada di Sentra Industri Keripik Tempe Sanan dimana tidak ada kesulitan berarti dalam memasuki pasar, banyaknya penjual dan

Menurut Bapak Mukamin (salah satu pengusaha keripik tempe yang penulis wawancarai). Modal awal usaha keripik tempe adalah sebesar lima juta rupiah dimana modal tersebut

KESIMPULAN Berdasarkan perhitungan yang dilakukan dalam penelitian ini dengan Metode Analitycal Hirarchy Proses AHP, maka dapat disimpulkan bahwa penetapan strategi pengembangan Umkm

86 Dimanakah lokasi pembelian keripik tempe tersebut Seberapa sering anda mengkonsumsi keripik tempe Kapan keripik tempe tersebut anda konsumsi Siapa saja yang mengkonsumsi

3 untuk mengetahui besarnya nilai tambah yang dihasilkan dalam home industry kripik tempe Penelitian dilakukan pada home industry kripik tempe di jalan Sanan kota Malang.. Penentuan