• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III AKUNTABILITAS KINERJA"

Copied!
140
0
0

Teks penuh

(1)

69

BAB III

AKUNTABILITAS KINERJA

Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Kabupaten Pekalongan adalah perwujudan kewajiban Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk mempertanggung-jawabkan keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan tugas dan fungsinya dalam mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Kinerja Pemerintah Kabupaten Pekalongan tahun 2010 tergambar dalam tingkat pencapaian sasaran yang dilaksanakan melalui berbagai kegiatan sesuai dengan program dan kebijakan yang ditetapkan.

A. PENGUKURAN KINERJA

Pengukuran kinerja atas kebijakan, program maupun kegiatan dilakukan dengan membandingkan rencana dengan realisasinya dari setiap indikator kinerja yang telah ditetapkan.

a. Indikator Kinerja

Indikator kinerja yang digunakan dalam pengukuran kinerja kegiatan meliputi:  Indikator Input

 Indikator Output  Indikator Outcome.

Indikator Input, menunjukkan sumber daya dan dana yang digunakan dalam melakukan kegiatan.

Indikator Output, menunjukkan keluaran yang langsung dihasilkan dari kegiatan. Sedangkan indikator outcome menunjukkan hasil yang diperoleh dari berfungsinya keluaran yang mencerminkan pencapaian sasaran atau tujuan yang dikehendaki dari setiap kegiatan yang dilakukan.

Untuk indikator input dan output dinilai sebelum kegiatan selesai dilakukan, sedangkan indikator outcome dan indikator sasaran dinilai setelah kegiatan dilakukan.

(2)

70

Sebagaimana telah ditetapkan di dalam RPJMD tahun 2006 – 2011, untuk tahun 2010 Pemerintah Kabupaten Pekalongan telah melaksanakan berbagai kegiatan strategis. Seluruh kegiatan tersebut direncanakan sebagai bagian dari rencana kinerja tahun 2010 untuk mencapai 119 sasaran.

Hasil pengukuran kinerja menunjukkan bahwa rata-rata capaian kinerja 199 sasaran adalah 98.37%, keberhasilan ini diberikan oleh 119 sasaran, 6 sasaran berhasil mencapai tingkat capaian kinerja diatas 100%, 92 sasaran berhasil mencapai tingkat capaian kinerja sebesar 100 , dan 18 sasaran berhasil mencapai tingkat capaian kinerja 80% - 100% serta 3 sasaran cukup mencapai tingkat capaian kinerja 50% - 79%. Secara rinci tingkat capaian seluruh sasaran adalah sebagai berikut :

No. Sasaran Nilai Capaian

Kinerja 1. Tersedianya dokumen perencanaan pembangunan

sebagai pedoman pelaksanaan pembangunan.

100%

2. Meningkatnya rasio pelaksanaan pembangunan dengan dokumentasi perencanaan

100%

3. Meningkatnya SDM Aparatur Perencanaan 100%

4. Meningkatnya peran serta dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan

100%

5. Meningkatnya efektifitas, efesiensi dan tertib administrasi Pemerintah Daerah

98,33%

6. Terwujudnya perumusan kebijakan Pemerintahan Daerah dan penyebarluasan informasi dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan yang baik

100%

7. Terwujudnya sertifikasi 50 bidang tanah milik Pemerintah Daerah

100%

(3)

71

9. Terwujudnya peningkatan PAD rata -rata pertahun sebesar 15%

100,49%

10. Terwujudnya pelayanan publik yang prima kepada masyarakat sesuai dengan standar pelayanan minimal

66,66%

11. Terwujudnya penataan struktur organisasi dan tata kerja pemerintah Kab. Pekalongan

100%

12. Meningkatnya sarana dan prasarana pelayanan publik 110,40% 13. Terwujudnya kebijakan daerah dalam bentuk produk

hukum

100%

14. Terwujudnya dokumentasi, kehumasan yang tertib dan teratur

100%

15. Meningkatnya efektifitas efisiensi tertib administrasi penyelenggaraan pemerintahan

100%

16. Tersedianya akses data/ informasi secara cepat, mudah dan akurat

97,14%

17. Meningkatnya sistem pengawasan internal pengendalian pelaksanaan kebijakan Bupati

100%

18. Meningkatnya profesionalisme auditor dan aparatur pengawasan

100%

19. Terwujudnya peningkatan mutu pelayanan publik mll derikulasi dan debirokratisasi pelayanan

100%

20. Tersedianya sarana dan prasarana yang memadai serta meningkatkan SDM yang handal dan profesional

100%

21. Terpenuhinya tingkat kesejahteraan pegawai baik PNS, PTT dan pensiunan dengan memberikan penghargaan atas prestasi kerja

106,44%

22. Tersedianya sistem manajemen kepagawian (SIMPEG) yang didukung program aplikasi yang mampu memberikan/ menyajikan data kepegawaian yang akurat yang

(4)

72

mendukung tertib administrasi kepegawaian serta penegakan peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian

23. Tersedianya sarana dan prasarana yang memadai serta meningkatkan SDM yang handal dan profesional

99,75%

24. Terpeliharanya surat -surat berharga dan dokumen arsip daerah 100%

100%

25. Tersedianya sarana prasarana dan perawatan arsip secara memadai

94,51%

26. Meningkatnya transparasi informasi penyelenggaraan pemerintah kabupaten

100%

27. Terwujudnya peningkatan pelayanan kehumasan dan jalinan kemitraan dengan media massa

100%

28. Meningkatnya penyebaran informasi penyaluran aspirasi, dialoq interaktif dan jaringan komunikasi

100%

29. Terwujudnya pemanfaatan teknologi informasi secara tepat guna kelancaran optimal

100%

30. Meningkatnya kualitas jalan menjadi 80.82 Km 117,57% 31. Meningkatnya cakupan pelayanan sistem jaringan dan

kapasitas air bersih di Kabupaten Pekalongan sebesar 40% untuk pelayanan air bersih non PDAM

106,35%

32. Meningkatnya kualitas infrastruktur jalan pedesaan dari jalan batu menjadi jalan aspal

105,88%

33. Meningkatnya pengelolaan jaringan irigasi 100% 34. Meningkatnya pengelolaan sumber daya air 100% 35. Menurunnya jumlah pemukiman kumuh dan meningkatnya

kualitas lingkungan pemukiman

100%

(5)

73

37. Terwujudnya penyeragaman model pembelajaran pendidikan pra sekolah sebagai persiapan siswa memasuki pendidikan dasar

100%

38. Mempertahankan dan meningkatkan keberhasilan pelaksanaan Wajar Diknas serta meningkatkan kemandirian institusi pendidikan, meningkatkan sarana prasarana sekolah serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan

100%

39. Terwujudnya jangkauan dan kesempatan bagi bagi anak usia sekolah ke jenjang pendidikan menengah terutama bagi keluarga miskin mengutamakan manajemen pengelolaan pendidikan menengah dan meningkatkan kualitas pendidikan yang sesuai dengan Standar Pendidikan Nasional, mewujudkan sarana dan prasarana sarana dan prasarana tingkat kebutuhan pendidikan menengah serta meningkatkan kualitas pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja

88,89%

40. Meningkatnya wawasan dan pengetahuan masyarakat 100% 41. Meningkatnya sikap dan perilaku pemuda yang beriman,

bertaqwa, mandiri, inovatif dan kreatif

100%

42. Meningkatnya budaya olahraga di lingkungan masyarakat dgn harapan terwujudnya hidup sehat jasmani dan rohani

100%

43. Tercukupinya sumber daya kesehatan dgn mencukupi kualitas kuantitas tenaga dan sarana prasarana kesehatan secara merata

100%

44. Meningkatnya peran serta masy. Melalui revitalisasi posyandu dgn mengaktifkan dan meningkatkan strata posyandu purnama dan mandiri dari 19% menjadi 45%

100%

(6)

