• Tidak ada hasil yang ditemukan

KERANGKA ACUAN PROGRAM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KERANGKA ACUAN PROGRAM"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

BADAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEUANGAN

PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PENGEMBANGAN

SUMBER DAYA MANUSIA

GEDUNG SUDONO PURWODIHARDJO LANTAI 1

JALAN PURNAWARMAN NOMOR 99, KEBAYORAN BARU, JAKARTA SELATAN 12110; TELEPON (021) 7394666 EKS-8112, 8106, 8104, 8108, 8101 dan (021) 7361659;

FAKSIMILI (021) 7244490; LAMAN www.bppk.kemenkeu.go.id

KERANGKA ACUAN PROGRAM

NAMA PROGRAM

PELATIHAN

KERANGKA

PENGUATAN

INTEGRITAS

DIREKTORAT

JENDERAL

PERBENDAHARAAN (PELATIHAN JARAK JAUH)

D ES KR IP SI P R O G RA M TUJUAN PROGRAM

Pelatihan Kerangka Penguatan Integritas Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Pelatihan Jarak Jauh) ini ditujukan kepada Pejabat/pegawai pengelola UKI di Lingkungan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan agar menjadi agen integritas dan trainer pada kegiatan Gugus Kendali Mutu atau kegiatan sosialisasi untuk pegawai di unit kerja masing-masing.

KEBUTUHAN STRATEGIS UNIT PENGGUNA YANG AKAN DICAPAI

Pelatihan ini didesain untuk memenuhi kebutuhan strategis dalam rangka mendukung implementasi Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-30/PB/2019 tanggal 31 Desember 2019 tentang Kerangka Penguatan Integritas Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor KEP-253/PB/2020 tanggal 6 November 2020 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Kerangka Penguatan Integritas Direktorat Jenderal Perbendaharaan untuk meningkatkan penguatan integritas yang lebih jelas dan terarah di lingkungan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan.

SASARAN (TARGET LEARNERS)

Pejabat/pegawai pengelola Unit Kepatuhan Internal dan pegawai di Lingkungan Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan.

MODEL PEMBELAJARAN TATAP MUKA (TM)

NON TATAP MUKA (NTM) E-Learning

Bimbingan di tempat kerja Pembelajaran mandiri

Pertukaran PNS dengan Pegawai swasta

STANDAR KOMPETENSI Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

1. menjelaskan instrumen Kerangka Penguatan Integritas bagian Pencegahan (Prevention); 2. menjelaskan instrumen Kerangka Penguatan Integritas bagian Deteksi (Detection); 3. menjelaskan instrumen Kerangka Penguatan Integritas bagian Respons (Respond);

4. menerapkan public speaking pada delivery materi instrumen kerangka penguatan integritas kepada pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Perbendaharaan.

√ √

(2)

KOMPETENSI DASAR Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

1. Menjelaskan instrumen Kerangka Penguatan Integritas bagian Pencegahan (Prevention) a. menjelaskan instrumen inti kode etik dan kode perilaku;

b. menjelaskan instrumen inti penilaian risiko; c. menjelaskan instrumen inti pengendalian internal; d. menjelaskan instrumen inti budaya egaliter; e. menjelaskan instrumen inti zona integritas;

f. menjelaskan instrumen inti pengelolaan atas konflik kepentingan; g. menjelaskan instrumen inti pengendalian gratifikasi;

h. menjelaskan instrumen inti penguatan nilai-nilai religius melalui program Bimbingan Mental; i. menjelaskan instrumen komplemen profiling integritas pegawai/kriteria dan seleksi dalam

penempatan/promosi pegawai;

j. menjelaskan instrumen komplemen pengadaan barang/jasa;

k. menjelaskan instrumen komplemen modernisasi dan inovasi proses bisnis layanan perbendaharaan.

2. Menjelaskan instrumen Kerangka Penguatan Integritas bagian Deteksi (Detection) a. menjelaskan instrumen inti pemantauan pengendalian internal;

b. menjelaskan instrumen inti pengujian kepatuhan;

c. menjelaskan instrumen inti program deteksi kecurangan dan korupsi (red flags); d. menjelaskan instrumen komplemen pencatatan (record keeping).

3. Menjelaskan instrumen Kerangka Penguatan Integritas bagian Respons (Respond)

a. menjelaskan instrumen inti manajemen pengaduan dan perlindungan whistleblower; b. menjelaskan instrumen inti investigasi;

c. menjelaskan instrumen inti penegakan kedisiplinan; d. menjelaskan instrumen inti penyelesaian kerugian negara;

e. menjelaskan instrumen komplemen reviu independen Unit Kepatuhan Internal Tingkat Kantor Pusat (UKI E-1).

