• Tidak ada hasil yang ditemukan

JAKARTA COMPOSITE INDEX CHART. CLOSE CHANGE VOLUME (Mn) VALUE (Bn) IHSG LQ

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "JAKARTA COMPOSITE INDEX CHART. CLOSE CHANGE VOLUME (Mn) VALUE (Bn) IHSG LQ"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

Pag

es | 1

of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research

f

Daily Report

valbury

29 November 2012 PT Valbury Asia Securities

HEADLINES

JAKARTA COMPOSITE INDEX CHART

Pekan ini IHSG akan menguji level 4360, apakah berhasil breakout di atas level tersebut yang diperkirakan bisa berlanjut untuk menguji level 4433. Sebaliknya jika, gagal tembus level tersebut, maka indeks akan menguji level 4290. Sementara itu, konfirmasi dari leading indikator, seperti MACD dan Stochastics menunjukan sinyal positif bagi indeks.

JAKARTA INDICES STATISTICS

CLOSE

CHANGE

VOLUME (Mn)

VALUE (Bn)

IHSG

4304.823 -32.686 4820 6945.76

LQ-45

735.876 -6.934 1791 3784.85

MARKET REVIEW MARKET

VIEW

Sejumlah sentimen global mempengaruhi pergerakan pasar saham domestik pada perdagangan kemarin. Minimnya katalis menyebabkan IHSG ditutup melemah sebesar 32,686 poin (0,754%) ke level 4.304,823 dari posisi sebelumnya pada level 4.337,509. Mayoritas sektor perdagangan ditutup turun dimana sektor ragam industri membukukan penurunan terdalam mencapai 4,326% yang disebabkan oleh penurunan saham ASII sebesar 5,1%. Sementara terkait sentimen global, yang juga turut berpengaruh pada pergerakan pasar regional, masih berasal dari isu

fiscall cliff dan bailout Yunani. Sentimen positif atas disetujuinya dana talangan bagi Yunani, tidak mampu mengalihkan perhatian pasar yang tertuju kepada penyelesaian jurang fiskal Amerika. Begitu juga dengan rilis data keyakinan konsumen AS yang naik ke level 73,7 dari sebelumnya 72,2 atau merupakan pencapaian tertinggi dalam 4,5 tahun terakhir, juga tidak mampu mengalihkan fokus pasar akan kelangsungan isu fiscal cliff. Investor khawatir dengan kelangsungan isu ini setelah mendengar pernyataan dari pimpinan mayroitas senat, Harry Reid, yang menyatakan kekecewaannya atas perkembangan lambat dari perundingan penyelesaian masalah jurang fiskal AS ini. Disamping itu, The Congressional Budget Office memproyeksikan bahwa tingkat pengangguran dapat kembali naik ke level 9% dari saat ini 7.9% jika fiscal cliff diberlakukan tahun depan menjadi katalis negatif tambahan. Pergerakan pasar Asia juga turut dipenguruhi oleh proyeksi dari Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) yang melihat kegagalan penyelesaian fiscal cliff akan meningkatkan risiko ekonomi global. OECD memprediksi bahwa krisis keuangan yang terjadi di negara dengan perekonomian besar masih akan terjadi tahun depan dan merevisi prediksi pertumbuhan ekonomi tahun depan. Ekonomi global akan menurun drastis menjadi hanya tumbuh 1,4% atau lebih rendah dari prediksi sebelumnya yakni 2,2%. OECD menegaskan diperlukan kebijakan yang tegas untuk mencegah dunia kembali masuk ke jurang resesi. Atas sentimen ini, indeks Nikkei 225 ditutup melemah sebesar 114,95 poin (1,22%) ke level 9.308,35 dari posisi sebelumnya pada level 9.423,3 dan indeks Hang Seng ditutup melemah sebesar 135,05 poin (0,62%) ke level 21.708,98 dari posisi sebelumnya pada level 21.844,03. Isu global tersebut juga menyebabkan mayoritas bursa saham Eropa bergerak melemah di bawah 1%.

Kenaikan indeks bursa Wall Street diharapkan dapat menjadi katalis bagi indeks bursa domestik pada perdagangan saham hari ini. Indeks Wall Street di tutup menguat, menyusul pernyataan Juru Bicara Gedung Putih John Boehner dan presiden Barack Obama yang memicu optimisme bahwa akan tercapai kesepakatan dalam pembicaraan anggaran dengan parlemen. Boehner optimistis para penentu kebijakan akan mencapai kesepakatan dalam pembahasan anggaran sehingga dapat menangkal krisis secepatnya. Faktor dari Eropa, pasca kesepakatan atas pencairan dana bantuan Yunani setelah pihak Uni Eropa dan IMF serta sejumlah kreditur internasional lainnya akan memberikan keyakinan pasar tentang kapastian bailout bagi Yunani. Meski masih ada sedikit kendala karena pasar masih skeptisisme atas minimnya detil dan rincian tentang bagaimana Yunani akan melakukan reformasi anggaran untuk memenuhi target utang barunya. Sentimen dari Spanyol terbilang positif, setelah komisi Eropa telah menyetujui rencana Spanyol untuk menasionalisasi perbankannya dan membuka jalan untuk kucuran dana bantuan sekitar 40 miliar Euro, hal ini memberikan harapan akan berakhir krisis perbankan. Persetujuan ini telah membuka jalan penyaluran dana bantuan dari fasilitas bailout permanen ESM langsung ke sektor perbankan Spanyol akan membuka peluang titik balik krisis perbankan Spanyol yang telah menyeret ekonomi ke fase resesi akibat gelembung real estate. Secara keseluruhan Spanyol telah mendapatkan persetujuan untuk menerima dana 100 milyar Euro dari ESM di bulan Juni. Sentimen lain bagi pasar, Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) menyatakan bahwa ekonomi dunia terancam kontraksi bila Eropa dan AS gagal mengembalikan kepercayaan dan membenahi masalah fiskal. OECD mendesak bank sentral di zona euro, Jepang, China dan India untuk menyediakan stimulus lanjutan agar bisa merangsang pertumbuhan ekonomi. Selain itu, OECD menyarankan pemerintah jangan memangkas anggaran terlalu besar, karena dapat semakin menghambat laju pertumbuhan.