74

46. Menurunnya angka kesakitan karena penyakit menular 100%

47. Meningkatnya cakupan imunisasi 100%

48. Meningkatnya status RS kajen menjadi RSU Type C dengan mencukupi sarana prasarana dan tenaga kesehatan yang memenuhi syarat

100%

49. Terwujudnya pelayanan kesehatan masyarakat miskin yang belum terakses dana dari pusat dengan pengobatan gratis di puskesmas dan disediakan dana pendampingan ASKESKIN dari APBD Kabupaten

75%

50. Terwujudnya peningkatan pelayanan perlindungan HAK Reproduksi individu

100%

51. Terwujudnya peningkatan kinerja PPKBD/ SKD 100% 52. Penyediaan pelayanan KB dan Alkon bagi kelaurga miskin 100% 53. Terwijudnya pembinaan KB bagi keluarga 283 desa/ kel 100% 54. Terwujudnya peningkatan pengetahuan remaja tentang

kesehatan reproduksi remaja (KRR)

100%

55. Terwujudnya Bina lingkungan keluarga 100%

56. Meningkatnya pelayanan administrasi kependudukan yang mudah, murah, cepat dan terpadu

100%

57. Meningkatnya partisipasi masyarakat akan tertib administrasi kependudukan dengan sosialisasi akan arti pentingnya dokumen kependudukan

100%

58. Terwujudnya pengembangan penerapan SIAK (sistem administrasi kependudukan) di 7 kecamatan

100%

59. Meningkatnya upaya perlindungan terhadap tindak kekerasan perempuan dan anak melalui penyelesaian kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak

(7)

75

60. Terwujudnya peningkatan cakupan penanganan PMKS dengan memperhatikan jenis PMKS yg membutuhkan penanganan segera dengan ketersediaan dana dan kemampuan SDM yang ada

100%

61. Terwujudnya hubungan kerjasama antar lembaga sosial masyarakat dan pemerintah

97,50%

62. Meningkatnya pemberdayaan potensi sosial masy. yang meliputi PSM, Orsos dan lembaga sosial kemasyarakatan serta dunia usaha dalam rangka mencegah dan menanggulangi masalah sosial

100%

63. Meningkatnya pemahaman, pengahayatan dan pengamalan ajaran agama di masyarakat

91%

64. Meningkatnya kepatuhan masyarakat terhadap peraturan perundang-undangan

95,83%

65. Meningkatnya kualitas dan kuantitas SDM dalam penegakan ketentraman dan ketertiban

82,16%

66. Meningkatnya pemahaman dan wawasan politik masyarakat

100%

67. Meningkatnya sarana dan prasarana yang memadai dalam penanganan bencana

100%

68. Terwujudnya sarana dan pelayanan transportasi yang efektif dan efisien

100%

69. Tersedianya prasarana dan fasilitas pelayanan transportasi 100% 70. Terwujudnya budaya tertib berlalu lintas 100% 71. Meningkatnya kesempatan kerja, sehingga dapat menekan

jumlah pencari kerja tiap tahunnya dibawah 15%

100%

72. Meningkatnya penanganan kasus hubungan industrial sampai dengan 90%

(8)

76

73. Terwujudnya fasilitasi dan koordinasi program peningkatan kesejahteraan pekerja atau buruh

100%

74. Menurunnya penyelesaian kecelakaan kerja yang menjadi tanggungan perusahaan dibawah 15%

100%

75. Meningkatnya usaha kecil mikro menengah sebesar 1.000 orang pertahun

100%

76. Meningkatnya kualitas SDM pengelola koperasi sebanyak 1.000 orang pertahun dan pengembangan UKM sebanyak 200 unit/ tahun

100%

77. Meningkatnya promosi dan soaialisasi potensi daerah 100% 78. Meningkatnya nilai investasi fasilitas non fasilitas sebesar

3%

50%

79. Meningkatnya penggalian potensi dan investasi 100% 80. Meningkatnya data dan informasi investasi/ penanaman

modal daerah sebesar 5%

100%

81. Terwujudnya koordinasi yang lebih baik untuk meningkatkan pangsa pasar, investasi dan daya beli masyarakat

100%

82. Meningkatnya fungsi kelembagaan masy. dan aparatur pemerintah desa mll perencanaan kegiatan

80%

83. Meningkatnya peran serta dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan wilayah desa

89,06%

84. Meningkatnya usaha mikro produktif masyarakat desa 100% 85. Meningkatnya pemahaman dan kemampuan masy. 100% 86. Meningkatnya fungsi kelembagaan masy. dan aparatur

pemerintahan desa melalui perencanaan kegiatan

100%

87 Meningkatnya kesejahteraan petani dan peternak 100% 88. Meningkatnya produksi pertanian tanaman pangan dan

peternakan

(9)

77

89. Terwujudnya kesadaran masyarakat dalam mengadopsi teknologi tepat guna dlm upaya peningkatan pendapatan

100%

90. Terwujudnya masyarakat tani yang maju, efisien dan tangguh dimana produk yang dihasilkan baik kualitas maupun kuantitasnya mampu bersaing di tengah arus globalisasi

91,25%

91. Meningkatnya populasi ternak 100%

92. Meningkatnya jumlah kelompok agribisnis 85,29% 93. Meningkatnya luas pengembangan tanaman 100% 94. Meningkatnya keragaman produksi dan konsumsi pangan

masyarakat

100%

95. Meningkatnya daya dukung lahan 100%

96. Meningkatnya peran serta masyarakat dlm pengelolaan hutan dgn melibatkan LMDH yang ada

100%

97. Terwujudnya sikap gemar menanam dari masyarakat 100% 98. Meningkatnya pendapatan pembudidaya ikan, nelayan dan

pengolah ikan

100%

99. Meningkatnya produksi perikanan tangkap sebesar 2.290,60 ton/ thn dan perikanan budidaya sebesar 1.669,30 ton/ thn

97,79%

100. Meningkatnya estándar mutu produk barang beredar di pasar 10%/ thn

100%

101. Meningkatnya omzet penjualan produk daerah sebesar 10%/ tahun

100%

102. Terbentuknya organisasi pedagang kaki lima dan asongan 2 buah/ thn

100%

103. Meningkatnya produktivitas IKM dari kapasitas terpasang dengan peningkatkan sebesar 2% pertahun

(10)

78

104. Meningkatnya kualitas produk berstandar sebesar 6% pertahun

100%

105. Meningkatnya kualitas dan kuantitas program transmigrasi 100% 106. Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan sebesar 5%

pertahun

100%

107. Meningkatnya pemasaran dan promosi pariwisata secara terpadu dan terkoordinasi secara berkesinambungan

100%

108. Meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap nilai- nilai budaya daerah dengan pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan pendataan, pengembangan dan pelestarian kebudayaan daerah

89%

109. Terwujudnya pembinaan terhadap 10 organisasi kebudayaan

100%

110. Meningkatnya jaringan kemitraan dalam pelestarian kebudayaan daerah dengan terwujudnya wadah atau forum bagi organisasi kebudayaan yang ada

100%

111. Meningkatnya ketersediaan dan kualitas dokumen perencanaan penataan ruang dan kawasan

100%

112. Meningkatnya konsistensi pemanfaatan ruang dan kawasan terhadap dokumen perencanaan

100%

113. Tersedianya kegiatan pembangunan yang memperhatikan daya dukung lahan yang serasi keberlanjutan dengan menjaga kelestarian lingk. Hdp

100%

114. Meningkatnya kualitas lingkungan hidup daerah 100% 115. Meningkatnya kepedulian terhadap upaya pelestarian bumi 100% 116. Tersusunnya produk hukum (Perda) ttg pengelolaan lingk.

hidup daerah

100%

117. Tercukupinya sarana dan prasarana pengelolaan sampah 100% 118. Terciptanya Pengelolaan ruang terbukahijau (RTH) 100%

(11)

79

119. Terwujudnya pengawasan dan evaluasi usaha pertambangan

100%

Jumlah 98,37%

2. Skala Penilaian

Dari pengkuran kinerja dan evaluasi kinerja, hasilnya dikategorikan sesuai skala penilaian seperti di bawah ini :

a. Kurang dari 50 : Gagal

b. 50 s.d 79 : Cukup Berhasil c. 80 s.d 100 : Berhasil

B. EVALUASI DAN ANALISIS AKUNTABILITAS KINERJA

Kinerja Pemerintah Kabupaten Pekalongan Tahun 2010 tercermin dalam pencapaian sasaran-sasaran yang dilaksanakan melalui berbagai program dan kegiatan. Pencapaian kinerja seluruh sasaran Tahun 2010 adalah sebagai berikut :

Sasaran 1 : Tersedianya dokumen perencanaan pembangunan sebagai

pedoman pelaksanaan pembangunan.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100%. dalam usaha mencapai sasaran,

Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan 1 (satu) program dan 9 (sembilan) kegiatan dengan 9 (sembilan) indikator kinerja pencapaian

sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut :

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Tersedianya data dan informasi dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan daerah

(12)

80 2. Buku RKPD tahun 2011.