4. Menerapkan public speaking pada delivery materi instrumen kerangka penguatan integritas kepada pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Perbendaharaan

a. mempraktikkan teknik opening dengan baik;

b. mempraktikkan teknik delivery substansi materi dengan baik; c. mempraktikkan teknik closing dengan baik.

LAMA PELATIHAN EFEKTIF DAN DAFTAR MATA PELAJARAN

No. Kegiatan Nama Mata Pelajaran

Jam Pelajaran Sekuen/Uru tan

TM NTM TOTAL

1. Mata Pelajaran Pokok

a. Overview Pelatihan Kerangka

Penguatan Integritas DJPb 1 - 1 -

b. Instrumen Kerangka Penguatan Integritas bagian Pencegahan (Prevention)

21 3 24 -

c. Instrumen Kerangka Penguatan Integritas bagian Deteksi (Detection)

7,5 1 8,5 -

d. Instrumen Kerangka Penguatan Integritas bagian Respons (Respond)

7,5 3 10,5 - e. Public Speaking 3 - 3 - 2. Mata Pelajaran Penunjang - - - - 3. Ceramah - - - - 4. PKL - - - - 5. Outbond - - - - 6. MFD - - - - 7. Pengarahan Program - - - -

(3)

8. Action Learning

- - - -

TOTAL JP 40 7 47

LAMA WAKTU UJIAN

Ujian Tes Sumatif (Non kelulusan) 100 menit

DILAKSANAKAN DALAM Tatap Muka : 5 hari

Evaluasi Ujian Tes Sumatif : 3 hari

8 hari kalender

JENIS DAN JENJANG PROGRAM

Pelatihan ini merupakan pelatihan teknis umum berjenjang tingkat menengah. PERSYARATAN PESERTA

1. Persyaratan Administrasi

a. Golongan minimal (III/b) dengan pengalaman kerja 10 tahun; b. Menduduki jabatan struktural serendah-rendahnya eselon IV;

c. Mendapatkan rekomendasi dari atasan langsung melalui penugasan pelatihan (Surat Tugas). 2. Persyaratan Kompetensi

a. Diutamakan pernah atau sedang bekerja dalam bidang penegakan integritas;

b. Memiliki pengalaman atau memiliki komitmen tinggi untuk melakukan internalisasi dan sosialisasi integritas.

3. Lain-lain

a. Membawa laptop/ sejenisnya selama proses pembelajaran. KUALIFIKASI PENGAJAR A. Pengajar

Pengajar adalah orang yang memberikan informasi dan pengetahuan dan memfasilitasi peserta dalam suatu kegiatan pembelajaran

1. Kualifikasi Umum

a. Praktisi di bidangnya;

b. Mempunyai pengalaman mengajar;

c. Ditetapkan dengan Surat Keputusan Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengembangan SDM;

d. Mempunyai kemampuan dalam mentransfer pengetahuan dan keterampilan kepada peserta. 2. Kualifikasi Khusus

a. Menguasai materi mengenai Integritas secara konsep/praktik;

b. Memiliki keahlian tertentu khususnya dalam mata pelajaran yang akan diberikan; c. Mampu mengajar secara tim.

B. Asisten Pengajar

Asisten pengajar adalah orang yang mendampingi dan membantu pengajar selama proses pembelajaran agar kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan lancar dan efektif.

1. Memahami materi yang akan diajarkan;

2. Memiliki keahlian tertentu khususnya dalam mata pelatihan yang akan diberikan. BENTUK EVALUASI

EVALUASI LEVEL 1

1. Evaluasi penyelenggaraan sebagaimana ketentuan BPPK; 2. Evaluasi pengajar sebagaimana ketentuan BPPK.

EVALUASI LEVEL 2 1. Aktivitas

Aktivitas peserta di kelas dinilai oleh fasilitator. Aspek yang dinilai meliputi kehadiran, partisipasi, dan penugasan. Aspek kehadiran meliputi kriteria ketepatan waktu, keberadaan di kelas online, dan penerapan etika pembelajaran online; partisipasi yang meliputi kriteria menjawab/bertanya/berpendapat yang kondusif sesuai materi pembelajaran, penerapan etika bertanya/berpendapat; dan aspek penugasan meliputi keterlibatan dalam menyelesaikan tugas.

(4)

2. Tes Sumatif (Non Kelulusan), dilaksanakan melalui KLC2 dengan kesempatan mengulang (retake) sebanyak 9 (sembilan) kali.

Peserta yang memiliki tingkat kehadiran minimal 80% per mata pelatihan dan menyelesaikan keseluruhan Tes Sumatif berhak mendapatkan Sertifikat Telah Mengikuti Pelatihan.

FASILITAS DAN INFORMASI LAIN-LAIN

FASILITAS

1. Softcopy Materi

2. Petunjuk Pelaksanaan Teknis 3. E-Certificate

INFORMASI LAIN-LAIN

Kelas dibagi menjadi beberapa kelompok dengan jumlah anggota tiap kelompok disesuaikan berdasarkan jumlah peserta.