• BUMI perkirakan produksi batu bara 2012 di bawah 75 juta ton • BUMI siap lunasi sebagian utang jatuh tempo 2013-2014 • ADRO perkirakan produksi batu bara naik 5% tahun depan • ABMM jajaki dana perbankan untuk tambang batu bara di Aceh • UNTR hanya menganggarkan capex USD 300 juta

• PTBA bidik PLTU senilai USD 2,25 miliar • PTBA berencana akuisisi tambang • GGRM kaji stock split

• SMGR menargetkan kenaikan produksi 18,2% • INTP anggarkan capex Rp 3 triliun

• WIKA peroleh kontrak Rp 12 triliun • PKPK akan rights issue di Rp250 • Laba BSDE menembus Rp 1 triliun

• TBIG optimis pendapatan 2012 tumbuh di atas 100% • ROTI targetkan pendapatan 2013 tumbuh 30% • AALI siapkan investasi US$75 juta

• SGRO akan naikan kapasitas pabrik di Kalbar jadi 45 ton per jam • PGAS akan akuisisi Participating Interest satu blok gas baru • RAJA proyeksikan kenaikan pendapatan 2013 sebesar 55% • INDF kembangkan bisnis perkebunan dan bangunan pabrik susu • BBNI akan divestasi BNI Life Insurance

• BSDE targetkan laba bersih 2012 diatas Rp 1 triliun • LPS kembali tawarkan BCIC tahun 2013

Support level Resistance level Major trend Minor trend 4274/4244/4219 4329/4354/4384 Up Down

(2)

Pag

es | 2

of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research

Daily News

*

PT Valbury Asia Securities 29 Nopember 2012

Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) membidik proyek PLTU

berkapasitas 3X600 MW. Pengembangan pembangkit ini diperkirakan membutuhkan investasi USD 2,25 miliar. Perseroan rencananya menggandeng mitra asing untuk pengembangan pembangkit tersebut. Jangka waktu pengerjaan proyek diharapkan mencapai 36 bulan. Pembangkit listrik ini diperkirakan membutuhkan sekitar 8-10 juta ton batubara per tahun.

Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) membidik akuisisi

pertambangan batubara berkalori tinggi tahun depan. Perseroan tertarik mengakuisisi kuasa pertambangan (KP) yang telah berproduksi dan lokasi yang berdekatan dengan pelabuhan.

Bumi Resources (BUMI) memperkirakan produksi batu bara tahun

2012 akan di bawah 75 juta ton dan akan meningkat menjadi 85 juta ton pada tahun 2013, dan mengharapkan dapat memproduksi hingga 104 juta ton di tahun 2014. Perseroan akan membayar utang sebesar USD 271 juta yang jatuh tempo pada tahun 2012-2013, dimana utang jatuh tempo pada kuartal IV 2012 sebesar USD 17 juta dan USD 254 juta pada tahun 2013. Perseroan meyatakan akan berupaya untuk mempercepat pembayaran utang tranche II dan tranche III kepada China Investment Corporation (CIC) senilai USD 1,2 miliar. Total utang BUMI tahun 2014 mencapai USD 1,2 miliar, tahun 2015 sebesar USD 1 miliar, tahun 2016 sebesar USD 530 juta dan tahun 2017 sebesar USD 700 juta.

Bumi Resources (BUMI) menyatakan siap melunasi sebagian utang

yang akan jatuh tempo pada tahun 2013-2014 senilai USD 474,57 juta. Perseoan menargetkan rasio utang terhadap Ebitda BUMI turun menjadi 1x dari saat ini 2,8x dalam 2 tahun ke depan. Untuk melunasi utangitu perseoan akan melakukan :

1. Menjual aset non inti perseroan, seperti PT. Bumi Resources Minerals (BRMS), Fajar Bumi Sakti dan PT. Pendopo Energi Batubara.

2. menarik investasi di Recapital.

3. Menarik piutang di PT. Bukit Mutiara yang saat ini masih memiliki piutang senilai USD 260 juta. Sedang investasi di Recapital Asset Management senilai USD 350 juta.

Adaro Enery (ADRO) memperkirakan produksi batu bara tumbuh

minimal sekitar 5% pada tahun 2013 dan menargetkan produksi batu bara sekitar 48-51 juta ton pada 2012. Perseroan berencana untuk menurunkan biaya belanja modal pada tahun 2013 untuk memaintain balance sheet perseroan.

ABM Investama (ABMM) sedang menjajaki perbankan untuk

pendanaan tambang batu bara di Aceh. Perseroan melalui anak usahanya telah mengalokasikan USD 125 juta untuk proyek tersebut. Perseroan menargetkan pekerjaan infrastruktur tambang batu bara di Aceh selesai pada semester II 2013 dan siap memulai produksi secara komersial. Namun besaran produksi ditetapkan berdasarkan kontrak yang diperoleh dari konsumen perseroan baik dari luar negeri seperti India, Cina, dan dalam negeri.

ABM Investama (ABMM) memperkirakan alokasi belanja modal

(capex) pada tahun 2013 tidak akan jauh berbeda dari alokasi capex

tahun ini sekitar US$252 juta. Perseroan masih mengalokasikan capex -nya untuk pengembangan bisnis di tiga anak usaha, yakni Reswara Minergi Hartama, Sumberdaya Sewatama, dan Cipta Kridatama.

Perdana Karya Perkasa (PKPK) akan melakukan rights issue

sebanyak-banyaknya 26 miliar saham dengan nominal Rp 200, pada harga penawaran Rp 250 per lembar. Setiap pemegang 3 saham yang namanya tercatat hingga 12 Januari 2013 berhak atas 130 HMETD (rasio 3:130). Perseroan akan menggelar RUPSLB pada 28 Desember 2012. Adapun cum dan ex di pasar regular dan negosiasi pada 7-8 Januari 2012 dan di pasar tunai 10-11 Januari 2013 dengan masa

perdagangan 15-21 Januari 2013.

Indofood Sukses Makmur (INDF) akan mengembangkan bisnis

perkebunan terutama kelapa sawit dan pembangunan pabrik susu. Perseroan menganggarkan investasi hingga USD 380 juta. Kebutuhan dana usaha agribisnis sebesar USD 250 juta guna pengembangan pembibitan kelapa sawit, pemuliaan, penyulingan, branding dan shorting, pengembangan perkebunan karet, tebu, kakao dan teh. Perseroan juga terus mengembangkan pabrik susu di Lampung dan menyiapkan dana USD 130 juta. Perseroan akan memperbesar kapasitas pabrik makanan ringan dan sambal dengan kebutuhan dana masing-masing USD 30 juta dan kurang dari USD 30 juta.

Nippon Indosari Corporindo (ROTI) menargetkan pertumbuhan

omzet sebesar 30% pada 2013, yang dipicu meningkatnya konsumsi masyarakat sekaligus produksi perseroan. ROTI memperkirakan total penjualan sampai akhir tahun 2012 mencapai Rp1,2 triliun dan tahun 2013 diharapkan mencapai Rp1,56 triliun. Sementara margin laba bersih diperkirakan sekitar 13% dari total penjualan tahun depan. Perseroan menganggarkan belanja modal Rp250 miliar dan akan digunakan untuk membangun tiga pabrik dan menambah lini produksi di salah satu pabrik.

