• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS DAN PEMBUATAN GAME THE BOW MASTER NASKAH PUBLIKASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ANALISIS DAN PEMBUATAN GAME THE BOW MASTER NASKAH PUBLIKASI"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS DAN PEMBUATAN GAME THE BOW MASTER

NASKAH PUBLIKASI

diajukan oleh

I Made Adi Mahardika

07.11.1748

kepada

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER

AMIKOM

YOGYAKARTA

2014

(2)
(3)

Analysis and Game Manufacture The Bow Master Analisis dan Pembuatan Game The Bow Master

I Made Adi Mahardika Kusnawi

Jurusan Teknik Informatika STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

ABSTRACT

According to Romi Satria Wahono game is a structured or semi-structured activity that is usually intended for entertainment and sometimes can be used as a means of education. Characteristic games are fun, motivating, and collaborative load addiction make this activity favored by many people. The game is part of the play and the play is also part of the game where the two are closely related. The game is a complex activity in which there are rules how to play. a game is a system in which players engage in an artificial conflict, here the player interacts with the game system and the conflict in engineering or artificial, in the game there are rules aimed at limiting the players' behavior and determine the game. Game aims to entertain the kids to the adults. game can be said it is important to improve concentration and practice to solve the problem. But games can also be a disadvantage because we can not forget the time when it's addictive game, and disrupt the activities we are doing.

The Bow Master Game is a arcade game. where players rely on speed to hit the target. This game consists of 3 levels, where each level has different difficulty levels. scores are obtained from the number of target that been hit within the period specified.

The purpose of this research is to make The Bow Master game. The method used in this study is multimedia development which include concept, design, material collecting, assembly, testing, and distribution. The software used is Adobe Flash CS3 and other supporting software such as CorelDraw. The Bow Master game use ActionScript as the support Script.

(4)

1

1. Pendahulan

Game merupakan suatu bentuk hiburan yang sering kali dijadikan sebagai

penyegar pikiran dari rasa penat yang disebabkan oleh aktivitas dan rutinitas kita sehari-hari. Tantangan yang ditawarkan oleh game akan selalu member efek ketagihan untuk selalu mencoba, dan terus mencoba hingga berhasil. Pada dasarnya game diciptakan untuk kepentingan hiburan atau kesenangan semata. Namun seiring berjalannya waktu game mulai memiliki peranan yang unik. Salah satunya adalah interaksi timbal balik antara user dengan game itu sendiri, dimana interaksi timbal balik yang dimaksud adalah game merespon keputusan user dan juga dapat memberikan keputusan layaknya user.

Saat ini memanah adalah salah satu cabang olahraga yang memiliki tingkat kepopuleran lumayan tinggi dikalangan masyarakat baik dalam bentuk hiburan dan rekreasi, meskipun memiliki potensi resiko yang tinggi. Untuk dapat mencobanya saat ini seseorang tidak harus terjun langsung untuk menjadi atlit panah terlebih dahulu. Pesatnya perkembangan dunia TI (Teknologi Informatika) saat ini memegang peranan penting dalam bidang hiburan khususnya game, yang memberikan kemudahan kepada pemain untuk dapat mencoba mengembangkan keterampilan, daya kreatifitas, serta imajinasi dalam bermain melalui game.

Genre game Flash pada dasarnya tidak begitu berbeda dengan genre game elektronik pada umumnya. Pada penelitian ini, digunakan game education yaitu dimana

game yang menawarkan atau menyediakan berbagai level kesulitan dalam memainkannya

yang menuntut daya kreatifitas dan imajiasi pemain. Game ini menggunakan konsep atau jenis First Person Shooting (FPS) , dimana game ini berkonsep tembak menembak yg memiliki ciri utamanya adalah penggunaan sudut pandang orang pertama yg membuat kita dibelakang senjata. Fokus layar pada karakter dan senjata sehingga ketika bergerak, seolah-olah lingkungan game yang bergerak berlawanan. Pada penelitian ini akan di buat game

platformer yang dimana dilengkapi dengan target sasaran berbagai bentuk dan dapat

bergerak sesuai dengan tingkatan level. Selain itu game ini juga melatih kecepatan, tingkat akurasi, serta konsentrasi karena harus bisa mengenai papan sasaran dalam waktu tempo yang telah di tentukan, membaca arah angin, dan jarak menembak sasaran.