6 Paket 6 Paket 100 3. Buku KUA dan PPA perubahan

2010 dan penetapan 2011 120 Buku 120 Buku 100 4. Masterplan sistem air minum

(SPAM) di Kab. Pekalongan.

1 Dokumen

1

Dokumen 100 5. Terwujudnya akurasi dan

adekuasi data dan informasi . 100% 100% 100 6. Tersedianya data dan informasi

untuk penyusunan kebijakan perencanaan pembangunan bidang ekonomi. 130 Buku 130 Buku 100 7. Tersusunnya RPJPD Kab. Pekalongan. 1 Dokumen 1 Dokumen 100 8. Terwujudnya software SIPP. 1 Paket 1 Paket 100 9. Dokumen RPJM bidang sarana

dan prasarana 1 Dokumen 1 Dokumen Rata-rata 100

Dari 9 indikator tersebut nampak bahwa semua indikator berhasil mencapai capaian kinerja 100%.

Sasaran 2 : Meningkatnya rasio pelaksanaan pembangunan dengan

dokumentasi perencanaan .

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100% dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 1 program dan 2 (dua) kegiatan dengan 2 (dua) indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut:

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 % Pencapaian Target Target Realisasi 1. Kelancaran pelaksanaan perencanaan 100% 100% 100 2. Terwujudnya pertanggungjawaban internal 100% 100% 100 Rata-rata 100

(13)

81

Dari 2 indikator tersebut nampak bahwa semua indikator berhasil mencapai capaian kinerja 100%.

Sasaran 3 : Meningkatnya SDM Aparatur Perencanaan.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100% dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan 1 program dan 1 kegiatan dengan 1 (satu) indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut :

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Rencana pembangunan jangka

menengah di 270 desa 270 desa 270 desa 100

Rata-rata 100

Dari indikator tersebut nampak bahwa indikator berhasil mencapai capaian kinerja 100%.

Sasaran 4 : Meningkatnya peran serta dan partisipasimasyarakat dalam

pembangunan.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 2 program dan 8 kegiatan dengan 8 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut :

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Peningkatan bagi kelompok usaha bisnis yang lebih mengedepankan prinsip kerja sama dan kemitraan bagi para pihak.

3 Klaster 3 Klaster 100

2. Pengaspalan jalan desa. 2 Desa 2 Desa 100 3. Pedoman dalam upaya

(14)

82 bidang air minum dan penyerahan lingkungan berbasis masyarakat.

4. Terfasilitasinya mahasiswa

KKN dengan baik. 10 Kegiatan 10 Kegiatan 100 5. Tersusunya rencana jaringan

listrik pedesaan di Kabupaten

Pekalongan. 1 Data 1 Data 100

6. Pelaksanaan PNPM-MP berjalan dengan lancar dan

optimal. 119 Desa 119 Desa 100

7. Terbentuknya komunitas agribisnis yang mampu

mengatasi permasalahan yang erat kaitannya dengan bidang agribisnis di kawasan

agropolitan.

20 Paket 20 Paket 100

8. Terdatanya unsur-unsur rupa

bumi di kab. Pekalongan. 19 Kecamatan

19

Kecamatan 100

Rata-rata 100

Dari 8 indikator tersebut nampak bahwa semua indikator berhasil mencapai capaian kinerja 100%.

Sasaran 5 : Meningkatnya efektifitas, efesiensi dan tertib administrasi

Pemerintah Daerah.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 98,33%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 2 program dan 6 kegiatan dengan 6 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut :

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

(15)

83 kebijakan. 2. Pemahaman tentang implementasi peraturan perundang-undangan. 50 Org 50 Org 100%

3. Tersedianya asuransi kesehatan DPRD.

180 Jiwa 162 Jiwa 90% 4. Terwujudnya tertib administrasi

pengelolaan barang daerah.

100% 100% 100%

5. Terwujudnya tertib administrasi pengelolaan keuangan dearah.

100% 100% 100%

6. Makin tertibnya administrasi kelurahan.

100% 100% 100%

Rata-rata 98,33%

Dari 6 indikator tersebut nampak bahwa indikator berhasil mencapai capaian kinerja sebesar 80% - 100%.

Sasaran 6 : Terwujudnya perumusan kebijakan Pemerintahan Daerah dan

penyebarluasan informasi dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan yang baik.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 1 program dan 2 kegiatan dengan 2 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut :

No. Indikator Sasaran

Tahun 2009 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Desa bisa menjalankan Perdes APBDes yang benar secara transparan dan akuntabel.

100% 100% 100 2. Meningkatnya kesejahteraan perangkat desa 283 Desa/ Kel 283 Desa/ Kel 100 Rata-rata 100

Dari 2 indikator tersebut nampak bahwa semua indikator berhasil mencapai 100%.

(16)

84

Sasaran 7 : Terwujudnya sertifikasi 50 bidang tanah milik Pemerintah Daerah.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 1 program dan 1 kegiatan dengan 1 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut:

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Terpenuhinya kejelasan status kepemilikan tanah.

100% 100% 100

Rata-rata 100

Dari 1 indikator tersebut nampak bahwa indikator berhasil mencapai capaian kinerja 100%.

Sasaran 8 : Terwujudnya tertib administrasi keuangan dan aset.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 99,99%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 2 program dan 22 kegiatan dengan 22 (dua) indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut :

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 % Pencapaian Target Target Realisasi 1. Tersedianya prognosis SKPD laporan semesteran 150 Buku 150 Buku 100

2. Tersusunnya laporan keuangan semesteran.

(17)

85 3. Tersedianya laporan keuangan

dearah akhir tahun.

600 Buku 600 Buku 100

4. Tersedianya laporan keuangan SKPD.

150 Buku 150 Buku 100

5. Tercapainya tertib administrasi perbendaharaan.

1 Tahun 1 Tahun 100

6. Tercapainya tertib administrasi keuangan.

1 Tahun 1 Tahun 100

7. Adanya perlindungan terhadap aset gedung dan kendaraan dinas serta pasar milik Pemkab.

100% 100% 100

8. Terwujudnya tertib administrasi kegiatan pembangunan kabupaten pekalongan TA 2010.

100% 100% 100

9. Terwujudnya pemahaman tentang peraturan perundang-undangan jasa kontruksi dan peraturan lainnya yang terkait.

100% 100% 100

10. Terdistribusi dan

termanfaatkannya buku petunjuk pelakasanaan kegiatan belanja langsung APBD dan non APBD oleh SKPD.

12 Bulan 12 Bulan 100

11. Terdistribusi dan

termanfaatkannya buku petunjuk pelakasanaan kegiatan belanja langsung APBD oleh SKPD.

(18)

86 12. Terwujudnya pelaporan capaian

kinerja dan keuangan secara periodik dan berkala sehingga pelaksanaan kegiatan tepat waktu, mutu biaya dan adminstrasi. Kegiatan 1903 Kegiatan 1902 99,95

13. Tertib administrasi keuangan. 100% 100% 100 14. Tercapainya tata kelola

administrasi perbendaharaan.