Jakarta, 10 Maret 2021

Kepala Pusdiklat Pengembangan

Sumber Daya Manusia,

Ditandatangani secara elektronik Wahyu Kusuma Romadhoni

Tes Sumatif (Non Kelulusan), dilaksanakan melalui KLC2 dengan nilai minimum 70 setiap materi pokok dan diberikan kesempatan perbaikan (retake) sebanyak 9 (sembilan) kali.

(5)

RUNDOWN PENYAMPAIAN MATERI

PELATIHAN KERANGKA PENGUATAN INTEGRITAS DJPB

Hari Materi JP Pengajar Keterangan

1

Overview Pelatihan Kerangka Penguatan Integritas DJPB 1

KI DJPb /

WI PPSDM Synchronous Maya

Instrumen Kerangka Penguatan Integritas bagian Pencegahan (Prevention) – Kode Etik dan Kode Perilaku

3 DJPb

Synchronous Maya

1 JP Pemberian Materi, 1 JP Diskusi (Kelas dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk membahas studi kasus, peserta didampingi oleh KI DJPb), 1 JP Pembahasan hasil diskusi studi kasus.

Instrumen Kerangka Penguatan Integritas bagian Pencegahan (Prevention) – Pengendalian Internal

3 DJPb

Synchronous Maya

1 JP Pemberian Materi, 1 JP Diskusi (Kelas dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk membahas studi kasus, peserta didampingi oleh KI DJPb), 1 JP Pembahasan hasil diskusi studi kasus.

Instrumen Kerangka Penguatan Integritas bagian Respons (Respond) – Penegakan Kedisiplinan

1 WI PPSDM

Asynchronous Maya (Tugas Mandiri) Peserta mempelajari bahan ajar dan peraturan terkait dan mengerjakan tugas dikumpulkan pada link yang tersedia

Instrumen Kerangka Penguatan Integritas bagian Pencegahan (Prevention) – Pengendalian Gratifikasi

1 WI PPSDM

Asynchronous Maya (Tugas Mandiri) Peserta mempelajari bahan ajar dan peraturan terkait dan mengerjakan tugas dikumpulkan pada link yang tersedia

2

Review tugas mandiri hari pertama 1 WI PPSDM

Synchronous Maya

Pengajar melakukan review penugasan peserta/ kuis menggunakan quiziz/ kahoot

Instrumen Kerangka Penguatan Integritas bagian Deteksi (Detection) – Pemantauan Pengendalian Internal

1 KI DJPb Synchronous Maya

Instrumen Kerangka Penguatan Integritas bagian Pencegahan (Prevention) – Budaya Egaliter

3 DJPb

Synchronous Maya

1 JP Pemberian Materi, 1 JP Diskusi (Kelas dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk membahas studi kasus, peserta didampingi oleh KI DJPb), 1 JP Pembahasan hasil diskusi studi kasus.

Instrumen Kerangka Penguatan Integritas bagian Pencegahan (Prevention) – Pengelolaan atas Konflik kepentingan

3 DJPb

Synchronous Maya

1 JP Pemberian Materi, 1 JP Diskusi (Kelas dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk membahas studi kasus, peserta didampingi oleh KI DJPb), 1 JP Pembahasan hasil diskusi studi kasus.

Instrumen Kerangka Penguatan Integritas bagian Pencegahan (Prevention) – Profiling Integritas Pegawai dalam Seleksi dan Promosi

1 KI DJPb

Asynchronous Maya (Tugas Mandiri) Peserta mempelajari bahan ajar dan peraturan terkait dan mengerjakan tugas dikumpulkan pada link yang tersedia

Instrumen Kerangka Penguatan Integritas bagian Deteksi (Detection) – Pengujian Kepatuhan

1 KI DJPb

Asynchronous Maya (Tugas Mandiri) Peserta mempelajari bahan ajar dan peraturan terkait dan mengerjakan tugas dikumpulkan pada link yang tersedia

(6)

3

Review tugas mandiri hari kedua 1 KI DJPb

Synchronous Maya

Pengajar melakukan review penugasan peserta/ kuis menggunakan quiziz/ kahoot

Instrumen Kerangka Penguatan Integritas bagian Pencegahan (Prevention) – Pengadaan Barang dan Jasa

3 DJPb

Synchronous Maya

1 JP Pemberian Materi, 1 JP Diskusi (Kelas dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk membahas studi kasus, peserta didampingi oleh KI DJPb), 1 JP Pembahasan hasil diskusi studi kasus.

Instrumen Kerangka Penguatan Integritas bagian Pencegahan (Prevention) – Modernisasi dan inovasi

proses Bisnis Layanan

Perbendaharaan

3 DJPb

Synchronous Maya

1 JP Pemberian Materi, 1 JP Diskusi (Kelas dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk membahas studi kasus, peserta didampingi oleh KI DJPb), 1 JP Pembahasan hasil diskusi studi kasus.