Berdasarkan latar belakang masalah diatas, maka di tuliskan rumusan masalah sebagai berikut. Bagaimana membuat game menggunakan Adobe Flash CS3 yang bermanfaat dalam mengasah daya konsentrasi maupun keterampilan menembak, menarik, inspiratif, menghibur, dan nyaman untuk dimainkan.

2. Landasan Teori

2.1. Pengertian Game

Game merupakan kata yang berasal dari bahasa Inggris yang berarti permainan. Game atau permainan ini pun tidak sembarang dimana di dalamnya terdapat berbagai aturan

yang harus dipahami oleh penggunanya dan target-target yang ingin dicapai penggunanya. Dalam game juga perlu adanya skenario agar alur permainan pun jelas dan terarah. Skenario di sini bisa meliputi setting, map, level, alur, bahkan efek yang ada di dalam game tersebut. Bermain game sudah dapat dikatakan sebagai life style masyarakat di masa kini. Dimulai dari usia anak-anak hingga orang dewasa pun menyukai video game. 1

1

Anggra, 2008. Memahami Teknik Dasar Pembuatan Game Berbasis Flash, Yogyakarta: Gava Media, Hal vvi

(5)

2

2.2. Tentang Game Flash

Banyak game (permainan) yang dibangun menggunakan Flash. Game kadang kadang kombinasikan antara kemampuan animasi Flash dengan kemampuan logika Action

Script. Memainkan game di komputer sangatlah menyenangkan, namuna akan lebih

menyenangkan lagi apabila kita berhasil membuat game dan kemudian melihat orang memainkannya. Untuk membuat game tidaklah mudah, game – game komersil yang sering kita mainkan biasanya dibuat dan dikembangkan oleh banyak orang atau dikerjakan secara

team dengan keahlian pemrograman level advance (mahir) dan dibuat dengan biaya relatif

besar. Tetapi dengan menggunakan Adobe Flash CS3, kita bisa membuat game dengan cara yang sederhana dan mudah dengan Action Script yang terdapat pada Adobe Flash CS3, dan kita juga tidak perlu memahami seluruh Action Script yang ada karena untuk membuat game kita hanya menggunakan beberapa script saja.

Game Flash sendiri digemari oleh segala usia baik anak – anak, mahasiswa, maupun orang

– orang perkantoran. Bisnis game di internetpun mulai ramai dan diminati. Keunggulan game Flash adalah permainannya yang kebanyakan mudah, tidak rumit, sehingga nyaman dimainkan.

2.3. Metodelogi Pengembangan Multimedia

Metodologi pengembangan multimedia dilakukan berdasarkan 6 tahap, yaitu

concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution: 2 2.4. Perangkat Lunak atau Software yang Digunakan

Perangkat lunak atau software untuk multimedia seperti grafis, animasi, dan suara sangat berperan penting dalam pembuatan game, ada beberapa software yang digunakan antara lain Adobe Photoshop sebagai pengolah gambar, Adobe Flash, digunakan sebagai pembuatan animasi serta terdapat Action Script didalamnya, Adobe Audition digunakan sebagai pengolah suara.

2.5. Tentang Olah Raga Panahan

Panahan awalnya adalah alat berburu dan mempertahankan hidup. Kini, panahan terdaftar sebagai cabang olahraga yang dilombakan di Olimpiade. Panahan adalah kegiatan menggunakan busur panah untuk menembakkan anak panah. Bukti-bukti menunjukkan panahan dimulai sejak 5.000 tahun lalu. Awalnya, panahan digunakan dalam berburu sebelum berkembang sebagai senjata dalam pertempuran dan kemudian jadi olahraga ketepatan. 3