1 Tahun 1 Tahun 100

15. Terwujudnya status kepemilikan atas tanah milik Kab. Pekalongan.

30 Bidang 30 Bidang 100

16. Tercapainya pendapatan retribusi pasar.

3% 3% 100

17. Digunakan sebagai pedoman dalam pengelolaan barang daerah.

100% 100% 100

18. Terwujudnya neraca SKPD hasil penghapusan aset berdasarkan SOT baru.

1 Tahun 1 Tahun 100

19. Peningkatan pendapatan daerah. 100% 100% 100 20. Peningkatan sarana prasarana

fasilitas pemerintah kabupaten pekalongan.

100% 100% 100

21. Terpenuhinya lahan relokasi kantor kec. Kajen.

100% 100% 100

22. Meningkatnya sarana dan prasarana desa.

100% 100% 100

(19)

87

Dari 22 indikator tersebut nampak bahwa semua indikator berhasil mencapai capaian kinerja 80% - 100%.

Sasaran 9 : Terwujudnya peningkatan PAD rata -rata pertahun sebesar 15%.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100,49%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 1 program dan 10 kegiatan dengan 10 (sepuluh) indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut :

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Meningkatnya kontribusi PAD terhadap pendapatan

daerah.

8% 8% 100

2. Tersedianya data obyek pajak PBB secara akurat.

8 Desa 8 Desa 100

3. Tertib administrasi pemanfaatan bekas bongkaran.

35 Lokasi 35 Lokasi 100

4. Terpenuhinya target nasional PBB.

Rp.7.642.447.000 Rp.7.903.779.049 103,42

5. Terlaksananya pemanfaatan dan penggunaan tanah grantungan.

100% 100% 100

6. Meningkatnya penerimaan pajak pusat/ dan provinsi secara signifikan.

(20)

88 7. Tercapainya monitoring

evaluasi dana pelaporan perimbangan.

100% 100%. 100

8. Terlaksananya dan terlaporkanya kegiatan dari DBHCHT di Kab.Pekalongan. 15 SKPD 15 SKPD 100 9. Terlayaninya kebutuhan masyarakat. 100% 100% 100 10. Terpenuhinya target PADKab. Pekalongan. 100% 100.05% 100.05 Rata-rata 100,49

Dari 10 indikator tersebut nampak bahwa 3 indikator berhasil mencapai capaian kinerja diatas 100% dan 7 indikator berhasil mencapai capaian kinerja 100%.

Sasaran 10 : Terwujudnya pelayanan publik yang prima kepada masyarakat

sesuai dengan standar pelayanan minimal.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 66,66%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 1 program dan 3 kegiatan dengan 3 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut :

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Tersedianya peraturan pedoman perizinan.

100% 0% 0

2. Terbangunnya Sistem Informasi Terhadap Layanan Publik.

(21)

89 3. Penerbitan perizinan dan

rekomendasi. 100% 100% 100

Rata-rata 66,66

Dari 3 indikator tersebut nampak bahwa 2 indikator berhasil mencapai capaian kinerja 80% - 100%. sedangkan 1 indikator tidak menunjukan capaian kinerja (0%) dikarenakan pajak dan retribusi daerah harus sesuai dengan UU No. 28 Tahun 2009 tetang pajak daerah retribui daerah (PDRD), sehingga guna efisiensi, maka perda HO dan Reklame masuk dalam retribusi perizinan tertentu yang akan diusulkan pada anggaran tahun berikutnya.

Sasaran 11 : Terwujudnya penataan struktur organisasi dan tata kerja

pemerintah Kab. Pekalongan..

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 2 program dan 5 kegiatan dengan 5 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut :

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Terwujudnya kesesuaian tugas pokok masing-masing jabatan SKPD

60 SKPD 60 SKPD 100

2. Meningkatnya kinerja

pelaksanaan jabatan struktural.

100% 100% 100

3. Meningkatnya pelaksanaan tugas Pemerintah Kab. Pekalongan

100% 100% 100

4. Terwujudnya peningkatan kinerja pelayanan publik.

100% 100% 100

5. Terwujudnya kartu identitas. 100% 100% 100

(22)

90

Dari 5 indikator tersebut nampak bahwa semua indikator berhasil mencapai capaian kinerja 100%,

Sasaran 12 : Meningkatnya sarana dan prasarana pelayanan publik

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 1 program dan 16 kegiatan dengan 12 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut :

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 % Pencapaian Target Target Realisasi 1. Terwujudnya kelancaran pelaksanaan tugas. 100% 100% 100

2. Terlaksananya pemeliharaan eks kantor dan rumah dinas.

11 Unit 9 Unit 81,92

3. Terlaksananya pemeliharaan taman rumah dinas ketua DPRD.

100% 100% 100

4. Terwujudnya pengamanan aset daerah dari dari kerusakan.

100% 100% 100

5. Terwujudnya keindahan dilingkungan kantor.

100% 100% 100

6. Lancarnya komunikasi. 100% 100% 100

7. Lancarnya pelaksanaan upacara. 100% 100% 100 8. Tersedianya sarana pelayanan

publik yang memadai.

100% 100% 100

9. Lancarnya kegiatan pemeliharaan kebersihan jalan.

(23)

91 10. Terpeliharanya alat - alat besar

darat.

50% 100% 200

11. Lancarnya kegiatan laboratorium dan bengkel.

100% 100% 100

12. Kelancaran pelaksanaan tugas. 100% 100% 100

Rata-rata 110,40

Dari 12 indikator tersebut nampak bahwa 2 indikator berhasil mencapai capaian kinerja diatas 100%, dan 10 indikator berhasil mencapai capaian kinerja 80% - 100%.

Sasaran 13 : Terwujudnya kebijakan daerah dalam bentuk produk hukum.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 1 program dan 16 kegiatan dengan 15 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut :

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Dijadikan pedoman SKPD dalam pelaksanaan APBD Th 2010

20 SK 20 SK 100

2. Tersedianya buku APBD 120 Buku 120 Buku 100 3. Tersusunnya buku perubahan

APBD

100% 100% 100

4. Tersusunnya Perbup tentang penjabaran perubahan APBD

100% 100% 100

5. Tersusunnya Perbup tentang penjabaran APBD.

(24)

92 6. Tersedianya Perda perhitungan

pelaksanaan APBD. 150 Buku 150 Buku 100 7. Tersedianya Peraturan KDH tentang penjabaran pertanggungjawaban pelaksanaan APBD. 150 Buku 150 Buku 100 8. Terselesaikannya permasalahan PPU dan penyusunan Raperda.

7 Kali 7 Kali 100

9. Terselesaikannya rencana kerja rancangan produk hukum daerah (Prokumda). 100% 100% 100 10. Tersedianya pedoman penyelenggaraan pemerintah derah. 10 Perda 10 Perda 100

11. Tercapainya tata kelola administrasi perbendaharaan

1 Tahun 1 Tahun 100

12. Peningkatan pendapatan pajak daerah.

1 Tahun 1 Tahun 100

13. Tertib administrasi barang daerah 100% 100% 100 14. Aparatur pemerintah mengetahui

dan mengerti adanya perturab perundang – undangan tentang pajak dan rettribusi daerah.

110 Org 110 Org 100

15. Keserasian prokumda terhadap PPU yang baru/ lebih tinggi.

14 Kajian 14 Kajian 100

Rata-rata 100

Dari 15 indikator tersebut nampak bahwa semua indikator berhasil mencapai capaian kinerja 100%.

(25)

93

Sasaran 14 : Terwujudnya dokumentasi, kehumasan yang tertib dan teratur.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 1 program dan 1 kegiatan dengan 1 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut :

No. Indikator Sasaran Tahun 2010

% Pencapaian Target Target Realisasi 1. Terhimpunnya risalah DPRD 100% 100% 100 Rata-rata 100

Dari indikator tersebut nampak bahwa indikator berhasil mencapai capaian kinerja 100%,

Sasaran 15 :Meningkatnya efektifitas efisiensi tertib administrasi penyelenggaraan pemerintahan.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100%. Dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 1 program dan 6 kegiatan dengan 6 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut :

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Terwujudnya pengendalian otoritas kegiatan tahun 2010

100% 100% 100

2. Terwujudnya pengawasan kontrol atas pelaksanaan kegiatan

100% 100% 100

3. Penyediaan makanan dan minuman jamuan rapat/tamu

(26)

94 4. Terpenuhinya kebutuhan pakan

gajah di O.W.

