• Tidak ada hasil yang ditemukan

SOP TENSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SOP TENSI"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

PENGUKURAN DENYUT NADI

S O P

No. Dokumen : No. Revisi : Tanggal Terbit : Halaman : KABUPATEN JENEPONTO TTD dr Imam sofingi Nip197708282009021004

Pengertian Pengukuran nadi adalah suatu tindakan untuk mengukur frekuensi,irama dan volume nadi selama satu menit Tujuan Sebagai acuan untuk melakukan pengukuran nadi pasien Kebijakan SK Kepala Puskesmas No tahun 2016

Referensi

Alat dan bahan  Alat Jam  Bahan

Buku, Pulpen

Langkah-Langkah petugas mngatur posisi pasien

petugas menempatkan alat pengukur waktu didekat pasien petugas menentukan lokasi nadi yang akan diukur

petugas meraba denyut nadi dengan 3 jari (telunjuk dan jari tengah) petugas menghitung nadi sekurang-kurangnya ¼ menit dan 1 menit petugas mencatat hasil pengukuran kedalam buku status pasien

(2)

UPTD PUSKESMAS BINAMU KOTA dr Imam sofingi Nip197708282009021004

S O P

No. Dokumen : No. Revisi : Tanggal Terbit : Halaman : Diagram Alir

Unit Terkait  Poli Umum

 UGD

 KIA  Gigi

mngatur posisi pasien

menempatkan alat pengukur waktu didekat pasien

menentukan lokasi nadi yang akan diukur

meraba denyut nadi dengan 3 jari (telunjuk dan jari tengah

menghitung nadi sekurang-kurangnya ¼ menit dan 1 menit

mencatat hasil pengukuran kedalam buku status pasien

(3)

MENGHITUNG PERNAFASAN

S O P

No. Dokumen : No. Revisi : Tanggal Terbit : Halaman : KABUPATEN JENEPONTO TTD dr Imam sofingi Nip197708282009021004

Pengertian Pengukuran Pernafasan adalah tindakan perhitungan pernafasan pasien yang dilakukan selama satu menit

Tujuan Sebagai acuan untuk mengukur pernafasan pasien Kebijakan SK kepala puskesmas No tahun 2016

Referensi Kebutuhan dasar manusia A.Aziz alimul hidayat,S.kep, Musrifatul Uliyah,S.kep penerbit Buku kedokteran EGC 2005

Alat dan Bahan  Alat Jam  Bahan

Buku, pulpen

Langkah-Langkah petugas mengatur posisi pasien

petugas menempatkan alat didekat pasien

petugas menghitung dan mengamati gerakan dinding dada atau perut pasien (khusus balita baju dibuka) selama satu menit

petugas mencatat hasil pengukuran dilembar status pasien

MENGHITUNG PERNAFASAN No. Dokumen :

(4)

PUSKESMAS

BINAMU KOTA

S O P

Nip197708282009021004dr Imam sofingi No. Revisi :

Tanggal Terbit : Halaman :

Diagram Alir

Unit Terkait  Poli Umum

 UGD

 KIA  Gigi

mengatur posisi pasien

menempatkan alat didekat pasien

petugas menghitung dan mengamati gerakan dinding

dada atau perut pasien

mencatat hasil pengukuran dilembar status pasien

(5)

PENGUKURAN TEKANAN DARAH

S O P

No. Dokumen : No. Revisi : Tanggal Terbit : Halaman : KABUPATEN JENEPONTO TTD dr Imam sofingi Nip197708282009021004

Pengertian Pengukuran tekanan darah adalah tindakan pengukuran menggunakan sphygmomanometer dengan cara auskultasi

Tujuan Sebagai acuan untuk melakukan pengukuran tekanan darah Kebijakan Surat Keputusan Kepala Puskesmas

Referensi Kebutuhan dasar manusia A.Aziz alimul hidayat,S.kep, Musrifatul Uliyah,S.kep penerbit Buku kedokteran EGC 2005

Alat dan Bahan  Alat Tensimeter Stetoskop  Bahan

Buku catatan

Langkah-Langkah  petugas mengatur posisi pasien  petugas menyiapkan alat dan bahan

 petugas meletakkan lengan pasien yang hendak diukur pada posisi terlentang

 petugas memasang manometer pada lengan kana/kiri atas  petugas membuka lengan baju pasien

 petugas meraba denyut nadi brahialis  petugas memasang stetoskop pada telinga

 petugas menempelkan stetoskop pada daerah arteri brachialis yang teraba

 petugas memompa balon udara manset sampai denyut nadi brahialis terdengar

 petugas mengempeskan balon udara manset secara perlahan dengan memutar sekrup pada pompa udara hingga terdengar bunyi pertama yang menunjukkan tekana sistolil dan bunyi nadi kedua yang menunjukkan tekanan diastole