Nippon Indosari Corpindo (ROTI) akan membangun 3 pabrik baru

pada 2013 di Kalimantan, Sumatra, dan Jawa Barat. Total investasi pembangunan pabrik baru tersebut sekitar Rp 210 miliar sedangkan penambahan line mencapai Rp 30 miliar. Dana pengembangan ekspansi perseroan diperkirakan mencapai Rp 250 miliar. Pembangunan pabrik itu diperkirakan membutuhkan waktu kurang lebih 7 bulan. Dengan penambahan pabrik itu, perseroan mengharapkan pertumbuhan penjualan 30% dan menjaga laba bersih sekitar 13% pada 2013.

Gudang Garam (GGRM) sedang mengkaji pemecahan nilai nominal

saham (stock split). Aksi korporasi ini bertujuan untuk menaikkan volume perdagangan saham perseroan di bursa.

Gudang Garam (GGRM) optimis dana belanja modal (capex) tahun

2012 sebesar Rp 2 triliun dari kas internal dan pinjaman bank dapat terserap semua. Menurut perseroan hampir seluruh capex telah terserap. Capex itu digunakan untuk membeli mesin produksi, bangunan kantor, armada baru untuk bagian distribusi, membangun gudang.

Bentoel International Investama (RMBA) telah melunasi pokok

dan bunga obligasi I tahun 2007 sebesar Rp 1,38 triliun.

Perusahaan Gas Negara (PGAS) akan mengakuisisi Participating

Interest (PI) untuk satu blok gas baru di Indonesia pada akhir tahun 2012. PGN memprioritaskan akuisisi blok gas yang sudah berproduksi. Proses akuisisi blok tersebut akan berjalan dalam waktu 6-9 bulan. Dana investasi untuk mengakuisisi blok gas tersebut sebesar Rp 5 triliun.

Perusahaan Gas Negara (PGAS) menyiapkan dana sebesar US$200

juta-US$240 juta untuk floating storage and regastification unit atau FSRU di Labuhan Maringgai, Lampung. Amandemen kontrak pembangunan terminal LNG terapung itu telah ditandatangani pada Oktober 2012 dan kini dalam tahap ground breaking dan ditargetkan selesai pada 2015. FSRU akan memiliki kapasitas pengeluaran 240 MMSCFD yang memasok kebutuhan gas PLN dan juga industri di Lampung dan Jawa Barat.

Wijaya Karya (WIKA) akan menginvestasikan sekitar USD 50 juta

untuk proyek pembangunan gedung apartemen di Algeria pada tahun depan. Realisasi pembangunannya selesai 2 tahun lagi. Selain itu, WIKA juga sudah menjajaki pembangunan KBRI di Nigeria. Sedangkan

(3)

Pag

es | 3

of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research

di Afrika Selatan permintaan selalu datang untuk pembangunan

industri.

Wijaya Karya (WIKA) membukukan nilai kontrak proyek perusahaan

sebesar Rp 12 triliun hingga Oktober 2012 atau sekitar 75% dari target pendapatan perusahaan Rp 16,5 triliun selama 2012. Capaian itu menyusul langkah diversifikasi usaha perusahaan ke sektor pembangkit listrik tenaga air.

Astra Interntional (ASII) akan melakukan investasi, di antaranya

showroom dan tanah, sebesar Rp 950 miliar. Pada tahun 2013 peresroan akan menambah 10 outlet showroom.

United Tractors (UNTR) memproyeksikan anggaran belanja modal

atau capex akan turun menjadi USD 300 juta dari tahun ini sebesar USD 650 juta karena penurunan harga komoditas global. Beberapa klien perusahaan banyak menghentikan kontrak armada alat produksi traktor karena perusahaan tambang menurunkan produksinya.

Astra Agro Lestari (AALI) menyiapkan investasi sebesar US$75 juta

untuk membangun pabrik pengolahan minyak sawit pada tahun depan berkapasitas total 2.000 ton per hari. Pabrik yang berlokasi di Mamuju, Sulawasi Barat tersebut ditargetkan selesai pada tahun 2014 dan pendanaan diperoleh dari alokasi belanja modal tahun 2013. Perseroan menyiapkan belanja modal sekitar US$275juta-US$300 juta pada tahun depan atau meningkat 10%-20% dibandingkan dengan belanja modal tahun ini senilai US$250 juta. Hingga Oktober 2012, belanja modal perseroan sudah terpakai sekitar US$200 juta. Belanja modal 2013 sebagain besar dialokasikan untuk membangun refinery dan sisanya dianggarkan untuk pengembangan tanah yang belum menghasilkan, penyelesaian infrastruktur, pembangunan beberapa pabrik baru, dan akuisisi lahan karet.

Sampoerna Agro (SGRO) akan menambah kapasitas pabrik baru di

Kalimantan Barat pada tahun 2013 dengan kapasitas sebesar 45 ton per jam. Hal itu dikarenakan tanaman muda di Kalimantan yang menghasilkan cukup besar. Saat ini kapasitas sekitar 455 ton per jam, jadi ke depan nanti jadi 500 ton per jam. Pembangunan pabrik akan membutuhkan waktu 1-1,5 tahun dan diperkirakan selesai pada akhir tahun 2013 dan paling lambat pada awal 2014. Biaya pembangunan pabrik itu diperkirakan sekitar Rp 90 miliar yang akan berasal dari equity dan pinjaman bank, dimana pendanaan terbesar kemungkinan dari equity. Saat ini perseroan sudah melakukan pembicaraan dengan bank lokal.

Sampoerna Agro (SGRO) akan melakukan penanaman kelapa sawit

seluas 2.000 hektar per tahun. Jumlah konsesi lahan perseroan sekitar 21.600. Biaya investasi sekitar Rp 50-Rp 55 juta untuk kelapa sawit, sagu sekitar Rp 30 juta-Rp 35 juta, dan karet hampir sama dengan karet. Perseroan menganggarkan belanja modal sekitar Rp 1 triliun pada tahun 2013.

Semen Gresik (SMGR) tetap berencana mengakuisisi Semen Baturaja

pasca IPO saham. Akuisisi juga akan dilaksanakan setelah nama Semen Gresik berubah menjadi Semen Indonesia pada 2013. Akuisisi bertujuan untuk menyatukan semen nasional dalam 1 payung Semen Indonesia. Akuisisi diharapkan meningkatkan pangsa pasar semen perseroan di domestik dan regional.

Semen Gresik (SMGR) menargetkan peningkatan produksi semen

tahun depan sebesar 18,2% menjadi 26 juta ton dibandingkan estimasi tahun ini yang mencapai 22 juta ton.

Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) menganggarkan belanja

modal berkisar Rp 2,5-3 triliun tahun depan untuk memulai pembangunan pabrik semen di Citereup berkapasitas 4,4 juta ton per tahun. Total investasi pabrik di Citereup berkisar USD 572 juta hingga USD 1 miliar. Konstruksi pabrik itu ditargetkan selesai pada tahun 2015. Perseroan juga berencana membangun 2 pabrik di Jawa Tengah dan luar Jawa berkapasitas masing-masing 2,5 juta ton per tahun. Nilai investasinya berkisar USD 250-300 per ton atau USD 1,2-1,5 miliar.

Rukun Raharja (RAJA) memproyeksikan kenaikan pendapatan tahun

2013 sebesar 55% YoY dibandingkan proyeksi tahun 2012 menjadi Rp 1,6 triliun, seiring rencana pengembangan bisnis hingga ke sektor hulu migas melalui akuisisi. Kenaikan pendapatan itu karena peningkatan volume penjualan gas melalui pipa perseroan, pemakaian kapasitas penuh pipa di Jambi Merang, dan penyesuaian harga. Laba bersih tahun 2013 diperkirakan naik 32% YoY menjadi Rp 66,8 miliar.

Tower Bersama Infrastructure (TBIG) memperkirakan pendapatan

dan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) hingga akhir tahun dapat tumbuh lebih dari 100% dari raihan periode tahun 2011. Perseroan membukukan pendapatan dan EBITDA tahun lalu sebesar Rp970 miliar dan Rp764 miliar. Dengan demikian, pendapatan dan EBITDA perseroan diperkirakan berada di atas Rp1,94 triliun dan Rp1,53 triliun. Pertumbuhan kinerja tersebut ditopang oleh kontribusi pertumbuhan organik sebesar 50% dan anorganik sebesar 50%. Penambahan tenant pada kuartal III juga cukup signifikan, yakni sebanyak 4.300. 3.300 merupakan penambahan dari akuisisi dan penambahan kolokasi dari 2.500 menara Indosat, sedangkan 1.000 diperoleh dari pertumbuhan organik perseroan.

Tower Bersama Infrastructure (TBIG) tertarik untuk membeli

menara Indosat (ISAT) jika menawarkannya lagi. Perseroan mengharapkan kontribusi kinerja akan berasal dari pertumbuhan organic sekitar 40% dan sisanya akuisisi. Saat ini pertumbuhan kinerja hampir seimbang dari organic dan akuisisi. Perseroan mengharapkan ebitda dan pendapatan tahun 2012 dapat tumbuh 100%.

Bumi Serpong Damai (BSDE) optimistis laba bersih perseroan

hingga akhir 2012 menembus Rp 1 triliun. Hal itu sesuai target pertumbuhan laba bersih sebesar Rp 15-20%.

Ciputra Property (CTRP) berencana meluncurkan menara ke-4 di

kawasan superblok Ciputra World Jakarta (CWJ) 2 pada awal 2013. Menara yang terdiri atas apartemen dan hotel mewah tersebut membutuhkan investasi total Rp 1,2 triliun.

Bank Negara Indonesia (BBNI) akan memasukkan divestasi BNI

Life Insurance dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) 2013. Namun BNI tetap menginginkan kepemilikan mayoritas.

Intiland Development (DILD) berencana menganggarkan belanja

modal tahun 2013 sekitar Rp 1,96 triliun atau tumbuh 30% YoY dibandingkan dengan target tahun 2012 sebesar Rp 1,5 triliun. Belanja modal tersebut akan digunakan untuk membiayai proyek-proyek perseroan pada tahun 2013, terutama dari proyek perumahan dan kawasan superblok. Ada sekitar 4 proyek yang akan mulai dibangun pada tahun depan 2013. Proyek tersebut a.l Kebon Melati, Regatta, dan WestOne City yang berlokasi di Jakarta, dan berencana menbangun kawasan superblok dengan nama Praxis di Surabaya. Meskipun demikian keempat proyek tersebut baru dapat berkontribusi terhadap pendapatan usaha perseroan pada tahun 2014.

Bumi Serpong Damai (BSDE) menargetkan laba bersih tahun 2012

menembus Rp 1 triliun dan laba bersih tumbuh 15%-20% YoY.

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) akan kembali menawarkan Bank

Mutiara (BCIC) kepada investor pada awal 2013 dengan harapan

(4)

Pag

es | 4

of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

Market

Data

PT Valbury Asia Securities 29 Nopember 2012

COMMODITIES

DUAL LISTING

DESCRIPTION PRICE (USD) CHANGE DESCRIPTION PRICE

(USD)

PRICE (IDR)

CHANGE (IDR)

CRUDE OIL (US$) / BARREL 86.49 -0.69 TLKM (US) 39 9,333 -55

NATURAL GAS (US$) / mmBtu 3.80 0.03 ISAT (US) 32 7,672 -311

GOLD (US$) / OUNCE 1719.75 -22.40 ANTM (GR) 0.11 1,272 -12

NICKEL (US$) / MT 16980.00 30.00 BLTA (SP) 0.03 190 N/A

TIN (US$) / MT 21425.00 225.00

COAL (NEWC) (US$) / MT * 83.25 --

COAL (RB) (US$) / MT* 87.57 --

CPO (ROTH) (US$) / MT 790.00 -15.00

CPO (MYR) / MT 2149.50 -12.50

Rubber (MYR/Kg) 882.50 -4.50

Pulp (BHKP) (US$) / per ton 769.98 1.62 * weekly

GLOBAL INDICES VALUATION

PRICE CHANGE PER (X) PBV (X) MARKET CAP

COUNTRY INDICES

29-Nop-12 % Day % YTD 2012E 2013F 2012E 2013F (USD Bn)

USA DOW JONES INDUS. 12985.11 0.83 6.28 12.44 11.56 2.52 2.29 3,893.4

USA NASDAQ COMPOSITE 2991.78 0.81 14.84 16.18 13.94 2.53 2.25 4,854.3

ENGLAND FTSE 100 INDEX 5803.28 0.06 4.15 11.40 10.46 1.62 1.50 1,244.7

CHINA SHANGHAI SE A SH 2066.51 -0.89 -10.31 9.39 8.32 1.34 1.19 2,198.3 CHINA SHENZHEN SE A SH 783.98 -1.92 -13.56 16.37 12.73 1.98 1.74 961.6 HONG KONG HANG SENG INDEX 21708.98 -0.62 17.76 11.37 10.44 1.40 1.29 1,623.9