Olahraga panahan menuntut konsentrasi tinggi dan latihan berulang untuk memperkuat reflek dan teknik memanah. Oleh karena itu berikut ini adalah hal-hal yang terkait dengan teknik memanah. 4

2 Hadi Sutopo,Ariesto, 2003. Multimedia Interaktif Dengan Flash., Graha Ilmu, Yogyakarta 3 Sejarah Panahan (www.

http://pandri-16.blogspot.com/2012/09/sejarah-awal-berdiri-olahraga-panahan.html ) 10/04/2013 03.26

4 Edukasi & Teknik Panahan (http://anegratatag.wordpress.com/2009/12/28/olah-raga-panahan/)

(6)

3

3. Analisis dan Perancangan Sistem

3.1. Analisis Sistem

Untuk mengetahui kelemahan dan kelebihan dalam perancangan game The Bow

Master ini maka digunakanlah analisis SWOT. Analisis SWOT adalah metode perencanaan

strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam suatu perancangan. Proses ini melibatkan penentuan tujuan yang spesifik dari spekulasi perancangan dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendukung dan yang tidak dalam mencapai tujuan tersebut.

3.2. Perancangan (design) 3.2.1. View Point

(7)

4

3.2.2. Flowchart Permainan

Gambar 3.2 Flowchart Permainan Game The Bow Master

3.2.3. Struktur Navigasi

Struktur navigasi yang digunakan adalah hierarchiecal model dengan modifikasi seperlunya. Pada model ini dapat dilihat penggunaan intro scene 1 yang dihubungkan dengan scene 2. Kemudian, scene 2 mempunyai hubungan dengan scene 3 dan seterusnya. Gambar ini memperlihatkan struktur navigasi selengkapnya.

(8)

5

Gambar 3.3 Struktur Navigasi game The Bow Master

4. Implementasi dan Pembahasan

4.1. Implementasi Sistem

4.1.1. Persiapan Aset-aset

Langkah – langkah awal persiapan aset – aset adalah:

1. Menyiapkan aset – aset berupa gambar seperti background pada setiap frame, karakter pemanah, pointer arah panah, dan target sasaran berupa babi, tupai, kelinci, jalak bali, dan orang utan.

2. Menyiapkan animasi (movie clip) seperti animasi pemanah, target sasaran acak, dan

pointer arah panah.

(9)

6

4.1.2. Membuat Gambar

Pembuatan gambar dengan menggunakan Corel Draw X4 lalu dengan proses

animating di Adobe Flash CS3. Berikut adalah gambar yang diolah dengan menggunakan Corel Draw X4

4.1.3. Pembuatan Animasi

Dalam game ada beberapa macam animasi diantaranya animasi gerak atau berjalan, animasi tombol, animasi teks, dan animasi gambar.

1. Animasi gerak atau berjalan merupakan animasi yang dibuat untuk menggerakkan sebuah objek di dalam level / stage, contoh animasi gerak atau berjalan dalam game ini adalah animasi target sasaran bergambar babi hutan, jalak bali, kelinci, tupai, dan orang utan yang muncul bergantian secara acak.

2. Animasi tombol adalah animasi yang terdapat di dalam tombol. 3. Animasi teks adalah animasi yang dibuat khusus untuk teks.

Animasi gambar adalah animasi yang dibuat dari beberapa gambar berbeda, yang membentuk sebuah animasi.

4.1.4. Import Image

Import image ada 2 macam, yaitu import image to library dan import image to stage. Dalam pembuatan aplikasi ini digunakan import image to library.

4.1.5. Import suara

Suara yang akan digunakan, yang telah di seleksi kemudian diimportkan ke dalam software Flash.

4.2. Uji Coba

4.2.1. Black Box Testing

Black Box Testing terfokus pada apakah unit program memenuhi kebutuhan

(requirement) yang disebutkan dalam spesifikasi. Cara pengujiannya hanya dilakukan dengan menjalankan atau mengeksekusi unit atau modul, kemudian diamati apakah hasil dari unit itu sesuai dengan proses yang diinginkan. Berikut adalah hasil dari black box testing yang telah dilakukan:

(10)

7

Table 4.1 Black Box Testing

Yang Diujikan Keterangan Hasil

Tombol “Permainan Baru pada halaman utama.