Instrumen Kerangka Penguatan Integritas bagian Deteksi (Detection) – Program Deteksi dan Kecurangan (Redflags)

3 DJPb

Synchronous Maya

1 JP Pemberian Materi, 1 JP Diskusi (Kelas dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk membahas studi kasus, peserta didampingi oleh KI DJPb), 1 JP Pembahasan hasil diskusi studi kasus.

Instrumen Kerangka Penguatan Integritas bagian Pencegahan (Prevention) – Zona Integritas

1 WI PPSDM

Asynchronous Maya (Tugas Mandiri) Peserta mempelajari bahan ajar dan peraturan terkait dan mengerjakan tugas dikumpulkan pada link yang tersedia

4

Instrumen Kerangka Penguatan Integritas bagian Deteksi (Detection) – Pencatatan (Record Keeping)

3 DJPb

Synchronous Maya

1 JP Pemberian Materi, 1 JP Diskusi (Kelas dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk membahas studi kasus, peserta didampingi oleh KI DJPb), 1 JP Pembahasan hasil diskusi studi kasus.

Instrumen Kerangka Penguatan Integritas bagian Respons (Respond) – Manajemen Pengaduan dan Perlindungan (Whistleblower)

3 DJPb

Synchronous Maya

1 JP Pemberian Materi, 1 JP Diskusi (Kelas dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk membahas studi kasus, peserta didampingi oleh KI DJPb), 1 JP Pembahasan hasil diskusi studi kasus.

Instrumen Kerangka Penguatan Integritas bagian Pencegahan

(Prevention) – Penilaian Risiko 1 KI DJPb Synchronous Maya Instrumen Kerangka Penguatan

Integritas bagian Pencegahan (Prevention) – Penguatan Nilai-nilai Religius dengan Program Bintal

1 WI PPSDM Synchronous Maya

Instrumen Kerangka Penguatan Integritas bagian Respons (Respond) – Penyelesaian Kerugian Negara

1 KI DJPb

Asynchronous Maya (Tugas Mandiri) Peserta mempelajari bahan ajar dan peraturan terkait dan mengerjakan tugas dikumpulkan pada link yang tersedia

Instrumen Kerangka Penguatan Integritas bagian Respons (Respond) – Investigasi

1 KI DJPb

Asynchronous Maya (Tugas Mandiri) Peserta mempelajari bahan ajar dan peraturan terkait dan mengerjakan tugas dikumpulkan pada link yang tersedia.

(7)

5

Review tugas mandiri hari keempat 1 KI DJPb

Synchronous Maya

Pengajar melakukan review penugasan peserta/ kuis menggunakan quiziz/ kahoot

Instrumen Kerangka Penguatan Integritas bagian Respons (Respond) – Review Independen UKI Kantor Pusat (UKI E-1)

3 DJPb

Synchronous Maya

1 JP Pemberian Materi, 1 JP Diskusi (Kelas dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk membahas studi kasus, peserta didampingi oleh KI DJPb), 1 JP Pembahasan hasil diskusi studi kasus.

Referensi

Dokumen terkait

Pemasukan Dokumen Penawaran Pengadaan Reagensia dan Media Mikrobiologi Balai Besar POM di Surabaya Tahun 2016 dinyatakan ditutup pada hari Selasa tanggal Dua puluh enam bulan April

Pengertian Audit Internal menurut Mulyadi (2002:29), audit intern adalah auditor yang bekerja dalam perusahaan (perusahaan negara maupun perusahaan swasta) yang tugas pokoknya

Puji syukur senantiasa penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan karunia, rahmat, dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan

Kasus yang sering ditemui selama ini adalah siswa yang kesulitan mendapatkan ide (inspirasi) dengan kata lain “buntu” untuk menulis puisi. Ada juga siswa yang sudah

Bct'l<etlaan dcttgart hal tet'sebitt, kanri rlohcu l<c1:ada l)ara Kctua I(opcr.1is iriranva bcrlicnan. tttettlballtu tnett116[3;ln;tskan inl'orrlasi ini kepacla

Persentase pelayanan PDAM untuk wilayah Kota Banggai Kepulauan adalah sebesar 38,32% dengan jumlah penduduk yang terlayani sebanyak 3.540 jiwa dari total jumlah

 Bersama dengan Kepala Bagian Keperawatan menyusun kebutuhan tenaga, fasilitas dan peralatan dan menyusun SPO pelayanan keperawatan  Bersama dengan Kepala Bagian

Meskipun selama periode 2010 hingga 2015 IPM Kalimantan Barat menunjukkan kemajuan yang besar, status pembangunan manusia Kalimantan Barat masih stagnan.. Hingga saat