INDONESIA JAKARTA COMPOSITE 4304.82 -0.75 12.63 15.91 13.58 3.00 2.62 397.8

JAPAN NIKKEI 225 9308.35 -1.22 10.09 17.49 14.40 1.14 1.07 2,147.7

MALAYSIA KLCI 1606.52 0.52 4.95 14.83 13.58 2.11 1.95 282.3

SINGAPORE STRAITS TIMES INDEX 3011.77 0.00 13.81 14.01 13.15 1.37 1.29 404.3

FOREIGN EXCHANGE

DESCRIPTION RATE (IDR) CHANGE DESCRIPTION RATE (USD) CHANGE

USD/IDR 9,643.75 4.75 1000 IDR/ USD 0.10 -0.0001

EUR/IDR 12,467.92 -40.77 EUR / USD 1.29 -0.0005

JPY/IDR 117.68 0.64 JPY / USD 82.18 0.1020

SGD/IDR 7,886.27 -2.69 SGD / USD 1.22 -0.0002

AUD/IDR 10,084.98 -14.00 AUD / USD 1.05 -0.0003

GBP/IDR 15,437.24 -12.19 GBP / USD 1.60 0.0000

CNY/IDR 1,549.45 0.38 GBP / USD 6.22 0.0017

MYR/IDR 3,164.74 6.01 MYR / USD 3.05 -0.0057

KRW/IDR 8.89 0.01 100 KRW / USD 10.85 -0.0153

CENTRAL BANK RATE

INTERBANK LENDING RATE

DESCRIPTION COUNTRY RATE (%) DESCRIPTION COUNTRY RATE (%)

FED Rate (%) US 0.25 JIBOR (IDR) Indonesia 4.59

BI Rate (%) Indonesia 5.75 LIBOR (GBP) England 0.50

ECB Rate (%) Euro 0.75 SIBOR (USD) Singapore 0.21

BOJ Rate (%) Japan 0.10 D TIBOR (YEN) Japan 0.18

BOE Rate (%) England 0.50 Z TIBOR (YEN) Japan 0.18

(5)

Pag

es | 5

of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research  29 Nopember 2012

INDONESIAN ECONOMIC INDICATORS

SBI

DESCRIPTION OCT’12 SEP’12 DESCRIPTION RATE (%)

Inflation YTD % 3.66 3.49 SBI (1M) 6.26

Inflation YOY % 4.61 4.31 SBI (3M) n/a

Inflation MOM % 0.16 0.01 SBI (6M) 6.08

Foreign Reserve (USD Bn) 110.297 110.172

GDP (IDR Bn) 2,122,810 2,051,342

BUSINESS & ECONOMIC CALENDAR

DATE AGENDA EXPECTATION

29 Nov* US GDP QoQ Naik menjadi 2.8% dari 2.0%

29 Nov* US GDP Price Index Tetap 2.8%

29 Nov* US Personal Consumption Turun menjadi 1.9% dari 2.0% 29 Nov* US Continuing Claims Turun menjadi 3325 ribu dari 3337 ribu 29 Nov* US Pending Home Sales MoM Naik menjadi 1.0% dari 0.3%

29 Nov* US Initial Jobless Claims Turun 390 ribu dari 410 ribu 30 Nov* US Personal Income Turun menjadi 0.2% dari 0.4% 30 Nov* US Personal Spending Turun menjadi 0.0% dari 0.8%

Ket: (*) US time (^) Tentative

LEADING MOVERS

LAGGING MOVERS

STOCK PRICE CHANGE (%) INDEX pt STOCK PRICE CHANGE (%) INDEX pt

UNVR IJ 26300 1.94 4.31 ASII IJ 7400 -5.13 -18.28 PGAS IJ 4650 1.64 2.05 UNTR IJ 17500 -5.91 -4.63 BDMN IJ 5900 2.61 1.61 PTBA IJ 15050 -5.94 -2.47 EMTK IJ 4250 6.25 1.59 EXCL IJ 6000 -4.00 -2.41 KLBF IJ 1030 1.98 1.15 TLKM IJ 9300 -1.06 -2.28 ADRO IJ 1390 2.21 1.08 MPPA IJ 1280 -17.42 -1.70 TBIG IJ 6000 3.45 1.08 INCO IJ 2075 -5.68 -1.40 NISP IJ 1500 7.14 0.96 LSIP IJ 2025 -7.95 -1.35 CPIN IJ 3275 1.55 0.93 BMRI IJ 8700 -0.57 -1.30 VIVA IJ 690 7.81 0.87 SMCB IJ 3450 -4.17 -1.30

UPCOMING IPO’S

COMPANY BUSINESS IPO PRICE

(IDR)

ISSUED

SHARES (Mn) OFFERING DATE LISTING UNDERWRITER

PTWismilak Inti Makmur

Consumer/Tobacco 575-800 630.00 10 Dec-12 Dec 2012 17 Dec 2012 PT Mandiri Sekuritas PT OSK Nusadana PT Waskita Karya Infrastructure 320-405 3082.00 12 Dec-14 Dec 2012 19 Dec 2012 PT Mandiri Sekuritas

(6)

Pag

es | 6

of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

Corporate Info

PT Valbury Asia Securities 29 Nopember 2012

DIVIDEND

STOCK DPS (IDR) STATUS CUM DATE EX DATE RECORDING PAYMENT

BBLD 30.00 Cash Dividend 19-Nov-12 20-Nov-12 22-Nov-12 06-Dec-12

TURI 9.00 Cash Dividend 21-Nov-12 22-Nov-12 26-Nov-12 10-Dec-12

TBLA 12.00 Cash Dividend 28-Nov-12 29-Nov-12 03-Dec-12 14-Dec-12

BATA 1565.00 Cash Dividend 03-Dec-12 04-Dec-12 06-Dec-12 14-Dec-12

CORPORATE ACTIONS

STOCK ACTION RATIO EXC. PRICE (IDR) CUM DATE EX DATE TRADING PERIOD

BBTN Rights Issue 555000:94943 1235 14-Nov-12 19-Nov-12 23 Nov -29 Nov’12

COWL Rights Issue 20:109 220 23-Nov-12 26-Nov-12 30 Nov -06 Dec’12

HOME Rights Issue 20:17 100 20-Nov-12 21-Nov-12 27 Nov - 03 Dec’12

BNLI Rights Issue 11:2 1215 29-Nov-12 30-Nov-12 06 Des - 12 Dec’12

INPC Rights Issue 19:10 111 29-Nov-12 30-Nov-12 06 Des - 12 Dec’12

BIPP Rights Issue 69:41 151 05 Des-12 06-Des-12 12 Des – 29 Des’12

MYOH Rights Issue 2:1 830 05 Des-12 06-Des-12 12 Des – 18 Des’12

CNKO Rights Issue 100:127 500 13 Des-12 14-Des-12 20 Des – 28 Des’12 SRAJ Rights Issue 100:127 500 18 Des-12 19-Des-12 27 Des – 08 Feb’13