100% 100% 100

5. Terpenuhinya kebutuhan logistik kantor.

100% 100% 100

6. Terwujudnya stamina yang prima bagi anggota satpol pp.

98 Orang 98 Orang 100

Rata-rata 100

Dari 6 indikator tersebut nampak bahwa semua indikator berhasil mencapai capaian kinerja 100%.

Sasaran 16 : Tersedianya akses data/informasi secara cepat, mudah dan akurat.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 97,14%. Dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 1 program dan 10 kegiatan dengan 9 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut:

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 % Pencapaia n Target Target Realisasi 1. Terselenggaranya pemerintahan dgn baik. 100% 100% 100

2. Meningkatnya komunitas antar kabupaten seluruh indonesia

100% 100% 100

3. Terwujudnya Hardware dan software JDI hukum

100% 100% 100

4. Meningkatkan sarana pendukung penyusunan rancangan produk hukum daerah (prokumda).

100% 100% 100

5. Meningkatnya pengetahuan masyarakat, aparatur terhadap produk hukum daerah.

(27)

95 6. Tersedianya pedoman

penyelenggaraan Pemda.

4160 expl 3090 expl 74.28

7. Tercapainya type rumah sakit sesuai standar.

100% 100% 100

8. Tersebarnya informasi kegiatan DPRD.

3000exp 3000exp 100

9. Website DPRD Kab. Pekalongan 100% 100% 100

Rata-rata 97,14

Dari 9 indikator tersebut nampak bahwa 1 indikator cukup berhasil mencapai capaian kinerja 50% - 79,00% dan 8nindikator berhasil mencapai capaian kinerja 100%.

Sasaran 17 : Meningkatnya sistem pengawasan internal pengendalian pelaksanaan kebijakan Bupati.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 1 program dan 10 kegiatan dengan 9 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut:

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk pertanggungjawaban kinerja

100% 100% 100

2. Tersedianya bahan laporan dan evaluasi penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

(28)

96 3. Peningkatan administrasi

kecamatan se kabupaten Pekalongan.

100% 100% 100

4. Meningkatnnya laporan waskat. 100% 100% 100 5. Pemanfaatan LHP untuk bahan

koreksi intern.

144 LHP 144 LHP 100

6. Tersedianya bahan koreksi intern. 12 Kali 12 Kali 100 7. Tertanganinya kasus pengaduan

di lingkungan pemda.

100% 100% 100

8. Pemanfaatan data temuan hasil pengawasan untuk tindak lanjut hasil pengawasan.

12 Bulan 12 Bulan 100

9. Pemanfaatan LHE untuk bahan koreksi intern.

100% 100% 100

10. Pemanfaatan hasil evaluasi untuk bahan koreksi intern.

100% 100% 100

11. Tertanganinya TPGR 100% 100% 100

12. Pedoman untuk pemeriksaan tahun yang bersangkutan

100% 100% 100

13. Terkirimnya laporan bulanan, triwulan, semesteran dan tahunan. 100% 100% 100 14. Terwujudnya pertanggungjawaban internal. 2 SKPD 2 SKPD 100 Rata-rata 100

Dari 14 indikator tersebut nampak bahwa semua indikator berhasil mencapai capaian kinerja 100%.

(29)

97

Sasaran 18 : Meningkatknya profesionalisme auditor dan aparatur pengawasan

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 1 program dan 2 kegiatan dengan 2 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut:

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 % Pencapaian Target Target Realisasi 1. Terwujudnya pertanggungjawaban internal. 100% 100% 100

2. Pemanfaatan peserta yang telah mengikuti diklat, ujian, sosialisasi; bintek; pelatihan; kursus; seminar keluar daerah.

100% 100% 100

Rata-rata 100

Dari 2 indikator tersebut nampak bahwa semua indikator berhasil mencapai capaian kinerja 100%.

Sasaran 19 : Terwujudnya peningkatan mutu pelayanan publik melalui

derikulasi dan debirokratisasi pelayanan.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 5 program dan 29 kegiatan dengan 23 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut:

(30)

98 No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Tersedianya sarana dan prasarana kerja aparatur yang memadai. 19 Kecamatan 19 Kecamatan 100

2. Lancarnya pelaksanaan tugas 19 Kecamatan

19 Kecamatan

100

3. Meningkatnya pengetahuan, ketrampilan dan sikap aparatur dalam mendukung pelaksanaan tugas 19 Kecamatan 19 Kecamatan 100

4. Peningkatan mutu pelayanan

kepada masyarakat 15 KK 15 KK 100

5. Peningkatnya kelancaran pelayanan dan tugas operasional kantor.

19 Kecamatan

19

Kecamatan 100

6. Meningkatnya wawasan dan ilmu pengetahuan 19 Kecamatan 19 Kecamatan 100

7. Tersedianya bahan logistik kantor kecamatan 19 Kecamatan 19 Kecamatan 100

8. Tersedianya mebeleir kecamatan 5 Kecamatan 5 Kecamatan 100 9. Tersedianya komputer kecamatan 3 Kecamatan 3 Kecamatan 100

10. Pengamanan dan pemeliharaan aset daerah 19 Kecamatan 19 Kecamatan 100

11. Terpelihrnya gedung kantor 19 Kecamatan

19 Kecamatan

100

12. Terpeliharanya tugu batas kecamatan 19 Kecamatan 19 Kecamatan 100

(31)

99 13. Terpeliharanya alat angkut

kecamatan 1 Kecamatan 1 Kecamatan 100

14. Terawatnya monumen perjuangan sebagai sarana mengingat dan menghargai jasa pahlawan

1 Kecamatan

1 Kecamatan

100

15. Terbangunnya Bumi perkemahan 1 Kecamatan

1 Kecamatan

100

16. Terpeliharanya peralatan dan perlengkapan kantor 19 Kecamatan 19 Kecamatan 100 17. Meningkatkan kualitas SDM aparatur 6 Kecamatan 6 Kecamatan 100 18. Terwujudnya pertanggungjawaban internal 19 Kecamatan 19 Kecamatan 100

19. Meningkatkan peran serta dan aktivitas kependudukan 19 Kecamatan 19 Kecamatan 100

20. Terwujudnya skla prioritas di desa dan kecamatan 19 Kecamatan 19 Kecamatan 100

21. Meingkatnya peran kelembagaan sosial dalam penyelenggaraan pemerintahan/ pembangunan 13 Kelurahan 13 Kelurahan 100

22. Terwujudnya peran perempuan dalam pembangunan di desa

19 Kecamatan 19 Kecamatan 100 23. Terselesaikannya permasalahan dalam masyarakat 100% 100% 100 Rata-rata 100

Dari 23 indikator tersebut nampak bahwa semua indikator berhasil mencapai capaian kinerja 100%.