 Petugas membuka manset pada lengan pasien

(6)

pasien

UPTD PUSKESMAS BINAMU KOTA

PENGUKURAN TEKANAN DARAH

dr Imam sofingi Nip197708282009021004

S O P

No. Dokumen : No. Revisi : Tanggal Terbit : Halaman :

Diagram Alir mengatur posisi

pasien menyiapkan alat dan bahan. meletakkan lengan pasien yang hendak diukur pada posisi terlentang

memasang manometer pada lengan kanan/kiri atas

meraba denyut nadi

brahialis membuka lengan baju pasien

menempelkan stetoskop pada daerah arteri brachialis yang teraba memasang stetoskop

pada telinga

memompa balon udara manset sampai denyut nadi brahialis terdengar

mengempeskan balon udara manset secara perlahan dengan memutar sekrup

pada pompa udara

membuka manset pada lengan pasien

mencatat hasil tekanan darah pasien kedalam buku status

(7)

Unit Terkait  Poli Umum

 UGD

 KIA

(8)

PENGUKURAN BERAT BADAN DENGAN TIMBANGAN INJAK

S O P

No. Dokumen : No. Revisi : Tanggal Terbit : Halaman : KABUPATEN JENEPONTO TTD dr Imam sofingi Nip197708282009021004

Pengertian Pengukuran berat badan dengan timbangan injak adalah untuk

mengetahui berat badan seseorang yang dapat berdiri dan berat badan ini dapat digunakan dalam menentukan status gizinya, timbangan injak ini ditera setiap satu tahun sekali

Tujuan Sebagai acuan dalam pengukuran berat badan dengan timbangan injak Kebijakan Surat Keputusan Kepala Puskesmas

Referensi Kebutuhan dasar manusia A.Aziz alimul hidayat,S.kep, Musrifatul Uliyah,S.kep penerbit Buku kedokteran EGC 2005

Alat dan Bahan  Alat

Timbangan  Bahan

Buku, pulpen

Langkah-Langkah  Petugas menyiapkan alat dan bahan  petugas mengatur posisi pasien

 petugas memastikan jarum timbangan menunjukkan angka nol  petugas memposisikan tubuh individu yang akan ditimbang diatas

timbangan injak dengan pakaian seminimal mungkin

 petugas membaca dan mencatat berat badan sesuai dengan angka yang ditunjuk oleh jarum timbang kedalam buku status pasien

(9)

UPTD PUSKESMAS BINAMU KOTA

PENGUKURAN BERAT BADAN DENGAN TIMBANGAN INJAK dr Imam sofingi Nip197708282009021004

S O P

No. Dokumen : No. Revisi : Tanggal Terbit : Halaman : Diagram Alir

Unit Terkait  Poli Umum

 UGD

menyiapkan alat dan bahan

mengatur posisi pasien

memastikan jarum timbangan menunjukkan angka nol

memposisikan tubuh individu yang akan ditimbang diatas timbangan injak dengan pakaian

seminimal mungkin

membaca dan mencatat berat badan sesuai dengan angka yang ditunjuk oleh jarum timbang kedalam buku

(10)

 KIA

 Laboratorium

PENGUKURAN TINGGI BADAN DENGAN MICROTOISE

S O P

No. Dokumen : No. Revisi : Tanggal Terbit : Halaman : KABUPATEN JENEPONTO TTD dr Imam sofingi Nip197708282009021004

Pengertian Pengukuran Tinggi badan dengan microtoise adalah mengukur seseorang dengan posisi berdiri tegak untuk mengetahui tinggi badan diman tinggi badan ini menentukan dengan status gizinya. Mikrotoise digunakan ditera setiap satu tahun sekali

Tujuan Sebagai acuan dalam pengukuran tinggi badan dengan microtoise Kebijakan Surat keputusan kepala puskesmas

Referensi

Alat dan Bahan  Alat Microtoise  Bahan

Buku, pulpen

Langkah-Langkah  Petugas menyiapkan alat dan bahan

 Petugas memposisikan yang akan diukur berdiri tegak lurus dibawah microtoise membelakangi dinding

 Petugas memposisikan kepala berada dibawah alat geser microtoise, pandangan lurus kedepan