GENERAL MEETING

EMITEN AGM/EGM DATE AGENDA

BIPP RUPSLB 28-Nov-12 MLIA RUPST 29-Nov-12 SULI RUPST 29-Nov-12 BKSW RUPSLB 29-Nov-12 OKAS RUPST 29-Nov-12 TRIM RUPSLB 30-Nov-12 ENRG RUPSLB 04-Dec-12 MYOH RUPST 05-Dec-12 MAYA RUPSLB 05-Dec-12 CNKO RUPSLB 06-Dec-12 BACA RUPSLB 12-Dec-12 DAVO RUPSLB 12-Dec-12 TBIG RUPSLB 14-Dec-12 MDRN RUPST 14-Dec-12 BIPI RUPST 14-Dec-12 HMSP RUPST 18-Dec-12 CKRA RUPSLB 18-Dec-12 SMGR RUPST 20-Dec-12 INVS RUPST 20-Dec-12 AIMS RUPST 21-Dec-12 CENT RUPSLB 11-Jan-13

(7)

Pag

es | 7

of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

Technical Analysis

these recommendations based on technical and only intended for one day trading

PT Valbury Asia Securities 29 Nopember 2012

KLBF

TRADING BUY

S1

1010

R1

1040 TREND GRAFIK Major

UP

Minor

UP

S2

980

R2

1070

Closing

Price 1030

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart menunjukan sinyal positif • RSI indikasi uptrend dalam area jenuh jual • Harga berada dalam area upper band

Prediksi • Trading range Rp1010– Rp1070 • Entry Rp1030, take Profit Rp1070

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 81.85 Positif

MACD 5.9 Positif

True Strength Index (TSI) 45.7 Positif Bollinger Band (Mid) 990 Positif

MA5 1018 Positif 780.0 840.0 900.0 960.0 1,020.0

Jul August September October November

KLBF - Daily 11/29/2012 Open 1010, Hi 1030, Lo 1000, Close 1030 (2.0%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 917.53, Fractal Up = 1,000.00, Fractal Down = 960.00, MA(Close,5) = 1,018.00, MA1(Close,8) = 1,005.00, MA2(Close,

1,000 989.5 960 917.534 1,005 1,018 1,030 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0 KLBF - Stochastic %D(5,3,3) = 82.59, Stochastic %K = 83.33, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

82.5926 80 20 82.5926 83.3333 83.3333 -4.0 -2.0 0.0 2.0 4.0 6.0 8.0 10.0 12.0 0.0 KLBF - MACD (6,9) = 5.91, Signal() = 5.23 5.22896 5.90787 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0 KLBF - TSI(3,5,3) = 45.66 45.6618 0.00000 48.9193

Created with AmiBroker - adv anced charting and technical analy sis sof tware. http://www.amibroker.com

CMNP

TRADING BUY

S1

2200

R1

2275 TREND GRAFIK Major

UP

Minor

UP

S2

2125

R2

2350

Closing

Price 2250

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi negatif • Candle chart indikasikan sinyal positif • RSI positif berada dalam area overbought • Harga berada dalam area lower band

Prediksi • Trading range Rp2250-Rp2350 • Entry Rp2250, take Profit Rp2350

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 19.40 Positif

MACD -6.3 Positif

True Strength Index (TSI) 8.4 Positif Bollinger Band (Mid) 2284 Negatif

MA5 2205 Positif 1,900 2,000 2,100 2,200 2,300 2,400

Jul August September October November CMNP - Daily 11/29/2012 Open 2200, Hi 2275, Lo 2200, Close 2250 (1.1%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 2,409.16, Fractal Up = 2,450.00, Fractal Down = 2,125.00, MA(Close,5) = 2,205.00, MA1(Close,8) = 2,187.50

2,250 2,205 2,187.5 2,125 2,283.75 2,409.16 2,450 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 CMNP - Stochastic %D(5,3,3) = 54.32, Stochastic %K = 72.22, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

54.321 54.321 20 72.2222 72.2222 80 -30.0 -20.0 -10.0 0.0 10.0 20.0 30.0 0.0 CMNP - MACD (6,9) = -6.31, Signal() = -11.85 -11.8538 -6.30676 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 CMNP - TSI(3,5,3) = 8.35 0.00000 -7.63501 8.34619

(8)

Pag

es | 8

of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research  29 Nopember 2012

PGAS

TRADING BUY

S1

4575

R1

4675 TREND GRAFIK Major

UP

Minor

UP

S2

4475

R2

4775

Closing

Price 4650

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart masih menunjukan sinyal positif • RSI indikasi uptrend dalam area netral • Harga berada dalam area upper band

Prediksi • Trading range Rp4575-Rp4775 • Entry Rp4650, take profit Rp4775

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 51.84 Positif

MACD 5.7 Positif

True Strength Index (TSI) +12.5 Positif Bollinger Band (Mid) 4619 Positif

MA5 4630 Positif 3,400 3,600 3,800 4,000 4,200 4,400 4,600 4,800

Jul August September October November PGAS - Daily 11/29/2012 Open 4625, Hi 4650, Lo 4550, Close 4650 (1.6%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 4,182.43, Fractal Up = 4,675.00, Fractal Down = 4,450.00, MA(Close,5) = 4,630.00, MA1(Close,8) = 4,593.75

4,618.75 4,593.75 4,450 4,182.43 4,630 4,650 4,675 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 PGAS - Stochastic %D(5,3,3) = 79.89, Stochastic %K = 71.23, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

71.2302 71.2302 20 79.8942 79.8942 80 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 0.0 PGAS - MACD (6,9) = 5.71, Signal() = 4.43

4.42712 5.70975 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0 PGAS - TSI(3,5,3) = 12.47 11.3069 0.00000 12.4666

Created with AmiBroker - adv anced charting and technical analy sis sof tware. http://www.amibroker.com

INDF

TRADING BUY

S1

5650

R1

5750 TREND GRAFIK Major

UP

Minor

DOWN

S2

5550

R2

5850

Closing

Price 5700

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi negatif • Candle chart masih indikasikan sinyal positif • RSI positif berada dalam area netral • Harga berada dalam area lower band

Prediksi • Trading range Rp5650– Rp5850 • Entry Rp5700, take Profit Rp5850

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 63.43 Positif

MACD -5.2 Positif

True Strength Index (TSI) 1.9 Positif Bollinger Band (Mid) 5748 Negatif

MA5 5760 Negatif 4,400 4,600 4,800 5,000 5,200 5,400 5,600 5,800 6,000 6,200

Jul August September October November INDF - Daily 11/29/2012 Open 5650, Hi 5700, Lo 5600, Close 5700 (0.9%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 6,113.75, Fractal Up = 5,900.00, Fractal Down = 5,500.00, MA(Close,5) = 5,760.00, MA1(Close,8) = 5,687.50