(32)

100

Sasaran 20 : Tersedianya sarana dan prasarana yang memadai serta

meningkatkan SDM yang handal dan profesional

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 1 program dan 26 kegiatan dengan 18 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut:

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Tersedianya bahan bacaan 100% 100% 100

2. Lancarnya kegiatan surat

menyurat dinas 100% 100% 100

3. Lancarnya pelaksanaan tugas 100% 100% 100 4. Melancarkan pelaksanaan

kegiatan 100% 100% 100

5. Terpenuhinya barang cetak dan penggandaan

100% 100% 100

6. Terwujudnya peralatan dan

perlengkapan yang memadai 100% 100% 100

7. Meningkatnya kinerja anggota DPRD

100% 100% 100

8. Meningkatnya kinerja pejabat dan staf setwan

100% 100% 100

9. Perluasan aula kantor Bappeda dan PM

100% 100% 100

10. Meningkatnya jumlah sarana pemerintah

(33)

101 11. Tersedianya pakain dinas dan

perlengkapan satpol pp

100% 100% 100

12. Tersedianya peralatan, Rumah tangga dan mebeleir

100% 100% 100

13. Lancarnya kegiatan pemeliharaan kebersihan jalan

100% 100% 100

14. Peningkatan kinerja aparatur 100% 100% 100 15. Terwujudnya rehab gedung 100% 100% 100 16. Terpeliharanya lingkungan kerja

yang bebas polusi

100% 100% 100

17. Tersedianya public adress 100% 100% 100 18. Tercapainya kelancaran kegiatan

di Sekretariat DBHCHT Kab. Pekalongan

80% 80% 100

Rata-rata 100

Dari 18 indikator tersebut nampak bahwa semua indikator berhasil mencapai capaian kinerja 100%.

Sasaran 21 : Terpenuhinya tingkat kesejahteraan pegawai baik PNS, PTT dan

pensiunan dengan memberikan penghargaan atas prestasi kerja..

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 79%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 2 program dan 8 kegiatan dengan 8 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut:

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Penghargaan terhadap

(34)

102

2. Lancarnya pelaksanaan upacara 100% 100% 100 3. Terseleksinya PNS yang tepat

untuk menduduki jabatan.

500 Org 557 Org 111.40

4. Terbitnya berita acara pengambilan sumpah janji PNS.

1600 Org 1242 Org 77.63

5. Kepastian hukum akan kepangkatan PNS dan SK pemberhentian PNS.

1950 org 2007 org 102.92

6. Tercapainya pembinaan karier dan terisinya jabatan struktural dan fungsional.

500 Org 557 Org 111.40

7. Peningkatan dan pemerataan pelayanan masyarakat.

275 org 254 org 92.36

8. Kader Pemerintahan bertambah. 2 Org 2 Org 100

Rata-rata 106,44

Dari 8 indikator tersebut nampak bahwa 4 indikator berhasil mencapai capaian kinerja diatas 100% dan 3 indikator berhasil mencapai capaian kinerja 80% - 100% sedangkan 1 indikator cukup berhasil mencapai capaian kinerja 50% - 79,00%.

Sasaran 22 : Tersedianya system manajemen kepagawian (SIMPEG) yang

didukung program aplikasi yang mampu memberikan/ menyaji kan data kepegawaian yang akurat yang mendukung tertib administrasi kepegawaian serta penegakan peraturan perundang-undangan di bidang kepegawaian.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 91,08%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 1 program dan 5 kegiatan dengan 5 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut:

(35)

103 No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Data base PNS 1 unit 1 unit 100

2. Tersedianya pelayanan

administrasi kepegawaian yang online

1 unit 1 unit 100

3. Tersedianya karpeg, karis/ karsu kepegawaian

11000 4568 41.53

4. Administrasi kepegawaian tertata dengan baik

100% 100% 100

5. Terbitnya Karpeg elektronik 10000 org 11388 Org 113.88

Rata-rata 91,08

Dari 5 indikator tersebut nampak bahwa 1 indikator berhasil mencapai capaian kinerja diatas 100% dan 3 indikator berhasil mencapai capaian kinerja 100% sedangkan 1 indikator hanya mencapai capaian kinerja 41.53%.

Sasaran 23 : Tersedianya sarana dan prasarana yang memadai serta

meningkatkan SDM yang handal dan profesional.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 99,75%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 2 program dan 7 kegiatan dengan 7 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut:

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Meningkatnya pengetahuan PPTK

(36)

104 2. Meningkatnya pengetahuan,

ketrampilan dan sikap aparatur dalam mendukung pelaksanaan tugas

100% 100% 100

3. Menigkatnya pengetahuan, ketrampilan dan sikap aparatur setelah mengikuti pendidikan dan pelatihan formal.

100% 100% 100

4. Terpenuhinya persyaratan bagi CPNSD untuk diangkat menjadi PNS.

964 Org 964 Org 100

5. Terpenuhinya persyaratan kenaikan pangkat melaui ujian dinas dan penyesuaian ijazah.

170 Org 167 Org 98.24

6. Terpenuhinya persyaratan bagi pejabat yang menduduki jabatan eselon II dan III.

46 org 46 org 100

7. Terwujudnya peningkatan kulaitas SDM aparatur

100% 100% 100

Rata-rata 99,75

Dari 7 indikator tersebut nampak bahwa 1 indikator berhasil mencapai capaian kinerja diatas 100% dan 6 indikator berhasil mencapai capaian kinerja 80% - 100%.

Sasaran 24 : Terpeliharanya surat - surat berharga dan dokumen arsip daerah

100%.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 1 program dan 4 kegiatan dengan 3 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut:

(37)

105 No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Kelancaran dan kemudahan

dalam pengelolaan arsip 100% 100% 100

2. Terselamatkannya arsip/ dokumen daerah dari gangguan hama perusak.

100% 100% 100

3. Terpantaunya penyelenggaraan sistem pengolahan arsip pada 90 desa

90 desa 90 desa 100

Rata-rata 100

Dari 3 indikator tersebut nampak bahwa semua indikator berhasil mencapai capaian kinerja diatas 100%.

Sasaran 25 : Tersedianya sarana prasarana dan perawatan arsip secara

memadai.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 94.51 %. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 1 program dan 1 kegiatan dengan 1 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut:

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Tertatanya arsip in aktif 26.060.000 berkas

24.630.000 berkas

94.51

Rata-rata 94.51

Dari indikator tersebut nampak bahwa indikator berhasil mencapai capaian kinerja 80% -100%.

(38)

106

Sasaran 26 : Meningkatnya transparasi informasi penyelenggaraan pemerintah kabupaten.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 1 program dan 3 kegiatan dengan 3 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut:

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Tersedianay saaarana mengolah informaasi

100% 100%

100 2. Tersosialisasinya kegiatan dan

kebijakan pimpinan daerah pemerintah dan masyara kat dalam pembangunan Kab. Pekalongan.

100% 100% 100

3. Tersosialisasinya kegiatan dan kebijakan pimpinan daerah

100% 100%

100

Rata-rata 100

Dari 3 indikator tersebut nampak bahwa semua indikator berhasil mencapai capaian kinerja 100%.

(39)

107

Sasaran 27 : Terwujudnya peningkatan pelayanan kehumasan dan jalinan kemitraan deangan media massa.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 1 program dan 4 kegiatan dengan 4 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut:

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Berfungsinya dokumen

kehumasan sebagai data basis perencanaan

100% 100% 100

2. Berfungsinya alat studiom dan komunikasi

100% 100% 100

3. Meningkatnya layanan jaringnan komunikasi dan informasi

30% 100% 100

4. Meningkatnya sumber daya komunikasi dan informasi

40% 40% 100

Rata-rata 100

Dari 4 indikator tersebut nampak bahwa semua indikator berhasil mencapai capaian kinerja 100%.

Sasaran 28 : Meningkatnya penyebaran informasi penyaluran aspirasi, dialoq

interaktif dan jaringan komunikasi.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 1 program dan 4 kegiatan dengan 4 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut:

(40)

108 No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Profil DPRD dapat tersaji dan terakses dengan mudah

100% 100%

100 2. Termuatnya berita dan informasi

pembangunan Kab. Pekalongan

100% 100% 100

3. Meningkatnya kemitraan antara pers dengan Pemkab Pekalongan

100% 100% 100

4. Masyarakat memahami bahaya dari merokok

100% 100% 100

Rata-rata 100

Dari 4 indikator tersebut nampak bahwa semua indikator berhasil mencapai capaian kinerja diatas 100%.

Sasaran 29 : Terwujudnya pemanfaatan teknologi informasi secara tepat guna

kelancaran optimal.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 1 program dan 2 kegiatan dengan 2 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut:

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Masyarakat mengetahui informasi kegiatan Pemkab. Pekalongan

100% 100% 100

2. Terselenggaranya program siaram radio FM Pekalongan

100% 100% 100

Rata-rata 100

Dari 2 indikator tersebut nampak semua indikator berhasil mencapai capaian kinerja 100%..