 Petugas memposisikan badan tegak bebas, bagian belakang kepala, tulang belikat , pantat dan tumit menempel kedinding

 Petugas memposisikan kedua lutut dan tumit rapat

(11)

 Petugas membaca angka yang berada pada garis merah dari angka kecil kearah angka besar

 Petugas mencatat hasil pengukuran tinggi badan kedalam buku status pasien

UPTD PUSKESMAS BINAMU KOTA

PENGUKURAN TINGGI BADAN DENGAN MICROTOISE dr Imam sofingi Nip197708282009021004

S O P

No. Dokumen : No. Revisi : Tanggal Terbit : Halaman : Diagram Alir

memposisikan yang akan diukur berdiri tegak lurus dibawah microtoise membelakangi

dinding menyiapkan alat dan

bahan

memposisikan kepala berada dibawah alat geser microtoise, pandangan lurus kedepan

memposisikan badan tegak bebas, bagian belakang kepala, tulang belikat , pantat dan

tumit menempel kedinding

memposisikan kedua lutut dan tumit rapat

menarik kepala microtoise sampai puncak kepala yang diukur

(12)

Unit Terkait  Poli Umum

 UGD

 KIA

 Laboratorium

PENGUKURAN BERAT BADAN DENGAN BABY SCALE

S O P

No. Dokumen : No. Revisi : Tanggal Terbit : Halaman : KABUPATEN JENEPONTO TTD dr Imam sofingi Nip197708282009021004

Pengertian Pengukuran berat badan dengan Baby scale adalah menimbang bayi atau balita yang belum bisa berdiri untuk mengetahui berat badan yang menentukan dalam status gizinya, serta baby scale ini ditera setiap setiap satu tahun sekali

Tujuan Sebagai acuan dalam pengukuran berat badan dengan Baby Scale Kebijakan Surat keputusan kepala puskesmas

Referensi

Alat dan Bahan  Alat

Timbangan baby scale  Bahan

Buku, pulpen

Langkah-Langkah  Petugas menyiapkan alat dan bahan

 petugas meletakkan bayi atau balita yang belum berdiri kedalam baby scale dengan pakaian seminimal mungkin

membaca angka yang berada pada garis merah dari angka kecil kearah angka besar

mencatat hasil pengukuran tinggi badan kedalam buku status pasien

(13)

 petugas membaca dan mencatat berat badan anak sesuai dengan angka yang ditunjuk oleh jarum timbangan kedalam buku status pasien

UPTD PUSKESMAS BINAMU KOTA

PENGUKURAN BERAT BADAN DENGAN BABY SCALE dr Imam sofingi Nip197708282009021004

S O P

No. Dokumen : No. Revisi : Tanggal Terbit : Halaman : Diagram Alir

menyiapkan alat dan bahan

meletakkan bayi atau balita yang belum berdiri kedalam baby scale dengan pakaian

seminimal mungkin

membaca dan mencatat berat badan anak sesuai dengan angka yang ditunjuk oleh jarum timbangan

(14)

Unit Terkait  Poli Umum

 UGD

 KIA

 Laboratorium

PENGUKURAN SUHU TUBUH AXILA

S O P

No. Dokumen : No. Revisi : Tanggal Terbit : Halaman : KABUPATEN JENEPONTO TTD dr Imam sofingi Nip197708282009021004

Pengertian Pengukuran suhu tubuh axila adalah suatu tindakan untuk mengukur panas yang dihasilkan oleh tubuh pada daerah axila

Tujuan Sebagai acuan dalam pengukuran suhu tubuh pasien yang akan diukur pada daerah axila

Kebijakan Surat keputusan kepala puskesmas Referensi

Alat dan Bahan  Alat

Termometer  Bahan

Buku, pulpen

(15)

 Petugas mengatur posisi pasien

 petugas membuka pakaian dari bahu pasien untuk memastikan kondisi ketiak dalam keadaan kering

 Petugas meletakkan termometer dari tengah axila

 Petugas menurunkan lengan,menjepit termometer dan menaruh lengan menyilam didada pasien

 Petugas mendiamkan termometer selama 5-10 menit  petugas membaca termometer

 petuga membersihkan termometer dengan kapas alkohol yang telah disediakan

 petugas mengembalikan posisi air raksa keangka nol dengan cara mengibaskan termometer dari atas kebawah.

 petugas mencuci tangan dan mengeringkan tangan dengan tissue  petugas mencatat hasil pada buku status pasien