5,747.5 5,700 5,687.5 5,500 5,760 5,900 6,113.75 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 INDF - Stochastic %D(5,3,3) = 80.69, Stochastic %K = 66.67, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

66.6667 66.6667 20 80 80.6878 80.6878 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0 0.0 INDF - MACD (6,9) = -5.23, Signal() = -4.70

-5.23206 -4.69547 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 100.0 INDF - TSI(3,5,3) = 1.89 1.89194 0.00000 4.72127

Created with AmiBroker - adv anced charting and technical analy sis sof tware. http://www.amibroker.com

(9)

Pag

es | 9

of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research  29 Nopember 2012

ADRO

TRADING BUY

S1

1350

R1

1410 TREND GRAFIK Major

DOWN

Minor

DOWN

S2

1290

R2

1470

Closing

Price 1390

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart masih menunjukan sinyal positif • RSI positif berada dalam area netral • Harga berada dalam area upper band

Prediksi • Trading range Rp1370- Rp1470 • Entry Rp1390, take Profit Rp1470

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 24.61 Positif

MACD -3.3 Positif

True Strength Index (TSI) -21.1 Positif Bollinger Band (Mid) 1385 Positif

MA5 1364 Positif 1,200 1,300 1,400 1,500 1,600 1,700 1,800

Jul August September October November ADRO - Daily 11/29/2012 Open 1370, Hi 1390, Lo 1330, Close 1390 (2.2%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 1,490.00, Fractal Up = 1,430.00, Fractal Down = 1,340.00, MA(Close,5) = 1,364.00, MA1(Close,8) = 1,373.75

1,385 1,373.75 1,364 1,340 1,390 1,430 1,490 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 ADRO - Stochastic %D(5,3,3) = 28.82, Stochastic %K = 51.43, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

28.8183 28.8183 20 51.4286 51.4286 80 -50.0 -40.0 -30.0 -20.0 -10.0 0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 0.0 ADRO - MACD (6,9) = -3.28, Signal() = -4.60

-4.59601 -3.27623 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 ADRO - TSI(3,5,3) = -21.08 -21.0825 -37.4112 0.00000

Created with AmiBroker - adv anced charting and technical analy sis sof tware. http://www.amibroker.com

DGIK

TRADING BUY

S1

122

R1

142 TREND GRAFIK Major

UP

Minor

UP

S2

103

R2

150

Closing

Price 141

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart masih menunjukan sinyal positif • RSI indikasi rebound dalam area jenuh beli • Harga berada dalam area upper band

Prediksi • Trading range Rp139-Rp150 • Entry Rp141, take profit Rp150

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 75.35 Positif

MACD 9.9 Positif

True Strength Index (TSI) 42.58 Positif Bollinger Band (Mid) 710 Positif

MA5 750 Positif 70.0 80.0 90.0 100.0 110.0 120.0 130.0 140.0

Jul August September October November DGIK - Daily 11/29/2012 Open 138, Hi 144, Lo 137, Close 141 (2.2%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 91.68, Fractal Up = 142.00, Fractal Down = 85.00, MA(Close,5) = 138.40, MA1(Close,8) = 135.13, MA2(Close,20)

135.125 113.1 91.6811 85 138.4 141 142 0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 DGIK - Stochastic %D(5,3,3) = 76.22, Stochastic %K = 71.17, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

71.1688 71.1688 20 76.2249 76.2249 80 -1.0 0.0 1.0 2.0 3.0 4.0 5.0 0.0 DGIK - MACD (6,9) = 4.40, Signal() = 4.70

4.4012 4.70461 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 DGIK - TSI(3,5,3) = 46.98 46.9809 0.00000 52.8054

(10)

Pag

es | 1

0 of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

Trading View

PT Valbury Asia Securities 29 Nopember 2012

these recommendations based on technical and only intended for one day trading

Price Support Resistance Indicators 1 Month

Ticker Rec

28/11/12 Entry Exit S2 S1 R1 R2 MACD Stoc * MA5* High Low AGRICULTURE

AALI Trading Buy 18550 18550 19500 17350 18150 18950 19750 Positif Positif Negatif 21300 19000 LSIP Trading Buy 2025 2025 2350 1750 1950 2150 2350 Positif Positif Negatif 2450 2200 SGRO Trading Sell 2275 2275 2200 2200 2250 2300 2350 Negatif Negatif Negatif 2525 2250

BUMI Trading Sell 550 550 495 495 530 570 610 Negatif Negatif Negatif 760 540 PTBA Trading Sell 15050 15050 13450 13450 14600 15750 16900 Negatif Negatif Negatif 16900 15500 ADRO Trading Buy 1390 1390 1470 1290 1350 1410 1470 Positif Positif Positif 1450 1330 MEDC Trading Sell 1500 1500 1380 1380 1460 1540 1620 Negatif Negatif Negatif 1660 1530 INCO Trading Sell 2075 2075 1880 1880 2025 2175 2325 Negatif Negatif Negatif 2750 2200 ANTM Trading Buy 1230 1230 1260 1200 1220 1240 1260 Positif Positif Negatif 1320 1220 TINS Trading Sell 1340 1340 1270 1270 1320 1370 1420 Negatif Negatif Negatif 1540 1350

SMGR Trading Buy 14500 14500 14900 14000 14300 14600 14900 Negatif Positif Positif 15300 14350 INTP Trading Buy 21900 21900 21350 21350 21700 22050 22400 Positif Positif Negatif 23100 20750 SMCB Trading Sell 3450 3450 3175 3175 3375 3575 3775 Negatif Negatif Negatif 3900 3000

ASII Trading Sell 7400 7400 7200 6700 7200 7700 8200 Negatif Negatif Negatif 8200 7550 GJTL Trading Sell 2175 2175 2075 2075 2150 2225 2300 Negatif Negatif Negatif 2325 2100

INDF Trading Buy 5700 5700 5850 5550 5650 5750 5850 Positif Positif Negatif 6200 5500 GGRM Trading Buy 52000 52000 53600 50000 51200 52400 53600 Positif Negatif Positif 53600 46050 UNVR Trading Buy 26300 26300 25300 25300 25950 26600 27250 Positif Positif Negatif 26900 25250 KLBF Trading Buy 1030 1030 1070 980 1010 1040 1070 Positif Positif Positif 1050 960

BSDE Trading Buy 1200 1200 1240 1150 1180 1210 1240 Positif Positif Negatif 1310 1050 ASRI Trading Sell 610 610 580 580 600 620 640 Negatif Negatif Positif 620 500 WIKA Trading Buy 1590 1590 1680 1470 1540 1610 1680 Positif Positif Positif 1580 1300 ADHI Trading Buy 1740 1740 1820 1640 1700 1760 1820 Negatif Positif Positif 1740 1070