(41)

109

Sasaran 30 : Meningkatnya koalitas jalan menjadi 80.82 Km.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 117,57%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 2 program dan 5 kegiatan dengan 2 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut:

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Tersedianya pedoman pembangunan sarana dan prasarana jalan dan jembatan Tahun 2011

74% 100% 135.14

2. meningkatnya kelancaran aktivitas

masyarakat. 72.25% 72.25% 100

Rata-rata 117,57

Dari 2 indikator tersebut nampak bahwa 1 indikator berhasil mencapai capaian kinerja diatas 100% dan 1 indikator berhasil mencapai capaian kinerja 100%.

Sasaran 31 : Meningkatnya cakupan pelayanan sistem jaringan dan kapasitas air

bersih di Kabupaten Pekalongan sebesar 40% untuk pelayanan air bersih non PDAM

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 106,35%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 1 program dan 3 kegiatan dengan 3 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut:

(42)

110 No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Tersedianya jaringan air bersih/

air minum yang memadai 2 Lokasi 2 Lokasi 100 2. Meningkatnya kualitas dan

kuantitas sarana kesehatan lingkungan

84% 100% 119.05

3. Pelaksanaan program

PAMSIMAS berjalan dengan lancar dan optimal

100% 100% 100

Rata-rata 106,35

Dari 3 indikator tersebut nampak bahwa 1 indikator berhasil mencapai capaian kinerja diatas 100% dan 2 indikator berhasil mencapai capaian kinerja 100%.

Sasaran 32 : Meningkatnya kualitas infrastruktur jalan pedesaan dari jalan batu

menjadi jalan aspal.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 105,88%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 1 program dan 3 kegiatan dengan 3 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut:

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 % Pencapaian Target Target Realisasi 1. Terbangunnya/ terpeliharanya sarana wilayah 85% 100% 117.65

2. Meningkatnya kualitas jalan

(43)

111 3. Pelaksanaan pembangunan

lapangan Wonokerto 100% 100% 100

Rata-rata 105,88

Dari 3 indikator tersebut nampak bahwa 1 indikator berhasil mencapai capaian kinerja diatas 100% dan 2 indikator berhasil mencapai capaian kinerja 100%.

Sasaran 33 : Meningkatnya pengelolaan jaringan irigasi.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam1 program dan 3 kegiatan dengan 3 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut:

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Normalisasi fungsi saluran irigasi. 100% 100% 100 2. Lancarnya pelayanan kepada

petani pengguna air.

100% 100% 100

3. Meningkatnya produksi pertanian dan pendapatan petani.

100% 100% 100

Rata-rata 100

Dari 3 indikator tersebut nampak bahwa semua indikator berhasil mencapai capaian kinerja 100%.

Sasaran 34 : Meningkatnya pengelolaan sumber daya air.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 1 program dan 4 kegiatan 3 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut:

(44)

112 No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Terpenuhinya air bagi petani 100% 100% 100

2. Mengendalikan intrusi air asin. 100% 100% 100 3. Memberikan rasa aman bagi

masyarakat di sekitar sungai.

100% 100% 100

Rata-rata 100

Dari 3 indikator tersebut nampak bahwa semua indikator berhasil mencapai capaian kinerja 100%.

Sasaran 35 : Menurunnya jumlah pemukiman kumuh dan meningkatnya kualitas lingkungan pemukiman.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 1 program dan 3 kegiatan dengan 1 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut:

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Pelaksanaan program rusunawa berjalan lancar

100% 100% 100

Rata-rata 100

Dari indikator tersebut nampak bahwa indikator berhasil mencapai capaian kinerja 100%.

(45)

113

Sasaran 36 : Terpeliharanya penerangan jalan.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 1 program dan 2 kegiatan dengan 1 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut:

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Terciptanya penerangan jalan umum

100% 100% 100

Rata-rata 100

Dari indikator tersebut nampak bahwa semua indikator berhasil mencapai capaian kinerja 100%.

Sasaran 37 : Terwujudnya penyeragaman model pembelajaran pendidikan pra

sekolah sebagai persiapan siswa memasuki pendidikan dasar..

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 1 program dan 1 kegiatan dengan 1 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut:

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Keikutsertaan dalam kegiatan lomba Tk. Kab. Dan Provinsi

100% 100% 100

(46)

114

Dari 1 indikator tersebut nampak bahwa indikator berhasil mencapai capaian kinerja 100%.

Sasaran 38 : Mempertahankan dan meningkatkan keberhasilan pelaksanaan

Wajar Diknas serta meningkatkan kemandirian institusi pendidikan, meningkatkan sarana prasarana sekolah serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan..

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 1 program dan 8 kegiatan dengan 8 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut:

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Meningkatnya pengetahuan siswa akan bahaya merokok bagi pelajar/ siswa

100% 100% 100

2. Terlaksananya kegiatan pembelajaran kesetaraan paket B

95 Kelompok

95

Kelompok 100 3. Pembinaan seni budaya

dikalangan pelajar meningkat. 1 Kegiatan 1 Kegiatan 100 4. Pembinaan seni budaya

dikalangan pelajar guru meningkat.

1 Kegiatan 1 Kegiatan 100

5. Proses belajar mengajar siswa

menjadi lancar 100% 100% 100

6. Terwujudnya gedung sekolah yan

(47)

115 pendidikan

7. Peningkatan sarana belajar yang

memadai 1 kegiatan 1 kegiatan 100

8. Peningkatan kegiatan belajar

mengajar. 1 kegiatan 1 kegiatan 100

Rata-rata 100

Dari 8 indikator tersebut nampak bahwa indikator tersebut berhasil mencapai capaian kinerja 100%.

Sasaran 39 : Meningkatnya jangkauan dan kesempatan bagi bagi anak usia sekolah ke jenjang pendidikan menengah terutamabagi keluarga miskin mengutamakan manajemen pengelolaan pendidikan menengah dan meningkatkan kualitas pendidikan yang sesuai dengan Standar Pendidikan Nasional, mewujudkan sarana dan prasarana sekolah sesuai dengan tingkat kebutuhan pendidikan menengah serta meningkatkan kualitas pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja..

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 88,89%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 3 program dan 10 kegiatan dengan 9 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut:

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Meningkatnya kwalitas pendidikan 2 Unit 2 Unit 100 2. Pengiriman peserta lomba

ditingkat provinsi Jateng.

(48)

116 3. Terbangunnya ruang praktik yang

representtif

9 Unit 9 Unit 100

4. Kenaikan pangkat/ golongan untuk 400 guru

1000 org 1000 org 100

5. Peningkatan profesionalisme guru 1 paket 1 paket 100 6. Peningkatan kretivitas guru,

kepala sekolah dan pengawas

1 Keg 1 Keg 100

7. peningkatan kinerja dan pengetahuan guru

1 keg 1 keg 100

8. Raperda mars Kab. Pekl 1 raperda 1 raperda 100

9. Pelaksanaan Hardiknas 1 Keg 0 0

Rata-rata 88,89

Dari 9 indikator tersebut nampak bahwa 8 indikator berhasil mencapai capaian kinerja 100% sedangkan 1 indikator tidak menunjukan capaian kinerja dikarenakan dialihkan ke daerah lain.

Sasaran 40 : Meningkatnya wawasan dan pengetahuan masyarakat.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 1 program dan 5 kegiatan dengan 5 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut:

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Meningkatnya minat baca masyarakat dan melancarkan

(49)

117 2. Peningkatan pelayanan

perpustakaan 2500 exp 2500 exp 100

3. Terpenuhinya layanan

perpustakaan secara digital 1 Paket 1 Paket 100 4. Meningkatnya budaya baca

masyarakat 100% 100% 100

5. Perpustakaan desa untuk lomba 1 dan 16 perpustakaan desa

17 Perpus ds

17 Perpus

ds 100

Rata-rata 100

Dari 5 indikator tersebut nampak bahwa semua indikator berhasil mencapai capaian kinerja 100%.