Saat tombol diklik maka akan masuk ke input nama.

OK

Tombol “lanjut” pada menu input nama.

Saat tombol diklik maka permainan dimulai dengan level/stage 1.

OK

Tombol “Pengaturan” pada menu utama.

Saat tombol diklik maka akan muncul pengaturan efek, suara, dan layar.

OK Tombol “Cara Bermain”

pada menu utama.

Saat tombol diklik maka akan mucul cara bermain.

OK Tombol “Skor tertinggi”

pada menu utama.

Saat tombol diklik maka akan muncul High Score.

OK Tombol “suara” pada

menu pengaturan.

Saat tombol diklik maka suara akan dinon-aktifkan, dan diaktifkan jika diklik kembali

OK

Tombol “efek” pada menu pengeturan

Saat tombol diklik maka efek akan dinon-aktifkan, dan diaktifkan jika diklik kembali

OK Tombol “layar” pada

menu pengaturan.

Saat tombol diklik maka layar akan di restore down, dan akan fuul screen jika diklik kembali

OK

Tombol “Kembali” pada menu pengaturan.

Saat tombol diklik maka akan kembali ke menu utama

OK Tombol “Kembali” pada

menu petunjuk permainan.

Saat tombol diklik maka akan kembali ke menu utama.

OK

Tombol “kembali” pada menu skor tertinggi.

Saat tombol diklik maka akan kembali ke menu utama.

OK Tombol “ya” pada menu

yakin keluar.

Saat tombol diklik maka akan menutup permainan.

OK Tombol “tidak” pada

menu yakin keluar.

Saat tombol diklik maka akan kembali ke menu utama.

OK Tombol “ulangi” pada

tampilan skor seusai level 1, 2, dan 3.

Saat tombol diklik maka akan masuk ke level sebelumnya.

OK

Tombol “lanjut” pada tampilan skor seusai level 1.

Saat tombol diklik maka akan dilanjutkan ke level 2.

OK

Tombol “lanjut” pada tampilan skor seusai

Saat tombol diklik maka akan dilanjutkan ke level 3.

(11)

8

level 2.

Tombol “lanjut” pada tampilan skor seusai level 3.

Saat tombol diklik maka akan dilanjutkan ke tampilan skor.

OK

Tombol “keluar” pada menu utama.

Saat tombol diklik maka akan dilanjutkan pada menu yakin keluar.

OK

4.3. Memelihara Sistem

Pemeliharaan sistem untuk game ini dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :

1. Memisah/membagi masing-masing komponen aplikasi menjadi beberapa file sehingga jika terjadi kesalahan pada suatu komponen maka hanya file tersebut yang diperbaiki. 2. Copy file aplikasi pada tempat/folder tertentu sehingga terpisah dari file-file yang

dijalankan (backup)

3. Mempublish file dalam bentuk .exe agar tidak semua orang dapat melihat scriptnya. 4. Jika hendak keluar dari program tekanlah tombol keluar. Hal ini untuk mengantisipasi

kerusakan pada kode listing program jika dikeluarkan secara paksa.

5. Selain itu untuk menambahkan fitur tambahan pada program baik menu atau pun bagian suara dilakukan dengan cara penambahan pada file mentah. Untuk itu jagalah

file mentah dari kesuluruhan program ini sehingga dapat dimodifikasi sewaktu-waktu.

5 Penutup

5.1. Kesimpulan

Pada penjelasan dan ulasan seluruh bab serta proses terakhir “Perancangan dan Pembuatan Game The Bow Master menggunakan Adobe Flash” maka dapat disimpulkan bahwa :

1. Dalam pembuatan game ini, menggunakan gambar karakter berupa gambar pemanah,

target sasaran bergambar satwa seperti babi hutan, tupai, kelinci, orang utan, dan jalak

bali, dengan konsep untuk edukasi bagi masyarakat tentang membedakan satwa liar yang dapat diburu dan yang di lindungi oleh Negara, sehingga menghadirkan kesan yang berbeda dari game panah yang telah ada. Penggunaan warna yang tidak mencolok disertai gambar latar belakang yang berbeda tiap levelnya.