PGAS Trading Buy 4650 4650 4775 4475 4575 4675 4775 Positif Positif Positif 4800 4200 JSMR Trading Buy 5800 5800 5950 5650 5750 5850 5950 Positif Positif Positif 5850 5650 ISAT Trading Sell 6200 6200 5850 5850 6100 6350 6600 Negatif Negatif Negatif 7000 5550 TLKM Trading Sell 9300 9300 9050 9050 9200 9350 9500 Positif Negatif Negatif 9950 9150 CMNP Trading Buy 2250 2250 2350 2125 2200 2275 2350 Positif Positif Positif 2450 2100

BMRI Trading Sell 8700 8700 8350 8350 8550 8750 8950 Negatif Negatif Negatif 8900 7950 BBRI Trading Buy 7150 7150 7450 6850 7050 7250 7450 Positif Negatif Positif 7850 7000 BBNI Trading Buy 3600 3600 3700 3500 6600 3650 3725 Positif Negatif Negatif 3950 3525 BBCA Trading Buy 8950 8950 9200 8650 8850 9050 9250 Positif Positif Negatif 9400 8000 BDMN Trading Sell 5900 5900 5550 5550 5750 5950 6150 Negatif Positif Negatif 6300 5750

UNTR Trading Sell 17500 17500 15750 15750 17000 18250 19500 Negatif Positif Negatif 21350 18600 MPPA Trading Sell 1280 1280 620 620 1030 1440 1850 Negatif Negatif Negatif 1600 1410 Support and resistance for short term only by using;

Pivot Point, and/or

Standard deviation (risk level)

Description; *) Stochastics

(11)

Pag

es | 1

1 of 11

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

RESEARCH TEAM

VP Research & Analysis Nico Omer Jonckheere

Head of Research Alfiansyah [email protected] Research Analyst Reny Susanti [email protected] Michael Handisurya [email protected] Budi Rustanto [email protected] Winny Rahardja [email protected]

PT. VALBURY ASIA SECURITIES (Member of Indonesia Stock Exchange) Menara Karya bldg 10th Floor. Jl. HR. Rasuna Said Blok X-5, Kav. 1-2, Jakarta 12950

Telp : +6221- 255 33 600 (H), Fax : +6221- 255 33 662, E-mail : [email protected]

www.vas.co.id BRANCH OFFICES

JAWA

JAKARTA , Wisma Valbury Asia, Jl. Pluit Putra Raya No. 2, Jakarta 14450, (021) 669-2119

JAKARTA , Jl. Kencana Utama II Blok M8 No. 32 C, Puri Indah, Jakarta Barat. (021) 5835 6938 JAKARTA , Komplek Rukan Kelapa Gading Square, Blok D No. 028, Kelapa Gading, (021) 4586-7377,

JAKARTA , Gedung Niaga Mediterania (GNM), Blok M8L Pantai Indah Kapuk ,(021) 5596-4533 SURABAYA, Menara Mandiri, Lantai 7, Jl. Basuki Rakhmat No. 8A - 12A, (031) 295-5788

MALANG, Jl. Pahlawan Trip No. 7, (0341) 585-888

BANDUNG, Jl. Diponegoro No. 40, Bandung, (022) 872-55800

SEMARANG, Candi Plaza Building, Lantai Dasar, Jl. Sultan Agung No. 90-90A (024) 850-1122

YOGYAKARTA, Jl. Magelang KM 5.5 No. 75, (0274) 623-111 SOLO, Jl.Slamet Riyadi No.88, Solo, (0271) 632-888

BALI

DENPASAR, Komplek Teuku Umar Indah Blok 7, Jl. Teuku Umar No. 2-4, Denpasar – Bali 80114 (0361) 225-229

SUMATERA

MEDAN, Gedung Uniplaza Lt. 3, East Tower, Jl. M. T. Haryono No. A1, (061) 455-4635 PADANG, Jl. M. H. Thamrin No. 1 Petak 5 (0751) 841-888

PALEMBANG, Jl Letkol Iskandar No.236/30, Palembang 30134 (0711) 353-203

PEKANBARU, Jl. Tuanku Tambusai Komplek CNN Blok A No. 3 (0761) 839-393 (0761) 839-313 KALIMANTAN

PONTIANAK, Jl.Perdana, Komp.Perdana Square Blok A11 (0561) 6580077 (0561) 733299 BANJARMASIN, Jl. Jend. Ahmad Yani, No. 218D, KM 3.5, (0511) 326-5918

VAS GALERY

• JAKARTA : Universitas Mercu Buana • BANDUNG : Universitas Sangga Buana (USB) YPKP • YOGYAKARTA : Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) • YOGYAKARTA : Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) • BANJARMASIN : Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM)

• PEKANBARU : Politeknik Caltex Riau • PADANG : Universitas Negeri Padang

• MENADO : Universitas Klabat

MUTUAL FUND PRODUCT

MONEY MARKET MIXED FIXED INCOME EQUTY

Gambar

GRAFIK  Major   UP  Minor  UP
GRAFIK  Major   UP Minor  DOWN
GRAFIK  Major   DOWN  Minor  DOWN

Referensi

Dokumen terkait

O tarihlere baktığımız zaman -1960 sonları 70 başları- A BD sadece ekonomik olarak ikinci plana düşmekle kalmamış, aynı zamanda Vietnam Savaşı’ndaki

Berdasar Permenkes 36 tahun 2015 tentang Pencegahan Kecurangan (Fraud) dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada Sistem Jaminan So sial Nasional (SJSN), Fraud dalam

keadaan eadaan homo5igot homo5igot dominan dominan B B kematian pada indiidu yang kematian pada indiidu yang mengidapnya1 ontoh : thalassemia1 mengidapnya1 ontoh

Hubungannya antara lain dapat dinyatakan bahwa negara demokrasi adalah negara hukum, dan demokrasi yaitu bentuk pemerintahan dalam suatu sistem politik yang

Dalam rangka mendukung perkembangan teknologi rekayasa lingkungan, mahasiswa Prodi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Riau harus memiliki

Biodiesel dapat dibuat dari minyak nabati maupun lemak hewan, namun yang paling umum digunakan sebagai bahan baku pembuatan biodiesel adalah minyak nabati.. Minyak

Lingkungan kerja merupakan hal penting bagi pegawai baru untuk diketahui serta dipahami dengan jelas, sehingga mempermudah penyesuaian dalam pelaksanaan tugas dan fungsi

Di sarana pelayanan kesehatan, indikator ini dapat dihitung dari kartu pasien TB.01, yaitu dengan cara mereview seluruh kartu pasien baru BTA Positif yang mulai berobat dalam