Sasaran 41 : Meningkatnya sikap dan perilaku pemuda yang beriman,

bertaqwa, mandiri, inovatif dan kreatif..

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 1 program dan 3 kegiatan dengan 3 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut:

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Peningkatan sumber daya kepemudaan Kab.

Pekalongan

100% 100% 100

2. Terkirimya dan terpilihnya wakil pemuda pelopor Kab. Pekalongan.

(50)

118 3. Pemilihan dan pengiriman

pemuda pelopor

100% 100% 100

Rata-rata 100

Dari 16 indikator tersebut nampak bahwa 3 indikator berhasil mencapai capaian kinerja diatas 100%

Sasaran 42 : Meningkatnya budaya olahraga di lingkungan masyarakat dgn

harapan terwujudnya hidup sehat jasmani dan rohani.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 3 program dan 7 kegiatan dengan 7 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut:

No. Indikator Sasaran

Tahun 2010 %

Pencapaian Target Target Realisasi

1. Keamanan, kenyamanan aktivitas

olahraga masyarakat 100% 100% 100

2. Meningkatnya semangat berlatih

olah raga prestasi 1 keg 1 keg 100

3. Meningkatnya prestasi olahraga

pelajar Kabupaten Pekalongan 1 keg 1 keg 100 4. Peningkatan prestasi olahraga

cabang sepak bola 1 keg 1 keg 100

5. Peningkatan prestasi olah raga

Kab. Pekalongan 100% 100% 100

6. Pengiriman atlit berprestasi

(51)

119 7. Terbentuknya paskibra dan

paswal Kab. Pekalongan 290 siswa 290 siswa 100

Rata-rata 100

Dari 7 indikator tersebut nampak bahwa indikator berhasil mencapai capaian kinerja 100%.

Sasaran 43 : Tercukupinya sumber daya kesehatan dgn mencukupi kualitas

kuantitas tenaga dan sarana prasarana kesehatan secara merata.

Kinerja sasaran ini rata-rata mencapai 100%. dalam usaha mencapai sasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menetapkan dalam 8 program dan 72 kegiatan dengan 67 indikator kinerja pencapaian sasaran. Pencapaian target kinerja seperti nampak dalam tabel berikut:

No. Indikator Sasaran Tahun 2010

% Pencapaian

Target Target Realisasi

1. Meningkatkan aktifitas kelancaran

pelaksanaan tugas bidan desa 100% 100% 100 2. Tersedianya sarana pelayanan

kesehatan yang memadai 100% 100% 100

3. Tersedianya alat kesehatan di puskesmas

26 puskesmas

26

puskesmas 100 4. Tersedianya alat kantor

puskesmas yang memadai 100% 100% 100

5. Tersedianya sumber daya

penunjang kegiatan Yankkesmas dan sistem informasi.

100% 100% 100

6. Tersedianya tenaga operator SIK di di puskesmas dan dinas

kesehatan

26 puskesmas

26

puskesmas 100 7. Tersedianya obat generik yang

(52)

120 8. Tersusunnya perencanaan

program dan evapor 100% 100% 100

9. Terpenuhinya kebutuhan logistik

rumah sakit 95% 95% 100

10. Meningkatnya kualitas pelayanan

kesehatan/ kedokteran 100% 100% 100

11. Sarana Rumah Sakit tercukupi 26 Unit 26 Unit 100 12. Terpenuhinya komponen/ alat

listrik 100% 100% 100

13. Otomatisasi dan penggabungan

genset 100% 100% 100

14. Terpasagnya instalasi gas medis 142 Sek 142 Sek 100 15. Tercukupinya kebutuha air bersih

di RSUD Kajen 100% 100% 100

16. Terwujudnya gedung CSSD. 100% 100% 100

17. Terwujudnya penerangan

halaman belakang RS 100% 100% 100

18. Terwujudnya pembangunan ruang

farmasi dan gedung obat. 100% 100% 100

19. Terwujudnya pembangunan

gedung rawat inap 100% 100% 100

20. Terwujudnya pengurugan dan pengaspalan halaman belakang RS

100% 100% 100

21. Sistem informasi manajemen

rumah sakit 100% 100% 100

22. Meningkatnya kulitas SDM

kesehatan 100% 100% 100

23. Meningkatnya ketrampilan dan pengetahuan SDM di bidang kesehatan tenaga medis, paramedis dan non medis di puskesmas dan dinkes

170 Org 170 Org 100

24. Kelancaran pelaksanaan tugas dan kenaikan pangkat tenaga

(53)

121 25. Terpeliharanya ruang ICU, ICCU,

NICU RSUD Kajen 100% 100% 100

26. Terpeliharanya gedung rumah

sakit 100% 100% 100

27. Terpeliharanya ruang poliklinik

RSUD Kajen 100% 100% 100

28. Terpeliharanya instalasi

pengelolaan limbah Rumah Sakit. 100% 100% 100 29. Alat-alat kesehatan berfungsi

dengan baik 100% 100% 100

30. Terpeliharanya mebeler rumah

sakit dengan baik. 100% 100% 100

31. Perlengkapan Rumah Sakit berfungsi dengan baik

97,5% 97,5%

100 32. Terpeliharanya diesel/ genset

Rumah sakit

100% 100% 100

33. Terpeliharanya alat kesehatan 100% 100% 100 34. Terpeliharanya inceneraoter 100% 100% 100 35. Terpeliharanya instalasi air bersih 100% 100% 100 36. Terpeliharanya taman dengan

baik 100% 100%

100 37. Terpeliharanya tempat jemuran

dengan baik 100% 100%

100 38. Terpeliharanya gedung IBS 1 Gedung 1 Gedung 100 39. Terpeliharanya alat pemadam

kebakaran 10 Tabung

10 Tabung

100

40. Terpeliharanya ruang IGD 100

41. Terpeliharanya gedung fisioterapi

dan radiologi 100% 100%

100 42. Terpeliharanya gedung instalasi

gizi 100% 100%

100 43. Terpeliharanya ruang hemodialisa 100% 100% 100 44. Terwujudnya tempat ibadah yang

layak 100% 100%

100 45. Terpeliharanya ruang rawat inap

Referensi

Dokumen terkait

Teori yang digunakan dalam membahas faktor-faktor penghambat dalam penegakan hukum pidana terhadap pelaku tindak pidana terhadap penyimpangan dana Bantuan Langsung Tunai

Faktor pengemudi sebagai penyebab terjadinya kecelakaan di ruas jalan tol Surabaya-Gempol selama tahun 2003-2005 merupakan faktor penyebab kecelakaan tertinggi yaitu sebesar

Dari ketiga jenis bahan bakar ini, minyak tanah adalah jenis bahan bakar yang mendapat subsidi terbesar (lebih dari 50% anggaran subsidi BBM digunakan untuk subsidi minyak

1) Capaian kinerja seluruh indikator sasaran strategis dengan pencapaian rata-rata sebesar 83,74 %, menunjukkan bahwa secara umum seluruh program dan kegiatan telah

Penelitian ini bertujuan untuk mengetaahui proses pembuatan sagon, kembang goyang, dan kecipir, mengetaahui resep dasar pembuatan sagon, kembang goyang, dan kecipir,

Melalui analisis proses eksplorasi yang dilakukan, perusahaan menentukan pilihan strategi pengembangan basis data berbasis objek dengan aplikasi sistem informasi geologi untuk

Rencana kinerja Badan Pemberdayaan Perempuan Dan Keluarga Berencana Kabupaten Pamekasan tahun 2013 diharapkan akan mampu mencapai 2 (dua) sasaran pokok melalui 20 kegiatan

Pelaksanaan konseling kesehatan reproduksi remaja di Kecamatan Ulujami dilakukan dengan model konseling kelompok, dimana metode yang digunakan adalah metode langsung