UPTD PUSKESMAS BINAMU KOTA

PENGUKURAN SUHU TUBUH AXILA dr Imam sofingi Nip197708282009021004

S O P

No. Dokumen : No. Revisi : Tanggal Terbit : Halaman :

(16)

Diagram Alir

Unit Terkait  Poli Umum  KIA

PENGKAJIAN AWAL KLINIS

No. Dokumen : No. Revisi :

mengatur posisi pasien menyiapkan alat

dan bahan

membuka pakaian dari bahu pasien untuk memastikan kondisi ketiak dalam keadaan

kering menurunkan

lengan,menjepit termometer dan menaruh lengan menyilam didada

pasien

meletakkan termometer dari tengah axila

mendiamkan termometer

selama 5-10 menit membaca termometer

membersihkan termometer dengan kapas alkohol yang telah disediakan

mengembalikan posisi air raksa keangka nol dengan cara mengibaskan termometer dari

atas kebawah.

mencuci tangan dan mengeringkan tangan dengan tissue

mencatat hasil pada buku status pasien

(17)

S O P

Tanggal Terbit : Halaman : KABUPATEN JENEPONTO TTD dr Imam sofingi Nip197708282009021004

Pengertian Anamnesa atau wawancara medis adalah tahap awal suatu rangkaian pemeriksaan terhadap pasien maupun berupa wawancara medis pada pasien yang bersangkutan atau keluarga maupun relasi terdekat.

Tujuan Sebagai acuan untuk mendapatkan informasi menyeluruh pasien yang bersangkutan seperti data medis organobiologis dan juga data

psikososial serta lingkungan pasien Kebijakan Surat keputusan kepala puskesmas Referensi

Alat dan Bahan  Alat - Bahan

Buku, pulpen

Langkah-Langkah  Petugas memanggil pasien sesuai nomor urut

 petugas menanyakan identitas pasien secara lengkap dan mencatatnya dalam buku status pasien

 petugas melakukan anamnesa penyakit  petugas menanyakan keluhan utama

 petugas menanyakan riwayat penyakit terdahulu dan riwayat penyakit dalam keluarga

 petugas melakukan pemeriksaan fisik

 petugas Mencatat hasil anamnesa dan pemeriksaan fisik pasien kedalam buku status pasien

UPTD

PENGKAJIAN AWAL KLINIS

dr Imam sofingi No. Dokumen :

(18)

PUSKESMAS BINAMU KOTA

S O P

Nip197708282009021004 Tanggal Terbit : Halaman : Diagram Alir

Unit Terkait  Poli Umum

 UGD

 KIA

 Laboratorium

memanggil pasien

sesuai nomor urut menanyakan identitas pasien secara lengkap dan mencatatnya dalam buku status pasien

melakukan anamnesa penyakit

menanyakan keluhan utama

menanyakan riwayat penyakit terdahulu dan riwayat penyakit dalam keluarga

melakukan pemeriksaan fisik

Mencatat hasil anamnesa dan pemeriksaan fisik pasien kedalam

Gambar

Diagram Alir
Diagram Alir mengatur posisi
Diagram Alir
Diagram Alir

Referensi

Dokumen terkait

Untuk mengatasi problem sering terjadinya kebuntuan saringan pasir lambat akibat kekeruhan air baku yang tinggi, dapat ditanggulangi dengan cara modifikasi disain saringan

Pendekatan fenomenologi menggunakan pola pikir subjektivisme yang tidak hanya memandang masalah dari suatu gejala yang tampak, akan tetapi juga berusaha menggali makna

Raiso de’etre yang menjadi argumentasi pembagian jurusan ini adalah asumsi yang pertama mengemukakan bahwa manusia mempunyai bakat yang berbeda dalam pendidikan matematika

Analisa trafik pada sistem rugi ini, telah dilakukan secara mendalam oleh Erlang dengan kesimpulan utama adalah bahwa proses kedatangan panggilan adalah sesuai dengan proses

[r]

Urea  serta  pupuk  SP‐36  dan  zeolit  diberikan . sebelum tanam sebagai perlakuan, sedangkan 

PERBANDINGAN ENERGI DAN TINGKAT KELELAHAN KETIKA OFFENSE DAN DEFENSE DALAM OLAHRAGA PERMAINAN BOLA BASKET. (Studi Deskriptif Peserta Unit Bola Basket Bumi Siliwangi

Penelitian terhadap semua aktivitas pembelajaran yang berkaitan dengan keadaan sarana dan prasarana belajar, keadaan siswa, kemajuan prestasi