2. Pemain dituntut untuk menyelesaikan misi dengan cara memanah secara tepat pada sasaran satwa yang dapat diburu untuk mendapatkan skor dan menghindari memanah satwa yang dilindungi Negara agar tidak terkena pengurangan nilai. Untuk dapat menyelesaikan game ini pemain juga harus memenuhi syarat kenaikan level dengan memenuhi skor minimum pada setiap levelnya pada waktu yang berbeda dimasing-masing level. Jika tidak maka harus diulangi dari level sebelumnya.

3. Letak tombol yang jelas dengan teks pada tombol menggunakan bahasa Indonesia serta penggunan warna yang menarik dan mudah dimengerti fungsinya oleh pemain, hal tersebut memudahkan pemain dalam mengoperasikan menu-menu yang tersedia.

(12)

9

4. Game ini menyajikan unsur-unsur grafis, animasi dan suara.

5. Pengolahan gambar menjadi animasi / pembuatan animasi, pengolahan teks, mengimport file suara, semua dilakukan menggunakan Adobe Flash CS3, sebagai software pengolahan final dengan hasil extensi berupa fla, swf, exe.

5.2 Saran

Untuk lebih memahami tentang sebuah aplikasi game diperlukan pemahaman program aplikasi serta efek animasi yang baik. Untuk itu saran yang diberikan yaitu :

1. Game The Bow Master ini hanya dapat dimainkan oleh single player.

2. Perbanyak sumber daya manusia pengolahan aplikasi dan sistem multimedia, agar dapat mengoptimalkan perannya masing – masing.

Semoga game ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik - baiknya. DAFTAR PUSTAKA

Anggra. 2008. Memahami Teknik dasar Pembuatan Game Berbasis Flash. Yogyakarta: Gava Media.

Al Fatta, Hanif. 2007. Analisis & Perancangan Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi Offset. Moronta, Lewis. 2003. Development With Action Script. New York: Course Technology PTR. Wibawanto, Wandah. 2005. Membuat Game Dengan Macromedia Flash. Yogyakarta: Andi

Offset.

Gambar

Gambar 3.1 View point The Bow Master
Gambar 3.2 Flowchart Permainan Game The Bow Master
Gambar 3.3 Struktur Navigasi game The Bow Master  4.  Implementasi dan Pembahasan
Table 4.1 Black Box Testing

Referensi

Dokumen terkait

tanggung jawab moral hakim konstitusi untuk setia pada nilai-nilai konstitusionalisme dan menjunjunginya dengan independensi. MK merupakan lembaga pelindung

Tujuan khusus dilaksanakannya kuliah kerja lapang ini adalah untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang dunia kerja, khususnya pada bidang yang berkaitan dengan pengolahan

Para ulama fikih menyatakan bahwa suatu jual beli baru dianggap sah apabila jual beli tersebut terhindar dari cacat seperti ketidak jelasan barang baik dari kualitas

Berdasarkan pada penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa: (1) Latihan jalan tandem dapat meningkatkan keseimbangan pada lansia, (2) Latihan balance

Untuk mengatasi masalah sering terjadinya kebuntuan saringan pasir lambat akibat kekeruhan air baku yang tinggi, dapat ditanggulangi dengan cara modifikasi disain

Agaknya, salah satu ‘kelemahan’ teori motivasi dalam ilmu psikologi tersebut tampak ketika penulis dihadapkan pada perilaku Friedrich Nietzsche... kiranya adalah filosuf dan

Seterusnya, 97.10% pelajar berpendapat membaca merupakan aktiviti yang penting dan berfaedah manakala 57.97% pelajar bersetuju bahawa Program Nilam, satu program membaca

Kedua jenis logam berat yaitu Al (Aluminium) dan Pb (Timbal) baik pada umur tanaman 11 tahun, 6 tahun dan 5 tahun memasuki tahapan melebihi batas ambang normal logam berat